Anda di halaman 1dari 5

Nama pewawancara

Tanggal wawancara
Lokasi


FORMAT PENGKAJIAN DATA

A. DINAS KESEHATAN KOTA PADANG (data primer dan sekunder)
1. Profil daerah tempat praktik komunitas
a. Jumlah penduduk
b. Jumlah kelurahan
c. Jumlah RW
d. Jumlah RT
e. Definisi KK menurut dinas kesehatan
f. Jumlah KK
g. Stratifikasi KK menurut dinas kesehatan
h. Data cakupan tahun 2013
1) Cakupan K1
2) Cakupan K4
3) Cakupan Imunisasi
4) Cakupan Persalinan Nakes
5) Prsalinan non Nakes
6) AKI dan AKB
7) KN1
8) KN2
9) KF1,2,3
10) Cakupan akseptor KB
11) Masalah kesehatan dalam 1 tahun terakhir
12) Cakupan ASI eksklusif
13) Pemakaian partograf
14) Cakupan IMD
15) Cakupan vit K
16) Data gizi ; vit A (bayi-balita), BGM, BGT
17) Data penanggulangan PMS
18) PHBS
19) Data promosi kesehatan yang telah dilakukan
20) Data kejadian luar biasa
i. Tenaga kesehatan: jumlah, jenis, rasio, distribusi, isu terkini terkait tenaga kesehatan
j. Fasilitas kesehatan: Jumlah, tipe, jenis (swasta/ negri), alur rujukan, jaminan kesehatan
yang dilayani di fasilitas kesehatan tersebut
k. UKBM (kader, polindes, posyandu, toga,POD, donor darah berjalan, tabulin, ambulan
desa)
l. Program dinas kesehatan yang menjadi target 5 th (terakhiir dan kedepan)
m. Implementasi program Pengarusutamaan gender (PUG)
n. Instansi kesehatan dan LSM terkait kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan
o. Harapan dinas kesehatan terhadap praktik komunitas yang dilakukan oleh mahasiswa s2
kebidanan Unand
l. rekomendasi dinas kesehatan untuk pelaksanaan praktik komunitas

2. DATA DARI KANTOR KECAMATAN, PUSKESMAS KECAMATAN/ PUSKESMAS KELURAHAN
a. Jumlah penduduk (berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, agama, pendidikan)
b. KK :
- Definisi KK menurut kecamatan
- Jumlah KK
- Stratifikasi
c. Jumlah PUS dan WUS
d. Jumlah peserta BPJS
e. Jumlah anak putus sekolah
f. Jumlah kasus KDRT
g. Jumlah pernikahan usia anak
h. Jumlah akseptor KB
i. Jumlah kelahiran dan kematian
j. Batas wilayah kecamatan
k. Luas wilayah
l. Potensi wilayah dan sumber daya
m. Kondisi geografis
n. Fasiltas umum (sekolah; UKS, pasar, fasilitas kesehatan, mesjid, gereja, jalan, sumber
air, sumber listrik, transportasi)
o. Organisasi sosial masyarakat (wirid, karang taruna, PKK, majelis talim)
p. UKBM
q. Kecamatan siaga (jika belum, apa kendalanya)


3. DATA DARI PUSKESMAS
a. Jumlah penduduk
b. Jumlah kelurahan
c. Jumlah RW
d. Jumlah RT
e. Definisi KK menurut dinas kesehatan
f. Jumlah KK
g. Data cakupan tahun 2013
1) Cakupan K1
2) Cakupan K4
3) Cakupan Imunisasi
4) Cakupan Persalinan Nakes
5) Prsalinan non Nakes
6) AKI dan AKB
7) KN1
8) KN2
9) KF1,2,3
10) Cakupan akseptor KB
11) Masalah kesehatan dalam 1 tahun terakhir
12) Cakupan ASI eksklusif
13) Pemakaian partograf
14) Cakupan IMD
15) Cakupan vit K
h. Kehamilan resti
i. Data gizi ; vit A (bayi-balita), BGM, BGT
j. Tren penyakit dalam 1 tahun terakhir
k. Data penanggulangan PMS
l. PHBS
m. Data promosi kesehatan yang telah dilakukan
n. Data kejadian luar biasa
o. Tenaga kesehatan: jumlah, jenis, rasio, distribusi, isu terkini terkait tenaga kesehatan
p. Fasilitas kesehatan: Jumlah, tipe, jenis (swasta/ negri), alur rujukan, jaminan kesehatan
yang dilayani di fasilitas kesehatan tersebut
q. UKBM (polindes, posyandu, toga,POD, donor darah berjalan, tabulin, ambulan desa)
r. Jumlah kunjungan ke puskesmas
s. Data tumbuh kembang anak (pertumbuhan terhambat, gangguan bicara, autis, ADHD, )
t. Pelaksanaan SDIDTK
u. Pelayanan lansia
v. UKS (dokter kecil dan KKR)

4. DATA DARI BIDAN KOORDINATOR
a. Jumlah bidan di wilayah kerja (termasuk bidan polindes, BPS/ klinik)
b. Jumlah tenaga kesehatan lain di wilayah
c. Jumlah fasilitas pengobatan tradisional
d. Jumlah dukun (terlatih atau tidak)
e. Jumlah kelahiran dan kematian
f. Data cakupan
1) K1 dan K4
2) KN1 dan 2
3) KF 1 2, 3
4) Imunisasi
5) Persalinan nakes
6) IMD
7) Asi eksklusif
8) Partograf
9) Kehamilan resti
10) Buku KIA
11) Pelaksanaan P4K (stiker, ambulan, donor, suami siaga, tabulin, BPJS)
12) Akseptor KB
13) Kasus rujukan dan penyebab
14) KLB kasus kebidanan (seperti tetanus neonatorum, PMS
g. Peran dan tanggung jawab bidan dalam komunitas
h. Kendala yang dihadapi bidan dalam komunitas
i. Harapan terhadap praktik komunitas kebidanan
j. Isu terkini di wilayah kerja

5. DATA DARI BIDAN WILAYAH
a. Jumlah fasilitas pengobatan tradisional
b. Jumlah dukun (terlatih atau tidak)
c. Jumlah kelahiran dan kematian
d. Jumlah sasaran ibu hamil
e. Jumlah sasaran bayi
f. Data cakupan
1) K1 dan K4
2) KN1 dan 2
3) KF 1 2, 3
4) Imunisasi
5) Persalinan nakes
6) IMD
7) Asi eksklusif
8) Partograf
9) Kehamilan resti
10) Buku KIA
11) Pelaksanaan P4K (stiker, ambulan, donor, suami siaga, tabulin, BPJS)
12) Askeptor KB
13) Jumlah bayi-balita yang ditimbang
14) Jumlah BGM
15) Kasus rujukan dan penyebab
16) KLB kasus kebidanan (seperti tetanus neonatorum, PMS
Jarak rumah penduduk yang terjauh dari fasilitas kesehatan
g. Peran dan tanggung jawab bidan dalam komunitas
h. Kendala yang dihadapi bidan dalam komunitas
i. Harapan terhadap praktik komunitas kebidanan
j. Isu terkini di wilayah kerja

6. DATA DARI RT DAN RW
a. Jumlah penduduk per RT RW (berdasarkan JK, usia, pekerjaan, agama, pendidikan)
b. Jumlah KK
c. Batas wilayah
d. Jumlah fasilitas umum (sekolah, pasar,tempat ibadah, sarana olahraga
e. Jumlah faskes
f. Organisasi sosial masyarakat
g. UKBM (RW)
h. Jumlah kematian dalam 1 tahun terakhir dan penyebab kematian
i. Jumlah kejadian luar biasa
j. Kegiatan sosial masyarakat (arisan, kongsi kematian, wirid, dll)
k. Pola perilaku masyarakat dalam menangani masalah kesehatan
l. Kepercayaan/ budaya masyarakat terkait kesehatan
m. Pemberdayaan perempuan dalam kegiatan sosial masyarakat


7. DATA DARI TOKOH MASYARAKAT/ TOKOH AGAMA
a. Pendapat masyarakat tentang pemanfaatan fasilitas kesehatan
b. Pendapat masyarakat tentang kualitas pelayanan kesehatan
c. Pendapat masyarakat tentang program kesehatan (imunisasi, pemberian vit A, asi
eksklusif, IMD, pemberian abate untuk pemberantasan jentik, BPJS,, UKBM)
d. Pendapat masyarakat tentang kematian bayi dan kematian maternal
e. Pendapat untuk mengatasi masalah kesahatan di masyarakat
f. Pendapat tentang: pengambilan keputusan, penggunaan alat kontrasepsi
g. Pola perilaku masyarakat dalam mekanisme rujukan terutama kasus obstetri
h. Harapan terhadap praktik komunitas