Anda di halaman 1dari 10

APLICATIONS AND PROCESSING OF

CERAMICS
Dianisa Khoirum Sandi
M0211018
FISIKA MATERIAL I
13.9. FABRICATION AND PROCESSING OF GLASSES
AND GLASSCERAMICS
Beberapa sifat spesifik suhu material glass yang perlu dikaji:
a. Volum jenis - suhu
material kristal
untuk material kristal
mengalami kristalisasi
mulai titk Tm, materialnya
sudah berupa padatan

material glass
material glass tidak
mengalami kristalisasi
dari titik Tm sampai Tg,
melalui fasa supercooled
liquid
glass transision
temperature (Tg)
dibawah titik Tg sudah
terbentuk glass (padatan)
Glass Properties
b. Viskositas - suhu
a. Melting point : material
glass berupa liquid
b. Working point : material
glass mudah mengalami
deformasi

c. Softening point
d. Annealing point : difusi
atom terjadi cukup cepat
e. Strain point : Tg terjadi
diatas strain point
f. Working area : proses
pembentukan glass
(sebagian besar)
Glass Forming
Metode yang digunakan dalam fabrikasi glass :
Pressing
contoh : piring

Blowing
contoh : kendi, botol, lampu bohlam

Drawing
contoh : lembaran glass, batang, tabung / pipa

Fiber forming
contoh : fiber
Blowing
Gumpalan glass
dimasukkan kedalam
cetakan awal (parison
mold) -> dibentuk dg cara
pemberian tekanan ->
dimasukkan dalam
cetakan finishing / blow
-> diberi tekanan udara
untuk mendapatkan
kontur yang sesuai
dengan cetakan
Drawing : hot rolling


Kaca cair -> flatness -> lembaran kaca
Heat Treating Glasses
Annealing
- Dipanaskan sampai annealing point -> pendinginan
secara lambat / dibiarkan mendingin sampai suhu
kamar
- mencegah timbulnya tegangan yang dapat membuat
keramik rapuh / mudah pecah

Glass Tempering
- Pemanasan gelas yang sudah diannealing
- Kaca menjadi lebih kuat
- Aplikasi : pintu kaca, lensa kaca mata
Fabrication and Heat Treating of GlassCeramics
Pembentukan glass-keramik :
Pembentukan glass -> dipanaskan kembali (terjadi
nukleasi dan growth)
Daftar Pustaka
Callister, 2007. Materials Science and Engineering :
An Introduction