Anda di halaman 1dari 10

UML Use Case

1

UML USE CASE

BAB I
UML USE CASE

1.1 Pengertian
Use-case diagram adalah suatu gambaran graphical dari beberapa
actor, use-case, dan interaksi diantara komponen-komponen tersebut yang
memperlihatkan suatu sistem yang akan dibangun. Use-case diagram
menjelaskan manfaat suatu sistem jika dilihat menurut pandangan orang yang
berada di luar sistem (eksternal system). use case diagram menggambarkan
dan memfasilitasi komunikasi diantara analis dan pengguna serta antara analis
dan client. Diagram ini menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas
dan bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan dunia luar.
Use case diagram yang menggambarkan bagaimana orang-orang
berinteraksi dengan sistem tersebut. Sebuah use case merepresentasikan
sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case adalah teknik untuk
merekam persyaratan fungsional sebuah sistem. Use case mendeskripsikan
interaksi tipikal antara para pengguna sistem dengan sistem itu sendiri, dengan
member sebuah narasi tentang bagaimana sistem tersebut digunakan (fowler,
2005)
Use-case diagram dapat digunakan selama proses analisis untuk
memperlihatkan persyaratan sistem dan untuk memahami bagaimana sistem
seharusnya bekerja. Selama tahap desain, use-case diagram berperan untuk
menetapkan perilaku (behavior) sistem saat diimplementasikan. Dalam sebuah
model mungkin terdapat satu atau beberapa use-case diagram. Kebutuhan
atau persyaratan adalah fungsionalitas apa yang harus disediakan oleh sistem
kemudian didokumentasikan pada model use-case yang menggambarkan
fungsi sistem yang diharapkan (use-case), dan yang mengelilinginya (actor),
serta hubungan antara actor dengan use-case (use-case diagram) itu sendiri.
UML Use Case
2

UML USE CASE

Use case diagram dapat sangat membantu bila kita sedang
menyusun requirement sebuah sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan
klien, dan merancang test case untuk semua feature yang ada pada sistem


1.2 Relasi dalam Use Case Diagram
Ada beberapa relasi yang terdapat pada use case diagram:
1. Association, menghubungkan link antar element.
2. Generalization, disebut juga inheritance (pewarisan), sebuah elemen
dapat merupakan spesialisasi dari elemen lainnya.
3. Dependency, sebuah element bergantung dalam beberapa cara ke
element lainnya.
4. Aggregation, bentuk assosiation dimana sebuah elemen berisi
elemen lainnya.

1.3 Komponen-komponen Use Case Diagram
Dalam membuat Use Case Diagram ada beberapa komponen-
komponen sebagai syarat mutlak yang digunakan.
1. Simbol Actor
actor adalah mempresentasikan seseorang atau pelanggan (seperti
perangkat, sistem lain) yang berinteraksi dengan sistem. Sebuah actor
mungkin hanya memberikan informasi inputan pada sistem, hanya
menerima informasi dari sistem atau keduanya menerima dan
memberi informasi pada sistem, actor hanya berinteraksi dengan use
case tetapi tidak memiliki kontrol atas use case. Actor dapat
digambarkan secara secara umum atau spesifik, dimana untuk
membedakannya kita dapat menggunakan relationship. Actor akan
UML Use Case
3

UML USE CASE

menjawab pertanyaan apa dan siapa yang akan berinteraksi dengan
sistem. Berikut dibawah ini simbol dari actor.


Gambar 1. Simbol Actor
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan actor tersebut
terkait dengan sistem antara lain:
Yang berkepentingan terhadap sistem dimana adanya arus informasi
baik yang diterimanya maupun yang dia inputkan ke sistem.
Orang ataupun pihak yang akan mengelola sistem tersebut.
External resource yang digunakan oleh sistem.
Sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang akan dibuat.


2. Simbol Use Case
Use case adalah gambaran fungsionalitas dari suatu sistem,
sehingga customer atau pengguna sistem paham dan mengerti
mengenai kegunaan sistem yang akan dibangun sesuai dengan yang
diharapkan. Pembuatan use case lebih dititikberatkan pada
fungsionalitas yang ada pada sistem, bukan berdasarkan alur atau
urutan kejadian. Berikut dibawah ini simbol dari use case.

Gambar 2. Simbol Use Case

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan use case
tersebut terkait dengan sistem antara lain:

Use case
UML Use Case
4

UML USE CASE

Fungsi-fungsi yang ada pada sistem
Proses-proses yang ada pada sistem
Pola perilaku perangkat lunak aplikasi.
Gambaran tugas dari sebuah actor.
Sistem atau benda yang memberikan sesuatu yang bernilai
kepada actor.
Apa yang dikerjakan oleh suatu perangkat lunak.
3. Simbol Extends
Extends adalah hubungan antara dua use case satu sebagai
extendsion use case dan satu sebagai base uce case yang ditunjukan.
Dimana extension use case akan mengextens (dimaksudkan ke dalam)
atau yang akan menambah ke base use case.






Gambar 3. Simbol Extends

4. Simbol Uses
Dalam diagram use case (use case diagram:. Sebuah diagram yang
menunjukkan aktor eksternal yang akan berinteraksi dengan sistem
anda dan bagaimana mereka akan menggunakannya diagram ini
terdiri dari batas sistem, aktor, kasus penggunaan, dan hubungan use
case (berkomunikasi, menggunakan, dan meluas).), penggunaan
hubungan antara dua kasus penggunaan menunjukkan bahwa contoh
use case A juga akan mencakup perilaku sebagaimana ditentukan oleh
extends

UML Use Case
5

UML USE CASE

use case B. panah di titik-titik hubungan Penggunaan bentuk terhadap
kasus penggunaan yang digunakan.




Gambar 4. Simbol Uses

5. Simbol Package
Package State adalah simbol yang digunakan untuk pengelompokan
elemen model. Gambaran deskripsi seluruh sistem sebagai satu paket
dengan semua elemen sistem di dalamnya, termasuk paket-paket lain,
model, diagram, dan elemen.




Gambar 5. Simbol Package

6. Simbol Boundary Sistem
Dalam diagram use case (use case diagram:. Sebuah diagram yang
menunjukkan aktor eksternal yang akan berinteraksi dengan sistem
anda dan bagaimana mereka akan menggunakannya diagram ini
terdiri dari batas sistem, aktor, kasus penggunaan, dan hubungan use
case (berkomunikasi, menggunakan, dan meluas).), batas sistem
adalah batas seputar kasus penggunaan yang menunjukkan sistem.


PACKAGE
uses

Boundary
Sistem
UML Use Case
6

UML USE CASE



Gambar 6. Simbol Boundary System

7. Simbol Note
Note Adalah catatan (komentar) memberikan kemampuan untuk
melampirkan berbagai komentar pada elemen. Sebuah komentar tidak
berlaku semantik pada elemen model, tetapi mungkin berisi informasi
yang berguna untuk seorang pemodel sistem.



Gambar 7. Simbol Note

8. Simbol Constraint
Constraint adalah suatu kendala spesifikasi untuk kondisi dan
proposisi yang harus dipertahankan sebagai benar untuk sistem yang
akan berlaku. Kendala dinyatakan sebagai teks dan dapat ditulis
dalam bahasa yang telah ditetapkan, seperti Obyek Kendala Bahasa
(OCl) atau dalam bahasa alami.





Gambar 8. Simbol Constraint
9. Simbol Communicates


UML Use Case
7

UML USE CASE

Dalam diagram use case (use case diagram:. Sebuah diagram yang
menunjukkan aktor eksternal yang akan berinteraksi dengan sistem
anda dan bagaimana mereka akan menggunakannya diagram ini
terdiri dari batas sistem, aktor, kasus penggunaan, dan hubungan use
case (berkomunikasi, menggunakan, dan meluas).), hubungan
berkomunikasi mendefinisikan bagaimana seorang aktor
berpartisipasi dalam use case. Anda dapat menambahkan panah untuk
hubungan untuk menunjukkan arah arus informasi.Dengan lingkaran,
melekat pada elemen yang mendukungnya dengan garis solid.



Gambar 9. Simbol Communicates

1.4 Langkah-langkah dalam Diagram Use Case :
a. Identify business actors menentukan aktor-aktor yang terlibat
dengan membuat tabel daftar aktor
b. Identify business use cases dengan membuat Usecase Glossary
(Tabel Glosarium/Deskripsi Usecase)
c. Construct use-case model diagram membuat Diagram Usecase
berdasarkan Glossary dan tabel aktor
d. Documents business requirements use-case narratives Membuat
tabel Spesifikasi Usecase, yang akan menjelaskan keseluruhan pola
kerja setiap usecase yang ada

1.5 Manfaat Diagram Use Case:
UML Use Case
8

UML USE CASE

a. Menjelaskan fasilitas yang ada (requirements). Use Case baru selalu
menghasilkan fasilitas baru ketika sistem dianalisa, dan design
menjadi lebih jelas.
b. Komunikasi dengan klien. Penggunaan notasi dan simbol dalam
diagram Use Case membuat pengembang lebih mudah
berkomunikasi dengan klien-nya.
c. Membuat test dari kasus-kasus secara umum. Kumpulan dari
kejadian-kejadian untuk Use Case bisa dilakukan test kasus layak
untuk kejadian-kejadian tersebut.

1.6 Study Kasus Dengan Use Case Diagram
1. Proses Absensi
Pegawai melakukan absensi harian melalui form daftar hadir
pegawai. Berdasarkan form daftar hadir pegawai tersebut bagian
Tata Usaha (TU) akan membuat Rekap Absen (RA) harian untuk
diserahkan kepada Administrasi.
2. Proses Pemberian Rekap Biodata Pegawai (RBP)
Pegawai memberikan data pribadi pegawai, data pendidikan, data
keluarga yang dijadikan satu menjadi data pegawai kepada bagian
Tata Usaha yang kemudian diarsipkan menjadi Rekap Biodata
Pegawai (RBP). Lalu Rekap Biodata Pegawai (RBP) diserahkan
kepada bagian administrasi untuk proses pengolahan Daftar Data
Pegawai Dan Gaji (DDPG).
3. Proses Pengolahan Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG)
Setelah bagian administrasi menerima Rekap Biodata Pegawai
(RBP) dan Rekap Absen (RA) akan mengolah kedua data tersebut
untuk dibuatkan menjadi Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG)
UML Use Case
9

UML USE CASE

yang kemudian diserahkan kepada Kepala Sekolah untuk ditanda
tangani atau di Acc.
4. Proses Pembuatan Laporan
Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG) yang sudah diterima dan
ditanda tangani oleh Kepala Sekolah akan diserahkan kembali
kepada bagian Administrasi untuk dibuatkan Laporan Data Pegawai
(LDP) dan Laporan Gaji Pegawai (LGP).
5. Setelah bagian administrasi menerima Daftar Data Pegawai dan Gaji
yang sudah di Acc akan membuatkan Laporan Data Pegawai (LDP)
dan Laporan Gaji Pegawai (LGP) yang nantinya akan diserakan
kepada Kepala Sekolah.selain itu bagian Administrasi akan
membuatkan slip gaji untuk diserahkan kepada pegawai.

Gambar 1.1. Gambar Use Case Diagram Sistem Pembuatan Daftar Data Pegawai
Dan Gaji Pada Sekolah x
.
UML Use Case
10

UML USE CASE

Keterangan Aktor:
1. Pegawai : pegawai dapat melakukan presensi langsung pada sistem
aplikasi
2. Staff TU : staff TU bertugas untuk melakukan rekap biodata pegawai,
staff TU tidak perlu melakukan rekap presensi karena sistem sdh
secara otomatis menghasilkan rekap presensi
3. Bag. Administrasi : Bag. Administrasi dalam melakukan
pengolahan data pegawai dan gaji (PDPG) memerlukan data rekap
presensi dan biodata pegawai. Setelah PDPG telah mendapatkan
validasi/persetujuan dari kepala sekolah, bag. Administrasi baru dapat
mencetak slip gaji pegawai. Selain itu tugas bag. Administrasi jg
harus membuat laporan yakni Laporan data Pegawai (LDP) dan
Laporan gaji Pegawai (LGP)
4. Kepala Sekolah : kepala sekolah dapat mengakses aplikasi
Pengolahan Data Pegawai dan Gaji untuk melakukan proses validasi.
Selain itu kepala sekolah juga dapat melihat Laporan Data Pegawai
(LDP) dan laporan Gaji Pegawai (LDG).