Anda di halaman 1dari 19

MAGNET

KELOMPOK 9
NOVITA
RINALDI SEPTINA
SOFYAN M ILMAN
-Teori Kemagnetan
-Medan Magnet
-Jenis-Jenis Magnet
-sifat kemagnetan
-Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetan
-aplikasi Magnet Dalam Kehidupan Sehari-Hari

TEORI KEMAGNETAN
Magnet atau magnit adalah suatu obyek yang
dapat menimbulkan gejala gaya, baik gaya tarik
maupun gaya tolak terhadap jenis logam tertentu
seperti besi, baja, seng, dan lain-lain.
Istilah magnet berasal dari bahasa Yunani magntis
lthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia
adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada masa
lalu
MEDAN MAGNET
MEDAN MAGNET
Medan magnet merupakan ruang di sekitar magnet
yang di dalamnya masih bisa dirasakan adanya gaya
magnet. Medan magnet dapat diartikan sebagai wilayah
disekitar magnet yang masih dipengaruhi oleh gaya
magnet. Arah magnetikannya adalah dari kutub U
menuju ke kutub S.

Pada tempat tertentu benda tidak mendapat pengaruh
gaya tarik magnet. Benda yang demikian dikatakan
berada di luar medan magnet. Medan magnet tidak
dapat dilihat dengan mata, tapi keberadaan dan polanya
dapat ditunjukkan.









Pola medan magnet pada pasir besi yang
ditaburkan diatas kertas.

Garis-garis yang menggambarkan pola medan
magnet disebut garis-garis gaya magnet. Garis-
garis gaya magnet tidak pernah berpotongan satu
sama lainnya. Garis-garis gaya magnet keluar dari
kutub utara, masuk (menuju) ke kutub selatan.
Makin banyak jumlah garis-garis gaya magnet
makin besar kuat medan magnet yang dihasilkan.
Apapun bentuknya sebuah magnet memiliki medan
magnet yang digambar berupa garis lengkung.

JENIS-JENIS MAGNET
Magnet tetap
Magnet tidak tetap
Magnet tetap
Magnet tetap tidak memerlukan tenaga atau bantuan dari luar untuk menghasilkan daya
magnet (berelektromagnetik). Jenis magnet tetap selama ini yang diketahui terdapat
pada :

Ceramic or Ferrite
Jenis magnet ini dapat ditemukan dimana saja khususnya dalam bentuk aksesoris
rumah tangga, seperti magnet aksesoris kulkas, mainan anak-anak, white board, jam
dinding, dan lain-lain.

Alnico
Jenis magnet ini dapat ditemukan di dalam alat-alat motor
(kipas angin, speaker, mesin motor). Magnet ini juga sering
dijumpai dalam lab sekolahan bahkan dapat ditemukan
pada sepatu kuda yang berfungsi untuk meningkatkan daya
lari kuda.


Samarium Cobalt (SmCo)
Magnet Samarium-Cobalt merupakan salah satu
dari dua jenis magnet bumi yang langka, magnet ini
bersifat permanen yang kuat yang terbuat dari
paduan samarium dan kobalt. Jenis magnet ini
dapat ditemukan di dalam alat-alat elektronik
seperti VCD, DVD, VCR Player, Handphone, dan
lain-lain.

Neodymium Iron Boron (NdFeB or NIB)
Magnet neodymium, merupakan magnet tetap yang paling
kuat. Magnet neodymium (juga dikenal sebagai NdFeB, NIB,
atau magnet Neo), merupakan sejenis magnet tanah jarang,
terbuat dari campuran logam neodymium. Jenis magnet ini
dikenal juga dengan sebutan "King Of Magnet" yaitu raja dari
segala magnet permanen yang kita sebut tadi baik dari segi
kekuatan magnet.
Magnet remanen
Magnet remanen adalah suatu bahan yang hanya dapat
menghasilkan medan
magnet yang bersifat sementara. Medan magnet remanen
dihasilkan dengan
cara mengalirkan arus listrik atau digosok-gosokkan
dengan magnet alam.

Berdasarkan sifat kemagnetannya, benda dapat
digolongkan menjadi dua, yaitu:
Benda magnetik (Feromagnetik)
Benda bukan Magnetik (Non Magnetik)
Paramagnet dan diamagnetik
Benda magnetik (Feromagnetik)
Benda magnetik yaitu benda yang dapat ditarik oleh
magnet dengan cukup kuat.
Contoh: besi, baja, nikel, kobalt.
Bahan-bahan magnetik dapat digolongkan lagi menjadi
magnet keras dan magnet lunak. Bahan magnet keras
adalah bahan yang sukar dijadikan magnet, tetapi setelah
menjadi magnet akan menyimpan kemagnetannya dalam
waktu yang lama.
Benda bukan Magnetik (Non Magnetik)
Paramagnet :
Paramagnetik yaitu benda yang dapat ditarik secara
lemah oleh magnet.
Contoh : alumunium, platina, tembaga.
Diamagnetik :
Diamagnetik yaitu benda yang tidak dapat ditarik oleh
magnet.
Contoh : merkuri, emas, bismut, seng.

CARA MENGHILANGKAN SIFAT KEMAGNETAN
Sifat kemagnetan pada suatu logam dapat
dihilangkan dengan cara menghilangkan sifat
kemagnetannya, antara lain :
Dibakar atau dipanasakan hingga berpijar
Dibanting-banting
Dipukul-pukul ditempa hingga bentuknya
berubah atau rusak
Magnet diletakkan pada solenoida (kumparan
kawat berbentuk tabung panjang
APLIKASI MAGNET DALAM BIDANG
KELISITRIKAN
Penunjuk Arah
Magnet dapat digunakan untuk menunjukkan arah
karena kutub-kutub magnet selalu menunjukkan
arah utara dan selatan. Alat yang memanfaatkan
sifat magnet tersebut adalah kompas. Kompas
adalah alat penunjuk arah mata angin. Di dalam
kompas terdapat magnet berbentuk jarum yang
selalu menunjukkan arah utara dan selatan.
Sehingga dapat digunakan untuk menunjukkan
arah mata angin. Kompas digunakan oleh pelaut,
pendaki gunung, dan pilot untuk membantu
menunjukkan jalan.
Membantu dalam Perubahan Energi
Beberapa peralatan seperti televisi dan radio
menggunakan magnet pada bagian pengeras suara
(speaker). Fungsi magnet pada speaker adalah
mengubah energi listrik menjadi energi bunyi.

Menghasilkan Listrik
Magnet dapat menghasilkan listrik dalam jumlah
besar dan kecil. Salah satu alat yang menggunakan
magnet untuk menghasilkan listrik adalah dinamo
sepeda.
Pada dinamo sepeda, magnet menghasilkan energi
listrik dalam jumlah kecil yang digunakan untuk
menyalakan lampu sepeda.

Menggantikan Roda pada Kereta Api Maglev
Kereta api jenis maglev adalah kereta api modern
yang bergerak tidak menggunakan roda tetapi
menggunakan magnet. Kereta api maglev bergerak
melayang di atas rel yang terbuat dari magnet.
Oleh karena itu kereta api ini disebut maglev,
singkatan dari magnetic levitation yang artinya
mengapung di atas magnet.