Anda di halaman 1dari 8

HERISISTAM

NIM 500017387
UPBJJ-UT Bengkulu

Yth. Bapak Dr. Joni Haryanto dan Ibu Heriyanni Masithoh selaku tutor

Assalammu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Baiklah saya akan mencoba menyelesaikan Tugas 1 mata kuliah Manajemen
Pemasaran ini, dalam menjawab soal saya mengambil sumber-sumber lain dari
situs-situs yang membahas Wardah Kosmetik.
TUGAS 1

Dear Mahasiswa yth,

Berikut ini adalah ulasan tentang
Klik WARDAH COSMETICS.

Setelah membaca kasus tersebut, silakan pertanyaan berikut dengan cara
menganalisis berdasarkan teori yang ada dalam BMP. Bukan sekedar memindahkan
isi modul.

1. Buatlah perencanaan srategi bisnis/pemasaran Wardah dengan menggunakan
Ansoff product-market growth matrix? Jelaskan jawaban Saudara.

Jawab

Baiklah, langkah pertama saya akan menjelaskan tentang Ansoff product-market
growth matrix :

The Ansoff matrix is also referred to as the market/product matrix in some
texts. Some texts refer to the market options matrix, which involves examining
the options available to the organisation from a broader perspective. (Lynch,
2003).
The Ansoff Matriks is a model that has proven to be very useful in business unit
strategy processes to determine business growth opportunities using two
dimensions: products and markets.
Strategic marketing planning tool that links a frims marketing strategy with its
general strategic direction and presents four alternative growth strategies as a
table (matrix). These strategies are seeking growth:

a. Market penetration : by pushing existing products in their current market
segments.
b. Market development: by developing new markets for the existing product.
c. Product development: by developing new product for the existing markets.
d. Diversification : by developing new products for new markets.
(Igor Ansoff, 1941), and first published in 1957 in Harvard business review.

Dari beberapa definisi yang disampaikan para ahli dapat disimpulkan bahwa
Matriks Ansoff adalah sebuah matriks alternatif untuk menggambarkan strategi
pertumbuhan perusahaan, Igor Ansoff mempresentasikan sebuah matriks yang
berfokus pada perusahaan saat ini dan produk dan pasar potensial (pelanggan).
Dengan mempertimbangkan cara untuk tumbuh melalui produk yang ada dan
produk baru, dan di pasar yang ada dan pasar baru, ada empat kemungkinan
kombinasi produk pasar. Matriks Ansoff menyediakan empat strategi
pertumbuhan yang berbeda, yaitu :

a. Market Penetration
Penetrasi pasar adalah nama yang diberikan kepada suatu strategi
pertumbuhan di mana perusahaan berfokus pada penjualan produk-produk
yang ada di pasar-pasar yang telah ada sebelumnya.
b. Market Development
Pengembangan pasar adalah nama yang diberikan kepada suatu strategi
pertumbuhan, di mana unit bisnis berusaha untuk menjual produk-produk
yang telah ada di pasar yang baru.
c. Product Development
Pengembangan produk adalah nama yang diberikan kepada suatu strategi
pertumbuhan di mana sebuah unit bisnis memperkenalkan produk baru ke
pasar yang telah ada. Hal ini mungkin memerlukan strategi pengembangan
kompetensi baru dan memerlukan program pemasaran yang baru pula untuk
mengembangkan produk yang dapat diubah / dikembangkan ke pasar yang
telah ada.
d. Diversification
Diversifikasi adalah nama yang diberikan kepada strategi pertumbuhan di
mana sebuah bisnis, produknya baru dan di pasar yang baru pula. Ini
merupakan langkah pemasaran yang lebih berisiko karena, strategi bisnis
yang bergerak dalam pasar yang baru memiliki sedikit atau mungkin tidak
ada pengalaman atas produk produk baru tersebut.
Bila sebuah unit bisnis akan mengaplikasikan strategi diversifikasi, maka
harus memiliki visi yang jelas tentang apa yang akan di dapatkan dari
strategi yang jujur dan penilaian atas resiko bilamana dalam faktanya
menemui kegagalan.
Ada tiga tipe umum strategi diversifikasi yang sudah banyak diketahui dan
diimplementasikan menurut Fred R. David, yaitu concentric diversification,
horizontal diversification, dan conglomerate diversification. Secara
keseluruhan kelompok strategi ini makin lama makin kurang popular, paling
tidak dari sisi tingginya tingkat keslitan manajemen dalam mengendalikan
aktivitas perusahaan yang berbeda-beda tersebut.

Ansoff Matrik

Existing Product New Product
Existing
Markets
Market Penetration Product
Development
New
Markets
Market
Development
Diversification


Manfaat dan kegunaan dari Matrix Ansoffs sebagai berikut :
a. Mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar produk saat ini.
b. Merestrukturisasi pasar yang matang dengan mengusir pesaing.
c. Meningkatkan volume penggunaan oleh pelanggan yang sudah ada.
d. Mengenal segmentasi pasar.
e. Merefleksikan segmen dimana produk kita sudah digunakan.
f. Memajukan bisnis dan usaha perlu dilakukan upaya perubahan secara terus
menerus.

Kelebihan dan Kekurangan dari Matrix Ansoffs sebagai berikut :
Kelebihan dari Matriks Ansoff adalah :
1. Berguna untuk melengkapi analisis SWOT dalam membantu membuat pilihan
ketika organisasi memiliki kapasitas untuk memperluas produk maupun
pemasaran.
2. Meningkatkan loyalitas merk, hal ini akan mendorong pelanggan untuk
membeli produk yang dipasarkan.

Kekurangan dari Matriks Ansoff adalah:
1. Matriks Ansoff tidak memberikan pilihan.
Penggunaan Ansoff matriks sebagai alat untuk menganalisis jalur strategis
merk yang dapat diikuti, dan tidak dapat mengidentifikasi pilihan pemasaran.
2. Tidak bisa berdiri sendiri untuk hasil yang lebih konkrit.
Langkah-langkah yang harus diambil saat melakukan analisis strategis dari
suatu organisasi termasuk SWOT analisis, PESTEL dan Ansoff matriks sebagai
model dasar analisis, yang harus digunakan bersama dan tidak dipisahkan,
untuk melihat skenario strategis lengkap. Juga, rekomendasi yang dibuat atas
dasar hanya pada salah satu model yang tidak konkrit dan kurangnya secara
mendalam.

Meyimak dari penjelasan saya di atas maka perencanaan strategi
bisnis/pemasaran Wardah dengan menggunakan Ansoff product-market
growth matrix yaitu :

1. Penetrasi Pasar (Market Penetration)
Dalam Penetrasi pasar Wardah berusaha untuk mencapai tiga tujuan utama:
a. Mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar produk ini, hal ini
dapat dicapai oleh kombinasi dari strategi harga yang kompetitif, iklan,
promosi penjualan dan mungkin lebih banyak sumber daya pribadi yang
didedikasikan untuk menjual, Wardah menerapkan cara di atas dengan
menyusun ulang strategi IMC nya, mulai dari menjadikan model muslimah
ternama sekelas Anneke Koesherawati, sampai mualaf selebritis menawan
Dewi Sandra dan juga hingga barisan terdepan Sales Promotion Girl
Wardah. Belakangan Wardah juga membuat online dan offline marketing
campaign. Mulai dari hardsell, seperti iklan, mengikuti bazaar, stand
khusus di mall, membership langsung mendapat diskon, kosmetik partner
Jakarta Fashion Week, Harga kosmetika produksi Wardah cukup
terjangkau, sehingga costumer Wardah tak perlu ragu untuk menjadi
pelanggan setia Wardah.
b. Aman dari dominasi pertumbuhan pasar karena target Wardah kaum
muslimah, yang mana kaum Muslimah selalu mendominasi pertumbuhan
pasar dalam bidang kosmetik.
c. Meningkatkan penggunaan oleh pelanggan yang ada, contohnya
memperkenalkan program loyalitas konsumen Implementasi penetrasi
pasar sebagai strategi pemasaran di kondisikan sebagai "bisnis seperti
biasa", dalam hal ini dapat kita baca pada kasus di atas bahwa Wardah
membuka Wardah Store yang mana selain membeli produk, konsumen juga
bisa melakukan berbagai kegiatan seperti massage dan layanan konsultasi
pelanggan di situs Wardah, dan lain sebagainya.

2. Pengembangan Pasar (Market Development)
Ada banyak cara yang dilakukan Wardah untuk mengaplikasikan strategi ini,
termasuk:
a. Geografis pasar baru misalnya produk ekspor ke negara yang baru contohnya
dengan jaringan pemasaran kosmetik Wardah Indonesia yang telah
menjangkau Malaysia. Kosmetik Wardah di Malaysia dan di Indonesia
memiliki jenis dan kualitas yang sama, tapi Wardah Indonesia bisa
menggunguli Wardah Malaysia
b. Dimensi atau kemasan produk yang baru, Produk kosmetika Wardah
demikian memikat hati konsumen. Dari tampilan luarnya atau kemasannya
berwarna indah, menyejukkan mata sehingga konsumen Ingin secepatnya
mencoba dan mendulang manfaatnya.
c. Saluran distribusinya yang baru dengan pendistribusiannya dikelola sendiri
dengan 30 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.
d. Menerapkan kebijakan harga yang berbeda untuk menarik pelanggan
baru atau membuat segmen pasar yang baru.

3. Pengembangan Produk (Product Development)
Selain produk yang mendapat Top Brand Award 2014 yaitu kategori bedak
muka dan lipstik, seiring dengan pengembangan kualitasya, wardah juga
mengembangkan jenis produknya. Ada sekitar 200 produk, bahkan ada produk
khusus untuk umroh dan haji. formulasi sesuai international dermatologist
standard dengan bahan-bahan alami yang berkualitas serta aman. Wardah
mengadakan blind test sebelum product launching untuk menjamin produk
yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan aman.
Dalam pengembangan produk Wardah mengusung teknologi modern di bawah
pengawasan dokter ahli kulit, dan diproduksi dengan formula :
Non-Comedogenic, sehingga tidak menyumbat pori, tidak menimbulkan
komedo dan jerawat.
Oil Control, mencegah produksi minyak berlebih karena suhu panas.
UV Protection, mencegah efek buruk sinar UV A dan B pada kulit.
Non Photosensitisasi, tidak bereaksi terhadap cahaya karena zat pewarna
yang digunakan aman.
Dan terdaptar di BPOM dan telah memperoleh sertifikat halal dari LPPOM MUI.

4. Diversifikasi (diversification)
Dalam Diverifikasi, Wardah cukup cerdas mendekati designer Dian Pelangi
untuk menambah credit Wardah sebagai kosmetik yang digunakan Dian,
dengan soft sell seperti kegiatan belajar menggunakan hijab (hijabers beauty
class) dan sampai menjajaki kosmetik mengadakan event peragaan busana
muslimah internasional di Inggris.

















2. Bagaimana pendapat Saudara tentang kemenarikan peluang pasar Wardah
dengan menggunakan 5 kekuatan bersaing dari Porter (Porters Five Forces)?
Kekuatan Yang Mempengaruhi Persaingan Industri

















Sumber: Michael Porter, (1985)

Adapun kemenarikan peluang pasar Wardah dengan menggunakan 5 kekuatan
bersaing dari Porter (Porters Five Forces) adalah

1. Intentitas persaingan antar pemain yang ada saat ini (competitor)
Kekuatan pertama yang menjadi fokus pemasaran Wardah Kosmetika adalah
kompetitor, perusahaan harus mengetahui rencana dan pengembangan
produk-produk competitor dengan melakukan riset-riset. Hal yang sangat
perlu diwaspadai oleh Wardah Kosmetika adalah ekspansi market share
kompetitor, produk baru competitor dengan terus berinovasi dalam hal
penciptaan produk, dan promosi kompetitor seperti banting harga misalnya,
hal ini juga diantisipasi oleh Wardah Kosmetika dengan Menerapkan kebijakan
harga yang berbeda untuk menarik pelanggan baru atau membuat segmen
pasar yang baru.
2. Ancaman masuk pendatang baru
Ketertarikan saya dalam hal kedua ini, Wardah Kosmetika selalu mendaftarkan
setiap produknya ke HAKI sehingga produknya tidak bisa ditiru oleh pesaing,
dimana budaya ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) sedang merajalela saat ini,
Wardah Kosmetika telah membaca hal itu, selain selalu mengadakan riset
pasar untuk mengetahui kecenderungan minat konsumen yang selalu berubah-
ubah.
3. Kekuatan tawar menawar supplier (pemasok)
Dalam hal ini ketertarikan Kosmetika Wardah tidak mengandalkan satu
pemasok saja, Wardah Kosmetika setiap memasok barang selalu
INDUSTRY
COMPETITORS



RIVALRY
AMONG
EXISTING FIRM
BARGAINING
POWER OF
SUPPLIER
HREAT OF
SUBSTITUTE
PRODUCTS OR
SERVICES
THREAT OF NEW
ENTRANTS
BARGAINING
POWER OF
BUYERS

mengedepankan kualitas bahan baku sehingga para pemasok harus berlomba-
lomba menjaga mutu kualitas, formulasi sesuai international dermatologist
standard dengan bahan-bahan alami yang berkualitas serta aman. Wardah
mengadakan blind test sebelum product launching untuk menjamin produk
yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan aman bahkan Wardah kosmetika
tidak akan merasa rugi memasok barang dari luar negeri asal kualitasnya
sesuai standar perusahaan. Hal ini merupakan nilai tambah untuk merebut
konsumen.
4. Kekuatan tawar pembeli
Pembeli memiliki kekuatan besar, dan pembeli bisa secara tiba-tiba switching
(beralih) ke produk kompetitor dan mengacuhkan produk kita. Salah satu
faktor switching adalah kekecewaan pembeli terhadap produk kita. Untuk itu,
diperlukan layanan konsumen untuk mengantisipasi hal tersebut. Dalam hal ini
Wardah membuka layanan konsultasi pelanggan di situs Wardah.
5. Ancaman substitusi (produk penganti)
Dalam mengantisifasi ancaman produk subsitusi Wardah Kosmetika selalu
meng up to date teknologi, yang mana konsumen biasanya selalu manja dan
tidak senang dengan hal-hal yang rumit, disinilah Wardah Kosmetika selalu
memadukan teknologi terbaru dalam produk dengan keinginan pasar saat ini,
sehingga produk penganti yang melengkapi kekurangan dapat dieleminir.

3. Coba saudara jelaskan apa yang diterapkan oleh Wardah cosmetics dalam
formulasi strateginya, diantara tiga tipe strategi generik Porter, apakah
menerapkan strategi overall cost leadership, differentiation, ataukah fokus?
Jelaskan berdasarkan uraian kasus di atas. Dalam menjelaskan, harus bisa
mengkaitkan antara teori/konsep dengan kasus yang ada.

Tutor yang saya hormati, sebelum menjawab pertanyaan di atas, sedikit saya
mengulas makna/arti dari strategi generik Porter, Menghadapi persaingan
industry diperlukan strategi yang dikhususkan untuk line of business tersebut
Michael Porter kemudian merumuskan analisis kompetitif dan mengajukan juga
strategi bisnis. Sebab sesunggunya ada dua jenis dasar keunggulan kompetitif
yang dimiliki suatu perusahaan yaitu biaya rendah dan diferensiasi. Keunggulan
biaya dan diferensiasi ini sangat ditentukan oleh struktur industri. Keduanya
dihasilkan dari kemampuan perusahaan dalam menanggulagi lim ketentuan
persaingan industry. Untuk kepentingan inilah Porter kemudian mengajukan tiga
pendekatan strategis generic untuk menjadi superior dibidang industry yang
dimasuki organisasi yaitu Strategi keunggulan biaya (overall cost leadership),
diferensiasi (differentiation), and fokus (focus).




Low Cost Differentiation
Broad Overall Cost
Leadership
Differentiation
Narrow Cost Focus Differentition
Focus
Gambar Strategic Generic Michael Porter

Compotitive
Compotitive
Keunggulan biaya (overall cost leadership) perusahaan dapat memperoleh
keunggulan bersaing yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan
pesaingnya jika dapat memberikan harga jual yang lebih murah daripada harga
yang diberikan oleh pesaingnya dengan kualitas yang sama. Harga jual yang lebih
rendah dapat dicapai oleh perusahaan tersebut karena memanfaatkan skala
ekomis, efesiensi produk, penggunaan teknologi, kemudahan akses dengan bahan
baku, dan sebagainya.

Diferensiasi adalah apa yang dapat membedakan sebuah perusahaan dengan
perusahaan lain atau pesaing. Berbeda disini bukannya hanya tidak sama dengan
pesaing tetapi juga dapat memberikan nilai tambah ekstra yang dapat dirasakan
kosumen. Menjadi berbeda adalah strategi yang banyak diterapkan saat ini dan
merupakan strategi yang cukup jitu untuk memengangi persaingan.

Strategi fokus juga dapat diterapkan untuk memperoleh keunggulan beraing,
sesuai dengan segmentasi dan target pasar yang diharapkan. Fokus menentukan
segmentasi dan target tanpa terganggu dengan gemerlap dan keramaian pasar
untuk tidak beralih dari posisi yang sedang dijalani. Fokus disini memiliki dua
varian yaitu fokus biaya atau fokus diferensiasi. Dalam strategi ini sebuah
perusahaan akan memilih fokus mempertahankan biaya yang rendah atau fokus
pada usaha diferensiasi segmen pasar.

Menurut saya yang diterapkan oleh Wardah cosmetics dalam formulasi
strateginya, diantara tiga tipe strategi generik Porter yaitu Differentiation.

Alasan saya memilih Differentiation karena Kosmetik Wardah mengangkat
perbedaan dengan Citra awal Wardah sebagai kosmetik yang ditujukan untuk
wanita Muslimah, Produk Wardah tidak mengandung Hydroquinon, dimana
selama ini kamu Muslimah selalu dihantui akan produk-produk kosmetika yang
bahan bakunya tidak sesuai dengan syariat muslimah, Wardah menjawab
kekhawatiran konsumen dengan pengakuan kehalalan melalui sertifikat halal dari
LPPOM MUI yang telah melalui serangkaian audit dari MUI, dan nilai tambah lain
dengan menjamin kualitas dan kemanan konsumen dengan telah terdaftarnya di
BPOM, malahan disetiap produknya konsumen akan diberitahu bahan-bahan yang
digunakan dan dapat dilihat di situs Wardah, hal inilah yang menjadi pembeda
Wardah dengan kosmetik lainnya. Dengan strategi ini Wardah telah merambah
keluar negeri, contohnya dapat mengalahkan produk lokal Malaysia yang menjual
produk yang sama, Wardah dengan konsep differentiation telah menjalar secara
universal.

Adapun alasan saya tidak memilih starategi overall cost leadership karena
Wardah dalam memproduksi kosmetik, kadang demi kepuasan konsumen selain
bahan baku lokal tak segan-segan mengimfor bahan baku dari negara luar, yang
harganya kadang lebih mahal dari bahan baku lokal dan selanjutnya saya tidak
memilih strategi fokus karena Kosmetika Wardah memang berfokus kepada kaum
Muslimah, disamping itu telah meluas secara universal, yang mana bukan kaum
dewasa saya yang menjadi fokus tapi sudah menjangkau pasar kaum remaja,
serta produk-produk yang dikeluarkan sudah mencapai sekitar 200 produk,
Diversifikasipun sudah dilakukan oleh Wardah dengan mendekati designer Dian
Pelangi untuk menambah credit Wardah sebagai kosmetik yang digunakan Dian,
dengan soft sell seperti kegiatan belajar menggunakan hijab (hijabers beauty
class) dan sampai menjajaki kosmetik mengadakan event peragaan busana
muslimah internasional di Inggris.
Demikian jawaban tugas 1 saya,

Wassalammu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Daftar Pustaka :
Wahyuni A, Sri. (2008). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Universitas Terbuka.
http://sulistyoriniberbagi.blogspot.com/2013/10/pancarkan-pesona-cantik-
inspiratifmu.html, diambil 01 Maret 2014.
http://desniutami.blogspot.com/2012/07/halal-inspirasi-cantikmu.html, diambil
01 Maret 2014.