Anda di halaman 1dari 16

Presented By :

TIM KKN TEMATIK SANTONG


2014
Apa itu Listrik ???

Listrik merupakan sumber energi yang timbul
akibat aliran muatan listrik dalam suatu media
dari kutub positif ke kutub negatif.
Tempat energi listrik pertama kali dibangkitkan
adalah pada Pusat Pembangkit Listrik (Power
Plant) , dimana terdapat Generator.








Arus listrik AC (alternating current),
merupakan listrik yang besar dan arah arusnya
selalu berubah-ubah dan bolak-balik, dimana
membentuk suatu gelombang sinusoida.
Arus listrik DC (Direct current) merupakan
arus listrik searah yang alirannya dari kutub
positif menuju kutub positif.

Arus listrik tidak bisa dilihat dengan kasat
mata tetapi dapat dirasakan.

Sebuah mesin cuci dapat bekerja karena
adanya arus listrik, pompa air listrik dapat
berputar dan menyedot air karena adanya
listrik

energi yang dibutuhkan untuk memindahkan
satu muatan listrik dari sebuah kutub ke kutub
lainnya yang berbeda potensial.
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik
yang mengalir tiap satuan waktu. Muatan
listrik bisa mengalir melalui kabel atau
penghantar listrik lainnya.

Hambatan atau Resistansi adalah kemampuan
suatu benda untuk menahan aliran arus listrik.
Secara matematis hukum Ohm diekspresikan
dengan persamaan:
V = I.R
Dimana :
I adalah arus listrik yang mengalir pada suatu
penghantar dalam satuan (Ampere)
V adalah tegangan listrik yang terdapat pada
kedua ujung penghantar dalam satuan (Volt)
R adalah nilai hambatan listrik (resistansi) yang
terdapat pada suatu penghantar dalam satuan
(Ohm)
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin
(PLTB)
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro
(PLTMH)

Pompa Air Listrik, putaran motor dan kipasnya dapat meyedot air
dengan kedalaman tertentu kemudian mengalirkannya sampai
dengan ketinggian tertentu
Setrika Listrik, elemen pada setrika mengubah energi listrik
menjadi energi panas yang dapat menggantikan setrika arang
untuk merapikan pakaian yang sudah kering
Kereta Api Listrik, sebagai alat transfortasi tanpa bahan bakar
minyak dengan mengubah arus listrik menjadi putaran motor
pada mesin kereta api
Lampu-lampu penerangan, mengubah arus listrik menjadi cahaya
untuk menerangi tempat-tempat gelap
Escalator dan Lift, membantu memindahan orang atau barang
dari satu lantai ke lantai lainnya dengan cepat di sebuah gedung
bertingkat

Energi listrik jelas dibutuhkan pada saat ini,tetapi
selain memberikan manfaat juga mempunyai
potensi yang dapat membahayakan peralatan dan
kita sendiri seperti :
Kebakaran
Sengatan Listrik

1. Kebakaran
Energi listrik menimulkan panas, dan apabila
panas ini berlebihan mengakibatkan isolasi dari
kabel listrik menjadi rusak yang bahkan akan
timbul api yang dapat menjadi kebakaran.

2. Sengatan Listrik
Jika seseorang terkena sengatan arus listrik, maka
orang itu hanya mampu bertahan sekitar + 3
menit dengan besarnya arus listrik yang mengalir
ditubuhnya sebesar 0.4 Ampere.



1. Saat pagi hingga siang hari maksimalkan
penerangan rumah anda dengan cahaya matahari,
Matikan lampu-lampu yang masih hidup dan buka
jendela ventilasi udara agar cahaya matahari bisa
dengan leluasa masuk ke rumah anda menjadi
penerangan gratis

2. Ganti lampu pijar dengan neon
Efisiensi lampu pijar lebih rendah daripada lampu
neon dan sedikit mengonsumsi listrik

3. Matikan peralatan elektronik yang tak digunakan
Lebih baik matikan dan cabut stop kontaknya, Sebab
alat elektronik terus menyerap listrik jika stop kontak
masih terhubung




4. Jika dimungkinkan sebaiknya gunakan
kipas angin sebagai pendingin ruangan
daripada AC, karena pemakaian konsumsi
listrik AC (Air Conditioner) sangat besar

5. Gunakan Lampu Hemat Energi Dengan
Standar SNI

6. Mensosialisasikan Hemat Energi ke orang
lain