Anda di halaman 1dari 15

KORTIKOSTEROID

Oleh :
Dr.Abdul Rachman Wahab
BAGIAN FARMAKOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TRISAKTI
JAKARTA
KORTIKOSTEROID
Glukokortikoid
-. Penyimpanan glikogen di hepar
-. Khasiat antiinflamasi kuat
-. Keseimbangan air dan elektrolit kurang
Mineralokortikoid
-. Penyimpanan glikogen dihepar kurang
-. Khasiat anti inflamasi kurang kuat
-. Keseimbangan air dan elektrolit kuat
MEKANISME KERJA
Kortikosteroid bekerja dengan mempengaruhi
kecepatan sistesis protein
Molekul hormon memasuki sel jaringan
melalui membran plasma secara difusi pasif di
jaringan target bereaksi dengan reseptor
protein yang spesifik dalam sitoplasma sel
jaringan dan membentuk kompleks reseptor -
steroid
Kompleks ini mengalami perubahan
konformasi, lalu bergerak menuju nukleus dan
berikatan dengan kromatin
Ikatan ini menstimulasi transkripsi RNA dan
sintesis protein spesifik
Induksi sintesis protein ini merupakan
perantara efek fisiologik steroid
Farmakodinamik
Metabolisme karbohidrat dan protein
-. Karbohidrat terjadi glukoneogenesis di perifer dan
hepar krn adanya mobilisasi asam amino dr jaringan
dibawa ke hepar menjadi glukosa dan glikogen
hiperglikemia glukosuria. Mobilisasi as. amino dr
jaringan katabolik atrofi jaringan otot
-. Penipisan kulit
-. Osteoporosis tulang [ pengeluaran kalsium ]
Metabolisme Lemak
Dosis besar jangka panjang terjadi Cushing Syndrom
dimana terjadi pengumpulan lemak kearah sentral krn
di peri fer menjadi l bh sensi ti f terhadap efek hormon
lipolitik yg diinduksi oleh glukokortikoid, lemak tertimbun
pd bagian leher belakang [Buffalo Hump], dimuka [moon
f ace] , supr akl avi kul er t p di ekst r emi t as ber kur ang
Air dan Mineral [Aldosteron, Desoksikortikosteron]
Mineralokortikoid reabsorbsi ion Na
Ekskresi K
+
dan H
+
[tubuli distal]
Akan terjadi Udem, Hipokalemia, Alkalosis
S K V [Sistem Kardio Vaskuler]
Bisa langsung pd kapiler dan areteriol udem
Tdk langsung keseimbangan air dan elektrolit, bisa me
nimbulkan :
- . Hipertensi [ lbh sensitif terhadap angiotensin &
katekolamin ]
-. Udem
Otot Rangka
Pd Cushing Syndromadanya pengurangan masa otot
dan miopati.
Pd Addison disease [ Hipo ] penurunan kapasitas otot
rangka mdh lelah dan lemah,krn gangguan sirkulasi
metabplisme KH dan elektrolit
S S P [ Susunan Saraf Pusat ]
Hiper : perbaikan semangat [ mood ] euphoria, insomnia
gelisah, aktivitas motorik, neurosis, psikosis
Hipo : apatis, depresi, cepat tersinggung, psikosis
Darah
Hiper : HB , RBC , Leukosit Polimorf Nuklear
Hipo : Anemia Normokrom Normositer
Anti Inflamasi
Mencegah / menekan timbulnya gejala inflamasi terapi
paliatif. Ada Masking Effect diluar kelihatan sembuh tp
infeksi terus
Pertumbuhan
Pada anak menghambat pertumbuhan krn adanya efek
antagonis dgn kerja hormon pertumbuhan di perifer dan
pd tulang menghambat maturasi dan proses pertumbuhan
memanjang
Farmakokinetik
Pd pemberian oral, IM, IV, kulit, mata, ruang Sinovial
Absorbsinya baik, 90% terikat pd protein plasma, biotran
formasi didalam dan diluar hepar
Eksresi melalui faeses dan urine [berupa 17 ketosteroid]
Indikasi
Artritis, penyakit ginjal, asma bronhiale, alergi, peny. Mata,
dan kulit, peny. Hepar
Kontraindikasi
DM, hipertensi, ulkuspeptikum, T B C, jamur
Sediaan
Oral : tablet / capsul / cairan
Parentral : IM, IV, Intrasinovial, Intralesi
Lokal : Mata dan kulit [ salep, cairan, cream dan lotion ]
Aerosol : melalui jalan nafas
Pembagian
Alam : kortisol, kortison, kortikosteron, aldosteron,
desoksikortikosteron
Sintetik : Betametason, Deksametason, Parametason,
Triamsinolon, Prednisolon
Khasiat Anti Inflasi yg kuat : Betametason, Deksametason
Parametason
Masa kerja : Singkat, sedang, lama
BEBERAPA SEDIAAN KORTIKOSTEROID DAN ANALOG SINTETIKNYA
NAMA GENERIK BENTUK ORAL PARENTRAL TOPIKAL TOPIKAL PADA
MATA
DESOKSIKORTIKOS-
TERON ASETAT
5 mg/ml(minyak)
- -
FLUODROKORTISON
ASETAT
0,1 mg
- - -
KORTISOL /
HIDROKORTISON
5 20 mg
25 , 50 mg / ml
(suspensi)
0,1 2 %
(krem,salep,losion)
0,2 % ( suspensi,
Salep)
KORTISOL ASETAT
-
25 mg / 5 ml
(suspensi)
0,1 1 %
(krem,salep, losion)
1,5 % (salep)
KORTISOL SIPIONAT 2 mg / ml
(suspensi)
- - -
KORTISON ASETAT 5 25 mg 25 , 50 mg / ml
(suspensi)
- -
PREDNISON
5 mg --- - -
PREDNISOLON 5 mg
-- -- --
METILPRDNISOLON 4 mg
40 mg / ml -- --
6 METIL
PREDNISOLON
4 mg 20 , 40 , 80 mg/ ml
(suspensi)
0,25 , 1 % --
METILPREDNISOLO
N Na suksinat
--
40 1.000 mg
( bubuk)
-- --
DEKSAMETASON 0,5 mg / ml
( eliksir)
4 mg / ml 0,01 0,1 % 0, 1 %
DEKSAMETASON
ASETAT
--
2 16 mg / ml
( suspensi)
-- --
DEKSAMETASON
Na- Fosfat
--
4 24 mg /ml
0,1 % 0.05 ; 0 , 1 %
PARAMETASON
ASETAT
1,2 mg ---
-- --
FLUSINOLON
ASETONID
-- --
0, 01 0 2 %
--
FLUMETASON
PIVALAT
-- --
0 ,025 % (KREM)
--
BETAMETASON 0,6 mg
-- -- --
BETAMETASON
DIPROPIONAT
-- --
0,05 ; 0 , 1 %
--
BETAMETASON
VALERAT
-- -- 0,01 ; 0,1 % --
TRIAMNISOLON 4 mg
-- -- --
TRIAMNISOLON
ASETONID
--
40 mg / ml
(suspensi)
0,1 : 0,5 mg
( krem , dll)
--
TRIAMNISOLON
DIASETAT
2 dan 4 mg / 5 ml
( sirup )
25 , 40 mg / ml
(suspensi)
-- --
HALSINOSID
-- --
0,025 : 0,1 %
--
KORTIKOSTEROID
Kerja Singkat
Hidrokortison, Kortison,Kortikosteron
Kerja Sedang
Prednison, Metil Prednisolon, Predisolon,
Triamsinolon
Kerja Lama
Betametason, Parametason, Deksametason
Khasiat Anti Inflamasi yg kuat Betametason
Parametason Dan Deksametason
Efek Samping :
Tergantung dari dosis,lama pemberian dan jenis Kortikosteroid
1. GIT : Ulkus Peptikum s.d perdarahan
2. Otot : Hipotrofi
3. SSP : Perubahan kepribadian
Euforia,Insomnia,Psikosis Paranoid
4. Tulang : Osteoporosis
5. Kulit : Hipotrofi,Hirsutism,Telangi ekstasis
6. Mata : Glaukoma,Katarak
7. Darah : Hb Meningkat,RBC Meningkat
8. Tekanan Darah : Meningkat
9. Metabolisme KH,Protein dan Lemak : Katabolik Protein
Glukoneogenesis,Hiperlipidemi,Obesitas,Buffalo Hump
Moon Face
10. Elektrolit : Retensi Natrium atw Udem ,kehilangan kalium
11. Sistim Imun : Menurun shgga rentan infeksi