Anda di halaman 1dari 13

JEANY POLII MANDANG

PEMBANTU REKTOR BIDANG


AKADEMIK UNSRAT

Disampaikan pada:
Pembekalan Mahasiswa KKN
29 Januari 2013
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER
Pendidikan Karakter menjadi suatu
sistem di satuan pendidikan, yang
terintegrasi di dalam proses
pembelajaran, kegiatan keseharian
di sekolah, termasuk kegiatan co-
curiculer dan/atau ekstra kurikuler.



KARAKTER

Wtak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari
hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakini dan
digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir,
bersikap, dan bertindak
MASALAH KRUSIAL
1. Semakin terdegeradasinya karakter generasi
muda;
2. Kian lunturnya budaya nasional;
3. Semakin terpuruknya kehidupan berbangsa
dan bernegara;
4. Kurang terakomodasinya pendidikan karakter
bangsa dalam pendidikan formal, nonformal,
dan informal;
5. Tantangan era globalisasi; dan
6. Kurang efektifnya implementasi amanat
perundang-undangan.


Pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang
demokratis serta bertanggung jawab.
Kondisi riil :
Pembangunan jati diri bangsa semakin memudar, yang
disebabkan antara lain:
kurangnya keteladanan,
pemberitaan media cetak & elektronik yang tidak
mendidik,
pendidikan belum banyak memberi kontribusi optimal
dalam pembentukan karakter peserta didik
Perilaku siswa bukan hanya ditentukan oleh pendidikan yang
diterima dari sekolah, tetapi pendidikan di keluarga dan
masyarakat sangat memegang peran yang penting.
9 INDIKATOR PENDIDIKAN KARAKTER
1. Cinta Tuhan dan segenap ciptaanNya
(love Allah, trust, reverence, loyalty)
2. Tanggung jawab, Kedisiplinan dan Kemandirian
(responsibility, excellence, self reliance, discipline, orderliness)
3. Kejujuran/Amanah dan Arif
(trustworthines, honesty, and tactful)
4. Hormat dan Santun
(respect, courtesy, obedience)
5. Dermawan, Suka menolong dan Gotong-royong/Kerjasama
(love, compassion, caring, empathy, generousity, moderation,
cooperation)
6. Percaya Diri, Kreatif dan Pekerja keras
(confidence, assertiveness, creativity, resourcefulness, courage,
determination, enthusiasm)
7. Kepemimpinan dan Keadilan
(justice, fairness, mercy, leadership)
8. Baik dan Rendah Hati
(kindness, friendliness, humility, modesty)
9. Toleransi, Kedamaian dan Kesatuan
(tolerance, flexibility, peacefulness, unity)
Qomari Anwar: qomari9@yahoo.com
FAKTOR DOMINAN DALAM
PEMBINAAN KARAKTER DEWASA INI
FAKTOR
BERPENGARU
H DALAM
PEMBINAAN
KARAKTER
(1)
Guru
(2)
Selibriti/
Artis
(3)
Pejabat
(4) Tokoh
masyarakat
(5) Teman
sejawat
(6)
Kedua
orangtua
(7)
Media
cetak
(8)
Media
elektronik
Qomari Anwar: qomari9@yahoo.com
SOFT SKILL
PEMBANGUNAN
KARAKTER
MAHASISWA



MARI KITA RENUNGKAN
Dia dokter yang PANDAI tapi GALAK
Dia perawat yang TRAMPIL tapi JUDES
Dia Arsitek yang TERAMPIL tapi
CULAS
Dia pejabat yang HEBAT tapi
KORUPTOR
Dia akuntan yang PANDAI tapi TIDAK
TELITI..
Dia dosen yang CERDAS tapi TIDAK
BISA MENYENANGKAN
Dia ibu yang BAIK HATI tapi
BODOH.

CHARACTERIZATION


Menjadikan
pola hidup
ORGANIZATION

Mengatur diri

VALUING

menghargai

RESPONDING

menanggapi

RECEIVING

menerima

TINGKATAN KEMAMPUAN
RANAH AFEKTIF ( sikap dan nilai )
(KRATHWOHL)
SOFT SKILLS
SARJANA
Intrapersonal
Interpersonal
Ekstrapersonal
Knowledge (ilmu
pengetahuan)
Skill/ ketrampilan
(teknologi)
KOMPETEN
(kemampuan ini masih kurang)


Sekian
&
Terima Kasih