Anda di halaman 1dari 21

BAB I

LAPORAN KASUS
1.1 Identifikasi
Nama : Tn.S
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 66 tahun
Kebangsaan : Indonesia
Agama : Islam
Pekeraan : !uruh
Status : "enikah
Alamat : Palembang
"#S : $% "ei %$&'
1.2 Anamnesis
Keluhan Utama :
Terda(at benolan (ada kantong kemaluan sebelah kanan.
#i)a*at Peralanan Pen*akit :
+ & tahun S"#S ,S mengeluh timbul benolan (ada daerah (erut kanan ba)ah sebesar
telur (u*uh. !enolan tersebut keluar masuk. Saat akti-itas berat benolan tersebut
membesar. saat berbaring benolan tersebut hilang.
+ 6 bulan S"#S ,S mengaku benolan semakin membesar. ika (asien berdiri dan
mengean benolan tersebut keluar. namun disaat berbaring benolan menghilang
/ tanggal % "ei %$&' saat ,S masuk rumah sakit. ,S mengeluh benolan tersebut sudah
semakin membesar dan sangat menganggu saat berakti-itas serta sesekali n*eri (ada
benolan tersebut. !enolan tersebut masih bisa keluar masuk. "ual dan muntah tidak
ada. makan dan minum biasa. bab dan bak biasa. 0emam tidak ada. #i)a*at hi(ertensi
1/2 dan ri)a*at (engobatan 1/2 dengan dukun. ,S (ernah diurut benolan tersebut ta(i
tidak ada (erubahan.
&
#i)a*at Pen*akit 0ahulu :
#i)a*at (en*akit dengan keluhan *ang sama disangkal.
#i)a*at Pen*akit dalam Keluarga :
#i)a*at (en*akit dengan keluhan *ang sama disangkal.
#i)a*at Kebiasaan :
"erokok 1/2. "inum alkohol 1-2. ,lahraga 1-2. #i)a*at mengangkat beban berat.
&.' Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum : Tam(ak sakit sedang
Kesadaran : 3om(os mentis
Perna4asan : %567menit
Nadi : &%$67menit
Tekanan 0arah : &8$79$ mm:g
Suhu : '6.%;3
Status Generalis
Ke(ala : Konungti-a (albebra (u<at 1-7-2
Sklera ikterik 1-7-2
Pu(il : Isokor. re4leks <aha*a 1/7/2
Leher : tidak ada kelainan
Kelenar-kelenar : tidak ada (embesaran
Thora6 : tidak ada kelainan
Abdomen : tidak ada kelainan
=enitalia : dibahas lebih lanjut dalam status lokalis
>kstremitas Su(erior : tidak ada kelainan
>kstremitas In4erior : tidak ada kelainan

Status Lokalis
=enitalia
Ins(eksi : terda(at massa dengan bentuk agak bulat dengan ukuran + %$ 6 %$ 6 &$ <m di
daerah inguinal de6tra ke skrotum de6tra ber)arna se(erti )arna kulit
disekitarn*a tidak tegang dan tidak terda(at tanda-tanda radang
%
Pal(asi : teraba massa dengan bentuk agak bulat dengan ukuran + %$ 6 %$ 6 &$ <m di
daerah inguinal de6tra ke skrotum de6tra. (ermukaan rata. n*eri tekan 1-2 massa
teraba ken*al. 4luktuasi 1-2. tidak bisa dimasukkan. testis sulit untuk teraba.
Auskultasi : !ising Usus 1-2.
Tes -alsa-ah: 1/2
Transluminasi: 1-2
&.5 Pemeriksaan Penunjang
a. Pemeriksaan Labratrium
!asi" #emeriksaan "abratrium #re$#erasi tangga" % &aret 2'1(
Pemeriksaan :asil Nilai normal
:emoglobin &8.5 g7dl &5 ? &6 g7dl
Leukosit &$.5$$ 7@L 8$$$ ? &$$$$ 7@L
Trombosit '&A.$$$7@L &8$.$$$ ? 5$$.$$$ 7@L
!leeding time ' menit & ? 6 menit
3lotting time A menit &$ ? &8 menit
1.) *iagnsis Banding
:idrokel. Barikokel. Tumor testis.
1.+ *iagnsis Kerja
!ernia S,rta"is *ekstra
1.- Penata"aksanaan
1.. Prgnsis
Cuo ad -itam : 0ubia ad !onam
Cuo ad 4un<tionam : 0ubia ad !onam
BAB II
'
/IN0AUAN PUS/AKA
1.1 Pengertian
:ernia meru(akan (rotusi atau (enonolan isi suatu rongga melalui de4ek atau
bagian *ang lemah dari dinding rongga bersangkutan. Pada hernia abdomen. isi (erut
menonol melalui de4ek atau bagian lemah dari la(isan muskulo-a(oneurotik dinding
(erut. :ernia terdiri dari <in<in. kantong dan isi hernia.
=ambar &. Anatomi anterior
5
=ambar %. Anatomi (osterior
1.2 K"asifikasi
&. !erdasarkan teradin*a:
a. :ernia kongenital:
- :ernia kongenital sem(urna: karena adan*a de4ek (ada tem(at-tem(at
tertentu.
- :ernia kongetital tak sem(urna: ba*i dilahirkan normal 1kelainan
belum tam(ak2 teta(i mem(un*ai de4ek (ada tem(at-tem(at tertentu
1(redis(osisi2 dan bebera(a bulan setelah lahir akan teradi hernia
melalui de4ek tersebut karena di(engaruhi oleh kenaikan tekanan intra
abdominal.
b. :ernia akuisita
%. !erdasarkan klinis:
a. :ernia re(onibilis: bila isi hernia da(at keluar masuk. Usus keluar ika
berdiri atau mengean dan masuk lagi ika berbaring atau didorong masuk.
tidak ada keluhan n*eri atau geala obstruksi usus. 0a(at dire(osisi tan(a
o(erasi.
b. :ernia irre(onibilis: organ *ang mengalami hernia tidak da(at kembali ke
<a-um abdominal ke<uali dengan bantuan o(erasi. Tidak ada keluhan rasa
8
n*eri atau tanda sumbatan usus. Jika telah mengalami (erlekatan organ
disebut hernia akreta.
<. :ernia strangulata: hernia dimana sudah teradi gangguan -askularisasi
-is<era *ang ter(erangka( dalam kantung hernia 1isi hernia2. Pada keadaan
sebenarn*a gangguan -askularisasi telah teradi (ada saat e(itan dimulai.
dengan berbagai tingkat gangguan mulai dari bendungan sam(ai nekrosis.
d. :ernia inkarserata: isi kantong ter(erangka(. tere(it oleh <in<in hernia.
tidak da(at kembali ke dalam rongga (erut. dan sudah disertai tanda-tanda
ileus mekanis 1usus tere(it sehingga aliran makanan tidak bisa le)at2.
'. !erdasarkan arah hernia:
a. :ernia eksterna:
:ernia *ang (enonolann*a da(at dilihat dari luar karena menonoln*a ke
arah luar. misaln*a:
- :ernia inguinalis medialis 1&8D2 dan lateralis 16$D2
- :ernia 4emoralis
- :ernia umbili<alis
- :ernia e(igastrika
- :ernia lumbalis
- :ernia obturatoria
- :ernia semilunaris
- :ernia (arietalis
- :ernia is<hiadi<a
=ambar '. :ernia eksterna
6
=ambar 5.
b. :ernia interna:
Jika isi hernia masuk ke dalam rongga lain. misaln*a ke <a-um thora6.
bursa omentalis. atau masuk ke dalam re<essus dalam <a-um abdomen.
Pada <a-um abdominalis:
- :ernia e(i(loi<a Einslo)i
- :ernia bursa omentalis
- :ernia mesenterika
- :ernia retro (eritonealis
Pada <a-um thora6:
- :ernia dia4ragmatika traumatika
- :ernia dia4ragmatika non-traumatika:
Kongenital: misaln*a hernia !o<hdalek dan hernia "orgagni
Akuisita: misaln*a hernia hiatus eso(hagus
!ernia Regi Inguina"is
1.1 0e4inisi.
:ernia inguinalis adalah hernia *ang (aling sering kita temui. "enurut (atogenesisn*a
hernia ini dibagi menadi dua. *aitu hernia inguinalis lateralis 1:IL2 dan hernia inguinalis
medialis 1:I"2. Ada uga *ang membagi menadi hernia inguinalis direk dan hernia
inguinalis indirek. "eski(un tera(i terbaik (ada hernia ini adalah sama *aitu herniotomi dan
herniora4i. ta(i (enting untuk mengetahui (erbedaann*a karena akan mem(engaruhi (ada
teknik o(erasin*a nanti.
A
:ernia inguinalis lateralis timbul karena adan*a kelemahan anulus intenus sehingga organ-
organ dalam rongga (erut 1omentum. usus2 masuk ke dalam kanalis inguinalis dan
menimbulkan benolan di li(at (aha sam(ai skrotum. Sedangkan hernia ingunalis medialis
timbul karena adan*a kelemahan dinding (erut karena suatu sebab tertentu. !iasan*a teradi
(ada segitiga hasselbach. Se<ara anatomis intra o(erati4 antara :IL dan :I" di(isahkan oleh
-assa e(igastrika in4erior. :IL terletak di atas -assa e(igastrika in4erior sedang :I" terletak
di ba)ahn*a
a.Kanalis inguinalis
Kanalis inguinalis dibatasi di kraniomedial oleh annulus internus *ang meru(akan
bagian terbuka dari 4as<ia trans-ersalis dan a((oneurosis m. trans-erses abdominis.
0i medial ba)ah. di atas tuberkulum (ubikum kanal ini dibatasi dibatasi oleh annulus
inguinalis eksternus. bagian terbuka dari a((oeurosisi m. obliges eksternus. Ata(n*a
adalah a((oneurosis m. obliges eksternus . dan di dasarn*a terda(at ligamentum
inguinale. Kanal berisi tali s(erma (ada laki ?laki dan ligamentum rotundum (ada
(erem(uan
1.( 1ti"gi
Se<ara 4isiologis. kanalis inguinalis meru(akan kanal atau saluran *ang normal. Pada
4etus. bulan kedela(an dari kehamilan teradi des<ensus testi<ulorum. Penurunan testis
*ang sebelumn*a terda(at di rongga retro(eritoneal. dekat ginal. akan masuk
9
kedalam skrotum sehingga teradi (enonolan (eritoneum *ang dikenal sebagai
(ro<essus -aginalis (eritonei. Pada umumn*a. ketika ba*i lahir telah mengalami
obliterasi sehingga isi rongga (erut tidak da(at melalui kanal tersebut. !iasan*a
obliterasi teradi di annulus inguinalis internus. kemudian hilang atau han*a beru(a
tali. Teta(i dalam bebera(a hal sering belum menutu( *ang hasiln*a ialah terda(atn*a
hernia didaerah tersebut.
Setelah de)asa kanal tersebut telah menutu(. Namun karena daerah tersebut ialah
titik lemah. maka (ada keadaan *ang men*ebabkan (eningkatan tekanan
intraabdomen kanal itu da(at terbuka kembali dan timbul hernia inguinalis akuisita.
Sementara di usia ini seseorang lebih (rodukti4 dan melakukan ban*ak akti-itas.
Sehingga (en*ebab hernia (ada orang de)asa ialah sering mengangkat barang berat.
uga bisa oleh karena kegemukan. atau karena (ola makan *ang tinggi lemak dan
rendah serat sehingga sering mengedan (ada saat !A!.
:ernia (ada orang tua teradi karena 4aktor usia *ang mengakibatkan semakin
lemahn*a tem(at de4ek. !iasan*a (ada orang tua teradi hernia medialis karena
kelemahan trigonum :esselba<h. Namun da(at uga disebabkan karena (en*akit-
(en*akit se(erti batuk kronis atau hi(ertro4i (rostat.
.
1.% *iagnsis
&. Anamnesis
Keluhan biasan*a beru(a benolan di li(at (aha *ang hilang timbul. mun<ul
terutama (ada )aktu melakukan kegiatan *ang da(at meningkatkan tekanan intra-
abdomen se(erti mengangkat barang atau batuk. benolan ini hilang (ada )aktu
berbaring atau dimasukkan dengan tangan 1manual2. Terda(at 4aktor-4aktor *ang
ber(eran untuk teradin*a hernia. 0a(at teradi gangguan (assage usus 1obstruksi2
terutama (ada hernia inkarserata. N*eri (ada keadaan strangulasi. sering (enderita
datang ke dokter atau ke rumah sakit dengan keadaan ini.
%. Pemeriksaan Fisik
0itemukan benolan lunak di li(at (aha di ba)ah ligamentum inguinale di
medial -ena 4emoralis dan lateral tuberkulum (ubikum. !enolan tersebut berbatas
atas tidak elas. bising usus 1/2. transluminasi 1-2.
=eala7tanda ,bstruksi usus (ada hernia
inkarserata
Nekrosis7gangren (ada hernia
strangulata
N*eri Kolik "eneta(
Suhu badan Normal Normal7meninggi
G
0en*ut nadi Normal7meninggi "eninggi7tinggi sekali
Leukosit Normal Leukositosis
#angsang (eritoneum Tidak ada Jelas
Sakit Sedang7berat !erat sekali7toksik
Tabel &. :ernia inkarserata dengan obstruksi usus dan hernia strangulata *ang men*ebabkan nekrosis
atau ganggren
Teknik (emeriksaan
:ernia *ang melalui annulus inguinalis abdominalis 1lateralis7internus2 dan mengikuti
alann*a s(ermatid <ord di <analis inguinalis serta da(at melalui annulus inguinalis sub<utan
1e6ternus2 sam(ai s<rotum. "em(un*ai L"# 1 Lo<us "inoris #esistentie Se<ara klinis :IL
dan :I" da(at dibedakan dengan tiga teknik (emeriksaan sederhana *aitu 4inger test.
Hiemen test dan Tumb test. 3ara (emeriksaann*a sebagai berikut :
Pemeriksaan Finger /est 2
&. "enggunakan ari ke % atau ari ke 8.
%. 0imasukkan le)at skrortum melalui anulus
eksternus ke kanal inguinal.
'. Penderita disuruh batuk:
!ila im(uls diuung ari berarti Hernia
Inguinalis Lateralis.
!ila im(uls disam(ing ari Hernia
Inguinnalis Medialis.
=ambar 6
Pemeriksaan 3iemen /est 2
&. Posisi berbaring. bila ada benolan masukkan
dulu 1biasan*a oleh (enderita2.
%. :ernia kanan di(eriksa dengan tangan kanan.
'. Penderita disuruh batuk bila rangsangan (ada :
ari ke % : :ernia Inguinalis Lateralis.
&$
ari ke ' : hernia Ingunalis "edialis.
ari ke 5 : :ernia Femoralis.
=ambar A
Pemeriksaan /4umb /est 2
Anulus internus ditekan dengan ibu ari dan (enderita disuruh mengean
!ila keluar benolan berarti Hernia Inguinalis medialis.
!ila tidak keluar benolan berarti Hernia Inguinalis Lateralis.

1.) *iagnsis Banding
&. Lim4adenitis *ang disertai tanda radang lokal umum dengan sumber in4eksi di
tungkai ba)ah. (erineum. anus. atau kulit tubuh kaudal dari tingkat umbilikus.
%. Li(oma kadang tidak da(at dibedakan dari benolan aringan lemak (re(eritoneal
(ada hernia 4emoralis.
'. Abses dingin *ang berasal dari s(ondilitis torakolumbalis da(at menonol di 4osa
o-alis.
Untuk membedakann*a (erlu diketahui bah)a mun<uln*a hernia erat
hubungann*a dengan akti-itas se(erti mengedan. batuk. dan gerak lain *ang disertai
&&
dengan (eninggian tekanan intra-abdomen. sedangkan (en*akit lain se(erti
lim4adenitis 4emoralis tidak berhubungan dengan akti-itas demikian
1.+ Penata"aksanaan
Penatalaksanaan
&. Konser-ati4
Pengobatan konser-ati4 terbatas (ada tindakan melakukan re(osisi dan (emakaian
(en*angga atau (enunang untuk mem(ertahankan isi hernia *ang telah dire(osisi.
a.#e(osisi
#e(osisi tidak dilakukan (ada hernia inguinalis strangulate. ke<uali (ada (asien anak-
anak. re(osisi dilakukan se<ara bimanual. Tangan kiri memegang isi hernia
membentuk <orong sedangkan tangan kanan mendorongn*a kearah <in<in hernia
dengan tekanan lambat ta(i meneta( sam(ai teradi re(osisi. Pada anak-anak
inkarserasi lebih sering teradi (ada umur diba)ah dua tahun. #e(osisi s(ontan lebih
sering dan sebalikn*a gangguan -italitas isi hernia arang teradi ika dibandingkan
dengan orang de)asa. :al ini disebabkan oleh <in<in hernia *ang lebih elastis
dibandingkan dengan orang de)asa.
#e(osisi dilakukan dengan menidurkan anak dengan (emberian sedati-e dan kom(res
es diatas hernia. !ila usaha re(osisi ini berhasil anak disia(kan untuk o(erasi (ada
hari berikutn*a. Jika re(osisi hernia tidak berhasil dalam )aktu enam am harus
dilakukan o(erasi segera. Pada tindakan re(osisi ini (osisi (enderita da(at dilakukan
denagn (osisi se(erti (ada gambar :
&%
=ambar && : #e(osisi dengan (osisi trendelenburg
b. !antalan (en*angga 1 sabuk Truss2
Pemakaian bantalan (en*angga han*a bertuuan menahan hernia *ang telah dire(osisi
dan tidak (ernah men*embuhkan sehingga harusdi(akai seumur hidu(. Namun <ara
*ang berumur lebih dari 5$$$ tahun ini masih saa di(akai sam(ai sekarang.
Sebaikn*a <ara ini tidak dinurkan karena mem(un*ai kom(likasi. antara lain
merusak kulit dan tonus otot dinding (erut didaerah *ang tertekan sedangkan
strangulasi teta( mengan<am. Pada anak-anak <ara ini da(at menimbulkan atro4itestis
karena tekanan (ada 4unikulus s(ermatikus *ang mengandung (embuluh darah dari
testis
2. O#eratif
Pengobatan o(erati4 meru(akan satu-satun*a (engobatan hernia inguinalis *ang rasional.
Indikasi o(erasi sudah ada begitu diagnosis ditegakkan. Prinsi( dasar o(erasi hernia adalah
herniora(h*. *ang terdiri dari herniotomi dan hernio(lasti.
&'

a. :erniotomi
Pada herniotomi dilakukan (embebasan kantong hernia sam(ai ke lehern*a. Kantong dibuka
dan isi hernia dibebaskan kalau ada (erlekatan. kemudian dire(osisi. kantong hernia diahit-
ikat setinggi mungkin lalu di(otong.
Indikasi 2
&. :ernia Inkarserata 7 Strangulasi 1<ito2
%. :ernia Irre(onabilis 1 urgen. % 6 %5 am2
'. :ernia #e(onabilis dilakukan atas indikasi sosial : (ekeraan 1elekti42
5. :ernia #e(onabilis *ang mengalami in<arserasi 1:IL.Femoralis2
Prinsi( semua hernia harus dio(erasi. karena da(at men*ebabkan inkarserasi 7 strangulasi.
:erniotom* (ada de)asa lebih dulu 4aktor-4aktor (en*ebab harus dihilangkan dulu. misal
!P: harus dio(erasi sebelumn*a.
/e4nik O#erasi
In<isi inguinal % ari medial SIAS seaar ligamentum inguinale ke tuber<ulum
(ubi<um
In<isi di(erdalam sam(ai sam(ai nam(ak a(oneurosis ",> : tam(ak <rus medial dan
lateralis *ang meru(akan anulus eksternus
A(oneurosis ",> dibuka ke<il dengan (isau . dengan bantuan (inset anatomis dan
gunting dibuka lebih lanut ke kranial sam(ai anulus internus dan ke kaudal sam(ai
membuka annulus inguinalis eksternus. :ati% dengan N.Ilioinguinalis dan
N.Ilioh*(ogastrik. ".<remaster disiangi sam(ai nam(ak 4uni<ulus s(ermati<us
Funi<ulus dibersihkan di<antol dengan kain kasa diba)a ke medial. sehingga nam(ak
kantong (eritoneum
Peritoneum die(it dengan % bh (inset kemudian dibuka selanutn*a usus didorong ke
<a-um abdomen dengan melebarkan irisan ke (roksimal sam(ai leher hernia. kantong
sebelah distal dibiarkan
Leher hernia diahit dengan kromik dan (untung ditanamkan di ba)ah <onoint tendo
dan digantungkan
Selanutn*a dilakukan hernio(last* se<ara :
Fergusn
Funi<ulus s(ermati<us ditaruh disebelah dorsal ",> dan ",I abdominis. ",I I
&5
trans-ersus diahitkan (ada ligamentum inguinale dan meletakkan 4uni<ulus di dorsaln*a.
kemudian a(oneurosis ",> diahit kembali. sehingga tidak ada lagi <analis inguinalis.
Bassini
",I dan trans-ersus abdominis diahitkan (ada ligamentum inguinal. Funi<ulus diletakkan
disebelah -entral. a(oneurosis ",> tidak diahit. sehingga <analis inguinalis teta( ada.
Kedua mus<ulus ber4ungsi mem(erkuat dinding belakang <analis.sehingga L"# hilang
=ambar
&':
Teknik
bassini
!a"sted
0ilakukan (enahitan ",>. ",I dan m.trans-ersus abdominis. untuk mem(erkuat 7
menghilangkan L"#. Funi<ulus s(ermati<us diletakkan di sub<utis
3ara Ferguson dan !assini dilakukan (ada orang de)asa. 3ara :alsted dilakukan (ada orang
tua. su(a*a dinding (erut lebih kuat
Kemudian luka ditutu( la(is demi la(is
&. A(oneurosis ",> ahit sim(ul dengan <romi< <atgut
%. Sub<utan 4at diahit sim(ul dengan <atgut
'. Kulit diahit dengan J*de se<ara sim(ul
/e4nik #erasi !ernitmi 5 !ernirafi Li,4tenstein
&8
:ernia inguinalis lateralis dan medialis:
&. Penderita dalam (osisi su(ine dan dilakukan anestesi umum. s(inal anestesi atau anestesi
lokal
%. 0ilakukan insisi obliKue % <m medial sias sam(ai tuberkulum (ubikum
'. Insisi di(erdalam sam(ai tam(ak a(oneurosis ",> 1"uskulus ,bligus Abdominis
>ksternus2
5. A(oneurosis ",> dibuka se<ara taam
8. Funikulus s(ermatikus dibebaskan dari aringan sekitarn*a dan dikait (ita dan kantong
hernia
diidenti4ikasi
6. Isi hernia dimasukan ke dalam <a-um abdomen. kantong hernia se<ara taam dan tum(ul
sam(ai
anulus internus
A. Kantong hernia diligasi setinggi lemak (re(eritonium . dilanutkan dengan herniotomi
9. Perdarahan dira)at. dilanutkan dengan hernio(last* dengan mesh
G. Luka o(erasi ditutu( la(is demi la(is
Km#"ikasi
*urante O#erasi
Lesi 4uni<ulus s(ermati<us
Lesi usus. -u. -asa e(igastri<a in4erior. -asa ilia<a ekterna
Putusn*a arteri Femoralis
Pst O#erasi
:ematom. In4eksi. Eound dehisiensi
Atro(i testes
:*dro<ele
#ekurens
b. :ernio(lasti
Pada hernio(lasti dilakukan tindakan mem(erke<il anulus inguinalis internus dan
mem(erkuat dinding belakang kanalis inguinalis. :ernio(lasti lebih (enting artin*a dalam
men<egah teradin*a residi4 dibandingkan dengan herniotomi. 0ikenal berbagai metode
&6
hernio(lasti se(erti mem(erke<il anulus inguinalis internus dengan ahitan ter(utus. menutu(
dan mem(erkuat 4asia trans-ersa. dan menahitkan (ertemuan m. tran-ersus internus
abdominis dan m. oblikus internus abdominis *ang dikenal dengan nama <onoint tendon ke
ligamentum inguinale (ou(art menurut metode !assini. atau menahitkan 4asia tran-ersa m.
trans-ersus abdominis. m.oblikus internus abdominis ke ligamentum <oo(er (ada metode "<
Ba*. !ila de4ek <uku( besar atau teradi residi4 berulang di(erlukan (emakaian bahan sintesis
se(erti mersilene. (rolene mesh atau marleks untuk menutu( de4ek.
S4u"di,e
"enurut Abrahamson 1&GGA2 (rinsi( dasar tehnik Shouldi<e adalah !assini multi la*er. di
klinik khusus hernia Shouldi<e digunakan ka)at baa no '% atau '5 untuk menahit de4ek
dinding (osterior kanal inguinal. Teta(i (enggunaan benang mono4ilamen sintetis non
absorbsi lebih biasa di(akai diluar Toronto. Ada(un taha(an hernio(last* menurut Shouldi<e:
Langkah (ertama:
Setelah dilakukan insisi garis kulit sam(ai 4asia. dengan (re(arasi sara4 ilioinguinal dan
iliohi(ogastrika. bebaskan 4unikulus dari 4asia trans-ersalis sam(ai ke <in<in interna.
membuang kantong dan ligasi setinggi mungkin.
0ilanutkan dengan memotong 4asia trans-ersalis dan membebaskan lemak (re (eritoneal.
=ambar
&5 :
&A
=ambar &8 :
Langkah berikutn*a dilakukan rekonstruksi dinding belakang inguinal dengan ahitan eluur
membuat suatu 4la( dari te(i ba)ah 4asia ke bagian belakang 4la( su(erior. usahakan titik
ahitan tidak segaris dengan arak %-5 mm. !agian 4la( su(erior *ang berlebih diahitkan
kembali (ada la(isan diba)ahn*a dengan eluur membentuk la(isan ke dua 1gambarA2.
0emikian seterusn*a
gambar &6
&9
dengan menahit tendon konoin ke ligamentum inguinal membentuk la(isan ke tiga 1gambar
!2. Kemudiaan (enahitan a(oneorosis obliKus eksterna membentuk la(isan ke em(at
1gambar 32.
!agian 4la( su(erior *ang berlebih diahitkan kembali (ada la(isan diba)ahn*a dengan
eluur membentuk la(isan ke dua 1gambarA2. 0emikian seterusn*a dengan menahit tendon
konoin ke ligamentum inguinal membentuk la(isan ke tiga 1gambar !2. Kemudiaan
(enahitan a(oneorosis obliKus eksterna membentuk la(isan ke em(at 1gambar 32.
Li,4tenstein /ensin free
Tehnik (emasangan mesh (ada Li<htenstein se(erti berikut 1Ee6ler. &GGA2 : 0ilakukan
terlebih dahulu herniotomi
%. Letakkan bahan mesh ukuran &$68 <m diletakkan di atas de4ek. disebelah ba)ah s(ermatik
kord.
'. 0ilakukan (enahitan dengan benang non absorbsi '-$ ke arah :
- "edial : (erios tuberkulum (ubikum.
- Lateral : melingkari s(ermatik kord.
- Su(erior : (ada konoin tendon.
- In4erior : (ada ligamentum inguinal.
=ambar &A : setelah (emasangan mesh
Karena (enahitan (ada tehnik Shouldi<e dilakukan <ara eluur tidak ter(utus (ada titik *ang
berbeda kesegarisann*a men*ebabkan tarikan *ang teradi men*ebar dan terdistribusi
diban*ak titik sehingga rasa n*eri menadi tidak dominan disatu tem(at. :al inilah *ang
&G
men*ebabkan keluhan rasa n*eri (as<a o(erasi menadi lebih ringan dibanding tehnik
kon-ensional lainn*a 1Abrahamson. &GGA2.
Penggunaan material sintetis sebagai (enutu( de4ek mio(ektineal dinding belakang kanalis
inguinal memerlukan (ers*aratan tertentu. (rostesis *ang di(akai harus <uku( kuat sebagai
(en*angga. tidak bersika( alergen. mem(un*ai (otensi untuk menimbulkan res(on in4lamasi
dan <e(at berintegrasi dengan aringan sekitar. Agar integrasi menadi solid. (rostesis beru(a
an*aman *ang ber(ori sehingga aringan tumbuh diantara (ori-(ori tersebut. Pol*(ro(*lene
mesh dikategorikan memiliki si4at tersebut serta mam(u bersi4at (ermanen sehingga tidak
di(erbolehkan kontak langsung dengan organ -isera karena akan menimbulkan (erlengketan
serta obstruksi atau (embentukan 4istula. Saat ini (ol*(ro(*len mesh di(ilih sebagai (rostesis
baku dalam (etatalaksanaan hernio (last* 1Ee6ler. &GGA2.
:ernio(last* dengan (ol*(ro(*lene mesh men<egah teradin*a (eregangan se)aktu
rekonstruksi dinding belakang kanalis inguinal sehingga (erasaan n*eri (as<a o(erasi da(at
berkurang dengan n*ata. 0iikuti (emulihan dan kembali ke(ada akti-itas rutin *ang lebih
dini. serta (en<egahan rekurensi angka (anang. Pemulihan dan kemam(uan kera setelah
o(erasi tern*ata sangat di(engaruhi oleh rasa sakit 13allesen. &GGG2. !a6 1&GGG2 mela(orkan
dengan (ol*(ro(*lene mesh lebih dari 6$D (ekera kasar dan lebih dari G$D (ekera
kantoran telah da(at bekera dalam &$ hari. Ismail 1%$$$2 mela(orkan A5 D (enderita telah
kembali mengemudikan mobil dalam &$ hari. 5G D diantaran*a dalam A hari.
Untuk men<egah rekurensi angka (anang (enggunaan material harus <uku( lebar
untuk menutu( seluruh de4ek mio(ektineal 1dengan ukuran &$ 6 8 <m2. tidak teradi
li(atan-li(atan. melingkari bagian dari s(ermatik kord di daerah kanalis inguinal
interna
1.- Km#"ikasi
Kom(likasi hernia bergantung (ada keadaan *ang dialami oleh isi hernia. Isi
hernia da(at tertahan di dalam kantong hernia (ada hernia irre(onibilis. hal ini teradi
ika hernia terlalu besar atau terdiri dari omentum. organ ekstra(eritoneal. atau hernia
akreta. 0i sini tidak timbul geala klinik ke<uali beru(a benolan.
0a(at (ula teradi isi hernia ter<ekik oleh <in<in hernia sehingga teradi hernia
strangulata *ang menimbulkan obstruksi usus *ang sederhana. Je(itan <in<in hernia
akan men*ebabkan gangguan (er4usi aringan isi hernia. Pada (ermulaan teradi
bendungan -ena sehingga teradi oedem organ atau struktur di dalam hernia dan
transudasi ke dalam kantong hernia. Timbuln*a oedem men*ebabkan e(itan (ada
%$
<in<in hernia makin bertambah sehingga akhirn*a (eredaran darah aringan
terganggu. Isi hernia menadi nekrosis dan kantong hernia akan berisi transudat
beru(a <airan serosanguinus. Kalau isi hernia terdiri dari usus. da(at teradi (er4orasi
*ang akhirn*a da(at menimbulkan abses lokal. 4istel. atau (eritonitis ika teradi
hubungan dengan rongga (erut.
:ernia inguinalis da(at menadi inkarserata dan strangulata. "ual. muntah.
dan n*eri abdomen *ang berat da(at teradi (ada hernia strangulata. :ernia
strangulata meru(akan suatu kondisi *ang mengan<am i)a 1ga)at darurat2 *ang
membutuhkan (embedahan segera.
1.. Prgnsis
Prognosis biasan*a <uku( baik bila hernia ditera(i dengan baik. Angka
kekambuhan setelah (embedahan kurang dari 'D.
%&