Anda di halaman 1dari 2

Ileus: gangguan pengeluaran feses dari proksimal ke distal, dari oral ke anal karena sesuatu sebab.

Terutama karena passagenya terganggu. Ada yang mekanik, fungsional, neurogenik. Mekanik karena
obstruksi. Bisa karena tumor intraluminar, dan ekstraluminar. Mekanik bisa karena gangguan pada
dinding ususnya.
Ileus bisa terjadi secara fungsional. Contoh: kasus peritonitis, megacolon kongenital.
Tanda ileus : buntu penumpukan makanan pada GIT kembung, distensi mual, muntah
nyeri koliki
Rectal touche Ileus : ampullanya kolaps
Metalek sound????
PX tambahan: foto abdomen 3 posisi
- Distensi usus halus
- Air fluid level
- Herring-bone
Preoperative ileus:
- Pasang DC
- Balance cairan
- Rehidrasi
- Laparotomy eksplorasi
Polpulus : puntiran segmen usus dari aksis vertikalnya (terpuntir). Usus yang sering terpuntir terjadi
karena ketidakseimbangan peristaltik usus, bukan berjalan dari proksimal ke distal, tapi lebih berat
ki/kanan. Contohnya : divertikulitis pada jejunum. Banyak juga terjadi pada sigmoid.
Vesicolithiasis
- Primer : muncul karena ada faktor pencetus (obstruksi), pada bagian distal (pada usia 70 th,
seringkali akibat BPH dan striktur prostat). Pada BPH ada symptom obstruksi dan iritatif.
Pada symptom obstruktif gejala yang timbul adalah sering kencing (polyuria), sering kebelet
pipis (hesitency), pancuran kemih lemah. Pada symptom iritatif ada gejala nokturia
(terbangun di malam hari untuk kencing >1 kali), disuria (nyeri kemih), hematuria (eritrosit
pada urine).

- Sekunder : batu bermigrasi dari ginjal, ureter.
Batu saluran kencing : ammonium, calcium, oxalat. Jika akibat infeksi : STRUFIT.
90% bersifat radio opaque. Sisanya bersifat radioluscence.
Tumor jinak : batas tegas, capsuled,
Ganas : batas tidak tegas, tidak berkapsul, metastasis
Tumor payudara : paling banyak bermetastase ke axilla. Ada juga ke vena mammaria interna (ketika
ca mammae di kuadran media atas) ke vena intercostalis ductus thoracicus masuk ke paru2
membentuk coin lessions pleural effusion sesak.
BCT??? (pada Ca mammae)
Hormonal therapy pada Ca mammae
Lumpectomy : pengangkatan benjolan, kebanyakan pada FAM
Massa genu:
- Trauma : udem
- Non trauma : karena infeksi, ganglion (poplitea), keganasan (paling sering pada distal femur :
osteosarcoma; diagnosis bisa ditegakkan dengan pemeriksaan radiologis. Ada gambaran
hoffman triangle, soft tissue swelling, osteolitic.
Hernia staging
1. Hernia reponibilis : mengeluh ada benjolan di lipat paha, kadang sampai skrotum, ketika
beraktivitas berat. Namun ketika beristirahat, benjolan menghilang.
2. Hernia irreponibilis : sebelumnya ada benjolan di lipat paha yang sering keluar masuk. Tapi
pada perkembangannnya, benjolan itu tidak bisa masuk (menetap). Tidak ada keluhan nyeri,
perut kembung, pipis, dsb. Hanya benjolan. Biasanya organ yang keluar adalah omentum.
3. Hernia incarcerata/ stranulata : pasien ini mengeluh ada hernia yang sebelumnya bisa keluar
masuk, tapi tiba2 benjolan tsb tidak bisa masuk , disertai keluhan nyeri, kembung, mual,
muntah, tidak bisa kentut, tidak bisa bab. Stranulata : usus yang terjepit, terkadang hingga
iskemik (kehitaman). Sifatnya CITO.

Invaginasi : masuknya bagian usus proksimal ke distal. Banyak pada bagian ileocecal. Banyak pada
bayi s/d 1 tahun. Gejala : kembung, muntah, BAB lendir + darah.
APP : nyeri, kembung, peristaltik menurun, ada defans muskuler. DD : peritonitis