Anda di halaman 1dari 9

Dalam arti sempit, benchmarking adalah

mempelajari proses serta produk dari perusahaan


terbaik dan menerapkannya pada perusahaan
sendiri. Sedangakan dalam arti luasnya,
benchmarking adalah identifikasi dan adopsi dari
praktek atau teknik terbaik untuk mengerjakan
tugas biasa, menilai kinerja pekerjaan, dan
menetapkan tujuan kinerja. Proses ini melibatkan
metode yang dipakai oleh organisasi sendiri,
pemimpin pasar yang diakui oleh para pesaing
langsung.
PENGERTIAN
Benchmarking adalah landasan dari
peningkatan yang kontinu, yang terpusat pada
isu-isu dasar seperti bagaimana kita dapat
meningkatkan diri dan bagaimana orang lain
melakukan hal sama dengan lebih baik.
Bechmarking cocok untuk sebuah organisasi
dengan bisnis yang sudah mapan.
POINT-POINT BENCHMARKING
Wiraswasta yang baru sulit untuk melakukan
benchmark sejak dini, karena mereka terlalu
sibuk dengan berusaha berdiri di kaki sendiri.
Karyawan adalah bagian dari proses
benchmarking, karyawan diukur kinerjanya serta
informasi perusahaan terbuka bagi semua
golongan karyawan.

POINT-POINT BENCHMARKING
Benchmarking aslinya digunakan oleh industri komputer
untuk membandingkan kekuatan pemrosesan dari produk
pesaing. Bencmarking menjadi terkenal saat Xerox
memakainya tahun 1979. Di tahun 1981 Xerox telah
menggunakan benchmarking untuk mengatasi tekanan
kuat dari Jepang. Berita mengenai inovasi Xerox dengan
cepat menyebar dalam dunia korporat. Perusahaan
raksasa Amerika AT&T, Motorola dan Westinghouse
segera mengikuti. Sekarang industri benchmarking global
yang subtansial, lengkap dengan website yang tak
terhitung jumlahnya dan sepasukan kosultan. Sebuah
pencarian Internet terakhir menemukan 20000 entries.
SEJARAH
Penerapan benchmarking mempunyai
tujuan untuk meningkatkan keunggulan
kompetitif dengan memperbaiki kinerja
usaha, meningkatkan produktivitas,
memperbaiki mutu produk dan pelayanan
dan sebagainya, dengan menggunakan
kinerja pesaing utama atau perusahaan
terkenal lainnya sebagai pembanding
TUJUAN
Bentuk sebuah tim benchmarking. Ini akan
mencakup para pembuat keputusan dan para
ahli proses.
Tentukan kegiatan-kegiatan yang merupakan
kunci keberhasilan bisnis dan tentukan di mana
perbaikan perlu dilakukan.
Tentukan pengukuran kinerja untuk perusahaan
sendiri bagi kegiatan-kegiatan kunci.
LANGKAH-LANGKAH
PENERAPAN
Tandailah perusahaan yang mencapai kinerja
baik/terbaik.
Kumpulkan informasi tentang standar-standar
kinerja perusahaan itu, kalau perlu atur
pertemuan dengan pihak perusahaan itu untuk
berbicara dengan para manajer/pegawainya
bagaimana kinerja itu mereka capai.
Identifikasi pelajaran yang diperoleh, dan
pikirkan suatu cara untuk menerapkan pelajaran
itu . Tetapkan suatu program perbaikan.

LANGKAH-LANGKAH
PENERAPAN