Anda di halaman 1dari 1

vii

ABSTRAK

SUPINA GAUS
ANALISA TINGKAT BAHAYA EROSI DAN ARAHAN REHABILITASI LAHAN DN
KONSERVASI TANAH (ARLKT) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) OBA
BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS).
Kata Kunci : Erosi, Sistem Informasi Geografis (SIG), Konservasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besar Laju Erosi Daerah Aliran Sungai
Oba (2) Tingkat Bahaya Erosi (TBE), dan (3) Arahan penggunaan Lahan Pada Daerah
Aliran Sungai Oba
Penelitian ini adalah lahan di DAS Oba. Teknik pengumpulan data dengan data Sekunder
pada Instansi yang terkait, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah
teknik analisis kuantitatif dari faktor-faktor Laju erosi, tingkat bahaya erosi dan analisis peta
menggunakan aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis).
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Besar laju erosi DAS Oba termasuk
Sangat Berat (B) yaitu 188,394 ton/ha/thn. (2) Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di DAS Oba
terbagi ke dalam 3 kelas yaitu Ringan (R), Sedang (S) dan Berat (B). Persentase Tingkat
Bahaya Erosi Ringan (R) 28,451% de Luas 1652,339 Ha, Sedang (S) 15,474% Luas
898,692 Ha, Berat (B) 56,075% dan Luas 3256,694 Ha. (3) Kekritisan Lahan di DAS Oba
Terbagi atas 2 semi kritis dan Kritis dimana masing masing persentase untuk Semi Kritis
43,952% Luas 2551,031 Ha, dan Kritis 56,075% Luas 3256,694Ha. (4) Arahan
Penggunaan Lahan pada DAS Oba berdasarkan Skor didapat Kawasan Penyangga
78,915% Luas 4583,172 Ha, Kawasan Budidaya Tanaman Tahunan 21,085% Luas
1224,553 Ha.