Anda di halaman 1dari 22

Gangguan Eliminasi URINE

Ns. Elfina Yulidar, S.Kep


RETENSI URINE

Retensio urine adalah sutau
keadaan penumpukan urine di
kandung kemih dan tidak
punya kemampuan untuk
mengosongkannya secara
sempurna.
Penyebab Retensi urine
Supra vesikal yaitu berupa
kerusakan pada pusat miksi di
medulla spinallis
Vesikal berupa kelemahan otot
lama teregang
Intravesikal berupa pembesaran
prostat

Tanda dan gejala
Diawali dengan urine mengalir
lambat
Poliuria yang makin lama
menjadi parah karena
pengosongan kandung kemih
tidak efisien.
Terjadi distensi abdomen akibat
dilatasi kandung kemih
Lanjutan ...
Terasa ada tekanan pada
kandung kemih, kadang terasa
nyeri dan merasa ingin BAK.
Pada retensi berat bisa
mencapai 2000-3000 cc.

Retensi urine dibagi menjadi 2
yaitu :
Retensi Akut
Retensi Kronik
Retensi Akut
Ketidakmampuan berkemih
yang tiba-tiba dan disertai rasa
sakit meskipun buli-buli terisi
penuh.
Ditandai dengan :
Tidak dapat berkemih sama
sekali,
Kandung kemih penuh secara
tiba-tiba disertai dengan rasa
nyeri
Retensi Kronik
retensi urin tanpa rasa nyeri
yang disebabkan oleh
peningkatan volume residu urin
yang bertahap.
Ditandai dengan :
Klien masih dapat berkemih,
namun tidak lancar
Sulit memulai berkemih
(hesitancy)
Tidak dapat mengosongkan
kandung kemih dengan
sempurna (tidak lampias).
Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kemih (ISK)
adalah jenis infeksi yang sering
terjadi. ISK dapat terjadi di
saluran ginjal, ureter, kandung
kemih (bladder), atau saluran
kencing bagian luar (uretra).

Penyebabnya
bakteri Escherichia coli (E. coli)
yang banyak terdapat pada tinja
manusia dan biasa hidup di
kolon.
Wanita lebih rentan terkena ISK
karena uretra wanita lebih
pendek daripada uretra pria
sehingga bakteri ini lebih mudah
menjangkaunya.
Infeksi juga dapat dipicu dari
adanya kebiasaan menahan
keinginan BAK sehingga urin
mengendap dan kelamaan
endapan akan membentuk batu
Tanda dan Gejala ISK
Sakit pada saat atau setelah
kencing
Anyang-anyangan
Warna air seni kental/pekat
seperti air teh, kadang kemerahan
Nyeri pada pinggang
Demam atau menggigil
diiringi rasa nyeri di sisi bawah
belakang rusuk, mual atau
muntah

Pencegahan
Perbanyak minum air
Berceboklah dengan cara dari
depan ke belakang untuk
mencegah bakteri dari anus
masuk ke vagina atau uretra.
Bersihkan alat vital Anda
sebelum berhubungan

Lanjutan
Buang air kecil setelah
berhubungan seksual untuk
membersihkan bakteri dari
saluran kencing
Jangan menahan kencing bila
Anda ingin buang air kecil

INKONTINENSIA URIN
pelepasan urine secara tidak
terkontrol dalam jumlah yang
cukup banyak.

Ada 3 klasifikasi
Inkontinensia Urgensi
pelepasan urine yang tidak
terkontrol sebentar setelah ada
peringatan ingin melakukan
urinasi. Disebabkan oleh
kontraksi kandung kemih yang
tidak terkontrol.

Inkontinensia Tekanan
Adalah pelepasan urine yang
tidak terkontrol selama aktivitas
yang meningkatkan tekanan
dalam lubang intra abdominal.
Batuk, bersin, tertawa dan
mengangkat beban berat adalah
aktivitas yang dapat
menyebabkan inkontinensia
urine.

Inkontinensia Aliran Yang
Berlebihan
Terjadi jika retensi
menyebabkan kandung kemih
terlalu penuh dan sebagian
terlepas secara tidak terkontrol,
hal ini pada umumnya
disebabkan oleh neurogenik
bladder atau obstruksi bagian
luar kandung kemih.
Penyebabnya ...
komplikasi dari penyakit seperti
infeksi saluran kemih,
kehilangan kontrol spinkter dan
perubahan tekanan yang tiba-
tiba pada abdominal.

SELESAI