Anda di halaman 1dari 2

Lets try to focus and understand!

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Konsep Listening Part A:
Fokus pada pembicara ke-2 jika terdapat S + P serta kalimat diakhiri
tanda titik. Tanda titik juga mengartikan bahwa kita harus menyimpulkan
maksud percakapannya.
Saat mendenarkan percakapan, fokuskan ke inti kata dari kalimat
tersebut. lalu cari sinonim dari inti kata tersebut, karena kemungkinan itu
adalah jawabannya.
Jika tidak dapat mengenar dengan jelas, hindari untuk memilih jawaban
dengan kata yang terdenar mirip. Pilih yang malah tidak seperti yang kita
dengar.
Jika terdapat kata yang mirip maka salah satunya adalah jebakan.
Pahami isi percakapannya dengan memahami siapa yang dibahas, apa yang
akan terjadi kemudian dan dimana kemungkinan lokasi percakapannya
(Who, What, Where).
Jika percakapannya mengandung kalimat pasif, maka seringnya jawabannya
adalah kalimat aktif, dan sebaliknya.
Hati-hati dengan kalimat yang mengandung makna negatif seperti not.
Karena respon jawaban yang sering tepat berbentuk kalimat positif
dengan makna yang berlawanan.
Contoh: Tom is not sad about the results; Not sad = happy
She never works hard; Never works hard = lazy
Jika terdapat dua kata negatif dalam satu kalimat, maka jawabannya pasti
positif.
Contoh: He didnt like the unclean office; Did not like unclean = like clean

Lets try to focus and understand!
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _


Hati-hati dengan kata yang bermakna hampir negatif.
Contoh: hardly, barely, scarcely, only bermakna almost none (hmpir tidak ada)
rarely, seldom bermakna almost never (hampir tidak pernah)
Hati-hati jika ada kata negatif dengan ada pembandingnya.
Contoh: No one is more intelligent than she is = dia adalah murid terpandai
He couldnt be happier. Berarti dia benar-benar (extreamly) bahagia
Perhatikan nada pembicara dan kata yang menunjukkan keraguan seperti
kata isnt it?, as far as I know. Serta kata yang menunjukkan saran
seperti why not...?, Lets.....
Intonasi juga berpengaruh pada maksud dari kata yang diucapkan, jadi
hati-hati.
Kalimat yang terdapat kata wish atau mengharap, berarti
mengindikasikan kejadian yang berlawanan.
Hati-hati dengan perumpamaan juga ya. Karena makna yang sebenarnya
tidak seperti yang terlihat .
Contoh:
A: Tom is a full-time student and is holding down a full-time job.
B: Hes really burning the candle at both ends
~Maksud dari kalimat yang digaris bawahi adalah bahwa Tom melakukan kegiatan
yang berlebihan. Karena lilin biasanya dibakar hanya pada 1 sisi saja, sedangkan
yang Tom lakukan adalah melakukan kegiatan ekstra sehingga seperti membakar
lilin dari kedua sisi


To be continue................

Anda mungkin juga menyukai