Anda di halaman 1dari 35

MODUL 2

FUNGSI DAN LIMIT FUNGSI


Kalkulus Prayudi
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 2
FUNGSI DAN GRAFIK FUNGSI
Fungsi f adalah suatu aturan yang memetakan setiap objek x dalam satu
himpunan (daerah asal) dengan tepat satu nilai f(x) dari himpunan kedua
(daerah hasil).
Persamaan fungsi, ditulis dengan y=f(x) dengan x disebut variabel bebas
dan y variabel tak bebas, dimana nilai y tergantung pada nilai variabel
bebas x.
Grafik fungsi y=f(x) adalah himpunan semua titik (x,y) di R
2
, sedemikian
rupa sehingga (x,y) merupakan pasangan bilangan berurut.
x f(x)
y
Daerah asal Daerah hasil
f:x eD
f
> y=f(x)eR
f
x f(x)
Relasi
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 3
Aplikasi Kimia. Jika konsentasi suatu zat mula-mula nol, dan jika laju
perubahan konsentasi adalah konstan, maka konsentrasi pada waktu
tertentu diberikan oleh persamaan :
) 1 ( ) (
kt
e
k
a
t C

=
Fungsi ekponensial
Aplikasi Fisika. Kecepatan dan tinggi peluru yang ditembakkan dengan
kecepatan awal vo pada sudut A dari horisontal diberikan oleh persamaan :
2 2 2
2
sin 2 ) (
5 . 0 sin ) (
t g A gt v v t v
gt A t v t h
o o
o
+ =
=
Aplikasi Termodinamika. Menurut hukum gas ideal, besarnya tekanan P
tergantung pada volume (V) dan temperatur (T). Persamaannya adalah :
2
atau ,
V
a
b V
RT
P
V
nRT
P

= =
Fungsi polinomial dan
fungsi irrasional
Fungsi rasional
Model-model Matematika
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 4
Klasifikasi Fungsi
Fungsi-fungsi Aljabar

Fungsi polinomial
Fungsi rasional
Fungsi irrasional

Fungsi-fungsi transendent

Fungsi trigonometri
Fungsi invers trigonometri
Fungsi logaritma asli
Fungsi ekponensial
Fungsi-fungsi khusus

Fungsi dengan banyak persamaan
Fungsi dengan nilai mutlak
Fungsi genap/ganjil
Fungsi periodik
Fungsi tangga satuan

Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 5
Grafik Fungsi
Untuk membuat grafik fungsi,
tahapan yang dapat dilakukan
adalah :
Tentukanlah daerah asal
dan daerah hasilnya
Tentukan titik potong
dengan sumbu koordinat
Buatlah diagram pencarnya
Hubungkan titik-titik tersebut
sehingga membentuk suatu
kurva
Fungsi polinomial
0 1
1
1
... ) ( a x a x a x a x f
n
n
n
n
+ + + + =

10 3
3
1
4
1
) (
2 3 4
+ = x x x x f
Contoh :
6
Buatlah sketsa grafik kubik,
y=4x
3
8x
2
15x + 9
pada interval, x=2 dan x=3.
Tentukan pula akar-akar persamaan
kubiknya
Jawab
Perhatikan tabel berikut :
x 2 1 0 1 2 3
----------------------------------------
y 25 12 9 10 21 0

Dari sketsa grafik akar-akar
persamaan, 4x
3
8x
2
15x + 9 = 0,
adalah : x= 1,5; x= 0,5 ; x=3
x= 1,5 x= 0,5 x=3
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 7
Fungsi Rasional

Bentuk umum fungsi rasional adalah
) (
) (
) (
x Q
x P
x f =
P(x) dan Q(x) polinomial, atau
fungsi lainya.
Fungsi f(x) terdefinisi untuk Q(x)=
0, f(x) tidak terdefinisi/diskontinu,
jika Q(x) = 0
Titik potong dengan sumbu x (jika
ada) terjadi jika P(x) = 0
Asymtot tegak terjadi jika Q(x) = 0
Asymtot datar/miring (jika ada)
terjadi untuk nilai x menuju tak
hingga
Contoh :
6
) (
2

=
x x
x
x f
Asimtot tegak
y
x
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 8
Fungsi Irrasional
3 / 2 2 2
) 8 2 ( ) 1 ( ) ( = x x x x f
Bentuk umum fungsi irrasional :
n
x g x f ) ( ) ( =
Fungsi terdefinisi untuk semua nilai
x jika n ganjil, dan terdefinisi untuk x
positip jika n genap
Contoh
2
) 2 ( 16 ) ( = x x f
y
x
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 9
Fungsi Komposisi
Fungsi komposisi f dan g ditulis
(fog) didefinisikan :

(fog)(x) = f(g(x))

Daerah asal fungsi fog adalah
himpunan semua bilangan x di
daerah asal g sedemikian rupa g(x)
di daerah asal f.
x g(x) f(g(x))
fog
Contoh :
f(x) = 6x x
2
, g(x) = \x
x x x g f = 6 ) )( (
2
6 ) )( ( x x x f g =
(fog)(x)=f(g(x))
(gof)(x)=g(f(x))
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 10
Fungsi Banyak Persamaan
Fungsi banyak persamaan adalah
suatu fungsi yang mempunyai
lebih dari satu aturan persamaan.
Daerah asal fungsinya terdiri atas
himpunan dari beberapa sub
bagian himpunan.
Grafik fungsinya tergantung pada
persamaan di setiap daerah asal
Kasus khusus fungsi banyak
persamaan antara lain adalah :
fungsi dengan nilai mutlak, fungsi
periodik, fungsi tangga satuan
(fungsi impuls)
Persamaan fungsi yang terlibat
dapat terdiri dari fungsi aljabar
atau fungsi transendet

>
< <
s

+
+
=
2 x ,
2 x 1 ,
1 x ,
x 3 10
x x 2 1
3 x 2
) x ( f
2
Y=1+2x-x
2

Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 11
Fungsi Dengan Nilai Mutlak
| 6 |
2
= x x y
Fungsi dengan nilai mutlak
adalah fungsi dimana aturanya
memuat bentuk persamaan
dengan nilai mutlak
Untuk membuat skesa grafiknya,
aturan nilai mutlak diubah
menjadi fungsi dengan banyak
persamaan
Contoh :

<
>

= =
1 ,
1 ,
1
1
| 1 |
x
x
x
x
x y
| 6 |
2
= x x y

>
< <
s

+

=
3 ,
3 2 ,
2 ,
6
6
6
2
2
2
x
x
x
x x
x x
x x
| 1 | = x y
Kalkulus Prayudi Modul III : Trigonometri 12
FUNGSI TRIGONOMETRI
Rumus-rumus dasar trigonometri
u
x : samping
y

:

d
e
p
a
n

r
y
miring
depan
= = u sin
r
x
miring
samping
= = u cos
x
y
samping
depan
= = =
u
u
u
cos
sin
tan
Catatan :
(1) u dalam rumus diatas
berarti sudut
(2) Hubungan antara x, y
dan r diberikan oleh :
x
2
+ y
2
= r
2

y
r
= =
u
u
sin
1
csc
x
r
= =
u
u
cos
1
sec
y
x
= = =
u
u
u
u
sin
cos
tan
1
cot
Kalkulus Prayudi Modul III : Trigonometri 13
Definisi Fungsi Trigonometri
P(x,y)
u
t
x
y
r=1
Diberikan lingkaran, x
2
+ y
2
= 1
pusatnya (0,0) dan jari-jar, r =1

Misalkan P(x,y) sembarang titik pada
busur lingkaran, dan t sembarang
bilangan positip yang mengukur
panjang busur AP. Karena, k = 2t,
A(1,0)
B(0,1)
C(-1,0)
D(0,-1)
Maka diperoleh :
(a) t=0, jika P = A
(b) t=t/2, jika P=B
(c) t=t, jika P = C
(d) t = 3t/2, jika P=D
(e) t=2t, jika titik P mengelilingi busur
tepat satu putaran (ke titik A)
(f) t>2t, jika titik P mengelilingi busur
lebih dari satu putaran
Definisi :
Andaikan t menentukan titik P(x,y)
seperti ditunjukan pada gambar, maka

sin t = y, cos t = x
t cos
t sin
t tan =
t cos
1
t sec =
t sin
1
t csc =
t sin
t cos
t cot =
Kalkulus Prayudi Modul III : Trigonometri 14
Radian dan Sudut
Hubungan antara sudut dan
radian diberikan oleh persamaan :
180
o
= t radian = 3,14159 radian
o
o
29578 , 57
3,14159
180
radian 1 = =
radian 0,01745 radian
180
1
o
= =
t
Contoh :
sin 53
o
= sin(53x0,01745)
= sin 0,91438 rad
= 0,79299
cos t = 0,6574
t = cos
1
(0,6574)
= 48,90
o

= 0,8532 rad
Grafik fungsi trigonometri
Di R2 grafik fungsi trigonometri dibuat
sumbu x dalam radian
|
.
|

\
|
=
2
sin
x
y
t
|
.
|

\
|
=
2
cos
x
y
t
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
=
2
cos
2
sin
x x
y
t t
Kalkulus Prayudi Modul III : Trigonometri 15
Grafik fungsi trigonometri yang lain
y=tan(tx/2)
y=cot(tx/2)
y=sec(tx/2)
y=csc(tx/2)
Kalkulus Prayudi Modul III : Trigonometri 16
Nilai Eksak Trigonometri
derajat radian sin x cos x tan x cot x sec x csc x
0
o
0 0 1 0 - 1 -
30
o
t/6 \3 1/3 \3 \3 2/3 \3 2
45
o
t/4 \2 \2 1 1 \2 \2
60
o
t/3 \3 \3 1/3 \3 2 2/3 \3
90
o
t/2 1 0 - 0 - 1
120
o
2t/3 \3 - - \3 -1/3 \3 - 2 2/3 \3
135
o
3t/4 \2 - \2 - 1 -1 -\2 \2
150
o
5t/6 - \3 -1/3 \3 -\3 - 2/3 \3 2
180
o
t 0 - 1 0 - - 1 -
Kalkulus Prayudi Modul III : Trigonometri 17
1). Sifat-sifat Dasar Sinus dan Cosinus
| sin x | s 1, | cos x | s 1
sin(x + 2t) = sin x cos(x + 2t) = cos x
sin( x) = sin x cos(x) = cos x tan( x) = tan x
2. Persamaan Identitas Pythagoras
sin
2
x + cos
2
x = 1 1 + tan
2
x = sec
2
x 1 + cot
2
x = csc
2
x
3. Persamaan Identitas Penambahan
sin(x + y) = sin x cos y + cos x sin y
cos(x + y) = cos x cos y sin x sin y
x x cos
2
sin =
|
.
|

\
|

t
x x sin
2
cos =
|
.
|

\
|

t
x x cot
2
tan =
|
.
|

\
|

t
y x
y x
y x
tan tan 1
tan tan
) tan(

+
= +
4. Persamaan Identitas Sudut Ganda
sin 2x = 2 sin x cos x
cos 2x = cos
2
x sin
2
x = 2 cos
2
x 1
= 1 2 sin
2
x
x
x
x
2
tan 1
tan 2
2 tan

=
Kalkulus Prayudi Modul II : Fungsi 18
Contoh-contoh gambar fungsi transendent
x
e x x f
2 . 1 2
) (

= x e x f
x
10 sin ) (
5 . 1
=
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 19
LIMIT DAN KEKONTINUAN FUNGSI
Pandang fungsi f(x) yang didefinisikan
oleh :
2
8
) (
3

=
x
x
x f
Sketsa grafiknya adalah sebagai berikut :
Dari gambar terlihat bahwa :
Jika x mendekati 2 dari arah
kiri, nilai f(x) cukup dekat
dengan 12
Jika x mendekati 2 dari arah
kanan, nilai f(x) cukup dekat
dengan 12
Jadi jika x mendekati 2, nilai
f(x) cukup dekat dengan 12.
Dalam bahasa kalkulus pernyataan
diatas ditulis dengan :
12
2
8
lim
3
2
=

x
x
x
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 20
Definisi Limit Fungsi
L x f
c x
=

) ( lim
Bilamana x mendekati c (baik dari
kiri atau kanan) maka f(x) cukup
dekat dengan L
L x f
c x
=

) ( lim
Bahwa untuk setiap c >0, terdapatlah
o > 0, sedemikian sehingga,
0 < |x c|<o |f(x) L| < c
L+c
L
L-c
x
f(x)
c-o c c+o
Dari definisi diatas, diperoleh :
1
) ( lim L x f
c x
=

2
) ( lim L x f
c x
=
+

Jika L
1
=L
2
maka limit ada
Jika L
1
=L
2
, maka limit tidak ada

Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 21
Teknik Menghitung Limit Fungsi
Limit bentuk tak tentu
) x ( q ) c x (
) x ( p ) c x (
lim
) x ( g
) x ( f
lim
c x c x

=

0 ) ( ,
) (
) (
lim = =

c q
x q
x p
c x
Limit kiri dan limit kanan
1) Fungsi rasional di titik diskontinu
2) Fungsi banyak persamaan
3) Fungsi irrasional
Teorema limit fungsi
f(c) = L
) ( ) ( lim c f x f
c x
=

) 4 )( 2 (
) 4 3 )( 2 (
lim
8 2
8 2 3
lim
2
2
2
2
+
+
=
+


x x
x x
x x
x x
x x
6
10
4
4 3
lim
2
=
+
+
=

x
x
x
5
8
3 2
4 ) 2 (
3
4
lim
2 2
2
=
+
+
=
+
+

x
x
x
5 9 24 10 x x 8 10 lim
2
3 x
= + = +

Contoh
Limit bentuk tak tentu
18 10 8 16 ) 10 4 ( lim
2
4
= + = +

x x
x
Teorema limit fungsi
= L
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 22
Limit kiri dan kanan
Y=2+2x-x
2

Y=2(x-1)
Y=2x+4
di x=-1 limit
tidak ada
di x=2 limit
ada
ada tidak ) ( lim
1
x f
x
2 ) ( lim
2
=

x f
x
2 ,
2 1 ,
1 ,
) 1 ( 2
2 2
4 2
) (
2
>
< <
s

+
+
=
x
x
x
x
x x
x
x f
contoh
2 ) 4 2 ( lim ) ( lim
-1 x 1
= + =


x x f
x
Penyelidikan di x=-1
1 ) 2 2 ( lim ) ( lim
2
-1 x 1
= + =
+ +

x x x f
x
Jadi limit di x=-1tidak ada
Penyelidikan di x=2
2 ) 2 2 ( lim ) ( lim
2
2 x 2
= + =


x x x f
x
2 ) 1 ( 2 lim ) ( lim
2 x 2
= =
+ +

x x f
x
2 ) ( lim Jadi,
2
=

x f
x
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 23
Kekontinuan Fungsi
Fungsi f dikatakan kontinyu di x=c,
) ( ) ( lim c f x f
c x
=

Kondisi diskontinu fungsi f(x) di x=c digambarkan sebagai berikut :


ada tidak ) ( lim (i). x f
c x
Kasus pertama
Y=f(x)
ada ) ( lim (i). x f
c x
(ii). f(c) ada
) ( ) ( lim (iii). c f x f
c x
=

(ii). f(c) tidak ada


x=c x=c x=c
Y=f(x)
y
y
) ( ) ( lim (iii). c f x f
c x
=

Y=f(x)
y
x
x
x
L2
L1
L2
L1
Kasus kedua
Kasus ketiga
L
Nilai limit ada
Nilai fungsi ada
Nilai limit=
Nilai fungsi
Nilai limit=Nilai fungsi
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 24
Contoh
1 ,
1
1
) (
3
=

= x
x
x
x f
Berapa nilai f(1) agar f kontinu di x=1
6
1
1
lim
3
1
=

x
x
x

=
=

=
1 jika , 6
1 jika ,
1
1
) (
3
x
x
x
x
x f
Contoh

>
< s
<


+
=
3 ,
3 1 ,
1 ,
) 4 ( 4
2
4 2
) (
2
2
x
x
x
x
x x
x
x f
Dari gambar dapat disimpulkan :
f(x) kontinu di x=-2
f(x) diskontinu di x=-1
f(x) kontinu di x=1
f(x) kontinu di x=3
f(x) kontinu di x=5
Y=2x=4
Y=x
2
-2x
Y=4-(x-4)
2

Limit
tidak ada
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 25
) ( lim ) (
) ( lim ) (
) ( lim ) (
12 13
3 4
) ( ) 1 (
3
2
1
3
2 3
x f c
x f b
x f a
x x
x x x
x f
x
x
x

+
+
=
) ( lim ) (
) ( lim ) (
) ( lim ) (
3 2
2 3
) ( ) 2 (
6
2
1
3
x f c
x f b
x f a
x x
x x
x f
x
x
x

+
+
=
) ( lim ) (
) ( lim ) (
) ( lim ) (
3 4
3 2
) ( ) 3 (
3
2
1
2
x f c
x f b
x f a
x x
x x
x f
x
x
x


+ +
+ +
=
) ( lim ) (
) ( lim ) (
) ( lim ) (
8 6 3
4 5
) ( ) 4 (
8
4
1
2 3
x f c
x f b
x f a
x x x
x x
x f
x
x
x

+

=
TUGAS KHUSUS
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 26
Soal Tugas Khusus Limit Fungsi
b a x a bx x
ab x b a x
a x
2 2 2 3
2 3
) (
lim (5)
+

2
2 3
3 4
lim ) 6 (
a ax x
ab bx ax x
a x

+

2 2 3
2 2
lim (7)
ab abx bx x
ab ax x b x
b x
+
+




ab x b a x
a ax x
x f

+
=
) (
2 3
) (
2 3
Soal Tugas fungsi Kontinu :
(9) Tentukan f(a) agar f kontinu di
x=a
2 2 3
2 2
) (
ab abx bx x
ab ax x b x
x f
+
+
=
(10) Tentukan f(b) agar f kontinu di x=b

>
< <
s

+
=
3 ,
3 2 ,
2 ,

15
1
10
) (
2
x
x
x
ax
x
bx
x f

>
< <
s
+

+
=
b x
b x a
a x
x
x
x
x f
,
,
,

3 3
1
3 2
) (
2
(11) Buatlah sketsa grafik fungsi
dibawah, dan selidikilah apakah f(x)
kontinu/diskontinu di x = 2, dan x = 3
(12) Buatlah sketsa grafik fungsi
dibawah, dan selidikilah apakah f(x)
kontinu/diskontinu di x = a, dan x = b
ab x b a x
a ax x
a x

+

) (
2 3
lim ) 8 (
2 3
Kalkulus Prayudi
Modul IV : Limit Fungsi
27
Limit Di Tak Hingga
Diberikan fungsi :
2
) (

=
x
x
x f
Jika x membesar
nilai f(x) cukup
dekat dengan 1.
1
2
lim =


x
x
x
Jika x mengecil
nilai f(x) cukup
dekat dengan 1.
1
2
lim =


x
x
x
x f(x)
-100000 1.0000
-10000 0.9998
-1000 0.9980

1000 1.0020
10000 1.0002
100000 1.0000
Dari tabel terlihat
Y=1
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 28
Teknik Menghitung Limit di Tak Hingga
Jika n bilangan bulat positip, maka :
0
1
lim =
+
n
x
x
0
1
lim =

n
x
x
Contoh :
3 2
2 3 2
lim
2
2
+
+
+
x x
x x
x
) / 1 ( 3 ) / 1 ( 2 1
) / 1 ( 2 ) / 1 ( 3 2
lim
2
2
x x
x x
x
+
+
=
+
) / 1 (
) / 1 (
2
2
x
x

) 0 ( 3 ) 0 ( 2 1
) 0 ( 2 ) 0 ( 3 2
+
+
=
= 2
x x x
x
x
4 9
6 5
lim
2



3 2
2 3 2
lim
2
2
+
+
+
x x
x x
x
Hitunglah :
Jawab
Hitunglah :
Jawab
x x x
x
x
4 9
6 5
lim
2



| | / 1
| | / 1
x
x

x x
x
x
x
x
x
4
9
| |
| |
6
| |
5
lim

=

(x-,|x|=-x)
3 1
6 0
4
9 1
6
5
lim

+
=

+
=

x
x
x
4
6
=
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 29
Limit Tak Hingga
Diberikan fungsi :
2
) (

=
x
x
x f
f(x) = f(x) =
+ =

2
lim
2
x
x
x
Jika x mendekati 2
dari arah kiri nilai
f(x) mengecil
=

2
lim
2
x
x
x
Dari tabel terlihat
x f(x)
1.999 -1,999
1.9999 -19,999
1.99999 -199,999

2.00001 200,001
2.0001 20,001
2.001 2,001
X=2
Jika x mendekati 2
dari arah kanan
nilai f(x)membesar
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 30
Teknik Menghitung Limit Tak Hingga
Andaikan n adalah suatu bilangan bulat positif, maka :
+ =
+

n
x
x
1
lim ) 1 (
0


+
=

ganjil n ,
genap n ,
1
lim ) 2 (
0
n
x
x
Andaikan c adalah suatu bilangan riil, dan
0 ) ( lim =

x g
c x
k x f
c x
=

) ( lim
(1) Jika k > 0 dan g(x) 0
+
, jika x c, maka :
+ =

) (
) (
lim
x g
x f
c x
(2) Jika k < 0 dan g(x) 0
+
, jika x c, maka :
(3) Jika k > 0 dan g(x) 0
-
, jika x c, maka :
(4) Jika k < 0 dan g(x) 0
-
, jika x c, maka :
=

) (
) (
lim
x g
x f
c x
=

) (
) (
lim
x g
x f
c x
+ =

) (
) (
lim
x g
x f
c x
Rumus diatas berlaku pula jika xc, diganti dengan xc
+
atau xc
-

Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 31
Contoh :
2
2
) 2 (
1
) (

=
x x
x
x f
Hitung limit tak hingga dari f(x)
Jawab
Fungsi f diskontinu di x=0 dan x=2,
sehingga limit tak hingganya terjadi di
titik tersebut yaitu

+ =


) 4 ( 0
) 1 (
) 2 (
1
lim
2
2
0
x x
x
x
=

+
) 4 ( 0
) 1 (
) 2 (
1
lim
2
2
0
x x
x
x
+ = =


2 2
2
2
) 0 ( 2
) 3 (
) 2 (
1
lim
x x
x
x
+ = =

+
2 2
2
2
) 0 ( 2
) 3 (
) 2 (
1
lim
x x
x
x
Gambar fungsi
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 32
Asimtot Grafik
Asimtot adalah garis atau lengkungan yang didekati oleh suatu grafik fungsi
kontinu setelah batas tertentu
b x f
x
=

) ( lim (i).
b x f
x
=
+
) ( lim (ii).
Asimtot Datar. Garis y=b dikatakan
asimtot datar grafik fungsi f, jika :
Asimtot Tegak. Garis x=c dikatakan
asimtot tegak grafik fungsi f, jika :
=

) ( lim (i). x f
c x
+ =

) ( lim (ii). x f
c x
Asimtot Miring. Garis y=ax+b dikatakan
asimtot miring grafik fungsi f, jika :
0 )] ( ) ( [ lim (i). = +

b ax x f
x
0 )] ( ) ( [ lim (ii). = +
+
b ax x f
x
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 33
Contoh :
Buatlah sketsa grafik dari
Jawab :
3 x 2 x
4 x
) x ( f
2
2
+

=
f(x) diskotinu di x=-3, x=1
Asimtot datar adalah garis
y=1
Asimtot tegak adalah garis
x=-3 dan x=1
y=1
x
y
x=-3
x=1
4/3
x=-2 x=2
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 34
1
2
2
2 3

+
=
x
x x
x f ) (
CONTOH
f(x) diskontinu di x=1
dan x=1
Asismtot tegak dalah
garis x=1, dan x=1
Asismtot miringnya
adalah garis, y=x+2
Kalkulus Prayudi Modul IV : Limit Fungsi 35
Soal-soal Khusus :

Diberikan,



Tentukanlah
a. Titik diskontinu fungsi f, dan selidikilah jenis titik diskontinunya
b. Asimtot grafik fungsi f.
c. Titik potong dengan sumbu koordinat
d. Sketsa grafiknya


x b a ax x
x x
x f
) (
) ( (1).
+ +
+
=
2 3
2 4
2
2 3
ab x a bx x
x x x
x f
+
+
=
2 2 3
3 2
9 24 20
2 ) ( ). (