Anda di halaman 1dari 22

1

SDM - Bab 4
1
2
Organisasi harus dpt merespon dari banyak
kejadian yang disebabkan oleh perubahan
kekuatan perubahan lingkungan.

Perubahan ini mempunyai implikasi utama pada
pengelolaan SDM dan menimbulkan isyu bagi
pihak-pihak yang terkait.

Manajer wajib menyampaikan proses
perubahan kepada para karyawannya.
SDM - Bab 4 2
3
Mengelola SDM secara efektif merupakan suatu keharusan
untuk keberhasilan bisnis dalam lingkungan yang sangat
kompetitif sekarang ini.
Ketika bisnis mengubah strategi, sasaran, misi, dan nilai-
nilai, perencanaan yang sistematis menuntun cara manajer
mengelola SDM dengan baik.
Departemen SDM harus mengubah aktivitas SDM-nya
supaya berkaitan dengan strategi, sasaran, misi, dan nilai-
nilai bisnis yang dijalankan.
Ketika departemen SDM berkaitan langsung dengan bisnis,
departemen ini akan mereposisi kedudukan-nya,
mengembangkan keahlian baru.
SDM - Bab 4 3
4
Tiga contoh perubahan organisasi yang memiliki
implikasi utama terhadap pengelolaan SDM:

perubahan yang terus berlangsung ke arah strategi
yang berfokus pada konsumen dan kualitas total;

restrukturisasi organisasi dan terus berlangsungnya
upaya perampingan perusahaan dan pemutusan
hubungan kerja; dan

inisiatif untuk merespon terhadap tuntutan angkatan
kerja yang semakin beragam.
SDM - Bab 4 4
5
Inti dari strategi TQM adalah usaha
sistematis dan terkoordinasi yang meliputi
seluruh level perusahaan untuk secara terus
menerus memperbaiki kualitas pelayanan
dan produk perusahaan.

Strategi dipusatkan pada pelanggan .
SDM - Bab 4 5
6
Kinerja:

Bentuk (features):

Keandalan (reliability):

Kesesuaian
(conformance):

Disain produk

Daya tahan/keawetan
(durability)

Tingkat pelayanan
(serviceability)

Keindahan (estetika)

SDM - Bab 4 6
7

Keandalan,
Kecepatanggapan,
Jaminan,
Empati,
Perhatian dan kepedulian terhadap
konsumen secara individual.
SDM - Bab 4 7
8
USAHA PERBAIKAN KUALITAS
Untuk unggul dalam persaingan,
perusahaan berusaha melakukan
perbaikan kualitas secara berkelanjutan
(continuous improvement) dengan
menerapkan konsep TQM.
9
Perbaikan
kualitas
Biaya produksi
turun
Produktivitas
meningkat
Perusahaan
menguasai pasar krn
kualitas produk
lebih baik dan harga
rendah
Perusahaan
survive
Perusahaan
menyediakan
lapangan
Kerja lebih
banyak
RANTAI REAKSI DEMING
10 SDM - Bab 4 10
Kemitraan dalam Mengelola Perubahan Organisasi
dan Perencanaan Sumber Daya Manusia
Manajer Lini
Menyadari implikasi
pengelolaan SDM akibat dari
perubahan organisasi seperti
restrukturisasi dan
keanekaragaman tenaga
kerja.
Bekerjasama dengan
karyawan supaya perubahan
terasa menyenangkan.
Memilih jenis struktur yang
terbaik dan memutuskan
karyawan mana yang harus
dikeluarkan.
Menjelaskan rencana bisnis
dan kebutuhan SDM-nya.
Profesional SDM (Dept.SDM)
Mengidentifikasi implikasi
rencana bisnis terhadap SDM.
Melatih karyawan tentang
prosedur dan tehnik kualitas total.
Membantu menetapkan
kebijakan dan prosedur untuk
merampingkan karyawan.
Mempercepat membantu
perubahan.
Mengidentifikasi sumber tenaga
kerja untuk menyesuaikan
kebutuhan manajer lini.
Mengembangkan program SDM
untuk memperbaiki kualitas.
Karyawan
Berpartisipasi dalam program
pelatihan untuk memperbaiki
mutu.
Merangsang timbulnya
ketrampilan dan kemampuan
untuk menjaga fleksibilitas
terhadap perubahan.
Berpartisipasi aktif terhadap
program-program
pemberdayaan perusahaan dan
dalam kegiatan kelompok.
Belajar bekerja sama dalam
keaneka-ragaman pada suatu
organisasi.
11
Pandangan mereka yang tetap bertahan dengan
perusahaan.
Menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan dan melihat
karyawan lain kehilangan pekerjaan merupakan
pengalaman yg traumatis dan pahit.


SDM - Bab 4 11
12
Keputusan
Restrukturisasi
Menentukan
Struktur
baru
Analisis dan
menentukan
fungsi2 yang
diperlukan
Menata downsizing
Tujuan
Waktu
Anggaran
Mengevaluasi
metode downsizing
Menentukan posisi
yang dieliminasi
Menentukan
kebutuhan karyawan
yg tinggal
Merancang
downsizing
Survivor Support Plan
Tujuan
Biaya
Menyusun rencana
Rencana implementasi
Rencana evaluasi
Perubahan rencana
Menyusun
rencana
terminasi
Mengimplementasi
rencana
terminasi
Mengevaluasi
Rencana Terminasi
paskaimplementasi
Mengubah praktik
manajemen SDM dan
standar-standar
operasi
13
Komponen rencana
downsizing
Metode terminasi karyawan (voluntary involuntary,
termination-retirement, redeployment).
Fase rencana dan jadwal waktu
Rencana terminasi
Survivor support plan (sebelum, selama, dan
paskaterminasi)
Rencana pengomunikasian

14
Komponen rencana terminasi
Pelatihan interview terminasi untuk
manajer/supervisor
Paket severance: usia, masa kerja,
dipekerjakan kembali, dsb.
Tipe bantuan yang diberikan
Pemberitahuan terminasi
Metode interview terminasi oleh siapa,
diberikan kepada siapa, metode exit
Program komunikasi
15
Komponen-komponen
survivor support plan
Pelatihan untuk managemen /supervisor
untuk mengatasi masalah keprihatinan
survivor dan morale
Program komunikasi
Konseling stress
Masa pemberitahuan (informasi)
Program pengembangan karyawan

16
Tanggung jawab manajer
selama masa downsizing
Membuat rencana downsizing sedemikian rupa
sehingga tidak timbul gejolak.
Menjaga moral dan kinerja karyawan agar tidak
menurun.
17
Pengumuman penutupan.
Mengumumkan PHK
Mengelola PHK bersama dengan
Pemerintah.
SDM - Bab 4 17
18
Job Sharing
Pengurangan jumlah jam kerja dan
jumlah gaji yg diterima.

Pensiun Dini
Kebijakan merangsang karyawan
melakuan pensiun awal secara sukarela.
SDM - Bab 4 18
19
PERANAN DEPARTEMEN
SDM DALAM PERUBAHAN
ORGANISASIONAL
20
Membantu memformulasi strategi perusahaan dan
prinsip-prinsip bisnis stratejik.
Mengidentifikasi misi SDM atau kultur yang
konsisten dengan kebutuhan bisnis.
Mengidentifikasi imperatif SDM stratejik yang
merupakan konsekuensi dari prinsip-prinsip dan
strategi bisnis
Mengembangkan dan mengimplementasi inisiatif
dan aktivitas SDM yang konsisten dengan kultur
yang ada.
21
PERENCANAAN SDM
Usaha perusahaan mengidentifikasi
implikasi SDM dari pengaruh perubahan
organisasional dan isyu-isyu pokok bisnis,
agar dapat menghubungkan kebutuhan SDM
yang sesuai dengan perubahan dan isyu-
isyu yang berkembang
22
5 FASE PERENCANAAN SDM
1. Mengidentifikasi isyu-isyu pokok bisnis.
2. Menentukan implikasinya terhadap SDM:
Forecasting kebutuhan SDM
Forecasting suplai SDM
3. Menetapkan tujuan dan sasaran SDM
4. Mendisain dan mengimplementasi kebijakan,
program, dan praktik-praktik SDM.
5. Mengevaluasi, merevisi,dan re-fokus.