Anda di halaman 1dari 7

LBM 3

Step 1
Bulging : penonjolan keluar membran telinga ke arah luar
akibat edem pada mukosa telinga tengah
parasintesis : pengeluaran cairan membran timani dengan cara
merobek membran timpani
Step 2
1. Kenapa membran tmpaninya hiperemis dan bulging +?
2. Apa hubungan 5 hari yll batuk pilek dengan keluhan?
3. Anatomi fisiologi telinga
4. Kenapa nyeri pada telinga kanan, panas, dan tidak mau makan
dan minum?
5. Kenapa pada pasien telinga kanan kurang dapat mendengar?
6. Dd
7. Hubungan usia dengan keluhan
8. Terapi dan penatalaksanaan
9. Pemeriksaan
10. Mengapa dokter menyarankan untk dilakukan
parasintesis?
11. Komplikasi

Step 3
1. Anatomi fisiologi telinga
Telinga dibagi jadi 3
Eksterna:
Aurikula
Fungsinya untuk menangkap dan meneruskan gel
suara
Penggeraknya lig. Aurikula dan musculi aurikula
Lig. Dibagi jadi 2:
Eksterna dan interna
Muskuli aurikula jadi 2:
Eksterinsik: m. Aurikula anterior, superior, posterior untuk
menarik aurikula
Intrinsik: m. Halicis mayor dan minor, m. Tragicus, m.
Antitragica, m. Oblicus auricula, m. Transversus aurikularis


Meatus akustikus eksterna
Untuk menyalurkan gel. Suara ke canalis auditoris eksterna dan
dilanjutkan ke membran timpani
Ada 2 pars:
Pars cartilagines (letak 1/3 lateral, memiliki gland. Seruminosa,
gland. Sebasea, folikel rambut. Menempel langsung dengan
perikondrium)
pars osea ( 2/3 medial, tidak memiliki glandula, memiliki
sebuah ismus meatus acusticus eksterna, langsung menempel
ke periostium)

Auris media
Membran timpani ( memisahkan cavum timpani dan meatus
acusticus eksterna. Posisi membentuk 45 derajat thd bidang
horisontal dan sagital. Tepi bawah 6 mm ke medial dari pada
tepi atasnya. Warna putih mengkilap. Bentuk oval)
Cavum timpani ( rongga berisi udara didalam pars petrosa ossis
tempora)
Osicula auditiva(menghatarkan getaran suara ke telinga bagian
dalam)
Tuba auditiva untuk menyeimbangkan tekanan eksterna dan
interna, bisa jadi jalan infeksi dari faring ke telinga tengah
Adneksa mastoidea
n. fasialis

m. tensor timpani bekerja pada os. Maleus untuk mengatur
tekanan membran timpani
m. tensor timpani dan m. Stapedius untuk mengatur amplitudo

auris interna
pendengaran dan keseimbangan
labirin membranosea dan osea

vaskularisasi
a. Temporalis superfisiala
Ramus auricularis profundus,
a. Auricularis posterior

Innervasi
n. auriculus temporalis
n. occipitalis mminor
n. auricularis mayor
posisi tuba pada anak dan dewasa
fisiologi
untuk pendengaran : yang bekerja telinga luar, tengah, dalam
suara masuk mel meatus acustikus eksterna membran tympani
tulang-tulang pendengaran ( malleus, incus, stapes) oval
window menggetarka perilimfe skala media ( organ of corty)
bergerak berdepolarisasi n. Coclea untuk pendengaran
untuk keseimbangan telinga dalam
2. Kenapa membran tmpaninya hiperemis dan bulging +?
Otitis media akut:
Terjadi gangguan keseimbangan sterilisasi
Fungsi tuba auditiva terganggu pencegahan invasi kuman ke
telinga tengah terganggu kuman masuk ke telinga tengah
peradangan
Faktor pencetus: ispa
Fungsi

Oklusi : sumbatan , terdapat gambaran retraksi membran
tympani akibat tekanan di telinga tengah akibat absorbsi
udara

Hiperemis : terdapat pelebaran pem. Darah pada membran
tympani disebabkan stadium oklusi yang berkelanjutan
sehingga terjadi invasi mikro organisme sehingga terjadi
inflamasi
Sekret mersifat eksudat serosa sehingga sukar terlihat

Supurasi :ditandai oleh sekret purulen atau bernanah di telinga
tengah, edem dan epitel superfisial hancur. Edem hebat di
mukosa telinga tengah. Serta terbentuk sekret
purulen.sehingga terjadi bulging. Pasien merasa sakit, demam,
nyeri hebat didalam telinga

Perforasi: akibat terlambatnya pemberian antibiotik atau
virulensi kuman yang tinggi terjadi ruptur membran
tympani nanah keluar dari telinga tengah ke telinga luar
suhu turun anak bisa tidur nyenyak

Resolusi: bila membran utuk maka membaik
Jika perforasi sekret akan berkrang dan kering

3. Apa hubungan 5 hari yll batuk pilek dengan keluhan?
Ispa umur < 5 th penyebab paling banyak hemophylus
inluenza di faring maupun nasofaring mel tuba auditiva
secara ascenden infeksi dan pembengkakan dan sumbatan
naik ke cavum tympani terbentuk pus dari eksudat sel darah
putih bulging perforasi

ISPA ke otitis media?
Anak anak Batuk pilek edem mukosa saluran atas tuba
auditiva pendek dan lurus sehingga mudah terinfeksi sempit
akibat tekanan () telinga tengah

Anak umur 4 th sistem imun masih rendah jika terkena ISPA
akan meningkatkan terjadinya komplikasi. Karena infeksi oleh
virus ang harus dilawan oleh sitem imun sedangkan sistem
imun masih rendah sehingga terjadi infeksi

Apakah harus ada hemophilus influenza?


4. Kenapa nyeri pada telinga kanan, panas, dan tidak mau makan
dan minum?
Untuk nyeri telinga ada persrafan di oseus. Lebih sensitif telinga
luar pars cartilageneus
Panas karena peradangan
Tidak mau makan dan minum : berhubungan dengan ISPA. Jika
suhu naik mempengaruhi hipotalamus pars lateral.

Komponen afferen somatik umum : untuk rangsang panas,
nyeri reseptor di kulit. n. Fasialis,dan letaknya
Sehingga kapan anak itu merasa nyeri
5. Kenapa pada pasien telinga kanan kurang dapat mendengar?
Karena terjadi ganguan pada telinga
Ada 3
1. Tuli konduktif
Gangguan hantaran suara yang disebabkan sumbatan pada
tuba auditiva
Disebabkan oleh infeksi karena serumen pada telinga luar

2. Tuli saraf
Kelainan pada coclea atau telinga dalam, N. VIII dan pusat
pendengaran
Ada 2
Tuli coclea
Tuli retro cocle
3. Mix ( tuli campuran)
Campuran dari keduannya

Batuk pilek menyebar ke tuba auditiva melalaui faring
bakteri bengkak karena inflamasi leukosit datang untuk
melawan bakteri leukosit mati jadi nanah di dlam telinga
tengah dapat muncul lendir yang letaknya di belakang
gendang telinga tulang tulang tidak dapat bergerak
bebas pendengaran menurun

6. Hubungan usia dengan keluhan
tuba auditiva pendek dan lurus sehingga mudah terinfeksi

7. Mengapa dokter menyarankan untk dilakukan parasintesis?

8. Pemeriksaan

9. Dd
otitis media
otitis eksterna


10. Terapi dan penatalaksanaan
11. Komplikasi
Step 4

ISPA
faring
Tuba auditiva
Reaksi
inflamasi
Pendengaran
turun
PF
Otitis media
Penatalaksanaan