Anda di halaman 1dari 26

PUSPARI NI

Bagi an Pat ol ogi kl i ni k


FK Tri sakt i
Pemeriksaan laboratorium pada
penyakit hati
Liver function test
Fungsi LFT :
Deteksi kelainan hati
Diagnosa banding
Menentukan luasnya kerusakkan
Mengetahui respons terapi
Liver function test
Kelemahan pemeriksaan LFT :
Mungkin : normal pada pasien Liver disease (LD)
abnormal pada penyakit yang bukan LD
Umumnya :
* tidak untuk Diagnosa spesifik
* untuk kategori umum kelainan hepatoseluler /
kolestasis
Metabolisme
bilirubin
Tabel kelainan pigmen empedu
Kelainan bilirubin urobilinogen
serum urin urin Feses
1 2
Produksi >> N N >> >
Transpor > N N < <
Ambilan > N N < <
Konjugasi > N N < <
Nekrosis > > > > <
Ambilan
Konjugasi
Penetrasi
Obstruksi N >> > < <
Diagnosis Serologi hepatitis akut
Petanda Hasil Tes
konfirmasi
Hasil Diagnosis
Anti HAV Positif Ig M Anti HAV Positif Hepatitis A akut
HBsAg
Ig M anti HBc
Positif
Positif Anti HDV Positif
Hepatitis B akut
Hepatitis B + D akut
Anti HCV Positif
Negatif
HCV-RNA
Anti HCV
Setelah 6 minggu
/ HCV-RNA
Positif
Positif
Hepatitis C akut atau
kronik
Hepatitis C akut
Anti HEV Positif Hepatitis E akut
Petanda Serologi pada hepatitis
Tes skrining Tes konfirmasi Monitoring
Anti HAV Ig M Anti HAV
HAV RNA tinja
Ig M anti HAV
HBsAg
anti HBc
Ig M-anti HBc
HBeAg
Anti Hbe
Anti HBs
HBV DNA
HBsAg
HBeAg
anti-Hbe
Anti-HBs
HBV-DNA
Anti HCV Anti-HCV (immunoblot)
HCV-RNA
HCV core Ag
HCV RNA (kualitiatif)
HCV RNA (kuantitatif)
Anti HEV HEV-RNA Ig M-anti HEV
HEV-RNA
Profil serologi Hepatitis A akut
Hepatitis B akut (complete clinical recovery)
Hepatitis B akut (complete clinical recovery)
Hepatitis B kronik (konversi HBeAg-antiHBe)
Pola serologi infeksi hepatitis B
HBsAg Anti HBs Anti HBc HBeAg Anti HBe Interpretasi
+ Neg Ig M + Neg Hepatitis B akut, infeksius tinggi
+ Neg Ig G + Neg Hepatitis B kronik, infeksius tinggi
+ Neg Ig G Neg + 1. Late acute/hep B kronik,
infeksius rendah
2. HBeAg neg (pre core mutant)
Hepatitis B (kronik/ jarang,
akut)
+ + + +/Neg +/Neg 1. HBsAg dari satu subtipe dan
anti HBs dari subtipe lain
2. Proses konversi dari HBsAg ke
anti HBs-jarang)
Pola serologi infeksi hepatitis B
HBsAg Anti HBs Anti HBc HBeAg Anti HBe Interpretasi
Neg Neg Ig M +/Neg +/Neg 1. Hepatitis B akut
2. Anti HBc window
Neg Neg Ig G Neg +/Neg 1. Low level Hepatitis B carrier
2. Hepatitis B in remote past
Neg + Ig G Neg +/Neg Sembuh dari hepatitis B
Neg + Neg Neg neg 1. Imunisasi dengan HBsAg
(setelah vaksinasi)
2. Hepatitis B in the remote past
3. False +
Prognosis , monitoring perjalanan penyakit dan
terapi hepatitis kronik
Tujuan terapi :
AST, ALT, blood count ---normal
Hepatitis B kronik : HBsAg negatif
HBeAg negatif
anti HBe positif
HBVDNA negatif
Hepatitis C kronik : HCV RNA negatif
Monitoring tambahan pada terapi interferon :
TSH, autoantibodi, anti HIV
Prognosis , monitoring perjalanan penyakit dan
terapi hepatitis kronik
Parameter Hepatitis
kronik
persisten
Hepatitis
kronik aktif
Sirosis hati Karsinoma
hati
ALT, AST N
GLDH N N N to
Sintesis protein N N to
AFP N N to N to to
CEA N N N > 5 ng/mL
Ca 19 - 9 N N N > 200 U/mL
C metasetin test N N to Not relevant
Hepatitis C
Pola serologi hepatitis C
Anti
HCV
total
Ig M
anti
HCV
Ig G
anti
HCV
HCV RNA
kualitatif
HCV RNA
kuantitatif
interpretasi
+ Hepatitis C akut atau kronik
_ Tidak terinfeksi hepatitis C
+ + _ Hepatitis C akut
+ _ + Hepatitis C kronik
+ _ Tidak terinfeksi hepatitis C / resolution
+ + Hepatitis C
+ + Fase awal untuk memulai pengobatan dan
menentukan prognosis
Genotip hepatitis C
Hepatitis B+D
Hepatitis B karier + D
Imunisasi Hepatitis
Imunisasi aktif & pasif dapat diberikan pada
Hepatitis A dan B
HDV dapat dicegah dengan vaksinasi
hepatitis B
HCV, Ig tidak efektif karena mutasi cepat
HEV, sudah ada vaksin untuk daerah
endemis
Vaksin Hepatitis A
Usia 1 18 tahun : 2 x ; 0,5 mL; 0,6 -12 / 18
Usia > 19 tahun : 2x, 1mL, 0,6 --12 atau 18
Vaksinasi Hepatitis B
Sejak lahir : 0,5 mL ; jadwal 3 x
> : 20 tahun : 1 mL ; jadwal 3 x
Pemeriksaan lab pravaksinasi B
I II III IV
HBsAg neg pos Neg pos
Anti HBs neg neg pos Pos
I. Sebaiknya segera divaksinasi
II. Periksa :
* SGOT /SGPT untuk melihat keadaan hepatosit
* Ig M & Ig G anti HBc : stadium akut atau kronis
* HBeAg : infektivitas
Pemeriksaan lab pra vaksinasi hepatitis B
III. Kemungkinan :
* Pasca / sisa vaksinasi, periksa titer anti HBc, jika
rendah vaksinasi
* Pasca infeksi Hepatitis B yang dulu
* Baru sembuh dari Hepatitis B, periksa Ig G anti HBc
IV. Kemungkinan :
* HBsAg of one subtype and heterotype anti HBs
* Proses serokonversi dari HBsAg ke anti HBs (jarang)
terimakasih