Anda di halaman 1dari 6

MATRIKS PENILAIAN

STANDAR 3. MAHASISWA DAN LULUSAN




ELEMEN PENILAIAN
DESKRIPTOR
HARKAT DAN PERINGKAT
SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
SANGAT
KURANG
4 3 2 1 0
3.1 Sistem rekrutmen calon
mahasiswa baru
3.1 Sistem rekrutmen
calon mahasiswa baru:
dokumentasi kebijakan
dan persyaratan
penerimaan.



(1) Kebijakan
penerimaan dan
seleksi calon
mahasiswa
terdokumentasi
dengan baik.

(2) Persyaratan
penerimaan
mahasiswa
sangat tinggi
(1)



(1) Kebijakan
penerimaan dan
seleksi calon
mahasiswa
terdokumentasi
dengan baik.

(2) Persyaratan
penerimaan
mahasiswa tinggi
(2).


(1) Kebijakan
penerimaan dan
seleksi calon
mahasiswa
terdokumentasi
dengan baik.

(2) Persyaratan
penerimaan
mahasiswa
sesuai untuk
memenuhi
keperluan
program studi
(3)


(1) Kebijakan
penerimaan
mahasiswa
tidak jelas.



(2) Persyaratan
penerimaan
mahasiswa
rendah
(4).


(1) Tidak ada
kebijakan
penerimaan
mahasiswa.



(2) Persyaratan
penerimaan
mahasiswa
sangat
rendah
(5)
.


Catatan :

(1)
IPK 3.00 (skala 1 4) atau nilai rata-rata 7.0 (skala 1 10) pada S1 dari program studi yang terakreditasi A oleh BAN-PT atau dari luar negeri yang diakui oleh Dikti.

(2)
IPK 2.75 (skala 1 4) atau nilai rata-rata 6.25 (skala 1 10) pada S1.

(3)
IPK 2.50 (skala 1 4) atau nilai rata-rata 6.00 (skala 1 10) pada S1.

(4)
IPK 2.25 (skala 1 4) atau 5.5 (skala 1 10) pada S1

(5)
Ada ijazah S1

3.2.1 Efektivitas
implementasi sistem
rekrutmen calon mahasiswa
untuk menghasilkan calon
mahasiswa yang bermutu
yang diukur dari jumlah
peminat, proporsi pendaftar
terhadap daya tampung dan
3.2.1.1 Rasio calon
mahasiswa yang ikut
seleksi terhadap daya
tampung.

Rasio =


Jumlah kolom 3
Jumlah kolom 2
Rasio > 1.5

(Rasio lebih dari 1.5)

1 < Rasio 1.5

(Rasio lebih dari 1,
tetapi kurang atau
sama dengan 1.5)
0.5 < Rasio 1

(Rasio lebih dari
0.5, tetapi kurang
atau sama dengan
1)
Rasio 0.5

(Rasio kurang
atau sama
dengan 1)
(Tidak ada
skor nol)

ELEMEN PENILAIAN
DESKRIPTOR
HARKAT DAN PERINGKAT
SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
SANGAT
KURANG
4 3 2 1 0
proporsi yang diterima dan
yang registrasi

Sistem rekrutmen mahasiswa
baru mencakup: Kebijakan
rekrutmen calon mahasiswa
baru, kriteria seleksi
mahasiswa baru, sistem
pengambilan keputusan, dan
prosedur penerimaan
mahasiswa baru.


3.2.1.2 Rasio
mahasiswa baru yang
melakukan registrasi
terhadap calon
mahasiswa baru yang
lulus seleksi.

Rasio =


Jumlah kolom 5
Jumlah kolom 4

Rasio > 95%


(Rasio lebih dari
95%)
85% < Rasio 95%


(Rasio lebih dari
85% tetapi kurang
atau sama dengan
95%)
75% < Rasio
85%

(Rasio lebih dari
75% tetapi kurang
atau sama dengan
85%)
65% < Rasio
75%

(Rasio lebih
dari 65% tetapi
kurang atau
sama dengan
75%)
Rasio
65%

(Rasio kurang
atau sama
dengan 65%)
3.2.1.3 Rasio
mahasiswa baru
transfer terhadap
mahasiswa baru bukan
transfer.

Penilaian butir ini
dihitung dengan cara
berikut:
T
MBT
= total mahasiswa
baru transfer
T
MB
= total mahasiswa
baru bukan
transfer
RM =
MBT
MB
T
T

RM < 0.25

(RM kurang dari
0.25)
0.25 RM < 0.50

(RM lebih atau
sama dengan 0.25,
tetapi kurang dari
0.50)
0.50 RM < 0.75

(RM lebih atau
sama dengan 0.50,
tetapi kurang dari
0.75)
RM 0.75

(RM lebih atau
sama dengan
0.75)
(Tidak ada skor
nol)

ELEMEN PENILAIAN
DESKRIPTOR
HARKAT DAN PERINGKAT
SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
SANGAT
KURANG
4 3 2 1 0
3.2.1.4 Rata-rata masa
studi lulusan (=MS)

MS 2.0 tahun

(MS kurang atau
sama dengan 2
tahun)
2.0 < MS 2.5 tahun

(MS lebih dari 2
tahun, tetapi kurang
atau sama dengan
2.5 tahun)
2.5 < MS 3.0 tahun

(MS lebih dari 2.5
tahun, tetapi kurang
atau sama dengan 3
tahun)
3.0 < MS 3.5
tahun
(MS lebih dari
3.0 tahun, tetapi
kurang atau
sama dengan
3.5 tahun)
MS > 3.5 tahun

(MS lebih dari
3.5 tahun)
3.2.1.5 Rata-rata IPK (
= R
IPK
)
R
IPK
> 3.50

(R
IPK
lebih dari 3.50)
3.25 < R
IPK
3.50

(R
IPK
lebih dari 3.25,
tetapi kurang atau
sama dengan 3.50)
3.00 < R
IPK
3.25

(R
IPK
lebih dari 3.00,
tetapi kurang atau
sama dengan 3.25)

2.75 R
IPK

3.00
(R
IPK
lebih atau
sama dengan
2.75, tetapi
kurang atau
sama dengan
3.00)
R
IPK
< 2.75

(R
IPK
kurang
dari 2.75)
3.2.1.6 Persentase
mahasiswa WNA
terhadap jumlah
mahasiswa (= M
WNA
)
M
WNA
> 10%

(M
WNA
lebih dari 10%)
0% < M
WNA
10%

(M
WNA
lebih dari 0%,
tetapi kurang atau
sama dengan 10%)
0%

(Tidak ada
mahasiswa WNA)
(Tidak ada skor
satu)
(Tidak ada skor
nol)
3.2.2 Prestasi dan reputasi
akademik mahasiswa.
3.2.2 Penghargaan
atas prestasi
mahasiswa di bidang
akademik.

Ada bukti
penghargaan
tingkat internasional.
Ada bukti
penghargaan tingkat
nasional.
Ada bukti
penghargaan tingkat
wilayah (lingkup
kegiatan melibatkan
lebih dari satu PT)
Ada bukti
penghargaan
tingkat lokal
PT.
Tidak ada bukti
penghargaan di
semua
tingkatan.
3.2.3 Ketepatan waktu
penyelesaian studi, proporsi
mahasiswa yang
menyelesaikan studi dalam
batas masa studi.
3.2.3.1 Persentase
kelulusan tepat waktu
(K
TW
)

Rumus perhitungan:

K
TW
=
(f)
100%
(d)


Catatan:
K
TW
> 60%

(K
TW
lebih dari 60%)
40% < K
TW
60%

(K
TW
lebih dari 40%,
tetapi kurang atau
sama dengan 60%)
20% < K
TW
40%

(K
TW
lebih dari 20%,
tetapi kurang atau
sama dengan 40%)
0% < K
TW

20%
(K
TW
lebih dari
0%, tetapi
kurang atau
sama dengan
20%)
K
TW
= 0%

(K
TW
sama
dengan 0%)

ELEMEN PENILAIAN
DESKRIPTOR
HARKAT DAN PERINGKAT
SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
SANGAT
KURANG
4 3 2 1 0
Huruf-huruf d dan f
pada rumus dapat
dilihat pada tabel 3.2.3.
buku IIIA.
Rumus ini digunakan
khusus untuk
mahasiswa dari
program magister yang
lama studinya
dijadwalkan kurang
atau sama dengan dua
tahun.
3.2.3.2 Persentase
mahasiswa yang DO
atau mengundurkan diri
(M
DO
).

Rumus perhitungan:
M
DO
=

(a)-(b)-(c)
100%
(a)

Catatan:
huruf-huruf a, b, c pada
rumus dapat dilihat
pada tabel 3.2.3 pada
buku IIIA.
M
DO
6%

(M
DO
kurang atau
sama dengan 6%)
6% < M
DO
15%

(M
DO
lebih dari 6%,
tetapi kurang atau
sama dengan 15%)
15% < M
DO
25%

(M
DO
lebih dari 15%,
tetapi kurang atau
sama dengan 25%)
25% < M
DO

35%
(M
DO
lebih dari
25%, tetapi
kurang atau
sama dengan
35%)
M
DO
>35%

(M
DO
lebih dari
35%)
3.3 Pelacakan dan
perekaman data lulusan,
serta tindaklanjutnya.
3.3.1 Upaya pelacakan
dan perekaman data
lulusan.
Ada upaya yang
intensif untuk
melacak lulusan dan
datanya terekam
secara
komprehensif.
Ada upaya yang
intensif untuk
melacak lulusan,
tetapi hasilnya belum
terekam secara
komprehensif.
Upaya pelacakan
dilakukan secara
insidental dan
hasilnya terekam.
Upaya pela-
cakan lulusan
dilakukan
secara
insidental dan
hasilnya tidak
terekam.
Tidak ada upaya
pelacakan
lulusan

ELEMEN PENILAIAN
DESKRIPTOR
HARKAT DAN PERINGKAT
SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
SANGAT
KURANG
4 3 2 1 0
3.3.2.1 Pendapat
pengguna (employer)
lulusan terhadap mutu
alumni.
Ada sembilan jenis
kemampuan.
Skor akhir = 4 x (a) + 3
x (b) + 2 x (c) + (d)

Catatan:
Penilaian pada kolom di
sebelah kanan akan
bermakna jika jumlah
responden cukup. Jika
jumlah responden
sangat kurang, maka
penilaian didasarkan
atas expert judgment
dengan nilai maksimum
tiga.
Skor akhir 30-36 Skor akhir 23-29 Skor akhir 16-22 Skor total 9-15 Skor total < 9
3.3.2.2 Pemanfaatan
hasil pelacakan untuk
perbaikan dalam aspek:
(1) proses
pembelajaran,
(2) penggalangan
dana,
(3) informasi pekerjaan,
(4) membangun
jejaring.
Hasil pelacakan
untuk perbaikan
empat aspek.
Hasil pelacakan
untuk perbaikan tiga
aspek.
Hasil pelacakan
untuk perbaikan dua
aspek.
Hasil
pelacakan
untuk
perbaikan satu
aspek.
Tidak ada
tindak lanjut.

3.4 Partisipasi alumni dalam
mendukung pengembangan
akademik dan non-akademik
program studi.
3.4 Partisipasi alumni
dalam mendukung
pengembangan
program studi dalam
bentuk:
(1) Sumbangan dana
Semua bentuk
partisipasi dilakukan
oleh alumni.
Tiga bentuk
partisipasi dilakukan
oleh alumni.
Hanya dua bentuk
partisipasi yang
dilakukan oleh
alumni.
Hanya satu
bentuk
partisipasi saja
yang dilakukan
oleh alumni.
Tidak ada
partisipasi
alumni.

ELEMEN PENILAIAN
DESKRIPTOR
HARKAT DAN PERINGKAT
SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG
SANGAT
KURANG
4 3 2 1 0
(2) Sumbangan
fasilitas
(3) Masukan untuk
perbaikan proses
pembelajaran
(4) Pengembangan
jejaring