Anda di halaman 1dari 5

SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM)

DAN GARDU DISTRIBUSI


I. Sistem Distribusi
Merupakan system listrik tenaga yang diawali dari sisi tegangan menengah pada
GI (GI - sisi sekunder) sampai dengan tiang akhir jaringan distribusi tegangan rendah
yang berfungsi untuk mendistribusikan tenaga listrik pada pemanfaat tenaga listrik.

Keterangan :
BB-GI : Bus Bar egangan Menengah pada Gardu Induk
!B" : !emutus Balik "t#matis
!M : !emutus enaga
$M : $aringan distribusi egangan Menengah
G% : Gardu %istribusi
$& : $aringan distribusi egangan &endah.
II. Tegangan Distribusi
egangan distribusi yang digunakan di Ind#nesia :
- '( K) : tegangan antar fasa pada $M
- *+( ) : tegangan antar fasa pada $&
- ''( ) : tegangan antar fasa ke ,#l pada $&
III. Jaringan Distribusi
$aringan distribusi diklasifikiasikan atas :
-. $aringan distribusi egangan Menengah
- .ystem .aluran /dara (./M)
- .istem Kabel (.KM)
'. $aringan distribusi egangan &endah
- !ada umumnya digunakan system saluran udara (./&)
IV. engaman Distribusi
a. !engaman 0ebur :
o !engaman egangan &endah ( ,1- 2use )
o !engaman egangan Menengah ( 2use 3ut "ut )
b. !engaman egangan 0ebih :
o 0ightning 4resster
5. !engaman raf# (Gardu Induk) :
o &elay Bu5h#l6
-
B!
JTR JTR JTR
JTM
GD
JTM
GD
JTM
GD
JTM
MT
BB"GI
GI " SISI SE#UNDER
V. Gangguan a$a Sistem Distribusi
Ma5am-ma5am gangguan (2ault) pada system distribusi ./M adalah sebagai berikut :
-. Gangguan %ang ber si&at tem'(rer dimana dapat hilang dengan sendirinya atau dengan
memutuskan sesaat bagian yang terganggu dari sumber tegangannya.
'. Gangguan %ang bersi&at 'ermanent dimana untuk membebaskannya diperlukan
tindakan perbaikan dan atau menyingkirkan penyebab gangguan tersebut.
7(8 sampai dengan 9(8 dari seluruh gangguan yang mengenai ./M adalah bersifat
temp#rer (sementara).
%itinjau se5ara umum jenis gangguan dibagi dua yaitu :
a. Gangguan hubung singkat (.h#rt 3ir5uit) meliputi hubung singkat antar fasa.
b. Gangguan fasa ke tanah (Gr#und 2ault) melitputi gangguan satu fasa ke tanah:
gangguan dua fasa ke tanah dan gangguan tiga fasa ke tanah.
VI. #ean$a)an Sistem Distribusi
/ntuk menjamin keandalan system kelistrikan digunakan .istem !r#teksi yaitu:
a. .istem !r#teksi pada GI-sisi sekunder :
- 3B (3ir5uit Break) ; !M
- %. (%is5#ne5ti#n .wit5h)
- !B" ; &e5l#ser :
- 33 (3l#sing 3#il)
- 3 (3urrent ranf#rmat#r) :
- %G&
- "3& ("<er 3urrent &elay)
- 2& (2re=uensi &elay)
- 3 (riping 3#il)
- .t#rage Batery
'
**
")&
%G&
2&
BB-GI
!M
T*
3
" +
St(rage Bater%
!B"
(&"30".I,G
.>I31)
JTM
SISTEM R!TE#SI ADA GI " SISI SE#UNDER
b. .istem !r#teksi pada $aringan egangan Menengah ($M) :
- 4). (4ut#mati5 )a5um .wi5th)
- 40. (4ut#mati5 0ine .wi5th)
- 4)& (4ut#mati5 )#ltage &elly)
- 0B. (0#ad Break .wi5th)
- 3" (2use 3ut "ut)
- 4rrester
VII. Sistem !'erasi Jaringan ,- #V Dengan Mema.ai AVS / ALS LN Distribusi Ja0a
Timur *abang Bn%u0angi.
4ut#mati5 )a5uum .wit5h (AVS) atau disebut juga se1ti(na)i2er merupakan
sakelar seksi #t#matis (SS!) yang berfungsi sebagai alat pemutus se5ara #t#matis untuk
membebaskan seksi-seksi yang terganggu dari suatu system distribusi atau dengan kata
lain dapat mel#kalisir gangguan pada seksi yang terganggu sehingga seksi yang sehat
tetap mendapatkan 5atu daya listrik. 4). atau .." di pasang di !0, distribusi $awa
imur merupakan 4). dengan prinsip deteksi tegangan. 4). juga dilengkapi dengan
pengaturan waktu (imer) dengan seting t-- ? (:@ detik: t-' ? @ detik dan t-* ? -( detik.
4). terdiri dari dari dua jenis yaitu 4). tree type dan 4). l##p type.
!emasangan 4). !ada $aringan Menggunakan .istem &adial Murni :
3ara Kerja :
itik B kita anggap terjadi gangguan: sehingga !M trip dan seksi 4: seksi B:
seksi 3: seksi % tidak bertegangan. 4). -: 4). ': 4). * akan membuka setelah selang
waktu t-* ? (:@ detik. !B" A - bekerja dan setelah men5apai waktu B( detik: !M
!enyulang masuk kembali (&e5l#se -): kemudian selang waktu t-- ? -( detik setelah
4). - merasakan tegangan maka 4). - akan menutup. Karena di seksi B masih ada
gangguan maka !M !enyulang trip lagi. 4). - C 4). ' langsung mengun5i karena
waktu merasakan tegangan 5epat sekali (lebih ke5il dari waktu t-' ? @ detik). !B" A '
bekerja dan setelah men5apai waktu -+( detik : !M !enyulang masuk kembali
(&e5l#se ') dan seksi 4 bertegangan. .eksi B: seksi 3 dan seksi % tidak bertegangan ;
padam. 4liran daya dari !enyulang hanya pada seksi 4 saja.
.elain dipasang 4). yang di#perasikan se5ara #t#matis juga banyak digunakan
0B. yang di#perasikan se5ara manual dan mempunyai fungsi yang sama yaitu sebagai
alat pemutus yang dapat mel#kalisir seksi jaringan yang terganggu sehingga tidak
mempengaruhi seksi jaringan yang lain.
*
MT
AVS 3 AVS ,
AVS 4
Se.si D Se.si * Se.si B Se.si A
B!
BB"GI
A B * D

t-- ? -( detik
t-' ? @ detik
t- * ? (:@ detik EN5ULANG
VIII Diagram Line Tra&( $an #(m'(nen Utama
6ungsi masing"masing .(m'(nen 7
a. raf# %istribusi berfungsi untuk menurunkan tegangan '( K) menjadi tegangan
rendah yaitu *+(;''( )#lt sesuai tegangan $&.
b. 2use 3ut "ut berfungsi sebagai pengaman utama traf# dan merupakan pengaman
5adangan bila terjadi beban berlebihan atau gangguan hubung singkat pada 0)
dan $&.
5. ,1 2use berfungsi sebagai pengaman utama bila terjadi beban lebih atau terjadi
hubung singkat antar fasa atau fasa kebumi pada $&.
d. 4rrester berfungsi sebagai pengaman tegangan .urya;petir atau tegangan
.withing.
e. !embumian 4rrester berfungsi untuk menyalurkan arus ke bumi akibat tegangan
surya atau swithing.
D
3ara !emasangan
!embumian 4rrester
!embumian 4rrester C
Badan 0) !anel
!embumian itik ,etral
.ekunder raf#
LV ane)
3" 2use
4&&E.E&
M3B
0ine - 0ine '
,1 2use
$M '( K)
&42"
Kabel
2leFible
f. !embumian titik netral traf# berfungsi membatasi kenaikan tegangan fasa yang
tidak terganggu saat terjadi gangguan satu fasa ke bumi akibat beban tidak
seimbang.
g. !embumian badan traf# dan 0) !anel berfungsi :
/ntuk membatasi tegangan antara bagian peralatan yang dialiri
arus dengan peralatan ke bumi pada suatu harga yang aman (tidak
membahayakan) pada k#ndisi #perasi n#rmal dan gangguan.
/ntuk memper#leh impedansi yang ke5il dari jalan balik arus
hubung singkat ke bumi sehingga bila terjadi satu fasa ke badan
peralatan: arus yang terjadi mengikuti sifat pada pembumian
netral.
embumian Tiang JTM
@
embumian sem'urna
( embuangan arus .e
bumi).
#euntungann%a 7
mengurangi &)as8 (9er
9()tage 'a$a arrester
BOOM
embumian
Tiang JTM
Tan'a
embumian
Tiang JTM
Ti$a. ter:a$i 'embuangan
arus .e bumi.
A.ibatn%a 7
.eta8anan is()asi is()at(r
menurun.
Ta8anan busur ter:a$i $an
menimbu).an arus 8ubung
sing.at antar &asa.