Anda di halaman 1dari 24

MAKALAH PRAKTIK

PENSINGIN DAN TATAUDARA




AC SENTRAL ( CENTRAL )




Disusun Oleh:
Asto Nur Wimantoro
11501244013


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2014



BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang

Pada saat ini dimana kenyamanan dalam bekerja akan sangat
diperhitungkan. Dalam kondisi yang nyaman para pekerja dapat
menigkatkan produktivitasnya secara maksimal. Salah satu cara untuk
membuat kenyamanan para pekerja ataupun masyarakat pada
umumnya adalah dengan memasang atau menerapkan alat pendingin
ruangan atau luar ruangan. Alat pendingin ruangan biasa di sebut AC (
Air Conditioning ) atau lebih tepatnya alat pengkondisi udara. Alat ini
bertujuan untuk memberikan udara yang sejuk dan uap air yang di
butuhkan oleh tubuh ( Teknik Dasar AC , Proyek pengembangan
kurikulum, 2003 ;13).

Pengunaan AC sering ditemuai di daerah tropis yang terkenal
panas. Suhu udara pada musim panas yang sedemikian tinggi dapat
mengakibatkan dehidrasi pada cairan tubuh yang dapat mengakibatkan
kematian. Moderen ini dikenal banyak sekali model AC AC ( Air
Conditioning ) yang beraneka ragam dari model bentuk, kemampuan
pendinginan, kehematan daya , dan harga yang ekonomis.

Pada makalah ini penulis akan membahas salah satu dari AC ( Air
Conditioning ) yang berada di antara kita yaitu AC Sentral.

B. Rumusan Masalah

1. Apakah AC Sentral itu ?
2. Apakah komponen AC Sentral ?
3. Bagaimanakah system kerja AC Sentral ?
4. Bagaimanakah perawatan AC Sentral ?











BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian AC Sentral

Sistem AC Sentral ( Central ) merupakan suatu system AC dimana
proses pendinginan udara terpusat pada satu lokasi yang kemudian di
distribusikan/dialirkan ke semua arah atau lokasi ( Satu Outdorr dengan
beberapa Indoor ). (www.rentalec-indonesia.com :2014 ).

AC Central adalah sistem pendinginan ruangan yang dikontrol dari satu
titik atau tempat dan di distribusikan secara terpusat ke seluruh isi gedung
dengan kapasitas yang sesuai dengan ukuran ruangan dan isinya dengan
menggunakan saluran udara / ducting ac ( http://keep-trying-
9.blogspot.com:2011 ).

Sebuah sistem mekanis yang dirancang untuk menyediakan penyejuk
udara, yang mungkin termasuk pendinginan, pemanasan, dehumidifying,
sirkulasi dan pembersihan. Udara diobati dengan conditioner pada satu
atau lebih lokasi pusat luar ruang yang dilayani dan disampaikan ke dan
dari ruang dengan cara penggemar dan pompa melalui saluran dan pipa.
( http://id.termwiki.com/ID:air_conditioning_central )
Untuk diagram sistem dapat dilihat pada gambar berikut ini :

Sistem AC Sentral.Gambar 1
Ciri-ciri AC Sentral antara lain :
Blower, evaporator , condenser dankompresor ditempatkan pada
satu tempat.
Pendinginan seluruh bangunan di sentralisir pada satu tempat
Umur 18 20 tahun
Pendinginan untuk bangunan besar dan bertingkat tinggi
Sistem distribusi terbagi menjadi dua yaitu :
1) All Air System
Condenser, evaporator dan AHU ditempatkan pada satu tempat
Udara dingin dari tempat tersebut dialirkan ke seluruh ruangan
dengan ducting
Menggunakan central AHU yang dilengkapi dengan central direct
expantion coil
2) All Water system
AHU ditempatkan pada setiap ruangan / lantai
Setiap AHU dihubungkan dengan pipa air dingin dengan sentral
Kedua sistem tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya seperti
berikut ini :
1) Keuntungan dan kerugian menggunakan all air system
Lebih sederhana ( mudah dipasang dan dirancang)
Distribusi udara lebih baik
Pemeliharaan di sentralisir operation
Sedangkan kerugianya :
nitial cost tinggi ( biaya ducting dan isolasi tinggi)
Ukuran shaft dan ducting sama besar

2) Keuntungan dan kerugian all Water system:
Lebih sederhana ( mudah dipasang dan dirancang)
Distribusi udara lebih baik
Pemeliharaan di sentralisir operation
Ukuran shaft pipa kecil
Secara mudah dapat dilihat pada gambar berikut ini :

Water system

Air sistem

2. Komponen AC Sentral
Untuk AC Sentral ada beberapa komponen atau alat yang harus dipahami
cara kerja dan prinsip kerjanya secara umum dapat dilihat pada gambar
dibawah ini :

Sistem AC Sentral dapat dilihat pada gambar dibawah ini :



1. CHILLER
Chiller adalah mesin refigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan air
pada sisi evaporator. Air dingin yang dihasilkan selanjunya di
distribusikan ke mesin penukar kalor ( FCU/ Fan Coil Unit ).


Jenis chiller dapat dikelompokan berdasar kompresornya :
Reciprocating
Screw
Centrifugal

Jenis chiller berdasarkan pada jenis cara pendinginan kondensornya :
Air Cooler
Water Cooler


Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini :

Gambar Chiller beserta unit pipanya (tampak luar)

Mekanisme kerja Chiiler Water
2. AHU ( Air Handling Unit )
AHU ( Air Handling Unit ) atau Unit penanganan udara adalah mesin
untuk penukar kalor , di mana udara panas dari ruangan dihembuskan
melewati coil pendingin di dalam AHU sehingga menjadi udara
dingin. Selanjutnya di distribusikan ke ruangan. Dengan cara menjaga
konsistensi dari kipas ( Fan ) atau banyak kipas dan perlengkapan
lainya sehingga dapat berfungsi dengan baik seperti sirkulasi
(circulating), kebersihan ( cleaning ), memanaskan ( heating ),
pendinginan ( cooling ), melebabkan (humidifying ),untuk
menghilangkan lembab ( dehumidifying ), dan pencampuran udara
(mixing of air) , tetapi tidak termasuk sumber untuk memanaskan atau
pendinginan

Gambar.4. AHU (Modular Type Air Handling Unit of Central Air Conditioner with
Double Skin Panel, Uses HVAC )

AHU dibuat dan disesain dengan sarat dan standar khusus yang terbagi
menjadi dua yaitu :


Secara lengkap dapat dilihat pada gamabar berikut ini :

Beberapa alasan kenapa AHU harus digunakan adalah :
Termasuk peralatan yang menenangkan ( Handal )
Dapat menyediakan pendinginan dan pemanasan tanpa memasang
filter. Dapat di pasang pada banyak bangunan seperti Hotel, rumah
sakit, pusat perbelanjaan, bangunan umum, gedung serbaguna,
stadium dan lainya.
















Alat pembersih ruangan
Udara yang bocor kurang dari 0.2%
Bagian dalam sama rata
Ketebalan pane 50mm
+ve tekanan dinding
Cetakan kaku dan berlubang
Kerangka dalam terbuat dari baja
Penyaluran udara mempunyai efisiensi yang tinggi


AHU mempunyai keakuratan yang tinggi
Alat Pelembab udara otomatis dengan tekanan tinggi
Sebagai pembersih alat pelembab udara
Alat pelembab udara dengan uap air
Alat pelembab udara dengan lapisan tipis yang basah
Alat pelembab udara dengan elektrode
Alat pelembab udara dengan ultra sonic
Alat pengering udara
Sistem pengendali pelembab udara yang memiliki ke akuratan
yang sangat tinggi



Menyuplai kesegaran
Mempunyai saluran udara yang sempit
Tidak ada Cold Bridge
Mempunyai panel yang tebal 50mm
Row coil 6 12

Dapat memperbaiki panas
Alat yang dapat memperbaiki panas dengan beberapa pilihan
Pemanasan yang didapat lebih dari 60%






Tempat biasanya di loteng


Alat yang istimewa


3. COOLING TOWER
Adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mendinginkan air yang
dipakai pendingin kondensor chiller dengan cara melewatkan air panas
pada filament pada cooling tower yang di hembus oleh udara sekitar
dengan blower yang suhu udaranya lebih rendah.

Tampak nyata


Secara teknis , dan nama-nama bagian.












Terbagi menjadi dua tipe :


4. POMPA SIRKULASI
Ada dua jenis pompa sirkulasi ;
Pompa sirkulasi air dingin ( Chilled Water Pump ) berfungsi
mensirkulasikan air dingin dari Chiller ke Koil pendingin
AHU / FCU.
Pompa Sirkulasi air pendingin ( Condenser Water Pump ).
Pompa ini hanya untuk Chiller jenis Water Cooled dan
berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin dari kondensor
Chiller ke Cooling Tower dan seterusnya.
5. DUCKTING
Ducting yang bekerja dengan baik adalah yang memiliki sistem
seminimal mungkin dan tidak bersuara. Hubungan dan bentuk haruslah
kuat, aliran udara lembut.
.

Pemasangan dengan plat lantai

Pemasangan dilantai :


Pemasangan di plafon

Sistem Zona Tunggal

Sistem Zona Ganda

Contoh sistem pemipaan lengkap :



3. Sistem Kerja AC Sentral

Pada unit pendingin atau Chiller yang menganut system kompresi uap,
komponennya terdiri dari :
Kompresor
Kondensor
alat ekspansi
evaporator
Pada Chiller biasanya tipe kondensornya adalah water-cooled
condenser.Air untuk mendinginkan kondensor dialirkan melalui pipa yang
kemudian outputnya didinginkan kembali secara evaporative cooling pada
cooling tower.
Pada komponen evaporator, jika sistemnya indirect cooling maka fluida
yang didinginkan tidak langsung udara melainkan air yang dialirkan
melalui system pemipaan. Air yang mengalami pendinginan pada
evaporator dialirkan menuju system penanganan udara (AHU) menuju koil
pendingin.
Jika kita perhatikan komponen-komponen apa saja yang ada di dalamnya
maka setiap AHU akan memiliki :
1. Filter merupakan penyaring udara dari kotoran, debu, atau partikel-
partikel lainnya sehingga diharapkan udara yang dihasilkan lebih
bersih. Filter ini dibedakan berdasarkan kelas-kelasnya.
2. Centrifugal fan merupakan kipas/blower sentrifugal yang berfungsi
untuk mendistribusikan udara melewati ducting menuju ruangan-
ruangan.
3. Koil pendingin, merupakan komponen yang berfungsi menurunkan
temperatur udara.

Prinsip kerja secara sederhana pada unit penanganan udara ini adalah
menyedot udara dari ruangan ( return air ) yang kemudian dicampur
dengan udara segar dari luar ruangan atau lingkungan (fresh air) dengan
komposisi yang bisa diubah sesuai keinginan. Campuran udara tersebut
masuk melewati AHU melalui filter, fan sentrifugal dan coil pendingin.
Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperature di
distribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (
ducting ) yang telah dirancang terlebih dahulu sehingga lokasi yang
jauhpun bisa terjangkau.

Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen
mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua
ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara
terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di
koil pendingin pada komponen AHU.

4. Perawatan AC Sentral
Mempersiapkan peralatan mesin
Semua proses perawatan dan perbaikan dilaksanakan sesuai
prosedur dan SOP yang ditentukan,
Selalu bersifat koordinatif dengan pimpinan agar
menghasilkan pekerjaan seefisien mungkin
Jadual perawatan, jadual peralatan dan pemeriksaan
spesifikasi alat disiapkan agar efektif sesuai kebutuhan.
Kelengkapan bahan yang akan dipakai : bahan cairan
pembersih, lap pembersih ; bila perlu kompresor
udara,diperiksa dan diurutkan sesuai prosedur perawatan.
Perkakas bongkar pasang dan alat ukur yang diperlukan
diperiksa agar dapat bekerja dengan baik dan aman.
Merawat memperbaiki mesin AC Sentral bagian luar
Perawatan mesin pendingin dilaksanakan sesuai prosedur
SOP yang ditentukan
Gambar denah mesin dibaca dan didiagnosis dengan baik
dan teliti.
Debu/kotoran luar dibersihkan dengan cairan pembersih
tanpa merusak bahan mesin.
Filter udara, evaporator dan kondensor dengan kompresor
udara hisap dibersihkan setelah diberi disinfectan dan
cairan pembersih.
Deposit yang sulit dan melekat pada dinding penukar kalor
dibersihkan dengan cara kimia atau fisis sesuai dengan
prosedur yang ditentukan
Kebocoran pipa diidentifikasi dan segera diperbaiki
Kesalahan kerja peralatan diidentifikasi dan dicari sumber
kesalahan kerja alat tersebut
Alat ukur, alat kontrol dan asesori diperiksa dan dilakukan
perawatan yang diperlukan.
Merawat dan memperbaiki mesin AC Sentral sesuai ketentuan
Sebelum dilakukan pembongkar mesin terlebih dahulu
dilakukan pengeluaran refrijeran.
Bagian dalam mesin dibersihkan dengan metode vakum
bagian dalam sesuai prosedur yang Ditentukan.
Katub ekspansi atau pipa kapiler ekspansi dibersihkan
dengan kompresor uadara.
Desican dibersihkan, direkondisi dan dimasang kembali
sesuai prosedur yang ditentukan.
Nosel pengkabut refrijerran dibersihkan dan dipasang
kembali tanpa merusak alat sesuai ketentuan
Alat ukuir, alat kontrol, alat pengaman listrik dan asesori
lainnya diperiksa, kerusakan diperbaiki dan dipasang
kembali sesuai ketentuan.
Peralatan rusak yang tidak mungkin diperbaiki diganti
dengan alat baru serta dipasang kembali tanpa adanya
kerusakan alat.
Untuk mengganti alat yang rusak sesuai spesifikasinya
dilakukan pengadaan barang.
Dijaga agar refriferan cair dan pelumas tidak masuk
kedalam kompresor.
Kelengkapan pemasangan mesin diperiksa dan dilakukan
re-instal untuk meyakinkan bahwa bekerja dengan baik.
sistem sudah dapat.
Semua pekerjaan dilaksanakan dengan tidak ada kesalahan
berarti dan tidak mengulangi pekerjaan.
Semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang
ditentukan dalam kontrak kerja.
Mengevaluasi dan memeriksa hasil perawatan
Selama pekerjaan berlangsung kualitas hasil pekerjaan
selalu diperiksa agar tidak terjadi pengulangan pekerjaan.
Bila terjadi penyimpangan/masalah harus didiskusikan
dengan pimpinan atau seorang ahli yang berwenang sesauai
prosedur yang berlaku.
Semua kejadian perawatan dan perbaikan dicatat dengan
teliti dalam buku perawatan mesin bersangkutan dan
diperkirakan jadual perawatan selanjutnya.
Hasil pekerjaan diperiksa dengan seksama di akhir
pekerjaan untuk meyakinkan sesuai dengan yang
diharapkan.
Dibuat laporan hasil pekerjaan kepada pemberi kerja sesuai
dengan tugasnya













BAB III
KESIMPULAN
Dari penjelasan diatas, jelas sistem AC Sentral sangat berbeda dengan AC
Split baik dari segi fungsi maupun dari segi instalasi. Istilah Sistem AC Sentral
(Central) diperuntukkan untuk instalasi AC di satu gedung yang tidak memiliki
pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang). Semua dikontrol di satu titik
dan kemudian hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan.
Dengan AC Central yang bisa dilakukan cuma mengecilkan dan membesarkan
lubang tempat hawa dingin AC masuk keruang kita. Contoh AC Central adalah di
mall, gedung mimbar, gedung perkantoran yang luas atau di dalam bis ber-AC.