Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 1 SALATIGA
Mata pelajaran : IPS
Kelas/Semester : VIII/1
Tema/Topik : Keunggulan Lokasi dan Kehidupan Masyarakat
Indonesia
Sub Tema : Indonesia Keunggulan Lokasi
Sub-sub tema : Keunggulan Iklim di Indonesia
Pertemuan Ke : 1
Alokasi Waktu : 2 x 40 (1 jp)

A. KOMPETENSI INTI
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaan
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
4.Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori

B. KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR
No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 1.3 Menghayati karunia Tuhan YME
yang telah menciptakan manusia
dan lingkunganya

Berdoa sebelum dan sesudah
pembelajaran
Mnunjukkan sikap mesyukuri nikmat
Tuhan YME atas karunianya yang
telah memberikan keunggulan iklim
tropis muson bagi Indonesia dengan
cara menjaga kelestarian lingkungan
2. 2.1 Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong),
santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaanya.

Disiplin dalam menjalankan
Memperhatikan teman berbicara saat
diskusi
Menggunakan bahasa santun saat
menyampaikan pendapat atau
bertanya ketika diskusi
Mengucapkan terimakasih setelah
menerima bantuan teman lain
Tidak mengganggu teman yang
berpendapat atau bertanya
Mampu bekerjasama dengan siapa
saja
Menerima kesepakatan meskipun
berbeda pendapat
Terbuka dengan perubahan
3. 3.1 Memahami aspek keruangan dan
konektivitas antar ruang dan
waktu dalam lingkup nasional
serta perubahan dan
keberlanjutan kehidupan manusia
(ekonomi, sosial, budaya,
Menunjukkan daerah iklim tropis
pada gambar.
Mendiskripsikan ciri iklim tropis
muson di Indonesia.
Menjelaskan keunggulan dan
pendidikan, dan politik) kekurangan iklim Indonesia.
4. 4.1 Menyajikan hasil pengamatan
tentang bentuk-bentuk dan sifat
dinamika interaksi manusia
dengan lingkungan alam, sosial,
budaya, dan ekonomi di
lingkungan masyarakat sekitar.
3.1
Trampil membuat laporan hasil diskusi
dalam bentuk power point

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.1 Menjelaskan keunggulan iklim di Indonesia.
1.2 Menjelaskan akibat dari iklim muson tropis terhadap kehidupan.

D. MATERI PEMBELAJARAN
1. Keunggulan iklim muson Indonesia
1.1 Pembagian iklim matahari
1.2 Ciri iklim muson tropis di Indonesia
2. Akibat dari iklim muson tropis terhadap kehidupan
2.1 Keunggulan dan kekurangan iklim muson tropis di Indonesia

E. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN:
1. Pendekatan : Saintifik
2. Metode : Diskusi
3. Model Pembelajaran :

F. MEDIA,ALAT dan SUMBER PEMBELAJARAN:
a. Media : 1. Gambar Pembagian Iklim Matahari (terlampir)
2. Video Ciri Iklim Tropis Muson (terlampir)
b. Alat : komputer/laptop, LCD
c. Sumber belajar :
1. Buku IPS Kelas VIII Semester 1; penerbit : kemendikbud RI; hal 1-6
2. Print out Power point tentang iklim matahari
3. Artikel tentang iklim matahari http://pusatilmuu.blogspot.com/2012/11/iklim-
matahari.html dan Macam-macam iklim di Indonesia
http://blog.ub.ac.id/fefia/2011/04/27/iklim-di-indonesia/

G. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI
WAKTU
Pendahuluan a. Persiapan psikis dan fisik dengan membuka pelajaran
dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama
(menghayati ajaran agama/religius)
b. Menginformasikan tujuan yang akan dicapai selama
10 menit
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI
WAKTU
pembelajaran
c. Menyampaikan secara garis besar materi yang akan
disajikan selama pembelajaran (rasa ingin tahu)
d. Memberi motivasi untuk aktif dalam proses
pembelajaran dengan menyanyikan lagu Rayuan Pulau
Kelapa (membangun nilai kebersamaan) dilanjutkan
dengan tanya jawab tentang makna lagu dihubungkan
dengan keadaan Indonesia (syair Terlampir)
e. Membentuk kelompok kecil (@ maksimal 4 orang)
f. Menerima penjelasan langkah-langkah diskusi
Kegiatan Inti


Mengamati
Kelompok asal mengamati video Ciri Iklim Tropis
Muson (terlampir)
Kelompok asal menerima gambar untuk diamati, dan
sumber materi
Kelompok asal menuju ke kelompok ahli
Menanya
Kelompok ahli diberi kesempatan untuk merumuskan
dan mengajukan pertanyaan dibawah bimbingan
guru,seperti:
Berdasarkan iklim matahari, Indonesia beriklim
apa?
Mengapa Indonesia beriklim tropis ?
Semua pertanyaan diidentifikasi oleh kelompok ahli,
rumusan pertanyaan yang tidak ada hubunganya
dengan tujuan pembelajaran di hapus, dan pertanyaan
yang sesuai dengan tujuan pembelajaran diinventarisir
dalam bentuk power point.
Mengumpulkan data
Kelompok ahli mengumpulkan data/informasi
berdasarkan hasil identifikasi kelompok untuk
menganalisis beberapa permasalahan yang dirumuskan
Mengasosiasi
Kelompok ahli menganalisis data yang telah
dikumpulkan melalui:
dialog secara mendalam untuk saling membantu
memahami materi pembelajaran dengan anggota
60 menit




























KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI
WAKTU
kelompok kemudian menjawab semua
permasalahan/pertanyaan yang sudah dirumuskan
dalam bentuk power point.
Mengkomunikasikan
Kelompok ahli kembali ke kelompok asal
Kelompok ahli menyampaikan hasil diskusi di
kelompok ahli kepada kelompok asal
Pelaksanaan konfirmasi dilakukan dengan
memberikan umpan balik berdasarkan hasil
presentasi
Pengisian kuis (tanggung jawab)
Penutup


a. Membuat simpulan tentang materi pembelajaran hari
itu dilakukan siswa bersama guru
b. Melakukan refleksi atau menggali feedback dari Siswa
melalui pertanyaan : apa hikmah yang bisa kita ambil
dari pertemuan hari ini ?
c. Menugaskan peserta didik melakukan aktivitas
kelompok berupa intepretasi peta.(lembar tugas
terlampir) (tanggung jawab)
d. Menutup pelajaran dengan berdoa sesuai dengan
agama dan keyakinan masing-masing.(religius)

10 menit










H. PENILAIAN HASIL BELAJAR :
1. Teknik penilaian :
a. Tes : tes tulis
b. Non tes : observasi, unjuk kerja/performance presentasi (diskusi) dan produk power
point

2. Bentuk instrumen :
Non Tes :














CONTOH LEMBAR PENGAMATAN/LEMBAR OBSERVASI DENGAN PERHITUNGANYA
Mata Pelajaran : IPS
Kelas/Semester : VIII/1
KI-2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli, santun, percaya diri, dalam berinteraksi efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaanya
KD : 2.1. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan keberadaanya
Aspek Yang Diamati : Aspek Sosial (santun dan toleran)
Materi Pokok : 1. Keunggulan iklim Indonesia
Pendekatan : Saintifik
Metode/Model
Pembelajaran yang
Digunakan
: Diskusi
Tanggal Pengamatan :



Petunjuk :
1. Lembar pengamatan ini diisi oleh guru untuk menilai aspek sosial dengan memberi tanda
ceklist () pada kolom skor.
2. Kriteria pemberian skor :
SL = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
SR = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang
tidak melakukan
KD = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan
dan sering tidak melakukan
TP = tidak prnah, apabila tidak pernah melakukan


Nama Peserta Didik : _________________________
Kelas : _________________________

No Indikator Aspek Santun Skor
TP KD SR SL
1. Memperhatikan teman berpendapat saat melaksanakan
diskusi

2. Menggunakan bahasa santun saat menyampaikan
pendapat atau bertanya

3. Mengucapkan terimakasih setelah menerima bantuan
orang lain

Jumlah Skor 2 8
Skor yang Diperoleh/Predikat 10/12x4=3,33/B


No Indikator Aspek Toleran Skor
TP KD SR SL
1. Tidak mengganggu teman yang berpendapat atau
bertanya

2. Mampu bekerjasama dengan siapa saja
3. Menerima kesepakatan meskipun berbeda pendapat
4. Terbuka dengan perubahan
Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat 16/16X4=4/SB

CONTOH RUBRIK PENILAIAN DIRI
Mata Pelajaran : IPS
Kelas/Semester : VIII/1
KI-2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli, santun, percaya diri, dalam berinteraksi efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaanya
KD : 2.1. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri,
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaanya
Aspek Yang Dinilai : Aspek Sosial (santun dan toleran)
Materi Pokok : 2. Keunggulan iklim Indonesia
Pendekatan : Saintifik
Metode/Model
Pembelajaran yang
Digunakan
: Diskusi
Tanggal Penilaian :

Petunjuk :
1. Lembar penilaian ini diisi oleh siswa untuk menilai aspek sosial dirinya sendiri dengan
memberi tanda ceklist () pada kolom skor.
2. Kriteria pemberian skor :
SL = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
SR = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang
tidak melakukan
KD = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan
dan sering tidak melakukan
TP = tidak prnah, apabila tidak pernah melakukan


Nama Peserta Didik : _________________________
Kelas : _________________________

No Indikator Aspek Santun Skor
TP KD SR SL
1. Saya memperhatikan teman yang berpendapat saat
melaksanakan diskusi

2. Saya menggunakan bahasa santun saat menyampaikan
pendapat atau bertanya

3. Saya mengucapkan terimakasih setelah menerima
bantuan orang lain

Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat


No Indikator Aspek Toleran Skor
TP KD SR SL
1. Saya tidak mengganggu teman yang berpendapat atau
bertanya

2. Saya mampu bekerjasama dengan siapa saja
3. Saya menerima kesepakatan meskipun berbeda
pendapat

4. Saya terbuka dengan perubahan
Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat

CONTOH RUBRIK PENILAIAN DIRI
Mata Pelajaran : IPS
Kelas/Semester : VII/1
KI-2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli, santun, percaya diri, dalam berinteraksi efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaanya
KD : 2.1. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri,
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaanya
Aspek Yang Dinilai : Aspek Sosial (santun dan toleran)
Materi Pokok : 2. Keunggulan iklim Indonesia
Pendekatan : Saintifik
Metode/Model
Pembelajaran yang
Digunakan
: Diskusi
Tanggal Penilaian :

Petunjuk :
1. Lembar penilaian ini diisi oleh siswa untuk menilai aspek sosial dirinya sendiri dengan
memberi tanda ceklist () pada kolom skor.
2. Kriteria pemberian skor :
Ya = apabila kamu melakukan sesuai pernyataan
Tidak = apabila kamu melakukan sesuai pernyataan


Nama Peserta Didik : _________________________

Kelas : _________________________

No Indikator Aspek Santun Skor
Ya Tidak
1. Saya memperhatikan teman yang berbicara saat
melaksanakan diskusi

2. Saya menggunakan bahasa santun saat menyampaikan
pendapat atau bertanya

3. Saya mengucapkan terimakasih setelah menerima
bantuan orang lain

Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat


No Indikator Aspek Toleran Skor
Ya Tidak
1. Saya tidak mengganggu teman yang berpendapat atau
bertanya

2. Saya mampu bekerjasama dengan siapa saja
3. Saya menerima kesepakatan meskipun berbeda
pendapat

4. Saya terbuka dengan perubahan
Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat

CONTOH RUBRIK PENILAIAN ANTAR TEMAN
Mata Pelajaran : IPS
Kelas/Semester : VII/1
KI-2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli, santun, percaya diri, dalam berinteraksi efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaanya
KD : 2.1. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri,
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaanya
Aspek Yang Dinilai : Aspek Sosial (santun dan toleran)
Materi Pokok : 3. Keunggulan iklim Indonesia
Pendekatan : Saintifik
Metode/Model Pembelajaran yang
Digunakan
: Observasi Lapangan dan Wawancara/PBL
Tanggal Penilaian :


Petunjuk :
1. Lembar penilaian ini diisi oleh siswa untuk menilai aspek sosial teman satu kelas setelah mengikuti
pembelajaran dengan memberi tanda ceklist () pada kolom skor.
2. Kriteria pemberian skor :
SL = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
SR = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang
tidak melakukan
KD = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan
dan sering tidak melakukan
TP = tidak prnah, apabila tidak pernah melakukan

Nama Teman Yang Dinilai : _________________________
Kelas / No Absen : _______________/_________

No Indikator Aspek Santun Skor
TP KD SR SL
1. Teman saya memperhatikan teman yang berbicara saat
melaksanakan diskusi

2. Teman saya menggunakan bahasa santun saat
menyampaikan pendapat atau bertanya

3. Teman saya mengucapkan terimakasih setelah
menerima bantuan orang lain

Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat


No Indikator Aspek Toleran Skor
TP KD SR SL
1. Teman saya tidak mengganggu teman yang
berpendapat atau bertanya

2. Teman saya mampu bekerjasama dengan siapa saja
3. Teman saya menerima kesepakatan meskipun berbeda
pendapat

4. Teman saya terbuka dengan perubahan
Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat


CONTOH RUBRIK PENILAIAN PRODUK
Indikator Penilaian
1. Trampil membuat laporan hasil diskusi dalam bentuk power point.

Mata Pelajaran : IPS
Kelas/Semester : VIIi/1
KI-4 : Mencoba, mengolah dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar dan mengarang sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori
KD : 4.2 Menyajikan hasil pengamatan tentang bentuk-bentuk dan
sifat dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam,
sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat
sekitar.

Kompetensi Yang Dinilai : Ketrampilan
Materi Pokok : I. Keunggulan Lokasi dan Kehidupan Masyarakat Indonesia
A. Keunggulan Lokasi Indonesia
1. Keunggulan Iklim di Indonesia

Pendekatan : Saintifik
Metode/Model Pembelajaran yang
Digunakan
:
Tanggal Pengamatan :

Petunjuk :
1. Rubrik ini diisi oleh guru untuk menilai kompetensi ketrampilan dengan memberi tanda ceklist ()
pada kolom skor.
2. Kriteria pemberian skor :
4 = sangat setuju
3 = setuju
2 = cukup setuju
1 = tidak setuju



Nama Peserta Didik /Kel : _________________________

Kelas : _________________________

No Indikator Penilaian Skor
1 2 3 4
1. Power point yang dibuat terbaca
2. Laporan hasil diskusi dalam bentuk power point disusun
secara sistematis

3. Laporan hasil diskusi dalam bentuk power point yang telah
disusun memunculkan ide-ide unik dan kreatif
4. Power point yang dihasilkan disusun sesuai tujuan
pembelajaran

5 Gambar dan animasi yang digunakan mendukung kejelasan
isi power point

6. Power point tidak ful teks
Jumlah Skor
Skor yang Diperoleh/Predikat



Indikator Penilaian
a. Menunjukkan daerah iklim tropis pada gambar.
b. Mendiskripsikan ciri iklim tropis muson di Indonesia.
c. Menjelaskan keunggulan iklim Indonesia.
d. Mendiskripsikan dampak iklim tropis muson terhadap kehidupan masyarakat
Indonesia di bidang ekonomi dan lingkungan.

CONTOH SOAL TES TULIS
Indikator Penilaian
a. Menunjukkan daerah iklim tropis pada gambar.
b. Mendiskripsikan ciri iklim tropis muson di Indonesia.
c. Menjelaskan keunggulan iklim Indonesia.
d. Mendiskripsikan dampak iklim tropis muson terhadap kehidupan masyarakat Indonesia di
bidang ekonomi dan lingkungan

1. Soal Pilihan Ganda
No. Contoh Butir Soal Kunci Jawaban Skor
1.

















Cermati gambar pembagian iklim matahari berikut
!













Berdasarkan gambar dia atas, semua wilayah yang
berada di daerah lintang 23 LS - 23 LU,
memiliki iklim ... .
a. arktik
b. sedang
c. sub tropis
d. tropis





A 1


2. Perhatikan bagan kaitan antara iklim matahari
dengan vegetasi !














Bersarkan bagan di atas, keunggulan iklim
Indonesia adalah Indonesia... .
a. kaya hasil kayu dari hutan taiga
b. menghasilkan kayu dari hutan tropis
c. tidak menghasilkan kayu dari hutan tropis
d. memiliki kekayaan flora dan fauna


B 1
3. Yang merupakan hasil hutan tropis muson adalah
... .
















D 1
4. Pernyataan di bawah ini yang benar menurut Anda
adalah ... .
a. Indonesia memiliki banyak memiliki hutan
taiga sebagai bahan baku pulp
b. masyarakat Indonesia dalam memproduksi
pakaian selalu berbahan kain wool
c. distribusi AC dan pemanas ruangan di
Indonesia rendah karena iklim di Indonesia
tidak panas
d. salah satu produk kerajinan masyarakat
Indonesia yang memperhatikan keunggulan
lokal adalah kerajinan terbuat dari rotan
D 1




A.









B.

C.

D.

CONTOH SOAL TES TULIS
2. Soal Uraian
No. Contoh Butir Soal Kunci Jawaban Skor
1.

















Cermati peta persebaran iklim tropis
muson berikut!











Buatlah intepretasi peta di atas (minimal
dua hal) !

Indonesia merupakan
negara ke -3 di dunia
yang memiliki hutan
tropis terluas di dunia.
Karena hutan tropis
Indonesia luas, maka
Indonesia penghasil kayu
tropis (kamper, rotan,
kruing, kayu besi, jati)
yang besar dan
penyumbang oksigen
bagi dunia (paru-paru
dunia)
Karena sebagai paru-
paru dunia maka
masyarakat Indonesia
harus menjaga
kelestarian hutan tropis
Indonesia berpotensi
sebagai daerah penghasil
kerajinan kayu tropis
Jika
menjawab
2 hal dan
benar skor
5
Jika
jawaban
benar 1,
nilai 2,5
Jika
jawaban
salah
semua nilai
0
2. Sebutkan keunggulan iklimtropis muson
bagi Indonesia!














Indonesia kaya kayu
tropis
Indonesia merupakan
negara yang
kemungkinan terjadi
angin topan sangat kecil
Indonesia memiliki
kenekaragaman flora-
fauna sebagai kekayaan
SDA biotik
Indonesia memiliki
daerah obyek wisata
alam yang beragam,
karena hutan tropisnya
luas
Jika
menjawab
2 hal dan
benar skor
5
Jika
jawaban
benar 1,
nilai 2,5
Jika jawaban
salah semua
nilai 0

Contoh Rubrik Penilaian Pelaksanaan diskusi kelompok

No.
Nama
Siswa
A s p e k
Jumlah
Skor
Nilai
Ket
. Gagasan
Kerja
sama
Inisiatif
Keaktif
an
Kedisi
plinan
1
2
3
4
5

Keterangan Skor : Kriteria Nilai
Baik sekali = 4 A = 80 100 : Baik Sekali

Baik = 3 B = 70 79 : Baik
Cukup = 2 C = 60 69 : Cukup
Kurang = 1 D = 60 : Kurang

Skor perolehan
Nilai = X 100
Skor maksimal

Contoh Lembar Penugasan Intepretasi Peta Iklim
Indikator Penilaian
1. Trampil mengintepretasi peta iklim

Tes Praktik : Digunakan untuk menilai keterampilan peserta didik
dalam hal: 1) Membaca peta; 2) Mengintepretasi peta
iklim; dan 2) Mengomunikasikan hasil intepretasi
secara tertulis dan lisan.
Lembar Kerja 1
a. Bacalah legenda peta acalah
b. Amati/baca peta jenis iklim Indonesia sesuai dengan legenda yang ada
c. Tulis hal-hal yang anda temukan dari hasil pengamatan yang anda lakukan
d. Dari data pengamatan yang anda lakukan analisis dan intepretasikan peta tersebut
sehingga memberi informasi tentang iklim di Indonesia, hal yang mempengaruhi iklim
di Indonesia, keunggulan dan kerugian iklim di Indonesia dan pengaruhnya terhadap
kehidupan
e. Buatlah laporan pengamatan anda

Deskripsikan hasil pengamatanmu!



Hasil intepretasi











LAMPIRAN RPP
1. Lagu

RAYUAN PULAU KELAPA
Ismail Marzuki

Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa

Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
Reff:
Melambai lambai
Nyiur di pantai
Berbisik bisik
Raja Kelana
Memuja pulau
Nan indah permai
Tanah Airku
Indonesia


LAMPIRAN GAMBAR


















Lampiran Materi

Iklim Matahari
Sumber : http://pusatilmuu.blogspot.com/2012/11/iklim-matahari.html
Pengertian Iklim
Iklim adalah keadaan rata-rata udara dari suatu daerah yang relatif luas dan dalam jangka waktu
yang lama (kurang lebih 30 tahun). Ilmu yang mempelajari tentang iklim adalah klimatologi.
1. Iklim Matahari
Klsifikasi iklim matahari berdasarkan banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima suatu daerah
dan terpengaruh oleh besar kecilnya garis lintang. Daerah yang memiliki garis lintang yang semakin
besar, maka semakin sedikit sinar matahari yang diterima daerah tersebut dan sebaliknya. Iklim
matahari merupakan satu-satunya klasifikasi iklim berdasarkan segi fisik, yakni garis lintang yang
ada di bumi. Berikut gambar belahan bumi berdasarkan garis lintang.

1. Pembagian Iklim Matahari
1) Daerah Iklim Tropis : 0
o
23,5
o
LU/LS
2) Daerah Iklim Sub Tropis : 23,5
o
LU/LS 40
o
LU/LS
3) Daerah Iklim Sedang : 40
o
LU/LS 66,5
o
LU/LS
4) Daerah Iklim Kutub : 66,5
o
LU/LS 90
o
LU/LS
2. Ciri-ciri Iklim Matahari
1) Tropis
Tropika adalah daerah di permukaan Bumi, yang secara geografis berada di sekitar ekuator, yaitu
yang dibatasi oleh dua garis lintang 23.5 derajat LS dan 23.5 derajat LU: Garis Balik Utara (GBU,
Tropic of Cancer) di utara dan Garis Balik Selatan (GBS, Tropic of Capricorn) di selatan. Tropis
adalah bentuk ajektivanya.
Area ini terletak di antara 23.5 LU dan 23.5 LS, dan mencakup seluruh bagian Bumi yang dalam
setahun mengalami dua kali saat Matahari tepat berada di atas kepala (di utara GBU dan di selatan
GBS Matahari tidak pernah mencapai ketinggian 90 atau tepat di atas kepala). Kata tropika berasal
dari bahasa Yunani, tropos yang berarti berputar, karena posisi Matahari yang berubah antara dua
garis balik dalam periode yang disebut tahun.
Tumbuhan dan hewan tropis adalah spesies yang hidup di daerah tropis tersebut. Istilah tropis juga
kadangkala digunakan untuk menyebut tempat yang hangat dan lembap sepanjang tahun, walaupun
tempat itu tidak terletak di antara dua garis balik. Tumbuhan daerah tropis biasanya berdaun lebar
dan hijau abadi (tidak menggugurkan daun), atau jika memiliki perilaku peluruh mereka tidak
dipengaruhi oleh suhu atau durasi radiasi Matahari melainkan oleh ketersediaan air di tanah.
Wilayah tropis di seluruh dunia dikenal dalam biogeografi sebagai wilayah pantropis (seluruh
tropis), untuk dipertentangkan dengan wilayah per benua, seperti Amerika tropis, atau Asia tropis.
Ciri-ciri iklim tropis adalah sebagai berikut:
Suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal. Umumnya suhu udara antara 20-
23C. Bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu tahunannya mencapai 30C.
Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil. Di kwatulistiwa antara 1 5C, sedangkan ampitudo
hariannya lebih besar.
Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan.
Hujan banyak dan lebih banyak dari daerah-daerah lain di dunia.
2) Sub Tropis
Subtropis adalah wilayah Bumi yang berada di utara dan selatan setelah wilayah tropis yang
dibatasi oleh garis balik utara dan garis balik selatan pada lintang 23,5 utara dan selatan. Kondisi
iklim subtropis diwarnai dengan gangguan dan rintangan dari alam seperti badai, hujan salju, atau
tornado. Daerah beriklim subtropis memiliki 4 musim yaitu musim semi, musim panas, musim
gugur, dan musim dingin. Keempat musim di atas memiliki karakteristik tersendiri, dengan suhu
maksimal, suhu minimal, kelembaban, maupun kondisi mahluk hidup yang berbeda. Daerah
subtropis di belahan bumi utara meliputi:
Sebagian besar Eropa, kecuali Skandinavia.
Kawasan Asia Tengah, Asia Timur, dan Asia Barat sebelah utara.
Amerika Serikat dan sekelilingnya.
Afrika Utara dan Afrika Bagian Selatan.
Sedangkan daerah di bagian selatan meliputi:
Australia
Bagian selatan Amerika Selatan
Ciri-cirinya:
Batas yang tegas tidak dapat ditentukan dan merupakan daerah peralihan dari daerah iklim
tropis ke iklim sedang.
Terdapat empat musim, yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi. Tetapi musim dingin
pada iklim ini tidak terlalu dingin. Begitu pula dengan musim panas tidak terlalu panas.
Suhu sepanjang tahun menyenangkan. Maksudnya tidak terlalu panas dan tidak terlalu
dingin.
Daerah sub tropis yang musim hujannya jatuh pada musim dingin dan musim panasnya
kering disebut daerah iklim Mediterania, dan jika hujan jatuh pada musim panas dan musim
dinginnya kering disebut daerah iklim Tiongkok.
3) Iklim Sedang
Dalam geografi, garis lintang sedang atau tepid dunia terletak di antara tropika dan lingkaran kutub.
Perubahan di daerah ini antara musim panas dan musim dingin biasa sejuk, daripada terlalu panas
atau dingin. Tapi di wilayah benua, seperti bagian tengah Amerika Utara, variasi antara musim
panas dan musim dingin bisa ekstrem. Di daerah yang dianggap tropis, pemukiman di ketinggian
tinggi (contohnya pegunungan Andes) memiliki iklim sedang. Zona sedang utara memanjang dari
garis balik utara (sekitar 23.5 derajat lintang utara) hingga Lingkaran Arktik (sekitar 66.5 derajat
lintang utara). Zona sedang selatan memanjang dari garis balik selatan (sekitar 23.5 derajat lintang
selatan) hingga Lingkaran Antarktika (sekitar 66.5 derajat lintang selatan).
Di dalam perbatasan ini ada banyak jenis iklim, yang secara umum dikelompokkan dalam dua
kategori: samudera dan benua.
Iklim laut dipengaruhi oleh samudera, yang membantu menyeimbangkan temperatur stabil
sepanjang tahun. Di zona sedang, angin datang dari barat, sehingga sisi barat benua sedang selalu
merasakan iklim laut ini. Beberapa wilayah termasuk Eropa Barat, dan bagian barat Amerika Utara
di garis lintang antara 40 dan 60 utara (65U di Eropa).
Iklim benua biasa berada di daratan, dengan musim panas hangat dan musim dingin yang dingin.
Kehilangan dan penerimaan panas dibantu oleh massa tanah yang ekstensif. Di Amerika Utara,
Pegunungan Rocky berperan sebagai perintang iklim bagi udara laut yang bertiup dari barat,
membentuk iklim benua di timur. Di Eropa, iklim laut mampu menyeimbangkan temperatur daratan,
karena rangkaian pegunungan besar Alpen terletak timur-barat (wilayah di timur rangkaian
pegunungan Skandinavia adalah pengecualian).
Mayoritas luas penduduk dunia menetap di zona sedang, terutama di belahan utara karena massa
tanahnya. Orang-orang keturunan Eropa dominan di sebagian zona sedang karena migrasi besar
1700-an dan 1800-an, kecuali di daerah yang telah memiliki kepadatan penduduk yang tinggi
(seperti Asia Timur) atau di dunia Muslim.
Ciri-ciri iklim sedang adalah sebagai berikut:
Banyak terdapat gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara yang sering berubah-ubah,
arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering terjadi badai secara tiba-
tiba.
Amplitudo suhu tahunan lebih besar dan amplitudo suhu harian lebih kecil dibandingkan
dengan yang terdapat pada daerah iklim tropis.
4) Iklim Dingin
Iklim kutub adalah iklim dingin yang terdapat di daerah kutub. Di daerah itu musim dingin
berlangsung lama, musim panas yang sejuk berlangsung singkat, udaranya kering, tanahnya selalu
membeku sepanjang tahun, saat musim dingin seluruh tanah ditutupi es, memiliki jenis vegetasi
berupa lumut-lumutan dan semak-semak. Wilayahnya di belahan bumi utara yaitu Amerika Utara,
Greenland, dan pantai utara Siberia, sedangkan di belahan bumi selatan yaitu antartika
Ciri-ciri iklim tundra adalah sebagai berikut:
Musim dingin berlangsung lama
Musim panas yang sejuk berlangsung singkat.
Udaranya kering.
Tanahnya selalu membeku sepanjang tahun.
Di musim dingin tanah ditutupi es dan salju.
Di musim panas banyak terbentuk rawa yang luas akibat mencairnya es di permukaan tanah.
Vegetasinya jenis lumut-lumutan dan semak-semak.
Wilayahnya meliputi: Amerika utara, pulau-pulau di utara Kanada, pantai selatan Greenland,
dan pantai utara Siberia.
Sedangkan ciri-ciri iklim es atau iklim kutub adalah sebagai berikut:
Suhu terus-menerus rendah sekali sehingga terdapat salju abadi.
Wilayahnya meliputi: kutub utara, yaitu Greenland (tanah hijau) dan Antartika di kutub
selatan.

Macam Macam Iklim Di Indonesia
Sumber : http://blog.ub.ac.id/fefia/2011/04/27/iklim-di-indonesia/

Iklim di Indonesia hampir seluruhnya tropis. The seragam air hangat yang membentuk 81% dari daerah di
Indonesia memastikan bahwa suhu di darat tetap cukup konstan, dengan dataran pantai rata-rata 28 C,
daerah pedalaman dan gunung rata-rata 26 C, dan daerah pegunungan yang lebih tinggi, 23 C. Suhu
bervariasi sedikit dari musim ke musim, dan Indonesia relatif mengalami sedikit perubahan pada panjang
siang hari dari satu musim ke musim berikutnya, perbedaan antara hari terpanjang dan terpendek hari tahun
ini hanya empat puluh delapan menit. Hal ini memungkinkan tanaman dapat tumbuh sepanjang tahun.
Variabel utama iklim di Indonesia tidak suhu atau tekanan udara, namun curah hujan. Daerah itu kelembaban
relatif berkisar antara 70 dan 90%. Angin yang moderat dan umumnya dapat diprediksi, dengan musim hujan
biasanya bertiup dari selatan dan timur pada bulan Juni hingga September dan dari barat laut pada bulan
Desember sampai Maret. Topan dan badai skala besar menimbulkan bahaya sedikit untuk pelaut di perairan
Indonesia; bahaya besar berasal dari arus deras di saluran, seperti Lombok dan Sape selat
Iklim yang di kenal di Indonesia ada tiga iklim antara lain terdiri dari iklim musim (muson), iklim tropika
(iklim panas), dan iklim laut.
1. Iklim Musim (Iklim Muson)
Iklim Muson terjadi karena pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah tiap-tiap setengah tahun sekali.
Angin musim di Indonesia terdiri atas Musim Barat Daya dan Angin Musim Timur Laut.
o Angin Musim Barat Daya.
Angin Musim Barat Daya adalah angin yang bertiup antara bulan Oktober sampai April sifatnya basah. Pada
bulan-bulan tersebut, Indonesia mengalami musim penghujan
o Angin Musim Timur Laut.
Angin Musim Timur Laut adalah angin yang bertiup antara bulan April sampai Oktober, sifatnya kering.
Akibatnya, pada bulan-bulan tersebut, Indonesia mengalami musim kemarau.
2. Iklim Tropika (Iklim Panas)
Indonesia terletak di sekitar garis khatulistiwa. Akibatnya, Indonesia termasuk daerah tropika (panas).
Keadaan cuaca di Indonesia rata-rata panas mengakibatkan negara Indonesia beriklim tropika (panas), Iklim
ini berakibat banyak hujan yang disebut Hujan Naik Tropika. Sebuah iklim tropis adalah iklim yang tropis .
Dalam klasifikasi iklim Kppen itu adalah non- kering iklim di mana semua dua belas bulan memiliki
temperatur rata-rata di atas 18 C (64 F). Berbeda dengan ekstra-tropis, dimana terdapat variasi kuat dalam
panjang hari, dan karenanya suhu, dengan musim, suhu tropis tetap relatif konstan sepanjang tahun dan
variasi musiman yang didominasi oleh presipitasi. Iklim tropis terletak antara 0 231/2 LU/LS dan hampir
40 % dari permukaan bumi.
Kerugian dan Keuntungan Iklim di Indonesia
Kerugian :
Terjadinya bencana yang sering terjadi di Indonesia akibat perubahan iklim.
Contohnya: musim hujan tiada henti mengakibatkan banjir pada perkotaan dan tanah lonsor pada
lereng yang gundul. Bila terjadi musim kemarau berkepanjangan maka terjadi kekeringan pada suatu
daerah. Yang lebih penting tentang perubahan iklim yang mengakibatkan pemanasan global dan
mencairnya es di kutub yang mengakibatkan pulau-pulau kecil tenggelam.
Keuntungan :
Indonesia sangat diuntungkan dengan iklim tropisnya. Bagai permata dunia, banyak negara yang iri
dengan apa yang kita miliki. Matahari menyinari selama kurang lebih 12 jam per harinya. Ribuan
jenis flora dan fauna dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di negara tercinta ini. Berbagai
macam jenis kayu yang dapat kita manfaatkan dengan bijak, salah satunya untuk material bangun
rumah. Selain itu jenis material lain
juga sangat beragam, sehingga memudahkan kita untuk menciptakan hunian yang nyaman, sesuai
keinginan, dan tentunya menarik dari segi fasadnya. Dengan adanya sinar matahari yang cukup
banyak dapat kita terima, sebenarnya dapat kita manfaatkan secara
maksimal untuk sumber pencahayaan alami dalam bangunan sehingga kita dapat menghemat
pemakaian listrik. Tetapi apabila tidak di rencanakan dengan baik, bukan tidak mungkin sumber
pencahayaan alami yang paling utama ini dapat merepotkan anda. Salah satu yang merepotkan
dalam rumah adalah silau. Silau ini dapat diakibatkan oleh pantulan sinar matahari yang menimpa
material bangunan yang memiliki tingkat reflektifitas cukup tinggi, misalnya keramik, marmer, air