Anda di halaman 1dari 261

Dinas Kesehatan

BUKU PROFIL KESEHATAN


PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH


Jl. Piere Tendean No. 24 Semarang
Telp. 024-3511351 (Hunting) Fax. 024-3517463
Website : www.dinkesjatengprov.go.id
Email: mi_jateng@yahoo.co.id

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat-Nya Buku
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 telah dapat diterbitkan. Salah satu
sarana yang dapat digunakan untuk melaporkan pemantauan dan evaluasi terhadap
pencapaian hasil pembangunan kesehatan, termasuk kinerja dari penyelenggaraan
pelayanan minimal bidang kesehatan di Provinsi Jawa Tengah adalah Profil Kesehatan
Provinsi.
Data yang digunakan dalam proses penyusunan Profil ini bersumber dari berbagai
unit kerja baik lintas program dilingkungan kesehatan maupun lintas sektor dengan
didukung data dari kabupaten/kota yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran data
sehingga keluaran data tersebut menjadi valid, akurat dan relevan.
Selanjutnya diharapkan saran dan kritik yang membangun, serta partisipasi dari
semua pihak khususnya dalam upaya mendapatkan data/informasi yang akurat, tepat
waktu dan sesuai dengan kebutuhan.
Kepada semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran dan tenaganya dalam
penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012, kami sampaikan terima
kasih.

Semarang,

Juni 2013

KEPALA DINAS KESEHATAN


PROVINSI JAWA TENGAH

Dr. ANUNG SUGIHANTONO, M.KES


Pembina Utama Madya
NIP. 19600320 198502 1 002

ii

DAFTAR ISI
Halaman
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Tabel
Daftar Lampiran
BAB I
BAB II

BAB III

i
ii
iii
viii
xi
xii

PENDAHULUAN .....................................................................
A. Latar Belakang
.
B. Sistematika Penyajian

GAMBARAN UMUM .
A. Keadaan Geografi

B. Keadaan Penduduk
.
1. Pertumbuhan dan Persebaran Penduduk .
2. Rasio Jenis Kelamin ...........................................................
3. Komposisi Penduduk menurut Kelompok Umur
C. Keadaan Ekonomi
..
1. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) .
2. Angka Beban Tanggungan
.
D. Keadaan Pendidikan
..

1
1
2
4
4
4
4
5
5
6
6
7
7

SITUASI DERAJAT KESEHATAN


A. Angka Kematian
..
1. Angka Kematian Bayi .........................................................
2. Angka Kematian Balita .......................................................
3. Angka Kematian Ibu

4. Angka Kematian Kecelakaan Lalu Lintas


B. Angka Kesakitan

1. Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita Acute


Flaccid Paralysis (AFP) ....................................................
2. Prevalensi Tuberculosis .....................................................
3. Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA (+) ...........................
4. Angka Kesembuhan Penderita TB Paru BTA (+) ...................
5. Persentase Balita dengan Pneumonia Ditangani .
6. Jumlah Kasus Baru HIV/AIDS dan kematian karena AIDS .....
7. Jumlah Kasus Baru Infeksi Menular Seksual lainnya .............
8. Donor Darah Diskrining terhadap HIV ................................
9. Kasus Diare Ditangani ........................................................
10. Prevalensi Kusta ...............................................................
11. Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat ........................
12. Angka Kesakitan Demam Berdarah Dengue .........................
13. Angka Kematian Demam Berdarah Dengue .........................
14. Angka Kesakitan Malaria ..................................................
15. Angka Kematian Malaria ...................................................

9
9
9
11
12
14
14

iii

14
16
16
17
18
19
20
21
22
22
23
24
25
26
27

BAB IV

16. Kasus Penyakit Filariasis Ditangani


17. Jumlah Kasus dan Angka Kesakitan Penyakit yang Dapat
Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) ..
a. Difteri
.
b. Pertusis ....................................................................
c. Tetanus (Non Neonatorum) ........................................
d. Tetanus Neonatorum ..
e. Campak

f. Hepatitis B .................................................................
18. Penyakit Tidak Menular

a. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah


1) Hipertensi

2) Stroke
.
3) Dekompensasio Kordis ............................................
b. Diabetes Melitus ..........................................................
c. Neoplasma ..................................................................
d. Penyakit paru Obstruktif Kronis .....................................
e. Asma Bronkial ..............................................................
C. Status Gizi Masyarakat
..
1. Persentase Berat Bayi Lahir Rendah ...................................
2. Persentase Balita Dengan Gizi Kurang .................................
3. Persentase Balita Dengan Gizi Buruk ...................................

28

SITUASI UPAYA KESEHATAN .


A. Pelayanan Kesehatan ...............
1. Pelayanan Kesehatan Ibu ..................................................
a. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K-1 ...............................
b. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K-4 .........................
c. Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan .
d. Cakupan Pelayanan Nifas ..........
e. Cakupan Komplikasi Kebidanan yang Ditangani ..............
2. Pelayanan Kesehatan Anak ................................................
a. Cakupan Kunjungan Neonatus .....................................
b. Cakupan Kunjungan Bayi ............................................
c. Cakupan Neonatus dengan Komplikasi yang Ditangani ...
d. Cakupan Pelayanan Anak Balita ...................................
e. Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat
3. Pelayanan Gizi .................................................................
a. Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi .....................
b. Cakupan Pemberian Vitamin A pada Anak Balita ...........
c. Cakupan Pemberian Vitamin A pada Ibu Nifas ..............
d. Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Fe .......
e. Persentase Bayi yang Mendapatkan ASI Eksklusif .........
f. Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI pada anak
usia 6-24 bulan Keluarga Miskin ..................................
g. Jumlah Balita Ditimbang .............................................
h. Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan ...........
i. Desa dengan Garam Beryodium yang Baik ...................

44
44
44
44
44
45
46
47
47
47
49
49
50
51
52
52
53
54
55
56

iv

28
28
29
29
30
31
31
32
33
33
34
35
36
37
38
39
40
40
41
42

58
58
60
61

4. Pelayanan Keluarga Berencana

a. Peserta KB Baru ............................................................


b. Peserta KB Aktif ...........................................................
5. Pelayanan Imunisasi
.
a. Persentase Desa yang mencapai Universal Child
Immunization (UCI) ..............................................
b. Cakupan Imunisasi Bayi

c. Drop Out Imunisasi DPT1-Campak ..


d. WUS mendapat Imunisasi TT .......
6. Pelayanan Kesehatan Gigi
..
a. Rasio Tambal Cabut Gigi Tetap ..
b. Murid SD/MI Mendapat Pemeriksaan Gigi dan Mulut ......
c. Murid SD/MI Mendapat Perawatan Gigi dan Mulut ..
7. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut

8. Pelayanan Gawat Darurat dan Kejadian Luar Biasa ..


a. Pelayanan Gawat Darurat Level 1 yang Harus Diberikan
Pelayanan Kesehatan (RS) di Kabupaten/Kota ..............
b. Desa/Kelurahan Terkena Kejadian Luar Biasa yang
Ditangani <24 Jam ....................................................
c. Jumlah Penderita dan Kematian pada Kejadian Luar Biasa
9. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan
B. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan ..
1. Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar ........
2. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Masyarakat
Miskin .............................................................................
3. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rawat Inap Masyarakat Miskin
4. Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap di Sarana
Pelayanan Kesehatan ..
5. Jumlah Kunjungan Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan
Kesehatan ...........................................
6. Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit ..
a. Angka Kematian Umum Penderita yang dirawat di RS
(GDR) .........................................................................
b. Angka Kematian Penderita yang dirawat <48 jam (NDR)..
7. Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit ........................
c. Pemakaian Tempat Tidur (BOR) .....................................
d. Rata-rata Lama Rawat Seorang Pasien (ALOS) ...............
e. Rata-rata Hari Tempat Tidur Tidak Ditempati (TOI) ........
C. Perilaku Hidup Masyarakat .......................................................
1. Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan
Sehat ................................................................................
D. Keadaan Lingkungan .............................................................
1. Persentase Rumah Sehat ...................................................
2. Persentase Rumah/Bangunan yg Diperiksa Jentik Nyamuk
Aedes ...............................................................................
3. Persentase Keluarga menurut Jenis Sarana Air Bersih yang
Digunakan

61
61
63
65
63
65
66
66
67
67
68
69
69
70
70
72
74
74
76
76
77
78
78
79
79
79
80
80
81
81
82
82
82
83
84
85
85

BAB V

BAB VI

4. Persentase Keluarga menurut Sumber Air Minum yang


Digunakan ..
5. Persentase Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi
Dasar .
6. Persentase Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan
(TUPM) Sehat ..
7. Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya

86

SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN .


A. Sarana Kesehatan

1. Ketersediaan Obat menurut Jenis Obat


2. Jumlah
Sarana
Pelayanan
Kesehatan
menurut
Kepemilikan/Pengelola .
3. Sarana Pelayanan Kesehatan dengan Kemampuan Labkes
dan Memiliki 4 Spesialis Dasar ..
4. Posyandu menurut Strata .
a. Posyandu Purnama ........................................................
b. Posyandu Mandiri ..........................................................
5. Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) ....
6. Data Dasar Puskesmas ..
B. Tenaga Kesehatan

1. Jumlah dan Rasio Tenaga Medis di Sarana Kesehatan .


a. Dokter Spesialis ............................................................
b. Dokter Umum ..............................................................
c. Dokter Gigi ..................................................................
2. Jumlah dan Rasio Tenaga Keperawatan di Sarana Kesehatan
a. Perawat .......................................................................
b. Bidan ..........................................................................
3. Jumlah dan Rasio Tenaga Kefarmasian di Sarana Kesehatan
4. Jumlah dan Rasio Tenaga Gizi di Sarana Kesehatan
5. Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat di Sarana
Kesehatan .
a. Kesehatan Masyarakat ..................................................
b. Tenaga Sanitasi ............................................................
6. Jumlah dan Rasio Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapi di
Sarana Kesehatan .
a. Teknisi Medis ...............................................................
b. Tenaga Fisioterapi ........................................................
C. Pembiayaan Kesehatan
.
1. Persentase Anggaran Kesehatan dalam APBD Kabupaten/Kota

90
90
90

KESIMPULAN ..
A. Derajat Kesehatan ..
1. Mortalitas / Angka Kematian .
2. Morbiditas / Angka Kesakitan
.
3. Status Gizi

B. Upaya Kesehatan .
1. Pelayanan Kesehatan ..

vi

87
87
88

91
91
92
94
95
96
97
98
99
99
100
100
101
101
101
102
102
103
103
103
104
104
105
105
105
107
107
107
107
110
110
110

2. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan .


3. Perilaku Hidup Masyarakat
4. Keadaan Lingkungan .
C. Sumber Daya Kesehatan
..
1. Sarana Kesehatan
.
2. Tenaga Kesehatan
.
3. Pembiayaan Kesehatan
.
DAFTAR ISTILAH
LAMPIRAN

.....................................................................................

vii

113
114
115
115
115
117
117
118

DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 3.1
Gambar 3.2
Gambar 3.3
Gambar 3.4
Gambar 3.5
Gambar 3.6
Gambar 3.7
Gambar 3.8
Gambar 3.9
Gambar 3.10
Gambar 3.11
Gambar 3.12
Gambar 3.13
Gambar 3.14
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar

3.15
3.16
3.17
3.18
3.19
3.20
3.21
3.22

Gambar 3.23
Gambar 3.24
Gambar 3.25
Gambar 3.26
Gambar 3.27
Gambar 3.28

Angka Kematian Bayi Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 .........


Angka Kematian Bayi di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Tahun
20082012 ...................................................................................
Angka Kematian Balita Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012.........
Angka Kematian Balita di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 ........................................................................
Angka Kematian Ibu Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ...........
Angka Kematian Ibu di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Tahun
20082012 ..................................................................................
Penemuan Kasus AFP Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 .........
Angka Penemuan TB Paru di Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Angka Kesembuhan TB Paru di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008
2012 ...........................................................................................
Persentase Penanganan Kasus Pneumonia Balita Provinsi Jawa
Tengah Tahun 20082012 ...........................................................
Kasus HIV/AIDS dan Kematian karena AIDS di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 .......................................................................
Persentase Kasus Baru AIDS menurut Jenis Kelamin Provinsi Jawa
Tengah Tahun 2008-2012 ............................................................
Grafik Cakupan Penemuan Penderita Diare Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 .........................................................................
Persentase Penderita Kusta selesai diobati Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008-2012 ........................................................................
Angka Kesakitan DBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ........
Angka Kematian DBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ........
Peta CFR DBD Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Angka Kesakitan Malaria di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ..
Peta CFR Malaria Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 ......
Penemuan Kasus Difteri Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 .....
Penemuan Kasus Pertusis Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ...
Penemuan Kasus Tetanus Non Neonatorum Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008-2012 ........................................................................
Penemuan Kasus dan Kematian Tetanus Neonatorum Provinsi Jawa
Tengah Tahun 20082012 ............................................................
Kasus Campak yang Dilaporkan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008
2012 ..........................................................................................
Kasus Hepatitis B Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 .............
Persentase Kasus Penyakit Tidak Menular Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2012 ..........................................................................
Tren Peningkatan Kasus Hipertensi Essensial Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008-2012 .......................................................................
Prevalensi Penyakit Stroke Hemoragik & Non Hemoragik Provinsi
Jawa Tengah Tahun 20082012 .....................................................

viii

10
10
11
12
13
13
15
17
18
19
20
20
22
23
25
25
26
27
27
29
29
30
30
31
31
33
34
35

Gambar 3.29
Gambar 3.30
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar

3.31
3.32
3.33
3.34

Gambar 3.35
Gambar 4.1
Gambar 4.2
Gambar 4.3
Gambar 4.4
Gambar 4.5
Gambar 4.6
Gambar 4.7
Gambar 4.8
Gambar 4.9
Gambar 4.10
Gambar 4.11
Gambar 4.12
Gambar 4.13
Gambar 4.14
Gambar 4.15
Gambar 4.16
Gambar 4.17
Gambar 4.18
Gambar 4.19
Gambar 4.20
Gambar 4.21

Prevalensi Dekompensasio Kordis Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012 ........................................................................
Prevalensi Penyakit Diabetes Mellitus di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 ........................................................................
Prevalensi Penyakit Kanker Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Prevalensi PPOK Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ............
Prevalensi Asma Bronkial Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Persentase Bayi dengan Berat Lahir Rendah Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008-2012 ........................................................................
Peta Kasus Balita dengan Gizi Buruk (BB/TB) Kabupaten/Kota Provinsi
Jawa Tengah Tahun 2012 .............................................................
Cakupan Pelayanan Antenatal Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ...........................................................................................
Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Provinsi
Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ....................................................
Cakupan Kunjungan Neonatus Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ............................................................................................
Cakupan Kunjungan Bayi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ..
Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD/MI Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008-2012 ........................................................................
Cakupan Suplementasi Kapsul Vit.A pada Bayi dan Balita Tahun 20082012 ...........................................................................................
Cakupan Suplementasi Kapsul Vit.A pada Balita Tahun 2008-2012 ...
Cakupan Ibu Nifas mendapat Kapsul Vit. A Tahun 2008-2012 ..........
Persentase Pemberian Tablet Fe Pada Ibu hamil Provinsi Jawa
Tengah Tahun 20082012
........................................................
Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Tahun 2008-2012 ........................
Cakupan Balita yang Ditimbang Provinsi Jawa Tengah Tahun
20082012 ...................................................................................
Jumlah Balita dengan Gizi Buruk Provinsi Jawa Tengah Tahun
2008-2012 ...................................................................................
Persentase Desa/Kelurahan dengan Garam Beryodium Baik Tahun
2008-2012 ...................................................................................
Persentase Pemakaian Kontrasepsi Peserta KB Baru di Provinsi Jawa
Tengah Tahun 2012 ......................................................................
Cakupan Peserta KB Aktif Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Cakupan Desa/Kelurahan UCI Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 .........................................................................
Cakupan Imunisasi Bayi Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ....
Rasio Tumpatan dan Pencabutan Gigi Tetap Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 ........................................................................
Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gigi Murid SD Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012
.............................................................
Cakupan Perawatan Gigi Murid SD di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 .........................................................................
Pelayanan Kesehatan Usia lanjut di Provinsi Jawa Tengah Tahun
20082012
.........................................................................

ix

36
37
38
39
40
40
42
45
46
48
49
51
52
53
54
55
57
59
60
61
62
63
64
66
68
69
69
70

Gambar 4.22
Gambar 4.23
Gambar 4.24
Gambar 4.25
Gambar 4.26
Gambar 4.27
Gambar 4.28
Gambar 4.29
Gambar 4.30
Gambar 4.31
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar

4.32
4.33
4.34
4.35

Gambar 5.1
Gambar 5.2
Gambar 5.3
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar

5.4
5.5
5.6
5.7

Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar

5.8
5.9
5.10
5.11
5.12
5.13
5.14
5.15

Gambar 5.16
Gambar 5.17

Sarana Kesehatan dengan Kemampuan Pelayanan Gawat Darurat


yang dapat Diakses Masyarakat Provinsi Jawa Tengah Tahun
20082012 ...................................................................................
Distribusi Frekuensi KLB menurut Jumlah Desa yang Terserang
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ........................................
Grafik Distribusi Frekuensi Desa/Kelurahan Terkena KLB yang
ditangani kurang dari 24 jam Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012
Kejadian KLB menurut Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2012 .................................................................................
Jenis KLB menurut Desa/Kelurahan Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2012 .................................................................................
Distribusi Frekuensi Penyuluhan Kelompok yang Dilakukan, Provinsi
Jawa Tengah Tahun 2012 .............................................................
Distribusi Frekuensi Penyuluhan Massa yang Dilakukan, Provinsi Jawa
Tengah Tahun 2012 .....................................................................
Cakupan Kepesertaan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Penduduk
Non Maskin Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ......................
Cakupan Kepesertaan Program JPK Pra Bayar Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2012 .................................................................................
Persentase Rumah Tangga Ber-PHBS Provinsi Jawa Tengah Tahun
2008-2012 ...................................................................................
Cakupan Rumah Sehat Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ......
Akses Air Bersih di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 .....................
Cakupan Sanitasi Dasar Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ......
Cakupan Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya Provinsi Jawa
Tengah Tahun 20082012 .............................................................
Tingkat Kecukupan Obat di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 .......
Sarana Kesehatan Dengan Kemampuan Laboratorium Kesehatan
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 ................................................
Persentase Posyandu Berdasarkan Strata, Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 ..........................................................................
Jumlah Posyandu Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ..............
Cakupan Posyandu Purnama Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012
Cakupan Posyandu Mandiri Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Jumlah Puskesmas, Puskesmas Perawatan, Puskesmas Pembantu,
dan Puskesmas Keliling, Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ....
Rasio Dokter Spesialis Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ........
Rasio Dokter Umum Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ...........
Rasio Dokter Gigi Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ...............
Rasio Tenaga Perawat Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ........
Rasio Tenaga Bidan Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ............
Rasio Tenaga Kefarmasian Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012...
Rasio Tenaga Gizi di Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ..........
Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 ........................................................................
Rasio Tenaga Sanitasi Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012 ........
Rasio Tenaga Tehnisi Medis di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012 ..........................................................................

71
72
73
73
74
75
75
76
77
83
84
86
87
88
90
92
93
94
95
96
98
99
100
100
101
101
102
103
103
104
104

DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1
Tabel 2.2
Tabel 2.3
Tabel 3.1
Tabel 5.1

Persentase Kelompok Usia Produktif Jawa Tengah Tahun 2008-2012 ......


PDRB per Kapita Jawa Tengah Tahun 2008-2011 ..................................
Jumlah Penduduk Usia 10 tahun ke atas Menurut Tingkat Pendidikan
Tertinggi yang Ditamatkan di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2007-2010....
Persentase Donor Darah Diskrining terhadap HIV Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008-2012 ...............................................................................
Jumlah rumah Sakit di Provinsi Jawa Tengah menurut Jenis dan
Pemilikan Tahun 2012 .........................................................................

xi

6
7
8
21
80

DAFTAR LAMPIRAN
PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

TABEL 1

RESUME PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2012


Luas Wilayah, Jumlah Desa/Kelurahan, Jumlah Penduduk, Jumlah
Rumah Tangga, dan Kepadatan Penduduk Menurut Kabupaten/Kota

TABEL 2

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur, Rasio Beban


Tanggungan, Rasio Jenis Kelamin Kabupaten/Kota

TABEL 3

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur

TABEL 4

Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas Yang Melek Huruf


Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 5

Persentase Penduduk Laki-laki dan Perempuan Berusia 10 Tahun keatas


Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 6

Jumlah Kelahiran Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 7

Jumlah Kematian
Kabupaten/Kota.

TABEL 8

Jumlah Kematian Ibu Menurut Kelompok Umur, Kabupaten/Kota

TABEL 9

Jumlah Kasus AFP (Non Polio) dan AFP Rate (Non Polio) Menurut
Kabupaten/Kota.

TABEL 10

Jumlah Kasus Baru TB Paru dan Kematian Akibat TB Paru Menurut Jenis
Kelamin, Kabupaten/Kota.

TABEL 11

Jumlah Kasus dan Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA+ Menurut Jenis
Kelamin, Kabupaten/Kota.

TABEL 12

Jumlah Kasus dan Kesembuhan TB Paru BTA+ Menurut Jenis Kelamin,


Kabupaten/Kota.

TABEL 13

Penemuan Kasus
Kabupaten/Kota.

TABEL 14

Jumlah Kasus Baru HIV, AIDS, Dan Infeksi Menular Seksual Lainnya
Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 15

Persentase Donor Darah Diskrining Terhadap HIV-AIDS Menurut Jenis


Kelamin

TABEL 16

Kasus Diare Yang Ditangani Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 17

Jumlah Kasus Baru Kusta Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 18

Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun dan Cacat Tingkat 2 Menurut Jenis
Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 19

Jumlah Kasus dan Angka Prevalensi Penyakit Kusta Menurut Jenis


Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 20

Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat Menurut Jenis Kelamin,


Kabupaten/Kota

Bayi

dan

Pneumonia

xii

Balita

Balita

Menurut

Menurut

Jenis

Jenis

Kelamin,

Kelamin,

TABEL 21

Jumlah Kasus Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)


Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 22

Jumlah Kasus Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)


Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota - Lanjutan

TABEL 23

Jumlah Kasus DBD Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 24

Kesakitan dan Kematian Akibat Malaria Menurut Jenis Kelamin,


Kabupaten/Kota

TABEL 25

Penderita Filariasis Ditangani Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 26

Bayi Berat Badan Lahir Rendah Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 27

Status Gizi Balita Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 28

Cakupan Kunjungan Ibu Hamil, Persalinan Ditolong Tenaga Kesehatan,


Dan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas Menurut Kabupaten/Kota.
Persentase Cakupan Imunisasi TT Pada Ibu Hamil Menurut
Kabupaten/Kota
Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Tablet Fe1 Dan Fe3 Menurut
Kabupaten/Kota

TABEL 29
TABEL 30
TABEL 31

Jumlah dan Persentase Ibu Hamil Dan Neonatal Risiko Tinggi/Komplikasi


Ditangani Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 32

Cakupan Pemberian Vitamin A Pada Bayi, Anak Balita, Dan Ibu Nifas
Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 33

Proporsi Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi, Kabupaten/Kota

TABEL 34

Proporsi Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi, Kabupaten/Kota

TABEL 35

Jumlah Peserta KB Baru dan KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi,


Kabupaten/Kota

TABEL 36

Cakupan Kunjungan Neonatus Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 37

Cakupan Kunjungan Bayi Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 38

Cakupan Desa/Kelurahan UCI Menurut Kabupaten/Kota

TABEL 39

Cakupan Imunisasi DPT, HB, Dan Campak Pada Bayi Menurut Jenis
Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 40

Cakupan Imunisasi BCG Dan Polio Pada Bayi Menurut Jenis Kelamin,
Kabupaten/Kota

TABEL 41

Jumlah Bayi Yang Diberi ASI Eksklusif Menurut Jenis Kelamin,


Kabupaten/Kota

TABEL 42

Pemberian Makanan Pendamping ASI Anak Usia 6-23 Bulan Dari


Keluarga Miskin Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 43

Cakupan Pelayanan Anak Balita Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 44

Jumlah Balita Ditimbang Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 45

Cakupan Balita Gizi Buruk Yang Mendapat Perawatan Menurut Jenis


Kelamin, Kabupaten/Kota

xiii

TABEL 46

Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Menurut Jenis


Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 47

Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Menurut Jenis


Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 48

Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut Menurut Jenis Kelamin,


Kabupaten/Kota

TABEL 49

Persentase Sarnan Kesehatan Dengan Kemampuan Pelayanan Gawat


Darurat (Gadar) Level 1

TABEL 50

Desa/Kelurahan Terkena KLB Yang Ditangani <24 jam Menurut


Kabupaten/Kota

TABEL 51

Jumlah Penderita Dan Kematian Pada KLB Menurut Jenis KLB

TABEL 52

Pelayanan Kesehatan
Kabupaten/Kota

Gigi

dan

Mulut

Menurut

Jenis

Kelamin,

TABEL 53

Pelayanan Kesehatan Gigi


Kabupaten/Kota (Lanjutan)

dan

Mulut

Menurut

Jenis

Kelamin,

TABEL 54

Jumlah Kegiatan Penyuluhan Kesehatan

TABEL 55

Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar Menurut Jenis


Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 56

Cakupan Pelayanan Rawat Jalan Masyarakat Miskin (Dan Hampir Miskin)


Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 57

Cakupan Pelayanan Rawat Inap Masyarakat Miskin (Dan Hampir Miskin)


Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota

TABEL 58

Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap, dan Kunjungan Gangguan


Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan

TABEL 59

Angka Kematian di Rumah Sakit

TABEL 60

Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit

TABEL 61

Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih Sehat Menurut


Kabupaten/Kota

TABEL 62

Persentase Rumah Sehat Menurut Kecamatan dan Puskesmas

TABEL 63

Persentase Rumah/Bangunan Bebas Jentik Nyamuk Aedes Menurut


Kabupaten/Kota

TABEL 64

Persentase Keluarga Menurut Jenis Sarana Air Bersih Yang Digunakan,


Kabupaten/Kota

TABEL 65

Persentase Keluaga Menurut Sarana Air Minum Yang Digunakan,


Kabupaten/Kota

TABEL 66

Persentase Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar Menurut


Kabupaten/Kota

TABEL 67

Persentase Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) Sehat


Menurut Kabupaten/Kota

TABEL 68

Persentase Institusi
Kabupaten/Kota

Dibina

xiv

Kesehatan

Lingkungannya

Menurut

TABEL 69

Ketersediaan Obat Menurut Jenis Obat

TABEL 70

Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kepemilikan

TABEL 71

Sarana Pelayanan Kesehatan Dengan Kemampuan Labkes dan Memiliki 4


Spesialis Dasar

TABEL 72

Jumlah Posyandu Menurut Strata, Kabupaten/Kota

TABEL 73

Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Menurut


Kabupaten/Kota

TABEL 74

Jumlah Tenaga Medis di Sarana Kesehatan

TABEL 75

Jumlah Tenaga Keperawatan di Sarana Kesehatan

TABEL 76

Jumlah Tenaga Kefarmasian di Sarana Kesehatan

TABEL 77

Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi di Sarana Kesehatan

TABEL 78

Jumlah Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapis di Sarana Kesehatan

TABEL 79

Anggaran Kesehatan Kabupaten/Kota

TABEL 80

Jumlah Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas dan Rasio Korban Luka dan
Meninggal Terhadap Jumlah Penduduk

TABEL 81

Persentase Desa/Kelurahan dengan Garam Beryodium yang Baik

TABEL 82

Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular Menurut Kabupaten/Kota

xv

DAFTAR ISTILAH
Alat Kontrasepsi Dalarn Rahim
(AKDR)

: Alat Kontrasepsi yang dimasukan ke dalam rahim,


terbuat dari plastik halus dan fleksibel (polietilen).

Angka Insidens (IR)

: Jumlah kasus tertentu terhadap penduduk berisiko pada


periode dan waktu tertentu.

Angka Keberhasilan
Pengobatan (SR=Success Rate)

: Angka kesembuhan + cakupan pengobatan lengkap


pada penderita TB paru BTA+

Angka Kematian Balita


(AKABA)

: Jumlah kematian anak berusia 0-4 tahun per 1.000


kelahiran hidup pada periode tahun tertentu.

Angka Kernatian Bayi (AKB)

: Jumlah kematian bayi berusia dibawah 1 tahun per


1.000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu.

Angka Kernatian Ibu (AKI)

: Jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan,


persalinan dan nifas per 100.000 kelahiran hidup pada
masa tertentu.

Angka Kematian Kasar

Crude Death Rate (CDR)

: Banyaknya kematian selama satu tahun tiap 1.000


penduduk.

Angka Kematian Neonatal


(AKN)

: Jumlah kematian bayi di bawah usia 28 hari per 1.000


kelahiran hidup pada periode tertentu.

Angka Partisipasi Kasar (APK)

: Persentase jumlah peserta didik SD, jumlah peserta


didik SLTP, jumlah peserta didik SLTA, jumlah peserta
didik PTS/PTN dibagi dengan jumlah penduduk
kelompok usia masing-masing jenjang pendidikan (SD
usia 7-12 tahun, SLTP usia 13-15 tahun, SLTA usia 1618 tahun, PTS/PTN usia 19-24 tahun).

ASI Eksklusif

: Pemberian hanya ASI (Air Susu Ibu) saja, tanpa


makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir.

Berat Badan Lahir Rendah


(BBLR)

: Bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500


gram, yang ditimbang pada saat lahir sampai dengan 24
jam pertama setelah lahir.

CFR (Case Fatality Rate)

: Persentase orang yang meninggal karena penyakit


tertentu terhadap orang yang mengalami penyakit yang
sama.
: Dokumen pengesahan Dana Alokasi Khusus yang
dikeluarkan Kementerian Keuangan.

Intra Uterine Device (IUD)

Infant Mortality Rate (lMR)


Maternal Mortality Rate (MMR)

Neonatal Mortality Rate

Exclusive Breast Feeding

Low Birth Weight

Daftar Alokasi Dana Alokasi


Khusus (DA-DAK)

Directly Observed Treatment


Shortcourse (DOTS)

: Pengawasan langsung menelan obat anti tuberculosis


jangka pendek setiap hari oleh Pengawas Menelan Obat
(PMO).
119

Dokter kecil

: Kader kesehatan sekolah yang biasanya berasal dari


murid kelas 4 dan 5 SD dan setingkat yang telah
mendapatkan pelatihan dokter kecil.

Gross National Income

: Pendapatan Nasional Bruto perkapita.

HDI
IPM (Indeks Pembangunan
Manusia)

: Human Development Index


Pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek
huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua
negara seluruh dunia.
IPM mengukur pencapaian rata-rata sebuah negara
dalam 3 dimensi dasar pembangunan manusia:
1. Hidup yang sehat dan panjang umur yang diukur
dengan harapan hidup saat kelahiran.
2. Pengetahuan yang diukur dengan angka tingkat
baca tulis pada orang dewasa (bobotnya dua per
tiga)
dan
kombinasi
pendidikan
dasar,
menengah,
atas (bobot satu per tiga).
3. Standar kehidupan yang layak diukur dengan
GDP (Gross Domestic Product) per kapita /
produk domestik bruto dalam paritas kekuatan
beli (Purchasing Power Parity) dalam Dollar AS.

Kunjungan Neonatus 1 (KN1)

: Pelayanan kesehatan neonatal dasar, kunjungan ke-l


pada 6-24 jam setelah lahir.

Kunjungan Neonatus Lengkap


(KN Lengkap)

: Pelayanan kesehatan neonatal dasar meliputi ASI


ekslusif, pencegahan infeksi berupa perawatan mata, tali
pusat, pemberian vitamin K1 injeksi bila tidak diberikan
pada saat lahir, pemberian imunisasi hepatitis B1 bila
tidak diberikan pada saat lahir, dan manajemen terpadu
bayi muda. Dilakukan sesuai standar sedikitnya 3 kali,
pada 6-24 jam setelah lahir, pada 3-7 hari dan pada -28
hari setelah lahir yang dilakukan di fasilitas kesehatan
maupun kunjungan rumah.

Kunjungan Nifas 3

: Pelayanan kepada ibu nifas sedikitnya 3 kali, pada 6 jam


pasca persalinan s.d 3 hari; pada minggu ke II, dan
pada minggu ke VI termasuk pemberian vitamin A 2 kali
serta persiapan dan/atau pemasangan KB pasca
persalinan.

NAPZA

: Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lain.

NCDR (Newly Case Detection


Rate)

: Rata-rata kasus yang baru terdeteksi pada tahun


pelaporan.

120

Pasangan Usia Subur (PUS)

: Pasangan suami istri yang pada saat ini hidup bersama,


baik bertempat tinggal resmi dalam satu rumah ataupun
tidak, dimana umur istrinya antara 15 tahun sampai 49
tahun.

Pes (bubonic Plaque)

: Infeksi bakteri
pengerat
liar.

Pneumonia

: Merupakan infeksi akut yang mengenai jaringan paru


(alveoli). Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus
maupun jamur.

Polio

: Polio merupakan salah satu penyakit menular yang


termasuk ke dalam PD3I yang disebabkan oleh virus
yang menyerang sistem syaraf higga penderita
mengalami kelumpuhan.

SEARO

: (South East Asia Region / SEARO)

TB (Tuberkulosis)

: infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis


Infeksi ini dapat menyerang paru (tuberculosis paru)
maupun organ selain paru (tuberculosis ekstra
pulmonal)

TN (Tetanus Neonatorum)

: Infeksi disebabkan oleh basil Clostridium tetani, yang


masuk ke tubuh melalui luka. Penyakit ini menginfeksi
bayi baru lahir yang salah satunya disebabkan oleh
pemotongan tali pusat dengan alat yang tidak steril.

UHH (Umur Harapan Hidup)

: Jumlah rata-rata usia yang diperkirakan pada seseorang


atas dasar angka kematian pada masa tersebut.

Universal Child Immunization

: Desa atau Kelurahan UCI adalah desa/kelurahan


dimana
80% dari jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah
mendapat imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu
tahun.

VAR (Vaksin Anti Rabies), dan Lyssa

: Vaksin yang digunakan untuk infeksi virus rabies yang


ditularkan melalui gigitan hewan seperti anjing, kucing,
kelelawar, kera, musang dan serigala yang di dalam
tubuhnya mengandung virus Rabies.

Acute Flaccid Paralysis (AFP)

: kelumpuhan yang terjadi secara mendadak

Tuberkulosis (TB)

: penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri

(UCl)

Pasteurella

pestis

melalui

Mycobacterium tuberculosis

121

hewan

Case Detection Rate (CDR)

: proporsi jumlah pasien baru BTA(+) yang ditemukan


dan diobati terhadap jumlah pasien baru BTA(+) yang
diperkirakan ada dalam wilayah tersebut

Angka kesembuhan (Cure Rate) TB


paru

: hasil pemeriksaan dahak pada akhir pengobatan


ditambah minimal satu kali pemeriksaan sebelumnya
(sesudah fase awal atau satu bulan sebelum akhir
pengobatan) hasilnya negatif.

keberhasilan pengobatan (Succes


Rate)

: jumlah pasien dinyatakan sembuh dan


pengobatan lengkap dibandingkan jumlah
BTA(+) yang diobati

HIV/AIDS

: penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus


Human Immunodeficiency Virus yang menyerang sistem
kekebalan tubuh.

Penyakit Menular Seksual (PMS)

: penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual

Kusta

: penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri

Release From Treatment - RFT

: penderita yang tidak berobat teratur atau penderita


yang seharusnya sudah selesai diobati

Demam Berdarah Dengue (DBD)

: penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan


ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes aegypty

Angka kematian/Case Fatality Rate


(CFR) DBD

: Jumlah penderita DBD yang meninggal dunia dibagi


jumlah penderita DBD pada tahun yang sama dikalikan
seratus

Angka kesakitan/Incidence Rate (IR)


DBD

: Jumlah penderita DBD dibagi jumlah penduduk pada


tempat dan waktu yang sama dikalikan seratus persen

pasien
pasien

Mycobacterium leprae

122

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam upaya mewujudkan Jawa Tengah Sehat, pembangunan kesehatan di
Jawa Tengah tidak dapat dilakukan sendiri oleh aparat pemerintah di sektor
kesehatan, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan peran
serta swasta dan masyarakat. Segala upaya kesehatan selama ini dilakukan tidak
hanya oleh sektor kesehatan saja, tetapi juga tidak luput peran dari sektor non
kesehatan dalam upaya penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan upaya
mengatasi permasalahan kesehatan.
Agar proses pembangunan kesehatan berjalan sesuai dengan arah dan
tujuan, diperlukan manajemen yang baik sebagai langkah dasar pengambilan
keputusan dan kebijakan di semua tingkat administrasi pelayanan kesehatan. Untuk
itu pencatatan dan pelaporan kegiatan pelayanan kesehatan perlu dikelola dengan
baik dalam suatu sistem informasi kesehatan.
Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang evidence based diarahkan untuk
penyediaan data dan informasi yang akurat, lengkap, dan tepat waktu. Untuk itu,
peran data dan informasi kesehatan menjadi sangat penting dan semakin
dibutuhkan dalam manajemen kesehatan oleh berbagai pihak. Masyarakat semakin
peduli dengan situasi kesehatan dan hasil pembangunan kesehatan yang telah
dilakukan oleh pemerintah, terutama terhadap masalah-masalah kesehatan yang
berhubungan langsung dengan kesehatan mereka.
Kepedulian masyarakat akan informasi kesehatan ini memberikan nilai positif
bagi pembangunan kesehatan itu sendiri. Untuk itu pengelola program harus bisa
menyediakan dan memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat dengan
dikemas secara baik, sederhana, informatif, dan tepat waktu.
Profil kesehatan merupakan salah satu produk dari Sistem Informasi
Kesehatan yang penyusunan dan penyajiannya dibuat sesederhana mungkin tetapi
informatif, untuk dipakai sebagai alat tolok ukur kemajuan pembangunan kesehatan
sekaligus juga sebagai bahan evaluasi program-program kesehatan. Profil Kesehatan
Provinsi Jawa Tengah adalah gambaran situasi kesehatan yang memuat berbagai
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

data tentang situasi dan hasil pembangunan kesehatan selama satu tahun yang
memuat data derajat kesehatan, sumber daya kesehatan, dan capaian indikator hasil
pembangunan kesehatan.
B. SISTEMATIKA PENYAJIAN
Sistematika penyajian Profil Kesehatan adalah sebagai berikut :
BAB I

: PENDAHULUAN
Berisi

penjelasan

tentang

maksud,

tujuan

dan

sistematika

penyajiannya.
BAB II

: GAMBARAN UMUM
Menyajikan tentang gambaran umum Provinsi Jawa Tengah meliputi
letak geografis, kependudukan, ekonomi dan pendidikan yang erat
kaitannya dengan kesehatan.

BAB III

: SITUASI DERAJAT KESEHATAN


Berisi uraian tentang indikator mengenai angka kematian, angka
kesakitan dan angka status gizi masyarakat.

BAB IV

: SITUASI UPAYA KESEHATAN


Menguraikan

tentang

pelayanan

kesehatan

dasar,

pelayanan

kesehatan rujukan dan penunjang, pencegahan dan pengendalian


penyakit menular dan tidak menular, pembinaan kesehatan lingkungan
dan sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian
dan alat kesehatan, pelayanan kesehatan dalam situasi bencana serta
upaya pelayanan kesehatan lainnya yang diselenggarakan oleh
kabupaten/kota.

BAB V

: SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN


Menguraikan

tentang

tenaga

kesehatan,

sarana

kesehatan,

pembiayaan kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.


BAB VI

: KESIMPULAN
Berisi

sajian

garis

besar

hasil-hasil

cakupan

porgram/kegiatan

berdasarkan indikator-indikator bidang kesehatan untuk dapat ditelaah


lebih jauh dan untuk bahan perencanaan pembangunan kesehatan
serta pengambilan keputusan di Provinsi Jawa Tengah.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

LAMPIRAN
Berisi resume atau angka pencapaian kabupaten/kota dan 82 tabel data yang
sebagian diantaranya merupakan Indikator Pencapaian Kinerja Standar Pelayanan
Minimal Bidang Kesehatan.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

BAB II
GAMBARAN UMUM

A. KEADAAN GEOGRAFI
Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang
terletak cukup strategis karena berada diantara dua provinsi besar, yaitu bagian
barat berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat, bagian timur berbatasan dengan
Provinsi Jawa Timur. Sedangkan bagian utara berbatasan dengan Laut Jawa dan
bagian selatan berbatasan dengan Samudra Hindia dan Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta. Letaknya antara 540' - 830' lintang selatan dan antara 10830' - 11130'
bujur timur (termasuk Pulau Karimunjawa).
Luas wilayah Provinsi Jawa Tengah sebesar 32.544,12 km, secara
administratif terbagi menjadi 29 kabupaten dan 6 kota, yang tersebar menjadi 573
kecamatan dan 8.576 desa/kelurahan. Wilayah terluas adalah Kabupaten Cilacap
dengan luas 2.138,51 km, atau sekitar 6,57% dari luas total Provinsi Jawa Tengah,
sedangkan Kota Magelang merupakan wilayah yang luasnya paling kecil yaitu seluas
18,12 km.
Secara topografi, wilayah Provinsi Jawa Tengah terdiri dari wilayah daratan
yang dibagi menjadi 4 (empat) kriteria :
a. Ketinggian antara 0100 m dari permukaan air laut, seluas 53,3%, yang
daerahnya berada di sepanjang pantai utara dan pantai selatan.
b. Ketinggian antara 100500 m dari permukaan air laut seluas 27,4%.
c. Ketinggian antara 5001.000 m dari permukaan air laut seluas 14,7%.
d. Ketinggian diatas 1.000 m dari permukaan air laut seluas 4,6%.
B. KEADAAN PENDUDUK
1. Pertumbuhan dan Persebaran Penduduk
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah,
jumlah penduduk Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 (angka proyeksi
sementara dari BPS) sebesar 33.270.207 jiwa, dengan luas wilayah sebesar
32.544,12 kilometer persegi (km), rata-rata kepadatan penduduk sebesar

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

1.022,31 jiwa untuk setiap km. Wilayah terpadat adalah Kota Surakarta, dengan
tingkat kepadatan penduduk sekitar 11.573 jiwa per km. Wilayah terlapang
adalah Kabupaten Blora, dengan tingkat kepadatan penduduk sekitar 472 jiwa
per km, dengan demikian persebaran penduduk di Jawa Tengah belum merata.
Jumlah rumah tangga sebanyak 8.704.482, maka rata-rata jumlah
anggota rumah tangga adalah 3,82 jiwa untuk setiap rumah tangga. Penduduk
terbanyak di Kabupaten Brebes 1.770.480 jiwa (5,32%) dan paling sedikit di
Kota Magelang 120.447 jiwa (0,36%). Data mengenai kependudukan dapat
dilihat pada lampiran Tabel 1.
2. Rasio Jenis Kelamin
Komposisi penduduk menurut jenis kelamin dapat dilihat dari rasio jenis
kelamin, yaitu perbandingan penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan
per 100 penduduk perempuan. Berdasarkan penghitungan sementara angka
proyeksi penduduk tahun 2012 berdasarkan hasil Sensus Penduduk tahun 2010
oleh Badan Pusat Statistik, didapatkan jumlah penduduk laki-laki di Jawa Tengah
16.495.705 jiwa (49,58%) dan jumlah penduduk perempuan di Jawa Tengah
16.774.502 jiwa (50,42%). Sehingga didapatkan rasio jenis kelamin sebesar
98,34 per 100 penduduk perempuan, berarti setiap 100 penduduk perempuan
ada sekitar 98 penduduk laki-laki. Data mengenai rasio jenis kelamin (sex ratio)
dapat dilihat pada lampiran Tabel 2.
3. Komposisi Penduduk Menurut Kelompok Umur
Komposisi penduduk Provinsi Jawa Tengah menurut kelompok umur dan
jenis kelamin menunjukkan bahwa penduduk laki-laki maupun perempuan
mempunyai proporsi terbesar pada kelompok umur 1544 tahun. Gambaran
komposisi penduduk secara lebih rinci dapat dilihat pada lampiran Tabel 3.
Perbandingan komposisi proporsi penduduk menurut usia produktif dari
tahun 2008 sampai tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut:

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

Tabel 2.1
Persentase Kelompok Usia Produktif Jawa Tengah tahun 2008 2012
Kelompok
Usia (Tahun)

TAHUN
2008

2009

0 - 14
26,57 %
25,03 %
15 64
65,66 %
67,87 %
65 +
7,77 %
7,11 %
Sumber : BPS Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
Ket : *) angka sementara

2010

2011

2012*)

26,32 %
66,53 %
7,05 %

26,30 %
66,53 %
7,18 %

25,37 %
67,24 %
7,40 %

Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa proporsi penduduk tahun 2012 bila
dibandingkan dengan tahun 2011, kelompok usia produktif (15-64 tahun)
mengalami peningkatan, sedangkan kelompok usia belum produktif (0-14 tahun)
mengalami penurunan. Hal ini berarti bahwa angka beban tanggungan menjadi
berkurang.
C. KEADAAN EKONOMI
1. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi yang
diperlukan untuk evaluasi dan perencanaan ekonomi makro, biasanya dilihat dari
pertumbuhan angka Produk Domestik Regional Bruto, baik atas dasar harga
berlaku maupun atas dasar harga konstan. Produk Domestik Regional Bruto
didefinisikan sebagai jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha
dalam suatu wilayah atau merupakan jumlah seluruh nilai barang dan jasa akhir
yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di suatu wilayah.
Kondisi perekonomian nasional pada tahun 2011 menunjukkan arah
pertumbuhan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Hal ini ditunjukkan
dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,46%, lebih tinggi jika dibandingkan
pertumbuhan ekonomi tahun 2010 (6,20%). Kinerja perekonomian nasional
tersebut sejalan dengan perekonomian regional.
Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada tahun 2011 secara agregat
cukup dinamis yaitu mencapai 6,01%, lebih tinggi dibandingkan dengan
pertumbuhan tahun 2010 (5,84%). Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada
tahun 2011 sebesar 6,01% lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan
ekonomi nasional (6,46%)

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

Produk Domestik Regional Bruto per kapita di Jawa Tengah pada tahun
2011 atas dasar harga berlaku sebesar 15,38 juta rupiah atau naik sebesar
12,04% dan atas dasar harga konstan sebesar 6,11 juta rupiah, mengalami
kenaikan meskipun kenaikannya tidak sebesar harga berlaku. Selama periode
2008-2011, perekonomian Jawa Tengah menunjukkan peningkatan yang positif
dari tahun ke tahun yaitu tumbuh berkisar diatas 5%.
Tabel 2.2
PDRB per Kapita Jawa Tengah Tahun 2008 2011 (Rupiah)
Tahun
PDRB per Kapita
PDRB per Kapita
atas dasar harga berlaku
atas dasar harga konstan
2008
11.124.084
5.142.781
2009

12.322.889

5.471.490

2010

13.732.413

5.774.556

2011

15.376.171

6.112.861

Sumber : PDRB Jawa Tengah Tahun 2012


2. Angka Beban Tanggungan
Berdasarkan jumlah penduduk menurut kelompok umur, angka beban
tanggungan (dependency ratio) penduduk Provinsi Jawa Tengah pada tahun
2012 sebesar 48,73. Angka tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan
dengan tahun 2011 (50,31), berarti pada tahun 2012 setiap 100 penduduk usia
produktif (usia 15-64 tahun) harus menanggung beban hidup sekitar 49
penduduk usia belum produktif (014 tahun) dan usia tidak produktif (65 tahun
ke atas).
D. KEADAAN PENDIDIKAN
Tingkat pendidikan dapat berkaitan dengan kemampuan menyerap dan
menerima informasi kesehatan serta kemampuan dalam berperan serta dalam
pembangunan kesehatan. Masyarakat yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi,
pada umumnya mempunyai pengetahuan dan wawasan yang lebih luas sehingga
lebih mudah menyerap dan menerima informasi, serta dapat ikut berperan serta
aktif dalam mengatasi masalah kesehatan dirinya dan keluarganya.
Dibandingkan dengan tahun 2010 secara umum telah terjadi peningkatan di
bidang pendidikan. Peningkatan terjadi pada tingkat pendidikan SMP dan SMU. Hal
ini wajar terjadi mengingat semakin digalakkannya program sekolah gratis bagi

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

jenjang SD dan SMP dan program-program pendidikan lainnya. Berikut ini disajikan
tabel persentase jumlah penduduk usia 10 tahun ke atas menurut pendidikan
tertinggi yang ditamatkan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2007-2010.
Tabel 2.3
Jumlah Penduduk Usia 10 tahun ke Atas Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi
yang Ditamatkan di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2011
Blm/Tdk
Tdk punya
DIPL/AK/
Tahun
Pernah
SD/MI
SMP
SMU/SMK
Total
Ijazah SD/MI
PT
Sekolah
2008
9,33
23,03
32,01
16,58
14,64
4,41
100,00
2009

8,42

22,16

32,50

17,22

15,21

4,48

100,00

2010

8,13

18,91

34,55

18,11

10,48

4,93

100,00

2011

6,95

20,68

32,59

18,92

16,00

4,85

100,00

Sumber : BPS Provinsi Jawa Tengah tahun 2012


Peningkatan tersebut berimbas pada kemampuan baca tulis penduduk yang
tercermin dari angka melek huruf. Persentase penduduk yang dapat membaca dan
menulis huruf latin dan huruf lainnya pada tahun 2011 sebesar 91,22%, sedangkan
yang buta huruf sebesar 8,788%. Bila dilihat dari jenis kelaminnya, maka penduduk
laki-laki lebih banyak yang melek huruf dibandingkan dengan penduduk perempuan,
angka melek penduduk laki-laki sebesar 94,94% dan perempuan sebesar 87,61%.
Data mengenai angka melek huruf dapat dilihat pada lampiran Tabel 5.
Demikian gambaran umum Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 secara
ringkas dengan penyajian tentang kependudukan, perekonomian dan pendidikan.
Faktor perekonomian dan pendidikan secara bersama-sama dengan kesehatan
digunakan untuk menentukan Indeks Pembangunan Manusia.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN
Dalam menilai derajat kesehatan masyarakat, terdapat beberapa indikator yang
dapat digunakan. Indikator-indikator tersebut pada umumnya tercermin dalam kondisi
angka kematian, angka kesakitan dan status gizi. Pada bagian ini, derajat kesehatan
masyarakat di Provinsi Jawa Tengah digambarkan melalui Angka Kematian Bayi (AKB),
Angka Kematian balita (AKABA), Angka Kematian Ibu (AKI), angka morbiditas beberapa
penyakit dan status gizi.
Derajat kesehatan masyarakat juga dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktorfaktor tersebut tidak hanya berasal dari sektor kesehatan seperti pelayanan kesehatan
dan ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, melainkan juga dipengaruhi faktor
ekonomi, pendidikan, lingkungan sosial, keturunan dan faktor lainnya.
A. ANGKA KEMATIAN
Angka kematian dari waktu ke waktu menggambarkan status kesehatan
masyarakat secara kasar, kondisi atau tingkat permasalahan kesehatan, kondisi
lingkungan fisik dan biologik secara tidak langsung. Angka tersebut dapat digunakan
sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program
pembangunan kesehatan. Angka kematian yang disajikan pada bab ini yaitu AKB,
AKABA, AKI dan Angka Kematian Kecelakaan Lalu Lintas.
1. Angka Kematian Bayi
Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan jumlah kematian bayi (0-11
bulan) per 1000 kelahiran hidup dalam kurun waktu satu tahun. AKB
menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan masyarakat yang berkaitan
dengan faktor penyebab kematian bayi, tingkat pelayanan antenatal, status gizi
ibu hamil, tingkat keberhasilan program KIA dan KB, serta kondisi lingkungan
dan sosial ekonomi. Apabila AKB di suatu wilayah tinggi, berarti status kesehatan
di wilayah tersebut rendah.
AKB di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 10,75/1.000 kelahiran
hidup, meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar 10,34/1.000

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

kelahiran hidup. Dibandingkan dengan target Millenium Development Goals


(MDGs) ke-4 tahun 2015 sebesar 17/1.000 kelahiran hidup maka AKB di Provinsi
Jawa Tengah tahun 2012 sudah cukup baik karena telah melampaui target.
Dibawah ini grafik AKB di Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2008-2012.
11
10.5
10
9.5
9
8.5
AKB

2008

2009

2010

2011

2012

9.27

10.25

10.62

10.34

10.75

Gambar 3.1 Angka Kematian Bayi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Angka kematian bayi tertinggi adalah Kabupaten Banjarnegara sebesar


18,16/1.000 kelahiran hidup, sedangkan terendah adalah Kota Surakarta sebesar
5,33/1.000 kelahiran hidup.
Kt Surakarta
Demak
Wonogiri
Magelang
Kudus
Kt Salatiga
Tegal
Karanganyar
Banyumas
Sragen
Kendal
Sukoharjo
Jepara
Pemalang
Pati
Klaten
Kebumen
Grobogan
Kt Semarang
Pekalongan
Kt Pekalongan
Boyolali
Cilacap
Purbalingga
Wonosobo
Batang
Semarang
Kt Tegal
Temanggung
Blora
Brebes
Purworejo
Kt Magelang
Rembang
Banjarnegara

5.33
5.62
6.58
6.75
6.93
7.14
8.11
8.78
9.31
9.34
9.59
9.69
10.02
10.2
10.34
10.36
10.51
10.6
10.66
10.72
11.15
11.17
11.48
11.8

10

12

12.98
13.14
13.19
13.5
14.41
14.69
14.94
14.95

14

16

16.49
16.61

18.16

18

20

Gambar 3.2 Angka Kematian Bayi di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2012
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

10

2. Angka Kematian Balita


Angka Kematian Balita (AKABA) merupakan jumlah kematian balita 05
tahun per 1000 kelahiran hidup dalam kurun waktu satu tahun. AKABA
menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan balita, tingkat pelayanan
KIA/Posyandu, tingkat keberhasilan program KIA/Posyandu dan kondisi sanitasi
lingkungan.
AKABA Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 11,85/1.000 kelahiran
hidup, meningkat dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar 11,50/1.000
kelahiran hidup. Dibandingkan dengan cakupan yang diharapkan dalam

Millenium Development Goals (MDGs) ke-4 tahun 2015 yaitu 23/1.000 kelahiran
hidup, AKABA Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sudah melampaui target.
Dibawah ini grafik AKB di Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2008-2012.
12.5
12
11.5
11
10.5
10
9.5
9
AKABA

2008

2009

2010

2011

2012

10.12

11.6

12.02

11.5

11.85

Gambar 3.3 Angka Kematian Balita Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 2012

AKABA tertinggi di Kabupaten Rembang sebesar 19,94/1.000 kelahiran


hidup, sedangkan terendah di Kota Surakarta sebesar 6,01/1.000 kelahiran
hidup. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 3.4 di bawah ini.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

11

Kt Surakarta
Demak
Wonogiri
Kudus
Magelang
Kt Salatiga
Tegal
Karanganyar
Kendal
Sragen
Banyumas
Jepara
Pemalang
Sukoharjo
Kebumen
Klaten
Pati
Grobogan
Boyolali
Pekalongan
Kt Semarang
Purbalingga
Cilacap
Kt Pklngan
Wonosobo
Semarang
Batang
Temanggun
Kt Tegal
Blora
Brebes
Purworejo
Kt Magelang
Banjarnegar
Rembang

6.01
6.61
7.29
7.44
7.6
8.21
8.92
9.23
10.07
10.43
10.43
10.62
10.75
10.77
11.08
11.17
11.37
11.61
11.82
11.82
12.26
12.51
12.99
13.77
13.91
14.47
14.72
15.28
15.89
16.53
16.56
17.38
17.55
0

10

15

19.5
19.94

20

25

Gambar 3.4 Angka Kematian Balita di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2012

3. Angka Kematian Ibu


Angka Kematian Ibu (AKI) mencerminkan risiko yang dihadapi ibu-ibu
selama kehamilan dan melahirkan yang dipengaruhi oleh status gizi ibu, keadaan
sosial ekonomi, keadaan kesehatan yang kurang baik menjelang kehamilan,
kejadian berbagai komplikasi pada kehamilan dan kelahiran, tersedianya dan
penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan ternasuk pelayanan prenatal dan
obstetri. Tingginya angka kematian ibu menunjukkan keadaan sosial ekonomi
yang rendah dan fasilitas pelayanan kesehatan termasuk pelayanan prenatal dan
obstetri yang rendah pula.
Kematian ibu biasanya terjadi karena tidak mempunyai akses ke
pelayanan

kesehatan

ibu

yang

berkualitas,

terutama

pelayanan

kegawatdaruratan tepat waktu yang dilatarbelakangi oleh terlambat mengenal


tanda

bahaya

dan

mengambil

keputusan,

terlambat

mencapai

fasilitas

kesehatan, serta terlambat mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Selain


itu penyebab kematian maternal juga tidak terlepas dari kondisii ibu itu sendiri
dan merupakan salah satu dari kriteria 4 terlalu, yaitu terlalu tua pada saat
melahirkan (>35 tahun), terlalu muda pada saat melahirkan (<20 tahun), terlalu
banyak anak (>4 anak), terlalu rapat jarak kelahiran/paritas (<2 tahun).
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

12

Angka kematian ibu Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 berdasarkan


laporan

dari

kabupaten/kota

sebesar

116,34/100.000

kelahiran

hidup,

mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan AKI pada tahun 2011 sebesar
116,01/100.000 kelahiran hidup. Gambar 3.5 di bawah ini tren AKI di Provinsi
Jawa Tengah dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2015.
120
115
110
105
100
95
AKI

2008

2009

2010

2011

2012

114.42

117.02

104.97

116.01

116.34

Gambar 3.5 Angka Kematian Ibu Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Jumlah kematian maternal terbanyak adalah di Kabupaten Brebes


sebanyak 51 kematian. Sedangkan kabupaten/kota dengan jumlah kematian
maternal paling sedikit adalah Kota Salatiga dengan 2 kematian.
2
3

Kt Salatiga
Kt Magelang
Kt Pekalongan
Kt Surakarta
Sukoharjo
Kt Tegal
Temanggung
Semarang
Kebumen
Rembang
Wonogiri
Magelang
Kudus
Blora
Boyolali
Demak
Karanganyar
Wonosobo
Sragen
Klaten
Purworejo
Jepara
Purbalingga
Kt Semarang
Kendal
Pati
Banjarnegara
Batang
Pekalongan
Banyumas
Grobogan
Cilacap
Pemalang
Tegal
Brebes
0

5
6

10

11
11
11
11
13
13
13
15
15
15
17
17
18
19
19
20
21
21
22
22
22
23
25

20

31
32
34
34
35
30

39
40

51
50

60

Gambar 3.6 Jumlah Kematian Ibu di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

13

Sebesar 57,93% kematian maternal terjadi pada waktu nifas, pada waktu
hamil sebesar 24,74% dan pada waktu persalinan sebesar 17,33%. Sementara
berdasarkan kelompok umur, kejadian kematian maternal terbanyak adalah pada
usia produktif (20-34 tahun) sebesar 66,96%, kemudian pada kelompok umur
>35 tahun sebesar 26,67% dan pada kelompok umur <20 tahun sebesar 6,37%.
4. Angka Kematian Kecelakaan Lalu Lintas
Angka Kematian kecelakaan lalu lintas adalah jumlah kematian sebagai
akibat dari kecelakaan lalu lintas per 100.000 penduduk dalam kurun waktu satu
tahun. Kabupaten/kota yang melaporkan kejadian kecelakaan lalulintas pada
tahun 2012 sebanyak 14 kabupaten/kota menurun dibandingkan dengan tahun
2011 sebanyak 25 kabupaten/kota. Angka kecelakaan lalulintas per 100.000
penduduk di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 26,28 per 100.000
penduduk sedangkan tahun 2011 sebesar 94,80 per 100.000 penduduk
sementara Angka kematian kecelakaan lalu lintas tahun 2012 adalah sebesar
0,91 per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah.
Dari 25 kabupaten/kota yang melaporkan, angka kematian kecelakaan
lalu lintas tertinggi terjadi di Kota Magelang yaitu sebesar 30,7/100.000
penduduk.
B. ANGKA KESAKITAN
1. Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita Penyakit Acute Flaccid

Paralysis (AFP)
Upaya membebaskan Indonesia dari penyakit Polio, pemerintah telah
melaksanakan Program Eradikasi Polio (ERAPO) yang terdiri dari pemberian
imunisasi polio rutin, pemberian imunisasi masal pada anak balita melalui Pekan
Imunisasi Nasional (PIN) dan surveilans AFP. Surveilans AFP merupakan
pengamatan dan penjaringan semua kelumpuhan yang terjadi secara mendadak
dan sifatnya flaccid (layuh), seperti sifat kelumpuhan pada poliomyelitis.
Prosedur pembuktian penderita AFP terserang virus polio liar atau tidak adalah
sebagai berikut :

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

14

a. Melakukan pelacakan terhadap anak usia <15 tahun yang mengalami


kelumpuhan mendadak (<14 hari) dan menentukan diagnosa awal.
b. Mengambil spesimen tinja penderita tidak lebih dari 14 hari sejak
kelumpuhan, sebanyak dua kali selang waktu pengambilan I dan II >24 jam.
c. Mengirim kedua spesimen tinja ke laboratorium dengan pengemasan khusus
(untuk Jawa Tengah dikirim ke laboratorium Bio Farma Bandung)
d. Hasil pemeriksaan spesimen tinja akan menjadi bukti virologi adanya virus
polio liar didalamnya.
e. Diagnosis akhir ditentukan pada 60 hari sejak kelumpuhan. Pemeriksaan
klinis ini dilakukan oleh dokter spesialis anak atau syaraf untuk menentukan
apakah masih ada kelumpuhan atau tidak.
Hasil pemeriksaan virologis dan klinis akan menjadi bukti penegakan diagnosis
kasus AFP termasuk kasus polio atau tidak, sehingga dapat diketahui apakah
masih ada polio liar di masyarakat.
Penderita kelumpuhan AFP diperkirakan 2 diantara 100.000 anak usia
<15 tahun. Target minimal penemuan penderita AFP tahun 2012 sebanyak 172
penderita. Pada tahun 2012 Jawa Tengah menemukan 196 penderita AFP,
sehingga sudah memenuhi target. Jumlah penderita tahun 2012 lebih sedikit
dibanding tahun 2011 (215 orang). Menurut hasil pemeriksaan laboratorium, dari
196 kasus yang diperiksa semua menunjukan negatif polio (berarti tidak
ditemukan virus polio liar).

250
200
150
100
50
0
Kasus AFP

2008

2009

2010

2011

2012

187

193

178

215

196

Gambar 3.7 Penemuan Kasus AFP Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

15

2. Prevalensi Tuberkulosis
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh
infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menyebar melalui

droplet orang yang telah terinfeksi basil TB. Bersama dengan Malaria dan
HIV/AIDS, TB menjadi salah satu penyakit yang pengendaliannya menjadi
komitmen global dalam MDGs.
Pada awal tahun 1995 WHO telah merekomendasikan strategi DOTS

(Directly

Observed

Treatment

Short-course)

sebagai

strategi

dalam

penanggulangan TB dan telah terbukti sebagai strategi penanggulangan yang


secara ekonomis paling efektif (cost-efective), yang terdiri dari 5 komponen kunci
1) Komitmen politis; 2) Pemeriksaan dahak mikroskopis yang terjamin mutunya;
3) Pengobatan jangka pendek yang standar bagi semua kasus TB dengan
tatalaksana kasus yang tepat, termasuk pengawasan langsung pengobatan; 4)
Jaminan ketersediaan OATyang bermutu; 5) Sistem pencatatan dan pelaporan
yang mampu memberikan penilaian terhadap hasil pengobatan pasien dan
kinerja program secara keseluruhan.
Prevalensi Tuberkulosis per 100.000 penduduk Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar 106,42. Prevalensi tuberkulosis tertinggi adalah di Kota
Tegal (358,91per 100.000 penduduk) dan terendah di Kabupaten Magelang
(44,04 per 100.000 penduduk).
3. Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA(+)
Salah satu indikator yang digunakan dalam pengendalian TB adalah Case

Detection Rate (CDR), yaitu proporsi jumlah pasien baru BTA(+) yang ditemukan
dan diobati terhadap jumlah pasien baru BTA(+) yang diperkirakan ada dalam
wilayah tersebut.
Pencapaian CDR di Jawa Tengah tahun 2008 s/d 2012 masih dibawah
target yang ditetapkan sebesar 100%. Meskipun masih dibawah target yang
ditentukan, capaian CDR tahun 2012 sebesar 58,45% lebih rendah dibanding
tahun 2011 (59,52%). CDR tertinggi di Kota Magelang sebesar 292,91% dan
yang terendah di Kabupaten Magelang sebesar 21,82%. Terdapat lima
kabupaten/kota yang sudah melampaui target 100% yaitu kota Magelang

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

16

(292,91), Kota Surakarta (128,17%), Kota Salatiga (109,84), Kota Tegal


(203,09%) dan Kota Pekalongan (137,75%).
60
50
40
30
20
10
0
CDR TB

2008

2009

2010

2011

2012

47.97

48.15

55.38

59.52

58.45

Gambar 3.8 Angka Penemuan TB Paru (CDR) Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012

Untuk meningkatkan cakupan CDR dan angka kesembuhan, pada tahun


2012

telah dilakukan berbagai upaya seperti peningkatan SDM, baik tenaga

medis, paramedis dan laboratorium, pertemuan jejaring antar unit pelayanan


kesehatan dan asistensi ke rumah sakit. Kegiatan-kegiatan tersebut perlu
dievaluasi untuk menilai apakah hasil kegiatan sesuai dengan tujuan yang
diharapkan sekaligus mengidentifikasi permasalahan yang ditemukan untuk
selanjutnya disusun rencana tindak lanjut perbaikan.
4. Angka Kesembuhan Penderita TB Paru BTA(+)
Evaluasi pengobatan pada penderita TB paru BTA(+) dilakukan melalui
pemeriksaan dahak mikroskopis pada akhir fase intensif satu bulan sebelum
akhir pengobatan dan pada akhir pengobatan dengan hasil pemeriksaan negatif.
Dinyatakan sembuh bila hasil pemeriksaan dahak pada akhir pengobatan
ditambah minimal satu kali pemeriksaan sebelumnya (sesudah fase awal atau
satu bulan sebelum akhir pengobatan) hasilnya negatif.
Bila pemeriksaan follow up tidak dilakukan, namun pasien telah
menyelesaikan pengobatan, maka evaluasi pengobatan pasien dinyatakan
sebagai pengobatan lengkap. Evaluasi jumlah pasien dinyatakan sembuh dan

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

17

pasien pengobatan lengkap dibandingkan jumlah pasien BTA(+) yang diobati


disebut keberhasilan pengobatan (Succes Rate).
Angka kesembuhan (Cure Rate) TB paru Provinsi Jawa Tengah tahun
2011 sebesar 82,90 lebih rendah dibanding 2010 sebesar 85,15% dan belum
melebihi target nasional (90%) Angka kesembuhan tertinggi di Kabupaten
Karanganyar sebesar 98,84%, sedangkan terendah di Kota Tegal sebesar
58,05%.
86
85.5
85
84.5
84
83.5
83
82.5
82
CR TB

2008

2009

2010

2011

83.9

85.01

85.15

82.9

Gambar 3.9 Angka Kesembuhan TB Paru (CR) Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082011

5. Persentase Balita dengan Pneumonia Ditangani


Pneumonia adalah infeksi akut yang mengenai jaringan paru (alveoli).
Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur. Pneumonia juga
dapat terjadi akibat kecelakaan karena menghirup cairan atau bahan kimia.
Populasi yang rentan terserang Pneumonia adalah anak-anak usia kurang dari 2
tahun, usia lanjut lebih dari 65 tahun, atau orang yang memiliki masalah
kesehatan (malnutrisi, gangguan imunologi).
Persentase penemuan dan penanganan penderita pneumonia pada
balita tahun 2012 sebesar 24,74% lebih sedikit dibanding tahun 2011 (25,5%).
Jumlah kasus yang ditemukan sebanyak 64.242 kasus, angka ini masih sangat
jauh dari target Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2010 (100%). Berikut
ini ditampilkan persentase penemuan pneumonia balita Provinsi Jawa Tengah
tahun 2008-2012.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

18

Pada tingkat kabupaten/kota, ada satu kota yang mempunyai persentase


cakupan tertinggi yaitu Kabupaten kebumen (93,03%), sementara kabupaten
dengan persentase cakupan terendah adalah Kabupaten Cilacap (3,06%).
45
40
35
30
25
20
Pneumonia Balita

2008

2009

2010

2011

2012

23.63

25.96

40.63

25.5

24.74

Gambar 3.10 Persentase Penemuan dan Penanganan Penderita Pneumonia


pada Balita Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

6. Jumlah Kasus Baru HIV/AIDS dan Kematian karena AIDS


HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi
virus Human Immunodeficiency Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh.
Infeksi tersebut menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuh
sehingga sangat mudah untuk terinfeksi berbagai macam penyakit lain.
Sebelum memasuki fase AIDS, penderita terlebih dulu dinyatakan sebagai
HIV positif. Jumlah HIV positif yang ada di masyarakat dapat diketahui melalui 3
metode, yaitu pada layanan Voluntary, Counselling, and Testing (VCT), sero
survey dan Survei Terpadu Biologis dan perilaku (STBP). Jumlah infeksi HIV yang
dilaporkan tahun 2012 sebanyak 607 lebih sedikit dibanding tahun 2011 (755
kasus), sebagian besar didapat dari hasil VCT di rumah sakit. Kasus Aquiared

Immuno Devisiency Syndrome (AIDS) sebanyak 797 kasus, lebih banyak


dibanding tahun 2011 (521 kasus) dimana kasus tersebut didapatkan dari
laporan VCT rumah sakit, laporan rutin AIDS kab/kota serta Balai Kesehatan Paru
Masyarakat (BKPM). Peningkatan kasus AIDS ini dikarenakan upaya penemuan
atau pencarian kasus yang semakin intensif melalui VCT di rumah sakit dan
upaya penjangkauan oleh LSM peduli AIDS di kelompok risiko tinggi. Kasus
HIV/AIDS merupakan fenomena gunung es, artinya kasus yang dilaporkan hanya

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

19

sebagian kecil yang ada di masyarakat. Jumlah kematian karena AIDS di Jawa
Tengah tahun 2012 sebanyak 149 kasus, lebih banyak dibanding tahun 2011 (89
kasus).
900
800
700
600
500
400
300
200
100
0

797

755

607
521

501
430
259
170

143
56

2008

373

104

2009
HIV

160

2010
AIDS

149

89

2011

2012

Meninggal

Gambar 3.11 Jumlah Kasus Baru HIV/AIDS dan kematian karena AIDS
Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Gambar 3.11 menunjukan bahwa kecenderungan (trend) kasus HIV


maupun AIDS selalu mengalami peningkatan setiap tahun. Jumlah kasus baru
HIV/AIDS tertinggi adalah di Kota Semarang (81/110 kasus), jumlah kematian
karena AIDS terbanyak di Kota Magelang sebanyak 18 kasus.

Perempuan
48%

Laki-laki
52%

Gambar 3.12 Persentase Kasus Baru AIDS menurut Jenis Kelamin


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

7. Jumlah Kasus Baru Infeksi Menular Seksual lainnya


Penyakit Menular Seksual (PMS) atau biasa disebut penyakit kelamin
adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS meliputi
Syphilis, Gonorhoe, Bubo, Jengger ayam, Herpes, dan lain-lain. Infeksi Menular
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

20

Seksual (IMS) yang diobati adalah kasus IMS yang ditemukan berdasarkan
sindrom dan etiologi serta diobati sesuai standar.
Jumlah kasus baru IMS lainnya di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
sebanyak 8.671 kasus, lebih sedikit dibanding tahun 2011 (10.752 kasus).
Meskipun demikian kemungkinan kasus yang sebenarnya di populasi masih
banyak yang belum terdeteksi. Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Menular Seksual mempunyai target bahwa seluruh kasus IMS yang ditemukan
harus diobati sesuai standar.
8. Donor Darah Diskrining terhadap HIV
Selain melakukan kegiatan serosurvei HIV dan surveilans/ pengamatan
kasus AIDS, Dinas Kesehatan juga melakukan pengamatan terhadap hasil
skrining/penapisan darah donor melalui UTDD PMI Jawa Tengah. Tujuan skrining
ini adalah untuk mengamankan darah donor supaya bebas dari beberapa
penyakit seperti Hepatitis C, Sifilis, Malaria, DBD termasuk juga bebas dari virus
HIV. Pada tahun 2012 diketahui jumlah pendonor sebanyak 432.341 orang,
kemudian yang dilakukan pemeriksaan sampel darah sebanyak 432.148
(99,96%). Dari hasil pemeriksaan sampel darah tersebut, sebanyak 580 sampel
(0,13) yang positif HIV. Tabel perkembangan jumlah sampel yang diperiksa dan
hasil yang positif HIV dari tahun 2008 sampai dengan 2012 sebagai berikut :
Tabel 3.1
Persentase Donor Darah Diskrining terhadap HIV
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012
Tahun

Jumlah Sample
Diperiksa

Jumlah Positif HIV

Positif HIV

2008

348.795

520

1,49

2009

312.793

275

0,09

2010

309.731

510

0,16

2011

324.828

415

0,13

2012

432.341

580

0,13

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

21

9. Kasus Diare Ditangani


Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsistensi
feses selain dari frekuensi buang air besar. Seseorang dikatakan menderita diare
bila feses lebih berair dari biasanya, atau bila buang air besar tiga kali atau lebih,
atau buang air besar yang berair tapi tidak berdarah dalam waktu 24 jam.
Cakupan penemuan dan penanganan diare di Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebesar 42,66%, lebih rendah dibanding tahun 2011 (57,9. Pada tingkat
kabupaten/kota, diketahui bahwa cakupan penemuan dan penanganan diare
tertinggi adalah Kabupaten Klaten (93,33%) dan terendah adalah Kabupaten
Cilacap (6,20%).
60
55
50
45
40
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

47.8

48.5

44.48

57.9

42.66

Gambar 3.13 Cakupan Penemuan dan Penanganan diare


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

10. Prevalensi Kusta


Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri

Mycobacterium leprae. Penatalaksanaan kasus yang buruk dapat menyebabkan


kusta menjadi progresif, menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf,
anggota gerak dan mata. Diagnosis kusta dapat ditegakkan dengan adanya
kondisi sebagai berikut:
a. Kelainan pada kulit (bercak) putih atau kemerahan disertai mati rasa,
b. Penebalan saraf tepi yang disertai gangguan fungsi saraf berupa mati rasa
dan kelemahan/kelumpuhan otot,
c. Adanya kuman tahan asam di dalam kerokan jaringan kulit (BTA Positif)

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

22

Pada tahun 2012, dilaporkan terdapat kasus baru tipe Multi Basiler
sebanyak 1.308 kasus, lebih rendah dibanding tahun 2011 (1.873 kasus) dan tipe
Pausi Basiler sebanyak 211 kasus, juga lebih rendah dibanding tahun 2011 (395
kasus) dengan Newly Case Detection Rate (NCDR) sebesar 4,57 per 100.000
penduduk.
Keberhasilan dalam mendeteksi kasus baru dapat diukur dari tinggi
rendahnya proporsi cacat tingkat II, sedangkan untuk mengetahui tingkat
penularan di masyarakat digunakan indikator proporsi anak (0-14 tahun) di
antara penderita baru. Proporsi cacat tingkat II pada tahun 2012 sebesar
16,59%, lebih tinggi dibanding tahun 2011 (13,32%). Sedangkan proporsi anak
di antara penderita baru pada tahun 2012 sebesar 6,58%.
11. Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat
Cakupan program kusta diukur berdasarkan angka penderita kusta tipe

Pauci Baciller (PB) dan Multy Baciller (MB) selesai diobati. Cakupan program
kusta tipe PB tahun 2012 berdasarkan jumlah penderita baru tahun 2011 yang
selesai diobati sampai dengan tahun 2012 sebesar 92,31% lebih tinggi dibanding
tahun 2011 (85%) dan lebih tinggi dari target 90%. Kusta tipe MB diambil dari
data penderita baru tahun 2010 yang selesai diobati sampai dengan tahun 2011
sebesar 75,39% lebih rendah dibanding tahun 2010 (76%) dan lebih rendah dari
target 95%. Cakupan selama 5 tahun terakhir kusta tipe PB dan tipe MB mulai
tahun 2008 (tabel 12).

persentase (%)

100
80
60
40
20
0

2008

2009

2010

2011

2012

PB

92.48

85.27

91.21

85

92.31

MB

90.98

87.5

87.61

76.46

75.39

Gambar 3.14 Persentase Penderita Kusta selesai diobati


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

23

Cakupan kusta tidak bisa tercapai dikarenakan masih banyak penderita


yang tidak berobat teratur atau penderita yang seharusnya sudah selesai diobati
(Release From Treatment - RFT), tetapi belum dicatat sudah RFT. Rendahnya
cakupan penderita kusta RFT juga dikarenakan adanya ketentuan baru
pengobatan untuk penderita default. Penderita PB tidak minum obat lebih dari 3
bulan dalam jangka waktu 9 bulan sudah dianggap default. Ketentuan lama
penderita disebut default kalau 3 bulan berturut-turut tidak minum obat.
Penderita MB tidak minum obat lebih dari 6 bulan dalam jangka waktu 18 bulan
sudah disebut default. Ketentuan lama penderita MB berturut-turut 6 bulan tidak
berobat baru dikatakan default.
12. Angka Kesakitan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus
Dengue dan ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes aegypty. Penyakit ini sebagian
besar menyerang anak berumur <15 tahun, namun dapat juga menyerang orang
dewasa.
Penyakit DBD masih merupakan permasalahan serius di Provinsi Jawa
Tengah, terbukti 35 kabupaten/kota sudah pernah terjangkit penyakit DBD.
Angka kesakitan/Incidence Rate (IR) DBD di Provinsi Jawa Tengah pada tahun
2012 sebesar 19,29/100.000 penduduk, meningkat bila dibandingkan tahun 2011
(15,27/100.000 penduduk) dan masih dalam target nasional yaitu <20/100.000
penduduk. Angka kesakitan tertinggi di Kabupaten Blora sebesar 88,77/100.000
penduduk, terendah di Kabupaten Wonogiri sebesar 1,37/100.000 penduduk.
Setiap penderita DBD yang dilaporkan dilakukan tindakan perawatan penderita,
penyelidikan epidemiologi di lapangan serta upaya pengendalian.
Tingginya angka kesakitan DBD disebabkan karena adanya iklim tidak
stabil dan curah hujan cukup banyak pada musim penghujan yang merupakan
sarana perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegipty yang cukup potensial. Selain
itu juga didukung dengan tidak maksimalnya kegitan PSN di masyarakat
sehingga menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit DBD di beberapa
kabupaten/kota.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

24

70

50

30

10

2008

2009

2010

2011

2012

IR DBD

59.2

57.4

59.8

15.27

19.29

Target

20

20

20

20

20

Gambar 3.15 Angka Kesakitan DBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Angka kesakitan DBD di kabupaten/kota hampir semuanya lebih dari


20/100.000 penduduk. Ada 2 kabupaten/kota dengan angka kesakitan kurang
dari 2/100.000 penduduk yaitu Kabupaten Wonogiri (1,37) dan Kabupaten
Purworejo (1,55).
13. Angka Kematian Demam Berdarah Dengue (DBD)
Angka kematian/Case Fatality Rate (CFR) DBD tahun 2012 sebesar 1,52%
lebih tinggi dibanding tahun 2011 (0.93%), tetapi lebih tinggi dibandingkan
dengan target nasional (<1%).
1.5

1.25

0.75
CFR DBD

2008

2009

2010

2011

2012

1.19

1.42

1.29

0.93

1.52

Gambar 3.16 Angka Kematian DBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

25

Angka kematian tertinggi adalah di Kabupaten Wonogiri sebesar 23,08%


dan tidak ada kematian di 10 kabupaten/kota. Sedangkan kabupaten/kota
dengan angka kematian lebih dari 1% sebanyak 20 kabupaten/kota.

Jepara
Jepara
Pati

J
A
B
A
R

Kota
Tegal

Brebes

Tegal

Kudus

Kota Pekalongan
Demak
Kendal
Kota Semarang

Batang
Pekalongan Bata
ng
Pemalang

Kab Semarang

Temanggung
Purblg
Cilacap

Bj negara

Wonosobo

Kab. Mgl

Banyumas

Kota Mgl
Kebumen

CFR DBD
0
<1
>1

Salatiga
Boyolali

Rembang
Blora

Grobogan

Sragen
Surakarta
Kr.anyar

Klaten
Purworejo Magelan
Sukoharjo
g
DI. Yogyakarta
Wonogiri

J
A
T
I
M

Gambar 3.17 Peta CFR DBD kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

14. Angka Kesakitan Malaria


Penyakit malaria masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di
Provinsi Jawa Tengah. Saat ini masih ditemukan desa High Case Incidence (HCI)
sebanyak 31 desa yang tersebar di 5 Kabupaten yaitu Purworejo, Kebumen,
Purbalingga, Banyumas dan Jepara.
Angka kesakitan malaria (Annual Parasite Incidence-API) merupakan
indikator untuk memantau perkembangan penyakit malaria. Jumlah kasus tahun
2012 sebanyak 2.420 kasus, lebih rendah dibanding tahun 2011 (3.467 kasus)
dan angka kesakitan malaria sebesar 0,08, sedikit turun dibandingkan tahun
2011 (0.11). Perkembangan insidens malaria sejak tahun 2008 dilihat pada
gambar berikut.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

26

0.15

0.1

0.05

0
API

2008

2009

2010

2011

2012

0.05

0.05

0.1

0.11

0.08

Gambar 3.18 Angka Kesakitan Malaria Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Penderita malaria tahun 2012 ditemukan di 27 kabupaten, terbanyak di


Kabupaten

Banjarnegara

(592

penderita)

dan

tidak

ada

kasus

di

Kabupaten/Kota.
15. Angka Kematian Malaria
Angka kematian/Case Fatality Rate (CFR) Malaria tahun 2012 sebesar
0,01%. Hampir semua Kabupaten/Kota tidak terdapat kasus kematian tetapi
hanya Kabupaten Blora yang mempunyai kasus kematian karena malaria dengan
angka 2%.

Jepara
Jepara
Pati

J
A
B
A
R

Brebes

Kota
Tegal

Tegal

Kudus

Kota Pekalongan
Demak
Kendal
Kota Semarang

Batang
Pekalongan Bata
ng
Pemalang

Kab Semarang

Temanggung
Purblg
Cilacap

Bj negara
Banyumas

Wonosobo

Kab. Mgl
Kota Mgl

Kebumen

Salatiga
Boyolali

Rembang
Blora

Grobogan

Sragen
Surakarta
Kr.anyar

Klaten
Purworejo Magelan
Sukoharjo
g
DI. Yogyakarta
Wonogiri

J
A
T
I
M

Gambar 3.19 Peta CFR Malaria kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

27

16. Kasus Penyakit Filariasis Ditangani


Jumlah kasus Filariasis di Provinsi Jawa Tengah dari tahun ke tahun
semakin bertambah. Secara kumulatif, jumlah kasus Filariasis pada tahun 2012
sebanyak 565 penderita. Pada tahun 2012 terdapat 10 kasus baru, lebih sedikit
dibanding tahun 2011 (141 kasus) yang ditemukan di 8 kabupaten/kota.
17. Jumlah Kasus dan Angka Kesakitan Penyakit Yang Dapat Dicegah
Dengan Imunisasi (PD3I)
Yang

termasuk

dalam PD3I yaitu Polio,

Pertusis, Tetanus Non

Neonatorum, Tetanus Neonatorum, Campak, Difteri dan Hepatitis B. Dalam


upaya untuk membebaskan Indonesia dari penyakit tersebut, diperlukan
komitmen global untuk menekan turunnya angka kesakitan dan kematian yang
lebih banyak dikenal dengan Eradikasi Polio (ERAPO), Reduksi Campak (Redcam)
dan Eliminasi Tetanus Neonatorum (ETN).
Saat ini telah dilaksanakan Program Surveilans Integrasi PD3I, yaitu
pengamatan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (Difteri,
Tetanus Neonatorum, dan Campak). Dalam waktu 5 tahun terakhir jumlah kasus
PD3I yang dilaporkan adalah sebagi berikut:
a. Difteri
Jumlah kasus Difteri di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012
sebanyak 32 kasus, lebih banyak dibanding tahun 2011 (8 kasus) Hal ini
dimungkinkan karena pencapaian cakupan imunisasi yang meningkat
(>85%). Penemuan kasus selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada
gambar berikut.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

28

35
30
25
20
15
10
5
0
Kasus Difteri

2008

2009

2010

2011

2012

28

30

14

32

Gambar 3.20 Penemuan kasus Difteri Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

b. Pertusis
Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 tidak ada kasus pertusis
(nihil), menurun bila dibandingkan dengan jumlah kasus Pertusis tahun 2011
(4 kasus). Penemuan kasus selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada
gambar berikut.
30
25
20
15
10
5
0
Kasus Pertusis

2008

2009

2010

2011

2012

24

Gambar 3.21 Penemuan kasus Pertusis Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

c. Tetanus (Non Neonatorum)


Jumlah kasus Tetanus (Non Neonatorum) di Provinsi Jawa Tengah
pada tahun 2012 sebanyak 18 kasus, lebih banyak dibanding tahun 2011
(13 kasus). Kasus tertinggi di Kabupaten Blora sebanyak 11 kasus. Jumlah

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

29

kematian karena Tetanus sebanyak 5 orang. Penemuan kasus selama lima


tahun terakhir dapat dilihat pada gambar berikut.
20
15
10
5
0
Kasus Tetanus Non
Neonatorum

2008

2009

2010

2011

2012

13

18

Gambar 3.22 Penemuan kasus Tetanus Non Neonatorum Provinsi Jawa Tengah
Tahun 20082012

d. Tetanus Neonatorum
Pada tahun 2012 di Provinsi Jawa Tengah tidak terdapat kasus
Tetanus Neonatorum, menurun tajam dibanding tahun 2011 (4 kasus).
Penemuan kasus dan kematian Tetanus Neonatorum selama lima tahun
terakhir dapat dilihat pada gambar berikut.
12
8
4
0

2008

2009

2010

2011

2012

Kasus

10

10

Mati

Gambar 3.23 Penemuan kasus dan kematian Tetanus Neonatorum


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

30

e. Campak
Jumlah kasus Campak di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebanyak
18 kasus (positif campak) sedangkan campak klinis (suspect) sebanyak 416
kasus, lebih sedikit dibanding tahun 2011 (1.873 kasus). Kasus campak
positif terbanyak terdapat di Kabupaten Jepara (3 kasus). Terdapat 29
Kabupaten/Kota yang tidak terdapat kasus campak. Penemuan kasus campak
selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada gambar berikut.
4000
3000
2000
1000
0
Campak

2008

2009

2010

2011

2012

2498

3614

3664

1873

416

Gambar 3.24 Kasus Campak yang dilaporkan Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012

f. Hepatitis B
Pada tahun 2012 di Provinsi Jawa Tengah terdapat kasus Hepatitis B
sebanyak 98 kasus, menurun drastis dibanding tahun 2011 (170 kasus).
Penemuan kasus Hepatitis B selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada
gambar berikut.
200
150
100
50
0
Hepatitis B

2008

2009

2010

2011

2012

57

74

117

170

98

Gambar 3.25 Kasus Hepatitis B Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012


Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

31

18. Penyakit Tidak Menular


Penyakit tidak menular (PTM) yang diintervensi meliputi jantung koroner,
dekompensasio kordis, hipertensi, stroke, diabetes mellitus, kanker serviks,
kanker payudara, kanker hati, kanker paru, penyakit paru obstruktif kronis, asma
bronkiale, dan kecelakaan lalu lintas. Penyakit tidak menular seperti penyakit
kardiovaskular, stroke, diabetes mellitus, penyakit paru obstruktif kronis dan
kanker tertentu, dalam kesehatan masyarakat sebenarnya dapat digolongkan
sebagai satu kelompok PTM utama yang mempunyai faktor risiko sama (common

underlying risk factor). Faktor risiko tersebut antara lain faktor genetik
merupakan faktor yang tidak dapat diubah (unchanged risk factor), dan sebagian
besar berkaitan dengan faktor risiko yang dapat diubah (change risk factor)
antara lain konsumsi rokok, pola makan yang tidak seimbang, makanan yang
mengandung zat aditif, kurang berolah raga dan adanya kondisi lingkungan yang
tidak kondusif terhadap kesehatan.
Penyakit tidak menular mempunyai dampak negatif sangat besar karena
merupakan penyakit kronis. Apabila seseorang menderita penyakit tidak
menular, berbagai tingkatan produktivitas menjadi terganggu. Penderita ini
menjadi serba terbatas aktivitasnya, karena menyesuaikan diri dengan jenis dan
gradasi dari penyakit tidak menular yang dideritanya. Hal ini berlangsung dalam
waktu yang relatif lama dan tidak diketahui kapan sembuhnya karena memang
secara medis penyakit tidak menular tidak bisa disembuhkan tetapi hanya bisa
dikendalikan. Yang harus mendapatkan perhatian lebih adalah bahwa penyakit
tidak menular merupakan penyebab kematian tertinggi dibanding dengan
penyakit menular.
Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah yang melaporkan data PTM
tahun 2012 sebanyak 34 kabupaten/kota (97,14%). Hampir semua kelompok
Penyakit Tidak Menular pada tahun 2012 mengalami penurunan jumlah kasus.
Kasus tertinggi Penyakit Tidak Menular pada tahun 2012 adalah kelompok
penyakit jantung dan pembuluh darah. Dari total 1.212.167 kasus yang
dilaporkan sebesar 66,51% (806.208 kasus) adalah penyakit jantung dan
pembuluh darah. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

32

66,51

70
60
50
40
30
20
10
0

62,43

16,58
16,54
0,94

1,61

12,67

2,12

1,39

11,55

2,8
4,85

Tahun 2011
Tahun 2012

Gambar 3.26 Persentase Kasus Penyakit Tidak Menular Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2011 dan 2012

a. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah


Penyakit jantung dan pembuluh darah adalah penyakit yang
mengganggu jantung dan sistem pembuluh darah seperti penyakit jantung
koroner (angina pektoris, akut miokard infark), dekompensasio kordis,
hipertensi, stroke, penyakit jantung rematik, dan lain-lain.
Kasus tertinggi penyakit tidak menular tahun 2012 pada kelompok
penyakit jantung dan pembuluh darah adalah penyakit Hipertensi Esensial,
yaitu sebanyak 554.771 kasus (67,57%) lebih rendah dibanding tahun 2011
(634.860 kasus/72,13 %).
1) Hipertensi
Hipertensi atau sering disebut dengan darah tinggi adalah suatu
keadaan di mana terjadi

peningkatan tekanan darah yang memberi

gejala berlanjut pada suatu target organ tubuh sehingga timbul


kerusakan lebih berat seperti stroke (terjadi pada otak dan berdampak
pada kematian yang tinggi), penyakit jantung koroner (terjadi pada
kerusakan pembuluh darah jantung) serta penyempitan ventrikel kiri /
bilik kiri (terjadi pada otot jantung).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

33

Hipertensi merupakan penyakit yang sering dijumpai diantara


penyakit tidak menular lainnya. Hipertensi dibedakan menjadi hipertensi
primer yaitu hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya dan hipertensi
sekunder yaitu hipertensi yang muncul akibat adanya penyakit lain seperti
hipertensi ginjal, hipertensi kehamilan, dll.
Penyakit Hipertensi Essensial pada tahun 2008 sampai dengan
tahun 2012 menunjukkan adanya penurunan kasus yang cukup tinggi,
hanya pada tahun 2011 terlihat adanya kenaikan jumlah kasus dan hal ini
dapat dilihat pada gambar berikut ini.
900,000
800,000
700,000
600,000
500,000
Hipertensi Essensial

2008

2009

2010

2011

2012

865,204

698,816

562,117

634,860

544,771

Gambar 3.27 Tren Peningkatan Kasus Hipertensi Essensial


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

2) Stroke
Stroke adalah suatu penyakit menurunnya fungsi syaraf secara
akut yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah otak, terjadi
secara mendadak dan cepat yang menimbulkan gejala dan tanda sesuai
dengan daerah otak yang terganggu. Stroke disebabkan oleh kurangnya
aliran darah yang mengalir ke otak, atau terkadang menyebabkan
pendarahan di otak.
Stroke dibedakan menjadi stroke hemoragik

yaitu adanya

perdarahan otak karena pembuluh darah yang pecah dan stroke non
hemoragik yaitu lebih karena adanya sumbatan pada pembuluh darah
otak. Prevalensi stroke hemoragik di Jawa Tengah tahun 2012 adalah
0,07 lebih tinggi dari tahun 2011 (0,03%). Prevalensi tertinggi tahun 2012
adalah Kabupaten Kudus sebesar 1,84%. Sedangkan prevalensi stroke
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

34

non hemorargik pada tahun 2012 sebesar 0,07 lebih rendah dibanding
tahun 2011 (0,09%). Prevalensi tertinggi adalah Kota Salatiga sebesar
1,16%.
0.14
0.12
0.1
0.08
0.06
0.04
0.02
0

2008

2009

2010

2011

2012

Hemoragik

0.04

0.05

0.03

0.03

0.07

Non Hemoragik

0.13

0.09

0.09

0.09

0.07

Gambar 3.28 Prevalensi Stroke Hemoragik dan Non Hemoragik


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

3) Dekompensasio Kordis
Dekompensasio kordis merupakan kegagalan jantung dalam
memompa darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh atau istilah lain
adalah payah jantung. Gambaran klinis dekompensasio kordis kiri adalah
sesak nafas: dyspnoe deffort dan ortopne, pernafasan cheynes stokes,
batuk-batuk mungkin hemoptu, sianosis, suara serak, ronchi basah halus
tidak nyaring, tekanan vena jugularis masih normal. Sedangkan
gambaran

klinis

dekompensasio

kordis

kanan

adalah

gangguan

gantrointestinal seperti anoreksia, mual, muntah, meteorismus dan rasa


kembung di epigastrum. Selain itu terjadi pembesaran hati yang mulamula lunak, tepi tajam, nyeri tekan, lama kelamaan menjadi keras,
tumpul dan tidak nyeri. Dapat juga terjadi edema pretibial, edema
presakral, asites dan hidrotoraks, tekanan jugularis meningkat.
Prevalensi kasus dekompensasio kordis tahun 2012 sebesar
0,12% sama dengan tahun 2011. Prevalensi tertinggi adalah Kota
Magelang sebesar 1,85%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

35

0.2
0.15
0.1
0.05
0
Prevalensi

2008

2009

2010

2011

2012

0.18

0.14

0.11

0.12

0.12

Gambar 3.29 Prevalensi Dekompensasio Kordis Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012

b. Diabetes Melitus
Diabetes Melitus (DM) atau kencing manis adalah suatu kumpulan
gejala yang timbul pada seseorang karena adanya peningkatan kadar gula
dalam darah akibat kekurangan insulin, baik absolut maupun relatif. Absolut
artinya pankreas sama sekali tidak bisa menghasilkan insulin sehingga harus
mendapatkan insulin dari luar (melalui suntikan) dan relatif artinya pankreas
masih bisa menghasilkan insulin yang kadarnya berbeda pada setiap orang.
(Perkeni 2002)
WHO (1985) mengklasifikasikan penderita DM dalam lima golongan
klinis, yaitu DM Tergantung Insulin (DMTI), DM Tidak Tergantung Insulin
(DMTTI), DM berkaitan dengan malnutrisi (MRDM), DM karena Toleransi
Glukosa Terganggu (TGT), dan DM karena kehamilan (GDM). Di Indonesia,
yang terbanyak adalah DM tidak tergantung insulin. DM jenis ini baru muncul
pada usia di atas 40 tahun. DM dapat menjadi penyebab aneka penyakit
seperti hipertensi, stroke, jantung koroner, gagal ginjal, katarak, glaukoma,
kerusakan retina mata yang dapat membuat buta, impotensi, gangguan
fungsi hati, luka yang lama sembuh mengakibatkan infeksi hingga akhirnya
harus diamputasi terutama pada kaki.
DM merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan tetapi
dapat dikendalikan, artinya sekali didiagnosa DM seumur hidup bergaul
dengannya. Penderita mampu hidup sehat bersama DM, asalkan mau patuh
dan kontrol teratur. Gejala khas berupa Polyuri (sering kencing), Polydipsi
(sering haus), Polyfagi (sering lapar). Sedangkan gejala lain seperti
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

36

Lelah/lemah,

berat

badan

menurun

drastis,

kesemutan/gringgingan,

gatal/bisul, mata kabur, impotensi pada pria, pruritis vulva hingga keputihan
pada wanita, luka tdk sembuh-sembuh, dll. Kelompok Faktor Risiko Tinggi
antara lain pola makan yang tidak seimbang, riwayat Keluarga/ada
keturunan, kurang olah raga, umur Lebih dari 40th, obesitas, hipertensi,
kehamilan dengan berat bayi lahir > 4 kg, kehamilan dengan hiperglikemi,
gangguan toleransi glukosa, lemak dalam darah tinggi, abortus, keracunan
kehamilan, bayi lahir mati, berat badan turun drastis, mata kabur, keputihan,
gatal daerah genital, dan lain-lain.
Prevalensi diabetes melitus tergantung insulin di Provinsi Jawa
Tengah pada tahun 2012 sebesar 0,06 lebih rendah dibanding tahun 2011
(0,09%). Prevalensi tertinggi adalah Kabupaten Semarang sebesar 0,66%.
Sedangkan prevalensi kasus DM tidak tergantung insulin lebih dikenal dengan
DM tipe II, mengalami penurunan dari 0,63% menjadi 0,55% pada tahun
2012. Prevalensi tertinggi adalah Kota Magelang sebesar 7,93%.
1.4
1.2
1
0.8
0.6
0.4
0.2
0

2008

2009

2010

2011

2012

DMTI

0.16

0.19

0.08

0.09

0.06

DMTTI

1.25

0.62

0.7

0.63

0.55

Gambar 3.30 Prevalensi Penyakit Diabetes Mellitus Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012

c. Neoplasma
Neoplasma atau kanker adalah tumor ganas yang ditandai dengan
pertumbuhan dan perkembangan abnormal dari sel-sel tubuh, yang tumbuh
tanpa kontrol dan tujuan yang jelas, mendesak dan merusak jaringan
normal. Di Indonesia terdapat lima jenis kanker yang banyak diderita
penduduk yakni kanker rahim, kanker payudara, kanker kelenjar getah
bening, kanker kulit, dan kanker rektum.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

37

Kasus penyakit kanker yang ditemukan di Provinsi Jawa Tengah pada


tahun 2012 sebanyak 11.341 kasus, lebih sedikit dibanding tahun 2011
(19.637 kasus). Penyakit kanker terdiri dari Ca. servik 2.259 kasus (19,92%),
Ca. mamae 4.206 kasus (37,09%), Ca. hepar 2.755 (24,29%), dan Ca. paru
2.121 kasus (18,70%).
Prevalensi kanker di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 adalah
sebagai berikut : kanker serviks sebesar 0,007% dan tertinggi di Kota
Magelang sebesar 0,071%; kanker payudara sebesar 0,013% dan tertinggi di
Kota Pekalongan sebesar 0,215%; kanker hati sebesar 0,008% dan tertinggi
di Kabupaten Rembang sebesar 0,23%; kanker paru 0,006% dan tertinggi di
Kabupaten Rembang sebesar 0,23%.
0.05
0.04
0.03
0.02
0.01
0

2008

2009

2010

2011

2012

Ca Servik

0.03

0.028

0.013

0.021

0.007

Ca Mamae

0.05

0.037

0.022

0.029

0.013

Ca Hepar

0.01

0.006

0.004

0.007

0.008

Ca Paru

0.005

0.002

0.003

0.003

0.006

Gambar 3.31 Prevalensi Penyakit Kanker di Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012

d. Penyakit Paru Obstruktif Kronis


Penyakit Paru Obtruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit yang ditandai
adanya hambatan aliran pernafasan bersifat reversible sebagian dan
progresif yang berhubungan dengan respon inflamsi abnormal dari paru
terhadap paparan partikel atau gas berbahaya. (Global Obstructive Lung

Disease 2003). Faktor risiko pencetus terjadinya PPOK adalah perokok


aktif/pasif, debu dan bahan kimia, polusi udara di dalam atau di luar
ruangan, infeksi saluran nafas terutama waktu anak-anak, usia, genetik, jenis
kelamin, ras, defisiensi alpha-1 antitripsin, alergi dan autoimunitas.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

38

Prevalensi kasus PPOK di Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan


yaitu dari 0,09% pada tahun 2011 menjadi 0,06% pada tahun 2012 dan
tertinggi di Kota Salatiga sebesar 0,66%.
0.2
0.15
0.1
0.05
0
Prevalensi

2008

2009

2010

2011

2012

0.2

0.12

0.08

0.09

0.06

Gambar 3.32 Prevalensi PPOK Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

e. Asma Bronkial
Asma Bronkial terjadi akibat penyempitan jalan napas yang reversibel
dalam waktu singkat oleh karena mukus kental, spasme, dan edema mukosa
serta deskuamasi epitel bronkus/bronkeolus, akibat inflamasi eosinofilik
dengan kepekaan yang berlebihan. Serangan asma bronkhiale sering
dicetuskan oleh ISPA, merokok, tekanan emosi, aktivitas fisik, dan
rangsangan yang bersifat antigen/allergen antara lain:
-

Inhalan yang masuk ketubuh melalui alat pernafasan misalnya debu


rumah, serpih kulit dari binatang piaraan, spora jamur dll.

Ingestan yang masuk badan melalui mulut biasanya berupa makanan


seperti susu, telur, ikan-ikanan, obat-obatan dll.

Kontaktan yang masuk badan melalui kontak kulit seperti obat-obatan


dalam bentuk salep, berbagai logam dalam bentuk perhiasan, jam tangan
dll.
Prevalensi kasus asma di Jawa Tengah pada tahun 2012 sebesar

0,42% mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar


0,55% dan prevalensi tertinggi di Kota Surakarta sebesar 2,46%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

39

1.2
0.9
0.6
0.3
0
Prevalensi

2008

2009

2010

2011

2012

1.07

0.66

0.64

0.55

0.42

Gambar 3.33 Prevalensi Asma Bronkial Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

C. STATUS GIZI

1. Persentase Berat Bayi Lahir Rendah.


Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat
badan kurang dari 2500 gram. Penyebab terjadinya BBLR antara lain karena ibu
hamil mengalami anemia, kurang suply gizi waktu dalam kandungan, ataupun
lahir kurang bulan.

Bayi yang lahir dengan berat badan rendah perlu

penanganan yang serius, karena pada kondisi tersebut bayi mudah sekali
mengalami hipotermi dan belum sempurnanya pembentukan organ-organ
tubuhnya yang biasanya akan menjadi penyebab utama kematian bayi.
Jumlah bayi berat lahir rendah (BBLR) di Jawa Tengah pada tahun 2012
sebanyak 21,573 (3,75%) meningkat apabila dibandingkan tahun 2011 yang
sebanyak 21,184 (3,73%).
4
3
2
1
0
Prevalensi

2008

2009

2010

2011

2012

2.08

2.81

2.69

3.73

3.75

Gambar 3.34 Persentase Bayi dengan BBLR Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

40

Persentase BBLR yang ditangani di Jawa Tengah tahun 2012 seluruh


Kabupaten/Kota sudah memenuhi target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi
Jawa Tengah sebesar 70%.
2. Persentase Balita Dengan Gizi Kurang
Salah satu indikator kesehatan yang dinilai keberhasilan pencapaiannya
dalam MDGs adalah status gizi balita. Status gizi balita diukur berdasarkan umur
(U), berat badan (BB) dan tinggi badan (TB). Variabel BB dab TB ini disajikan
dalam bentuk tiga indikator antropometri, yaitu berat badan menurut umur
(BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U) dan berat badan menurut tinggi
badan (BB/TB).
Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan
penggunaan zat-zat gizi. Status gizi ini menjadi penting karena merupakan salah
satu faktor risiko untuk terjadinya kesakitan dan kematian. Status gizi yang baik
bagi seseorang akan berkontribusi terhadap kesehatannya dan juga terhadap
kemampuan dalam proses pemulihan. Status gizi masyarakat dapat diketahui
melalui penilaian konsumsi pangannya berdasarkan data kuantitatif maupun
kualitatif.
Dalam menetukan klasifikasi status gizi harus ada ukuran baku yang sering
disebut

reference.

Baku antropometri yang sering digunakan di Indonesia

adalah World Health OrganizationNational Centre for Health Statistic (WHONCHS). Berdasarkan baku WHO-NCHS status gizi dibagi menjadi empat :
Pertama, gizi lebih untuk over weight, termasuk kegemukan dan obesitas.
Kedua, Gizi baik untuk well nourished. Ketiga, Gizi kurang untuk under weight
yang mencakup mild dan moderat, PCM (Protein Calori Malnutrition). Keempat,
Gizi buruk untuk severe PCM, termasuk marasmus, marasmik-kwasiorkor dan
kwasiorkor.
Persentase balita dengan gizi kurang (BB/U) Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebesar 4,88%. Persentase balita dengan gizi kurang tertinggi di Kota
Tegal (13,83%) dan terendah di Kabupaten Pekalongan (0,06%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

41

3. Persentase Balita dengan Gizi Buruk.


Kejadian gizi buruk perlu dideteksi secara dini melalui intensifikasi
pemantauan tumbuh kembang Balita di Posyandu, dilanjutkan dengan penentuan
status gizi oleh bidan di desa atau petugas kesehatan lainnya. Penemuan kasus
gizi buruk harus segera ditindak lanjuti dengan rencana tindak yang jelas,
sehingga penanggulangan gizi buruk memberikan hasil yang optimal.
Pendataan gizi buruk di Jawa Tengah didasarkan pada 2 kategori yaitu
dengan indikator membandingkan berat badan dengan umur (BB/U) dan kategori
kedua adalah membandingkan berat badan dengan tinggi badan (BB/TB).
Skrining pertama dilakukan di posyandu dengan membandingkan berat badan
dengan umur melalui kegiatan penimbangan, jika ditemukan balita yang berada
di bawah garis merah (BGM) atau dua kali tidak naik (2T), maka dilakukan
konfirmasi status gizi dengan menggunakan

indikator berat badan menurut

tinggi badan. Jika ternyata balita tersebut merupakan kasus buruk, maka segera
dilakukan perawatan gizi buruk sesuai pedoman di Posyandu dan Puskesmas.
Jika ternyata terdapat penyakit penyerta yang berat dan tidak dapat ditangani di
Puskesmas maka segera dirujuk ke rumah sakit.

Jepara
Jepara
Pati

J
A
B
A
R

Brebes

Kota
Tegal

Tegal

Kudus

Kota Pekalongan
Kendal

Batang
Pekalongan Bata
ng
Pemalang

Demak
Kota Semarang
Kab Semarang

Temanggung
Purblg
Cilacap

Bj negara

Wonosobo

Banyumas

Kab. Mgl
Kota Mgl

Kebumen

Keterangan :
Kasus Gizi Buruk (>100 kasus)

Salatiga
Boyolali

Rembang
Blora

Grobogan

Sragen
Surakarta
Kr.anyar

Klaten
Purworejo Magelan
Sukoharjo
g
DI. Yogyakarta
Wonogiri

J
A
T
I
M

Gambar 3.35 Peta Kasus Balita Gizi Buruk (BB/TB) kabupaten/kota


di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

42

Balita Gizi Buruk tahun 2012 berjumlah 1.131 (0,06%) menurun apabila
dibandingkan tahun 2011 sejumlah 3.187 (0,10%). Sementara persentase Balita
Gizi Buruk mendapatkan perawatan tahun 2012 sebesar 100%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

43

BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN
A. Pelayanan Kesehatan
1. Pelayanan Kesehatan Ibu
a. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K-1
Pelayanan kesehatan ibu meliputi pelayanan kesehatan antenatal,
pertolongan persalinan dan pelayanan kesehatan nifas. Cakupan pelayanan
antenatal dapat dipantau melalui pelayanan kunjungan baru ibu hamil (K1)
untuk melihat akses dan pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai standar paling
sedikit empat kali (K4) dengan distribusi pemberian pelayanan yang
dianjurkan adalah minimal satu kali pada triwulan pertama, satu kali pada
triwulan kedua dan dua kali pada triwulan ketiga umur kehamilan.
Cakupan kunjungan ibu hamil K-1 tahun 2012 sebesar 98,89%. Ada
17 kabupaten/kota yang cakupannya sudah mencapai 100% yaitu Kabupaten
Cilacap, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Wonosobo,
Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Blora, Kabupaten
Demak, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang,
Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes, Kota
Magelang, Kota Semarang dan Kota Tegal. Cakupan terendah Kabupaten
Grobogan 92,3%.
b. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K-4
Kunjungan ibu hamil sesuai standar adalah pelayanan yang mencakup
minimal: (1) Timbang badan dan ukur tinggi badan, (2) Ukur tekanan darah,
(3) Skrining status imunisasi tetanus dan pemberian Tetanus Toxoid, (4)
Tinggi fundus uteri, (5) Pemberian tablet besi 90 selama kehamilan, (6)
Temu wicara (pemberian komunikasi interpersonal dan konseling), (7) Test
laboratorium sederhana (Hb, protein urin) dan atau berdasarkan indikasi
(HbsAG, Sifilis, HIV, Malaria, TBC)

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

44

Cakupan pelayanan lengkap ibu hamil (K4) di Jawa Tengah pada


tahun 2012 sebesar 92,99% menurun bila dibandingkan dengan tahun 2011
(93,71%) dan masih dibawah target SPM 2015 (95%). Cakupan tertinggi
(98,6 %) di Kabupaten Pekalongan dan terendah (84,7%) di Kabupaten
Grobogan. Dari 35 kabupaten/kota tersebut baru 15 kabupaten/kota
(42,86%) yang telah melampaui target SPM.
96
94
92
90
88
86

2008

2009

2010

2011

2012

Cak. K4

90.14

93.39

92.04

93.71

92.99

Target

95

95

95

95

95

Gambar 4.1 Cakupan Pelayanan Antenatal K4 Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008-2012

c. Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan


Pertolongan

persalinan

oleh

tenaga

kesehatan

yang

memiliki

kompetensi kebidanan adalah ibu bersalin yang mendapat pertolongan


persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan.
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di
Tengah

tahun

dibandingkan

2012

sebesar

dengan

97,14%

pencapaian

mengalami

tahun

2011

Provinsi Jawa

peningkatan
(96,79%).

bila

Semua

Kabupaten/Kota sudah mencapai target SPM 2015 (90%).


Data cakupan mulai tahun 2008 sampai dengan 2012 secara
keseluruhan di Provinsi Jawa Tengah adalah sebagai berikut :

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

45

98
96
94
92
90
88
86
Cak. Linakes

2008

2009

2010

2011

2012

90.98

93.03

93.62

96.79

97.14

90

90

90

90

90

Target

Gambar 4.2 Cakupan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Cakupan tertinggi sebesar 109% di Kabupaten Pekalongan dan


terendah adalah Kabupaten Boyolali (84%). Dengan semakin naiknya angka
cakupan pertolongan persalinan menunjukkan adanya tingkat kepercayaan
masyarakat terhadap pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan, adanya
perencanaan persalinan yang baik dari ibu, suami maupun dukungan
keluarga.
d. Cakupan Pelayanan Nifas
Paska persalinan (masa nifas) berpeluang untuk terjadinya kematian
ibu maternal, sehingga perlu mendapatkan pelayanan kesehatan masa nifas
dengan dikunjungi oleh tenaga kesehatan minimal 3 (tiga) kali sejak
persalinan. Pelayanan Ibu Nifas meliputi pemberian Vitamin A dosis tinggi ibu
nifas yang kedua dan pemeriksaan kesehatan paska persalinan untuk
mengetahui apakan terjadi perdarahan paska persalinan, keluar cairan
berbau dari jalan lahir, demam lebih dari 2 (dua) hari, payudara bengkak
kemerahan disertai rasa sakit dan lain-lain. Kunjungan terhadap ibu nifas
yang dilakukan petugas kesehatan biasanya bersamaan dengan kunjungan
neonatus.
Cakupan pelayanan pada ibu nifas tahun 2012 yaitu 95,54% naik bila
dibandingkan tahun 2011 (93,97%) dan sudah melampaui target SPM tahun
2015 (90%). Cakupan yang telah mencapai 100% meliputi Kabupaten
Wonosobo,

Kabupaten

Demak,

Kabupaten

Batang

dan

Kabupaten

Pekalongan. Kabupaten yang terendah capaiannya adalah Kota Semarang


Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

46

(73,4%). Dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah masih belum


mencapai target

SPM ada 3 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten banyumas,

Kabupaten Boyolali dan Kota Semarang.


e. Cakupan Komplikasi Kebidanan yang Ditangani
Komplikasi kebidanan merupakan kesakitan pada ibu hamil, ibu
bersalin dan ibu nifas yang dapat mengancam jiwa ibu dan/atau bayi.
Komplikasi dalam kehamilan diantaranya

(a) Abortus, (b) Hiperemesis

Gravidarum, (c) Perdarahan per vaginam, (d) Hipertensi dalam kehamilan


(preeklampsia, eklampsia), (e) Kehamilan lewat waktu, (f) ketuban pecah dini.
Komplikasi

dalam

persalinan

diantaranya

(a)

Kelainan

letak/presentasi janin, (b) Partus macet/distosia, (c) Hipertensi dalam


kehamilan (preeklampsia, eklampsia) (d) Perdarahan pasca persalinan,
(e) Infeksi

berat/sepsis,

(f) Kontraksi dini/persalinan premature,

(g)

Kehamilan ganda.
Komplikasi dalam nifas diantaranya (a) Hipertensi dalam kehamilan
(preeklampsia, eklampsia), (b) Infeksi nifas, (c) Perdarahan nifas. Ibu hamil,
ibu bersalin dan ibu nifas dengan komplikasi yang ditangani adalah ibu hamil,
bersalin dan nifas dengan komplikasi yang mendapatkan pelayanan sesuai
standar pada tingkat pelayanan dasar dan rujukan (Polindes, Puskesmas,
Puskesmas PONED, Rumah Bersalin, RSIA/RSB, RSU, RSU PONEK).
Jumlah komplikasi kebidanan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
sebanyak 126.806 (20% dari jumlah ibu hamil). Cakupan komplikasi
kebidanan yang ditangani tahun 2012 sebesar 90,81%. Pencapaian cakupan
tahun ini sudah melampaui target SPM tahun 2015 (80%).
2. Pelayanan Kesehatan Anak
a. Cakupan Kunjungan Neonatus
Kunjungan Neonatus (KN) adalah kunjungan yang dilakukan oleh
petugas kesehatan ke rumah ibu bersalin, untuk memantau dan memberi
pelayanan kesehatan untuk ibu dan bayinya. Pada Permenkes 741/Th. 2008
tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan (SPM-BK), KN dibagi

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

47

menjadi 3, yaitu: KN1 adalah kunjungan pada 0-2 hari ,KN2 adalah kunjungan
2-7 hari dan KN3 adalah kunjungan setelah 7-28 hari. Cakupan kunjungan
neonatus 1 (KN1) di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 sebesar 98,9%,
dan cakupan kunjungan neonatus 3 (KN-lengkap) sebesar 96,7%. Dari 35
kabupaten/kota, cakupan KN3 rata-rata sudah lebih dari 90%, namun masih
ada Kabupaten/Kota yang cakupannya kurang dari 90% yaitu Kabupaten
Wonogiri (89%), Kota Salatiga (81,1%) dan Kota Semarang (87,4%).
Untuk

meningkatkan Kunjungan Neonatus di Kabupaten/Kota,

pemerintah telah mengupayakan alokasi dana diantaranya melalui dana


Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) disamping pendanaan lainnya baik dari
Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Selain itu perlu dilakukan analisis apakah
jumlah tenaga kesehatan yang ada telah mencukupi kebutuhan pelayanan
kesehatan tersebut serta tenaga kesehatan yang bertugas apakah telah
melakukan pelayanan kesehatan secara optimal. Adapun cakupan kunjungan
neonatus di Jawa Tengah pada tahun 2008-2012 dapat digambarkan sebagai
berikut:
105
100
95
90
85
KN
Target

2008

2009

2010

2011

2012

94.66

99.37

94.86

95.19

96.7

90

90

90

90

90

Gambar 4.3 Cakupan Kunjungan Neonatus Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 2012

Secara keseluruhan cakupan kunjungan neonatus di tingkat Provinsi


Jawa Tengah sudah memenuhi target yaitu lebih dari 90%. Hal ini disebabkan
adanya upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat
melalui penambahan dan penempatan bidan di desa. Selain itu juga adanya
upaya peningkatan pelayanan kesehatan dan penyuluhan perawatan neonatus

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

48

di rumah dengan menggunakan buku KIA serta meningkatnya pengetahuan


ibu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk bayinya.
b. Cakupan Kunjungan Bayi
Kunjungan bayi adalah bayi yang memperoleh pelayanan kesehatan
sesuai dengan standar oleh tenaga kesehatan, paling sedikit 4 kali, di luar
kunjungan neonatus. Setelah umur 28 hari. Setiap bayi berhak mendapatkan
pelayanan kesehatan dengan memantau pertumbuhan dan perkembangannya
secara teratur setiap bulan di sarana pelayanan kesehatan. Cakupan
kunjungan bayi tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 sebesar
96,95%, meningkat apabila dibandingkan tahun 2011 (92,64%).
Cakupan kunjungan bayi Kabupaten/Kota di Jawa Tengah pada tahun
2012 yang masih dibawah 80% yaitu Kabupaten Boyolali 62,3%. Adapun
grafik cakupan bayi 2008 - 2012 dapat digambarkan sebagai berikut:
100
90
80
70
60
50
Kunjungan Bayi
Target

2008

2009

2010

2011

2012

96.04

95.07

93.73

92.64

96.95

80

80

80

80

80

Gambar 4.4 Cakupan Kunjungan Bayi Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 2012

c. Cakupan Neonatus dengan Komplikasi yang Ditangani


Neonatus dengan komplikasi merupakan neonatus dengan penyakit
dan kelainan yang dapat menyebabkan kesakitan, kecacatan dan kematian.
Neonatus dengan komplikasi seperti asfiksia, ikterus, hipotermia, tetanus
neonatorum, infeksi/sepsis, trauma lahir, BBLR (berat badan lahir rendah <
2500 gr), sindroma gangguan pernafasan dan kelainan congenital maupun
yang termasuk klasifikasi kuning pada Manajemen Terpadu Balita Sakit
(MTBS).
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

49

Neonatus dengan komplikasi yang ditangani merupakan neonatus


komplikasi yang mendapat pelayanan oleh tenaga kesehatan yang terlatih,
dokter dan bidan di sarana pelayanan kesehatan. Perhitungan sasaran
neonatus dengan komplikasi dihitung berdasarkan 15% dari jumlah bayi baru
lahir. Indikator ini mengukur kemampuan manajemen program Kesehatan Ibu
dan Anak (KIA) dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara
profesional kepada neonatus dengan komplikasi.
Tahun 2012 perkiraan bayi dengan komplikasi yang dihitung dari
banyaknya sasaran bayi jumlahnya sebesar 86.252 bayi. Jumlah perkiraan
tersebut yang mendapat penanganan tenaga kesehatan di tiap jenjang
pelayanan kesehatan sebesar 57.276 bayi (66,38%). Cakupan Neonatus
Risiko Tinggi/komplikasi yang ditangani tersebut masih jauh dari target
cakupan sebesar 80%.
Masih rendahnya neonatus risiko tinggi yang mendapatkan pelayanan
kesehatan diantaranya disebabkan belum adanya keseragaman definisi
operasional mengenai neonatal yang termasuk dalam risiko tinggi, sehingga
belum semua neonatus dengan risiko tinggi/komplikasi dicatat dan dilaporkan.
Disamping target neonatus komplikasi yang ditangani untuk neonatal resiko
tinggi seharusnya 15% dari jumlah sasaran bayi pertahun, namun belum
semua kabupaten/kota mempunyai persepsi/pemahaman yang sama.
d. Cakupan Pelayanan Anak Balita
Balita adalah anak berumur dibawah 5 tahun atau umur 12-59 bulan.
Tidak hanya bayi yang harus mendapatkan perhatian kesehatannya tetapi
balita juga perlu mendapatkan perhatian baik gizi maupun kesehatannya,
karena balita adalah generasi penerus bangsa yang harus sehat, cerdas dan
kuat. Jumlah balita di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebanyak 2.294.230,
yang mendapatkan pelayanan kesehatan sebanyak 1.907.700 (83,15).
Kabupaten yang cakupannya sudah mencapai 100% adalah Kabupaten
Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pekalongan, Kota Magelang dan
Kota Surakarta. Sedangkan cakupan terendah adalah Kabupaten Boyolali
27,3%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

50

e. Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat


Penjaringan kesehatan siswa Sekolah Dasar (SD) dan setingkat
adalah pemeriksaan kesehatan terhadap murid baru kelas 1 SD dan
Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat
badan, pemeriksaan ketajaman mata, ketajaman pendengaran, kesehatan
gigi, kelainan mental emosional dan kebugaran jasmani. Pelaksanaan
penjaringan kesehatan dikoordinir oleh puskesmas bersama dengan guru
sekolah dan kader kesehatan/konselor kesehatan. Setiap puskesmas
mempunyai tugas melakukan penjaringan kesehatan siswa SD/MI di wilayah
kerjanya dan dilakukan satu kali pada setiap awal tahun ajaran baru sekolah.
Siswa SD dan setingkat ditargetkan 100% mendapatkan pemantauan
kesehatan melalui penjaringan kesehatan. Melalui penjaringan kesehatan
siswa SD dan setingkat diharapkan dapat menapis atau menjaring anak yang
sakit dan melakukan tindakan intervensi secara dini, sehingga anak yang
sakit menjadi sembuh dan anak yang sehat tidak tertular menjadi sakit.
120
100
80
60
40
20
0
Cakupan
target

2008

2009

2010

2011

2012

43.77

43.8

52.61

81.02

70.08

100

100

100

100

100

Gambar 4.5 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD/MI


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat oleh tenaga


kesehatan/guru UKS/kader kesehatan sekolah tahun 2012 sebesar 70,08%,
menurun dibandingkan dengan cakupan tahun 2011 (78,72%). Angka
cakupan terendah di Kabupaten Purworejo (1,94%) dan tertinggi di
Kabupaten Blora (105,14%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

51

f. Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat


Jumlah siswa SD dan setingkat tahun 2012 sebanyak 825.188 anak.
Yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai strata UKS sebesar 549.673
(66,6%). Angka cakupan terendah di Kabupaten Purworejo (1,9%) dan
tertinggi di Kabupaten Blora (105,1%).
3. Pelayanan Gizi
a.

Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi


Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar
diseluruh dunia terutama di negara berkembang dan dapat terjadi pada
semua umur terutama pada masa pertumbuhan. KVA dalam tubuh dapat
menimbulkan berbagai jenis penyakit yang merupakan Nutrition Related

Diseases yang dapat mengenai berbagai macam anatomi dan fungsi dari
organ tubuh seperti menurunkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan
epitelisme sel-sel kulit. Salah satu dampak kurang Vitamin A adalah kelainan
pada mata yang umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan 4 tahun yang
menjadi penyebab utama kebutaan di negara berkembang.
Berdasarkan data yang yang diperoleh dari profil kesehatan
kabupaten/kota, cakupan pemberian kapsul Vitamin A dosis tinggi pada bayi
tahun 2012 sebesar 98.74%, menurun dibandingkan tahun 2011 sebesar
99,08%.
Cakupan pemberian kapsul vitamin A pada bayi selama 5 tahun
terakhir (2008-2012) dapat dilihat dalam gambar berikut ini :
99.5
99
98.5
98
97.5
97
96.5
96
95.5
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

98.52

98.11

96.84

99.08

98.74

Gambar 4.6 Cakupan Suplementasi Kapsul Vit. A pada Bayi dan Balita
Tahun 2008 2012
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

52

b. Cakupan Pemberian Vitamin A pada Anak Balita


Salah satu program penanggulangan KVA yang telah dijalankan
adalah dengan suplementasi kapsul Vitamin A dosis tinggi 2 kali pertahun
pada Balita dan ibu nifas untuk mempertahankan bebas buta karena KVA dan
mencegah berkembangnya kembali masalah Xerofthalmia dengan segala
manifestasinya (gangguan penglihatan, buta senja dan bahkan kebutaan
sampai kematian). Disamping itu pemantapan program distribusi kapsul
Vitamin A dosis tinggi juga dapat mendorong tumbuh kembang anak serta
meningkatkan daya tahan anak terhadap penyakit infeksi, sehingga dapat
menurunkan angka kesakitan dan kematian pada bayi dan anak.
Balita yang dimaksud dalam program distribusi kapsul Vitamin A
adalah anak umur 1259 bulan yang mendapat kapsul vitamin A dosis tinggi.
Kapsul Vitamin A dosis tinggi terdiri dari kapsul vitamin A berwarna merah
dengan dosis 200.000 SI yang diberikan pada anak umur 12-59 bulan dan
diberikan pada bulan Pebruari dan Agustus setiap tahunnya.
Cakupan pemberian kapsul vitamin A pada Balita tahun 2012 sebesar
98.34%, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2011 (98.45%).
Cakupan tertinggi (>100%) sudah dapat dicapai oleh 8 kabupaten/kota yaitu
Kabupaten Cilacap, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang, Kabupaten
Klaten, Kabupaten Sragen, Kabupaten Kendal, Kabupaten Tegal dan Kota
Surakarta. Sedangkan yang cakupannya terrendah adalah Kabupaten Boyolali
(88,17%). Cakupan pemberian kapsul vitamin A pada balita selama 5 tahun
terakhir (2008-2012) dapat dilihat dalam gambar berikut ini :
100
95
90
85
80
75
70
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

95.14

82.44

96.76

98.45

98.34

Gambar 4.7 Cakupan Suplementasi Kapsul Vit. A pada Balita


di Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

53

c. Cakupan Pemberian Vitamin A pada Ibu Nifas


Ibu nifas adalah ibu yang baru melahirkan bayi baik di rumah dan
atau rumah bersalin dengan pertolongan dukun bayi dan atau tenaga
kesehatan. Suplementasi vitamin A pada ibu nifas merupakan salah satu
program penanggulangan kekurangan vitamin A.
Cakupan ibu nifas mendapat kapsul vitamin A adalah cakupan ibu
nifas yang mendapat kapsul vitamin A dosis tinggi (200.000 SI) pada periode
sebelum 40 hari setelah melahirkan. Cakupan ibu nifas mendapat kapsul
vitamin A tahun 2012 sebesar 95,90%, menurun dibandingkan tahun 2011
(96.43%). Cakupan tertinggi (>100%) dicapai oleh kabupaten Banyumas,
Kabupaten

Kebumen,

Kabupaten

Sukoharjo,

Kabupaten

Grobogan,

kabupaten Blora, kabupaten Kudus, Kabupaten Batang dan Kota Semarang.


Sementara cakupan terendah di Kabupaten Wonosobo sebesar 10,41%.

98
96
94
92
90
88
86
84
82
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

92.94

87.31

92.78

96.43

95.9

Gambar 4.8 Cakupan Ibu Nifas mendapat Kapsul Vit. A


di Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Beberapa hal yang mempengaruhi fluktuasi angka cakupan pemberian


vitamin A pada bayi, balita, dan bufas diantaranya:
1) Advokasi, pendekatan, dan lain-lain bentuk yang disertai dengan
penyebarluasan informasi.
2) Forum komunikasi, yang bermanfaat sebagai wahana yang mendukung
terlaksananya kegiatan KIE di berbagai sektor terkait.
3) Sosialisasi pemberian kapsul Vitamin A terhadap petugas kesehatan di
Puskesmas, rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan lainnya.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

54

4) Kegiatan konseling/konsultasi gizi dilakukan oleh tenaga kesehatan di


Puskesmas dan rumah sakit pada sasaran ibu anak.
5) Tersedianya sarana pelayanan kesehatan yang terjangkau.
6) Lintas program/ lintas sektor terkait (Promosi Kesehatan, Imunisasi, dll)
7) Adanya sweeping dari kader kesehatan dengan sasaran ibu anak yang
belum mendapatkan kapsul Vitamin A pada bulan kapsul.
d. Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Fe
Program penanggulangan anemia yang dilakukan adalah memberikan
tablet tambah darah yaitu preparat Fe yang bertujuan untuk menurunkan
angka anemia pada balita, ibu hamill, ibu nifas, remaja putri, dan WUS
(Wanita Usia Subur). Penanggulangan anemi pada ibu hamil dilaksanakan
dengan memberikan 90 tablet Fe kepada ibu hamil selama periode
kehamilannya. Cakupan ibu hamil mendapat 90 tablet Fe di Provinsi Jawa
Tengah pada tahun 2012 sebesar 91,77% mengalami peningkatan bila
dibandingkan dengan pencapaian tahun 2011 (89,39%). Cakupan tertinggi
dicapai Kabupaten Sukoharjo 100,59% dan terendah Kabupaten Wonogiri
80,26%.
100
95
90
85
80
75

2008

2009

2010

2011

2012

Fe 1

93.94

92.59

95.92

95.43

97.73

Fe 3

87.06

85.62

90.25

89.39

91.77

Gambar 4.9 Persentase Pemberian Tablet Fe Pada Ibu Hamil


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Dari grafik di atas dapat diihat bahwa cakupan Fe 1 dan cakupan Fe 3


sudah cukup baik dan memadai. Hal ini dapat dilihat dari tingginya prevalensi
pemberian tablet Fe pada ibu hamil.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

55

e.

Persentase Bayi yang Mendapatkan ASI Eksklusif


Air Susu Ibu (ASI) merupakan satu-satunya makanan yang sempurna
dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsur gizi yang dibutuhkan
oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi guna mencapai
pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal.
ASI adalah hadiah yang sangat berharga yang dapat diberikan
kepada bayi, dalam keadaan miskin mungkin merupakan hadiah satusatunya,

dalam

keadaan

sakit

mungkin

merupakan

hadiah

yang

menyelamatkan jiwanya (UNICEF). Oleh sebab itu pemberian ASI perlu


diberikan secara eksklusif sampai umur 6 (enam) bulan dan tetap
mempertahankan pemberian ASI dilanjutkan bersama makanan pendamping
sampai usia 2 (dua) tahun.
Kebijakan Nasional untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 (enam)
bulan

telah

ditetapkan

dalam

SK

Menteri

Kesehatan

No.

450/Menkes/SK/IV/2004. ASI eksklusif adalah Air Susu Ibu yang diberikan


kepada bayi sampai bayi berusia 6 bulan tanpa diberikan makanan dan
minuman, kecuali obat dan vitamin. Bayi yang mendapat ASI eksklusif
adalah bayi yang hanya mendapat ASI saja sejak lahir sampai usia 6 bulan di
satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Pemberian ASI eksklusif bukan hanya isu nasional namun juga
merupakan isu global. Pernyataan bahwa dengan pemberian susu formula
kepada bayi dapat menjamin bayi tumbuh sehat dan kuat, ternyata menurut
laporan mutakhir UNICEF (Fact About Breast Feeding) merupakan kekeliruan
yang fatal, karena meskipun insiden diare rendah pada bayi yang diberi susu
formula, namun pada masa pertumbuhan berikutnya bayi yang tidak diberi
ASI ternyata memiliki peluang

yang jauh lebih besar untuk menderita

hipertensi, jantung, kanker, obesitas, diabetes dll.


Berdasarkan

data

yang

diperoleh

dari

profil

kesehatan

kabupaten/kota tahun 2012 menunjukkan cakupan pemberian ASI eksklusif


hanya sekitar 25,6%, menurun dibandingkan tahun 2011 (45,18%).
Cakupan tertinggi adalah Kota Surakarta 46,1%. Sedangkan yang
terendah adalah Kabupaten Brebes 2,8%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

56

50
40
30
20
10
0
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

28.96

40.21

37.18

45.36

25.6

Gambar 4.10 Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Tahun 20082012

Beberapa hal yang menghambat pemberian ASI eksklusif diantaranya


adalah:
1). Rendahnya pengetahuan ibu dan keluarga lainnya mengenai manfaat
ASI dan cara menyusui yang benar.
2). Kurangnya pelayanan konseling laktasi dan dukungan dari petugas
kesehatan.
3). Faktor sosial budaya.
4). Kondisi yang kurang memadai bagi para ibu yang bekerja.
5). Gencarnya pemasaran susu formula.
Upaya-upaya yang telah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan
cakupan pemberian ASI eksklusif tetap berpedoman pada Sepuluh Langkah
Menuju Keberhasilan Menyusui yaitu:
1)

Sarana

Pelayanan

Pemberian

Air

Kesehatan

Susu

Ibu

mempunyai

(PP-ASI)

kebijakan

tertulis

yang

Peningkatan
secara

rutin

dikomunikasikan kepada semua petugas.


2)

Melakukan pelatihan bagi petugas dalam hal pengetahuan dan


ketrampilan untuk menerapkan kebijakan tersebut.

3)

Menjelaskan kepada semua ibu hamil tentang manfaat menyusui dan


penatalaksanaannya dimulai sejak masa kehamilan, masa bayi lahir
sampai umur 2 tahun termasuk cara mengatasi kesulitan menyusui.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

57

4) Membantu ibu mulai menyusui bayinya dalam 30 menit setelah


melahirkan yang dilakukan di ruang bersalin (inisiasi dini). Apabila ibu
mendapat operasi caesar, bayi disusui setelah 30 menit ibu sadar.
5)

Membantu ibu bagaimana cara menyusui yang benar dan cara


mempertahankan menyusui meski ibu dipisah dari bayi atas indikasi
medis.

6) Tidak memberikan makanan atau minuman apapun selain ASI kepada


bayi baru lahir.
7)

Melaksanakan rawat gabung dengan mengupayakan ibu bersama bayi


24 jam sehari.

8)

Membantu ibu menyusui semau bayi semau ibu, tanpa pembatasan


terhadap lama dan frekuensi menyusui.

9)

Tidak memberikan dot atau kempeng kepada bayi yang diberi ASI.

10) Mengupayakan terbentuknya Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI) dan


rujuk ibu kepada kelompok tersebut ketika pulang dari rumah sakit,
rumah bersalin atau sarana pelayanan kesehatan.
f.

Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Anak Usia 624 bulan Keluarga Miskin.
Anak usia 6-24 bulan dari keluarga miskin diberikan makanan
pendamping ASI baik makanan lokal maupun pabrikan. Data jumlah anak
usia 6-23 bulan dari keluarga miskin tersedia di 26 kabupaten/kota sebanyak
146.232 anak, yang mendapatkan makanan tambahan ASI (MP-ASI)
sebanyak 66.148 (45,23%). Kabupaten yang cakupannya sudah mencapai
100% adalah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten
Purworejo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sragen,
Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, Kabupaten Temanggung, Kota
Magelang dan Kota Pekalongan.

Cakupan terendah adalah Kabupaten

Sukoharjo 1,97%.
g. Jumlah Balita Ditimbang
Salah satu upaya untuk meningkatkan keadaan gizi masyarakat
adalah melalui Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) yang sebagian
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

58

kegiatannya dilaksanakan di Posyandu. Penimbangan terhadap bayi dan


balita yang dilakukan di posyandu merupakan upaya masyarakat memantau
pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang dintegrasikan dengan
pelayanan kesehatan dasar lain (KIA, Imunisasi, Pemberantasan Penyakit).
Partisipasi

masyarakat

dalam

penimbangan

di

posyandu

tersebut

digambarkan dalam perbandingan jumlah balita yang ditimbang (D) dengan


jumlah balita seluruhnya (S). Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam
penimbangan di posyandu maka semakin baik pula data yang dapat
menggambarkan status gizi balita.
Partisipasi masyarakat dalam penimbangan di posyandu tahun 2012
sebesar 79,0% meningkat dibandingkan dengan pencapaian tahun 2011
(78,32%). Cakupan tertinggi adalah di Kabupaten Sukoharjo 89,5% dan
terendah Kabupaten Pemalang 63,6%.

95
90
85
80
75
70
65
Balita ditimbang

2008

2009

2010

2011

2012

76.47

75.89

89.49

78.32

79

Gambar 4.11 Cakupan Balita Yang Ditimbang Tahun 20082012

Kabupaten/kota yang belum dapat mencapai target partisipasi


masyarakat sebesar 80% sebanyak 17 kabupaten/kota. Banyak hal dapat
mampengaruhi
penimbangan

tingkat
di

pencapaian

posyandu

antara

partisipasi
lain

tingkat

masyarakat

dalam

pendidikan,

tingkat

pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan gizi, faktor ekonomi dan


sosial budaya. Dari data yang ada menggambarkan bahwa pedesaan dan
perkotaan tidak memperlihatkan perbedaan yang menyolok dalam partisipasi
masyarakat tetapi yang sangat berpengaruh adalah faktor ekonomi dan
sosial budaya.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

59

h. Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan


Kejadian gizi buruk perlu dideteksi secara dini melalui intensifikasi
pemantauan tumbuh kembang Balita di Posyandu, dilanjutkan dengan
penentuan status gizi oleh bidan di desa atau petugas kesehatan lainnya.
Penemuan kasus gizi buruk harus segera ditindak lanjuti dengan rencana
tindak yang jelas, sehingga penanggulangan gizi buruk memberikan hasil
yang optimal.
Pendataan gizi buruk di Jawa Tengah didasarkan pada 2 kategori
yaitu dengan indikator membandingkan berat badan dengan umur (BB/U)
dan kategori kedua adalah membandingkan berat badan dengan tinggi
badan

(BB/TB).

Skrining

pertama

dilakukan

di

posyandu

dengan

membandingkan berat badan dengan umur melalui kegiatan penimbangan,


jika ditemukan balita yang berada di bawah garis merah (BGM) atau dua kali
tidak naik (2T), maka dilakukan konfirmasi status gizi dengan menggunakan
indikator berat badan menurut tinggi badan. Jika ternyata balita tersebut
merupakan kasus buruk, maka segera

dilakukan perawatan gizi buruk

sesuai pedoman di Posyandu dan Puskesmas. Jika ternyata terdapat


penyakit penyerta yang berat dan tidak dapat ditangani di Puskesmas maka
segera dirujuk ke rumah sakit.
6,000
5,000
4,000
3,000
2,000
1,000
0
Jml Balita Gibur

2008

2009

2010

2011

2012

5,528

5,249

3,514

3,187

1,131

Gambar 4.12 Jumlah Balita dengan Gizi Buruk


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

Balita Gizi Buruk tahun 2012 berjumlah 1.131 menurun apabila


dibandingkan tahun 2011 (3.187). Tetapi persentase Balita Gizi Buruk
mendapatkan perawatan tahun 2012 sebesar 100%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

60

i.

Desa dengan Garam Beryodium yang Baik


Persentase desa/kelurahan dengan garam beryodium yang baik,
menggambarkan

identitas

mutu

garam

beryodium

yang

dikonsumsi

penduduk di suatu desa/kelurahan, dimana pada tahun 2012 sebanyak


56,65% meningkat dibandingkan tahun 2011 (53,42%).

100
80
60
40
20
0
% Desa dg garam
beryodium

2008

2009

2010

2011

2012

55.93

48.81

80.15

53.42

56.65

Gambar 4.13 Persentase Desa/Kelurahan dengan Garam Beryodium Baik


Tahun 20082012

Berdasarkan laporan yang masuk dari 34 kabupaten/kota, yang


cakupannya mencapai 100% adalah Kabupaten Pekalongan, Kota Surakarta,
Kota Salatiga dan Kota Semarang. Sedangkan kabupaten dengan konsumsi
garam beryodium terendah adalah Kabupaten Grobogan 2,86%.
4. Pelayanan Keluarga Berencana
a. Peserta Keluarga Berencana Baru
Peserta Keluarga Berencana (KB) baru adalah Pasangan Usia Subur
(PUS) yang baru pertama kali menggunakan salah satu cara/alat dan/atau
PUS yang menggunakan kembali salah satu cara/alat kontrasepsi setelah
mereka berakhir masa kehamilannya.
Jumlah PUS Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebanyak 6.738.688
lebih banyak dibanding tahun 2011 (6.549.125). Peserta KB baru pada tahun
2012 (15,3%), meningkat apabila dibandingkan dengan tahun 2011 (13,7%).
Peserta KB baru tersebut menggunakan kontrasepsi sebagai berikut:

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

61

1) MKJP: Tahun 2012 IUD (9,2%), MOP (0,2%), MOW (2,4%) dan Implant
(12,5%). Sedangkan tahun 2011 IUD (6,9%), MOP (0,4%), MOW (2,0%)
dan Implant (12,2%).
2) NON MKJP: Tahun 2012 Suntik (54,0%), PIL (16,6%) dan Kondom
(5,1%), sedangkan tahun 2011 Suntik (54,2%), PIL (18,4%) dan
Kondom (5,8%).

PIL
16.6%

Kondom
5.1%

IUD
9.2%

MOP
0.2%

MOW
2.4%
Implant
12.5%

Suntik
54,2%

Gambar 4.14 Persentase Pemakaian Kontrasepsi Peserta KB Baru


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Sebagian besar peserta KB baru mempergunakan kontrasepsi non


MKJP yang membutuhkan pembinaan secara rutin dan berkelanjutan untuk
menjaga kelangsungan pemakaian kontrasepsi. Proporsi pemakai kontrasepsi
suntikan cukup besar yaitu 54,0%, hal tersebut dapat difahami karena akses
untuk memperoleh pelayanan suntikan relatif lebih mudah, sebagai akibat
tersedianya jaringan pelayanan sampai di tingkat desa/kelurahan sehingga
dekat dengan tempat tinggal peserta KB.
Partisipasi pria (bapak) untuk menjadi peserta KB aktif dengan
mempergunakan kontrasepsi MOP (hanya 0,2%) dan kondom (hanya 5,1%),
karena terbatasnya pilihan kontrasepsi yang disediakan bagi pria, dan
sebagian pria masih beranggapan bahwa KB merupakan urusan ibu (istri),
sehingga ibu (istri) yang menjadi sasaran.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

62

b. Peserta KB Aktif
Peserta KB aktif adalah akseptor yang pada saat ini memakai
kontrasepsi untuk menjarangkan kehamilan atau mengakhiri kesuburan.
Cakupan peserta KB aktif adalah perbandingan antara jumlah peserta KB
aktif dengan PUS di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Cakupan
peserta KB aktif menunjukkan tingkat pemanfaatan kontrasepsi di antara
PUS.
Cakupan peserta KB aktif Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar
80,2%, mengalami peningkatan dibandingkan dengan pencapaian tahun
2011 (76,8%). Angka ini sudah mencapai target SPM sebesar 70%. Cakupan
tertinggi di Kabupaten

Semarang (85,8%) dan terendah di Kabupaten

Cilacap (73,4%).
90
85
80
75
70
65
60
Cakupan
Target

2008

2009

2010

2011

2012

78.09

78.37

78.57

76.8

80.2

70

70

70

70

70

Gambar 4.15 Cakupan Peserta KB Aktif Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 2012

5. Pelayanan Imunisasi
a. Persentase Desa yang Mencapai Universal Child Immunization
(UCI)
Strategi operasional pencapaian cakupan tinggi dan merata berupa
pencapaian Universal Child Immunization (UCI) yang berdasarkan indikator
cakupan DPT-HB 3, Polio 4 dan Campak dengan cakupan minimal 80% dari
jumlah sasaran bayi di desa. Pencapaian UCI desa tahun 2012 (98,05%)
mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2011 (96,4%). Hasil
pencapaian UCI desa tahun 2011 yang mencapai target (100%) sebanyak 13
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

63

kabupaten/kota

yaitu

Kabupaten

Banyumas,

Kabupaten

Kebumen,

Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten


Sragen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kota
Magelang, Kota Surakarta, Kota Salatiga dan Kota Pekalongan. Sedangkan
kabupaten yang pencapaian UCI desa terendah di Kabupaten Karanganyar
(83,05%).
Faktor-faktor

yang

berpengaruh

terhadap

tidak

tercapainya

pencapaian UCI desa di beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah, pada


umumnya disebabkan karena penghitungan sasaran (denominator) yang
melebihi dengan kondisi riil jumlah sasaran di lapangan.

104
99
94
89
84
79
74
UCI

2008

2009

2010

2011

2012

86.83

91.95

94.58

96.4

98.05

100

100

100

100

100

target

Gambar 4.16 Cakupan Desa/Kelurahan UCI Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012

Kabupaten/kota yang belum mencapai target imunisasi dasar lengkap pada


bayi disebabkan antara lain :
1) Adanya perbedaan jumlah dibandingkan dengan sasaran yang ada, hal ini
dikarenakan penentuan jumlah sasaran masih berdasarkan angka
estimasi jumlah penduduk, bukan dari hasil pendataan.
2) Belum semua Puskesmas membuat Pemantauan Wilayah Setempat
(PWS) imunisasi secara rutin (bulanan, tribulanan) dikarenakan banyak
petugas imunisasi yang merangkap dengan tugas lain.
3) Belum dilakukan pelaksanaan sweeping atau kunjungan rumah untuk
melengkapi

status

imunisasi

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

pada

daerah-daerah

yang

cakupan

64

imunisasinya masih rendah, pada umumnya disebabkan keterbatasan


sumber daya atau tenaga banyak yang merangkap dengan tugas lain.
4) Masih ada sebagian kecil orang tua yang menolak anaknya untuk
diimunisasi dikarenakan keyakinan/kepercayaan agama, dan lain-lain.
b. Cakupan Imunisasi bayi
Upaya untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian
bayi serta anak balita dilaksanakan program imunisasi baik program rutin
maupun program tambahan/suplemen untuk penyakit-penyakit yang dapat
dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti TBC, Difteri, Pertusis, Tetanus,
Polio, Hepatitis B, dan Campak. Bayi seharusnya mendapat imunisasi dasar
lengkap yang terdiri dari BCG 1 kali, DPT-HB 3 kali, Polio 4 kali, HB Uniject 1
kali dan campak 1 kali. Sebagai indikator kelengkapan status imunisasi dasar
lengkap bagi bayi dapat dilihat dari hasil cakupan imunisasi campak, karena
imunisasi campak merupakan imunisasi yang terakhir yang diberikan pada
bayi umur 9 (sembilan) bulan dengan harapan imunisasi sebelumnya sudah
diberikan dengan lengkap (BCG, DPT-HB, Polio, dan HB).
Selain

pemberian

imunisasi

rutin,

program

imunisasi

juga

melaksanakan program imunisasi tambahan/suplemen yaitu Bulan Imunisasi


Anak Sekolah (BIAS) DT, BIAS Campak yang diberikan pada semua usia kelas
I SD/MI/SDLB/SLB, sedangkan BIAS TT diberikan pada semua anak usia
kelas II dan III SD/MI/SDLB/SLB, Backlog Fighting (melengkapi status
imunisasi).
Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi di Jawa Tengah dari semua
antigen sudah mencapai target minimal nasional (85%), pencapaian tiap
tahun cenderung menurun, tetapi tahun 2012 terjadi peningkatan. Jumlah
sasaran bayi pada tahun tahun 2012 adalah 575.011 menurun dibanding
tahun 2011 sebanyak 592.712. Sedangkan cakupan masing-masing jenis
imunisasi tahun 2012 adalah sebagai berikut BCG (100,65%), DPT1+HB1
(99,93), DPT3+HB3 (99,76%), Polio 3 (100,69%) dan Campak (98,24%). Hal
ini mengalami peningkatan bila dibanding tahun 2011 dengan BCG (98,0%),
DPT1+HB1 (97,0%), DPT3+HB3 (95,7%), Polio 3 (94.0%) dan Campak
(93,6%).
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

65

persentase (%)

105
100
95
90
85

BCG

DPT1+Hb1

DPT3+Hb3

Polio 3

Campak

2008

103.77

102.5

99.69

99.35

99.18

2009

102.05

100.89

99.04

99.14

96.67

2010

100.29

99.95

98.08

96.95

96.29

2011

98

97

95.7

94

93.6

2012

100.65

99.93

99.76

100.69

98.24

Gambar 4.17 Cakupan Imunisasi Bayi Provinsi Jawa Tengah


Tahun 20082012

c. Drop Out Imunisasi DPT1-Campak


Dalam rangka mencapai dan mempertahankan UCI desa, analisis PWS
harus diikuti dengan tindak lanjut. Dengan grafik PWS akan terlihat dan
dapat dianalisis cakupan dan kecenderungan setiap bulan, maka dapat
segera diketahui kekurangan cakupan dan beban yang harus dicapai setiap
bulan pada periode berikutnya. Untuk kecenderungan cakupan setiap bulan
dapat diketahui dengan indikator Drop Out (DO). Sesuai kesepakatan dengan
kabupaten/kota indikator DO di Jawa Tengah maksimal 5% atau (-5%).
Tahun 2012 DO tingkat Jawa Tengah sebanyak 1,69%, mengalami
penurunan dibanding tahun 2011 (3,4%).
Sebanyak 3 kabupaten/kota yang DO-nya lebih dari 5% atau (-5%)
yaitu Kabupaten Banjarnegara (6%), Kabupaten Sragen (5,11%) dan Kota
Tegal (16,2%).
d. WUS Mendapat Imunisasi TT

Maternal and Neonatal Tetanus Elimination (MNTE) merupakan


program eliminasi tetanus pada neonatal dan wanita usia subur termasuk ibu
hamil. Menurut WHO, tetanus maternal dan neonatal dikatakan tereliminasi
apabila hanya terdapat kurang dari satu kasus tetanus neonatal per 1.000
kelahiran hidup di setiap kabupaten. Strategi yang dilakukan untuk

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

66

mengeliminasi tetanus neonatorum dan maternal adalah 1) pertolongan


persalinan yang aman dan bersih; 2) cakupan imunisasi rutin TT yang tinggi
dan merata; dan 3) penyelenggaraan surveilans Tetanus Neonatorum.
Jumlah ibu hamil 2012 di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 634.028,
yang mendapat TT-1 sebesar 27,5%, TT-2 sebesar 27,6%, TT-3 sebesar
14,9%, TT-4 sebesar 16,3 dan TT-5 sebesar 12,8% dan TT2+ sebanyak
71,5%.
6. Pelayanan Kesehatan Gigi
a. Rasio Tambal Cabut Gigi Tetap
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas meliputi kegiatan
pelayanan dasar gigi dan upaya kesehatan gigi sekolah. Kegiatan pelayanan
dasar gigi adalah tumpatan (penambalan) gigi tetap dan pencabutan gigi
tetap. Indikasi dari perhatian masyarakat adalah bila tumpatan gigi tetap
semakin bertambah banyak berarti masyarakat lebih memperhatikan
kesehatan gigi yang merupakan tindakan preventif, sebelum gigi tetap betul
betul rusak dan harus dicabut. Pencabutan gigi tetap adalah tindakan kuratif
dan rehabilitatif yang merupakan tindakan terakhir yang harus diambil oleh
seorang pasien.
Jumlah tumpatan gigi tetap tahun 2012 sebanyak 135.710, sementara
jumlah pencabutan gigi tetap sebanyak 138.355. Data tersebut menandakan
bahwa motivasi masyarakat dalam mempertahankan gigi geliginya belum
maksimal, oleh karena itu masih diperlukan penyuluhan yang terus menerus
agar masyarakat memeriksakan giginya secara teratur.
Melalui pemeriksaan gigi ini dapat mengontrol fungsi kunyah gigi agar
tetap baik, sehingga sistim pencernaan semakin bagus, yang pada akhirnya
kesehatan secara umum akan meningkat dan diharapkan di tahun-tahun
mendatang jumlah pencabutan gigi tetap trennya semakin menurun. Rasio
tumpatan dan pencabutan gigi tetap tahun 2012 sebesar 0,98, mengalami
peningkatan dibanding tahun 2011 yaitu 0,82. Hal tersebut menunjukan
bahwa masih banyak masyarakat

yang melakukan pencabutan gigi

dibandingkan melakukan tumpatan gigi tetap.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

67

Beberapa kabupaten/kota yang pencabutan giginya jauh lebih banyak


dibandingkan

tumpatan

giginya

(rasio

rendah),

menandakan

bahwa

masyarakat di kabupaten yang bersangkutan masih kurang memperhatikan


kesehatan gigi dan mulut dan kemungkinan frekuensi penyuluhan kesehatan
gigi dan mulut yang dilakukan oleh petugas kesehatan di setiap lini, baik
yang dilakukan didalam maupun diluar gedung masih sangat minim.
Kabupaten dengan rasio terendah adalah Kabupaten Rembang 0,1 (tumpatan
264, pencabutan 3.826). Kabupaten/kota yang rasionya tinggi (penumpatan
lebih banyak

dibandingkan dengan pencabutan) yaitu

Kabupaten Blora

(3,3).
1,2
1
0,8
0,6
0,4
0,2
0
Rasio

2008

2009

2010

2011

2012

0,71

0,71

0,81

0,82

0,98

Gambar 4.18 Rasio Tumpatan dan Pencabutan Gigi Tetap


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012

b. Murid SD/MI Mendapat Pemeriksaan Gigi dan Mulut


Kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut lainnya adalah Upaya
Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang merupakan upaya promotif dan
preventif kesehatan gigi khususnya untuk anak sekolah. Kegiatan UKGS
meliputi pemeriksaan gigi pada seluruh murid untuk mendapatkan murid
yang perlu perawatan gigi, kemudian melakukan perawatan pada murid yang
memerlukan.
Prosentase jumlah murid yang diperiksa untuk tahun 2012 (35,86%)
lebih rendah dibandingkan pencapaian tahun 2011 (37,90%). Beberapa
kabupaten mempunyai cakupan sangat rendah, seperti Kabupaten Brebes
(7,2%) dan masih ada beberapa kabupaten/kota yang belum melaporkan
datanya. Kabupaten yang mempunyai cakupan tertinggi adalah Kota Salatiga
(99,6%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

68

40
38
36
34
32
30
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

33,22

36,31

37,59

37,9

35,86

Gambar 4.19 Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gigi Murid Sekolah Dasar


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

c. Murid SD/MI Mendapat Perawatan Gigi dan Mulut


Jumlah Murid SD/MI diperiksa dan memerlukan perawatan tahun
2012 sebanyak 268.189 anak. Cakupan perawatan gigi dan mulut murid
SD/MI di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 53,6% mengalami
penurunan bila dibanding tahun 2011 (55,30%).
65
60
55
50
45
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

62,95

54,75

53,83

55,3

53,62

Gambar 4.20 Cakupan Perawatan Gigi Murid Sekolah Dasar


Provinsi Jawa Tengah Tahun 20082012

7. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut


Pelayanan kesehatan usia lanjut yaitu pelayanan penduduk usia 60 tahun
ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar oleh
tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun di posyandu/kelompok usia lanjut.
Cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebesar 52,83% meningkat bila dibandingkan cakupan pada tahun 2011
yang sebesar 51,96%. Kabupaten/kota dengan cakupan tertinggi (100%) adalah
Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara, Kabupaten Demak,
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

69

kabupaten Pekalongan dan Kota Tegal. Sementara Kabupaten dengan cakupan


terrendah adalah Kabupaten Pemalang (9,27%).
60
50
40
30
20
10
0
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

29,36

42,27

52,61

51,96

52,83

Gambar 4.21 Pelayanan Kesehatan Usia lanjut


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Masih rendahnya cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut tahun 2012,


menggambarkan bahwa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah belum
memperhatikan pelayanan kesehatan untuk kelompok pra usila dan usila yang
merupakan kelompok usia berisiko. Upaya-upaya yang telah dilakukan Dinas
Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan pra
usila dan usila adalah sbb :
1) Pertemuan koordinasi program kesehatan usila Provinsi Jawa Tengah,
dengan kesepakatan identifikasi kelompok pra usila di masing-masing Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten/ kota dan memberikan dukungan
kegiatan dan pelayanan kesehatan.
2) Advokasi ke SKPD provinsi dengan pengembangan model kelompok pra usila
percontohan dan fasilitasi pelayanan kesehatan.
8. Pelayanan Dawat Darurat dan Kejadian Luar Biasa
a. Pelayanan Gawat Darurat Level I yang Harus Diberikan Pelayanan
Kesehatan (RS) di Kabupaten/Kota
Sarana kesehatan dengan kemampuan pelayanan gawat darurat yang
dapat diakses masyarakat merupakan sarana kesehatan yang telah
mempunyai kemampuan untuk melaksanakan pelayanan gawat darurat
sesuai standar dan dapat diakses oleh masyarakat dalam kurun waktu

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

70

tertentu. Kemampuan pelayanan gawat darurat yang dimaksud adalah upaya


cepat dan tepat untuk segera mengatasi puncak kegawatan yaitu henti
jantung dengan Resusitasi Jantung Paru Otak (CardioPulmonaryCebral

Resucitation) agar kerusakan organ yang terjadi dapat dihindarkan atau


ditekan sampai minimal dengan menggunakan Bantuan Hidup Dasar (Basic

Life Support/BLS) dan Bantuan Hidup Lanjut (ALS). Sarana kesehatan yang
dimaksud dalam hal ini adalah rumah bersalin, puskesmas, dan rumah sakit
baik rumah sakit umum, jiwa maupun khusus.
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0

RSU

RSJ

RS Khusus

Pusk RI

2011

98.88

100

98.46

100

2012

100

100

100

96.74

Gambar 4.22 Sarana Kesehatan dengan Kemampuan Pelayanan Gawat Darurat


yang Dapat Diakses Masyarakat Provinsi Jawa TengahTahun
2011- 2012

Puskesmas rawat inap dengan kemampuan pelayanan gawat darurat


yang dapat diakses masyarakat Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebanyak
297 atau 96,74%, mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2011 yang
mencapai 100%. Hal ini disebabkan pada tahun 2012 tedapat 6 Puskesmas
rawat inap baru dimana beberapa Puskesmas rawat inap baru tersebut belum
mempunyai kemampuan gawat darurat. Sedangkan rumah sakit baik umum,
jiwa, maupun khusus, semua sudah mempunyai kemampuan gawat darurat.
291 puskesmas atau 100%. Jumlah Rumah Sakit Umum dengan kemampuan
pelayanan gawat darurat sebanyak 98,80%, Rumah Sakit Jiwa sebanyak
100%, Rumah Sakit khusus lain sebesar 98,46%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

71

b. Desa/Kelurahan Terkena Kejadian Luar Biasa yang Ditangani <24


Jam
Kejadian luar biasa (KLB) adalah timbulnya atau meningkatnya
kejadian kesakitan dan atau kematian yang bermakna secara epidemiologis
pada suatu desa/kelurahan dalam jangka waktu tertentu. Kejadian Luar Biasa
(KLB) penyakit menular dan keracunan masih merupakan salah satu masalah
kesehatan masyarakat di Jawa Tengah. Tingginya frekuensi KLB seperti

Demam Berdarah Dengue (DBD), Chikungunya, Acute Flacid Paralisys (AFP),


Keracunan Makanan, Difteri, Campak, Diare, bencana serta munculnya
penyakit baru seperti Avian Influenza (Flu Burung), disamping menimbulkan
korban kesakitan dan kematian juga berdampak pada situasi sosial ekonomi
masyarakat secara umum (keresahan masyarakat, produktivitas menurun).
Kondisi tersebut menuntut upaya atau tindakan secara cepat dan tepat
(kurang dari 24 jam) untuk menanggulangi setiap KLB serta melaporkan
kepada tingkat administrasi kesehatan.
800
600
400
200
0
Desa/kel terkena
KLB

2008

2009

2010

2011

2012

543

536

579

353

363

Gambar 4.23 Distribusi Frekuensi KLB menurut Jumlah Desa yang


Terserang Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Gambar 4.23 di atas diketahui bahwa jumlah desa/kelurahan yang


terkena KLB di Provinsi Jawa Tengah tahun 2008 2010 relatif stabil pada
kisaran 500 desa/kelurahan, kemudian mengalami penurunan yang cukup
signifikan menjadi 353 desa/kelurahan pada tahun 2011 dan sedikit
meningkat pada tahun 2012 menjadi 363 desa/kelurahan.
Data frekuensi KLB penyakit menular, keracunan makanan dan
bencana

selama

tahun

20012

sebanyak

22

jenis

kejadian

di

35

Kabupaten/Kota, 294 kecamatan dan 363 desa/kelurahan. Frekuensi tertinggi


Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

72

adalah KLB keracunan makanan yang terjadi di 94 kecamatan dan 105 desa.
Urutan ke dua adalah KLB terkena KLB Campak yang terjadi di 29 kecamatan
dan 34 desa/kelurahan, ke tiga adalah KLB Leptospirosis yang terjadi di 24
kecamatan dan 34 desa/kelurahan.
101
100
99
98
97
Ditangani <24jam
(%)

2008

2009

2010

2011

2012

99.63

100

98.45

100

100

Gambar 4.24 Grafik Distribusi Frekuensi Desa/Kelurahan


Terkena KLB yang ditangani kurang dari 24 jam
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Dari Gambar 4.24 di atas diketahui bahwa pada tahun 2012


persentase desa/kelurahan terkena KLB yang ditangani kurang dari 24 jam
sebesar 100%.

25
22

20
15
10
5

14
9

9
4

5 5

5 5 5

9 9

8
6

7
4

6
4

6
3

3
1

Kab. Cilacap
Kab. Bymas
Kab. Purbalingga
Kab.
Kab. Kebumen
Kab. Purworejo
Kab. Wonosobo
Kab. Magelang
Kab. Boyolali
Kab. Klaten
Kab. Sukoharjo
Kab. Wonogiri
Kab. Karanganyar
Kab. Sragen
Kab. Grobogan
Kab. Blora
Kab. Rembang
Kab. Pati
Kab. Kudus
Kab. Jepara
Kab. Demak
Kab. Semarang
Kab. Temanggung
Kab. Kendal
Kab. Batang
Kab. Pekalongan
Kab. Pemalang
Kab. Tegal
Kab. Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

14

13

Gambar 4.25 Kejadian KLB Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

73

Sebaran KLB tahun 2012 menunjukkan bahwa 3 kabupaten/kota


dengan frekuensi KLB terbanyak adalah Kabupaten Sragen (22 kejadian),
Kabupaten Purworejo (14 kejadian) dan Kabupaten Brebes (14 kejadian).

120
100

105

80
60
40
20

24

34

31

24

12

34

33
3

17

17
4

TN
A
Va FP
ric
el
la
KI
P
M I
al
a
Ts Pa ria
k F ro
lu tit
Bu is
ru
ng
He Ban
pa jir
He titis
pa A
tit
is
HF B
M
An D
th
ra
Ru ks
be
Sc la
ab
ie
s

3 1 2 1 3 1 3 4

Ke

ra
cu
na
n

M
Ch ak
ik ana
un n
gu
ny
Di a
fte
ri
Le
pt D
os BD
pi
ro
sis
Di
a
Ca re
m
pa
k

Gambar 4.26 Jenis KLB Menurut Desa/Kelurahan di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Tahun 2012 sejumlah 363 desa yang terkena KLB, frekuensi tertinggi
adalah keracunan (105 desa/kelurahan) tersebar pada 94 kecamatan.
c. Jumlah Penderita dan Kematian pada Kejadian Luar Biasa
Jumlah penduduk terancam KLB tahun 2012 sebanyak 1.119.337
jiwa. Sedangkan yang menderita akibat kejadian luar biasa tersebut
sebanyak 3.356 jiwa, sehingga attack rate atau rata-rata kejadian sebesar
0,28%. Dari sejumlah penderita tersebut, yang meninggal sebanyak 26 orang
(case fatality rate/CFR: 0,77%). CFR tertinggi adalah KLB demam berdarah
dengue/DBD 81,25% dan KLB Tetatus Neonatorum 66,67%.
9. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan
Kegiatan

penyuluhan

yang

dilakukan

dibagi

menjadi

penyuluhan

kelompok dan penyuluhan massa. Penyuluhan kelompok pada tahun 2012


sebanyak 369.784 kali, dengan penyuluhan terbanyak dilakukan di Kabupaten
Kendal yaitu 112.764 kali dan paling sedikit dilakukan di Kab. Blora sebanyak 66
kali. Selengkapnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

74

Kota Tegal
Kota Pekalongan
Kota Semarang
Kota Salatiga
Kota Surakarta
Kota Magelang
Kab.Brebes
Kab.Tegal
Kab.Pemalang
Kab.Pekalongan
Kab.Batang
Kab.Kendal
Kab.Temanggung
Kab.Semarang
Kab.Demak
Kab.Jepara
Kab.Kudus
Kab.Pati
Kab.Rembang
Kab.Blora
Kab.Grobogan
Kab.Sragen
Kab.Karanganyar
Kab.Wonogiri
Kab.Sukoharjo
Kab.Klaten
Kab.Boyolali
Kab.Magelang
Kab.Wonosobo
Kab.Purworejo
Kab.Kebumen
Kab.Banjarnegara
Kab.Purbalingga
Kab.Banyumas
Kab.Cilacap

486
1618
989

102

10534
9499

13452
8900
2565

34503

2603

112764

9394

18240

2878
615
4577
701
3972
66
5104

14220
14958
9057
4815
12470
9066
2140
120
3273
20679
10757
13353
8643
2671

20000

40000

60000

80000

100000

120000

Gambar 4.27 Distribusi Frekuensi Penyuluhan Kelompok yang Dilakukan


di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Sedangkan penyuluhan massa telah dilakukan 15.116 kali, paling banyak


dilakukan oleh Kota Pekalongan yaitu 1.556 kali dan paling sedikit di Kabupaten
Temanggung tidak pernah dilakukan penyuluhan massa. Secara jelas dapat
dilihat pada grafik berikut.

3000

2656

2500
2000
1363

1500

1191

1000
611
485

500
83 29

765

233
12 51

897
740

20 76

719
377
225197
47
39 36

340
285
167
150 138 81
33
26

75

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

1556

1412

Gambar 4.28 Distribusi Frekuensi Penyuluhan Massa yang Dilakukan


di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

75

B. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


1. Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar
Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, pemerintah
telah berupaya mengembangkan berbagai upaya kesehatan, salah satunya
adalah dengan mengembangkan suatu upaya kesehatan melalui program
jaminan kesehatan. Program ini dikembangkan dengan tujuan merubah pola
pembayaran langsung (out of pocket) yang biasanya dibayar setelah pelayanan
diberikan menjadi penyelenggaraan pemeliharaan kesehatan yang paripurna
berdasarkan asas usaha bersama dan kekeluargaan, yang berkesinambungan
dan dengan mutu terjamin serta pembiayaan yang dilaksanakan pra upaya.
Di Indonesia, ada dua kelompok peserta jaminan pemeliharan kesehatan
yaitu kelompok penduduk non maskin yang membayar sendiri premi jaminan
pemeliharaan kesehatannya dan kelompok maskin yang ditanggung oleh
pemerintah. Di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012, kepesertaan jaminan
kesehatan penduduk non maskin sebesar 65,52%, mengalami peningkatan bila
dibandingkan dengan cakupan tahun 2011 (36,18%).
Sedangkan untuk masyarakat miskin, pemerintah menyelenggarakan
Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), di mana semua biaya
pemeliharaan kesehatan untuk masyarakat miskin ini semua ditanggung oleh
pemerintah.

80
60
40
20
0
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

18,09

19,37

21,59

36,18

65,52

Gambar 4.29 Cakupan Kepesertaan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan


Penduduk Non Maskin Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

76

Selain jamkesmas, banyak kabupaten/kota yang menyelenggarakan


Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan tujuan agar masyarakat
miskin yang belum tercakup jamkesmas bisa tercakup jamkesda. Kepesertaan
jeminan pemeliharaan untuk masyarakat miskin di Provinsi Jawa Tengah Tahun
2012 sebesar 48,40% dari total penduduk.
Kepesertaan jaminan kesehatan terdiri dari: Askes (5,78%), Jamsostek
(3,89%), Askeskin/Jamkesmas (42,53%), Jamkesda (108,92%) dan lain-lain
(15,36%).

4,5

0,9

17,7
Askes
Jamsostek
Askeskin/Jamkesmas
Jamkesda
Lainnya

42,5

2,5

Gambar 4.30 Cakupan Kepesertaan Program JPK Pra Bayar Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Kementerian

Kesehatan

Republik

Indonesia

telah

mencanangkan

Universal Coverage kepesertaan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan pada tahun


2014 yang berarti bahwa seluruh penduduk di Indonesia pada tahun 2014 harus
memiliki Jaminan Pemeliharaan Kesehatan. Terdapat dua cara pembayaran premi
yaitu untuk masyarakat non miskin premi dibayar sendiri oleh peserta,
sedangkan untuk masyarakat miskin, premi dibayarkan oleh pemerintah.
2. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Masyarakat Miskin
Pelayanan kesehatan yang diberikan bagi pasien masyarakat miskin dan
tidak mampu meliputi pelayanan kesehatan di Puskesmas dan di rumah sakit.
Pelayanan kesehatan di Puskesmas meliputi rawat jalan tingkat pertama, rawat
inap tingkat pertama, persalinan normal di Puskesmas dan jaringannya,
pelayanan gawat darurat, dan pelayanan transport untuk rujukan bagi pasien.
Sedangkan pelayanan di rumah sakit meliputi rawat jalan tingkat lanjut, rawat
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

77

inap tingkat lanjut, pelayanan obat dan bahan habis pakai, pelayanan penunjang
medik, serta pelayanan tindakan dan operasi.
Jumlah masyarakat miskin dan hampir miskin pada tahun 2012 sebanyak
12.447.383 orang. Masyarakat miskin yang mendapatkan pelayanan kesehatan
rawat jalan di sarana pelayanan strata 1 sebesar

4.240.569 (34,07%)

sedangkan di sarana pelayanan strata 2 dan strata 3 sebesar 699.143 (5,62%).


3. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rawat Inap Masyarakat Miskin
Pelayanan kesehatan yang diberikan bagi pasien masyarakat miskin dan
tidak mampu meliputi pelayanan kesehatan di Puskesmas dan di rumah sakit.
Selain mendapatkan pelayanan rawat jalan juga mendapatkan rawat inap.
Jumlah masyarakat miskin dan hampir miskin sebanyak 12.447.383,
mendapatkan pelayanan kesehatan rawat inap di sarana kesehatan strata 1
sebanyak 296.582 (2,49%) sedangkan di sarana kesehatan 2 dan 3 sebanyak
312.882 (2,70%).
4. Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap di Sarana Pelayanan
Kesehatan
Cakupan rawat jalan adalah cakupan kunjungan rawat jalan baru di sarana
pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta di satu wilayah kerja pada kurun
waktu tertentu. Cakupan kunjungan rawat jalan ini meliputi kunjungan rawat
jalan di Puskesmas, kunjungan rawat jalan di rumah sakit, dan kunjungan rawat
jalan di sarana pelayanan kesehatan lain. Cakupan kunjungan rawat jalan di
Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 sebesar 97,61%.
Cakupan rawat inap adalah cakupan kunjungan rawat inap baru di sarana
pelayanan kesehatan swasta dan pemerintah di satu wilayah kerja pada kurun
waktu tertentu. Cakupan kunjungan rawat inap ini meliputi kunjungan rawat inap
di Puskesmas, kunjungan rawat inap di rumah sakit, dan kunjungan rawat inap
di sarana pelayanan kesehatan lain. Cakupan rawat inap di sarana kesehatan di
Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 5,88%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

78

5. Jumlah Kunjungan Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan


Pelayanan gangguan jiwa adalah pelayanan pada pasien yang mengalami
gangguan kejiwaan, yang meliputi gangguan pada perasaan, proses pikir, dan
perilaku yang menimbulkan penderitaan pada individu dan atau hambatan dalam
melaksanakan peran sosialnya.
Data yang masuk untuk pelayanan kesehatan jiwa di RS berasal dari
Rumah Sakit Jiwa dan Rumah Sakit Umum yang mempunyai klinik jiwa.
Permasalahan yang ada saat ini adalah tidak semua Rumah Sakit Umum
mempunyai pelayanan klinik jiwa karena belum tersedia tenaga medis jiwa dan
tidak banyak kasus jiwa di masyarakat yang berobat di sarana pelayanan
kesehatan. Dari permasalahan tersebut, upaya yang perlu dilakukan adalah
peningkatan pembinaan program kesehatan jiwa di sarana kesehatan pemerintah
dan swasta, pelatihan/refreshing bagi dokter dan paramedis Puskesmas terutama
upaya

promotif

dan

preventif,

serta

meningkatkan

pelaksanaan

sistem

monitoring dan evaluasi pencatatan dan pelaporan program kesehatan jiwa.


Jumlah kunjungan gangguan jiwa tahun 2012 di Provinsi Jawa Tengah
sebanyak 224.617, mengalami peningkatan dibanding tahun 2011 yang
mencapai 198.387 kunjungan. Kunjungan terbanyak di rumah sakit yaitu
138.399 kunjungan (61,62%).
6. Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit
a.

Angka Kematian Umum Penderita Yang Dirawat di RS / Gross

Death Rate (GDR)


Angka kematian umum penderita yang dirawat di RS/GDR (Gross Death

Rate) berguna untuk mengetahui mutu pelayanan/perawatan di Rumah


Sakit. Semakin rendah GDR, berarti mutu pelayanan rumah sakit semakin
baik. Angka yang dapat ditolerir untuk GDR ini maksimum 45.
GDR rata-rata di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 sebesar 59,4,
berarti melebihi angka yang dapat ditolerir. Hal ini merupakan penurunan bila
dibandingkan tahun 2011 dimana angka GDR masih berada pada nilai yang
bisa ditolerir yaitu 34,01. Dari 197 RS yang melapor, sebanyak 31 rumah
sakit mempunyai nilai GDR melebihi angka yang dapat ditolerir (kurang baik).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

79

b. Angka Kematian Penderita Yang Dirawat < 48 Jam / Net Death

Rate (NDR)
Angka Net Death Rate (NDR) adalah untuk mengetahui mutu pelayanan
atau perawatan rumah sakit. Semakin rendah NDR suatu rumah sakit, berarti
bahwa mutu pelayanan/perawatan rumah sakit tersebut makin baik. Nilai
NDR yang dapat ditolerir adalah 25 per 1.000 penderita keluar. Rata-rata
NDR di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 29,7, berarti sudah
melampaui batas yang bisa ditolerir dan mengalami penurunan bila
dibandingkan dengan NDR tahun 2011 sebesar 17,07.
Dari 186 rumah sakit yang melapor, sebanyak 22 rumah sakit
mempunyai nilai NDR melebihi angka yang dapat ditolerir. Berdasarkan data
GDR dan NDR tersebut berarti pada tahun 2012 terjadi penurunan mutu
pelayanan atau perawatan di rumah sakit sehingga diperlukan pembinaan
lebih lanjut.
7. Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit
Dalam menentukan peningkatan sarana rumah sakit,

indikator yang

digunakan antara lain dengan melihat perkembangan fasilitas perawatan, diukur


dengan jumlah rumah sakit dan tempat tidur serta rasio terhadap jumlah
penduduk. Pada tahun 2012 jumlah rumah sakit di Provinsi Jawa Tengah
menurut jenis dan kepemilikannya adalah sebagai berikut :
Tabel 4.1 Jumlah Rumah Sakit di Provinsi Jawa Tengah
menurut jenis dan pemilikan Tahun 2012
Jenis
RSU
RSJ
RSB
RSK
lainnya
JML :

Pem
Pusat
2
1
0
2

Pem
Prov
4
3
0
0

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

Pemilikan/Pengelola
Pem
TNI/Polri
Kab/Kota
45
10
0
0
1
0
0
1
46

11

BUMN

Swasta

Jml

1
0
0
0

131
2
11
49

193
6
12
52

193

263

80

Pada tahun 2012 jumlah keseluruhan rumah sakit di Provinsi Jawa Tengah
sebanyak 263, bertambah 16 rumah sakit dari tahun 2011.

a. Pemakaian Tempat Tidur/Bed Occupancy Rate (BOR)


BOR merupakan persentase pemakaian tempat tidur pada satu satuan
waktu tertentu. Indikator ini dipergunakan untuk menilai kinerja rumah sakit
dengan melihat persentase pemanfaatan tempat tidur rumah sakit atau Bed

Occupation Rate (BOR). Angka BOR yang rendah menunjukkan kurangnya


pemanfaatan fasilitas perawatan rumah sakit oleh masyarakat. Angka BOR
yang tinggi (>85%) menunjukan tingkat pemanfaatan tempat tidur yang
tinggi, sehingga perlu pengembangan rumah sakit atau penambahan tempat
tidur. BOR yang ideal untuk suatu rumah sakit adalah antara 60% sampai
dengan 80%.
Pada tahun 2012, rata-rata BOR di Provinsi Jawa Tengah sebesar 59,1,
sedikit di bawah BOR ideal. Dari 263 rumah sakit, 50 RS (19,01%)
mempunyai tingkat pemanfaatan sangat tinggi diatas maksimal occupancy

rate, 30 RS (11,41%) mempunyai BOR yang dianggap cukup ideal, 130 RS


(49,43%) tingkat pemanfaatannya masih kurang, dan 53 RS (20,15%) tidak
mengirimkan laporan.
b. Rata-rata Lama Rawat Seorang Pasien/Average Length of Stay
(ALOS)
Rata-rata lama rawat seorang pasien yang secara umum/Average

Length of Stay (ALOS) yang ideal adalah antara 6 9 hari. Rata-rata lama
rawat seorang pasien di RS se Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 adalah 4,0
hari, lebih rendah dari ALOS ideal.

Dari 231 RS yang melapor, hanya 6

rumah sakit yang mempunyai nilai ALOS ideal, 7 rumah sakit mempunyai
ALOS yang tinggi melebihi ALOS ideal, dan lainnya memnpunyai ALOS yang
rendah dibawah 6.
Rumah Sakit yang memiliki ALOS ideal adalah RS Wiradadi Husada
Banyumas, RS Sisma Medika Boyolali, RS Permata Blora, RSUD Kudus, dan

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

81

RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sedangkan yang mempunyai ALOS yang tinggi
kebanyakan adalah Rumah Sakit Jiwa.
c. Rata-rata Hari Tempat Tidur Tidak Ditempati / Turn Of Interval
(TOI)
TOI dan ALOS merupakan indikator tentang efisiensi penggunaan
tempat tidur. Semakin besar TOI maka efisiensi penggunaan tempat tidur
semakin jelek. Angka ideal untuk TOI adalah 1 3 hari. Rata-rata TOI di
Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 adalah 2,8 hari, berada dalam kisaran TOI
ideal dan mengalami peningkatan efisiensi penggunaan tempat tidur dari
tahun 2011 dimana TOI adalah 3,54 hari.
Dari 220 RS yang lapor, 130 RS mempunyai nilai TOI lebih tinggi dari
pada nilai ideal, 18 RS mempunyai nilai TOI lebih kecil dari nilai ideal, dan 72
RS mempunyai nilai TOI ideal. Jumlah RS yang mempunyai nilai TOI ideal
mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2011 di mana RS yang
mempunyai TOI ideal sebanyak 86 RS.
C. Perilaku Hidup Masyarakat
1. Persentase Rumah Tangga Ber-PHBS
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga merupakan
upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar sadar, mau dan
mampu melakukan PHBS dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya,
mencegah risiko terjadinya penyakit dan melindungi diri dari ancaman penyakit
serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat.
Yang dimaksud rumah tangga sehat adalah proporsi rumah tangga yang
memenuhi minimal 11 indikator dari 16 indikator PHBS tatanan rumah tangga.
Adapun 16 indikator PHBS tatanan Rumah tangga tersebut meliputi:
a. Variabel KIA dan GIZI: persalinan nakes; ASI Eksklusif; penimbangan balita;
gizi seimbang
b. Variabel KESLING: air bersih; jamban; sampah; kepadatan hunian; lantai
rumah.
c. Variabel GAYA HIDUP: aktifitas fisik; tidak merokok; cuci tangan;kesehatan
gigi dan mulut; miras/narkoba

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

82

d. Variabel

UPAYA

KESEHATAN

MASYARAKAT:

Jaminan

Pemeliharaan

Kesehatan (JPK) dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).


Berdasarkan data hasil pengkajian PHBS Tatanan Rumah Tangga yang
dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2012
dari 8.954.087 rumah tangga yang ada, diperiksa 2.989.656 rumah tangga
(33,4%) menurun apabila dibandingkan dengan tahun 2011 dengan jumlah
rumah tangga 8.728.629 dan yang diperiksa sejumlah 3.674.663 rumah tangga
(42,1%).
Pencapaian persentase rumah tangga sehat yaitu yang diwakili oleh
rumah tangga yang mencapai strata sehat utama dan sehat paripurna telah
mencapai 74,67% hampir tidak berubah dibandingkan tahun 2011 (74,68%).
Cakupan tertinggi diatas 90% dicapai oleh 5 kabupaten/kota yaitu Sukoharjo
(91,5%), Karanganyar (92,5%), Kota Surakarta (92,0%), Kota Semarang
(90,1%) dan Kota Pekalongan (93,9%). Sedangkan cakupan terendah adalah
Kabupaten Kendal 49,6%. Perubahan perilaku tidak dapat terjadi dalam waktu
singkat, tetapi memerlukan proses yang panjang termasuk didalamnya perlu
upaya pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan. Berikut ini adalah
Grafik persentase rumah tangga sehat berdasarkan strata Utama dan Paripurna
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2007 s/d 2012.

80
60
40
20
0
Cakupan

2008

2009

2010

2011

2012

57,91

63,68

68,63

74,68

74,67

Gambar 4.31 Persentase Rumah Tangga Ber-PHBS Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 s/d 2012

D. Keadaaan Lingkungan
Lingkungan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap derajat
kesehatan, disamping perilaku dan pelayanan kesehatan. Program Lingkungan Sehat
bertujuan untuk mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat melalui
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

83

pengembangan sistem kesehatan kewilayahan untuk menggerakkan pembangunan


lintas sektor berwawasan kesehatan. Adapun kegiatan pokok untuk mencapai tujuan
tersebut meliputi: (1) Penyediaan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Dasar, (2)
Pemeliharaan dan Pengawasan Kualitas Lingkungan, (3) Pengendalian Dampak Risiko
Lingkungan, (4) Pengembangan Wilayah Sehat.
Pencapaian tujuan penyehatan lingkungan merupakan akumulasi berbagai
pelaksanaan kegiatan dari berbagai lintas sektor, peran swasta dan masyarakat.
Pengelolaan kesehatan lingkungan merupakan penanganan yang paling kompleks,
kegiatan tersebut sangat berkaitan antara satu dengan yang lainnya, berbagai lintas
sektor ikut serta berperan (Bappeda, Bapermas, Perindustrian, Lingkungan Hidup,
Pertanian, Cipta Karya dan Dinas Kesehatan).
1. Persentase Rumah Sehat
Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang berfungsi
sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Rumah
haruslah

sehat

dan

nyaman

agar

penghuninya

dapat

berkarya

untuk

meningkatkan produktivitas. Konstruksi rumah dan lingkungan yang tidak


memenuhi syarat kesehatan merupakan faktor risiko penularan berbagai jenis
penyakit khususnya penyakit berbasis lingkungan seperti Demam Berdarah
Dengue, Malaria, Flu Burung, TBC, ISPA dan lain - lain.
Pada Tahun 2012 sebanyak 4,686,852 (57,3%) rumah diperiksa dan yang
memenuhi syarat rumah sehat sebesar 3,190,839 (68,1%) sedikit meningkat
dibandingkan dengan tahun 2011 yang mencapai 2.441.984 (62,95%).
70
68
66
64
62
60
58
56
54
Rumah Sehat

2008

2009

2010

2011

2012

58,83

65,12

65,01

62,95

68,1

Gambar 4.32 Cakupan Rumah Sehat Di Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 - 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

84

2. Persentase Rumah/Bangunan yang Diperiksa Jentik Nyamuk Aedes


Jumlah rumah di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebanyak 7.407.964
diperiksa jentik nyamuknya sebanyak 3.868.505 (40,53%), yang bebas jentik
nyamuk Aedes aegypti sebanyak

3.078.031 rumah (83,72%) lebih banyak

dibandingkan tahun 2011 sejumlah 2.615.175 rumah (77,14%). Cakupan angka


bebas jentik ini masih dibawah target 95%. Oleh karena itu gerakan
pemberantasan sarang nyamuk dengan 3 M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur
dan Plusnya adalah Mencegah Gigitan Nyamuk), bila memungkinkan pemakaian
ulang kaleng, ban untuk pot dan lain - lain harus selalu digerakkan secara
optimal, mengingat kasus Demam Berdarah yang cenderung meningkat dan
bertambah luasnya wilayah yang terjangkit.
3. Persentase Keluarga menurut Jenis Sarana Air Bersih yang Digunakan
Adanya perubahan paradigma dalam pembangunan sektor air minum dan
penyehatan lingkungan dalam penggunaan prasarana dan sarana yang dibangun,
melalui kebijakan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan yang ditandatangani
oleh Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri serta
Kementerian Pekerjaan Umum cukup signifikan terhadap penyelenggaraan
kegiatan penyediaan air bersih dan sanitasi khususnya di daerah.
Strategi pelaksanaan diantaranya, meliputi penerapan pendekatan tanggap
kebutuhan,
masyarakat,

peningkatan
upaya

sumber

peningkatan

daya

manusia,

penyehatan

kampanye

lingkungan,

kesadaran

pengembangan

kelembagaan dan penguatan sistem monitoring serta evaluasi pada semua


tingkatan proses pelaksanaan menjadi acuan pola pendekatan kegiatan
penyediaan Air Bersih dan Sanitasi.
Pada dasarnya negara menjamin hak setiap orang untuk mendapatkan air
bagi kebutuhan pokok minimal sehari hari guna memenuhi kehidupan yang
sehat, bersih dan produktif (UU No. 7 Tahun 2004, pasal 10). Namun pada
kenyataannya persentase penduduk miskin masih tinggi, sehingga kemampuan
untuk mendapat akses ke sarana penyediaan air minum yang memenuhi syarat
masih terbatas.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

85

Masyarakat berpenghasilan rendah, ternyata membayar lebih besar untuk


memperoleh air daripada masyarakat berpenghasilan tinggi, hal ini menunjukkan
ketidakadilan dalam mendapatkan akses pada air minum. Walaupun terdapat
program program air minum dan sanitasi untuk masyarakat berpenghasilan
rendah, namun akses terhadap air minum belum menunjukkan peningkatan yang
berarti. Perlu dukungan kebijakan yang lebih fokus untuk penyediaan sanitasi dan
air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Jumlah keluarga yang diperiksa akses air bersih sebanyak 4.900.277
(52,05%) dari 9.414.729 KK dan yang telah memiliki akses sarana air bersih
sebanyak 4.034.435 (75,05%). Keluarga yang telah akses air bersih tersebut,
terbanyak memanfaatkan sumur gali (45,39%).

Jenis Air Bersih


14,06

0,56

1,01

21,19

Kemasan

7,69

Ledeng
SPT

6,5

SGL
Mata Air
PAH
Lainnya

45,39

Gambar 4.33 Akses Air Bersih Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

4. Persentase Keluarga menurut Sumber Air Minum yang Digunakan


Jumlah keluarga yang diperiksa sumber air minumnya sebanyak 4.894.101
(54,85%) dari 8.922.760 KK dan yang telah menggunakan sumber air minum
terlindung sebanyak 3.690.708 (75,4%). Keluarga yang telah menggunakan
sumber air minum terlindung tersebut, terbanyak memanfaatkan sumur
terlindung (36,8%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

86

5. Persentase Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar


Kepemilikan sarana sanitasi dasar yang dimiliki oleh keluarga meliputi
jamban, tempat sampah dan pengelolaan air limbah. Jumlah KK yang telah
memiliki jamban sehat 2.816.702 (82,9 %), tempat sampah sehat 2.373.414
(70,9%) dan pengelolaan air limbah sehat 1.968.813 (55,4%).

100
80
60
40
20
0

Jamban

Tempat Sampah

Air Limbah

2008

65.34

62.2

45.06

2009

68.95

72.93

55.51

2010

71.44

75.67

73.1

2011

71.29

69.58

63.57

2012

82.9

70.9

55.4

Gambar 4.34 Cakupan Sanitasi Dasar Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 2012

Dalam mendukung perubahan sanitasi total khususnya buang air besar di


sembarang

tempat,

telah

dilakukan

pemicuan

Community Led Total

Sanitation (CLTS) di 30 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah untuk mendukung


pencapaian wilayah stop buang air besar di sembarang tempat dan penurunan
penyakit berbasis lingkungan, khususnya Diare. Melalui CLTS terjadi perubahan
perilaku tidak buang air besar di sembarang tempat tanpa ada stimulan,
pembiayaan tidak ada subsidi dan jamban adalah private good.

6. Persentase Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM)


Sehat
Tempat tempat umum dan Pengelolaan Makanan adalah kegiatan bagi
umum yang dilakukan oleh badan pemerintah, swasta atau perorangan yang
langsung digunakan oleh masyarakat yang mempunyai tempat dan kegiatan tetap
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

87

serta memiliki fasilitas. Pengawasan sanitasi tempat umum bertujuan untuk


mewujudkan kondisi yang memenuhi syarat kesehatan agar masyarakat
pengunjung terhindar dari kemungkinan bahaya penularan penyakit serta tidak
menyebabkan gangguan terhadap kesehatan masyarakat di sekitarnya. Risiko
dari pengelolaan makanan mempunyai peluang yang besar dalam penularan
penyakit karena jumlah konsumen relatif banyak dalam waktu yang bersamaan.
Tempat-tempat

umum

dan

Pengelolaan

Makanan

meliputi

hotel,

restoran/rumah makan, pasar dan TUPM lainnya. Cakupan pengawasan tempattempat umum yang memenuhi syarat kesehatan tahun 2012 meliputi hotel
87,37%, restoran/rumah makan 75,98%, pasar 50,75% dan TUPM lainnya
(62,09%). Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan seluruhnya yang
diperiksa sebanyak 57.342 buah dan yang memenuhi syarat kesehatan 36.691
(76,36%).
7. Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya
Kondisi kesehatan lingkungan pada institusi meliputi sarana pelayanan
kesehatan, sarana pendidikan, instalasi pengolahan air minum, sarana ibadah,
perkantoran dan sarana lain dititik beratkan pada aspek hygiene sarana sanitasi
yang erat kaitannya dengan kondisi fisik bangunan institusi tersebut.
100
80
60
40
20
0
2012

Sarkes

PAM

Pendidikan

Ibadah

Kantor

Sarana Lain

84.3

80.7

70.6

59.6

1.9

73.7

Gambar 4.35 Cakupan Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya


Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Pada Tahun 2012 pencapaian cakupan institusi yang dibina yaitu sarana
pelayanan kesehatan 84,3%, sarana pendidikan 70,6%, instalasi pengolahan air
minum 80,7%, sarana ibadah 59,6%, perkantoran 1,9% dan sarana lainnya
73,7%. Kegiatan yang dilakukan dalam meningkatkan kesehatan lingkungan di
insitusi adalah:
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

88

a. Pengendalian faktor risiko lingkungan institusi terhadap penyakit berbasis


lingkungan.
b. Pembinaan kesehatan lingkungan di institusi sekolah dan pondok pesantren.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

89

BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

A. SARANA KESEHATAN
1. Ketersediaan Obat menurut Jenis Obat
Pada tahun 2012 dari 34 jenis obat yang dilaporkan oleh kabupaten/kota,
stock terbanyak adalah Klorfeniramin Maleat tablet 4 mg sebanyak 34.791.810
tablet dengan pemakaian rata-rata perbulan 2.219.409 tablet, sedangkan stock
obat yang paling sedikit adalah OAT Katagori 3 sebanyak 716 paket dengan
pemakaian rata-rata perbulan 74 paket.
Tingkat kecukupan obat tertinggi adalah OAT kategori 1 (64) dan
terendah adalah Natrium Klorida Infus 0,9 % steril (1) artinya bahwa persediaan
OAT kategori 1 dapat tercukupi pemakaiannya untuk selama 64 bulan dan
Natrium Klorida Infus 0,9 % steril dapat tercukupi pemakaiannya untuk selama 1
bulan.
Prosentase tingkat kecukupan obat di Kabupaten/kota yang paling tinggi
adalah OAT kategori 1 (358,25%), sedangkan paling rendah adalah Natrium
Klorida Infus 0,9 % steril (6,56%).
Tingkat Kecukupan Obat
50

44

43
32
25
17

22
13

27

19

28 27 25

27

28

23
15

19

29
19 21

34

39

30

24

15

14

9 12

18

22

22

17

22

Amoksisilin sirup
Amoksisilin kapsul 500
Antasida DOEN tablet
Antalgin tablet 500 mg
Deksametason inj 5
Dekstrometorfan
Dekstrometorfan Tab
Difenhidramin HCl inj
Gliserin Guaiakolat
Glukosa Larutan Infus
Ibuprofen tablet 200
Kloramfenikol kapsul
Kotrimoksazol tablet
Kotrimoksazol tablet
Kotrimoksazol Sirup
Klorfeniramini Maleat
Kloroquin tablet
Natrium Klorida Infus
Parasetamol Tablet
Ringer Laktat Infus steril
Vitamin B Kompleks
Retinol 200.000 IU
Tablet Tambah darah
Multivitamin Sirup
Garam Oralit
OAT Kat 1
OAT Kat 2
OAT Kat 3
OAT Kat Sisipan
OAT Kat Anak
Pyrantel Pamoat 125
Salep 2-4
Infus set dewasa
Infus set anak

60
50
40
30
20
10
0

Gambar 5.1 Tingkat Kecukupan obat di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

90

2. Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan menurut Kepemilikan/Pengelola


Sarana Pelayanan Kesehatan terdiri dari RSU, RSJ, RSB, RS Khusus
lainnya, Puskesmas Perawatan, Puskesmas Non Perawatan, Pustu, Puskesling,
RB, BP/Klinik, Praktek Dokter Bersama, Praktek Dokter Perorangan dan Praktek
Pengobatan Tradisional. Jumlah sarana pelayanan kesehatan pada tahun 2012
sebanyak 11.210 unit, yang terbagi dalam 6 kepemilikan yaitu, Pusat sebanyak
5 (0,04%), Provinsi sebanyak 7 (0,06%), Kabupaten/kota sebanyak 83 (0,74%),
TNI/POLRI sebanyak 27 (0,24%),

BUMN sebanyak 2 (0,02%) dan Swasta

sebanyak 11.086 (98,89%).


Sarana Pelayanan Kesehatan terdiri dari Rumah Sakit Umum sebanyak
193 unit , Rumah Sakit Jiwa sebanyak 6 unit, Rumah Sakit Bersalin sebanyak 12
unit, RS Khusus lainnya sebanyak 52 unit, Puskesmas Perawatan sebanyak 307
unit, Puskesmas Non Perawatan sebanyak 566 unit, Puskesmas Keliling sebanyak
948 unit, Puskesmas Pembantu sebanyak 1.827 unit, Rumah Bersalin sebanyak
222 unit, Balai Pengobatan/Klinik sebanyak 888 unit , Praktik Dokter Bersama
sebanyak 60 unit, Praktik Dokter Perorangan sebanyak 5.344 unit, Praktik
Pengobatan Tradisional sebanyak 4.398, Pos Kesehatan Desa (PKD) sebanyak
5.471 unit, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebanyak 48.789 unit, Apotek
sebanyak 2.232 unit, Toko Obat sebanyak 381 unit, Gudang Farmasi Kesehatan
(GFK) sebanyak 35 unit,

Industri Obat Tradisional sebanyak 14 unit dan

Industri Kecil Obat Tradisional sebanyak 286 dan Usaha Kecil Obat Tradisional
sebanyak 5.
Sarana Kesehatan dengan presentase tertinggi adalah Posyandu 70,62%
dan terendah adalah RSJ 0,01%. Sedangkan menurut kepemilikannya, sarana
kesehatan dengan presentase tertinggi adalah swasta 98,89% dan terendah
adalah BUMN 0,02%.
3. Sarana Pelayanan Kesehatan dengan Kemampuan Labkes dan Memiliki
4 Spesialis Dasar
Sarana kesehatan dengan kemampuan pelayanan laboratorium kesehatan
yang dapat diakses masyarakat adalah cakupan sarana kesehatan yang telah
mempunyai kemampuan untuk melaksanakan pelayanan laboratorium kesehatan

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

91

sesuai standar dan dapat diakses oleh masyarakat dalam waktu tertentu.
Kemampuan pelayanan laboratorium kesehatan yang dimaksud adalah upaya
pelayanan penunjang medik untuk mendukung dalam pelayanan medik, untuk
menegakkan diagnosis dokter di rumah sakit.
120
100
80
60
40
20
0
Laboratorium
Kesehatan

RSU

RSJ

RS Khusus

Puskesmas

100

100

100

69.3

Gambar 5.2 Sarana Kesehatan Dengan Kemampuan Laboratorium Kesehatan


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

Sarana kesehatan dengan kemampuan pelayanan laboratorium yang


dapat diakses masyarakat Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 76,41%
lebih rendah dibanding tahun 2011(76,39%) dengan perincian untuk RSU 100%,
RS Jiwa 100%, RS Khusus 100%, dan Puskesmas 69,3%.
Rumah Sakit Umum (RSU) di Provinsi Jawa Tengah (193 RSU) baik
pemerintah maupun swasta sudah 144 RSU (74,61%) yang memiliki minimal
empat spesialis dasar, dimana hal ini berkaitan dengan disyaratkannya
penyelenggaraan empat pelayanan kesehatan spesialis dasar pada perizinan
pendirian sebuah rumah sakit. Sebanyak 25,39% RSU lainnya hanya memiliki
kurang dari 4 (empat) pelayanan dasar.
4. Posyandu menurut Strata
Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya
Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan
bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna
memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

92

dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, utamanya lima program prioritas


yang meliputi (KB; KIA; Gizi; Imunisasi dan penanggulangan diare dan ISPA)
dengan tujuan mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Dasar penghitungan Strata/penilaian tingkat perkembangan posyandu yang
selama ini digunakan adalah:
a. Manajemen

ARRIF

dengan

penimbangan; Rerata kader

indikator

yang

meliputi

: Frekuensi

bertugas pada hari buka Posyandu; Rerata

cakupan D/S; Cakupan kumulatif KB; Cakupan kumulatif KIA; Cakupan


kumulatif imunisasi; Ada tidaknya program tambahan dan Cakupan dana
sehat
b.

Penghitungan strata Posyandu secara kuantitatif berdasar Surat Gubernur


Jawa Tengah nomor 411.4/05768, tanggal 20 Februari 2007 tentang
Pedoman teknis penghitungan strata Posyandu secara kuantitatif yang dinilai
meliputi:
1) Variabel Input: kepengurusan, kader,sarana, prasarana dan dana.
2) Variabel Proses : pelaksanaan program pokok, program pengembangan
dan administrasi
3) Variable Output: D/S; N/S; K/S; cakupan K4; pertolongan persalinan oleh
nakes; Cakupan peserta KB, Imunisasi; dana sehat; Fe; Vit A; pemberian
ASI eksklusif dan frekuensi penimbangan.
60
40
20
0

2008

2009

2010

2011

2012

Pratama

16.87

15.94

15.29

12.93

15.1

Madya

39.24

38.69

36.77

34.15

32.11

Purnama

33.85

32.79

34.86

36.84

35.22

Mandiri

10.05

12.58

13.08

16.08

17.57

Gambar 5.3 Persentase Posyandu Berdasarkan Strata Tahun 2008 s/d 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

93

Berdasarkan laporan Kabupaten/kota, jumlah posyandu meningkat dari


47.882 pada tahun 2011 menjadi 48.789 pada tahun 2012.
49500
49000
48500
48000
47500
47000
46500
46000
Posyandu

2008

2009

2010

2011

2012

47285

49,096

47,882

47,276

48,789

Gambar 5.4 Jumlah Posyandu Tahun 2008 s/d 2012

Dari grafik di atas, dapat dilihat bahwa jumlah Posyandu 2011 mengalami
penurunan, namun dalam 3 (tiga) tahun sebelumnya mengalami peningkatan.
Meskipun kenaikan secara kualitatif (strata purnama dan strata mandiri) relatif
kecil.
a) Posyandu Purnama
Posyandu

Purnama

adalah

Posyandu

yang

sudah

dapat

melaksanakan kegiatan lebih dari 8 kali per tahun, dengan rata-rata jumlah
kader sebanyak lima orang atau lebih, cakupan kelima kegiatan utamanya
lebih dari 50%, mampu menyelenggarakan program tambahan, serta telah
memperoleh sumber pembiayaan dari dana sehat yang dikelola oleh
masyarakat yang pesertanya masih terbatas yakni kurang dari 50% KK di
wilayah kerja Posyandu.
Posyandu yang mencapai Strata Purnama pada tahun 2012 sebanyak
17.184(35,22%) lebih sedikit dibanding tahun 2011(17.417 atau 36,84%),
dengan nilai tertinggi di Kabupaten Klaten (64,22%) dan terendah di Kota
Tegal (3,70%). Sebanyak 6 kabupaten/kota (17,14%) telah berhasil
mencapai target diatas 40%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

94

38
37
36
35
34
33
32
31
30
Posyandu Purnama

2008

2009

2010

2011

2012

33.85

32.79

34.94

36.84

35.22

Gambar 5.5 Cakupan Posyandu Purnama Tahun 2008 2012

Kegiatan revitalisasi posyandu masih perlu mendapat perhatian dari


semua

sektor/pihak

terkait.

Termasuk

didalamnya

adalah

dengan

mengoptimalkan fungsi Posyandu maupun Pokjanal Posyandu yang sudah


terbentuk baik di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota maupun Kecamatan serta
Pokja Posyandu di tingkat desa/kelurahan.
b) Posyandu Mandiri
Posyandu Mandiri adalah Posyandu sudah dapat melaksanakan
kegiatan lebih dari 8 kali per tahun, dengan rata-rata jumlah kader sebanyak
lima orang atau lebih, cakupan kelima kegiatan utamanya lebih dari 50%,
mampu menyelenggarakan program tambahan, serta telah memperoleh
sumber pembiayaan dari dana sehat yang dikelola oleh masyarakat yang
pesertanya lebih dari 50% KK di wilayah kerja Posyandu.
Posyandu yang mencapai Strata Mandiri tahun 2012 sejumlah
8.571(17,57%) lebih tinggi dibanding tahun 2011(7.603 buah atau 16,08%),
dengan nilai tertinggi di Kabupaten Klaten(50,48%). Pencapaian cakupan
tersebut sudah melampaui target SPM 2010 (> 2%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

95

20
15
10
5
0
Posyandu Mandiri

2008

2009

2010

2011

2012

10.05

12.58

13.9

16.08

17.57

Gambar 5.6 Cakupan Posyandu Mandiri Tahun 2008 2012

Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2012 terjadi
kenaikan persentase pencapaian strata mandiri, hal tersebut dapat terjadi
seiring dengan dikembangkannya Posyandu Model (Kegiatan Posyandu yang
sudah diintegrasikan dengan minimal satu kelompok kegiatan yang sesuai
dengan karakteristik daerah, misal kegiatan BKB, PAUD, UP2K). Sehingga
secara tidak langsung kegiatan integrasi tersebut dapat mempengaruhi
pencapaian indikator proses maupun indikator output posyandu.
5. Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat
Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) terdiri atas Desa
Siaga, Forum Kesehatan Desa, Poskesdes, Polindes, dan Posyandu. Total UKBM
tahun 2012 adalah 62.837 buah lebih banyak dibanding tahun 2011(61.061
buah). UKBM terbanyak adalah Posyandu sebesar 48.789 (77,64%).
Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) adalah wujud upaya kesehatan
bersumberdaya masyarakat yang merupakan Program Unggulan di Jawa Tengah
dalam rangka mewujudkan desa siaga. PKD merupakan pengembangan dari
Pondok Bersalin Desa. Dengan dikembangkannya Polindes menjadi PKD maka
fungsinya menjadi tempat untuk memberikan penyuluhan dan konseling
kesehatan

masyarakat,

sebagai

tempat

untuk

melakukan

pembinaan

kader/pemberdayaan masyarakat, forum komunikasi pembangunan kesehatan di


desa, memberikan pelayanan kesehatan dasar termasuk kefarmasian sederhana
dan untuk deteksi dini serta penanggulangan pertama kasus gawat darurat.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

96

Pengembangan PKD dimulai sejak tahun 2004. Jumlah PKD pada tahun 2012
sebanyak 5.471 buah.
Desa siaga adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber
daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalahmasalah kesehatan, bencana, dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri.
Sebuah desa dikatakan menjadi desa siaga apabila desa tersebut telah memiliki
sekurang-kurangnya sebuah Pos Kesehatan Desa (Poskesdes). Jumlah Desa
Siaga pada tahun 2012 adalah 8.577 buah, mengalami sedikit peningkatan
dibandingkan dengan jumlah Poskesdes tahun 2011 sebanyak 8.576.
6. Data Dasar Puskesmas
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas}, yang pengelolaannya ada di
bawah dinas kesehatan kabupaten/kota adalah organisasi fungsional yang
menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata,
dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat. Puskesmas sendiri merupakan
unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab
menyelenggarakan

pengembangan

kesehatan

di

suatu

wilayah

kerja

(Departemen Kesehatan RI, 2004).


Puskesmas terdiri dari Puskesmas Perawatan, Puskesmas Non Perawatan,
Puskesmas Pembantu, dan Puskesmas Keliling. Jumlah Puskesmas di Jawa
Tengah pada tahun 2012 sebanyak 873 (termasuk 307 Puskesmas Rawat Inap).
Rasio jumlah puskesmas per 30.000 penduduk pada tahun 2012 sebesar 0,79
berarti bahwa jumlah puskesmas belum tercukupi. Dengan rasio

0,79 maka

tahun 2012 Provinsi Jawa Tengah masih kekurangan jumlah puskesmasnya, hal
ini diupayakan dapat terpenuhi dengan puskesmas pembantu dan puskesmas
keliling. Jumlah puskesmas pembantu pada tahun 2012 sebanyak 1.827.
Pada tahun 2012 jumlah puskesmas keliling adalah 948 unit. Rasio
puskesmas keliling terhadap puskesmas pada tahun 2012 adalah 0,97. Jumlah
puskesmas, puskesmas perawatan, puskesmas pembantu, dan puskesmas
keliling dapat dilihat pada gambar 5.1.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

97

2000
1600
1200
800
400
0

Puskesmas

Pusk. RI

Pustu

Pusling

2008

861

267

1846

1020

2009

867

283

1850

1130

2010

864

281

1827

1138

2011

867

291

1827

948

2012

873

307

1827

948

Gambar 5.7 Jumlah Puskesmas, Puskesmas Perawatan,


Puskesmas Pembantu, dan Puskesmas Keliling
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

B.

TENAGA KESEHATAN
Tenaga kesehatan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sejumlah 62.336
tenaga yang terdiri dari tenaga medis, perawat, bidan, tenaga farmasi, sanitasi, dan
kesehatan masyarakat. Jumlah tenaga kesehatan tersebut meningkat

bila

dibandingkan dengan jumlah tenaga kesehatan tahun 2011 sejumlah 58.167


tenaga. Peningkatan jumlah tenaga kesehatan sebanyak 7,17%, berpengaruh
terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang semakin tinggi. Kebutuhan
tenaga kesehatan belum dapat terpenuhi, khususnya di tingkat kabupaten/kota
dikarenakan beban terhadap penganggaran pegawai serta belum berjalannya
kegiatan mobilisasi tenaga kesehatan yang sesuai dengan penempatan tugas
tenaga tersebut. Sehingga menyebabkan sulitnya dalam menentukan kebutuhan
tenaga kesehatan di tingkat kabupaten/kota.
Kekurangan lain disebabkan belum adanya formasi pengganti bagi tenaga
yang pensiun, baik di pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota dan
makin kompleksnya masalah-masalah yang ditangani oleh tenaga kesehatan.
Untuk mencukupi kebutuhan tenaga kesehatan tersebut, pemerintah
membuka penerimaan CPNS baru baik secara swakelola maupun tenaga pusat yang
ditempatkan di daerah. Untuk mencukupi kekurangan tenaga tersebut dilakukan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

98

pengangkatan Dokter Tidak Tetap, Bidan Tidak Tetap dan diupayakan dapat
mengangkat tenaga kesehatan lain sebagai pegawai tidak tetap disamping sebagai
Pegawai Harian Lepas (PHL).

Pengangkatan PTT tersebut dilakukan masa bakti

selama 3 tahun baik dengan dana Pemerintah Pusat maupun dari Anggaran
Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masing-masing kabupaten/kota.
Persentase penempatan tenaga kesehatan pada tahun 2012 adalah sebagai
berikut: rumah sakit sebesar 52,63% lebih kecil dibandingkan dengan tahun 2011
(59,11%), puskesmas sebesar 37,98% lebih tinggi dibandingkan dengan tahun
2011 (30,35%), dinas kesehatan kabupaten/kota sebesar 2,42% lebih sedikit
dibandingkan dengan tahun 2011 (2,71%), sarana kesehatan lain sebesar 4,53%
lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2011 (5,07%), institusi diklat/diknakes
sebesar 1,94% lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2011 (2,04%), dan dinas
kesehatan provinsi sebesar 0,49% lebih sedikit dibandingkan dengan tahun
2011 (0,72%).
1. Jumlah dan Rasio Tenaga Medis di Sarana Kesehatan
a. Dokter Spesialis
Jumlah tenaga dokter spesialis yang bekerja di sarana kesehatan
sebanyak 2.537 orang sehingga rasio dokter spesialis per 100.000 penduduk
di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 7,63 meningkat bila
dibandingkan dengan tahun 2011 (6,69). Rasio tersebut berada di atas
standar WHO sebesar 6/100.000 penduduk. Rasio dokter spesialis tertinggi di
Kota Magelang (69,74%) dan rasio terendah di Kabupaten Banjarnegara
(0,00) dan Kabupaten Sragen (0,00).
10
8
6
4
2
0
Rasio dokter
spesialis

2008

2009

2010

2011

2012

4,96

6,63

6,96

7,63

Gambar 5.8 Rasio Dr. Spesialis Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 - 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

99

b. Dokter Umum
Di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012, jumlah tenaga dokter
umum sebanyak 4.367 orang, yang bekerja di sarana kesehatan sebanyak
4.050 sehingga rasio dokter umum per 100.000 penduduk adalah 12,17
lebih rendah dibanding tahun 2011 (12,96). Rasio tersebut masih di bawah
target nasional 40 per 100.000 penduduk. Rasio terbesar adalah Kota
Magelang 75,55 dan terendah adalah Kabupaten Cilacap sebesar 5,54.
15
10
5
0
Rasio dokter umum

2008

2009

2010

2011

2012

10,41

11,35

11,13

12,96

12,17

Gambar 5.9 Rasio Dr. Umum Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 - 2012

c. Dokter Gigi
Jumlah tenaga dokter gigi di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 1.154,
yang bekerja di sarana kesehatan sebanyak 1.100 sehingga rasio dokter gigi
di Provinsi Jawa Tengah per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 3,31
meningkat dibanding tahun 2011 (3,27). Rasio tersebut masih di bawah
target nasional 11 per 100.000 penduduk. Rasio tertinggi adalah Salatiga
16,90 dan terendah adalah Kabupaten Banjarnegara 0,67.
4
3
2
1
0
Rasio dokter gigi

2008

2009

2010

2011

2012

2,72

3,14

2,91

3,27

3,31

Gambar 5.10 Rasio Dr. Gigi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

100

2. Jumlah dan Rasio Tenaga Keperawatan di Sarana Kesehatan


a. Perawat
Tenaga perawat di Provinsi Jawa tengah sebanyak 26.069, sebagian
besar bekerja di sarana kesehatan sebanyak 25.561 sehingga rasio tenaga
perawat per 100.000 penduduk adalah 76,83 meningkat lebih tinggi
dibandingkan tahun 2011 (73,95). Rasio tertinggi adalah Kota Magelang
735,59 dan terendah adalah Kabupaten Tegal 22,45.
100
80
60
40
20
0
Rasio perawat

2008

2009

2010

2011

2012

60.45

65.76

76.55

73.95

77

Gambar 5.11 Rasio Tenaga Perawat Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 - 2012

b. Bidan
Jumlah Tenaga Bidan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 adalah
13.596 orang, sebagian besar bekerja di sarana kesehatan (13.264 orang).
Rasio Tenaga Bidan per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 40
meningkat sedikit dibandingkan dengan tahun 2011 (39,56). Rasio tertinggi
adalah Kota Magelang 125,37 dan terendah Kabupaten Banjarnegara 7,07.
42
40
38
36
34
32
30
Rasio bidan

2008

2009

2010

2011

2012

34.43

36.69

38.47

39.56

40

Gambar 5.12 Rasio Tenaga Bidan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

101

3. Jumlah dan Rasio Tenaga Kefarmasian di Sarana Kesehatan


Tenaga kefarmasian terdiri dari Apoteker, S-1 Farmasi, D-III Farmasi,
dan Asisten Apoteker. Jumlah tenaga kefarmasian di Provinsi Jawa Tengah
pada tahun 2012 adalah 4.565 didominasi oleh tenaga perempuan sebanyak
3.159 orang, yang sebanyak 4.247 orang bekerja di sarana kesehatan. Rasio
tenaga kefarmasian per 100.000 penduduk adalah 12,77 meningkat sedikit
dibanding tahun 2011 (12,63). Rasio tenaga farmasi tertinggi Kota Surakarta
119,31 dan terendah Kabupaten Pekalongan 3,60.
15
10
5
0
Rasio tenaga
kefarmasian

2008

2009

2010

2011

2012

9,15

8,97

11,23

12,63

12,77

Gambar 5.13 Rasio Tenaga Kefarmasian Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 2012

4. Jumlah dan Rasio Tenaga Gizi di Sarana Kesehatan


Tenaga gizi terdiri dari D-IV/S-1 Gizi, D-III Gizi, dan D-1 Gizi. Jumlah
tenaga gizi di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 adalah 2.249 orang,
dengan 2.117 bekerja di sarana kesehatan. Rasio tenaga gizi per 100.000
penduduk pada tahun 2012 sebesar 6,36 meningkat apabila dibandingkan
dengan tahun 2011 (4,49). Namun, angka tersebut masih di bawah target
nasional 22 per 100.000 penduduk. Rasio tertinggi adalah Kota Magelang
34,04 dan terendah adalah Kabupaten Sragen 0,23.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

102

7
6
5
4
3
2
1
0
Rasio tenaga gizi

2008

2009

2010

2011

2012

3,56

3,8

4,55

4,49

6,36

Gambar 5.14 Rasio Tenaga Gizi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

5. Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat di Sarana Kesehatan


a. Kesehatan Masyarakat
Jumlah tenaga kesehatan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebanyak 1.699 orang, dengan 857 orang bekerja di sarana kesehatan.
Rasio tenaga kesehatan masyarakat per 100.000 penduduk tahun 2012
sebesar 2,58 lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2011 (2,96). Rasio
tertinggi adalah Kota Salatiga (25,35) dan terendah adalah Kabupaten Klaten
(1,47).
5
4
3
2
1
0
Rasio tenaga
kesmas

2008

2009

2010

2011

2012

3,61

4,14

4,3

2,96

2,58

Gambar 5.15 Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat


Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 2012

b. Tenaga Sanitasi
Tenaga sanitasi terdiri dari D-III sanitasi dan D-I sanitasi. Jumlah
Tenaga Sanitasi di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 adalah 1.268 orang,
dengan 1.072 diantaranya bekerja di sarana kesehatan.

Rasio tenaga

sanitasi per 100.000 penduduk sebesar 3,22 meningkat dibandingkan dengan


tahun 2011 (3,20). Rasio tertinggi adalah Kota Magelang (26,57) dan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

103

terendah adalah Kabupaten Demak (0,37). Rasio tenaga sanitasi dapat dilihat
pada gambar 5.10.
3,8
3,6
3,4
3,2
3
2,8

2008

2009

2010

2011

2012

3,59

3,45

3,74

3,2

3,22

Rasio tenaga
sanitasi

Gambar 5.16 Rasio Tenaga Sanitasi Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 - 2012

6. Jumlah dan Rasio Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapis di Sarana


Kesehatan
a. Teknisi Medis
Tenaga

teknisi

medis terdiri

dari

analis

laboratorium,

teknik

elektromedik, penata rontgent dan penata anestesi. Tenaga teknisi medis di


Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sejumlah 4.113 orang, dengan 3.933 orang
diantaranya bekerja di sarana kesehatan. Rasio tenaga teknisi medis per
100.000 penduduk sebesar 11,82 meningkat dibandingkan dengan
2011 (10,24). Rasio tertinggi adalah Kota Magelang 88,84 dan

tahun

terendah

adalah Kabupaten Pati 0,0.


15
10
5
0
Rasio tenaga teknisi
medis

2008

2009

2010

2011

2012

8,85

8,99

10,56

10,24

11,82

Gambar 5.17 Rasio Tenaga Tehnisi Medis Provinsi Jawa Tengah


Tahun 2008 2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

104

b. Tenaga Fisioterapi
Jumlah tenaga fisioterapi di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
sebanyak 615 orang, dengan 574 orang diantaranya bekerja di sarana
kesehatan. Rasio tenaga fisioterapi per 100.000 penduduk tahun 2012 turun
menjadi 1,73 dibandingkan tahun 2011 sebesar 1,78.
Jumlah tenaga kesehatan di Provinsi Jawa Tengah masih belum tercukupi
dan belum merata sesuai kebutuhan kabupaten/kota. Pemerintah provinsi dan
pemerintah daerah (kabupaten/kota) telah berusaha mencukupi kebutuhan
tenaganya melalui pengangkatan tenaga baru seperti CPNS, PHL maupun PTT.
Mobilitas tenaga atau distribusi tenaga kesehatan yang tersebar di wilayah
pelayanan kesehatan diupayakan dengan peningkatan sarana-sarana kesehatan
yang ada, seperti peningkatan akreditasi rumah sakit, peningkatan puskesmas
menjadi puskesmas rawat inap dan peningkatan pemberian insentif oleh
Kementrian Kesehatan bagi tenaga medis yang melaksanakan masa bakti di daerah
terpencil maupun sangat terpencil.
C. PEMBIAYAAN KESEHATAN
1. Persentase Anggaran Kesehatan dalam APBD Kabupaten/Kota
Pada tahun 2012 jumlah total anggaran kesehatan kabupaten/kota se
Jawa Tengah Rp2.931.188.120.259 dengan kontribusi terbesar sebesar 80,89%
berasal dari APBD kabupaten/kota. Kontribusi terendah 0,09% adalah sumber
dari pemerintah lain. Kontribusi anggaran kesehatan APBD kabupaten/kota
meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2011 (1,11%).
APBD provinsi yang dialokasikan untuk pembiayaan kesehatan di
kabupaten/kota tahun 2012 sebesar 0,78%, menurun jika dibandingkan tahun
2011 (1,39%). Kontribusi DAK bidang kesehatan di kabupaten/kota sebesar
7,62%.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 33 tahun 2004, dalam rangka
pelaksanaan otonomi daerah/desentralisasi, terdapat pembagian peran dan
wewenang antara pemerintah pusat dan daerah. Dalam pembangunan
kesehatan, pemerintah pusat dan daerah menyediakan pelayanan kesehatan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

105

yang merata, terjangkau dan berkualitas. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),
pemerintah pusat memberikan anggaran pada daerah untuk mendanai kegiatan
khusus yang merupakan urusan daerah dan prioritas nasional.
Jumlah anggaran untuk askeskin sebesar 5,64% pada tahun 2012.
Anggaran kesehatan bersumber PHLN tahun 2012 mencapai 0,27% dari
keseluruhan anggaran kesehatan meningkat jika dibandingkan tahun 2011
(0,12%). Kontribusi anggaran kesehatan bersumber dana lain meningkat dari
3,55% pada tahun 2011 menjadi 3,82% pada tahun 2012.
Anggaran belanja bersumber APBD kabupaten/kota yang dialokasikan
untuk pembiayaan kesehatan tahun 2012 sebesar 80,89% dari total APBD
kabupaten/kota, meningkat dibandingkan tahun 2011 (79,84%). Hal ini
merupakan respon pemerintah yang positif terhadap pembangunan bidang
kesehatan di kabupaten/kota.
Total

angaran

kesehatan

kab/kota

tahun

2012

sebesar

Rp2.931.188.120.259 meningkat sedikit dibandingkan dengan tahun 2011 yang


sebesar Rp2.637.573.975.657,-. Anggaran kesehatan perkapita meningkat dari
Rp81.450,- pada tahun 2011 menjadi Rp.88.103,04,- pada tahun 2012.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

106

BAB VI
KESIMPULAN

A. Derajat Kesehatan
1. Mortalitas/Angka Kematian
a. Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar
10,75/1.000

kelahiran

hidup,

sudah

melampaui

target

Millenium

Development Goals (MDGs) ke-4 tahun 2015 (17/1.000 kelahiran hidup).


b. Angka Kematian Balita (AKABA) di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar
11,85/1.000

kelahiran

hidup,

sudah

melampaui

target

Millenium

Development Goals (MDGs) ke-4 tahun 2015 (23/1.000 kelahiran hidup).


c. Angka Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar
116,34/100.000 kelahiran hidup, mengalami peningkatan bila dibandingkan
dengan AKI pada tahun 2011 yang sebesar 116,01/100.000 kelahiran hidup.
d. Angka kematian kecelakaan lalu lintas di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
adalah sebesar 0,91 per 100.000 penduduk.
2. Morbiditas/Angka Kesakitan
a. Pada tahun 2012 di Provinsi Jawa Tengah ditemukan 196 penderita AFP,
sehingga sudah memenuhi target (164 kasus). Dari hasil pemeriksaan
laboratorium, 196 kasus yang diperiksa semua menunjukan negatif polio
(berarti tidak ditemukan virus polio liar).
b. Prevalensi Tuberkulosis tahun 2012 per 100.000 penduduk Provinsi Jawa
Tengah sebesar 60,87.
c. Case Detection Rate (CDR) atau angka penemuan penderita TB paru BTA
(+) di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 58,48%, menurun
dibandingkan dengan tahun 2011 (59,52%).
d. Angka kesembuhan (Cure Rate) TB paru Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
sebesar 82,90% dibawah target nasional (85%) dan lebih sedikit bila
dibandingkan tahun 2011 (85,15%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

107

e. Persentase penemuan dan penanganan penderita pneumonia pada balita


tahun 2012 sebesar 24,74% dengan jumlah kasus yang ditemukan sebanyak
64.242 kasus, mengalami penurunan bila dibanding tahun 2011 (25,5%).
f.

Jumlah infeksi HIV yang dilaporkan tahun 2012 sebanyak 607 kasus, lebih
rendah dibanding tahun 2011 (755 kasus), sedangkan Kasus Aquiared

Immuno Devisiency Syndrome (AIDS) sebanyak 797 kasus lebih tinggi


dibanding tahun 2011 (521 kasus) dengan jumlah kematian karena AIDS
sebanyak 149 kasus, lebih tinggi dibanding tahun 2011(89 kasus).
g. Jumlah kasus baru IMS lainnya di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 ini
sebanyak 8.671 kasus, lebih rendah dibanding tahun 2011 (10.752 kasus)
h. Jumlah pendonor pada tahun 2012 diketahui sebanyak 432.341 orang, lebih
tinggi dibanding tahun 2011(346.269 orang), kemudian yang dilakukan
pemeriksaan sampel darah sebanyak 432.148 orang (99,96%), lebih tinggi
dibanding tahun 2011 (324.828 orang/93,81%). Dari hasil pemeriksaan
sampel darah tersebut, sebanyak 580 sampel (13%) positif HIV, sama
prosentasenya dengan tahun 2011 (13%).
i.

Cakupan penemuan dan penanganan diare di Provinsi Jawa Tengah tahun


2012 sebesar 42,66% lebih rendah dibanding tahun 2011(57,9%).

j.

Jumlah kasus baru Kusta tipe Multi Basiler yang dilaporkan pada tahun 2012
sebanyak 1.308 kasus, lebih rendah dibanding tahun 2011(1.873 kasus) dan
Kusta tipe Pausi Basiler sebanyak 211 kasus, lebih rendah dibanding tahun
2011(395 kasus) dengan Newly Case Detection Rate (NCDR) sebesar 4,57
per 100.000 penduduk. Proporsi cacat tingkat II pada tahun 2012 sebesar
16,59%, lebih tinggi dibanding tahun 2011(13,32%), sedangkan proporsi
anak di antara penderita baru sebesar 6,58%, lebih rendah dibanding tahun
2011(10,14%).

k. Cakupan program kusta tipe PB tahun 2012 berdasarkan jumlah penderita


baru tahun 2011 yang selesai diobati sampai dengan tahun 2012 sebesar
93,39%, sudah mencapai target 2012(90%). Kusta tipe MB diambil dari data
penderita baru tahun 2011 yang selesai diobati sampai dengan tahun 2012
sebesar 90,74%, belum mencapai target 95%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

108

l.

Angka kesakitan/Incidence Rate (IR) DBD di Provinsi Jawa Tengah pada


tahun 2012 sebesar 19,29/100.000 penduduk, meningkat bila dibandingkan
tahun 2011 (15,27/100.000 penduduk) dan sudah mencapai target nasional
yaitu <20/100.000 penduduk.

m. Angka kematian/Case Fatality Rate (CFR) DBD tahun 2012 sebesar 1,52%,
lebih tinggi dibanding tahun 2011 (0,93%) dan lebih tinggi bila dibandingkan
dengan target nasional (<1%)
n. Jumlah kasus tahun 2012 sebanyak 2.420 kasus, menurun bila dibandingkan
dengan tahun 2011 (3.467 kasus) dan angka kesakitan malaria sebesar
0,075, sedikit menurun dibandingkan tahun 2011 (0,11).
o. Angka kematian/Case Fatality Rate (CFR) Malaria tahun 2012 sebesar 0,01%
lebih sedikit dibanding tahun 2011(0.03%) dan hanya terdapat di Kabupaten
Blora.
p. Secara kumulatif, jumlah kasus Filariasis pada tahun 2012 sebanyak 565
penderita, dimana untuk tahun 2012 ini ada 10 kasus baru.
q. Yang termasuk dalam PD3I yaitu Polio, Pertusis, Tetanus Non Neonatorum,
Tetanus Neonatorum, Campak, Difteri dan Hepatitis B. Jumlah kasus Difteri
pada tahun 2012 sebanyak 32 kasus, lebih tinggi bila dibandingkan dengan
tahun 2011 (8 kasus). Jumlah kasus Pertusis sebanyak 0 kasus. Jumlah kasus
Tetanus (Non Neonatorum) sebanyak 18 kasus yang tersebar di 4
kabupaten/kota. Jumlah kasus Tetanus Neonatorum sebanyak 0 kasus.
Jumlah kasus Campak (positif) sebanyak 18 kasus. Jumlah kasus Polio
sebanyak 0 kasus. Jumlah kasus Hepatitis B sebanyak 98 kasus, mengalami
penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2011 (170 kasus) dan terbanyak
di Kota Tegal(62 kasus).
r. Kasus tertinggi PTM adalah kelompok penyakit jantung dan pembuluh darah
sebesar 66,51% (806.208 kasus). Kasus tertinggi PTM pada kelompok
penyakit jantung dan pembuluh darah adalah penyakit Hipertensi Esensial
yaitu

sebanyak

544.771 kasus (67,57 %). Prevalensi stroke hemoragik

tahun 2012 adalah 0,074%. Prevalensi stroke non hemorargik sebesar


0,070%. Prevalensi kasus dekompensasio kordis tahun 2012 sebesar
0,116%. Prevalensi diabetes melitus tergantung insulin sebesar 0,059%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

109

Prevalensi kasus DM tidak tergantung insulin menurun dari 0,63% menjadi


0,55% pada tahun 2012. Kasus penyakit kanker yang ditemukan sebanyak
11.341 kasus, lebih sedikit dibanding tahun 2011 (19.637 kasus), terdiri dari
Ca. servik 2.259 kasus (19,92%), Ca. mamae 4.206 kasus (37,09%), Ca.
hepar 2.755 (24,29%), dan Ca. paru 2.121 kasus (18,70%). Prevalensi kasus
PPOK mengalami penurunan yaitu dari 0,09% pada tahun 2011 menjadi
0,06% pada tahun 2012. Prevalensi kasus asma sebesar 0,42% mengalami
penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2011 (0,55%).
3. Status Gizi
a. Jumlah bayi berat lahir rendah (BBLR) di Jawa Tengah pada tahun 2012
sebanyak 21.573 meningkat apabila dibandingkan tahun 2011 yang sebanyak
21.184.

Adapun

persentase

BBLR

sebesar

3,75%,

meningkat

bila

dibandingkan tahun 2011 sebesar 3,73%.


b. Persentase balita dengan gizi kurang (BB/U) Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebesar 4,88%.
c. Balita Gizi Buruk (BB/TB) tahun 2012 berjumlah 1.131 (0,06%) menurun
apabila dibandingkan tahun 2011 sejumlah 3.187 (0,10%). Sementara
persentase Balita Gizi Buruk mendapatkan perawatan tahun 2012 sebesar
100%.
B. Upaya Kesehatan
1. Pelayanan Kesehatan
a. Cakupan kunjungan ibu hamil K1 di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012
sebesar 98,89%, meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2011 (98,72%).
b. Cakupan kunjungan ibu hamil K4 tahun 2012 sebesar 92,99%, menurun bila
dibandingkan dengan tahun 2011 (93,71%) dan belum memenuhi target
SPM 2015 (95%).
c. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di

Provinsi Jawa

Tengah tahun 2012 sebesar 97,14%, meningkat bila dibandingkan dengan


tahun 2011 (96,79%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

110

d. Cakupan pelayanan pada ibu nifas di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
sebesar 95,54%, meningkat bila dibandingkan cakupan tahun 2011
(93,97%).
e.

Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani tahun 2012 sebesar 90,81%.


Pencapaian cakupan tahun ini sudah melampaui target SPM tahun 2015
(80%)

f.

Cakupan kunjungan neonatus 1 (KN1) di Provinsi Jawa Tengah pada tahun


2012 sebesar 98,9%, dan cakupan kunjungan neonatus 3 (KN-lengkap)
sebesar 96,7%.

g.

Cakupan kunjungan bayi tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012
sebesar 96,95%, meningkat apabila dibandingkan tahun 2011 (92,64%).

h.

Cakupan neonatus risti tertangani Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar
66,38% mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011 (53,25%).

i.

Cakupan pelayanan anak balita tahun 2012 sebesar 83,15%, meningkat bila
dibandingkan dengan tahun 2011 yang sebesar 81,02%.

j.

Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat oleh tenaga


kesehatan/guru UKS/kader kesehatan sekolah tahun 2012 sebesar 70,08%,
menurun dibandingkan dengan cakupan tahun 2011 (78,72%).

k.

Jumlah siswa SD dan setingkat tahun 2012 sebanyak 825.188 anak. Yang
mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai strata UKS sebesar 549.673
(66,6%).

l.

Cakupan pemberian kapsul Vitamin A dosis tinggi pada bayi tahun 2012
sebesar 98.74%, menurun dibandingkan tahun 2011 sebesar 99,08%.

m. Cakupan pemberian kapsul vitamin A pada Balita tahun 2012 sebesar


98.34%, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2011 (98.45%).
n.

Cakupan ibu nifas mendapat kapsul vitamin A tahun 2012 sebesar 95,90%,
menurun dibandingkan tahun 2011 (96.43%).

o.

Cakupan ibu hamil mendapat 90 tablet Fe di Provinsi Jawa Tengah pada


tahun 2012 sebesar 91,77% mengalami peningkatan bila dibandingkan
dengan pencapaian tahun 2011 (89,39%).

p.

Cakupan

pemberian

ASI

eksklusif

hanya

sekitar

25,6%,

menurun

dibandingkan tahun 2011 (45,18%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

111

q.

Cakupan Pemberian Makanan Tambahan ASI (MP-ASI) tahun 2012 sebesar


45,23% meningkat dibandingkan dengan tahun 2011 (38,31%).

r.

Cakupan

balita

ditimbang

tahun

2012

sebesar

79,0%

meningkat

dibandingkan dengan pencapaian tahun 2011 (78,32%).


s.

Balita Gizi Buruk tahun 2012 berjumlah 1.131 menurun apabila dibandingkan
tahun 2011 (3.187) dan persentase Balita Gizi Buruk mendapatkan
perawatan tahun 2012 sebesar 100%.

t.

Cakupan desa dengan garam beryodium tahun 2012 sebanyak 56,65%


meningkat dibandingkan tahun 2011 (53,42%).

u.

Peserta KB baru pada tahun 2012 (15,3%), meningkat apabila dibandingkan


dengan tahun 2011 (13,7%).

v.

MKJP tahun 2012 IUD (9,2%), MOP (0,2%), MOW (2,4%) dan Implant
(12,5%). NON MKJP tahun 2012 Suntik (54,0%), PIL (16,6%) dan Kondom
(5,1%),

w. Cakupan peserta KB aktif Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 80,2%,
mengalami peningkatan dibandingkan dengan pencapaian tahun 2011
(76,8%). Angka ini sudah mencapai target SPM sebesar 70%.
x.

Pencapaian UCI desa tahun 2012 (98,05%) mengalami peningkatan


dibandingkan

dengan

tahun

2011

(96,4%),

angka

tersebut

sudah

melampaui target SPM (90%).


y.

Cakupan masing-masing jenis imunisasi bayi tahun 2012 adalah sebagai


berikut BCG (100,65%), DPT1+HB1 (99,93), DPT3+HB3 (99,76%), Polio 3
(100,69%) dan Campak (98,24%). Kesemuanya sudah di atas target
minimal nasional (85%).

z.

Angka Drop Out (DO), sesuai kesepakatan dengan kabupaten/kota indikator


DO di Jawa Tengah maksimal 5% atau (-5%). Tahun 2012 DO tingkat Jawa
Tengah sebanyak 1,69%, mengalami penurunan dibanding tahun 2011
(3,4%).

aa. Jumlah ibu hamil 2012 di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 634.028, yang
mendapat TT-1 sebesar 27,5%, TT-2 sebesar 27,6%, TT-3 sebesar 14,9%,
TT-4 sebesar 16,3 dan TT-5 sebesar 12,8% dan TT2+ sebanyak 71,5%.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

112

bb. Rasio tumpatan dan pencabutan gigi tetap tahun 2012 sebesar 0,98,
mengalami peningkatan dibanding tahun 2011 yaitu 0,82.
cc. Prosentase jumlah murid yang diperiksa untuk tahun 2012 (35,86%) lebih
rendah dibandingkan pencapaian tahun 2011 (37,90%).
dd. Cakupan perawatan gigi dan mulut murid SD/MI di Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar 53,6% mengalami penurunan bila dibanding tahun 2011
(55,30%).
ee. Cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
sebesar 53,62% meningkat bila dibandingkan cakupan pada tahun 2011
sebesar 51,96%.
ff. Puskesmas rawat inap dengan kemampuan pelayanan gawat darurat yang
dapat diakses masyarakat Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebanyak 297
puskesmas atau 96,74%. Jumlah Rumah Sakit Umum dengan kemampuan
pelayanan gawat darurat sebanyak 100%, Rumah Sakit Jiwa sebanyak
100%, Rumah Sakit khusus lain sebesar 100%.
gg. Pada tahun 2012 persentase desa/kelurahan terkena KLB yang ditangani
kurang dari 24 jam sebanyak 100%.
hh. Jumlah penduduk terancam KLB tahun 2012 sebanyak 1.199.337 jiwa.
Sedangkan yang menderita akibat kejadian luar biasa tersebut sebanyak
3.356 jiwa dengan attack rate atau rata-rata kejadian sebesar 0,28%.
ii.

Dari sejumlah penderita tersebut, yang meninggal sebanyak 26 orang (case


fatality rate/CFR: 0,77%). CFR tertinggi adalah KLB demam berdarah
dengue/DBD yaitu 81,25%.

jj.

Penyuluhan kelompok pada tahun 2012 sebanyak 369.784 kali, Sedangkan


penyuluhan massa telah dilakukan 15.116 kali.

2. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


a. Cakupan jaminan pemeliharaan kesehatan pra bayar tahun 2012 mencapai
65,52% dari total penduduk bukan masyarakat miskin (non maskin),
mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan cakupan tahun 2011
(36,18%).
b. Jumlah masyarakat miskin dan hampir miskin pada tahun 2012 sebanyak
12.447.383 orang. Masyarakat miskin yang mendapatkan pelayanan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

113

kesehatan rawat jalan di sarana pelayanan strata 1 sebesar 4.240.569


(36,88%) sedangkan di sarana pelayanan strata 2 dan strata 3 sebesar
699.143 (6,04%).
c.

Jumlah masyarakat miskin dan hampir miskin sebanyak 12.447.383,


mendapatkan pelayanan kesehatan rawat inap di sarana kesehatan strata 1
sebanyak 296.582 (2,49%) sedangkan di sarana kesehatan 2 dan 3
sebanyak 312.882 (2,70%).

d.

Cakupan kunjungan rawat jalan di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012
sebesar 97,61%. Sedangkan Cakupan rawat inap sebesar 5,88%

e.

Jumlah kunjungan gangguan jiwa tahun 2012 di Provinsi Jawa Tengah


sebanyak 224.617, mengalami peningkatan dibanding tahun 2011 yang
mencapai 198.387 kunjungan. Kunjungan terbanyak di rumah sakit yaitu
138.399 kunjungan (61,62%).

f.

Angka Kematian Umum Penderita Yang Dirawat di RS (GDR) pada tahun


2012 rata rata sebesar 59,4 sedangkan angka yang dapat ditolerir
maksimum 45.

g.

BOR rata-rata di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 59,1, sedikit di
bawah BOR ideal.

h.

Rata-rata lama rawat seorang pasien di RS se Provinsi Jawa Tengah tahun


2012 sebesar 4,0, lebih kecil dari nilai ALOS ideal.

i.

Rata-rata TOI di Provinsi Jawa Tengah tahun 2011 sebesar 2,8 hari, terjadi
peningkatan efisiensi penggunaan tempat tidur bila dibandingkan tahun
2011 di mana TOI sebesar 3,54.

3. Perilaku Hidup Masyarakat


a. Persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat yaitu yang
diwakili oleh rumah tangga yang mencapai strata sehat utama dan sehat
paripurna sebesar 74,67%, mengalami sedikit penurunan bila dibandingkan
tahun 2011 (74,68%).

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

114

4. Keadaan Lingkungan
a. Cakupan rumah yang memenuhi syarat kesehatan di Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar 68,1%, meningkat bila dibandingkan dengan pencapaian
tahun 2011 (62,95%).
b. Cakupan rumah bebas jentik nyamuk Aedes Aegypti di Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar 83,72%, meningkat bila dibandingkan dengan cakupan
tahun 2011 (77,14%).
c. Cakupan keluarga yang memiliki akses terhadap air bersih turun dari 89,88%
pada tahun 2011 menjadi 75,05% pada tahun 2012.
d. Jumlah keluarga yang diperiksa sumber air minumnya sebanyak 4.894.101
(54,85%) dari

8.922.760 KK dan yang telah menggunakan sumber air

minum terlindung sebanyak 3,690,708 (75,4%).


e. Cakupan keluarga yang memiliki jamban yang memenuhi syarat kesehatan di
Provinsi Jawa Tengah turun dari 71,29% pada tahun 2011 menjadi 70,46%
pada tahun 2012.
f.

Cakupan keluarga yang memiliki tempat sampah memenuhi syarat kesehatan


di Provinsi Jawa Tengah meningkat dari 69,58% pada tahun 2011 menjadi
70,9% pada tahun 2012. Sedangkan cakupan keluarga memiliki sarana
pengelolaan air limbah yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 63,57%
pada tahun 2011 menurun menjadi 55,4% pada tahun 2012.

g. Cakupan

pengawasan

tempat-tempat

umum

yang

memenuhi

syarat

kesehatan tahun 2012 meliputi hotel 76,36%, restoran/rumah makan


75,98%, pasar 50,75% dan TUPM lainnya (62,09%).
h. Pada Tahun 2012 pencapaian cakupan institusi yang dibina yaitu sarana
pelayanan

kesehatan

84,3%,

sarana

pendidikan

70,06%,

instalasi

pengolahan air minum 80,7%, sarana ibadah 59,6%, perkantoran 1,9% dan
sarana lainnya 73,7%.
C. Sumber Daya Kesehatan
1. Sarana Kesehatan
a. Pada tahun 2012 dari 34 jenis obat yang dilaporkan oleh kabupaten/kota,
stock terbanyak adalah Klorfeniramin Maleat tablet 4 mg sejumlah

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

115

34.791.810 tablet dan paling sedikit adalah OAT Katagori 3 sebesar 716
paket.
b. Pemakaian obat rata-rata perbulan terbanyak adalah Klorfeniramin Maleat
tablet 4 mg sejumlah 2,219,409 tablet dan terendah adalah OAT kat sisipan
sejumlah 53 paket.
c. Tingkat kecukupan obat tertinggi adalah obat OAT Kat 1 sebesar 64,48 dan
terendah adalah Natrium Klorida Infus 0,9% steril sebesar 1,18 artinya
bahwa persediaan obat OAT Kat 1 dapat tercukupi pemakaiannya selama
64,48 bulan dan Natrium Klorida Infus 0,9% steril dapat tercukupi
pemakaiannya untuk selama 1,18 bulan.
d. Prosentase tingkat kecukupan obat di Kabupaten/kota yang paling tinggi
adalah OAT Kat 1 sebesar 358,25%, sedangkan paling rendah adalah
Natrium Klorida Infus 0,9 % steril sebesar 6,56%.
e. Jumlah puskesmas di Provinsi Jawa Tengah meningkat dari 867 unit pada
tahun 2011 menjadi 873 pada tahun 2012. Bila dibandingkan dengan konsep
wilayah kerja puskesmas, dengan sasaran penduduk yang dilayani oleh
sebuah puskesmas rata-rata 30.000 penduduk per puskesmas, maka jumlah
puskesmas per 30.000 penduduk tahun 2012 sebesar 0,79. Ini berarti bahwa
jumlah puskesmas di Provinsi Jawa Tengah masih kurang. Sedangkan
puskesmas perawatan dari 291 buah pada tahun 2011 meningkat menjadi
307 pada tahun 2012, Puskesmas Pembantu sebanyak 1.827 unit, Puskesmas
Keliling sebanyak 948 unit dan Poliklinik Kesehatan Desa sebanyak 5.471
unit.
f.

Rumah sakit umum di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 berjumlah 193 buah
yang terdiri dari RSU pemerintah sebanyak 51 buah ( 2 RSU milik
Departemen Kesehatan, 4 RSU milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan
45 milik pemerintah kabupaten/kota), RSU milik TNI/POLRI sebanyak 10 RS,
RSU milik BUMN sebanyak 1 RS dan RSU milik swasta sebanyak 131 buah.

g. Rumah sakit khusus pemerintah dan swasta di Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebanyak 70 RS terdiri dari 4 RS Jiwa milik pemerintah dan 2 RS Jiwa
Swasta, 11 RS Bersalin milik swasta dan 52 RS Khusus lainnya (3 milik
pemerintah dan 49 milik swasta)

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

116

h. Unit Pelaksana Tehnis Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah terdiri dari:
Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) sebanyak 5 unit, 1 unit Balai
Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) dan 1 unit Balai Laboratorium
Kesehatan.
2. Tenaga Kesehatan
a. Rasio dokter spesialis per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebesar 7,63.
b. Rasio tenaga dokter umum per 100.0000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar 12,17.
c. Rasio tenaga dokter gigi per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar 3,31.
d. Rasio tenaga kefarmasian per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 12,77.
e. Rasio tenaga gizi per 100.000 penduduk tahun 2011 sebesar 6,36.
f.

Rasio tenaga keperawatan per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah


tahun 2012 sebesar 76,83 meningkat dibandingkan dengan tahun 2011
sebesar 73,95.

g. Rasio Bidan per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012
sebesar 39,87 sedikit meningkat dibandingkan tahun 2011 sebesar 39,56.
h. Rasio tenaga kesehatan masyarakat per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa
Tengah tahun 2012 sebesar 2,58 sedikit turun dibandingkan dengan tahun
2011 sebesar 2,96.
i.

Rasio tenaga sanitasi per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebesar 3,22 meningkat dibandingkan tahun 2011 sebesar 3,20.

j.

Rasio tenaga teknisi medis per 100.000 penduduk di Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar 11,82 meningkat bila dibandingkan tahun 2011 sebesar
10,24.

3. Pembiayaan Kesehatan
Anggaran

belanja

kabupaten/kota

yang

tahun

dialokasikan

2012

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

sekitar

untuk
8,82%

pembiayaan
dari

seluruh

kesehatan

di

pembiayaan

117

kabupaten/kota. Sedangkan anggaran kesehatan perkapita pada tahun 2012


sebesar Rp.88.103,04
Demikian gambaran hasil pembangunan kesehatan di Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebagai wujud nyata kinerja seluruh jajaran kesehatan di Provinsi Jawa Tengah
dalam upaya mewujudkan Jawa Tengah Sehat yang mandiri dan bertumpu pada potensi
daerah.

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012

118

RESUME PROFIL KESEHATAN


PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
NO
A.
1
2
3
4
5
6
7
8
9

INDIKATOR

ANGKA/NILAI
L+P

Satuan

No. Lampiran

GAMBARAN UMUM
Luas Wilayah
Jumlah Desa/Kelurahan
Jumlah Penduduk
Rata-rata jiwa/rumah tangga
Kepadatan Penduduk /Km2
Rasio Beban Tanggungan
Rasio Jenis Kelamin
Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf
Penduduk 10 tahun ke atas dengan pendidikan tertinggi
SMP+

B.
B.1
10
11
12
13
14
15
16
17

DERAJAT KESEHATAN
Angka Kematian
Jumlah Lahir Hidup
Angka Lahir Mati (dilaporkan)
Jumlah Bayi Mati
Angka Kematian Bayi (dilaporkan)
Jumlah Balita Mati
Angka Kematian Balita (dilaporkan)
Jumlah Kematian Ibu
Angka Kematian Ibu (dilaporkan)

B.2
18
19
20
21
22
23

Angka Kesakitan
AFP Rate (non polio) < 15 th
Angka Insidens TB Paru
Angka Prevalensi TB Paru
Angka kematian akibat TB Paru
Angka Penemuan Kasus TB Paru (CDR)
Success Rate TB Paru

16,495,705

16,774,502

94.9

87.6

19.7

19.7

289,106
6.52
3,292
5.67
3,649
6.29

291,114
5.66
2,943
5.07
3,224
5.56
675
116.34

115.84
113.65
1.70
66.35
88.66

92.61
89.89
1.19
50.68
88.63

32,544
8,578
33,270,207
3.82
1,022
205
98
91.22

Km2
Desa/Kel
Jiwa
Jiwa
Jiwa/Km2

Tabel 1
Tabel 1
Tabel 2
Tabel 1

Tabel 1
Tabel 2
Tabel 2
Tabel 4

19.71 %

Tabel 5

580,220
6.09
6,235
10.75
6,873
11.85

Bayi
Bayi
per 1.000 KH
Balita
per 1.000 KH
Ibu
per 100.000 KH

Tabel 6
Tabel 6
Tabel 7
Tabel 7
Tabel 7
Tabel 7
Tabel 8
Tabel 8

2.30
104.13
106.42
1.44
58.45
88.64

per 100.000 pend <15thn


per 100.000 penduduk
per 100.000 penduduk
per 100.000 penduduk
%
%

Tabel 9
Tabel 10
Tabel 10
Tabel 10
Tabel 11
Tabel 12

NO
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54

INDIKATOR
Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani
Jumlah Kasus Baru HIV
Jumlah Kasus Baru AIDS
Jumlah Infeksi Menular Seksual Lainnya
Jumlah Kematian karena AIDS
Donor darah diskrining positif HIV
Persentase Diare ditemukan dan ditangani
Jumlah Kasus Baru Kusta (Pausi Basiler)
Jumlah Kasus Baru Kusta (Multi Basiler)
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR)
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta
Angka Prevalensi Kusta
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB)
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB)
Jumlah Kasus Difteri
Case Fatality Rate Difteri
Jumlah Kasus Pertusis
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum)
Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum)
Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum
Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum
Jumlah Kasus Campak
Case Fatality Rate Campak
Jumlah Kasus Polio
Jumlah Kasus Hepatitis B
Incidence Rate DBD
Case Fatality Rate DBD
Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence )
Case Fatality Rate Malaria
Angka Kesakitan Filariasis

B.3 Status Gizi


55 Bayi baru lahir ditimbang

P
24.82
251
479
548
93
0.05
48.04
85
705
4.79
6.58
20.25
0.48
94.15
90.80
17

24.67
356
318
8,123
56
0.19
48.81
126
603
4.35
6.58
12.62
0.43
92.63
90.63
15

0
17

0
1

10

0
55
19.13
60.82
0.11
0.01
1.79

0
43
19.45
92.69
0.04
0.00
1.60

98.07

100.41

ANGKA/NILAI
L+P
24.74
607
797
8,671
149
0.08
48.43
211
1,308
4.57
6.58
16.59
0.46
93.39
90.74
32
3.13
0
18
27.78
0
0
18
0
0
98
19.29
1.52
0.08
0.00
1.70

Satuan
%
Kasus
Kasus
Kasus
Jiwa
%
%
Kasus
Kasus
per 100.000 penduduk
%
%
per 10.000 Penduduk
%
%
Kasus
%
Kasus
Kasus
%
Kasus
%
Kasus
%
Kasus
Kasus
per 100.000 penduduk
%
per 1.000 penduduk
%
per 100.000 penduduk

99.24 %

No. Lampiran
Tabel 13
Tabel 14
Tabel 14
Tabel 14
Tabel 14
Tabel 15
Tabel 16
Tabel 17
Tabel 17
Tabel 17
Tabel 18
Tabel 18
Tabel 19
Tabel 20
Tabel 20
Tabel 21
Tabel 21
Tabel 21
Tabel 21
Tabel 21
Tabel 21
Tabel 21
Tabel 22
Tabel 22
Tabel 22
Tabel 22
Tabel 23
Tabel 23
Tabel 24
Tabel 24
Tabel 25

Tabel 26

NO
56
57
58
59
C.
C.1
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85

INDIKATOR
Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR)
Balita Gizi Baik
Balita Gizi Kurang
Balita Gizi Buruk
UPAYA KESEHATAN
Pelayanan Kesehatan
Kunjungan Ibu Hamil (K1)
Kunjungan Ibu Hamil (K4)
Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan
Pelayanan Ibu Nifas
Ibu hamil dengan imunisasi TT2+
Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3
Bumil Risti/Komplikasi ditangani
Neonatal Risti/Komplikasi ditangani
Bayi Mendapat Vitamin A
Anak Balita Mendapat Vitamin A
Ibu Nifas Mendapat Vitamin A
Peserta KB Baru
Peserta KB Aktif
Kunjungan Neonatus 1 (KN 1)
Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap)
Kunjungan Bayi (minimal 4 kali)
Desa/Kelurahan UCI
Cakupan Imunisasi Campak Bayi
Drop-Out Imunisasi DPT1-Campak
Bayi yang diberi ASI Eksklusif
Pemberian MP-ASI pada anak 6-23 bulan dari Gakin
Cakupan Pelayanan Anak Balita (minimal 8 kali)
Balita ditimbang
Balita berat badan naik
Balita berat badan di bawah garis merah (BGM)
Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan

P
3.76
90.14
4.86
0.50

66.29
98.74
98.34

3.73
90.50
5.03
0.53

98.89
92.99
97.14
95.54
71.52
91.77
91.39
66.46
98.74
98.34
95.90

99.30
97.06
93.78

98.46
96.31
100.16

26.35
44.09
83.16
79.00
77.62
1.14
100.00

25.01
46.36
83.14
79.03
77.65
1.43
100.00

ANGKA/NILAI
L+P
3.75
90.32
4.95
0.51

66.38
98.74
98.34
15.27
80.19
98.88
96.68
96.95
98.05
98.24
1.69
25.67
45.23
83.15
79.02
77.63
1.29
100.00

Satuan

No. Lampiran

%
%
%
%

Tabel 26
Tabel 27
Tabel 27
Tabel 27

%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%
%

Tabel 28
Tabel 28
Tabel 28
Tabel 28
Tabel 29
Tabel 30
Tabel 31
Tabel 31
Tabel 32
Tabel 32
Tabel 32
Tabel 35
Tabel 35
Tabel 36
Tabel 36
Tabel 37
Tabel 38
Tabel 39
Tabel 39
Tabel 41
Tabel 42
Tabel 43
Tabel 44
Tabel 44
Tabel 44
Tabel 45

NO

INDIKATOR

86 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan


Setingkat
87 Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan
Setingkat
88 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +)
89 Sarkes dgn kemampuan yan. gadar level 1
90 Desa/Kel. terkena KLB ditangani < 24 jam
91 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap
92 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal
93 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi
94 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS)
95 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS)
C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan
96 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kes. Pra Bayar
97 Penduduk Miskin (dan hampir miskin) dicakup
Askeskin/Jamkesmas
98 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 1
99 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 2&3
100 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 1
101 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 2&3
102 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan
103 Cakupan Kunjungan Rawat Inap
104 Gross Death Rate (GDR) di RS
105 Nett Death Rate (NDR) di RS
106 Bed Occupation Rate (BOR) di RS
107 Length of Stay (LOS) di RS
108 Turn of Interval (TOI) di RS
C.3 Perilaku Hidup Masyarakat
109 Rumah Tangga ber-PHBS

72.28

P
72.29

ANGKA/NILAI
L+P
70.08 %

66.47

66.75

66.61 %

50.54

54.96

1.23

1.02

52.83
15.99
100.00
0.98
31.66
52.55
35.86
53.62

Satuan

%
%
%
sekolah
sekolah
%
%

No. Lampiran
Tabel 46
Tabel 47
Tabel 48
Tabel 49
Tabel 51
Tabel 52
Tabel 49
Tabel 49
Tabel 53
Tabel 53

36.53
53.38

35.19
53.88

67.18

63.53

65.34 %

Tabel 55

115.57
36.80

111.87
36.42

113.69 %
36.61 %

Tabel 56

6.04

5.91

5.98 %

Tabel 56
Tabel 56

2.50

2.48

2.49 %

2.72

2.69

2.70 %

95.01
6.13
32.81
16.61

101.30
5.83
27.55
13.57

Tabel 57

98.18
5.98
59.44
29.69
59.09
3.99
2.76

%
%
per 100.000 pasien keluar
per 100.000 pasien keluar
%
Hari
Hari

85.37 %

Tabel 57
Tabel 58
Tabel 58
Tabel 59
Tabel 59
Tabel 60
Tabel 60
Tabel 60
Tabel 61

NO

INDIKATOR

C.4
110
111
112
113
114
115
116
117

Keadaan Lingkungan
Rumah Sehat
Rumah/bangunan bebas jentik nyamuk Aedes
Keluarga dengan sumber air minum terlindung
Keluarga memiliki Jamban Sehat
Keluarga memiliki Tempat Sampah Sehat
Keluarga memiliki Pengelolaan Air Limbah Sehat
TUPM Sehat
Institusi dibina kesehatan lingkungannya

D.
D.1
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130

SUMBERDAYA KESEHATAN
Sarana Kesehatan
Jumlah Rumah Sakit Umum
Jumlah Rumah Sakit Khusus
Jumlah Puskesmas Perawatan
Jumlah Puskesmas non-Perawatan
Jumlah Apotek
Sarkes yang memiliki laboratorium kesehatan
Sarkes yang memiliki 4 spesialis dasar
Jumlah Posyandu
Posyandu Aktif
Rasio posyandu per 100 balita
Jumlah Desa Siaga
Desa Siaga Aktif
Jumlah Poskesdes

D.2
131
132
133
134
135
136
137
138

Tenaga Kesehatan
Jumlah Dokter Spesialis
Rasio Dokter Spesialis
Jumlah Dokter Umum
Rasio Dokter Umum
Jumlah Dokter Gigi
Jumlah Bidan
Rasio Bidan per 100.000 penduduk
Jumlah Perawat

ANGKA/NILAI
L+P
68.08
83.72
74.64
70.46
70.95
55.40
76.36
68.09

1,758
10.31
2,042
11.40
344
4,072
10,027

882
4.98
2,325
12.94
810
9,525
39.87
16,042

Satuan

No. Lampiran

%
%
%
%
%
%
%
%

Tabel 62
Tabel 63
Tabel 65
Tabel 66
Tabel 66
Tabel 66
Tabel 67
Tabel 68

193
70
307
566
2,232
76.41
74.61
48,789
52.79
1.88
8,577
100.00
5,471

%
%
Posyandu
%
per 100 balita
Desa
%
Poskesdes

Tabel 70
Tabel 70
Tabel 70
Tabel 70
Tabel 70
Tabel 71
Tabel 71
Tabel 72
Tabel 72
Tabel 72
Tabel 73
Tabel 73
Tabel 73

2,640
7.63
4,367
12.17
1,154
13,597

Orang
per 100.000 penduduk
Orang
per 100.000 penduduk
Orang
Orang

26,069 Orang

Tabel 74
Tabel 74
Tabel 74
Tabel 74
Tabel 74
Tabel 75
Tabel 75
Tabel 75

NO

INDIKATOR

139
140
141
142
143
144

Jumlah Tenaga Kefarmasian


Jumlah Tenaga Gizi
Jumlah Tenaga Kesmas
Jumlah Tenaga Sanitasi
Jumlah Tenaga Teknisi Medis
Jumlah Fisioterapis

D.3
145
146
147

Pembiayaan Kesehatan
Total Anggaran Kesehatan
APBD Kesehatan thd APBD Kab/Kota
Anggaran Kesehatan Perkapita

L
1,406
584
801
622
1,776
237

P
3,159
1,664
898
646
2,337
378

ANGKA/NILAI
L+P
4,565
2,249
1,699
1,268
4,113
615

Satuan
Orang
Orang
Orang
Orang
Orang
Orang

2,931,188,120,259 Rp
7.13 %
88,103 Rp

No. Lampiran
Tabel 76
Tabel 76
Tabel 77
Tabel 77
Tabel 78
Tabel 78

Tabel 79
Tabel 79
Tabel 79

TABEL 1
LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

1
2
1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH

LUAS
WILAYAH
(km 2)
3
2,138.51
1,327.59
777.65
1,069.74
1,282.74
1,034.82
984.68
1,085.73
1,015.07

JUMLAH
KECAMATAN

DESA

KELURAHAN

DESA+KEL.

655.56
466.66
1,822.37
772.20
946.49
1,975.85
1,794.40
1,014.10
1,491.20
425.17
1,004.16
897.43
946.86
870.23
1,002.27
788.95
836.13
1,011.90
879.70
1,657.73
18.12
44.03
52.96
373.67
44.96
34.49
32,544.12

Ket : *) Angka Sementara Proyeksi Penduduk SP2010


Sumber : Kantor BPS Provinsi Jawa Tengah

24
27
18
20
26
16
15
21
19
26
12
25
17
20
19
16
14
21
9
16
14
19
20
20
15
19
14
18
17
3
5
4
16
4
4
573

269
301
224
266
449
469
236
367
263
391
150
251
162
196
273
271
287
401
123
183
243
208
266
265
239
272
211
281
292
0
0
0
0
0
0
7,809

15
30
15
12
11
25
29
5
6
10
17
43
15
12
7
24
7
5
9
11
6
27
23
20
9
13
11
6
5
17
51
22
177
47
27
769

284
331
239
278
460
494
265
372
269
401
167
294
177
208
280
295
294
406
132
194
249
235
289
285
248
285
222
287
297
17
51
22
177
47
27
8,578

JUMLAH
PENDUDUK*)
8
1,679,864
1,603,037
877,489
890,962
1,181,678
708,483
771,447
1,219,371
953,317
1,153,047
848,718
946,373
838,762
875,283
1,339,127
847,125
608,548
1,219,993
807,005
1,144,916
1,091,379
968,383
730,720
926,325
728,578
861,366
1,285,024
1,421,001
1,770,480
120,447
509,576
177,480
1,629,924
290,347
244,632
33,270,207

JUMLAH
RUMAH
TANGGA
9
443,794
420,273
211,343
226,974
311,705
202,134
205,919
319,043
261,051
326,196
226,859
256,329
215,054
247,807
379,268
237,746
162,602
347,983
193,893
288,626
280,629
250,922
184,927
245,112
179,190
195,561
311,927
355,107
452,637
31,168
141,289
46,994
410,850
69,872
63,698
8,704,482

RATA-RATA
JIWA/RUMAH
TANGGA
10
3.79
3.81
4.15
3.93
3.79
3.51
3.75
3.82
3.65
3.53
3.74
3.69
3.90
3.53
3.53
3.56
3.74
3.51
4.16
3.97
3.89
3.86
3.95
3.78
4.07
4.40
4.12
4.00
3.91
3.86
3.61
3.78
3.97
4.16
3.84
3.82

KEPADATAN
PENDUDUK
per km 2
11
785.53
1,207.48
1,128.39
832.88
921.21
684.64
783.45
1,123.09
939.16
1,758.87
1,818.71
519.31
1,086.20
924.77
677.75
472.09
600.09
818.13
1,898.08
1,140.17
1,216.12
1,022.73
839.69
924.23
923.48
1,030.18
1,269.91
1,615.32
1,068.01
6,647.19
11,573.38
3,351.21
4,361.93
6,457.90
7,092.84
1,022.31

TABEL 2
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR,
RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

1
2
1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH PENDUDUK

JUMLAH
PENDUDUK
3
1,679,864
1,603,037
877,489
890,962
1,181,678
708,483
771,447
1,219,371
953,317
1,153,047
848,718
946,373
838,762
875,283
1,339,127
847,125
608,548
1,219,993
807,005
1,144,916
1,091,379
968,383
730,720
926,325
728,578
861,366
1,285,024
1,421,001
1,770,480
120,447
509,576
177,480
1,629,924
290,347
244,632
33,270,207

0-4
4
75,983
71,920
40,638
39,625
51,502
27,385
34,742
50,904
40,312
45,939
33,857
32,174
35,312
35,403
56,481
33,273
23,813
47,740
33,315
53,256
48,471
40,560
31,118
39,220
31,291
39,803
58,701
67,819
79,246
4,485
18,860
7,314
66,755
12,979
10,800
1,420,996

Ket : Angka Sementara Proyeksi Penduduk SP2010

Sumber : Kantor BPS Provinsi Jawa Tengah

5-14
5
159,376
139,935
80,573
79,828
113,578
61,459
72,110
105,293
80,459
90,103
67,990
72,235
69,150
71,640
118,476
69,745
49,975
99,527
67,486
102,060
102,345
79,153
60,458
80,162
63,802
83,806
127,072
138,732
169,947
9,188
37,346
13,208
123,873
25,814
21,166
2,907,070

LAKI-LAKI
15-44
45-64
6
7
362,969
185,357
356,305
172,910
189,361
90,700
199,238
96,160
241,221
131,715
142,624
82,795
174,434
81,888
277,552
132,494
205,706
103,227
251,550
127,819
198,948
89,934
178,269
125,048
188,756
92,425
186,049
100,646
302,710
141,951
185,222
98,291
146,126
66,309
266,503
135,839
200,698
78,570
278,669
107,165
265,290
100,757
224,726
99,183
165,609
83,224
224,414
99,315
173,788
75,444
201,153
82,426
288,462
126,245
330,406
133,362
425,619
168,099
28,546
13,297
125,776
52,711
43,923
17,434
420,104
155,524
73,944
27,226
60,756
23,286
7,585,426 3,498,776

>=65
8
57,707
59,658
32,153
31,394
50,268
35,058
27,796
45,468
39,538
50,339
29,669
52,133
29,072
35,023
42,597
30,292
16,960
41,262
17,142
29,534
23,698
32,060
25,746
26,350
19,395
20,597
35,419
35,852
46,517
3,758
13,035
4,909
32,778
5,167
5,093
1,083,437

JUMLAH
9
841,392
800,728
433,425
446,245
588,284
349,321
390,970
611,711
469,242
565,750
420,398
459,859
414,715
428,761
662,215
416,823
303,183
590,871
397,211
570,684
540,561
475,682
366,155
469,461
363,720
427,785
635,899
706,171
889,428
59,274
247,728
86,788
799,034
145,130
121,101
16,495,705

0-4
10
71,226
67,260
38,719
38,249
48,246
25,909
33,382
48,590
38,075
43,818
32,055
30,966
33,408
33,207
53,607
31,014
22,128
44,936
31,359
50,785
46,081
38,419
29,419
37,329
29,539
37,661
55,983
63,603
74,808
4,232
17,949
6,884
62,874
12,044
10,184
1,343,948

5-14
11
152,079
132,409
76,965
75,974
107,037
58,411
68,673
100,794
76,521
84,628
64,829
67,967
66,039
68,216
113,959
66,560
46,885
95,434
64,602
97,134
97,076
74,966
58,157
76,656
61,522
80,215
120,492
131,465
161,640
8,802
35,975
12,675
118,570
24,637
20,177
2,768,141

PEREMPUAN
15-44
45-64
12
13
362,908
186,945
358,983
175,025
198,310
93,817
199,851
96,311
243,036
136,328
145,791
86,646
169,431
80,191
270,509
134,869
210,422
108,396
254,736
139,260
207,320
89,053
190,168
129,907
193,706
93,086
193,206
105,582
307,759
144,629
192,722
98,049
147,131
64,973
289,487
141,570
207,587
81,310
279,551
107,568
272,586
101,950
237,775
100,605
164,293
82,499
210,825
97,846
173,770
75,082
204,516
82,523
295,612
130,558
331,538
137,976
408,735
173,014
28,194
14,663
131,731
57,505
45,634
18,704
441,668
163,201
72,849
27,852
60,398
25,213
7,702,738 3,582,706

>=65
JUMLAH
14
15
65,314
838,472
68,632
802,309
36,253
444,064
34332
444,717
58,747
593,394
42,405
359,162
28,800
380,477
52,898
607,660
50,661
484,075
64,855
587,297
35,063
428,320
67,506
486,514
37,808
424,047
46,311
446,522
56,958
676,912
41,957
430,302
24,248
305,365
57,695
629,122
24,936
409,794
39,194
574,232
33,125
550,818
40,936
492,701
30,197
364,565
34,208
456,864
24,945
364,858
28,666
433,581
46,480
649,125
50,248
714,830
62,855
881,052
5,282
61,173
18,688
261,848
6,795
90,692
44,577
830,890
7,835
145,217
7,559
123,531
1,376,969 16,774,502

RASIO
BEBAN
TANG
GUNGAN

RASIO
JENIS
KELAMIN

16

17
189
197
187
198
175
183
191
202
193
204
222
193
210
202
203
210
231
216
238
208
211
216
211
215
216
196
189
191
198
237
259
243
263
228
226
205

100
100
98
100
99
97
103
101
97
96
98
95
98
96
98
97
99
94
97
99
98
97
100
103
100
99
98
99
101
97
95
96
96
100
98
98

TABEL 3
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

JUMLAH PENDUDUK

KELOMPOK UMUR (TAHUN)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

0-4
5-9
10 - 14
15 - 19
20 - 24
25 - 29
30 - 34
35 - 39
40 - 44
45 - 49
50 - 54
55 - 59
60 - 64
65 - 69
70 - 74
75+

JUMLAH
Ket : Angka Sementara Proyeksi Penduduk SP2010
Sumber : Kantor BPS Provinsi Jawa Tengah

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

LAKI-LAKI+PEREMPUAN

1,420,996
1,401,645
1,505,425
1,485,929
1,225,069
1,197,305
1,269,064
1,217,139
1,190,920
1,127,299
990,301
813,273
567,903
407,899
315,793
359,745

1,343,948
1,336,414
1,431,727
1,393,785
1,223,216
1,262,385
1,316,010
1,257,220
1,250,122
1,191,185
1,019,963
787,868
583,690
478,522
398,646
499,801

2,764,944
2,738,059
2,937,152
2,879,714
2,448,285
2,459,690
2,585,074
2,474,359
2,441,042
2,318,484
2,010,264
1,601,141
1,151,593
886,421
714,439
859,546

16,495,705

16,774,502

33,270,207

TABEL 4
PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS
PEREMPUAN

LAKI-LAKI

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

NO

KABUPATEN/KOTA

1
1

2
Kab.Cilacap

694,241

654,689

94.30

700,796

619,618

88.42

1,395,037

1,274,307

91.35

Kab.Banyumas

661,044

637,818

96.49

671,388

622,910

92.78

1,332,431

1,260,729

94.62

Kab.Purbalingga

356,266

340,819

95.66

370,239

337,353

91.12

726,504

678,172

93.35

Kab.Banjarnegara

368,813

339,593

92.08

371,264

316,974

85.38

740,077

656,567

88.72

Kab.Kebumen

486,872

456,739

93.81

497,934

430,031

86.36

984,806

886,770

90.05

Kab.Purworejo

292,002

282,349

96.69

304,391

274,832

90.29

596,393

557,182

93.43

Kab.Wonosobo

323,106

306,622

94.90

317,034

283,228

89.34

640,140

589,850

92.14

Kab.Magelang

508,663

489,639

96.26

510,650

458,912

89.87

1,019,313

948,551

93.06

Kab.Boyolali

389,048

358,587

92.17

407,373

344,621

84.60

796,421

703,207

88.30

10

Kab.Klaten

471,479

447,733

94.96

496,409

405,432

81.67

967,888

853,165

88.15

11

Kab.Sukoharjo

350,600

328,936

93.82

361,945

309,464

85.50

712,546

638,401

89.59

12

Kab.Wonogiri

387,919

356,184

91.82

416,094

330,292

79.38

804,013

686,476

85.38

13

Kab.Karanganyar

344,126

325,143

94.48

356,806

303,726

85.12

700,933

628,869

89.72

14

Kab.Sragen

356,784

322,968

90.52

377,518

289,764

76.75

734,302

612,732

83.44

15

Kab.Grobogan

549,413

528,905

96.27

569,322

498,258

87.52

1,118,735

1,027,163

91.81

16

Kab.Blora

347,888

315,097

90.57

364,706

288,557

79.12

712,594

603,655

84.71

17

Kab.Rembang

253,394

239,602

94.56

258,706

229,088

88.55

512,101

468,690

91.52

18

Kab.Pati

492,631

462,787

93.94

533,591

443,078

83.04

1,026,221

905,865

88.27

19

Kab.Kudus

330,061

320,151

97.00

345,659

311,545

90.13

675,720

631,696

93.48

20

Kab.Jepara

469,318

453,672

96.67

478,112

435,299

91.05

947,430

888,972

93.83

21

Kab.Demak

446,336

431,071

96.58

461,023

413,649

89.72

907,358

844,720

93.10

22

Kab.Semarang

394,664

385,179

97.60

414,937

380,501

91.70

809,602

765,680

94.57

23

Kab.Temanggung

303,885

288,370

94.89

306,120

278,153

90.86

610,005

566,524

92.87

24

Kab.Kendal

390,237

369,048

94.57

383,200

330,599

86.27

773,437

699,648

90.46

25

Kab.Batang

301,520

285,224

94.60

306,278

266,312

86.95

607,797

551,536

90.74

26

Kab.Pekalongan

351,907

336,975

95.76

361,630

324,891

89.84

713,538

661,865

92.76

27

Kab.Pemalang

523,530

491,989

93.98

541,771

469,277

86.62

1,065,301

961,266

90.23

28

Kab.Tegal

578,998

544,507

94.04

594,825

529,001

88.93

1,173,823

1,073,508

91.45

29

Kab.Brebes

734,851

684,645

93.17

736,417

611,276

83.01

1,471,268

1,295,921

88.08

30

Kota Magelang

49,695

49,336

99.28

52,009

50,010

96.15

101,704

99,346

97.68

31

Kota Surakarta

207,588

203,933

98.24

222,775

211,489

94.93

430,363

415,422

96.53

32

Kota Salatiga

72,085

70,884

98.33

76,550

71,372

93.24

148,634

142,256

95.71

33

Kota Semarang

664,192

657,504

98.99

701,499

668,633

95.31

1,365,691

1,326,137

97.10

34

Kota Pekalongan

119,864

116,620

97.29

121,639

113,615

93.40

241,503

230,236

95.33

35

Kota Tegal

100,045

97,358

97.31

103,530

96,506

93.22

203,575

193,864

95.23

13,673,064

12,980,680

94.94

14,094,140

12,348,268

87.61

27,767,204

25,328,948

91.22

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH

MELEK HURUF *)

JUMLAH

MELEK HURUF*)

JUMLAH

MELEK HURUF*)

10

11

Sumber : Kantor BPS Provinsi Jawa Tengah


Ket : *) Angka sementara

TABEL 5
PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS
MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
LAKI-LAKI
NO

TIDAK/
KABUPATEN/KOTA BELUM
PERNAH
SEKOLAH

TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI
4

SD/MI

SMP/ MTs

PEREMPUAN

SMA/
SMK/ MA
7

PERGUR
UAN
TINGGI
9

JUMLAH

TIDAK/
BELUM
PERNAH
SEKOLAH

10

11

TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI
12

SD/MI

13

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

PERGUR
SMA/ SMK/
SMP/ MTs
UAN
MA
TINGGI
14

JUMLAH

TIDAK/
BELUM
PERNAH
SEKOLAH

18

19

TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI
20

SD/MI

21

SMP/ MTs

22

SMA/ SMK/ UNIVERSI


MA
TAS
23

25

JUMLAH

15

17

Kab.Cilacap

43,880

174,649

235,724

136,836

77,670

25,482

694,241

44,294

176,298

237,949

138,128

78,404

25,723

700,796

88,173

350,948

473,673

274,964

156,074

51,206

1,395,037

26

Kab.Banyumas

41,781

166,298

224,452

130,292

73,956

24,264

661,044

42,435

168,900

227,964

132,331

75,114

24,644

671,388

84,216

335,198

452,416

262,624

149,070

48,908

1,332,431

Kab.Purbalingga

22,518

89,625

120,967

70,220

39,858

13,077

356,266

23,401

93,141

125,711

72,974

41,422

13,590

370,239

45,919

182,766

246,678

143,195

81,280

26,667

726,504

Kab.Banjarnegara

23,311

92,782

125,227

72,693

41,262

13,537

368,813

23,466

93,399

126,060

73,177

41,536

13,627

371,264

46,777

186,180

251,287

145,870

82,798

27,165

740,077

Kab.Kebumen

30,773

122,482

165,313

95,963

54,470

17,871

486,872

31,472

125,265

169,069

98,143

55,708

18,277

497,934

62,245

247,746

334,382

194,106

110,178

36,148

984,806

Kab.Purworejo

18,456

73,459

99,147

57,554

32,669

10,718

292,002

19,239

76,575

103,353

59,996

34,055

11,173

304,391

37,695

150,034

202,500

117,550

66,723

21,891

596,393

Kab.Wonosobo

20,422

81,283

109,708

63,685

36,148

11,860

323,106

20,038

79,756

107,646

62,488

35,469

11,637

317,034

40,460

161,039

217,354

126,172

71,618

23,497

640,140

Kab.Magelang

32,150

127,964

172,712

100,258

56,908

18,671

508,663

32,276

128,464

173,387

100,650

57,131

18,744

510,650

64,426

256,427

346,099

200,908

114,039

37,414

1,019,313

Kab.Boyolali

24,590

97,872

132,098

76,682

43,526

14,280

389,048

25,748

102,482

138,320

80,294

45,576

14,953

407,373

50,338

200,355

270,418

156,975

89,102

29,233

796,421

10

Kab.Klaten

29,800

118,609

160,087

92,929

52,748

17,306

471,479

31,376

124,881

168,551

97,843

55,537

18,221

496,409

61,175

243,491

328,638

190,772

108,286

35,527

967,888

11

Kab.Sukoharjo

22,160

88,200

119,043

69,104

39,225

12,869

350,600

22,877

91,054

122,895

71,340

40,494

13,285

361,945

45,036

179,254

241,939

140,444

79,718

26,154

712,546

12

Kab.Wonogiri

24,518

97,588

131,715

76,459

43,400

14,239

387,919

26,299

104,676

141,281

82,013

46,552

15,273

416,094

50,818

202,265

272,996

158,472

89,951

29,512

804,013

13

Kab.Karanganyar

21,750

86,571

116,845

67,828

38,500

12,631

344,126

22,552

89,761

121,151

70,327

39,919

13,097

356,806

44,302

176,333

237,996

138,155

78,419

25,728

700,933

14

Kab.Sragen

22,550

89,756

121,143

70,322

39,916

13,096

356,784

23,861

94,972

128,183

74,409

42,236

13,857

377,518

46,412

184,728

249,326

144,732

82,152

26,953

734,302

15

Kab.Grobogan

34,726

138,215

186,548

108,290

61,467

20,166

549,413

35,984

143,224

193,308

112,214

63,695

20,897

569,322

70,710

281,439

379,857

220,504

125,162

41,064

1,118,735

16

Kab.Blora

21,988

87,518

118,122

68,569

38,921

12,769

347,888

23,051

91,749

123,833

71,884

40,803

13,387

364,706

45,039

179,266

241,955

140,453

79,724

26,156

712,594

17

Kab.Rembang

16,016

63,746

86,038

49,944

28,349

9,301

253,394

16,352

65,082

87,842

50,991

28,944

9,496

258,706

32,367

128,829

173,879

100,936

57,293

18,797

512,101

18

Kab.Pati

31,137

123,931

167,269

97,098

55,115

18,082

492,631

33,726

134,235

181,176

105,171

59,697

19,586

533,591

64,862

258,165

348,445

202,269

114,812

37,668

1,026,221

19

Kab.Kudus

20,861

83,033

112,069

65,055

36,927

12,115

330,061

21,847

86,957

117,366

68,130

38,672

12,688

345,659

42,709

169,990

229,435

133,185

75,598

24,803

675,720

20

Kab.Jepara

29,663

118,066

159,353

92,503

52,506

17,227

469,318

30,219

120,278

162,339

94,236

53,490

17,549

478,112

59,882

238,344

321,692

186,740

105,997

34,776

947,430

21

Kab.Demak

28,211

112,284

151,549

87,973

49,935

16,383

446,336

29,139

115,979

156,536

90,868

51,578

16,922

461,023

57,350

228,263

308,086

178,841

101,514

33,305

907,358

22

Kab.Semarang

24,945

99,285

134,005

77,789

44,154

14,486

394,664

26,226

104,385

140,888

81,785

46,422

15,230

414,937

51,171

203,671

274,893

159,573

90,577

29,717

809,602

23

Kab.Temanggung

19,207

76,448

103,182

59,896

33,998

11,154

303,885

19,348

77,010

103,940

60,337

34,248

11,236

306,120

38,555

153,458

207,122

120,233

68,246

22,391

610,005

24

Kab.Kendal

24,665

98,172

132,502

76,916

43,659

14,324

390,237

24,220

96,401

130,112

75,529

42,872

14,066

383,200

48,885

194,573

262,614

152,445

86,531

28,389

773,437

25

Kab.Batang

19,058

75,853

102,378

59,430

33,733

11,067

301,520

19,358

77,050

103,994

60,368

34,266

11,242

306,278

38,416

152,903

206,372

119,798

67,999

22,310

607,797

26

Kab.Pekalongan

22,242

88,529

119,487

69,361

39,371

12,917

351,907

22,857

90,975

122,788

71,278

40,458

13,274

361,630

45,099

179,504

242,276

140,639

79,829

26,191

713,538

27

Kab.Pemalang

33,090

131,704

177,760

103,188

58,572

19,216

523,530

34,243

136,293

183,954

106,784

60,612

19,886

541,771

67,332

267,997

361,714

209,972

119,184

39,102

1,065,301

28

Kab.Tegal

36,596

145,658

196,594

114,121

64,777

21,252

578,998

37,596

149,640

201,968

117,241

66,548

21,833

594,825

74,191

295,297

398,562

231,362

131,325

43,086

1,173,823

29

Kab.Brebes

46,446

184,866

249,512

144,840

82,214

26,973

734,851

46,545

185,259

250,044

145,149

82,389

27,031

736,417

92,991

370,125

499,556

289,989

164,603

54,004

1,471,268

12,502

16,873

9,795

5,560

1,824

49,695

3,287

13,084

17,659

10,251

5,819

1,909

52,009

6,428

25,586

34,533

20,046

11,378

3,733

101,704
430,363

30

Kota Magelang

3,141

31

Kota Surakarta

13,121

52,223

70,485

40,916

23,225

7,620

207,588

14,081

56,043

75,641

43,909

24,924

8,177

222,775

27,201

108,266

146,126

84,825

48,148

15,797

32

Kota Salatiga

4,556

18,134

24,476

14,208

8,065

2,646

72,085

4,838

19,257

25,992

15,088

8,564

2,810

76,550

9,394

37,392

50,467

29,296

16,629

5,456

148,634

41,980

167,090

225,521

130,913

74,309

24,379

664,192

44,338

176,475

238,188

138,266

78,482

25,749

701,499

86,318

343,565

463,709

269,179

152,791

50,128

1,365,691
241,503

33

Kota Semarang

34

Kota Pekalongan

7,576

30,154

40,699

23,625

13,410

4,400

119,864

7,688

30,601

41,302

23,975

13,609

4,465

121,639

15,264

60,755

82,000

47,600

27,019

8,864

35

Kota Tegal

6,323

25,168

33,969

19,719

11,193

3,672

100,045

6,544

26,045

35,153

20,406

11,583

3,800

103,530

12,867

51,213

69,122

40,125

22,776

7,472

2,694,977 1,529,717

501,877

13,673,064

890,820

3,545,647

4,785,544

2,777,972

1,576,826

517,333

JUMLAH (KAB/KOTA)

864,206

3,439,717 4,642,571

Sumber : Kantor BPS Provinsi Jawa Tengah

Ket : Angka sementara

14,094,140

1,755,025

6,985,363 9,428,115 5,472,949

3,106,543 1,019,209

203,575
27,767,204

TABEL 6
JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH KELAHIRAN
NO

KABUPATEN/KOTA

1
1
2

PEREMPUAN

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

HIDUP

MATI

HIDUP +
MATI

HIDUP

MATI

HIDUP +
MATI

HIDUP

MATI

HIDUP +
MATI

10

11

Kab.Cilacap

15,308

104

15,412

15,256

103

15,359

30,564

207

30,771

Kab.Banyumas

14,265

68

14,333

14,293

69

14,362

28,558

137

28,695

8,050

64

8,114

7,373

61

7,434

15,423

125

15,548

Kab.Purbalingga

Kab.Banjarnegara

LAKI-LAKI

7,361

95

7,456

8,997

66

9,063

16,358

161

16,519

101

11,108

10,203

81

10,284

21,210

182

21,392

5,257

4,696

37

4,733

9,899

91

9,990

Kab.Kebumen

11,007

Kab.Purworejo

5,203

54

Kab.Wonosobo

7,615

52

7,667

6,332

41

6,373

13,947

93

14,040

Kab.Magelang

10,298

82

10,380

9,559

52

9,611

19,857

134

19,991

Kab.Boyolali

5,855

39

5,894

9,456

48

9,504

15,311

87

15,398

53

9,055

9,345

56

9,401

18,347

109

18,456

10

Kab.Klaten

9,002

11

Kab.Sukoharjo

6,899

41

6,940

7,028

41

7,069

13,927

82

14,009

12

Kab.Wonogiri

6,200

14

6,214

6,561

15

6,576

12,761

29

12,790

13

Kab.Karanganyar

6,587

33

6,620

6,737

34

6,771

13,324

67

13,391

14

Kab.Sragen

15

Kab.Grobogan

8,022

30

8,052

7,613

36

7,649

15,635

66

15,701

11,229

29

11,258

11,419

29

11,448

22,648

58

22,706

62

6,491

6,637

77

6,714

13,066

139

13,205

16

Kab.Blora

6,429

17

Kab.Rembang

4,738

66

4,804

4,290

42

4,332

9,028

108

9,136

18

Kab.Pati

9,460

84

9,544

10,073

73

10,146

19,533

157

19,690

19

Kab.Kudus

7,742

42

7,784

7,987

42

8,029

15,729

84

15,813

74

10,654

10,984

91

11,075

21,564

165

21,729

20

Kab.Jepara

10,580

21

Kab.Demak

10,716

52

10,768

10,458

56

10,514

21,174

108

21,282

22

Kab.Semarang

7,195

75

7,270

6,906

60

6,966

14,101

135

14,236

59

5,240

5,160

33

5,193

10,341

92

10,433

23

Kab.Temanggung

5,181

24

Kab.Kendal

8,352

40

8,392

8,330

37

8,367

16,682

77

16,759

25

Kab.Batang

6,778

72

6,850

6,467

48

6,515

13,245

120

13,365

26

Kab.Pekalongan

8,569

75

8,644

8,685

56

8,741

17,254

131

17,385

27

Kab.Pemalang

13,092

68

13,160

12,779

36

12,815

25,871

104

25,975

91

13,633

13,710

93

13,803

27,252

184

27,436

17,544

16,486

27

16,513

33,997

60

34,057

28

Kab.Tegal

13,542

29

Kab.Brebes

17,511

33

30

Kota Magelang

919

927

961

13

974

1,880

21

1,901

31

Kota Surakarta

5,015

5,023

5,303

5,312

10,318

17

10,335

32

Kota Salatiga

33

Kota Semarang

34

Kota Pekalongan

35

Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)

1,370

15

1,385

1,432

1,441

2,802

24

2,826

13,470

58

13,528

14,008

48

14,056

27,478

106

27,584

3,045

24

3,069

3,055

19

3,074

6,100

43

6,143

2,501

32

2,533

2,535

20

2,555

5,036

52

5,088

289,106

1,897

291,003

291,114

1,658

292,772

580,220

3,555

583,775

ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN)

6.52

5.66

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi

6.09

TABEL 7
JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH KEMATIAN
NO

LAKI - LAKI

KABUPATEN/KOTA
BAYI

1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

2
Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN)

4
176
156
95
159
140
95
92
75
71
93
67
37
58
72
112
94
81
98
57
105
73
104
75
81
100
117
150
110
297
17
27
10
118
38
42

ANAK
BALITA
5
23
20
6
14
11
19
7
9
9
7
7
4
3
10
15
12
17
10
6
7
11
10
5
8
12
10
9
6
29
1
3
2
14
12
9

PEREMPUAN
BALITA

BAYI

7
199
176
101
173
151
114
99
84
80
100
74
41
61
82
127
106
98
108
63
112
84
114
80
89
112
127
159
116
326
18
30
12
132
50
51

175
110
87
138
83
53
89
59
100
97
68
47
59
74
128
98
69
104
52
111
46
82
74
79
74
68
114
111
211
14
28
10
175
30
26

ANAK
BALITA
8
23
12
5
8
1
5
6
8
1
8
8
5
3
7
8
12
13
10
2
6
10
8
4
0
9
9
5
16
26
1
4
1
30
4
3

LAKI - LAKI + PEREMPUAN


BALITA

BAYI

10
198
122
92
146
84
58
95
67
101
105
76
52
62
81
136
110
82
114
54
117
56
90
78
79
83
77
119
127
237
15
32
11
205
34
29

351
266
182
297
223
148
181
134
171
190
135
84
117
146
240
192
150
202
109
216
119
186
149
160
174
185
264
221
508
31
55
20
293
68
68

ANAK
BALITA
11
46
32
11
22
12
24
13
17
10
15
15
9
6
17
23
24
30
20
8
13
21
18
9
8
21
19
14
22
55
2
7
3
44
16
12

BALITA
12
397
298
193
319
235
172
194
151
181
205
150
93
123
163
263
216
180
222
117
229
140
204
158
168
195
204
278
243
563
33
62
23
337
84
80

3,292

357

3,649

2,943

281

3,224

6,235

638

6,873

5.67

0.62

6.29

5.07

0.48

5.56

10.75

1.10

11.85

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi

0.5009
0.4995
0.4939
0.5008
0.4978
0.493
0.5068
0.5016
0.4922
0.4906
0.4953
0.4859
0.4944
0.4898
0.4945
0.492
0.4982
0.4843
0.4922
0.4985
0.4953
0.4912
0.501
0.5067
0.4992
0.4966
0.4949
0.4969
0.5023
0.4921
0.4861
0.489
0.4902
0.4998
0.4951
0.4958

0.4991
0.5005
0.5061
0.4992
0.5022
0.507
0.4932
0.4984
0.5078
0.5094
0.5047
0.5141
0.5056
0.5102
0.5055
0.508
0.5018
0.5157
0.5078
0.5015
0.5047
0.5088
0.499
0.4933
0.5008
0.5034
0.5051
0.5031
0.4977
0.5079
0.5139
0.511
0.5098
0.5002
0.5049
0.5042

TABEL 8
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH KEMATIAN IBU
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH LAHIR
HIDUP
4

KEMATIAN IBU HAMIL

KEMATIAN IBU BERSALIN

KEMATIAN IBU NIFAS

JUMLAH KEMATIAN IBU

< 20 Thn

20-34 Thn

35 Thn

JUMLAH

< 20 Thn

20-34 Thn

35 Thn

JUMLAH

< 20 Thn

20-34 Thn

35 Thn

JUMLAH

< 20 Thn

20-34 Thn

35 Thn

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

JUMLAH

Kab.Cilacap

30,564

15

24

23

20
34

Kab.Banyumas

28,558

10

13

18

21

32

Kab.Purbalingga

15,423

11

21

Kab.Banjarnegara

16,358

10

15

23

Kab.Kebumen

21,210

11

Kab.Purworejo

9,899

13

12

20

Kab.Wonosobo

13,947

12

12

18

Kab.Magelang

19,857

12

13

Kab.Boyolali

15,311

12

15

10

Kab.Klaten

18,347

10

14

13

19

11

Kab.Sukoharjo

13,927

12

Kab.Wonogiri

12,761

13

13

Kab.Karanganyar

13,324

17

14

Kab.Sragen

15,635

12

10

19

15

Kab.Grobogan

22,648

17

25

25

34

16

Kab.Blora

13,066

10

15

17

Kab.Rembang

9,028

11

13

11

17

22

18

Kab.Pati

19,533

19

Kab.Kudus

15,729

11

15

20

Kab.Jepara

21,564

13

12

21

21

Kab.Demak

21,174

11

17

22

Kab.Semarang

14,101

11

23

Kab.Temanggung

10,341

11

24

Kab.Kendal

16,682

16

22

25

Kab.Batang

13,245

11

14

21

25

26

Kab.Pekalongan

17,254

15

20

31

27

Kab.Pemalang

25,871

15

23

20

11

35

28

Kab.Tegal

27,252

18

23

33

39

29

Kab.Brebes

33,997

13

16

13

14

16

21

42

51

3
6

30

Kota Magelang

1,880

31

Kota Surakarta

10,318

32

Kota Salatiga

2,802

33

Kota Semarang

27,478

11

13

22

34

Kota Pekalongan

6,100

5,036

11

580,220

118

40

167

74

36

117

27

260

104

391

43

452

180

35

Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN)


Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012
Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi

675
116.34

TABEL 9
JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH PENDUDUK <15 TAHUN

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO)

AFP RATE (NON POLIO)

464,859
413,837
237,402
236,103
326,732
177,021
211,733
307,308
238,529
269,472
200,077
208,611
205,019
212,444
346,954
204,106
143,914
291,505
195,991
300,245
293,857
232,084
180,224
234,940
186,938
243,055
367,993
407,460
492,103
27,246
111,979
39,853
367,398
75,578
63,116
8,515,686

11
4
2
2
8
7
4
5
7
6
5
3
7
2
3
5
3
8
7
6
16
4
5
6
5
6
5
8
13
3
3
2
8
2
5
196

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di di RS

Catatan : Jumlah kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun pada tabel 3, yaitu sebesar:

2.37
0.97
0.84
0.85
2.45
3.95
1.89
1.63
2.93
2.23
2.50
1.44
3.41
0.94
0.86
2.45
2.08
2.74
3.57
2.00
5.44
1.72
2.77
2.55
2.67
2.47
1.36
1.96
2.64
11.01
2.68
5.02
2.18
2.65
7.92
2.30

TABEL 10
JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS TB PARU
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH PENDUDUK

KASUS BARU

KASUS BARU +
KASUS LAMA
L+P
P

KASUS LAMA

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

PREVALENSI
(PER 100.000 PENDUDUK)

JUMLAH KEMATIAN
AKIBAT TB PARU

L+P

15

16

17

18

19

L+P
20

Kab.Cilacap

841,392

838,472

1,679,864

1,207

991

2,198

14

12

26

1,221

1,003

2,224

145.12

119.62

132.39

14

Kab.Banyumas

800,728

802,309

1,603,037

1,517

1,208

2,725

57

51

108

1,574

1,259

2,833

196.57

156.92

176.73

12

20

Kab.Purbalingga

433,425

444,064

877,489

552

480

1,032

16

25

568

489

1,057

131.05

110.12

120.46

Kab.Banjarnegara

446,245

444,717

890,962

567

490

1,057

16

14

30

583

504

1,087

130.65

113.33

122.00

17

Kab.Kebumen

588,284

593,394

1,181,678

589

512

1,101

18

13

31

607

525

1,132

103.18

88.47

95.80

15

24

Kab.Purworejo

349,321

359,162

708,483

269

176

445

15

22

284

183

467

81.30

50.95

65.92

16

Kab.Wonosobo

390,970

380,477

771,447

546

499

1,045

10

14

556

503

1,059

142.21

132.20

137.27

12

Kab.Magelang

611,711

607,660

1,219,371

267

243

510

15

12

27

282

255

537

46.10

41.96

44.04

Kab.Boyolali

469,242

484,075

953,317

232

185

417

11

16

243

190

433

51.79

39.25

45.42

10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo

565,750

587,297

1,153,047

424

330

754

12

18

30

436

348

784

77.07

59.25

67.99

15

22

420,398

428,320

848,718

344

298

642

12

352

302

654

83.73

70.51

77.06

12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar

459,859

486,514

946,373

432

321

753

12

440

325

765

95.68

66.80

80.83

17

21

414,715

424,047

838,762

356

276

632

363

278

641

87.53

65.56

76.42

14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan

428,761

446,522

875,283

463

332

795

19

24

482

337

819

112.42

75.47

93.57

17

11

28

662,215

676,912

1,339,127

694

425

1,119

696

426

1,122

105.10

62.93

83.79

10

18

16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang

416,823

430,302

847,125

429

316

745

10

437

318

755

104.84

73.90

89.12

10

303,183

305,365

608,548

417

322

739

11

422

328

750

139.19

107.41

123.24

18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus

590,871

629,122

1,219,993

532

413

945

17

26

549

422

971

92.91

67.08

79.59

397,211

409,794

807,005

411

350

761

28

19

47

439

369

808

110.52

90.05

100.12

20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak

570,684

574,232

1,144,916

351

273

624

10

357

277

634

62.56

48.24

55.38

12

12

540,561

550,818

1,091,379

667

581

1,248

12

16

679

585

1,264

125.61

106.21

115.82

22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung

475,682

492,701

968,383

240

222

462

10

246

226

472

51.72

45.87

48.74

366,155

364,565

730,720

171

166

337

177

168

345

48.34

46.08

47.21

24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang

469,461

456,864

926,325

656

541

1,197

14

22

670

549

1,219

142.72

120.17

131.60

17

363,720

364,858

728,578

402

378

780

11

408

383

791

112.17

104.97

108.57

12

16

26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang

427,785

433,581

861,366

629

535

1,164

13

22

642

544

1,186

150.08

125.47

137.69

11

635,899

649,125

1,285,024

700

574

1,274

703

579

1,282

110.55

89.20

99.76

22

12

34

28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes

706,171

714,830

1,421,001

1,215

999

2,214

15

11

26

1,230

1,010

2,240

174.18

141.29

157.64

12

17

29

889,428

881,052

1,770,480

750

642

1,392

13

18

763

647

1,410

85.79

73.43

79.64

22

23

45

30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta

59,274

61,173

120,447

210

155

365

211

156

367

355.97

255.01

304.70

247,728

261,848

509,576

586

460

1,046

23

14

37

609

474

1,083

245.83

181.02

212.53

11

12

23

32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang

86,788

90,692

177,480

145

111

256

145

112

257

167.07

123.49

144.81

799,034

830,890

1,629,924

1,329

986

2,315

45

19

64

1,374

1,005

2,379

171.96

120.95

145.96

17

18

35

145,130

145,217

290,347

327

359

686

15

334

367

701

230.14

252.73

241.44

121,101

123,531

244,632

482

386

868

10

487

391

878

402.14

316.52

358.91

16,495,705

16,774,502

33,270,207

19,108

15,535

34,643

461

302

763

18,748

15,079

35,406

113.65

89.89

106.42

280

199

479

115.84

92.61

104.13

1.70

1.19

1.44

34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA INSIDENS PER 100.000 PENDUDUK

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
Catatan : Jumlah kolom 6 = jumlah kolom 7 pada Tabel 1, yaitu sebesar:

KEMATIAN PER 100.000 PENDUDUK

TABEL 11
JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
TB PARU

JUMLAH PERKIRAAN
KASUS BARU

ANGKA PENEMUAN KASUS


(CDR)
L
P
L+P

NO

KECAMATAN

11

12

13

14

Kab.Cilacap

877

879

1,756

691

569

1,260

78.79

64.73

71.75

Kab.Banyumas

821

842

1,663

285

250

535

667

481

1,148

81.24

57.13

69.03

Kab.Purbalingga

455

454

909

2,228

2,630

4,858

289

237

526

63.52

52.20

57.87

467

930

305

309

614

247

177

424

53.35

37.90

45.59

3
4

KLINIS

BTA (+)

L+P

L+P

10

L+P

Kab.Banjarnegara

463

Kab.Kebumen

611

629

1,240

449

456

905

427

367

794

69.89

58.35

64.03

Kab.Purworejo

377

366

743

73

56

129

174

117

291

46.15

31.97

39.17

Kab.Wonosobo

405

403

808

177

159

336

43.70

39.45

41.58

Kab.Magelang

623

642

1,265

1,595

1,646

3,241

155

121

276

24.88

18.85

21.82

Kab.Boyolali

489

508

997

81

47

128

159

122

281

32.52

24.02

28.18

10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo

599

610

1,209

63

47

110

229

190

419

38.23

31.15

34.66

428

453

881

177

154

331

158

125

283

36.92

27.59

32.12

12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar

491

503

994

169

146

315

266

188

454

54.18

37.38

45.67

426

444

870

3,245

3,380

6,625

320

244

564

75.12

54.95

64.83

14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan

453

463

916

141

144

285

319

212

531

70.42

45.79

57.97

689

711

1,400

700

426

1,126

386

225

611

56.02

31.65

43.64

16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang

442

446

888

143

115

258

282

198

480

63.80

44.39

54.05

307

326

633

1,351

1,438

2,789

213

177

390

69.38

54.29

61.61

18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus

627

647

1,274

369

277

646

58.85

42.81

50.71

415

417

832

71

63

134

286

248

534

68.92

59.47

64.18

20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak

581

593

1,174

23

22

45

329

251

580

56.63

42.33

49.40

557

576

1,133

387

316

703

69.48

54.86

62.05

22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung

499

497

996

1,541

1,535

3,076

131

130

261

26.25

26.16

26.20

384

374

758

1,379

1,276

2,655

145

140

285

37.76

37.43

37.60

24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang

481

483

964

161

136

297

301

217

518

62.58

44.93

53.73

375

380

755

2,503

2,471

4,974

358

336

694

95.47

88.42

91.92

26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang

444

453

897

4,382

3,885

8,267

472

383

855

106.31

84.55

95.32

671

679

1,350

320

253

573

417

330

747

62.15

48.60

55.33

28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes

932

923

1,855

567

418

985

60.84

45.29

53.10

733

757

1,490

453

382

835

572

471

1,043

78.04

62.22

70.00

62

65

127

212

160

372

341.94

246.15

292.91

262

274

536

403

284

687

153.82

103.65

128.17

90

93

183

122

79

201

135.56

84.95

109.84

831

831

1,662

5,483

658

474

1,132

79.18

57.04

68.11

150

152

302

3,935

203

213

416

135.33

140.13

137.75

30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

1,851

2,084

128

131

259

307

219

526

239.84

167.18

203.09

17,178

17,471

34,649

23,689

23,351

52,523

11,398

8,855

20,253

66.35

50.68

58.45

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 12
JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
TB PARU
NO

KECAMATAN

BTA (+) DIOBATI


L
P
L+P

JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

678
517
268
212
310
159
176
119
140
172
138
217
297
254
269
248
156
217
229
249
392
127
142
296
277
349
476
496
506
40
233
23
428
142
117
9,068

675
518
275
211
312
163
171
118
144
178
140
230
304
265
274
256
157
232
236
250
400
131
142
288
277
353
486
503
501
42
247
25
446
142
119
9,212

1,353
1,035
543
423
622
322
347
237
284
350
278
447
601
519
543
504
313
449
465
499
792
258
284
584
554
702
962
999
1,007
82
480
48
874
284
236
18,280

KESEMBUHAN
P

565
477
194
182
248
136
139
87
101
128
118
197
294
227
206
197
127
157
177
233
374
106
106
250
255
311
428
345
432
31
211
19
279
113
68
7,519

L+P

PENGOBATAN LENGKAP
P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

83.37
92.27
72.19
85.82
80.23
85.40
79.25
73.00
72.54
74.57
85.61
90.83
98.84
89.21
76.80
79.37
81.47
72.38
77.42
93.59
95.45
83.33
74.65
84.59
92.06
89.32
89.81
69.57
85.50
78.05
90.42
81.25
65.10
79.58
58.05
82.92

563
478
198
181
251
139
136
86
105
133
120
209
300
236
211
203
128
168
183
234
382
109
106
244
255
316
436
350
429
33
223
20
290
113
69
7,636

83.37
92.27
72.19
85.82
80.23
85.40
79.25
73.00
72.54
74.57
85.61
90.83
98.84
89.21
76.80
79.37
81.47
72.38
77.42
93.59
95.45
83.33
74.65
84.59
92.06
89.32
89.81
69.57
85.50
78.05
90.42
81.25
65.10
79.58
58.05
82.89

1,128
955
392
363
499
275
275
173
206
261
238
406
594
463
417
400
255
325
360
467
756
215
212
494
510
627
864
695
861
64
434
39
569
226
137
15,155

83.37
92.27
72.19
85.82
80.23
85.40
79.25
73.00
72.54
74.57
85.61
90.83
98.84
89.21
76.80
79.37
81.47
72.38
77.42
93.59
95.45
83.33
74.65
84.59
92.06
89.32
89.81
69.57
85.50
78.05
90.42
81.25
65.10
79.58
58.05
82.90

52
18
32
18
9
8
8
11
1
17
1
4
0
2
21
20
10
22
1
0
2
14
3
13
3
13
19
82
23
0
11
1
65
8
6
520

7.69
3.57
11.97
8.51
2.89
5.28
4.32
8.86
1.06
10.00
1.08
2.01
0.00
0.77
7.92
7.94
6.39
10.02
0.43
0.00
0.63
10.85
1.76
4.45
1.08
3.85
3.95
16.62
4.57
1.22
4.58
4.17
15.10
5.63
5.08
5.74

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

52
19
33
18
9
9
7
10
2
18
2
5
0
2
22
20
10
23
1
0
3
14
2
13
3
14
19
84
23
1
11
1
67
8
6
529

7.69
3.57
11.97
8.51
2.89
5.28
4.32
8.86
1.06
10.00
1.08
2.01
0.00
0.77
7.92
7.94
6.39
10.02
0.43
0.00
0.63
10.85
1.76
4.45
1.08
3.85
3.95
16.62
4.57
1.22
4.58
4.17
15.10
5.63
5.08
5.74

104
37
65
36
18
17
15
21
3
35
3
9
0
4
43
40
20
45
2
0
5
28
5
26
6
27
38
166
46
1
22
2
132
16
12
1,049

7.69
3.57
11.97
8.51
2.89
5.28
4.32
8.86
1.06
10.00
1.08
2.01
0.00
0.77
7.92
7.94
6.39
10.02
0.43
0.00
0.63
10.85
1.76
4.45
1.08
3.85
3.95
16.62
4.57
1.22
4.58
4.17
15.10
5.63
5.08
5.74

ANGKA KESUKSESAN
(SUCCESS RATE/SR)
L
P
L+P
18

19

20

91.06
95.85
84.16
94.33
83.12
90.68
83.57
81.86
73.59
84.57
86.69
92.84
98.84
89.98
84.71
87.30
87.86
82.41
77.85
93.59
96.09
94.19
76.41
89.04
93.14
93.16
93.76
86.19
90.07
79.27
95.00
85.42
80.21
85.21
63.14
88.66

91.06
95.85
84.16
94.33
83.12
90.68
83.57
81.86
73.59
84.57
86.69
92.84
98.84
89.98
84.71
87.30
87.86
82.41
77.85
93.59
96.09
94.19
76.41
89.04
93.14
93.16
93.76
86.19
90.07
79.27
95.00
85.42
80.21
85.21
63.14
88.63

91.06
95.85
84.16
94.33
83.12
90.68
83.57
81.86
73.59
84.57
86.69
92.84
98.84
89.98
84.71
87.30
87.86
82.41
77.85
93.59
96.09
94.19
76.41
89.04
93.14
93.16
93.76
86.19
90.07
79.27
95.00
85.42
80.21
85.21
63.14
88.64

TABEL 13
PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

JUMLAH BALITA

NO KABUPATEN/KOTA
1

L+P

Kab.Cilacap

69,006

68,769

137,775

6,901

6,877

13,778

211

3.06

211

3.07

422

3.06

Kab.Banyumas

63,146

63,273

126,419

6,315

6,327

12,642

1,218

19.29

1,220

19.28

2,438

19.29

Kab.Purbalingga

34,840

35,701

70,541

3,484

3,570

7,054

317

9.10

325

9.10

642

9.10

Kab.Banjarnegara

37,081

36,956

74,037

3,708

3,696

7,404

1,744

47.03

1,738

47.03

3,482

47.03

Kab.Kebumen

44,366

44,751

89,117

4,437

4,475

8,912

4,128

93.04

4,163

93.03

8,291

93.03

Kab.Purworejo

24,377

25,068

49,445

2,438

2,507

4,945

255

10.46

263

10.49

518

10.48

Kab.Wonosobo

26,651

25,935

52,586

2,665

2,594

5,259

666

24.99

649

25.02

1,315

25.01

Kab.Magelang

49,219

48,897

98,116

4,922

4,890

9,812

669

13.59

665

13.60

1,334

13.60

Kab.Boyolali

34,849

35,955

70,804

3,485

3,596

7,080

521

14.95

538

14.96

1,059

14.96

10 Kab.Klaten

43,757

45,427

89,184

4,376

4,543

8,918

629

14.37

652

14.35

1,281

14.36

11 Kab.Sukoharjo

29,660

30,218

59,878

2,966

3,022

5,988

114

3.84

117

3.87

231

3.86

12 Kab.Wonogiri

30,801

32,589

63,390

3,080

3,259

6,339

168

5.45

178

5.46

346

5.46

13 Kab.Karanganyar

32,396

33,130

65,526

3,240

3,313

6,553

542

16.73

555

16.75

1,097

16.74

14 Kab.Sragen

34,008

35,420

69,428

3,401

3,542

6,943

162

4.76

169

4.77

331

4.77

15 Kab.Grobogan

53,094

54,272

107,366

5,309

5,427

10,737

924

17.40

944

17.39

1,868

17.40

16 Kab.Blora

29,714

30,677

60,391

2,971

3,068

6,039

170

5.72

176

5.74

346

5.73

17 Kab.Rembang

21,519

21,676

43,195

2,152

2,168

4,320

191

8.88

193

8.90

384

8.89

18 Kab.Pati

42,360

45,106

87,466

4,236

4,511

8,747

293

6.92

312

6.92

605

6.92

19 Kab.Kudus

33,247

34,301

67,548

3,325

3,430

6,755

524

15.76

541

15.77

1,065

15.77

20 Kab.Jepara

45,025

45,301

90,326

4,503

4,530

9,033

2,615

58.08

2,632

58.10

5,247

58.09

21 Kab.Demak

46,343

47,227

93,570

4,634

4,723

9,357

822

17.74

838

17.74

1,660

17.74

22 Kab.Semarang

36,220

37,514

73,734

3,622

3,751

7,373

776

21.42

803

21.41

1,579

21.41

23 Kab.Temanggung

29,356

29,236

58,592

2,936

2,924

5,859

525

17.88

523

17.89

1,048

17.89

24 Kab.Kendal

37,288

36,295

73,583

3,729

3,630

7,358

2,281

61.17

2,221

61.19

4,502

61.18

25 Kab.Batang

28,883

28,979

57,862

2,888

2,898

5,786

364

12.60

365

12.60

729

12.60

26 Kab.Pekalongan

35,166

35,643

70,809

3,517

3,564

7,081

2,108

59.94

2,136

59.93

4,244

59.94

27 Kab.Pemalang

53,019

54,119

107,138

5,302

5,412

10,714

567

10.69

578

10.68

1,145

10.69

28 Kab.Tegal

61,721

62,491

124,212

6,172

6,249

12,421

3,051

49.43

3,090

49.45

6,141

49.44

29 Kab.Brebes

78,820

78,094

156,914

7,882

7,809

15,691

2,282

28.95

2,260

28.94

4,542

28.95

30 Kota Magelang

3,877

4,001

7,878

388

400

788

285

73.51

294

73.48

579

73.49

31 Kota Surakarta

17,850

18,873

36,723

1,785

1,887

3,672

164

9.19

174

9.22

338

9.20

6,138

6,413

12,551

614

641

1,255

326

53.11

340

53.01

666

53.06

33 Kota Semarang

54,264

56,431

110,695

5,426

5,643

11,069

1,902

35.05

1,977

35.03

3,879

35.04

34 Kota Pekalongan

11,750

11,758

23,508

1,175

1,176

2,351

223

18.98

223

18.97

446

18.97

7,851

8,006

785

801

1,586

219

27.89

223

27.85

442

27.87

128,766

130,850

259,616

31,956

24.82

32,286

24.67

64,242

24.74

35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

1,287,662

1,308,502

15,857
2,596,164

PNEUMONIA PADA BALITA


PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
L
P
L+P
%
JUMLAH
%
JUMLAH
%
JUMLAH

32 Kota Salatiga

JUMLAH PERKIRAAN
PENDERITA
L
P
L+P

10

11

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

12

13

14

15

TABEL 14
JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS BARU
NO

KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

HIV

AIDS

L+P

L+P

34
8
2
0
12
3
0
2
2
7
5
1
2
9
17
6
6
16
2
4
9
8
8
8
13
0
1
3
3
0
2
15
40
2
1
251

16
17
5
2
9
3
3
1
4
11
3
7
5
10
25
11
8
19
5
21
24
10
11
14
22
6
3
15
8
1
5
6
41
3
2
356

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

50
25
7
2
21
6
3
3
6
18
8
8
7
19
42
17
14
35
7
25
33
18
19
22
35
6
4
18
11
1
7
21
81
5
3
607

8
20
6
1
20
4
6
3
18
17
14
13
23
19
37
4
7
31
2
29
11
13
6
11
6
2
7
29
7
1
12
14
72
2
4
479

5
13
7
3
16
0
7
3
7
4
5
1
10
19
18
6
2
21
3
33
9
8
5
16
8
2
1
20
5
0
5
12
38
5
1
318

INFEKSI MENULAR SEKSUAL


LAINNYA
L
P
L+P
10

13
33
13
4
36
4
13
6
25
21
19
14
33
38
55
10
9
52
5
62
20
21
11
27
14
4
8
49
12
1
17
26
110
7
5
797

0
0
0
0
0
0
0
6
0
0
0
0
0
0
0
0
0
11
0
0
0
23
413
10
0
0
8
9
0
0
0
24
42
2
0
548

11

12

0
0
0
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
0
0
448
0
20
0
421
587
1,115
1,107
0
3
1,135
0
0
0
929
2,356
0
0
8,123

0
0
0
0
0
0
0
8
0
0
0
0
0
0
0
0
0
459
0
20
0
444
1,000
1,125
1,107
0
11
1,144
0
0
0
953
2,398
2
0
8,671

JUMLAH KEMATIAN AKIBAT


AIDS
L

13

14

0
5
3
0
4
3
4
0
3
2
2
1
3
5
2
1
0
1
0
4
1
3
5
3
4
0
1
6
0
17
3
6
0
1
0
93

L+P
15

0
2
3
1
6
0
1
0
1
0
1
0
1
7
2
1
0
2
0
7
0
2
3
5
2
0
1
0
0
1
1
1
1
2
2
56

0
7
6
1
10
3
5
0
4
2
3
1
4
12
4
2
0
3
0
11
1
5
8
8
6
0
2
6
0
18
4
7
1
3
2
149

Ket: Jumlah kasus baru adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 15
PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

UTDD PMI JATENG

II UTDC PMI
1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
36 UTDC Cepu
JUMLAH

JUMLAH PENDONOR
L

L+P

L
JUMLAH

DONOR DARAH
SAMPEL DARAH DIPERIKSA
P
L+P
JUMLAH
JUMLAH
%
%
%
8

10

11

JUMLAH
12

%
13

POSITIF HIV
P
JUMLAH
%
14

15

L+P
JUMLAH
%

1,813

899

2,712

1,813

100.00

899

100.00

2,712

100.00

11

0.61

0.00

11

0.41

9,072
33,298
6,144
5,098
5,540
1,408
2,760
4,062
6,168
12,932
6,622
7,162
3,545
7,533
6,972
11,182
4,961
7,904
12,672
7,479
2,137
4,989
5,285
5,192
2,938
4,995
6,444
5,473
4,985
6,053
48,888
3,355
43,499
7,203
5,877

1,603
6,610
685
2,086
1,480
851
775
520
2,663
3,974
2,302
2,985
1,389
3,085
4,313
7,453
1,924
5,078
9,630
2,156
575
4,241
1,695
2,073
2,465
1,559
2,581
963
672
1,935
11,283
1,581
7,558
3,065
5,994

10,675
39,908
6,829
7,184
7,020
2,259
3,535
4,582
8,831
16,906
8,924
10,147
4,934
10,618
11,285
18,635
6,885
12,982
22,302
9,635
2,712
9,230
6,980
7,265
5,403
6,554
9,025
6,436
5,657
7,988
60,171
4,936
51,057
10,268
11,871

9,072
33,298
6,144
5,098
5,540
1,408
2,760
4,062
6,168
12,932
6,622
7,162
3,545
7,533
6,972
11,182
4,961
7,904
12,672
7,479
2,137
4,989
5,255
5,192
2,938
4,995
6,444
5,473
4,985
6,053
48,888
3,293
43,499
7,203
5,902

100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
99.43
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
98.15
100.00
100.00
100.43

1,603
6,610
685
2,086
1,480
851
775
520
2,663
3,974
2,302
2,985
1,389
3,085
4,313
7,453
1,924
5,078
9,630
2,156
575
4,241
1,616
2,073
2,465
1,559
2,581
963
672
1,935
11,283
1,559
7,558
3,065
1,825

100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
95.34
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
98.61
100.00
100.00
30.45

10,675
39,908
6,829
7,184
7,020
2,259
3,535
4,582
8,831
16,906
8,924
10,147
4,934
10,618
11,285
18,635
6,885
12,982
22,302
9,635
2,712
9,230
6,871
7,265
5,403
6,554
9,025
6,436
5,657
7,988
60,171
4,852
51,057
10,268
11,871

100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
98.44
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
98.30
100.00
100.00
100.00

24
22
5
3
12
0
4
3
21
13
0
0
0
13
18
0
10
3
1
4
0
8
29
9
0
28
2
30
11
9
69
1
77
0
0

0.26
0.07
0.08
0.06
0.22
0.00
0.14
0.07
0.34
0.10
0.00
0.00
0.00
0.17
0.26
0.00
0.20
0.04
0.01
0.05
0.00
0.16
0.55
0.17
0.00
0.56
0.03
0.55
0.22
0.15
0.14
0.03
0.18
0.00
0.00

6
6
1
0
2
0
0
0
6
0
0
0
0
5
27
0
9
0
1
4
0
3
4
2
0
13
5
1
2
5
9
0
13
0
0

0.37
0.09
0.15
0.00
0.14
0.00
0.00
0.00
0.23
0.00
0.00
0.00
0.00
0.16
0.63
0.00
0.47
0.00
0.01
0.19
0.00
0.07
0.25
0.10
0.00
0.83
0.19
0.10
0.30
0.26
0.08
0.00
0.17
0.00
0.00

30
28
6
3
14
0
4
3
27
13
0
0
0
18
45
0
19
3
2
8
0
11
33
11
0
41
7
31
13
14
78
1
90
0
16

0.28
0.07
0.09
0.04
0.20
0.00
0.11
0.07
0.31
0.08
0.00
0.00
0.00
0.17
0.40
0.00
0.28
0.02
0.01
0.08
0.00
0.12
0.48
0.15
0.00
0.63
0.08
0.48
0.23
0.18
0.13
0.02
0.18
0.00
0.13

321,640

110,701

432,341

321,573

99.98

106,431

96.14

432,148

99.96

440

0.14

124

0.12

580

0.13

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

16

17

TABEL 16
KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
DIARE
NO

KECAMATAN

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH PENDUDUK

JUMLAH PERKIRAAAN KASUS

DIARE DITANGANI
P

L+P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

841,392
800,728
433,425
446,245
588,284
349,321
390,970
611,711
469,242
565,750
420,398
459,859
414,715
428,761
662,215
416,823
303,183
590,871
397,211
570,684
540,561
475,682
366,155
469,461
363,720
427,785
635,899
706,171
889,428
59,274
247,728
86,788
799,034
145,130
121,101
16,495,705

838,472
802,309
444,064
444,717
593,394
359,162
380,477
607,660
484,075
587,297
428,320
486,514
424,047
446,522
676,912
430,302
305,365
629,122
409,794
574,232
550,818
492,701
364,565
456,864
364,858
433,581
649,125
714,830
881,052
61,173
261,848
90,692
830,890
145,217
123,531
16,774,502

1,679,864
1,603,037
877,489
890,962
1,181,678
708,483
771,447
1,219,371
953,317
1,153,047
848,718
946,373
838,762
875,283
1,339,127
847,125
608,548
1,219,993
807,005
1,144,916
1,091,379
968,383
730,720
926,325
728,578
861,366
1,285,024
1,421,001
1,770,480
120,447
509,576
177,480
1,629,924
290,347
244,632
33,270,207

35,591
33,871
18,334
18,876
24,884
14,776
16,538
25,875
19,849
23,931
17,783
19,452
17,542
18,137
28,012
17,632
12,825
24,994
16,802
24,140
22,866
20,121
15,488
19,858
15,385
18,095
26,899
29,871
37,623
2,507
10,479
3,671
33,799
6,139
5,123
697,768

35,467
33,938
18,784
18,812
25,101
15,193
16,094
25,704
20,476
24,843
18,118
20,580
17,937
18,888
28,633
18,202
12,917
26,612
17,334
24,290
23,300
20,841
15,421
19,325
15,433
18,340
27,458
30,237
37,268
2,588
11,076
3,836
35,147
6,143
5,225
709,561

71,058
67,808
37,118
37,688
49,985
29,969
32,632
51,579
40,325
48,774
35,901
40,032
35,480
37,024
56,645
35,833
25,742
51,606
34,136
48,430
46,165
40,963
30,909
39,184
30,819
36,436
54,357
60,108
74,891
5,095
21,555
7,507
68,946
12,282
10,348
1,407,330

2,241
12,977
5,217
12,588
6,509
4,561
8,672
13,032
4,572
18,181
11,743
7,480
8,562
9,770
4,594
3,462
4,846
12,871
6,550
15,648
12,812
9,040
9,474
9,739
5,930
14,465
11,744
24,931
21,979
1,868
5,324
2,534
21,049
5,812
4,465
335,242

6
38
28
67
26
31
52
50
23
76
66
38
49
54
16
20
38
51
39
65
56
45
61
49
39
80
44
83
58
75
51
69
62
95
87
48.0

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
Catatan: pada DO
Semula:
Angka kesakitan adalah .. Hasil Survei Morbiditas Diare tahun 2006
Direvisi menjadi
Angka kesakitan adalah .. Hasil Survei Morbiditas Diare tahun 2010

2,167
13,298
5,947
12,170
5,933
4,892
8,005
13,446
5,062
21,374
14,368
5,204
9,455
11,012
4,594
3,746
3,554
13,279
6,648
17,399
1,179
9,987
10,393
10,643
5,884
15,611
13,411
30,391
23,926
2,261
5,324
3,232
21,300
6,397
4,834
346,325

6
39
32
65
24
32
50
52
25
86
79
25
53
58
16
21
28
50
38
72
5
48
67
55
38
85
49
101
64
87
48
84
61
104
93
48.8

4,408
26,275
11,164
24,758
12,442
9,453
16,677
26,478
9,634
39,555
26,111
12,684
18,017
20,782
9,188
7,208
8,400
26,150
13,198
33,047
13,991
19,027
19,867
20,382
11,814
30,076
25,155
55,322
45,905
4,129
10,647
5,766
42,349
12,209
9,299
681,567

6.20
38.75
30.08
65.69
24.89
31.54
51.11
51.33
23.89
81.10
72.73
31.68
50.78
56.13
16.22
20.12
32.63
50.67
38.66
68.24
30.31
46.45
64.27
52.02
38.33
82.55
46.28
92.04
61.30
81.04
49.39
76.80
61.42
99.41
89.86
48.43

Jumlah
Kematian
Diare
15

0
3
8
3
7
4
4
0
3
9
0
0
1
0
5
0
0
0
0
0
0
0
6
3
0
6
0
2
0
0
0
0
5
0
2
71

0.4939 0.5061

0.4922 0.5078

0.4922 0.5078

TABEL 17
JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN KABUPATEN / KOTA
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN /
KOTA

Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering


0-14 TAHUN
15 TAHUN
JUMLAH
L
P
L+P
L
P
L+P
L
P
L+P

KASUS BARU
Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah
0-14 TAHUN
15 TAHUN
JUMLAH
L
P
L+P
L
P
L+P
L
P
L+P

L+P

12

21

22

23

4
21
10
5
15
3
3
13
5
13
21
8
20
55
51
8
51
34
11
39
14
20
81
10
105
99
1
16
47
7
790
4.79

2
11
1
6
7
15
3
4
7
5
7
7
18
22
60
74
25
25
12
19
2
5
23
51
112
65
64
7
22
34
14
729
4.35

10

11

13

1
Kab.Cilacap
0
0
0
0
0
0
2
Kab.Banyumas
0
0
1
1
2
1
1
2
1
1
3
Kab.Purbalingga
0
0
0
0
0
0
4
Kab.Banjarnegara
0
0
0
1
1
1
1
0
0
5
Kab.Kebumen
0
1
1
0
0
1
1
0
1
6
Kab.Purworejo
0
0
0
0
0
0
7
Kab.Wonosobo
0
0
0
1
1
1
1
0
1
8
Kab.Magelang
0
0
0
1
1
1
1
0
1
9
Kab.Boyolali
0
0
1
0
1
1
1
0
0
10
Kab.Klaten
1
0
1
0
2
2
1
2
3
0
0
11
Kab.Sukoharjo
0
0
2
1
3
2
1
3
0
0
12
Kab.Wonogiri
0
0
4
0
4
4
4
0
0
13
Kab.Karanganyar
0
0
0
0
2
1
14
Kab.Sragen
0
0
1
3
4
1
3
4
0
0
15
Kab.Grobogan
0
1
1
3
3
6
3
4
7
4
0
16
Kab.Blora
1
1
2
2
20
22
3
21
24
1
2
17
Kab.Rembang
2
5
7
1
1
2
3
6
9
1
1
18
Kab.Pati
0
0
1
4
5
1
4
5
5
1
19
Kab.Kudus
1
0
1
6
0
6
7
7
1
1
20
Kab.Jepara
1
0
1
1
6
7
2
6
8
0
1
21
Kab.Demak
0
0
0
5
5
5
5
2
0
22
Kab.Semarang
0
0
0
0
0
0
23
Kab.Temanggung
0
0
0
1
1
1
1
0
0
24
Kab.Kendal
1
1
1
2
3
2
2
4
0
0
25
Kab.Batang
0
0
0
4
4
4
4
0
3
26
Kab.Pekalongan
2
3
5
16
16
32
18
19
37
3
5
27
Kab.Pemalang
0
0
0
9
9
9
9
1
1
28
Kab.Tegal
4
1
5
8
12
20
12
13
25
5
4
29
Kab.Brebes
1
2
3
9
10
19
10
12
22
7
4
30
Kota Magelang
0
0
0
0
0
0
31
Kota Surakarta
0
0
1
0
1
1
1
0
0
32
Kota Salatiga
0
0
0
0
0
0
33
Kota Semarang
0
0
0
2
2
2
2
0
0
34
Kota Pekalongan
0
1
1
6
5
11
6
6
12
5
5
35
Kota Tegal
0
0
7
1
8
7
1
8
0
0
JUMLAH (KAB/KOTA)
14
15
29
71
111 182
85 126 211
38
33
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

14

2
1
1
1
3
4
3
2
6
2
1
2
3
8
2
9
11
10
71

15

4
19
10
5
15
3
3
0
12
4
11
17
6
19
48
47
4
45
26
9
37
0
0
12
20
60
9
88
82
0
0
0
16
36
11
678

16

2
9
1
5
5
0
13
1
4
5
4
7
6
15
18
37
67
20
24
5
14
0
1
3
16
27
102
48
48
0
7
0
20
23
2
559

17

6
28
11
10
20
3
16
1
16
9
15
24
12
34
66
84
71
65
50
14
51
1
15
36
87
111
136
130
7
36
59
13
1,237

18

4
20
10
5
15
3
3
12
4
11
17
8
19
52
48
5
50
27
9
39
12
20
63
10
93
89
16
41
705

19

2
10
1
5
6
14
2
4
5
4
7
7
15
18
39
68
21
25
6
14
1
3
19
32
103
52
52
7
20
28
13
603

20

6
30
11
10
21
3
17
2
16
9
15
24
15
34
70
87
73
71
52
15
53
1
15
39
95
113
145
141
7
36
69
13
1,308

PB + MB

6
32
11
11
22
3
18
3
17
12
18
28
15
38
77
111
82
76
59
23
58
2
19
43
132
122
170
163
8
38
81
21
1,519
4.57

TABEL 18
KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

PENDERITA KUSTA
L

L+P

4
21
10
5
15
3
3
13
5
13
21
8
20
55
51
8
51
34
11
39
14
20
81
10
105
99
1
16
47
7
790

2
11
1
6
7
15
3
4
7
5
7
7
18
22
60
74
25
25
12
19
2
5
23
51
112
65
64
7
22
34
14
729

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

6
32
11
11
22
3
18
3
17
12
18
28
15
38
77
111
82
76
59
23
58
2
19
43
132
122
170
163
8
38
81
21
1,519

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN
L
P
L+P
JUMLAH
JUMLAH
JUMLAH
%
%
%
6

1
1
2
4
2
3
5
2
1
2
1
5
1
9
8
5
52

0.00
4.76
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
20.00
0.00
0.00
25.00
0.00
7.27
3.92
37.50
9.80
5.88
9.09
5.13
0.00
0.00
7.14
0.00
6.17
10.00
8.57
8.08
0.00
0.00
0.00
0.00
10.64
0.00
6.58

1
2
1
1
1
1
3
6
1
1
1
3
8
1
5
6
6
48

0.00
9.09
0.00
0.00
28.57
0.00
6.67
33.33
0.00
0.00
0.00
0.00
14.29
0.00
4.55
5.00
8.11
4.00
4.00
8.33
0.00
0.00
0.00
0.00
13.04
15.69
0.89
7.69
9.38
0.00
0.00
0.00
0.00
17.65
0.00
6.58

10

2
2
1
1
1
3
5
5
9
6
3
2
2
1
3
13
2
14
14
11
100

11

0.00
6.25
0.00
0.00
9.09
0.00
5.56
33.33
0.00
8.33
0.00
0.00
20.00
0.00
6.49
4.50
10.98
7.89
5.08
8.70
3.45
0.00
0.00
5.26
6.98
9.85
1.64
8.24
8.59
0.00
0.00
0.00
0.00
13.58
0.00
6.58

L
JUMLAH

12

13

0
0
2
2
4
1
2
0
2
0
4
3
5
4
18
19
6
13
3
0
2
0
0
1
3
12
8
30
6
0
0
0
5
3
2
160

CACAT TINGKAT 2
P
L+P
JUMLAH
JUMLAH
%
%

0.00
0.00
20.00
40.00
26.67
33.33
66.67
0.00
15.38
0.00
30.77
14.29
62.50
20.00
32.73
37.25
75.00
25.49
8.82
0.00
5.13
0.00
0.00
7.14
15.00
14.81
80.00
28.57
6.06
0.00
0.00
0.00
31.25
6.38
28.57
20.25

14

15

0
0.00
1
9.09
1 100.00
1
16.67
2
28.57
0
0.00
2
13.33
0
0.00
3
75.00
2
28.57
0
0.00
0
0.00
2
28.57
3
16.67
3
13.64
7
11.67
20
27.03
6
24.00
0
0.00
0
0.00
3
15.79
0
0.00
0
0.00
1
20.00
1
4.35
4
7.84
10
8.93
4
6.15
10
15.63
0
0.00
0
0.00
0
0.00
3
13.64
2
5.88
1
7.14
92
12.62

16

1
3
3
6
1
4
5
2
4
3
7
7
21
26
26
19
3
5
2
4
16
18
34
16
8
5
3
252

17

0.00
3.13
27.27
27.27
27.27
33.33
22.22
0.00
29.41
16.67
22.22
10.71
46.67
18.42
27.27
23.42
31.71
25.00
5.08
0.00
8.62
0.00
0.00
10.53
9.30
12.12
14.75
20.00
9.82
0.00
0.00
0.00
21.05
6.17
14.29
16.59

TABEL 19
JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO
1

PB
P

L+P

KABUPATEN/KOTA
2

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
1
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
1
10 Kab.Klaten
1
11 Kab.Sukoharjo
2
12 Kab.Wonogiri
4
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
1
15 Kab.Grobogan
3
16 Kab.Blora
3
17 Kab.Rembang
3
18 Kab.Pati
1
19 Kab.Kudus
7
20 Kab.Jepara
2
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
2
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
18
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
12
29 Kab.Brebes
10
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
1
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
6
35 Kota Tegal
7
JUMLAH (KAB/KOTA)
85
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

1
1
1
1
1
2
1
3
4
21
6
4
6
5
1
2
4
19
9
13
12
2
6
1
126

0
2
0
1
1
0
1
1
1
3
3
4
0
4
7
24
9
5
7
8
5
0
1
4
4
37
9
25
22
0
1
0
2
12
8
211

KASUS TERCATAT
MB
L
P
L+P

JUMLAH
P

L+P

10

11

4
20
10
5
15
3
3
12
4
11
17
8
19
52
48
5
50
27
9
39
12
20
63
10
93
89
16
41
705

2
10
1
5
6
14
2
4
5
4
7
7
15
18
39
68
21
25
6
14
1
3
19
32
103
52
52
7
20
28
13
603

6
30
11
10
21
3
17
2
16
9
15
24
15
34
70
87
73
71
52
15
53
0
1
15
39
95
113
145
141
0
7
0
36
69
13
1,308

4
21
10
5
15
3
3
0
13
5
13
21
8
20
55
51
8
51
34
11
39
0
0
14
20
81
10
105
99
0
1
0
16
47
7
790
0.48

2
11
1
6
7
0
15
3
4
7
5
7
7
18
22
60
74
25
25
12
19
0
2
5
23
51
112
65
64
0
7
0
22
34
14
729
0.43

6
32
11
11
22
3
18
3
17
12
18
28
15
38
77
111
82
76
59
23
58
0
2
19
43
132
122
170
163
0
8
0
38
81
21
1,519
0.46

TABEL 20
PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
KUSTA (PB)
NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

PENDERITA PB
2011
L
P
L+P
3

2
1
1
4
0
0
0
0
1
0
5
0
1
2
2
12
11
2
6
3
4
3
0
0
1
32
11
25
47
0
0
0
2
9
1
188

0
1
0
0
2
0
0
0
0
2
4
3
0
4
3
18
12
3
6
3
4
0
0
1
2
24
10
20
55
0
0
0
2
11
0
190

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

2
2
1
4
2
0
0
0
1
2
9
3
1
6
5
30
23
5
12
6
8
3
0
1
3
56
21
45
102
0
0
0
4
20
1
378

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

KUSTA (MB)
PENDERITA MB
L
2010
JUMLAH
L
P
L+P

10

11

12

RFT PB
P

1
1
1
4
0
0
0
0
1
0
5
0
1
2
2
12
11
2
5
3
4
3
0
0
1
29
11
25
42
0
0
0
2
8
1
177

50.0
100.0
100.0
100.0
0.0
0.0
0.0
0.0
100.0
0.0
0.0
0.0
100.0
100.0
0.0
100.0
100.0
100.0
83.3
100.0
100.0
100.0
0.0
0.0
100.0
90.6
100.0
100.0
89.4
0.0
0.0
0.0
100.0
88.9
100.0
94.1

1
1
0
0
2
0
0
0
0
2
2
3
0
4
3
18
11
3
6
3
4
0
0
1
2
21
10
19
48
0
0
0
2
10
0
176

0.00
0.00
0.00
0.00
100.00
0.00
0.00
0.00
0.00
100.00
50.00
100.00
0.00
100.00
0.00
100.00
91.67
100.00
100.00
100.00
100.00
0.00
0.00
100.00
100.00
87.50
100.00
95.00
87.27
0.00
0.00
0.00
100.00
90.91
0.00
92.63

L+P

2
2
1
4
2
0
0
0
1
2
7
3
1
6
5
30
22
5
11
6
8
3
0
1
3
50
21
44
90
0
0
0
4
18
1
353

100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
0.00
0.00
0.00
100.00
100.00
116.67
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
95.65
100.00
91.67
100.00
100.00
0.00
0.00
100.00
100.00
89.29
100.00
97.78
88.24
0.00
0.00
0.00
100.00
90.00
100.00
93.39

7
13
10
7
13
3
10
4
5
10
12
14
15
21
32
66
50
47
31
40
23
2
2
10
17
60
74
106
144
0
2
0
8
52
14
924

13

4
3
2
2
5
2
0
3
2
1
15
12
3
10
33
38
30
10
21
26
24
2
0
9
14
32
51
65
76
0
1
1
6
13
7
523

14

11
16
12
9
18
5
10
7
7
11
27
26
18
31
65
104
80
57
52
66
47
4
2
19
31
92
125
171
220
0
3
1
14
65
21
1,447

15

7
13
8
7
10
2
9
4
5
10
11
13
15
18
32
61
40
42
29
40
23
2
2
9
16
58
71
90
118
0
2
0
7
51
14
839

RFT MB
P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

16

17

18

19

20

100.00
100.00
100.00
100.00
80.00
100.00
0.00
33.33
100.00
100.00
86.67
100.00
100.00
100.00
90.91
94.74
76.67
100.00
100.00
92.31
95.83
100.00
0.00
77.78
78.57
93.75
98.04
86.15
84.21
0.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
90.63

11
16
10
9
14
4
9
5
7
11
24
25
18
28
62
97
63
52
50
64
46
4
2
16
27
88
121
146
182
0
3
1
13
64
21
1,313

100.00
100.00
83.33
100.00
77.78
80.00
90.00
71.43
100.00
100.00
55.17
96.15
100.00
90.32
95.38
93.27
78.75
91.23
96.15
96.97
97.87
100.00
100.00
84.21
87.10
95.65
96.80
85.38
82.73
0.00
100.00
100.00
92.86
98.46
100.00
90.74

100.00
100.00
80.00
100.00
76.92
66.67
90.00
100.00
100.00
100.00
91.67
92.86
100.00
85.71
100.00
92.42
80.00
89.36
93.55
100.00
100.00
100.00
100.00
90.00
94.12
96.67
95.95
84.91
81.94
0.00
0.00
0.00
87.50
98.08
100.00
90.80

4
3
2
2
4
2
0
1
2
1
13
12
3
10
30
36
23
10
21
24
23
2
0
7
11
30
50
56
64
0
1
1
6
13
7
474

TABEL 21
JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

DIFTERI

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH KASUS
L

L+P

PERTUSIS

MENINGGAL

JUMLAH KASUS PD3I


TETANUS (NON NEONATORUM)
JUMLAH KASUS
L+P

10

L+P

11

12

TETANUS NEONATORUM

MENINGGAL

JUMLAH KASUS
L

13

14

MENINGGAL

L+P

15

16

17

Kab.Cilacap

Kab.Banyumas

Kab.Purbalingga

Kab.Banjarnegara

Kab.Kebumen

Kab.Purworejo

Kab.Wonosobo

Kab.Magelang

Kab.Boyolali

10 Kab.Klaten

11 Kab.Sukoharjo

12 Kab.Wonogiri

13 Kab.Karanganyar

14 Kab.Sragen

15 Kab.Grobogan

17

16 Kab.Blora

11

11

17 Kab.Rembang

18 Kab.Pati

19 Kab.Kudus

20 Kab.Jepara

21 Kab.Demak

22 Kab.Semarang

23 Kab.Temanggung

24 Kab.Kendal

25 Kab.Batang

26 Kab.Pekalongan

27 Kab.Pemalang

28 Kab.Tegal

29 Kab.Brebes

30 Kota Magelang

31 Kota Surakarta

32 Kota Salatiga

33 Kota Semarang

34 Kota Pekalongan

35 Kota Tegal

17

15

32

17

18

JUMLAH (KAB/KOTA)
CASE FATALITY RATE (%)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

3.13

27.78

0
0.00

TABEL 22
JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS PD3I
NO

KABUPATEN/KOTA

CAMPAK
JUMLAH KASUS
L
P
L+P
3

POLIO
MENINGGAL

HEPATITIS B

L+P

10

11

L+P
12

Kab.Cilacap

Kab.Banyumas

Kab.Purbalingga

Kab.Banjarnegara

Kab.Kebumen

Kab.Purworejo

Kab.Wonosobo

Kab.Magelang

Kab.Boyolali

10 Kab.Klaten

11 Kab.Sukoharjo

12 Kab.Wonogiri

13 Kab.Karanganyar

14 Kab.Sragen

15 Kab.Grobogan

16 Kab.Blora

17 Kab.Rembang

18 Kab.Pati

19 Kab.Kudus

20 Kab.Jepara

21 Kab.Demak

22 Kab.Semarang

23 Kab.Temanggung

24 Kab.Kendal

25 Kab.Batang

26 Kab.Pekalongan

12

27 Kab.Pemalang

16

28 Kab.Tegal

29 Kab.Brebes

30 Kota Magelang

31 Kota Surakarta

32 Kota Salatiga

33 Kota Semarang

34 Kota Pekalongan

35 Kota Tegal

32

30

62

10

18

55

43

98

0.06

0.05

0.05

0.00

JUMLAH (KAB/KOTA)
CASE FATALITY RATE (%)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 23
JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
NO

KABUPATEN/KOTA

Kab.Cilacap

108

107

215

0.9

0.9

0.93

Kab.Banyumas

99

100

199

2.0

2.0

2.01

Kab.Purbalingga

78

80

158

1.3

1.3

1.27

Kab.Banjarnegara

75

75

150

0.0

0.0

0.00

Kab.Kebumen

14

14

28

0.0

7.1

3.57

Kab.Purworejo

11

0.0

0.0

0.00

Kab.Wonosobo

12

12

24

0.0

0.0

0.00

Kab.Magelang

31

31

62

0.0

0.0

0.00

Kab.Boyolali

36

37

73

0.0

0.0

0.00

10 Kab.Klaten

42

43

85

2.4

2.3

2.35

11 Kab.Sukoharjo

22

23

45

0.0

0.0

0.00

12 Kab.Wonogiri

13

16.7

28.6

23.08

13 Kab.Karanganyar

JUMLAH KASUS

MENINGGAL

CFR (%)

L+P

L+P

L+P

10

11

29

30

59

3.4

3.3

3.39

14 Kab.Sragen

161

168

329

0.6

1.2

0.91

15 Kab.Grobogan

318

325

643

0.9

1.2

1.09

16 Kab.Blora

370

382

752

12

1.6

1.6

1.60

17 Kab.Rembang

193

195

388

1.6

1.5

1.55

18 Kab.Pati

147

156

303

1.4

1.3

1.32

19 Kab.Kudus

79

81

160

2.5

3.7

3.13

20 Kab.Jepara

303

305

608

0.3

0.3

0.33

21 Kab.Demak

224

229

453

1.3

1.3

1.32

22 Kab.Semarang

54

56

110

1.9

1.8

1.82

23 Kab.Temanggung

19

19

38

0.0

0.0

0.00

24 Kab.Kendal

90

87

177

1.1

1.1

1.13

25 Kab.Batang

12

13

25

0.0

7.7

4.00

26 Kab.Pekalongan

65

65

130

0.0

1.5

0.77

27 Kab.Pemalang

33

33

66

3.0

6.1

4.55

28 Kab.Tegal

96

98

194

4.2

4.1

4.12

29 Kab.Brebes

92

91

183

4.3

3.3

3.83

30 Kota Magelang

22

23

45

0.0

0.0

0.00

31 Kota Surakarta

13

13

26

7.7

7.7

7.69

32 Kota Salatiga

12

12

24

0.0

0.0

0.00

33 Kota Semarang

629

654

1,283

10

11

21

1.6

1.7

1.64

34 Kota Pekalongan

15

0.0

0.0

0.00

35 Kota Tegal

14

0.0

0.0

0.00

3,503

3,585

7,088

50

58

108

60.8

92.7

1.52

INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK


19.13
19.45

19.29

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Ket:

Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 24
KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
MALARIA
PENDERITA
NO

KABUPATEN/KOTA

TANPA PEMERIKSAAN
SEDIAAN DARAH

DENGAN PEMERIKSAAN
SEDIAAN DARAH (positif)

MENINGGAL

CFR

L+P

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

Kab.Cilacap

15

15

0.00

0.00

0.00

Kab.Banyumas

128

81

209

0.00

0.00

0.00

Kab.Purbalingga

109

59

168

0.00

0.00

0.00

Kab.Banjarnegara

362

230

592

0.00

0.00

0.00

Kab.Kebumen

69

21

90

0.00

0.00

0.00

Kab.Purworejo

3,391

2,936

6,327

307

233

540

0.00

0.00

0.00

Kab.Wonosobo

88

17

105

0.00

0.00

0.00

Kab.Magelang

26

31

0.00

0.00

0.00

Kab.Boyolali

0.00

0.00

0.00

10 Kab.Klaten

0.00

0.00

0.00

11 Kab.Sukoharjo

0.00

0.00

0.00

12 Kab.Wonogiri

0.00

0.00

0.00

14

14

28

0.00

0.00

0.00

14 Kab.Sragen

0.00

0.00

0.00

15 Kab.Grobogan

122

124

0.00

0.00

0.00

16 Kab.Blora

49

50

2.04

0.00

2.00

17 Kab.Rembang

31

31

0.00

0.00

0.00

146

155

301

194

194

0.00

0.00

0.00

19 Kab.Kudus

0.00

0.00

0.00

20 Kab.Jepara

2,343

485

2,828

23

26

0.00

0.00

0.00

21 Kab.Demak

19

19

0.00

0.00

0.00

22 Kab.Semarang

0.00

0.00

0.00

23 Kab.Temanggung

27

27

0.00

0.00

0.00

24 Kab.Kendal

80

84

0.00

0.00

0.00

25 Kab.Batang

24

25

0.00

0.00

0.00

4,602

3,767

8,369

18

19

0.00

0.00

0.00

27 Kab.Pemalang

11

0.00

0.00

0.00

28 Kab.Tegal

0.00

0.00

0.00

29 Kab.Brebes

10

10

0.00

0.00

0.00

30 Kota Magelang

0.00

0.00

0.00

31 Kota Surakarta

0.00

0.00

0.00

32 Kota Salatiga

0.00

0.00

0.00

33 Kota Semarang

17

17

0.00

0.00

0.00

34 Kota Pekalongan

0.00

0.00

0.00

13 Kab.Karanganyar

18 Kab.Pati

26 Kab.Pekalongan

35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

0.00

0.00

0.00

10,499

7,358

17,857

1,757

663

2,420

0.01

0.00

0.00

ANGKA KESAKITAN (API) PER 1.000 PENDUDUK


Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

0.107

0.040

0.075

TABEL 25
PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
PENDERITA FILARIASIS
NO

KABUPATEN/KOTA

KASUS BARU DITEMUKAN

JUMLAH SELURUH KASUS

L+P

L+P
8

Kab.Cilacap

17

0.5009

Kab.Banyumas

19

18

37

0.4995

Kab.Purbalingga

0.4939

Kab.Banjarnegara

0.5008

Kab.Kebumen

0.4978

Kab.Purworejo

10

0.493

Kab.Wonosobo

0.5068

Kab.Magelang

0.5016

Kab.Boyolali

0.4922

10 Kab.Klaten

0.4906

11 Kab.Sukoharjo

0.4953

12 Kab.Wonogiri

0.4859

13 Kab.Karanganyar

12

0.4944

14 Kab.Sragen

0.4898

15 Kab.Grobogan

0.4945

16 Kab.Blora

10

15

0.492

17 Kab.Rembang

0.4982

18 Kab.Pati

10

15

0.4843

19 Kab.Kudus

0.4922

20 Kab.Jepara

0.4985

21 Kab.Demak

0.4953

22 Kab.Semarang

0.4912

23 Kab.Temanggung

0.501

24 Kab.Kendal

17

0.5067

25 Kab.Batang

0.4992

26 Kab.Pekalongan

23

32

55

0.4966

27 Kab.Pemalang

0.4949

28 Kab.Tegal

15

24

0.4969

29 Kab.Brebes

15

23

0.5023

30 Kota Magelang

0.4921

31 Kota Surakarta

0.4861

32 Kota Salatiga

0.489

33 Kota Semarang

0.4902

34 Kota Pekalongan

168

100

268

0.4998

35 Kota Tegal

0.4951

10

296

269

565

0.4958

1.79

1.60

1.70

JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA)


Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

0.4991
0.5005
0.5061
0.4992
0.5022
0.507
0.4932
0.4984
0.5078
0.5094
0.5047
0.5141
0.5056
0.5102
0.5055
0.508
0.5018
0.5157
0.5078
0.5015
0.5047
0.5088
0.499
0.4933
0.5008
0.5034
0.5051
0.5031
0.4977
0.5079
0.5139
0.511
0.5098
0.5002
0.5049
0.5042

TABEL 26
BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH LAHIR HIDUP

L+P

BBLR
P

L+P

1
1

2
Kab.Cilacap

Kab.Banyumas

14,265

14,293

28,558

13,869

97.22

14,211

99.43

28,080

98.33

755

5.44

773

5.44

1,528

5.44

Kab.Purbalingga

8,050

7,373

15,423

8,050

100.00

7,373

100.00

15,423

100.00

281

3.49

297

4.03

578

3.75

Kab.Banjarnegara

7,361

8,997

16,358

7,361

100.00

8,997

100.00

16,358

100.00

655

8.90

436

4.85

1,091

6.67

Kab.Kebumen

11,007

10,203

21,210

10,457

95.00

10,753

105.39

21,210

100.00

311

2.97

320

2.98

631

2.98

Kab.Purworejo

5,203

4,696

9,899

5,203

100.00

4,696

100.00

9,899

100.00

292

5.61

343

7.30

635

6.41

Kab.Wonosobo

7,615

6,332

13,947

6,951

91.28

6,905

109.05

13,856

99.35

19

0.27

19

0.28

38

0.27

Kab.Magelang

10,298

9,559

19,857

8,795

85.40

8,331

87.15

17,126

86.25

450

5.12

412

4.95

862

5.03

Kab.Boyolali

5,855

9,456

15,311

5,855

100.00

9,456

100.00

15,311

100.00

132

2.25

168

1.78

300

1.96

10 Kab.Klaten

9,002

9,345

18,347

9,263

102.90

9,437

100.98

18,700

101.92

349

3.77

350

3.71

699

3.74

11 Kab.Sukoharjo

6,899

7,028

13,927

6,767

98.09

7,160

101.88

13,927

100.00

249

3.68

263

3.67

512

3.68

12 Kab.Wonogiri

6,200

6,561

12,761

5,253

84.73

7,561

115.24

12,814

100.42

257

4.89

369

4.88

626

4.89

13 Kab.Karanganyar

6,587

6,737

13,324

6,532

99.17

6,803

100.98

13,335

100.08

199

3.05

207

3.04

406

3.04

14 Kab.Sragen

8,022

7,613

15,635

7,993

99.64

7,615

100.03

15,608

99.83

283

3.54

246

3.23

529

3.39

11,229

11,419

22,648

11,229

100.00

11,419

100.00

22,648

100.00

372

3.31

415

3.63

787

3.47

16 Kab.Blora

6,429

6,637

13,066

6,277

97.64

6,713

101.15

12,990

99.42

324

5.16

197

2.93

521

4.01

17 Kab.Rembang

4,738

4,290

9,028

4,804

101.39

4,332

100.98

9,136

101.20

212

4.41

203

4.69

415

4.54

18 Kab.Pati

9,460

10,073

19,533

10,151

107.30

9,504

94.35

19,655

100.62

312

3.07

308

3.24

620

3.15

19 Kab.Kudus

7,742

7,987

15,729

7,809

100.87

7,911

99.05

15,720

99.94

161

2.06

160

2.02

321

2.04

20 Kab.Jepara

10,580

10,984

21,564

10,580

100.00

10,984

100.00

21,564

100.00

281

2.66

310

2.82

591

2.74

21 Kab.Demak

10,716

10,458

21,174

10,716

100.00

10,458

100.00

21,174

100.00

300

2.80

269

2.57

569

2.69

22 Kab.Semarang

7,195

6,906

14,101

7,195

100.00

6,906

100.00

14,101

100.00

357

4.96

353

5.11

710

5.04

23 Kab.Temanggung

5,181

5,160

10,341

6,294

121.48

6,066

117.56

12,360

119.52

287

4.56

268

4.42

555

4.49

24 Kab.Kendal

8,352

8,330

16,682

8,352

100.00

8,330

100.00

16,682

100.00

270

3.23

439

5.27

709

4.25

25 Kab.Batang

6,778

6,467

13,245

6,778

100.00

6,467

100.00

13,245

100.00

405

5.98

392

6.06

797

6.02

26 Kab.Pekalongan

8,569

8,685

17,254

9,099

106.19

7,745

89.18

16,844

97.62

425

4.67

437

5.64

862

5.12

27 Kab.Pemalang

13,092

12,779

25,871

13,092

100.00

12,779

100.00

25,871

100.00

349

2.67

365

2.86

714

2.76

28 Kab.Tegal

13,542

13,710

27,252

12,858

94.95

15,054

109.80

27,912

102.42

589

4.58

634

4.21

1,223

4.38

29 Kab.Brebes

17,511

16,486

33,997

15,499

88.51

16,459

99.84

31,958

94.00

710

4.58

661

4.02

1,371

4.29

30 Kota Magelang

919

961

1,880

919

100.00

961

100.00

1,880

100.00

31

3.37

41

4.27

72

3.83

31 Kota Surakarta

5,015

5,303

10,318

4,956

98.82

5,209

98.23

10,165

98.52

101

2.04

105

2.02

206

2.03

32 Kota Salatiga

1,370

1,432

2,802

1,335

97.45

1,388

96.93

2,723

97.18

74

5.54

76

5.48

150

5.51

13,470

14,008

27,478

12,408

92.12

13,444

95.97

25,852

94.08

71

0.57

94

0.70

165

0.64

34 Kota Pekalongan

3,045

3,055

6,100

3,045

100.00

3,055

100.00

6,100

100.00

158

5.19

309

10.11

467

7.66

35 Kota Tegal

2,501

2,535

5,036

2,501

100.00

2,535

100.00

5,036

100.00

71

2.84

76

3.00

147

2.92

289,106

291,114

580,220

283,513

98.07

292,314

100.41

575,827

99.24

10,674

3.76

10,899

3.73

21,573

3.75

33 Kota Semarang

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

L+P
JUMLAH
5
6
30,564
15,267

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG


P

L
3
15,308

15 Kab.Grobogan

P
4
15,256

%
7
99.73

JUMLAH
8
15,297

%
9
100.27

JUMLAH
10
30,564

%
JUMLAH
11
12
100.00
582

%
JUMLAH
13
14
3.81
584

%
15
3.82

JUMLAH
16
1,166

%
17
3.81

0.4995

0.5005

0.4939

0.5061

0.50084 0.49916
0.49784 0.50216
0.49301 0.50699
0.5068

0.4932

0.50164 0.49836
0.49219 0.50781
0.49063 0.50937
0.49535 0.50465
0.48589 0.51411
0.4944

0.5056

0.48983 0.51017
0.49451 0.50549
0.49203 0.50797
0.49819 0.50181
0.4843

0.5157

0.49219 0.50781
0.49847 0.50153
0.49528 0.50472
0.49122 0.50878
0.50103 0.49897
0.50675 0.49325
0.49918 0.50082
0.49663 0.50337
0.49486 0.50514
0.4969

0.5031

0.50232 0.49768
0.49212 0.50788
0.48607 0.51393
0.48901 0.51099
0.49021 0.50979
0.49983 0.50017
0.49509 0.50491
0.49579 0.50421

TABEL 27
STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
BALITA
NO

BALITA DITIMBANG

KABUPATEN/KOTA

GIZI LEBIH
L

GIZI BAIK

L+P

GIZI KURANG

L+P

GIZI BURUK

L+P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

%
29

Kab.Cilacap

52,916

51,620

104,536

445

0.84

474

0.92

919

0.88

51,643

97.59

50,106

97.07

101,749

97.33

780

1.47

997

1.93

1,777

1.70

48

0.09

43

0.08

91

0.09

Kab.Banyumas

10,334

10,590

20,924

566

5.48

579

5.47

1,145

5.47

7,301

70.65

7,481

70.64

14,782

70.65

414

4.01

425

4.01

839

4.01

15

0.15

16

0.15

31

0.15

0.4939

Kab.Purbalingga

30,508

29,926

60,434

662

2.17

532

1.78

1,194

1.98

28,334

92.87

27,503

91.90

55,837

92.39

1,267

4.15

1,441

4.82

2,708

4.48

148

0.49

188

0.63

336

0.56

0.50084

Kab.Banjarnegara

26,248

26,543

52,791

203

0.77

182

0.69

385

0.73

24,714

94.16

24,800

93.43

49,514

93.79

1,247

4.75

1,464

5.52

2,711

5.14

84

0.32

97

0.37

181

0.34

0.49784

Kab.Kebumen

36,353

35,671

72,024

18

0.05

0.03

27

0.04

36,204

99.59

35,458

99.40

71,662

99.50

121

0.33

194

0.54

315

0.44

10

0.03

10

0.03

20

0.03

0.49301

Kab.Purworejo

23,658

24,061

47,719

335

1.42

318

1.32

653

1.37

21,668

91.59

21,944

91.20

43,612

91.39

1,512

6.39

1,624

6.75

3,136

6.57

143

0.60

175

0.73

318

0.67

0.5068

Kab.Wonosobo

26,014

24,781

50,795

220

0.85

218

0.88

438

0.86

18,442

70.89

18,321

73.93

36,763

72.38

1,010

3.88

1,003

4.05

2,013

3.96

145

0.56

145

0.59

290

0.57

0.50164

Kab.Magelang

Kab.Boyolali

0.4995

6,932

6,885

13,817

161

2.32

127

1.84

288

2.08

6,068

87.54

6,034

87.64

12,102

87.59

696

10.04

718

10.43

1,414

10.23

0.10

0.09

13

0.09

0.49219

10,888

7,559

18,447

64

0.59

44

0.58

108

0.59

10,182

93.52

7,474

98.88

17,656

95.71

559

5.13

446

5.90

1,005

5.45

64

0.59

77

1.02

141

0.76

0.49063

10 Kab.Klaten

36,221

35,994

72,215

245

0.68

249

0.69

494

0.68

35,100

96.91

35,760

99.35

70,860

98.12

415

1.15

423

1.18

838

1.16

11

0.03

12

0.03

23

0.03

0.49535

11 Kab.Sukoharjo

26,064

27,189

53,253

247

0.95

237

0.87

484

0.91

24,768

95.03

25,668

94.41

50,436

94.71

1,007

3.86

1,082

3.98

2,089

3.92

107

0.41

137

0.50

244

0.46

0.48589

12 Kab.Wonogiri

11,515

11,776

23,291

216

1.88

220

1.87

436

1.87

10,329

89.70

10,563

89.70

20,892

89.70

842

7.31

861

7.31

1,703

7.31

105

0.91

108

0.92

213

0.91

0.4944

13 Kab.Karanganyar

26,637

26,080

52,717

153

0.57

136

0.52

289

0.55

25,691

96.45

24,913

95.53

50,604

95.99

699

2.62

913

3.50

1,612

3.06

79

0.30

93

0.36

172

0.33

0.48983

14 Kab.Sragen

30,684

29,433

60,117

272

0.89

227

0.77

499

0.83

29,505

96.16

27,953

94.97

57,458

95.58

798

2.60

1,130

3.84

1,928

3.21

109

0.36

123

0.42

232

0.39

0.49451

15 Kab.Grobogan

41,690

43,040

84,730

231

0.55

239

0.56

470

0.55

39,305

94.28

40,578

94.28

79,883

94.28

2,113

5.07

2,182

5.07

4,295

5.07

40

0.10

42

0.10

82

0.10

0.49203

16 Kab.Blora

26,217

27,002

53,219

895

3.41

921

3.41

1,816

3.41

23,988

91.50

24,709

91.51

48,697

91.50

1,280

4.88

1,318

4.88

2,598

4.88

54

0.21

53

0.20

107

0.20

0.49819

17 Kab.Rembang

18,048

17,354

35,402

130

0.72

102

0.59

232

0.66

16,066

89.02

15,853

91.35

31,919

90.16

1,679

9.30

1,782

10.27

3,461

9.78

173

0.96

191

1.10

364

1.03

0.4843

18 Kab.Pati

40,148

38,922

79,070

514

1.28

402

1.03

916

1.16

37,003

92.17

35,779

91.92

72,782

92.05

2,380

5.93

2,473

6.35

4,853

6.14

236

0.59

283

0.73

519

0.66

0.49219

19 Kab.Kudus

28,833

30,319

59,152

793

2.75

830

2.74

1,623

2.74

26,052

90.35

27,623

91.11

53,675

90.74

1,805

6.26

1,637

5.40

3,442

5.82

213

0.74

229

0.76

442

0.75

0.49847

20 Kab.Jepara

8,245

8,230

16,475

199

2.41

171

2.08

370

2.25

6,594

79.98

6,805

82.69

13,399

81.33

1,046

12.69

831

10.10

1,877

11.39

211

2.56

203

2.47

414

2.51

0.49528

21 Kab.Demak

12,988

13,627

26,615

163

1.26

155

1.14

318

1.19

11,401

87.78

12,006

88.10

23,407

87.95

1,310

10.09

1,203

8.83

2,513

9.44

136

1.05

144

1.06

280

1.05

0.49122

22 Kab.Semarang

34,005

32,822

66,827

542

1.59

477

1.45

1,019

1.52

30,989

91.13

29,858

90.97

60,847

91.05

2,216

6.52

2,179

6.64

4,395

6.58

258

0.76

308

0.94

566

0.85

0.50103

23 Kab.Temanggung

26,237

24,970

51,207

393

1.50

375

1.50

768

1.50

22,538

85.90

21,449

85.90

43,987

85.90

2,939

11.20

2,797

11.20

5,736

11.20

341

1.30

325

1.30

666

1.30

0.50675

24 Kab.Kendal

29,133

29,630

58,763

1,385

4.75

1,299

4.38

2,684

4.57

27,178

93.29

27,525

92.90

54,703

93.09

560

1.92

793

2.68

1,353

2.30

10

0.03

13

0.04

23

0.04

0.49918

25 Kab.Batang

4,328

4,222

8,550

73

1.69

75

1.78

148

1.73

3,564

82.35

3,427

81.17

6,991

81.77

498

11.51

494

11.70

992

11.60

57

1.32

62

1.47

119

1.39

0.49663

26 Kab.Pekalongan

28,271

28,384

56,655

270

0.96

275

0.97

545

0.96

26,845

94.96

26,795

94.40

53,640

94.68

1,123

3.97

1,285

4.53

2,408

4.25

133

0.47

136

0.48

269

0.47

0.49486

27 Kab.Pemalang

29,294

28,355

57,649

218

0.74

315

1.11

533

0.92

9,251

31.58

9,525

33.59

18,776

32.57

1,914

6.53

1,874

6.61

3,788

6.57

259

0.88

251

0.89

510

0.88

0.4969

28 Kab.Tegal

46,739

46,308

93,047

661

1.41

654

1.41

1,315

1.41

42,787

91.54

43,261

93.42

86,048

92.48

3,071

6.57

3,043

6.57

6,114

6.57

458

0.98

454

0.98

912

0.98

0.50232

29 Kab.Brebes

49,982

49,021

99,003

628

1.26

714

1.46

1,342

1.36

45,101

90.23

44,308

90.39

89,409

90.31

3,798

7.60

3,551

7.24

7,349

7.42

455

0.91

448

0.91

903

0.91

0.49212

30 Kota Magelang

3,325

3,166

6,491

104

3.13

71

2.24

175

2.70

2,945

88.57

2,817

88.98

5,762

88.77

265

7.97

269

8.50

534

8.23

11

0.33

0.28

20

0.31

0.48607

31 Kota Surakarta

15,299

15,986

31,285

197

1.29

206

1.29

403

1.29

14,469

94.58

15,120

94.58

29,589

94.58

632

4.13

661

4.13

1,293

4.13

0.00

0.00

0.00

0.48901

4,729

4,918

9,647

37

0.78

39

0.79

76

0.79

4,529

95.77

4,709

95.75

9,238

95.76

95

2.01

99

2.01

194

2.01

0.02

0.04

0.03

0.49021

42,128

44,776

86,904

768

1.82

850

1.90

1,618

1.86

40,813

96.88

43,281

96.66

84,094

96.77

506

1.20

585

1.31

1,091

1.26

21

0.05

18

0.04

39

0.04

0.49983

34 Kota Pekalongan

9,206

9,520

18,726

73

0.79

81

0.85

154

0.82

8,758

95.13

9,170

96.32

17,928

95.74

373

4.05

366

3.84

739

3.95

0.02

0.03

0.03

0.49509

35 Kota Tegal

6,028

6,130

12,158

90

1.49

92

1.50

182

1.50

4,971

82.47

5,055

82.46

10,026

82.46

833

13.82

848

13.83

1,681

13.83

133

2.21

136

2.22

269

2.21

0.49579

859,845

854,810

1,714,655

12,171

1.42

11,895

1.39

24,066

1.40

775,096

90.14

773,631

90.50

1,548,727

90.32

41,803

4.86

42,991

5.03

84,794

4.95

4,277

0.50

4,540

0.53

8,817

0.51

32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

0.5005
0.5061
0.49916
0.50216
0.50699
0.4932
0.49836
0.50781
0.50937
0.50465
0.51411
0.5056
0.51017
0.50549
0.50797
0.50181
0.5157
0.50781
0.50153
0.50472
0.50878
0.49897
0.49325
0.50082
0.50337
0.50514
0.5031
0.49768
0.50788
0.51393
0.51099
0.50979
0.50017
0.50491
0.50421

TABEL 28
CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
IBU HAMIL
NO

KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH
3

32,843
30,939
16,739
17,738
22,168
10,522
14,578
22,131
16,918
20,406
15,224
15,038
14,786
17,078
26,194
14,896
10,113
21,231
17,408
23,958
22,183
15,628
13,878
17,793
13,846
16,465
28,469
30,776
36,938
2,123
11,101
3,003
28,398
6,799
5,720
634,028

K1
4

32,916
30,706
16,732
17,384
22,165
10,364
14,749
21,483
16,088
19,151
15,436
14,323
14,926
16,727
24,182
14,896
9,803
20,583
17,375
23,493
22,183
15,388
13,952
18,525
13,888
16,864
28,469
29,912
37,314
2,123
10,878
2,903
28,796
6,608
5,720
627,005

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

%
5

100.2
99.2
100.0
98.0
100.0
98.5
101.2
97.1
95.1
93.8
101.4
95.2
100.9
97.9
92.3
100.0
96.9
96.9
99.8
98.1
100.0
98.5
100.5
104.1
100.3
102.4
100.0
97.2
101.0
100.0
98.0
96.7
101.4
97.2
100.0
98.89

K4

31,311
29,409
16,085
16,181
21,614
9,507
13,328
19,902
15,290
17,951
14,603
13,116
13,934
15,873
22,176
14,323
8,796
19,581
16,689
22,391
21,812
13,931
12,801
17,017
13,006
16,228
25,812
27,439
34,485
1,971
10,637
2,866
27,517
6,461
5,521
589,564

95.3
95.1
96.1
91.2
97.5
90.4
91.4
89.9
90.4
88.0
95.9
87.2
94.2
92.9
84.7
96.2
87.0
92.2
95.9
93.5
98.3
89.1
92.2
95.6
93.9
98.6
90.7
89.2
93.4
92.8
95.8
95.4
96.9
95.0
96.5
92.99

IBU BERSALIN
DITOLONG
JUMLAH
NAKES
8

30887
29,547
15533
16932
21108
9,935
13,909
19,873
16,082
18,442
14,476
14,392
14,111
16,313
22,884
13,142
9,654
20,215
16,678
22,871
21,153
14,132
12,628
17,055
13,217
15,727
25,880
29,555
35,269
1,898
10,598
2,867
27,107
6,120
5,076
595,266

30,252
28,988
15,168
15,675
21,289
9,694
13,913
19,810
13,503
18,432
13,953
12,890
13,301
15,663
22,535
13,072
9,053
19,649
15,804
21,712
21,153
14,071
12,488
16,874
13,202
17,141
25,051
27,399
33,891
1,898
10,133
2,748
26,618
6,116
5,073
578,212

%
10

97.9
98.1
97.7
92.6
100.9
97.6
100.0
99.7
84.0
99.9
96.4
89.6
94.3
96.0
98.5
99.5
93.8
97.2
94.8
94.9
100.0
99.6
98.9
98.9
99.9
109.0
96.8
92.7
96.1
100.0
95.6
95.8
98.2
99.9
99.9
97.14

JUMLAH
11

30,887
29,547
15,534
16,932
21,108
9,935
13,909
19,873
16,032
18,445
14,476
14,392
14,111
16,313
22,835
13,142
9,654
20,243
16,678
22,871
21,153
14,132
12,628
16,934
13,217
15,727
25,876
29,481
35,269
1,898
10,598
2,867
27,107
6,120
5,076
595,000

IBU NIFAS
MENDAPAT
YANKES

12

13

30,450
24,258
15,356
16,230
21,009
9,865
14,016
19,695
13,680
18,225
13,940
13,074
13,316
15,632
22,535
12,930
9,062
19,643
15,785
22,062
21,153
13,945
12,531
16,196
13,260
17,141
25,820
27,674
34,123
1,888
10,127
2,754
19,883
6,114
5,067
568,439

98.6
82.1
98.9
95.9
99.5
99.3
100.8
99.1
85.3
98.8
96.3
90.8
94.4
95.8
98.7
98.4
93.9
97.0
94.6
96.5
100.0
98.7
99.2
95.6
100.3
109.0
99.8
93.9
96.8
99.5
95.6
96.1
73.4
99.9
99.8
95.54

TABEL 29
PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO
1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

KABUPATEN/KOTA
2

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL

JUMLAH IBU
HAMIL

TT-1

TT-2

TT-3

TT-4

TT-5

TT2+

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

32,843
30,939
16,739
17,738
22,168
10,522
14,578
22,131
16,918
20,406
15,224
15,038
14,786
17,078
26,194
14,896
10,113
21,231
17,408
23,958
22,183
15,628
13,878
17,793
13,846
16,465
28,469
30,776
36,938
2,123
11,101
3,003
28,398
6,799
5,720

8,779
187
3,507
956
6,161
3,719
815
14,960
7,342
4,778
9,507
1,121
1,190
9,268
0
6,548
0
11,996
12,651
5,442
24
9,369
0
6,858
4,714
5,175
7,518
79
1,597
1,831
9,231
1,425
14,780
1,246
1,816

26.73
0.60
20.95
5.39
27.79
35.34
5.59
67.60
43.40
23.41
62.45
7.45
8.05
54.27
43.96
56.50
72.67
22.71
0.11
59.95
38.54
34.05
31.43
26.41
0.26
4.32
86.25
83.15
47.45
52.05
18.33
31.75

0
200
3,864
1,771
4,077
3,626
3,892
14,281
6,816
6,327
9,126
1,424
2,454
9,194
1
6,345
0
12,600
11,567
5,404
12
9,060
0
7,447
4,535
4,947
7,877
91
1,422
1,660
9,263
1,175
13,552
1,464
9,597

0.65
23.08
9.98
18.39
34.46
26.70
64.53
40.29
31.01
59.94
9.47
16.60
53.84
0.00
42.60
59.35
66.45
22.56
0.05
57.97
41.85
32.75
30.05
27.67
0.30
3.85
78.19
83.44
39.13
47.72
21.53
167.78

0
3,811
2,324
2,974
4,087
592
4,150
1,799
2,025
4,399
7,945
848
2,104
2,670
308
3,478
0
1,989
4,805
3,768
2,337
2,547
0
4,457
1,110
2,464
5,016
10,126
309
148
9,210
124
365
1,133
852

12.32
13.88
16.77
18.44
5.63
28.47
8.13
11.97
21.56
52.19
5.64
14.23
15.63
1.18
23.35
9.37
27.60
15.73
10.54
16.30
25.05
8.02
14.97
17.62
32.90
0.84
6.97
82.97
4.13
1.29
16.66
14.90

4,281
9,584
1,140
2,582
6,529
6,529
2,188
462
1,578
2,309
7,789
2,479
918
4,338
1,434
847
0
1,638
5,121
2,519
3,977
895
0
2,713
641
1,477
3,805
6,582
136
0
8,057
56
2,028
684
7,794

13.03
30.98
6.81
14.56
29.45
62.05
15.01
2.09
9.33
11.32
51.16
16.48
6.21
25.40
5.47
5.69
7.72
29.42
10.51
17.93
5.73
15.25
4.63
8.97
13.37
21.39
0.37
72.58
1.86
7.14
10.06
136.26

3,034
10,008
660
2,280
4,649
174
1,614
198
1,215
1,216
6,817
2,626
442
1,604
2,419
473
1,015
1,187
5,066
1,648
9,884
338
212
1,691
331
918
4,138
3,923
137
0
8,737
47
1,233
581
469

9.24
32.35
3.94
12.85
20.97
1.65
11.07
0.89
7.18
5.96
44.78
17.46
2.99
9.39
9.23
3.18
10.04
5.59
29.10
6.88
44.56
2.16
1.53
9.50
2.39
5.58
14.54
12.75
0.37
78.70
1.57
4.34
8.55
8.20

7,315
23,603
7,988
9,607
19,342
10,921
11,844
16,740
11,634
14,251
31,677
7,377
5,918
17,806
4,162
11,143
1,015
17,414
26,559
13,339
16,210
12,840
212
16,308
6,617
9,806
20,836
20,722
2,004
1,808
35,267
1,402
17,178
3,862
18,712

22.27
76.29
47.72
54.16
87.25
103.79
81.25
75.64
68.77
69.84
208.07
49.06
40.02
104.26
15.89
74.81
10.04
82.02
152.57
55.68
73.07
82.16
1.53
91.65
47.79
59.56
73.19
67.33
5.43
85.16
317.69
46.69
60.49
56.80
327.13

634,028

174,590

27.54

175,071

27.61

94,274

14.87

103,110

16.26

80,984

12.77

453,439

71.52

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 30
JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
IBU HAMIL

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

FE1 (30 TABLET)

FE3 (90 TABLET)

JUMLAH

JUMLAH

32,843
30,939
16,739
17,738
22,168
10,522
14,578
22,131
16,918
20,406
15,224
15,038
14,786
17,078
26,194
14,896
10,113
21,231
17,408
23,958
22,183
15,628
13,878
17,793
13,846
16,465
28,469
30,776
36,938
2,123
11,101
3,003
28,398
6,799
5,720
634,028

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

32,916
29,855
16,136
16,478
22,165
10,114
14,616
21,741
15,389
19,119
15,314
14,323
14,883
16,837
23,495
14,896
9,803
20,436
17,375
24,302
22,183
14,008
13,553
18,525
13,908
16,864
27,645
29,692
36,321
2,122
10,878
2,903
28,483
6,608
5,720
619,606

100.22
96.50
96.40
92.90
99.99
96.12
100.26
98.24
90.96
93.69
100.59
95.25
100.66
98.59
89.70
100.00
96.93
96.26
99.81
101.44
100.00
89.63
97.66
104.11
100.45
102.42
97.11
96.48
98.33
99.95
97.99
96.67
100.30
97.19
100.00
97.73

31,311
26,778
15,520
15,954
21,614
9,740
13,781
19,992
14,530
17,825
15,314
12,069
13,524
15,957
22,238
14,323
8,859
19,420
16,689
23,915
21,812
12,889
12,644
17,017
12,825
16,228
24,663
26,626
34,914
1,937
10,637
2,870
25,445
6,458
5,521
581,839

95.34
86.55
92.72
89.94
97.50
92.57
94.53
90.33
85.88
87.35
100.59
80.26
91.46
93.44
84.90
96.15
87.60
91.47
95.87
99.82
98.33
82.47
91.11
95.64
92.63
98.56
86.63
86.52
94.52
91.24
95.82
95.57
89.60
94.98
96.52
91.77

TABEL 31
JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI
MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

JUMLAH KOMPLIKASI
NO KABUPATEN/KOTA
IBU HAMIL KEBIDANAN
1

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)
Sumber :

32,843
30,939
16,739
17,738
22,168
10,522
14,578
22,131
16,918
20,406
15,224
15,038
14,786
17,078
26,194
14,896
10,113
21,231
17,408
23,958
22,183
15,628
13,878
17,793
13,846
16,465
28,469
30,776
36,938
2,123
11,101
3,003
28,398
6,799
5,720
634,028

6,569
6,188
3,348
3,548
4,434
2,104
2,916
4,426
3,384
4,081
3,045
3,008
2,957
3,416
5,239
2,979
2,023
4,246
3,482
4,792
4,437
3,126
2,776
3,559
2,769
3,293
5,694
6,155
7,388
425
2,220
601
5,680
1,360
1,144
126,806

KOMPLIKASI
KEBIDANAN
DITANGANI

NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI

PERKIRAAN NEONATAL
RISTI/KOMPLIKASI

JUMLAH LAHIR HIDUP

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

15

16

17

65.4
80.1
61.6
50.8
78.4
86.8
76.1
45.4
125.4
38.9
68.4
59.0
60.3
96.3
42.3
81.1
31.5
56.2
95.2
72.3
66.2
52.9
52.8
35.4
101.0
64.0
62.4
70.2
46.8
36.1
15.2
78.5
84.7
101.8
95.0
66.5

2,999
3,357
1,333
1,302
2,337
1,279
1,425
1,358
3,752
1,086
1,422
1,058
1,216
2,224
1,427
1,651
411
1,620
2,155
2,378
1,991
1,120
965
969
1,889
1,237
2,970
2,940
2,412
97
229
320
2,785
925
738
57,377

65.4
80.1
57.6
53.7
77.1
85.3
70.0
44.9
152.4
39.0
68.3
51.7
60.3
95.4
42.2
81.1
29.8
56.2
91.2
72.8
64.7
52.6
53.0
39.8
100.1
57.3
77.1
70.2
48.3
34.4
15.1
78.0
71.9
101.2
97.7
66.38

5,059
5,686
2,652
3,774
4,025
2,782
3,021
4,764
3,116
3,459
2,605
2,511
2,021
2,523
3,783
2,536
1,605
3,414
3,298
4,570
4,408
2,616
3,243
2,755
3,059
3,561
4,890
5,292
10,476
279
2,363
253
3,095
1,314
1,077
115,885

77.02
91.89
79.22
106.38
90.78
132.20
103.62
107.63
92.09
84.75
85.56
83.49
68.34
73.87
72.21
85.12
79.35
80.40
94.73
95.38
99.36
83.70
116.84
77.42
110.47
108.14
85.88
85.98
141.81
65.71
106.43
42.12
54.49
96.63
94.14
91.39

15,308
14,265
8,050
7,361
11,007
5,203
7,615
10,298
5,855
9,002
6,899
6,200
6,587
8,022
11,229
6,429
4,738
9,460
7,742
10,580
10,716
7,195
5,181
8,352
6,778
8,569
13,092
13,542
17,511
919
5,015
1,370
13,470
3,045
2,501
289,106

15,256
14,293
7,373
8,997
10,203
4,696
6,332
9,559
9,456
9,345
7,028
6,561
6,737
7,613
11,419
6,637
4,290
10,073
7,987
10,984
10,458
6,906
5,160
8,330
6,467
8,685
12,779
13,710
16,486
961
5,303
1,432
14,008
3,055
2,535
291,114

30,564
28,558
15,423
16,358
21,210
9,899
13,947
19,857
15,311
18,347
13,927
12,761
13,324
15,635
22,648
13,066
9,028
19,533
15,729
21,564
21,174
14,101
10,341
16,682
13,245
17,254
25,871
27,252
33,997
1,880
10,318
2,802
27,478
6,100
5,036
580,220

2,296
2,095
1,208
1,091
1,574
788
1,112
1,569
942
1,368
1,031
994
997
1,196
1,678
1,002
724
1,396
1,163
1,603
1,557
1,087
913
1,219
966
1,073
1,949
2,081
2,573
138
736
201
1,898
457
375
43,050

2,289
2,098
1,106
1,333
1,459
711
924
1,457
1,520
1,420
1,050
1,052
1,020
1,135
1,706
1,034
655
1,486
1,201
1,663
1,519
1,044
909
1,216
922
1,087
1,903
2,106
2,423
144
778
209
1,974
457
380
43,390

4,585
4,193
2,314
2,424
3,033
1,499
2,036
3,026
2,462
2,788
2,081
2,046
2,017
2,331
3,384
2,036
1,379
2,882
2,364
3,266
3,076
2,131
1,822
2,435
1,888
2,160
3,852
4,187
4,996
282
1,514
410
3,872
914
755
86,440

1,502
1,677
652
625
1,193
662
722
697
1,846
533
704
437
601
1,131
706
812
205
785
1,012
1,176
986
568
485
539
958
541
1,782
1,461
1,278
45
111
156
1,114
460
377
28,539

65.4
80.0
54.0
57.3
75.8
84.0
64.9
44.4
196.0
39.0
68.3
44.0
60.3
94.6
42.1
81.0
28.3
56.2
87.0
73.4
63.3
52.3
53.1
44.2
99.2
50.4
91.4
70.2
49.7
32.6
15.1
77.6
58.7
100.7
100.5
66.3

1,497
1,680
681
677
1,144
617
703
661
1,906
553
718
621
615
1,093
721
839
206
835
1,143
1,202
1,005
552
480
430
931
696
1,188
1,479
1,134
52
118
164
1,671
465
361
28,838

15.0
14.7
15.0
14.8
14.3
15.1
14.6
15.2
16.1
15.2
14.9
16.0
15.1
14.9
14.9
15.6
15.3
14.8
15.0
15.1
14.5
15.1
17.6
14.6
14.3
12.5
14.9
15.4
14.7
15.0
14.7
14.6
14.1
15.0
15.0

0.5009
0.4995
0.4939
0.5008
0.4978
0.493
0.5068
0.5016
0.4922
0.4906
0.4953
0.4859
0.4944
0.4898
0.4945
0.492
0.4982
0.4843
0.4922
0.4985
0.4953
0.4912
0.501
0.5067
0.4992
0.4966
0.4949
0.4969
0.5023
0.4921
0.4861
0.489
0.4902
0.4998
0.4951
0.4958

0.4991
0.5005
0.5061
0.4992
0.5022
0.507
0.4932
0.4984
0.5078
0.5094
0.5047
0.5141
0.5056
0.5102
0.5055
0.508
0.5018
0.5157
0.5078
0.5015
0.5047
0.5088
0.499
0.4933
0.5008
0.5034
0.5051
0.5031
0.4977
0.5079
0.5139
0.511
0.5098
0.5002
0.5049
0.5042

TABEL 32
CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH
L

L+P

8,217
7,848
4,025
4,567
5,895
3,007
3,837
5,489
4,391
5,076
3,658
2,458
3,560
4,059
6,317
3,425
2,440
5,349
4,032
6,216
5,781
4,058
3,302
4,930
2,866
4,332
6,648
8,142
8,589
458
1,876
769
6,936
1,565
1,052
155,170

8,189
7,863
4,125
4,552
5,947
3,093
3,733
5,453
4,530
5,269
3,726
2,600
3,641
4,228
6,457
3,535
2,457
5,696
4,159
6,255
5,892
4,203
3,289
4,799
2,876
4,391
6,785
8,243
8,510
472
1,983
803
7,212
1,567
1,073
157,606

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

16,406
15,711
8,150
9,119
11,842
6,100
7,570
10,942
8,921
10,345
7,384
5,058
7,201
8,287
12,774
6,960
4,897
11,045
8,191
12,471
11,673
8,261
6,591
9,729
5,742
8,723
13,433
16,385
17,099
930
3,859
1,572
14,148
3,132
2,125
312,776

BAYI
BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A
L
P
L+P
%
S
%
S
%

8,288
7,717
4,019
4,508
5,855
3,007
3,777
5,489
3,682
5,076
3,616
2,457
3,526
4,120
6,261
3,417
2,423
5,348
4,025
6,187
5,763
4,047
3,302
4,930
2,866
4,332
6,381
7,964
8,328
458
1,876
629
6,960
1,552
1,028
153,214

100.86
98.33
99.85
98.71
99.32
100.00
98.44
100.00
83.85
100.00
98.85
99.96
99.04
101.50
99.11
99.77
99.30
99.98
99.83
99.53
99.69
99.73
100.00
100.00
100.00
100.00
95.98
97.81
96.96
100.00
100.00
81.79
100.35
99.17
97.72
98.74

8,260
7,732
4,118
4,492
5,906
3,093
3,676
5,453
3,799
5,269
3,683
2,599
3,606
4,292
6,399
3,528
2,441
5,695
4,153
6,225
5,872
4,192
3,289
4,799
2,876
4,391
6,514
8,063
8,252
472
1,983
658
7,237
1,553
1,049
155,619

10

100.87
98.33
99.83
98.68
99.31
100.00
98.47
100.00
83.86
100.00
98.85
99.96
99.04
101.51
99.10
99.80
99.35
99.98
99.86
99.52
99.66
99.74
100.00
100.00
100.00
100.00
96.01
97.82
96.97
100.00
100.00
81.94
100.35
99.11
97.76
98.74

16,548
15,449
8,137
9,000
11,761
6,100
7,453
10,942
7,481
10,345
7,299
5,056
7,132
8,412
12,660
6,945
4,864
11,043
8,178
12,412
11,635
8,239
6,591
9,729
5,742
8,723
12,895
16,027
16,580
930
3,859
1,287
14,197
3,105
2,077
308,833

11

100.87
98.33
99.84
98.70
99.32
100.00
98.45
100.00
83.86
100.00
98.85
99.96
99.04
101.51
99.11
99.78
99.33
99.98
99.84
99.53
99.67
99.73
100.00
100.00
100.00
100.00
95.99
97.82
96.96
100.00
100.00
81.87
100.35
99.14
97.74
98.74

JUMLAH

ANAK BALITA (1-4 TAHUN)


MENDAPAT VIT A 2X
L
P
S
%
S
%

L+P

12

13

14

15

106,296
99,725
56,454
60,373
68,734
41,108
49,699
80,693
55,154
71,396
48,924
38,200
50,473
54,783
82,978
49,272
34,025
70,051
52,218
69,760
74,704
59,106
42,715
59,053
36,108
57,085
82,457
93,190
120,842
6,660
30,026
10,369
90,518
20,283
12,033
2,035,465

53,525
49,767
27,652
28,876
33,947
20,266
24,697
40,497
23,934
35,029
23,931
18,495
24,512
26,890
38,517
24,189
16,917
33,902
25,167
34,160
36,728
28,950
21,396
29,925
17,806
27,976
38,302
46,306
58,130
3,239
14,595
4,690
44,370
9,841
5,781
992,905

53,240
49,813
27,883
30,237
34,219
20,267
25,188
40,479
27,146
35,029
24,234
18,561
24,954
26,834
41,034
24,243
16,951
33,926
25,701
34,773
36,999
29,034
21,401
29,925
18,024
28,350
40,805
46,306
60,701
3,277
14,595
5,071
44,373
10,138
5,957
1,009,668

53,056
49,912
28,571
30,136
34,515
20,841
24,511
40,214
28,008
36,367
24,690
19,639
25,519
27,949
41,944
25,029
17,074
36,125
26,517
34,987
37,705
30,072
21,314
29,128
18,084
28,735
41,652
46,884
60,141
3,383
15,431
5,298
46,145
10,145
6,076
1,025,797

16

100.54
99.91
99.17
95.50
99.21
100.00
98.05
100.04
88.17
100.00
98.75
99.64
98.23
100.21
93.87
99.78
99.80
99.93
97.92
98.24
99.27
99.71
99.98
100.00
98.79
98.68
93.87
100.00
95.76
98.84
100.00
92.49
99.99
97.07
97.05
98.34

17

53,340
49,866
28,335
28,779
34,242
20,840
24,033
40,233
24,695
36,367
24,381
19,569
25,068
28,007
39,373
24,972
17,040
36,100
25,966
34,370
37,427
29,985
21,308
29,128
17,864
28,355
39,096
46,884
57,594
3,342
15,431
4,901
46,142
9,848
5,896
1,008,777

18

100.54
99.91
99.17
95.50
99.21
100.00
98.05
100.05
88.17
100.00
98.75
99.64
98.23
100.21
93.87
99.77
99.80
99.93
97.92
98.24
99.26
99.71
99.97
100.00
98.78
98.68
93.86
100.00
95.76
98.79
100.00
92.51
99.99
97.07
97.04
98.34

L+P
S

19

20

106,865
99,633
55,987
57,655
68,189
41,106
48,730
80,730
48,629
71,396
48,312
38,064
49,580
54,897
77,890
49,161
33,957
70,002
51,133
68,530
74,155
58,935
42,704
59,053
35,670
56,331
77,398
93,190
115,724
6,581
30,026
9,591
90,512
19,689
11,677
2,001,682

100.54
99.91
99.17
95.50
99.21
100.00
98.05
100.05
88.17
100.00
98.75
99.64
98.23
100.21
93.87
99.77
99.80
99.93
97.92
98.24
99.27
99.71
99.97
100.00
98.79
98.68
93.86
100.00
95.76
98.81
100.00
92.50
99.99
97.07
97.04
98.34

IBU NIFAS
MENDAPAT
JUMLAH
VIT A
S
%
21

30,723
29,547
15,522
14,871
2,148
9,935
1,105
19,873
15,854
18,665
1,000
12,894
14,790
16,313
22,440
12,636
9,062
20,174
15,792
22,871
21,153
14,132
12,506
16,787
13,217
15,728
25,876
29,600
35,269
1,889
10,123
2,867
27,107
6,487
5,076
544,032

22

30,419
29,547
15,023
14,584
2,148
9,827
115
19,431
15,026
17,986
1,000
12,761
12,443
15,434
22,440
12,930
8,978
18,942
15,792
22,099
20,845
13,869
12,343
7,674
13,263
15,304
25,822
27,042
33,810
1,887
10,112
2,752
28,892
6,127
5,067
521,734

23

99.01
100.00
96.79
98.07
100.00
98.91
10.41
97.78
94.78
96.36
100.00
98.97
84.13
94.61
100.00
102.33
99.07
93.89
100.00
96.62
98.54
98.14
98.70
45.71
100.35
97.30
99.79
91.36
95.86
99.89
99.89
95.99
106.59
94.45
99.82
95.90

TABEL 33
PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
PESERTA KB AKTIF
NO

IUD
1

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

NON MKJP

MKJP

KABUPATEN/KOTA

20,694
28,250
13,484
12,764
11,376
11,402
13,808
31,957
26,812
11,994
22,286
36,241
17,876
12,293
9,721
15,120
2,193
9,366
8,193
7,414
8,903
19,948
19,062
6,958
6,226
3,821
13,804
13,109
14,959
2,157
11,835
3,227
18,499
2,354
3,454
471,560

%
4

7.90
11.58
8.67
8.39
6.82
11.25
10.15
17.84
17.65
7.22
17.85
19.42
13.38
8.07
4.23
9.42
1.93
4.17
6.90
3.83
4.42
11.96
15.18
4.80
4.65
2.67
6.17
5.63
4.85
15.18
20.53
13.99
9.07
7.06
9.24
8.73

MOP
5

1,960
1,677
2,188
1,977
898
1,006
1,810
1,122
2,866
1,013
521
270
763
536
299
2,768
411
2,711
1,279
3,326
1,098
1,795
1,247
1,006
4,419
1,249
7,945
2,893
3,230
63
190
249
2,380
112
108
57,385

Sumber : BKKBN Provinsi Jawa Tengah


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

%
6

0.75
0.69
1.41
1.30
0.54
0.99
1.33
0.63
1.89
0.61
0.42
0.14
0.57
0.35
0.13
1.72
0.36
1.21
1.08
1.72
0.54
1.08
0.99
0.69
3.30
0.87
3.55
1.24
1.05
0.44
0.33
1.08
1.17
0.34
0.29
1.06

MOW

6,434 2.45
8,148 3.34
11,406 7.34
10,362 6.81
5,891 3.53
4,990 4.92
11,646 8.56
10,514 5.87
10,870 7.15
13,568 8.16
10,326 8.27
10,961 5.87
14,311 10.71
20,905 13.72
11,266 4.91
7,992 4.98
2,358 2.08
16,227 7.22
2,684 2.26
6,408 3.31
7,135 3.54
8,151 4.89
8,057 6.42
5,489 3.78
5,641 4.21
3,904 2.73
10,460 4.68
13,910 5.97
12,052 3.91
1,045 7.35
2,238 3.88
1,418 6.15
13,155 6.45
1,506 4.51
3,084 8.25
294,512 5.45

IM PLAN

JUMLAH

10

11

25,351
27,149
18,410
15,254
34,478
20,382
26,504
18,697
19,341
21,471
9,554
10,117
10,296
22,767
15,934
18,907
9,418
14,269
9,533
19,801
18,840
28,141
27,802
13,393
10,369
9,170
13,007
24,899
28,498
1,527
2,177
3,091
11,326
769
3,292
563,934

9.67
11.12
11.84
10.03
20.68
20.11
19.49
10.44
12.73
12.92
7.65
5.42
7.71
14.95
6.94
11.78
8.31
6.35
8.03
10.24
9.34
16.87
22.14
9.23
7.74
6.40
5.82
10.69
9.24
10.74
3.78
13.40
5.55
2.30
8.81
10.44

54,439
65,224
45,488
40,357
52,643
37,780
53,768
62,290
59,889
48,046
42,687
57,589
43,246
56,501
37,220
44,787
14,380
42,573
21,689
36,949
35,976
58,035
56,168
26,846
26,655
18,144
45,216
54,811
58,739
4,792
16,440
7,985
45,360
4,741
9,938
1,387,391

%
12

20.77
26.73
29.26
26.53
31.57
37.27
39.54
34.78
39.42
28.91
34.20
30.85
32.38
37.09
16.21
27.90
12.69
18.96
18.27
19.10
17.84
34.79
44.74
18.50
19.90
12.67
20.22
23.54
19.04
33.72
28.52
34.61
22.23
14.21
26.60
25.68

SUNTIK
13

128,043
140,829
79,611
82,115
84,932
46,130
67,428
91,197
87,164
99,172
64,593
98,162
79,045
75,831
156,850
75,423
75,146
140,014
70,034
110,150
140,390
92,606
58,367
86,114
75,773
98,539
138,775
152,129
163,163
5,792
27,700
9,678
116,388
20,235
23,310
3,060,828

%
14

48.85
57.71
51.20
53.99
50.94
45.50
49.58
50.92
57.37
59.68
51.74
52.59
59.18
49.79
68.33
46.98
66.29
62.34
59.00
56.94
69.63
55.51
46.49
59.35
56.57
68.79
62.05
65.34
52.89
40.75
48.05
41.95
57.05
60.65
62.39
56.64

PIL
15

70,977
29,748
26,633
26,223
25,981
14,254
13,490
22,760
3,486
14,043
15,994
26,911
8,148
17,221
33,098
36,795
22,766
39,186
24,820
40,706
21,855
14,959
8,628
31,523
26,682
24,496
35,906
23,627
81,594
2,410
8,397
4,331
28,363
6,215
3,139
835,365

KON DOM

16

17

27.08
12.19
17.13
17.24
15.58
14.06
9.92
12.71
2.29
8.45
12.81
14.42
6.10
11.31
14.42
22.92
20.08
17.45
20.91
21.04
10.84
8.97
6.87
21.73
19.92
17.10
16.05
10.15
26.45
16.96
14.56
18.77
13.90
18.63
8.40
15.46

8,648
8,246
3,751
3,399
3,172
3,212
1,313
2,837
1,394
4,919
1,560
4,000
3,126
2,763
2,387
3,536
1,064
2,823
2,164
5,658
3,392
1,231
2,388
611
4,832
2,057
3,753
2,270
5,011
1,218
5,116
1,077
13,915
2,173
976
119,992

OBAT
VAGI
NA

LAIN
NYA

18

19

20

21

22

3.30
3.38
2.41
2.23
1.90
3.17
0.97
1.58
0.92
2.96
1.25
2.14
2.34
1.81
1.04
2.20
0.94
1.26
1.82
2.92
1.68
0.74
1.90
0.42
3.61
1.44
1.68
0.97
1.62
8.57
8.87
4.67
6.82
6.51
2.61
2.22

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0

JUMLAH
23

207,668
178,823
109,995
111,737
114,085
63,596
82,231
116,794
92,044
118,134
82,147
129,073
90,319
95,815
192,335
115,754
98,976
182,023
97,018
156,514
165,637
108,796
69,383
118,248
107,287
125,092
178,434
178,026
249,768
9,420
41,213
15,086
158,666
28,623
27,425
4,016,185

%
24

79.23
73.27
70.74
73.47
68.43
62.73
60.46
65.22
60.58
71.09
65.80
69.15
67.62
62.91
83.79
72.10
87.31
81.04
81.73
80.90
82.16
65.21
55.26
81.50
80.10
87.33
79.78
76.46
80.96
66.28
71.48
65.39
77.77
85.79
73.40
74.32

MKJP + NON
MKJP
25

262,107
244,047
155,483
152,094
166,728
101,376
135,999
179,084
151,933
166,180
124,834
186,662
133,565
152,316
229,555
160,541
113,356
224,596
118,707
193,463
201,613
166,831
125,551
145,094
133,942
143,236
223,650
232,837
308,507
14,212
57,653
23,071
204,026
33,364
37,363
5,403,576

% MKJP
+ NON
MKJP
26

100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0

TABEL 34
PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
PESERTA KB BARU
NO

KABUPATEN/KOTA
IUD

1
Kab.Cilacap
2
Kab.Banyumas
3
Kab.Purbalingga
4
Kab.Banjarnegara
5
Kab.Kebumen
6
Kab.Purworejo
7
Kab.Wonosobo
8
Kab.Magelang
9
Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

NON MKJP

MKJP

6,398
10,103
2,279
3,611
3,105
2,246
2,306
4,415
2,817
1,922
1,793
3,761
3,803
3,337
1,004
1,332
737
1,211
1,278
793
923
2,691
3,301
1,278
1,222
1,069
3,057
3,589
5,442
909
3,742
1,031
5,811
1,395
1,071
94,782

MOP

10.3
16.4
9.6
11.9
9.9
14.8
9.2
21.4
13.1
6.8
7.5
15.6
15.1
9.1
2.4
4.1
4.6
3.3
4.6
1.7
2.0
10.1
16.8
4.8
5.2
5.2
7.0
7.7
7.7
26.7
32.5
20.3
16.0
13.4
12.2
9.2

7
222
215
287
6
28
91
28
54
16
7
10
23
5
21
15
5
11
5
228
3
77
54
5
51
9
99
317
228
1
5
21
52
11
10
2,227

Sumber : BKKBN Provinsi Jawa Tengah


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

MOW

0.0
0.4
0.9
0.9
0.0
0.2
0.4
0.1
0.3
0.1
0.0
0.0
0.1
0.0
0.1
0.0
0.0
0.0
0.0
0.5
0.0
0.3
0.3
0.0
0.2
0.0
0.2
0.7
0.3
0.0
0.0
0.4
0.1
0.1
0.1
0.2

931
1,190
1,448
710
397
351
734
679
902
762
507
400
476
483
768
444
194
1,021
404
448
585
404
601
381
558
874
1,451
1,056
1,297
440
443
147
2,319
408
509
24,722

IMPLAN

10

1.5
1.9
6.1
2.3
1.3
2.3
2.9
3.3
4.2
2.7
2.1
1.7
1.9
1.3
1.9
1.4
1.2
2.8
1.5
1.0
1.3
1.5
3.1
1.4
2.4
4.3
3.3
2.3
1.8
12.9
3.9
2.9
6.4
3.9
5.8
2.4

4,848
9,164
4,103
4,166
9,751
4,121
7,242
3,053
4,330
4,507
1,283
2,045
2,667
3,241
3,479
4,644
2,287
1,792
1,834
3,129
2,522
6,669
7,558
3,431
2,749
1,790
4,611
5,238
7,247
446
595
1,161
1,972
303
561
128,539

7.8
14.8
17.3
13.7
31.2
27.2
28.8
14.8
20.2
15.8
5.4
8.5
10.6
8.8
8.4
14.4
14.3
4.9
6.7
6.7
5.6
25.1
38.5
12.9
11.6
8.8
10.6
11.3
10.2
13.1
5.2
22.9
5.4
2.9
6.4
12.5

JUMLAH
11

12,184
20,679
8,045
8,774
13,259
6,746
10,373
8,175
8,103
7,207
3,590
6,216
6,969
7,066
5,272
6,435
3,223
4,035
3,521
4,598
4,033
9,841
11,514
5,095
4,580
3,742
9,218
10,200
14,214
1,796
4,785
2,360
10,154
2,117
2,151
250,270

%
12

19.6
33.5
33.9
28.8
42.4
44.5
41.2
39.7
37.8
25.3
15.0
25.8
27.7
19.3
12.8
19.9
20.2
11.0
12.8
9.8
8.9
37.0
58.7
19.2
19.3
18.3
21.2
22.0
20.0
52.7
41.6
46.5
28.0
20.3
24.5
24.3

SUNTIK
13

28,368
23,555
10,201
12,407
14,548
6,999
12,359
10,938
11,883
14,385
13,615
12,439
13,992
20,320
33,454
16,816
7,212
24,550
16,294
26,619
33,024
14,512
7,147
19,717
11,419
13,175
24,388
30,458
33,456
591
4,753
2,190
18,587
5,162
5,819
555,352

%
14

45.6
38.2
43.0
40.8
46.6
46.2
49.1
53.1
55.5
50.5
57.1
51.7
55.6
55.4
81.1
52.0
45.1
66.7
59.1
56.9
73.1
54.6
36.4
74.3
48.2
64.5
56.2
65.7
47.0
17.4
41.3
43.2
51.2
49.6
66.3
54.0

PIL
15

18,573
10,944
3,753
5,800
2,732
918
2,003
925
815
4,888
5,654
3,820
2,811
7,006
1,400
7,621
4,940
6,716
6,455
13,045
6,293
1,882
602
1,588
5,283
2,361
8,110
4,627
20,298
539
1,107
373
4,421
2,092
579
170,974

KONDOM

OBAT
VAGIN
A

LAINNYA

16

17

18

19

20

21

29.8
17.7
15.8
19.1
8.7
6.1
8.0
4.5
3.8
17.2
23.7
15.9
11.2
19.1
3.4
23.6
30.9
18.3
23.4
27.9
13.9
7.1
3.1
6.0
22.3
11.6
18.7
10.0
28.5
15.8
9.6
7.3
12.2
20.1
6.6
16.6

3,122
6,534
1,750
3,439
709
482
453
554
629
1,994
1,002
1,580
1,387
2,274
1,106
1,466
609
1,479
1,280
2,513
1,846
360
358
127
2,406
1,149
1,680
1,065
3,160
479
856
152
3,107
1,042
231
52,380

5.0
10.6
7.4
11.3
2.3
3.2
1.8
2.7
2.9
7.0
4.2
6.6
5.5
6.2
2.7
4.5
3.8
4.0
4.6
5.4
4.1
1.4
1.8
0.5
10.2
5.6
3.9
2.3
4.4
14.1
7.4
3.0
8.6
10.0
2.6
5.1

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0

%
22

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0

JUMLAH
23

50,063
41,033
15,704
21,646
17,989
8,399
14,815
12,417
13,327
21,267
20,271
17,839
18,190
29,600
35,960
25,903
12,761
32,745
24,029
42,177
41,163
16,754
8,107
21,432
19,108
16,685
34,178
36,150
56,914
1,609
6,716
2,715
26,115
8,296
6,629
778,706

MKJP + NON
MKJP

24

25

80.4
66.5
66.1
71.2
57.6
55.5
58.8
60.3
62.2
74.7
85.0
74.2
72.3
80.7
87.2
80.1
79.8
89.0
87.2
90.2
91.1
63.0
41.3
80.8
80.7
81.7
78.8
78.0
80.0
47.3
58.4
53.5
72.0
79.7
75.5
75.7

62,247
61,712
23,749
30,420
31,248
15,145
25,188
20,592
21,430
28,474
23,861
24,055
25,159
36,666
41,232
32,338
15,984
36,780
27,550
46,775
45,196
26,595
19,621
26,527
23,688
20,427
43,396
46,350
71,128
3,405
11,501
5,075
36,269
10,413
8,780
1,028,976

% MKJP +
NON
MKJP
26

100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0

TABEL 35
JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH PUS

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

357,164
315,162
191,724
198,809
213,523
121,764
165,707
220,587
178,393
203,806
156,889
223,266
168,003
191,095
297,015
198,737
134,850
271,139
144,149
239,933
262,922
194,533
150,854
184,718
160,067
172,659
273,905
296,571
374,661
17,344
71,946
29,475
263,884
42,896
50,538
6,738,688

Sumber : BKKBN Provinsi Jawa Tengah

PESERTA KB BARU

PESERTA KB AKTIF

JUMLAH

JUMLAH

62,247
61,712
23,749
30,420
31,248
15,145
25,188
20,592
21,430
28,474
23,861
24,055
25,159
36,666
41,232
32,338
15,984
36,780
27,550
46,775
45,196
26,595
19,621
26,527
23,688
20,427
43,396
46,350
71,128
3,405
11,501
5,075
36,269
10,413
8,780
1,028,976

17.43
19.58
12.39
15.30
14.63
12.44
15.20
9.34
12.01
13.97
15.21
10.77
14.98
19.19
13.88
16.27
11.85
13.56
19.11
19.50
17.19
13.67
13.01
14.36
14.80
11.83
15.84
15.63
18.98
19.63
15.99
17.22
13.74
24.27
17.37
15.27

262,107
244,047
155,483
152,094
166,728
101,376
135,999
179,084
151,933
166,180
124,834
186,662
133,565
152,316
229,555
160,541
113,356
224,596
118,707
193,463
201,613
166,831
125,551
145,094
133,942
143,236
223,650
232,837
308,507
14,212
57,653
23,071
204,026
33,364
37,363
5,403,576

73.39
77.44
81.10
76.50
78.08
83.26
82.07
81.19
85.17
81.54
79.57
83.61
79.50
79.71
77.29
80.78
84.06
82.83
82.35
80.63
76.68
85.76
83.23
78.55
83.68
82.96
81.65
78.51
82.34
81.94
80.13
78.27
77.32
77.78
73.93
80.19

TABEL 36
CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KECAMATAN

JUMLAH BAYI LAHIR HIDUP


L

L +P

13

14

15

16

17

Kab.Cilacap

15,308

15,256

30,564

15,251

99.6

15,199

99.6

30,450

99.6

14,994

97.9

14,942

97.9

29,936

97.9

Kab.Banyumas

14,265

14,293

28,558

13,989

98.1

14,016

98.1

28,005

98.1

13,897

97.4

13,925

97.4

27,822

97.4

Kab.Purbalingga

8,050

7,373

15,423

7,570

94.0

7,756

105.2

15,326

99.4

7,534

93.6

6,935

94.1

14,469

93.8

Kab.Banjarnegara

7,361

8,997

16,358

7,792

105.9

8,338

92.7

16,130

98.6

7,008

95.2

8,919

99.1

15,927

97.4

Kab.Kebumen

11,007

10,203

21,210

10,693

97.1

9,927

97.3

20,620

97.2

10,408

94.6

9,579

93.9

19,987

94.2

Kab.Purworejo

5,203

4,696

9,899

5,159

99.2

4,679

99.6

9,838

99.4

5,016

96.4

4,599

97.9

9,615

97.1

Kab.Wonosobo

7,615

6,332

13,947

7,022

92.2

6,834

107.9

13,856

99.3

6,418

84.3

6,245

98.6

12,663

90.8

Kab.Magelang

10,298

9,559

19,857

10,226

99.3

9,515

99.5

19,741

99.4

9,885

96.0

9,195

96.2

19,080

96.1

Kab.Boyolali

5,855

9,456

15,311

7,505

128.2

7,743

81.9

15,248

99.6

7,307

124.8

7,539

79.7

14,846

97.0

10 Kab.Klaten

9,002

9,345

18,347

8,957

99.5

9,300

99.5

18,257

99.5

8,510

94.5

8,835

94.5

17,345

94.5

11 Kab.Sukoharjo

6,899

7,028

13,927

6,891

99.9

7,021

99.9

13,912

99.9

6,845

99.2

6,974

99.2

13,819

99.2

12 Kab.Wonogiri

6,200

6,561

12,761

5,993

96.7

6,340

96.6

12,333

96.6

5,515

89.0

5,836

88.9

11,351

89.0

13 Kab.Karanganyar

6,587

6,737

13,324

6,564

99.7

6,713

99.6

13,277

99.6

6,511

98.8

6,659

98.8

13,170

98.8

14 Kab.Sragen

8,022

7,613

15,635

7,692

95.9

7,520

98.8

15,212

97.3

7,727

96.3

7,433

97.6

15,160

97.0

11,229

11,419

22,648

11,160

99.4

11,407

99.9

22,567

99.6

11,023

98.2

11,268

98.7

22,291

98.4

16 Kab.Blora

6,429

6,637

13,066

6,374

99.1

6,581

99.2

12,955

99.2

6,348

98.7

6,553

98.7

12,901

98.7

17 Kab.Rembang

4,738

4,290

9,028

4,497

94.9

4,529

105.6

9,026

100.0

4,448

93.9

4,481

104.5

8,929

98.9

18 Kab.Pati

9,460

10,073

19,533

10,144

107.2

9,497

94.3

19,641

100.6

9,395

99.3

10,005

99.3

19,400

99.3

19 Kab.Kudus

7,742

7,987

15,729

7,770

100.4

7,900

98.9

15,670

99.6

7,796

100.7

7,836

98.1

15,632

99.4

20 Kab.Jepara

10,580

10,984

21,564

10,776

101.9

10,716

97.6

21,492

99.7

10,615

100.3

10,681

97.2

21,296

98.8

21 Kab.Demak

10,716

10,458

21,174

10,674

99.6

10,378

99.2

21,052

99.4

10,638

99.3

10,353

99.0

20,991

99.1

22 Kab.Semarang

7,195

6,906

14,101

7,111

98.8

6,832

98.9

13,943

98.9

6,956

96.7

6,632

96.0

13,588

96.4

23 Kab.Temanggung

5,181

5,160

10,341

6,111

118.0

6,086

117.9

12,197

117.9

5,877

113.4

5,852

113.4

11,729

113.4

24 Kab.Kendal

8,352

8,330

16,682

7,941

95.1

7,729

92.8

15,670

93.9

7,941

95.1

7,729

92.8

15,670

93.9

25 Kab.Batang

6,778

6,467

13,245

6,579

97.1

6,601

102.1

13,180

99.5

6,536

96.4

6,557

101.4

13,093

98.9

26 Kab.Pekalongan

8,569

8,685

17,254

8,060

94.1

8,490

97.8

16,550

95.9

8,572

100.0

8,422

97.0

16,994

98.5

27 Kab.Pemalang

13,092

12,779

25,871

13,098

100.0

12,594

98.6

25,692

99.3

12,798

97.8

12,328

96.5

25,126

97.1

28 Kab.Tegal

13,542

13,710

27,252

13,542

100.0

13,710

100.0

27,252

100.0

13,127

96.9

13,290

96.9

26,417

96.9

29 Kab.Brebes

17,511

16,486

33,997

17,080

97.5

16,922

102.6

34,002

100.0

16,916

96.6

15,884

96.3

32,800

96.5

30 Kota Magelang

919

961

1,880

919

100.0

961

100.0

1,880

100.0

931

101.3

961

100.0

1,892

100.6

31 Kota Surakarta

5,015

5,303

10,318

4,873

97.2

5,153

97.2

10,026

97.2

4,861

96.9

5,139

96.9

10,000

96.9

32 Kota Salatiga

1,370

1,432

2,802

1,237

90.3

1,293

90.3

2,530

90.3

1,112

81.2

1,161

81.1

2,273

81.1

13,470

14,008

27,478

12,362

91.8

12,856

91.8

25,218

91.8

11,779

87.4

12,249

87.4

24,028

87.4

34 Kota Pekalongan

3,045

3,055

6,100

2,977

97.8

2,979

97.5

5,956

97.6

2,968

97.5

2,971

97.3

5,939

97.4

35 Kota Tegal

2,501

2,535

5,036

2,498

99.9

2,530

99.8

5,028

99.8

2,395

95.8

2,407

95.0

4,802

95.4

289,106

291,114

580,220

287,087

99.3

286,645

98.5

573,732

98.9

280,607

97.1

280,374

96.3

560,981

96.7

33 Kota Semarang

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

10

11

KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKAP)


L
P
L+P
JUMLAH
JUMLAH
JUMLAH
%
%
%

15 Kab.Grobogan

KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1)


L
P
L+P
JUMLAH
JUMLAH
JUMLAH
%
%
%

12

0.5009

0.4991

0.4995

0.5005

0.4939

0.5061

0.5008

0.4992

0.4978

0.5022

0.493

0.507

0.5068

0.4932

0.5016

0.4984

0.4922

0.5078

0.4906

0.5094

0.4953

0.5047

0.4859

0.5141

0.4944

0.5056

0.4898

0.5102

0.4945

0.5055

0.492

0.508

0.4982

0.5018

0.4843

0.5157

0.4922

0.5078

0.4985

0.5015

0.4953

0.5047

0.4912

0.5088

0.501

0.499

0.5067

0.4933

0.4992

0.5008

0.4966

0.5034

0.4949

0.5051

0.4969

0.5031

0.5023

0.4977

0.4921

0.5079

0.4861

0.5139

0.489

0.511

0.4902

0.5098

0.4998

0.5002

0.4951

0.5049

0.4958

0.5042

TABEL 37
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO
1

KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI)

JUMLAH BAYI

KABUPATEN/KOTA

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

Kab.Cilacap

15,308

15,256

30,564

14,516

94.8

14,465

94.8

28,981

94.8

Kab.Banyumas

13,962

13,989

27,951

13,380

95.8

13,407

95.8

26,787

95.8

Kab.Purbalingga

8,053

7,375

15,428

7,506

93.2

6,994

94.8

14,500

94.0

Kab.Banjarnegara

7,263

8,899

16,162

7,577

104.3

8,892

99.9

16,469

101.9

Kab.Kebumen

10,962

9,258

20,220

10,919

99.6

9,239

99.8

20,158

99.7

Kab.Purworejo

5,252

4,745

9,997

5,038

95.9

4,679

98.6

9,717

97.2

Kab.Wonosobo

7,051

6,520

13,571

6,917

98.1

6,331

97.1

13,248

97.6

Kab.Magelang

10,052

10,120

20,172

10,049

100.0

10,117

100.0

20,166

100.0

Kab.Boyolali

6,405

10,006

16,411

4,653

72.6

5,568

55.6

10,221

62.3

10 Kab.Klaten

9,120

9,468

18,588

9,388

102.9

9,747

102.9

19,135

102.9

11 Kab.Sukoharjo

6,871

7,000

13,871

7,246

105.5

7,383

105.5

14,629

105.5

12 Kab.Wonogiri

6,003

7,639

13,642

5,398

89.9

6,583

86.2

11,981

87.8

13 Kab.Karanganyar

6,799

6,645

13,444

6,127

90.1

6,265

94.3

12,392

92.2

14 Kab.Sragen

7,664

7,873

15,537

7,369

96.2

7,857

99.8

15,226

98.0

11,156

11,404

22,560

10,963

98.3

11,207

98.3

22,170

98.3

16 Kab.Blora

7,180

6,391

13,571

7,180

100.0

6,391

100.0

13,571

100.0

17 Kab.Rembang

4,580

4,614

9,194

4,319

94.3

4,351

94.3

8,670

94.3

18 Kab.Pati

9,930

9,283

19,213

9,480

95.5

10,094

108.7

19,574

101.9
95.9

15 Kab.Grobogan

19 Kab.Kudus

7,798

7,965

15,763

7,359

94.4

7,764

97.5

15,123

20 Kab.Jepara

10,508

11,264

21,772

10,455

99.5

10,913

96.9

21,368

98.1

21 Kab.Demak

10,382

10,124

20,506

10,240

98.6

10,322

102.0

20,562

100.3

22 Kab.Semarang

6,978

7,228

14,206

6,504

93.2

6,546

90.6

13,050

91.9

23 Kab.Temanggung

6,102

6,042

12,144

5,911

96.9

5,857

96.9

11,768

96.9

24 Kab.Kendal

8,127

8,105

16,232

7,345

90.4

8,284

102.2

15,629

96.3

25 Kab.Batang

6,283

6,303

12,586

6,352

101.1

6,372

101.1

12,724

101.1

26 Kab.Pekalongan

7,058

7,344

14,402

7,353

104.2

7,471

101.7

14,824

102.9

27 Kab.Pemalang

12,996

12,683

25,679

12,239

94.2

12,133

95.7

24,372

94.9

28 Kab.Tegal

18,142

9,770

27,912

8,252

45.5

18,214

186.4

26,466

94.8

29 Kab.Brebes

17,131

16,177

33,308

17,514

102.2

17,133

105.9

34,647

104.0
93.1

30 Kota Magelang

919

961

1,880

834

90.8

916

95.3

1,750

31 Kota Surakarta

4,905

5,187

10,092

4,767

97.2

5,041

97.2

9,808

97.2

32 Kota Salatiga

1,398

1,332

2,730

1,420

101.6

1,611

120.9

3,031

111.0

33 Kota Semarang

12,390

13,426

25,816

12,526

101.1

13,110

97.6

25,636

99.3

34 Kota Pekalongan

3,040

3,050

6,090

2,894

95.2

2,993

98.1

5,887

96.7

35 Kota Tegal

2,501

2,535

5,036

2,224

88.9

2,185

86.2

4,409

290,269

285,981

576,250

272,214

93.8

286,435

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

100

558,649

87.5
96.95

TABEL 38
CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI
JAWA TENGAH
2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH DESA/KEL

DESA/KEL UCI

% DESA/KEL UCI

Kab.Cilacap

284

280

98.59

Kab.Banyumas

331

331

100.00

Kab.Purbalingga

239

237

99.16

Kab.Banjarnegara

278

270

97.12

Kab.Kebumen

460

460

100.00

Kab.Purworejo

494

489

98.99

Kab.Wonosobo

265

262

98.87

Kab.Magelang

372

372

100.00

Kab.Boyolali

269

266

98.88

10 Kab.Klaten

401

401

100.00

11 Kab.Sukoharjo

167

162

97.01

12 Kab.Wonogiri

294

294

100.00

13 Kab.Karanganyar

177

147

83.05

14 Kab.Sragen

208

208

100.00

15 Kab.Grobogan

280

280

100.00

16 Kab.Blora

295

292

98.98

17 Kab.Rembang

294

277

94.22

18 Kab.Pati

406

404

99.51

19 Kab.Kudus

132

132

100.00

20 Kab.Jepara

194

194

100.00

21 Kab.Demak

249

247

99.20

22 Kab.Semarang

235

233

99.15

23 Kab.Temanggung

289

287

99.31

24 Kab.Kendal

285

271

95.09

25 Kab.Batang

248

233

93.95

26 Kab.Pekalongan

285

267

93.68

27 Kab.Pemalang

222

221

99.55

28 Kab.Tegal

287

267

93.03

29 Kab.Brebes

297

295

99.33

30 Kota Magelang

17

17

100.00

31 Kota Surakarta

51

51

100.00

32 Kota Salatiga

22

22

100.00

33 Kota Semarang

177

169

95.48

34 Kota Pekalongan

47

47

100.00

35 Kota Tegal

27

26

96.30

8,578

8,411

98.05

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 39
CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

JUMLAH BAYI

NO KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

DPT1+HB1
P

L+P

BAYI DIIMUNISASI
DPT3+HB3
P

L+P

DO RATE (%)

CAMPAK
P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15.0

16

17

18

19

20

21

22

23

15,308
13,962
7,620
8,095
10,066
4,928
6,877
10,119
8,077
9,120
6,871
6,629
6,647
7,611
11,156
6,070
4,580
9,305
7,758
10,852
10,156
6,978
6,084
8,226
6,283
7,153
12,707
13,870
16,731
925
4,905
1,335
12,655
3,044
2,493
285,196

15,256
13,989
7,808
8,067
10,154
5,068
6,693
10,053
8,334
9,468
7,000
7,013
6,797
7,926
11,404
6,266
4,614
9,908
8,005
10,919
10,350
7,228
6,060
8,006
6,303
7,249
12,971
14,042
16,576
955
5,187
1,395
13,161
3,046
2,543
289,814

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

30,564
27,951
15,428
16,162
20,220
9,996
13,570
20,172
16,411
18,588
13,871
13,642
13,444
15,537
22,560
12,336
9,194
19,213
15,763
21,771
20,506
14,206
12,144
16,232
12,586
14,402
25,678
27,912
33,307
1,880
10,092
2,730
25,816
6,090
5,036
575,010

14,774
14,325
7,305
7,795
10,712
4,860
6,718
10,168
7,525
9,320
6,990
6,411
6,391
8,518
11,243
6,354
4,445
9,471
7,580
10,597
10,157
7,228
5,909
8,205
5,965
8,111
12,314
14,569
16,087
934
4,837
1,219
12,778
3,023
2,137
284,975

96.5
102.6
95.9
96.3
106.4
98.62
97.69
100.48
93.17
102.19
101.73
96.71
96.15
111.92
100.78
104.68
97.05
101.78
97.71
97.65
100.01
103.58
97.12
99.74
94.94
113.39
96.91
105.04
96.15
100.97
98.61
91.31
100.97
99.31
85.72
99.92

14,723
14,353
7,486
7,768
10,805
4,997
6,538
10,102
7,763
9,676
7,122
6,784
6,535
8,871
11,493
6,559
4,477
10,084
7,820
10,662
10,350
7,487
5,884
7,987
5,985
8,220
12,570
14,751
15,938
964
5,114
1,273
13,289
3,025
2,179
289,634

96.5
102.6
95.9
96.3
106.4
98.60
97.68
100.49
93.15
102.20
101.74
96.73
96.15
111.92
100.78
104.68
97.03
101.78
97.69
97.65
100.00
103.58
97.10
99.76
94.95
113.39
96.91
105.05
96.15
100.94
98.59
91.25
100.97
99.31
85.69
99.94

29,497
28,678
14,791
15,563
21,517
9,857
13,256
20,270
15,288
18,996
14,112
13,195
12,926
17,389
22,736
12,913
8,922
19,555
15,400
21,259
20,507
14,715
11,793
16,192
11,950
16,331
24,884
29,320
32,025
1,898
9,951
2,492
26,067
6,048
4,316
574,609

96.5
102.6
95.9
96.3
106.4
98.61
97.69
100.49
93.16
102.19
101.74
96.72
96.15
111.92
100.78
104.68
97.04
101.78
97.70
97.65
100.00
103.58
97.11
99.75
94.95
113.39
96.91
105.04
96.15
100.96
98.60
91.28
100.97
99.31
85.70
99.93

14,590
14,540
7,327
7,616
10,731
4,893
6,707
10,261
7,645
9,377
7,080
6,315
6,376
8,624
11,206
6,522
4,527
9,622
7,546
10,495
10,479
7,341
5,828
8,431
5,975
8,058
12,036
14,392
15,561
944
4,806
1,283
12,414
2,992
1,929
284,469

95.3
104.1
96.2
94.1
106.6
99.29
97.53
101.40
94.65
102.82
103.04
95.26
95.92
113.31
100.45
107.45
98.84
103.41
97.27
96.71
103.18
105.20
95.79
102.49
95.10
112.65
94.72
103.76
93.01
102.05
97.98
96.10
98.10
98.29
77.38
99.75

14,540
14,569
7,507
7,591
10,824
5,031
6,526
10,193
7,888
9,735
7,213
6,682
6,521
8,982
11,454
6,734
4,560
10,245
7,786
10,560
10,679
7,604
5,804
8,206
5,995
8,167
12,286
14,572
15,418
974
5,082
1,340
12,910
2,994
1,968
289,140

95.3
104.1
96.1
94.1
106.6
99.27
97.50
101.39
94.65
102.82
103.04
95.28
95.94
113.32
100.44
107.47
98.83
103.40
97.26
96.71
103.18
105.20
95.78
102.50
95.11
112.66
94.72
103.77
93.01
101.99
97.98
96.06
98.09
98.29
77.39
99.77

29,130
29,109
14,834
15,207
21,555
9,924
13,233
20,454
15,533
19,112
14,293
12,997
12,897
17,606
22,660
13,256
9,087
19,867
15,332
21,055
21,158
14,945
11,632
16,637
11,970
16,225
24,322
28,964
30,979
1,918
9,888
2,623
25,324
5,986
3,897
573,609

95.3
104.1
96.1
94.1
106.6
99.28
97.52
101.40
94.65
102.82
103.04
95.27
95.93
113.32
100.44
107.46
98.84
103.40
97.27
96.71
103.18
105.20
95.78
102.50
95.11
112.66
94.72
103.77
93.01
102.02
97.98
96.08
98.09
98.29
77.38
99.76

14,423
14,321
7,048
7,325
10,327
4,859
6,425
10,227
7,499
9,435
7,131
6,169
6,394
8,083
11,069
6,441
4,577
9,652
7,493
10,406
10,356
7,250
5,615
8,332
5,825
8,019
12,009
14,013
15,463
961
4,775
1,217
12,232
2,993
1,791
280,155

94.2
102.6
92.5
90.5
102.6
98.60
93.43
101.07
92.84
103.45
103.78
93.06
96.19
106.20
99.22
106.11
99.93
103.73
96.58
95.89
101.97
103.90
92.29
101.29
92.71
112.11
94.51
101.03
92.42
103.89
97.35
91.16
96.66
98.32
71.84
98.23

14,373
14,350
7,222
7,301
10,417
4,996
6,252
10,160
7,737
9,795
7,264
6,528
6,539
8,418
11,314
6,650
4,610
10,278
7,731
10,469
10,554
7,510
5,592
8,111
5,845
8,127
12,259
14,187
15,320
992
5,049
1,271
12,721
2,995
1,826
284,763

94.2
102.6
92.5
90.5
102.6
98.58
93.41
101.06
92.84
103.45
103.77
93.08
96.20
106.21
99.21
106.13
99.91
103.73
96.58
95.88
101.97
103.90
92.28
101.31
92.73
112.11
94.51
101.03
92.42
103.87
97.34
91.11
96.66
98.33
71.80
98.26

28,796
28,671
14,270
14,626
20,744
9,855
12,677
20,387
15,236
19,230
14,395
12,697
12,933
16,501
22,383
13,091
9,187
19,930
15,224
20,875
20,910
14,760
11,207
16,443
11,670
16,146
24,268
28,200
30,783
1,953
9,824
2,488
24,953
5,988
3,617
564,918

94.2
102.6
92.5
90.5
102.6
98.6
93.4
101.07
92.84
103.45
103.78
93.07
96.20
106.20
99.22
106.12
99.92
103.73
96.58
95.88
101.97
103.90
92.28
101.30
92.72
112.11
94.51
101.03
92.42
103.88
97.34
91.14
96.66
98.33
71.82
98.24

L+P

24

25

26

2.4
0.0
3.5
6.0
3.6
0.0
4.4
-0.58
0.35
-1.23
-2.02
3.77
-0.05
5.11
1.55
-1.37
-2.97
-1.91
1.15
1.80
-1.96
-0.30
4.98
-1.55
2.35
1.13
2.48
3.82
3.88
-2.89
1.28
0.16
4.27
0.99
16.19
1.69

2.4
0.0
3.5
6.0
3.6
0.0
4.4
-0.57
0.33
-1.23
-1.99
3.77
-0.06
5.11
1.56
-1.39
-2.97
-1.92
1.14
1.81
-1.97
-0.31
4.96
-1.55
2.34
1.13
2.47
3.82
3.88
-2.90
1.27
0.16
4.27
0.99
16.20
1.68

2.4
0.0
3.5
6.0
3.6
0.0
4.4
-0.58
0.34
-1.23
-2.01
3.77
-0.05
5.11
1.55
-1.38
-2.97
-1.92
1.14
1.81
-1.97
-0.31
4.97
-1.55
2.34
1.13
2.48
3.82
3.88
-2.90
1.28
0.16
4.27
0.99
16.20
1.69

0.5009
0.4995
0.4939
0.5008
0.4978
0.493
0.5068
0.5016
0.4922
0.4906
0.4953
0.4859
0.4944
0.4898
0.4945
0.492
0.4982
0.4843
0.4922
0.4985
0.4953
0.4912
0.501
0.5067
0.4992
0.4966
0.4949
0.4969
0.5023
0.4921
0.4861
0.489
0.4902
0.4998
0.4951
0.4958

0.4991
0.5005
0.5061
0.4992
0.5022
0.507
0.4932
0.4984
0.5078
0.5094
0.5047
0.5141
0.5056
0.5102
0.5055
0.508
0.5018
0.5157
0.5078
0.5015
0.5047
0.5088
0.499
0.4933
0.5008
0.5034
0.5051
0.5031
0.4977
0.5079
0.5139
0.511
0.5098
0.5002
0.5049
0.5042

TABEL 40
CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
BAYI DIIMUNISASI
NO

JUMLAH BAYI

KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

BCG
P

L+P

POLIO3
P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

15,308
13,962
7,620
8,095
10,066
4,928
6,877
10,119
8,077
9,120
6,871
6,629
6,647
7,611
11,156
6,070
4,580
9,305
7,758
10,852
10,156
6,978
6,084
8,226
6,283
7,153
12,707
13,870
16,731
925
4,905
1,335
12,655
3,044
2,493
285,196

15,256
13,989
7,808
8,067
10,154
5,068
6,693
10,053
8,334
9,468
7,000
7,013
6,797
7,926
11,404
6,266
4,614
9,908
8,005
10,919
10,350
7,228
6,060
8,006
6,303
7,249
12,971
14,042
16,576
955
5,187
1,395
13,161
3,046
2,543
289,814

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

30,564
27,951
15,428
16,162
20,220
9,996
13,570
20,172
16,411
18,588
13,871
13,642
13,444
15,537
22,560
12,336
9,194
19,213
15,763
21,771
20,506
14,206
12,144
16,232
12,586
14,402
25,678
27,912
33,307
1,880
10,092
2,730
25,816
6,090
5,036
575,010

14,941
14,353
7,574
7,970
10,883
4,904
6,780
10,022
7,467
9,200
6,945
6,338
6,308
8,600
11,189
6,411
4,441
10,103
7,592
10,467
10,172
7,247
6,053
8,143
6,009
8,410
12,299
14,591
16,210
1,017
4,845
1,282
13,032
3,058
2,125
286,981

97.60
102.80
99.40
98.46
108.12
99.51
98.59
99.04
92.45
100.88
101.08
95.61
94.90
112.99
100.30
105.62
96.97
108.58
97.86
96.45
100.16
103.85
99.49
98.99
95.64
117.57
96.79
105.20
96.89
109.95
98.78
96.03
102.98
100.46
85.24
100.63

14,889
14,382
7,762
7,943
10,977
5,044
6,597
9,956
7,704
9,551
7,076
6,706
6,451
8,957
11,437
6,619
4,473
10,758
7,833
10,531
10,366
7,506
6,029
7,926
6,029
8,524
12,555
14,772
16,060
1,050
5,122
1,340
13,553
3,061
2,167
291,706

98
103
99
98
108
100
99
99.04
92.44
100.88
101.09
95.62
94.91
113.01
100.29
105.63
96.94
108.58
97.85
96.45
100.15
103.85
99.49
99.00
95.65
117.59
96.79
105.20
96.89
109.95
98.75
96.06
102.98
100.49
85.21
100.65

29,830
28,735
15,336
15,913
21,860
9,948
13,377
19,978
15,171
18,751
14,021
13,044
12,759
17,557
22,626
13,030
8,914
20,861
15,425
20,998
20,538
14,753
12,082
16,069
12,038
16,934
24,854
29,363
32,270
2,067
9,967
2,622
26,585
6,119
4,292
578,687

98
103
99
98
108
100
99
99.04
92.44
100.88
101.08
95.62
94.90
113.00
100.29
105.63
96.95
108.58
97.86
96.45
100.16
103.85
99.49
99.00
95.65
117.58
96.79
105.20
96.89
109.95
98.76
96.04
102.98
100.48
85.23
100.64

14,869
14,557
7,218
8,066
10,689
5,007
6,731
10,200
7,552
9,508
6,993
6,138
6,419
8,660
11,316
6,410
4,592
9,597
7,574
10,498
10,562
7,212
5,919
8,362
5,952
8,072
12,435
14,934
16,039
950
4,839
1,545
12,652
2,998
2,066
287,131

97.1322
104.262
94.7244
99.6418
106.189
101.603
97.877
100.8
93.5001
104.254
101.776
92.5932
96.5699
113.783
101.434
105.601
100.262
103.138
97.6283
96.7379
103.998
103.353
97.288
101.653
94.7318
112.848
97.8594
107.671
95.864
102.703
98.6544
115.73
99.9763
98.4888
82.872
100.678

14,817
14,586
7,397
8,039
10,782
5,148
6,551
10,133
7,792
9,871
7,124
6,495
6,564
9,020
11,567
6,618
4,626
10,220
7,815
10,562
10,763
7,469
5,895
8,139
5,972
8,181
12,694
15,120
15,892
980
5,116
1,615
13,158
3,001
2,106
291,828

97.1224
104.268
94.7362
99.6529
106.185
101.579
97.8784
100.796
93.4965
104.256
101.771
92.6137
96.572
113.803
101.429
105.618
100.26
103.149
97.6265
96.7305
103.99
103.334
97.2772
101.661
94.7485
112.857
97.8645
107.677
95.8736
102.618
98.6312
115.771
99.9772
98.5227
82.8156
100.695

29,686
29,143
14,615
16,105
21,471
10,155
13,282
20,333
15,344
19,379
14,117
12,633
12,983
17,680
22,883
13,028
9,218
19,817
15,389
21,060
21,325
14,681
11,814
16,501
11,924
16,253
25,129
30,054
31,931
1,930
9,955
3,160
25,810
5,999
4,172
578,959

97.1273
104.265
94.7304
99.6473
106.187
101.591
97.8777
100.798
93.4983
104.255
101.773
92.6037
96.571
113.793
101.432
105.61
100.261
103.144
97.6274
96.7342
103.994
103.344
97.2826
101.657
94.7402
112.852
97.862
107.674
95.8687
102.66
98.6425
115.751
99.9768
98.5057
82.8435
100.687

0.5009
0.4995
0.4939
0.5008
0.4978
0.493
0.5068
0.5016
0.4922
0.4906
0.4953
0.4859
0.4944
0.4898
0.4945
0.492
0.4982
0.4843
0.4922
0.4985
0.4953
0.4912
0.501
0.5067
0.4992
0.4966
0.4949
0.4969
0.5023
0.4921
0.4861
0.489
0.4902
0.4998
0.4951
0.4958

0.4991
0.5005
0.5061
0.4992
0.5022
0.507
0.4932
0.4984
0.5078
0.5094
0.5047
0.5141
0.5056
0.5102
0.5055
0.508
0.5018
0.5157
0.5078
0.5015
0.5047
0.5088
0.499
0.4933
0.5008
0.5034
0.5051
0.5031
0.4977
0.5079
0.5139
0.511
0.5098
0.5002
0.5049
0.5042

TABEL 41
JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH BAYI

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


L
P
L+P
JUMLAH
JUMLAH
JUMLAH
%
%

NO

KABUPATEN/KOTA

Kab.Cilacap

15,267

15,297

30,564

4,390

28.8

4,183

27.3

8,573

28.0

Kab.Banyumas

13,869

14,211

28,080

3,198

23.1

3,276

23.1

6,474

23.1

Kab.Purbalingga

8,050

7,373

15,423

3,323

41.3

3,361

45.6

6,684

43.3

Kab.Banjarnegara

7,361

8,997

16,358

2,214

30.1

2,366

26.3

4,580

28.0

Kab.Kebumen

11,007

10,203

21,210

2,657

24.1

2,622

25.7

5,279

24.9

Kab.Purworejo

5,203

4,696

9,899

1,798

34.6

1,660

35.3

3,458

34.9

Kab.Wonosobo

7,615

6,332

13,947

2,414

31.7

2,399

37.9

4,813

34.5

Kab.Magelang

10,298

9,559

19,857

404

3.9

384

4.0

788

4.0

Kab.Boyolali

L+P

10

%
11

5,855

9,456

15,311

1,701

29.1

1,620

17.1

3,321

21.7

10 Kab.Klaten

9,209

9,382

18,591

3,252

35.3

3,313

35.3

6,565

35.3

11 Kab.Sukoharjo

6,767

7,160

13,927

1,702

25.2

1,885

26.3

3,587

25.8

12 Kab.Wonogiri

5,253

7,561

12,814

2,355

44.8

2,409

31.9

4,764

37.2

13 Kab.Karanganyar

6,532

6,803

13,335

1,140

17.5

1,187

17.4

2,327

17.5

14 Kab.Sragen

8,022

7,613

15,635

2,321

28.9

2,263

29.7

4,584

29.3

11,229

11,419

22,648

2,489

22.2

2,570

22.5

5,059

22.3

16 Kab.Blora

6,277

6,713

12,990

2,347

37.4

2,419

36.0

4,766

36.7

17 Kab.Rembang

4,738

4,290

9,028

1,512

31.9

1,428

33.3

2,940

32.6

10,151

9,504

19,655

3,194

31.5

3,296

34.7

6,490

33.0

19 Kab.Kudus

7,809

7,911

15,720

1,021

13.1

1,028

13.0

2,049

13.0

20 Kab.Jepara

10,580

10,984

21,564

4,051

38.3

3,453

31.4

7,504

34.8

21 Kab.Demak

10,716

10,458

21,174

2,161

20.2

2,238

21.4

4,399

20.8

22 Kab.Semarang

7,195

6,906

14,101

1,285

17.9

1,215

17.6

2,500

17.7

23 Kab.Temanggung

6,220

6,151

12,371

2,609

41.9

2,592

42.1

5,201

42.0

24 Kab.Kendal

8,352

8,330

16,682

1,960

23.5

1,866

22.4

3,826

22.9

25 Kab.Batang

6,778

6,467

13,245

2,737

40.4

2,518

38.9

5,255

39.7

26 Kab.Pekalongan

9,099

7,745

16,844

1,051

11.6

1,067

13.8

2,118

12.6

13,092

12,779

25,871

3,647

27.9

3,834

30.0

7,481

28.9

8,372

19,540

27,912

3,342

39.9

3,312

16.9

6,654

23.8

15 Kab.Grobogan

18 Kab.Pati

27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes

17,510

16,486

33,996

481

2.7

469

2.8

950

2.8

30 Kota Magelang

919

961

1,880

229

24.9

226

23.5

455

24.2

31 Kota Surakarta

2,674

2,794

5,468

1,232

46.1

1,287

46.1

2,519

46.1

32 Kota Salatiga

1,343

1,380

2,723

295

22.0

306

22.2

601

22.1

13,093

14,355

27,448

4,810

36.7

4,737

33.0

9,547

34.8

34 Kota Pekalongan

3,045

3,055

6,100

672

22.1

703

23.0

1,375

22.5

35 Kota Tegal

2,501

2,535

5,036

313

12.5

396

15.6

709

14.1

282,000

295,407

577,407

74,307

26.3

73,888

25.0

148,195

25.7

33 Kota Semarang

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

0.4995

0.5005

0.4939

0.5061

0.50084 0.49916
0.49784 0.50216
0.49301 0.50699
0.5068

0.4932

0.50164 0.49836
0.49219 0.50781
0.49063 0.50937
0.49535 0.50465
0.48589 0.51411
0.4944

0.5056

0.48983 0.51017
0.49451 0.50549
0.49203 0.50797
0.49819 0.50181
0.4843

0.5157

0.49219 0.50781
0.49847 0.50153
0.49528 0.50472
0.49122 0.50878
0.50103 0.49897
0.50675 0.49325
0.49918 0.50082
0.49663 0.50337
0.49486 0.50514
0.4969

0.5031

0.50232 0.49768
0.49212 0.50788
0.48607 0.51393
0.48901 0.51099
0.49021 0.50979
0.49983 0.50017
0.49509 0.50491
0.49579 0.50421

TABEL 42
PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN
MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

DARI KELUARGA MISKIN


L
P
L+P
3

ANAK 6-23 BULAN


MENDAPAT MP-ASI
L
P
L+P

%
P

L+P

10

11

Kab.Cilacap

7,379

7,393

14,772

529

531

1,060

7.17

7.18

7.18

Kab.Banyumas

5,881

6,026

11,907

5,881

6,026

11,907

100.00

100.00

100.00

Kab.Purbalingga

580

579

1,159

573

571

1,144

98.79

98.62

98.71

Kab.Banjarnegara

Kab.Kebumen

Kab.Purworejo

Kab.Wonosobo

Kab.Magelang

Kab.Boyolali

980

907

1,887

980

907

1,887

100.00

100.00

100.00

5,488

5,644

11,132

342

351

693

6.23

6.22

6.23
100.00

116

147

263

116

147

263

100.00

100.00

3,374

3,352

6,726

241

240

481

7.14

7.16

7.15

643

724

1,367

401

468

869

62.36

64.64

63.57

493

633

1,126

493

633

1,126

100.00

100.00

100.00

10 Kab.Klaten

5,432

5,534

10,966

5,432

5,534

10,966

100.00

100.00

100.00

11 Kab.Sukoharjo

26

1,477

1,067

2,544

24

50

1.62

2.44

1.97

12 Kab.Wonogiri

0.00

0.00

0.00

13 Kab.Karanganyar

0.00

0.00

0.00

4,075

4,166

8,241

4,075

8,241

100.00

100.00

100.00

0.00

0.00

0.00

14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora

4,166
-

54

53

107

54

53

107

100.00

100.00

100.00

17 Kab.Rembang

7,522

9,389

16,911

7,522

9,389

16,911

100.00

100.00

100.00

18 Kab.Pati

3,270

3,374

6,644

271

279

550

8.29

8.27

8.28

19 Kab.Kudus

20 Kab.Jepara

4,465

3,804

8,269

177

21 Kab.Demak

22 Kab.Semarang

3,066

3,050

6,116

23 Kab.Temanggung

1,572

1,562

3,134

1,572

151
1,562

0.00

0.00

0.00

3.96

3.97

3.97

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

3,134

100.00

100.00

100.00

24 Kab.Kendal

25 Kab.Batang

4,016

4,071

8,087

106

27 Kab.Pemalang

5,958

5,867

11,825

173

201

374

2.90

3.43

3.16

28 Kab.Tegal

4,242

4,203

8,445

1,129

1,119

2,248

26.61

26.62

26.62

26 Kab.Pekalongan

29 Kab.Brebes

30 Kota Magelang

63

54

117

63

31 Kota Surakarta

32 Kota Salatiga

595

619

1,214

475

33 Kota Semarang

332

399

731

290

34 Kota Pekalongan

884

731

1,615

35 Kota Tegal

460

468

928

72,417

73,816

146,233

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

0
328

106
-

0.00

0.00

0.00

212

2.64

2.60

2.62

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

117

100.00

100.00

100.00

0.00

0.00

0.00

493

968

79.83

79.64

79.74

355

645

87.35

88.97

88.24

884

731

1,615

100.00

100.00

100.00

124

126

250

26.96

26.92

26.94

31,927

34,219

66,146

44.09

46.36

45.23

54
-

0.4995

0.5005

0.4939

0.5061

0.50084 0.49916
0.49784 0.50216
0.49301 0.50699
0.5068

0.4932

0.50164 0.49836
0.49219 0.50781
0.49063 0.50937
0.49535 0.50465
0.48589 0.51411
0.4944

0.5056

0.48983 0.51017
0.49451 0.50549
0.49203 0.50797
0.49819 0.50181
0.4843

0.5157

0.49219 0.50781
0.49847 0.50153
0.49528 0.50472
0.49122 0.50878
0.50103 0.49897
0.50675 0.49325
0.49918 0.50082
0.49663 0.50337
0.49486 0.50514
0.4969

0.5031

0.50232 0.49768
0.49212 0.50788
0.48607 0.51393
0.48901 0.51099
0.49021 0.50979
0.49983 0.50017
0.49509 0.50491
0.49579 0.50421

TABEL 43
CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
ANAK BALITA (12-59 BULAN)
NO

KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)

JUMLAH

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

53,601
54,356
28,539
29,587
42,360
23,825
40,910
40,007
31,126
37,584
27,347
25,000
26,176
30,656
43,844
24,781
21,384
36,776
27,912
43,292
38,521
27,913
23,543
32,172
23,248
28,728
47,860
53,508
63,263
3,676
19,622
5,433
50,507
13,034
11,949
1,132,040

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

53,416
54,464
27,397
29,289
46,228
22,952
39,867
41,295
30,424
39,020
27,861
31,741
26,769
31,492
44,817
24,564
21,540
39,161
28,797
43,955
39,255
28,911
23,317
32,757
23,324
31,155
49,724
58,647
61,979
3,844
20,746
5,677
52,757
12,928
12,129
1,162,199

107,017
108,820
55,936
58,876
88,588
46,777
80,777
81,302
61,550
76,604
55,208
56,741
52,945
62,148
88,661
49,345
42,924
75,937
56,709
87,247
77,776
56,824
46,860
64,929
46,572
59,883
97,584
112,155
125,242
7,520
40,368
11,110
103,264
25,962
24,078
2,294,239

45,771
47,672
27,127
18,714
36,473
18,176
24,718
39,602
8,678
26,037
18,248
18,293
25,178
26,151
33,461
24,530
18,803
29,016
25,197
33,589
34,572
29,536
21,155
32,176
18,797
31,146
31,245
49,742
52,427
3,818
21,121
4,120
48,719
9,595
7,805
941,408

85.4
87.7
95.1
63.3
86.1
76.3
60.4
99.0
27.9
69.3
66.7
73.2
96.2
85.3
76.3
99.0
87.9
78.9
90.3
77.6
89.7
105.8
89.9
100.0
80.9
108.4
65.3
93.0
82.9
103.9
107.6
75.8
96.5
73.6
65.3
83.2

45,613
47,767
23,954
18,651
36,521
17,480
24,071
41,224
8,099
27,032
18,591
23,294
25,749
26,745
34,203
23,757
18,940
30,896
25,997
41,052
35,230
29,041
20,943
32,761
18,860
31,954
31,245
54,856
52,947
3,703
22,331
4,306
51,077
9,651
7,759
966,300

85.4
87.7
87.4
63.7
79.0
76.2
60.4
99.8
26.6
69.3
66.7
73.4
96.2
84.9
76.3
96.7
87.9
78.9
90.3
93.4
89.7
100.4
89.8
100.0
80.9
102.6
62.8
93.5
85.4
96.3
107.6
75.8
96.8
74.7
64.0
83.1

91,384
95,439
51,081
37,365
72,994
35,656
48,789
80,826
16,777
53,069
36,839
41,587
50,927
52,896
67,664
48,287
37,743
59,912
51,194
74,641
69,802
58,577
42,098
64,937
37,657
63,100
62,490
104,598
105,374
7,521
43,452
8,426
99,796
19,246
15,564
1,907,708

85.4
87.7
91.3
63.5
82.4
76.2
60.4
99.4
27.3
69.3
66.7
73.3
96.2
85.1
76.3
97.9
87.9
78.9
90.3
85.6
89.7
103.1
89.8
100.0
80.9
105.4
64.0
93.3
84.1
100.0
107.6
75.8
96.6
74.1
64.6
83.15

TABEL 44
JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
BALITA
BALITA YANG ADA

NO KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

DITIMBANG
P

L+P

BB NAIK
P

L+P

BGM
P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

69,006
63,146
34,840
37,081
44,366
24,377
26,651
49,219
34,849
43,757
29,660
30,801
32,396
34,008
53,094
29,714
21,519
42,360
33,247
45,025
46,343
36,220
29,356
37,288
28,883
35,166
53,019
61,721
78,820
3,877
17,850
6,138
54,264
11,750
7,851
1,287,662

68,769
63,273
35,701
36,956
44,751
25,068
25,935
48,897
35,955
45,427
30,218
32,589
33,130
35,420
54,272
30,677
21,676
45,106
34,301
45,301
47,227
37,514
29,236
36,295
28,979
35,643
54,119
62,491
78,094
4,001
18,873
6,413
56,431
11,758
8,006
1,308,502

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

137,775
126,419
70,541
74,037
89,117
49,445
52,586
98,116
70,804
89,184
59,878
63,390
65,526
69,428
107,366
60,391
43,195
87,466
67,548
90,326
93,570
73,734
58,592
73,583
57,862
70,809
107,138
124,212
156,914
7,878
36,723
12,551
110,695
23,508
15,857
2,596,164

52,358
47,972
28,126
26,101
35,552
19,581
21,290
40,526
29,742
34,729
26,536
25,105
25,870
29,447
41,413
23,497
17,637
36,397
26,743
39,471
38,575
29,538
25,656
29,030
23,172
28,106
33,707
48,098
53,764
3,033
13,958
4,949
42,583
9,576
5,373
1,017,211

75.87
75.97
80.73
70.39
80.13
80.33
79.88
82.34
85.35
79.37
89.47
81.51
79.86
86.59
78.00
79.08
81.96
85.92
80.44
87.66
83.24
81.55
87.40
77.85
80.23
79.92
63.58
77.93
68.21
78.23
78.20
80.63
78.47
81.50
68.44
79.00

52,178
48,068
28,820
26,013
35,861
20,135
20,718
40,261
30,686
36,055
27,034
26,562
26,457
30,670
42,332
24,259
17,765
38,756
27,592
39,713
39,310
30,593
25,551
28,257
23,248
28,488
34,406
48,697
53,269
3,130
14,758
5,172
44,283
9,582
5,480
1,034,159

75.87
75.97
80.73
70.39
80.13
80.32
79.88
82.34
85.35
79.37
89.46
81.51
79.86
86.59
78.00
79.08
81.96
85.92
80.44
87.66
83.24
81.55
87.40
77.85
80.22
79.93
63.57
77.93
68.21
78.23
78.20
80.65
78.47
81.49
68.45
79.03

104,536
96,040
56,946
52,114
71,413
39,716
42,008
80,787
60,428
70,784
53,570
51,667
52,327
60,117
83,745
47,756
35,402
75,153
54,335
79,184
77,885
60,131
51,207
57,287
46,420
56,594
68,113
96,795
107,033
6,163
28,716
10,121
86,866
19,158
10,853
2,051,370

75.87
75.97
80.73
70.39
80.13
80.32
79.88
82.34
85.35
79.37
89.47
81.51
79.86
86.59
78.00
79.08
81.96
85.92
80.44
87.66
83.24
81.55
87.40
77.85
80.23
79.92
63.58
77.93
68.21
78.23
78.20
80.64
78.47
81.5
68.44
79.02

36,763
32,718
20,105
18,607
25,793
14,466
16,654
32,159
24,493
26,902
21,821
19,234
19,107
25,158
31,983
18,135
12,957
32,085
22,159
35,068
32,793
24,199
19,144
23,304
16,312
22,156
23,777
37,468
44,380
1,737
9,646
3,490
33,928
7,428
3,433
789,562

70.21
68.20
71.48
71.29
72.55
73.88
78.22
79.35
82.35
77.46
82.23
76.61
73.86
85.43
77.23
77.18
73.46
88.15
82.86
88.84
85.01
81.92
74.62
80.28
70.40
78.83
70.54
77.90
82.55
57.27
69.11
70.52
79.67
77.57
63.89
77.62

36,636
32,784
20,601
18,545
26,017
14,876
16,206
31,948
25,271
27,929
22,232
20,351
19,540
26,203
32,693
18,722
13,051
34,166
22,861
35,284
33,418
25,063
19,066
22,684
16,365
22,457
24,270
37,935
43,971
1,792
10,200
3,646
35,282
7,433
3,502
803,000

70.21
68.20
71.48
71.29
72.55
73.88
78.22
79.35
82.35
77.46
82.24
76.62
73.86
85.44
77.23
77.18
73.46
88.16
82.85
88.85
85.01
81.92
74.62
80.28
70.39
78.83
70.54
77.90
82.55
57.25
69.12
70.49
79.67
77.57
63.91
77.65

73,399
65,502
40,706
37,152
51,810
29,342
32,860
64,107
49,764
54,831
44,053
39,585
38,647
51,361
64,676
36,857
26,008
66,251
45,020
70,352
66,211
49,262
38,210
45,988
32,677
44,613
48,047
75,403
88,351
3,529
19,846
7,136
69,210
14,861
6,935
1,592,562

70.21
68.20
71.48
71.29
72.55
73.88
78.22
79.35
82.35
77.46
82.23
76.62
73.86
85.44
77.23
77.18
73.46
88.15
82.86
88.85
85.01
81.92
74.62
80.28
70.39
78.83
70.54
77.90
82.55
57.26
69.11
70.51
79.67
77.57
63.90
77.63

513
515
648
287
299
77
74
476
348
445
204
207
184
417
551
281
235
0
391
190
310
679
279
539
350
276
446
532
445
47
403
69
563
164
142
11,586

0.98
1.07
2.30
1.10
0.84
0.39
0.35
1.17
1.17
1.28
0.77
0.82
0.71
1.42
1.33
1.20
1.33
0.00
1.46
0.48
0.80
2.30
1.09
1.86
1.51
0.98
1.32
1.11
0.83
1.55
2.89
1.39
1.32
1.71
2.64
1.14

725
527
703
451
463
96
74
642
511
556
262
298
287
616
569
289
319
0
393
161
404
968
496
762
475
341
665
528
577
52
421
71
698
220
177
14,797

1.39
1.10
2.44
1.73
1.29
0.48
0.36
1.59
1.67
1.54
0.97
1.12
1.08
2.01
1.34
1.19
1.80
0.00
1.43
0.41
1.03
3.16
1.94
2.70
2.04
1.20
1.93
1.08
1.08
1.66
2.85
1.38
1.58
2.30
3.23
1.43

1,238
1,042
1,351
738
762
173
148
1,118
859
1,001
466
505
471
1,033
1,120
570
554
0
784
351
714
1,647
775
1,301
825
617
1,111
1,060
1,022
99
824
140
1,261
384
319
26,383

1.18
1.08
2.37
1.42
1.07
0.44
0.35
1.38
1.42
1.41
0.87
0.98
0.90
1.72
1.34
1.19
1.56
0.00
1.44
0.44
0.92
2.74
1.51
2.27
1.78
1.09
1.63
1.10
0.95
1.61
2.87
1.38
1.45
2.00
2.94
1.29

0.5009
0.4995
0.4939
0.5008
0.4978
0.493
0.5068
0.5016
0.4922
0.4906
0.4953
0.4859
0.4944
0.4898
0.4945
0.492
0.4982
0.4843
0.4922
0.4985
0.4953
0.4912
0.501
0.5067
0.4992
0.4966
0.4949
0.4969
0.5023
0.4921
0.4861
0.489
0.4902
0.4998
0.4951
0.4958

0.4991
0.5005
0.5061
0.4992
0.5022
0.507
0.4932
0.4984
0.5078
0.5094
0.5047
0.5141
0.5056
0.5102
0.5055
0.508
0.5018
0.5157
0.5078
0.5015
0.5047
0.5088
0.499
0.4933
0.5008
0.5034
0.5051
0.5031
0.4977
0.5079
0.5139
0.511
0.5098
0.5002
0.5049
0.5042

TABEL 45
CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
BALITA GIZI BURUK
NO

MENDAPAT PERAWATAN

JUMLAH

KABUPATEN/KOTA

L+P

L+P

10

11

Kab.Cilacap

46

46

92

46

100.0

46

100.0

92

100.0

Kab.Banyumas

18

19

37

18

100.0

19

100.0

37

100.0

Kab.Purbalingga

37

38

75

37

100.0

38

100.0

75

100.0

Kab.Banjarnegara

11

10

21

11

100.0

10

100.0

21

100.0

Kab.Kebumen

10

11

21

10

100.0

11

100.0

21

100.0

Kab.Purworejo

18

19

37

18

100.0

19

100.0

37

100.0

Kab.Wonosobo

17

100.0

100.0

17

100.0

Kab.Magelang

13

100.0

100.0

13

100.0

Kab.Boyolali

15

15

30

15

100.0

15

100.0

30

100.0

11

12

23

11

100.0

12

100.0

23

100.0

11 Kab.Sukoharjo

10

100.0

100.0

10

100.0

12 Kab.Wonogiri

10 Kab.Klaten

31

32

63

31

100.0

32

100.0

63

100.0

13 Kab.Karanganyar

10

100.0

100.0

10

100.0

14 Kab.Sragen

100.0

100.0

100.0

15 Kab.Grobogan

17

100.0

100.0

17

100.0

16 Kab.Blora

52

53

105

52

100.0

53

100.0

105

100.0

17 Kab.Rembang

14

15

29

14

100.0

15

100.0

29

100.0

18 Kab.Pati

26

27

53

26

100.0

27

100.0

53

100.0

19 Kab.Kudus

100.0

100.0

100.0

20 Kab.Jepara

24

24

48

24

100.0

24

100.0

48

100.0

21 Kab.Demak

18

100.0

100.0

18

100.0

22 Kab.Semarang

10

11

21

10

100.0

11

100.0

21

100.0

23 Kab.Temanggung

15

15

30

15

100.0

15

100.0

30

100.0

24 Kab.Kendal

12

12

24

12

100.0

12

100.0

24

100.0

25 Kab.Batang

12

100.0

100.0

12

100.0

31

32

63

31

100.0

32

100.0

63

100.0

26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang

17

100.0

100.0

17

100.0

28 Kab.Tegal

43

44

87

43

100.0

44

100.0

87

100.0

29 Kab.Brebes

43

43

86

43

100.0

43

100.0

86

100.0

100.0

100.0

100.0

30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang

2
-

3
-

5
-

0.0

0.0

0.0

100.0

100.0

100.0

17

18

35

17

100.0

18

100.0

35

100.0

34 Kota Pekalongan

100.0

100.0

100.0

35 Kota Tegal

10

100.0

100.0

10

100.0

557

574

1,131

557

100.0

574

100.0

1,131

100.0

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

0.5009 0.4991
0.4995 0.5005
0.4939 0.5061
0.5008 0.4992
0.4978 0.5022
0.493

0.507

0.5068 0.4932
0.5016 0.4984
0.4922 0.5078
0.4906 0.5094
0.4953 0.5047
0.4859 0.5141
0.4944 0.5056
0.4898 0.5102
0.4945 0.5055
0.492

0.508

0.4982 0.5018
0.4843 0.5157
0.4922 0.5078
0.4985 0.5015
0.4953 0.5047
0.4912 0.5088
0.501

0.499

0.5067 0.4933
0.4992 0.5008
0.4966 0.5034
0.4949 0.5051
0.4969 0.5031
0.5023 0.4977
0.4921 0.5079
0.4861 0.5139
0.489

0.511

0.4902 0.5098
0.4998 0.5002
0.4951 0.5049
0.4958 0.5042

TABEL 46
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L
P
L+P
L+P
JUMLAH
%
JUMLAH
%
JUMLAH

10

11

Kab.Cilacap

19,120

19,054

38,174

19,058

99.68

18,993

99.68

38,051

99.68

Kab.Banyumas

13,885

13,912

27,797

13,413

96.60

13,439

96.60

26,852

96.60

Kab.Purbalingga

10,281

10,534

20,815

7,870

76.55

8,064

76.55

15,934

76.55

Kab.Banjarnegara

25,542

25,457

50,999

1,551

6.07

1,546

6.07

3,097

6.07

Kab.Kebumen

11,189

11,285

22,474

11,189

100.00

11,285

100.00

22,474

100.00

Kab.Purworejo

7,256

7,462

14,718

141

1.94

144

1.93

285

1.94

Kab.Wonosobo

6,151

5,986

12,137

5,961

96.91

5,800

96.89

11,761

96.90

Kab.Magelang

11,173

11,099

22,272

11,168

99.96

11,095

99.96

22,263

99.96

Kab.Boyolali

12,197

12,585

24,782

5,705

46.77

5,887

46.78

11,592

46.78

10 Kab.Klaten

8,906

9,247

18,153

8,144

91.44

8,455

91.44

16,599

91.44

11 Kab.Sukoharjo

6,079

6,193

12,272

0.00

0.00

0.00

12 Kab.Wonogiri

8,113

8,584

16,697

6,454

79.55

6,828

79.54

13,282

79.55

13 Kab.Karanganyar

6,675

6,827

13,502

6,530

97.83

6,678

97.82

13,208

97.82
100.00

14 Kab.Sragen

7,474

7,784

15,258

7,474

100.00

7,784

100.00

15,258

14,735

15,063

29,798

8,188

55.57

8,369

55.56

16,557

55.56

16 Kab.Blora

6,194

6,394

12,588

6,512

105.13

6,723

105.15

13,235

105.14

17 Kab.Rembang

6,472

6,519

12,991

4,730

73.08

4,765

73.09

9,495

73.09

18 Kab.Pati

9,491

10,106

19,597

9,491

100.00

10,106

100.00

19,597

100.00

19 Kab.Kudus

11,082

11,433

22,515

11,082

100.00

11,433

100.00

22,515

100.00

20 Kab.Jepara

10,580

10,644

21,224

10,580

100.00

10,644

100.00

21,224

100.00

21 Kab.Demak

15 Kab.Grobogan

10,037

10,229

20,266

10,037

100.00

10,229

100.00

20,266

100.00

22 Kab.Semarang

8,278

8,573

16,851

8,274

99.95

8,570

99.97

16,844

99.96

23 Kab.Temanggung

6,748

6,721

13,469

6,269

92.90

6,243

92.89

12,512

92.89

24 Kab.Kendal

9,633

9,377

19,010

8,969

93.11

8,730

93.10

17,699

93.10

25 Kab.Batang

8,208

8,235

16,443

8,087

98.53

8,114

98.53

16,201

98.53

26 Kab.Pekalongan

13,575

13,759

27,334

8,404

61.91

8,518

61.91

16,922

61.91

27 Kab.Pemalang

17,414

17,776

35,190

3,479

19.98

3,552

19.98

7,031

19.98

28 Kab.Tegal

26,099

26,425

52,524

9,337

35.78

9,454

35.78

18,791

35.78

29 Kab.Brebes

21,115

20,921

42,036

15,856

75.09

15,709

75.09

31,565

75.09

30 Kota Magelang

1,287

1,329

2,616

1,277

99.22

1,317

99.10

2,594

99.16

31 Kota Surakarta

5,789

5,413

11,202

5,718

98.77

5,330

98.47

11,048

98.63

32 Kota Salatiga

1,566

1,637

3,203

1,615

103.13

1,687

103.05

3,302

103.09

12,163

12,649

24,812

12,319

101.28

12,810

101.27

25,129

101.28

34 Kota Pekalongan

2,823

2,824

5,647

2,823

100.00

2,824

100.00

5,647

100.00

35 Kota Tegal

2,491

2,540

5,031

2,382

95.62

2,429

95.63

4,811

95.63

359,821

364,576

724,397

260,087

72.28

263,554

72.29

523,641

72.29

33 Kota Semarang

JUMLAH (KAB/KOTA)

CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT


Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

72.28

72.29

70.08

TABEL 47
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
MURID SD DAN SETINGKAT
NO

KABUPATEN/KOTA

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STRATA UKS

JUMLAH

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

19,120
13,885
10,281
25,542
11,189
7,256
6,151
11,173
12,197
8,906
36,255
8,113
6,675
7,474
14,735
6,194
6,472
9,491
11,082
10,580
10,037
8,278
6,748
9,633
8,208
13,575
17,414
26,099
21,115
1,287
27,535
1,566
12,163
2,823
2,491
411,743

19,054
13,912
10,534
25,457
11,285
7,462
5,986
11,099
12,585
9,247
34,631
8,584
6,827
7,784
15,063
6,394
6,519
10,106
11,433
10,644
10,229
8,573
6,721
9,377
8,235
13,759
17,776
26,425
20,921
1,329
25,844
1,637
12,649
2,824
2,540
413,445

38,174
27,797
20,815
50,999
22,474
14,718
12,137
22,272
24,782
18,153
70,886
16,697
13,502
15,258
29,798
12,588
12,991
19,597
22,515
21,224
20,266
16,851
13,469
19,010
16,443
27,334
35,190
52,524
42,036
2,616
53,379
3,203
24,812
5,647
5,031
825,188

19,058
13,412
7,870
1,551
11,189
141
5,961
11,168
5,705
8,144
11,657
6,454
6,530
7,474
8,188
6,512
4,730
9,491
11,082
10,580
10,037
8,274
6,269
8,969
8,087
8,404
3,335
9,337
15,856
1,277
7,812
1,615
12,319
2,823
2,382
273,693

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

99.7
96.6
76.5
6.1
100.0
1.9
96.9
100.0
46.8
91.4
32.2
79.6
97.8
100.0
55.6
105.1
73.1
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
92.9
93.1
98.5
61.9
19.2
35.8
75.1
99.2
28.4
103.1
101.3
100.0
95.6
66.5

18,993
13,439
8,064
1,546
11,285
144
5,800
11,095
5,887
8,455
10,516
6,828
6,678
7,784
8,369
6,722
4,765
10,106
11,433
10,644
10,229
8,570
6,243
8,730
8,114
8,518
3,405
9,454
15,709
1,317
7,386
1,687
12,810
2,824
2,429
275,978

99.7
96.6
76.6
6.1
100.0
1.9
96.9
100.0
46.8
91.4
30.4
79.5
97.8
100.0
55.6
105.1
73.1
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
92.9
93.1
98.5
61.9
19.2
35.8
75.1
99.1
28.6
103.1
101.3
100.0
95.6
66.8

38,051
26,851
15,934
3,097
22,474
285
11,761
22,263
11,592
16,599
22,173
13,282
13,208
15,258
16,557
13,234
9,495
19,597
22,515
21,224
20,266
16,844
12,512
17,699
16,201
16,922
6,740
18,791
31,565
2,594
15,198
3,302
25,129
5,647
4,811
549,671

99.7
96.6
76.6
6.1
100.0
1.9
96.9
100.0
46.8
91.4
31.3
79.5
97.8
100.0
55.6
105.1
73.1
100.0
100.0
100.0
100.0
100.0
92.9
93.1
98.5
61.9
19.2
35.8
75.1
99.2
28.5
103.1
101.3
100.0
95.6
66.6

TABEL 48
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
USILA (60TAHUN+)
NO

KECAMATAN

JUMLAH

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN

L+P

L+P

10

11

12

Kab.Cilacap

68,448

72,236

140,684

4,872

7.12

13,926

19.28

18,798

13.36

Kab.Banyumas

29,705

30,438

60,143

29,705

100.00

30,438

100.00

60,143

100.00

Kab.Purbalingga

44,507

46,213

90,720

18,906

42.48

19,890

43.04

38,796

42.76

Kab.Banjarnegara

47,887

45,824

93,711

15,940

33.29

17,437

38.05

33,377

35.62

Kab.Kebumen

65,915

95,378

161,293

31,677

48.06

73,287

76.84

104,047

64.51

Kab.Purworejo

50,717

56,793

107,510

13,128

25.88

25,297

44.54

38,425

35.74

Kab.Wonosobo

38,580

39,772

78,352

18,964

49.16

11,012

27.69

29,976

38.26

Kab.Magelang

60,008

84,835

144,843

36,245

60.40

32,835

38.70

69,080

47.69

Kab.Boyolali

37,499

36,438

73,937

16,031

42.75

16,116

44.23

32,147

43.48

10 Kab.Klaten

76,676

82,354

159,030

41,660

54.33

50,184

60.94

91,844

57.75

11 Kab.Sukoharjo

45,008

49,063

94,071

23,818

52.92

34,203

69.71

58,021

61.68

12 Kab.Wonogiri

29,415

31,800

61,215

16,869

57.35

18,237

57.35

35,106

57.35

110,456

115,042

225,498

35,857

32.46

37,346

32.46

73,203

32.46

14 Kab.Sragen

37,652

42,769

80,421

21,865

58.07

37,025

86.57

58,890

73.23

15 Kab.Grobogan

42,897

46,409

89,306

4,463

10.40

4,861

10.47

9,324

10.44

8,636

8,704

17,340

6,097

70.60

5,856

67.28

11,953

68.93

17 Kab.Rembang

15,365

16,361

31,726

2,760

17.96

2,938

17.96

5,698

17.96

18 Kab.Pati

91,823

94,735

186,558

91,823

100.00

94,735

100.00

186,558

100.00

19 Kab.Kudus

24,015

29,351

53,366

19,463

81.05

23,416

79.78

42,879

80.35

20 Kab.Jepara

3,707

7,214

10,921

3,707

100.00

7,214

100.00

10,921

100.00

21 Kab.Demak

46,657

50,037

96,694

46,657

100.00

50,037

100.00

96,694

100.00

22 Kab.Semarang

45,420

54,730

100,150

27,311

60.13

30,173

55.13

57,484

57.40

23 Kab.Temanggung

59,340

58,991

118,331

33,346

56.19

32,867

55.72

66,213

55.96

24 Kab.Kendal

21,051

22,383

43,434

14,634

69.52

13,858

61.91

28,492

65.60

25 Kab.Batang

31,855

34,201

66,056

21,525

67.57

25,572

74.77

47,097

71.30

26 Kab.Pekalongan

21,744

24,724

46,468

21,744

100.00

24,724

100.00

46,468

100.00

27 Kab.Pemalang

35,077

37,836

72,913

1,403

4.00

5,355

14.15

6,758

9.27

28 Kab.Tegal

52,471

51,988

104,459

13,904

26.50

13,775

26.50

27,679

26.50

29 Kab.Brebes

75,755

85,872

161,627

26,373

34.81

39,929

46.50

66,302

41.02

30 Kota Magelang

5,351

7,045

12,396

2,567

47.97

3,916

55.59

6,483

52.30

31 Kota Surakarta

19,373

25,493

44,866

10,307

53.20

13,563

53.20

23,870

53.20

7,316

7,608

14,924

5,288

72.29

5,500

72.29

10,788

72.29

33 Kota Semarang

22,507

28,693

51,200

13,465

59.83

19,493

67.94

32,958

64.37

34 Kota Pekalongan

11,217

14,066

25,283

6,313

56.28

8,591

61.08

14,904

58.95

13 Kab.Karanganyar

16 Kab.Blora

32 Kota Salatiga

35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

1,597

632

2,229

1,597

100.00

632

100.00

2,229

100.00

1,385,647

1,536,028

2,921,675

700,283

50.54

844,239

54.96

1,543,605

52.83

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

0.4995

0.5005

0.4939

0.5061

0.50084 0.49916
0.49784 0.50216
0.49301 0.50699
0.5068

0.4932

0.50164 0.49836
0.49219 0.50781
0.49063 0.50937
0.49535 0.50465
0.48589 0.51411
0.4944

0.5056

0.48983 0.51017
0.49451 0.50549
0.49203 0.50797
0.49819 0.50181
0.4843

0.5157

0.49219 0.50781
0.49847 0.50153
0.49528 0.50472
0.49122 0.50878
0.50103 0.49897
0.50675 0.49325
0.49918 0.50082
0.49663 0.50337
0.49486 0.50514
0.4969

0.5031

0.50232 0.49768
0.49212 0.50788
0.48607 0.51393
0.48901 0.51099
0.49021 0.50979
0.49983 0.50017
0.49509 0.50491
0.49579 0.50421

TABEL 49
PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

SARANA KESEHATAN

JUMLAH SARANA

1 RUMAH SAKIT UMUM

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I


JUMLAH

193

193

100.00

100.00

64

64

100.00

4 PUSKESMAS PERAWATAN

307

297

96.74

5 SARANA YANKES.LAINNYA

3,189

41

1.29

3,759

601

15.99

2 RUMAH SAKIT JIWA

3 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA

JUMLAH (KAB/KOTA)
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 50
JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

JENIS KEJADIAN LUAR


BIASA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

Keracunan Makanan
Chikungunya
Difteri
DBD
Leptopirosis
Diare
Campak
Tetanus Neonatorum
AFP
Varicela
KIPI
Malaria
Parotitis
Tersangka Flu Burung
Keracunan Pupuk
Sindrom Kawasaki
Banjir, Tanah longsor
Meningitis
Hepatitis A
Putting Beliung
Tiphoid
Hepatitis B
HFMD
Anthraks
Rubela
HIV/AIDS
Scabies

YANG TERSERANG
JUMLAH JUMLAH
KEC
DESA
3

94
10
21
10
24
21
29
2
31
7
14
2
1
2
0
0
1
0
3
0
0
1
2
4
11
0
4

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

105
24
31
12
34
24
34
3
33
7
17
3
1
2
0
0
1
0
3
0
0
1
3
4
17
0
4

JUMLAH PENDUDUK TERANCAM

JUMLAH PENDERITA

ATTACK RATE (%)

JUMLAH KEMATIAN

CFR (%)

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

439,496
0
837
6,135
1,575
38,971
23,506
0
14,430
1,166
10,507
5,609
0
0
0
0
24,024
0
3,271
0
0
0
0
17,904
7,267
0
0

444,232
0
771
5,976
1,658
39,592
24,068
0
15,104
1,165
10,722
5,582
0
0
0
0
23,331
0
5,398
0
0
0
0
19,733
7,307
0
0

883,728
0
1,608
12,111
3,233
78,563
47,574
0
29,534
2,331
21,229
11,191
0
0
0
0
47,355
0
8,669
0
0
0
0
37,637
14,574
0
0

744
147
20
5
30
153
124
3
16
38
4
156
0
0
0
0
0
0
42
0
0
2
3
33
100
0
0

926
144
15
11
2
177
144
0
7
30
1
116
0
1
0
0
0
0
42
0
0
1
2
18
99
0
0

1,670
291
35
16
32
330
268
3
23
68
5
272
0
1
0
0
0
0
84
0
0
3
5
51
199
0
0

0.17
2.39
0.08
1.90
0.39
0.53
0.11
3.26
0.04
2.78
1.28
0.18
1.38
-

0.21
1.95
0.18
0.12
0.45
0.60
0.05
2.58
0.01
2.08
0.78
0.09
1.35
-

0.19
2.18
0.13
0.99
0.42
0.56
0.08
2.92
0.02
2.43
0.97
0.14
1.37
-

4
0
0
4
0
0
0
2
0
0
2
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

3
0
0
9
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

7
0
0
13
1
0
0
2
0
0
2
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0.54
80.00
66.67
50.00
0.64
-

0.32
81.82
50.00
-

0.42
81.25
3.13
66.67
40.00
0.37
-

TABEL 51
DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
DESA/KELURAHAN

JUMLAH

RATA2 KEJADIAN
DESA/KELURAHAN
KLB PER JUMLAH
DESA/KELURAHAN

DITANGANI <24
JAM

Kab.Cilacap

284

0.03

100.00

Kab.Banyumas

331

0.01

100.00

Kab.Purbalingga

239

0.02

100.00

Kab.Banjarnegara

278

0.02

100.00

Kab.Kebumen

460

0.01

100.00

Kab.Purworejo

494

14

0.03

14

100.00

Kab.Wonosobo

265

0.02

100.00

Kab.Magelang

372

0.01

100.00

Kab.Boyolali

269

0.02

100.00

10 Kab.Klaten

401

0.01

100.00

11 Kab.Sukoharjo

167

0.01

100.00

12 Kab.Wonogiri

294

0.01

100.00

13 Kab.Karanganyar

177

0.05

100.00

14 Kab.Sragen

208

22

0.11

22

100.00

15 Kab.Grobogan

280

0.03

100.00

16 Kab.Blora

295

0.02

100.00

17 Kab.Rembang

294

0.02

100.00

18 Kab.Pati

406

0.01

100.00

19 Kab.Kudus

132

0.02

100.00

20 Kab.Jepara

194

0.02

100.00

21 Kab.Demak

249

0.04

100.00

22 Kab.Semarang

235

0.04

100.00

23 Kab.Temanggung

289

0.02

100.00

24 Kab.Kendal

285

13

0.05

13

100.00

25 Kab.Batang

248

0.02

100.00

26 Kab.Pekalongan

285

0.02

100.00

27 Kab.Pemalang

222

0.01

100.00

28 Kab.Tegal

287

0.00

100.00

29 Kab.Brebes

297

14

0.05

14

100.00

30 Kota Magelang

17

0.18

100.00

31 Kota Surakarta

51

0.12

100.00

32 Kota Salatiga

22

0.05

100.00

33 Kota Semarang

177

0.04

100.00

34 Kota Pekalongan

47

0.02

100.00

35 Kota Tegal

27

0.19

100.00

8,578

220

0.03

220

100.00

JUMLAH (KAB/KOTA)
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 52
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO KABUPATEN/KOTA
1

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


TUMPATAN GIGI TETAP
PENCABUTAN GIGI TETAP
RASIO TUMPATAN/
L
P
L+P
L
P
L+P
L
P
L+P
3

1 Kab.Cilacap

10

11

2 Kab.Banyumas

1,185

1,214

2,399

1,410

1,444

2,854

0.84

0.84

0.84

3 Kab.Purbalingga

1,818

2,895

4,713

1,439

2,141

3,580

1.26

1.35

1.32

4 Kab.Banjarnegara

1,883

2,613

4,496

1,392

1,700

3,092

1.35

1.54

1.45

5 Kab.Kebumen

2,055

4,336

6,391

1,676

2,464

4,140

1.23

1.76

1.54

6 Kab.Purworejo

2,356

3,478

5,834

2,008

2,274

4,282

1.17

1.53

1.36

7 Kab.Wonosobo

614

964

1,578

1,243

1,562

2,805

0.49

0.62

0.56

8 Kab.Magelang

4,380

4,520

8,900

6,623

6,833

13,456

0.66

0.66

0.66

9 Kab.Boyolali

1,350

1,969

3,319

1,101

3,207

4,308

1.23

0.61

0.77

10 Kab.Klaten

2,431

2,477

4,908

3,262

3,324

6,586

0.75

0.75

0.75

11 Kab.Sukoharjo

1,401

1,145

2,546

1,837

2,250

4,087

0.76

0.51

0.62

12 Kab.Wonogiri

571

893

1,464

599

656

1,255

0.95

1.36

1.17

13 Kab.Karanganyar

2,370

3,219

5,589

2,346

2,648

4,994

1.01

1.22

1.12

14 Kab.Sragen

4,962

5,073

10,035

1,709

1,871

3,580

2.90

2.71

2.80

15 Kab.Grobogan

1,200

1,238

2,438

1,466

1,514

2,980

0.82

0.82

0.82

39

41

80

11

13

24

3.55

3.15

3.33

16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang

91

173

264

1,595

2,231

3,826

0.06

0.08

0.07

947

977

1,924

2,374

2,449

4,823

0.40

0.40

0.40

19 Kab.Kudus

1,785

2,959

4,744

973

1,230

2,203

1.83

2.41

2.15

20 Kab.Jepara

1,804

1,215

3,019

3,563

1,452

5,015

0.51

0.84

0.60

21 Kab.Demak

937

1,820

2,757

1,600

2,652

4,252

0.59

0.69

0.65

22 Kab.Semarang

4,559

7,185

11,744

3,398

4,366

7,764

1.34

1.65

1.51

23 Kab.Temanggung

2,035

2,592

4,627

3,681

4,406

8,087

0.55

0.59

0.57

24 Kab.Kendal

488

620

1,108

896

771

1,667

0.54

0.80

0.66

25 Kab.Batang

1,235

1,675

2,910

1,519

1,725

3,244

0.81

0.97

0.90

26 Kab.Pekalongan

1,260

1,831

3,091

720

941

1,661

1.75

1.95

1.86

18 Kab.Pati

27 Kab.Pemalang

545

841

1,386

2,175

3,109

5,284

0.25

0.27

0.26

28 Kab.Tegal

2,769

2,743

5,512

1,995

1,977

3,972

1.39

1.39

1.39

29 Kab.Brebes

1,368

1,666

3,034

701

545

1,246

1.95

3.06

2.43

30 Kota Magelang

597

1,169

1,766

583

816

1,399

1.02

1.43

1.26

31 Kota Surakarta

2,750

2,874

5,624

2,140

2,237

4,377

1.29

1.28

1.28

32 Kota Salatiga

1,475

2,870

4,345

1,610

2,575

4,185

0.92

1.11

1.04

33 Kota Semarang

2,096

3,997

6,093

3,223

5,675

8,898

0.65

0.70

0.68

34 Kota Pekalongan

1,107

1,715

2,822

707

993

1,700

1.57

1.73

1.66

35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/ KOTA)

2,107

2,143

4,250

1,353

1,376

2,729

1.56

1.56

1.56

77,140

77,140

135,710

62,928

75,427

138,355

1.23

1.02

0.98

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 53
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

KABUPATEN/KOTA

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/ KOTA)

JUMLAH
SD/MI
JUMLAH
DGN
SD/MI
SIKAT
GIGI
3
4

JUMLAH
SD/MI
MENDAPA
T YAN.
GIGI
6

UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF)


MURID SD/MI DIPERIKSA

JUMLAH MURID SD/MI


%

PERLU PERAWATAN

MENDAPAT PERAWATAN

L+P

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

10,979

350

3.19

936

8.53

40,286

41,103

81,389

13,158

32.66

11,789

28.68

24,947

30.65

7,071

6,599

13,670

2,888

40.84

40.02

5,529

40.45

647
847

134
682

20.71
80.52

631
773

97.53
91.26

25,280
57,552

23,914
46,798

49,194
104,350

6,619
19,977

26.18
34.71

6,631
17,841

27.73
38.12

13,250
37,818

26.93
36.24

3,168
10,347

3,347
10,136

6,515
20,483

2,174
1,878

68.62
18.15

2,166
1,823

64.71
17.99

4,340
3,701

66.62
18.07

876

465

53.08

700

79.91

59,261

56,139

115,400

31,828

53.71

30,178

53.76

62,006

53.73

8,698

8,336

17,034

4,299

49.43

3,863

46.34

8,162

47.92

574

574

100.00

574

100.00

41,280

40,138

81,418

23,685

57.38

21,462

53.47

45,147

55.45

4,684

4,641

9,325

1,843

39.35

2,996

64.56

4,839

51.89

923
912
169

164
152

17.77
0.00
89.94

798
86.46
912 100.00
159
94.08

62,994
34,302
24,210

64,994
30,376
24,664

715
577

715 100.00
60
10.40

661
92.45
577 100.00

31,202
6,623

31,909
6,899

924
666
417
875
607
764
605
699
577
664
577
658
867
857
999
77
292
110
605
172
155

294
31.82
0.00
122
29.26
875 100.00
6
0.99
606
79.32
199
32.89
642
91.85
577 100.00
0.00
409
70.88
658 100.00
192
22.15
548
63.94
298
29.83
77 100.00
44
15.07
110 100.00
259
42.81
93
54.07
0.00

621
67.21
0.00
127
30.46
875 100.00
606
99.84
606
79.32
519
85.79
686
98.14
577 100.00
0.00
483
83.71
658 100.00
412
47.52
399
46.56
768
76.88
77 100.00
291
99.66
110 100.00
605 100.00
147
85.47
155 100.00

74,850
7,546
12,461
9,806
43,730
58,579
46,255
53,264
37,471
113,994
39,132
50,466
48,354
76,630
84,237
6,524
34,929
5,636
73,761
16,375
15,437

77,274
6,984
9,932
9,791
40,732
59,932
46,327
48,655
33,849
158,830
36,851
49,990
44,400
75,923
86,173
7,456
32,783
5,069
68,792
15,111
14,325

127,988
64,678
48,874
63,111
13,522
152,124
14,530
22,393
19,597
84,462
118,511
92,582
101,919
71,320
272,824
75,983
100,456
92,754
152,553
170,410
13,980
67,712
10,705
142,553
31,486
29,762

52.55 1,292,426

1,296,114

2,588,540

29,386

9,305

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

31.66

15,443

27,751
32,195
21,038

44.05
93.86
86.90

28,633
29,402
21,434

44.05
96.79
86.90

10,680
34.23
6,729 101.59

10,923
6,023

34.23
87.31

12,608
16.84
5,811
77.01
3,460
27.77
9,806 100.00
7,354
16.82
11,951
20.40
18,494
39.98
38,611
72.49
35,479
94.68
36,873
32.35
13,503
34.51
10,873
21.55
9,904
20.48
26,503
34.59
6,083
7.22
3,480
53.34
3,111
8.91
5,636 100.00
12,278
16.65
4,279
26.13
2,425
15.71

11,539
7,511
3,179
9,791
6,812
14,213
17,743
36,474
32,289
38,301
13,483
10,249
7,826
26,258
6,172
3,537
2,919
5,029
11,488
4,526
2,387

14.93
107.55
32.01
100.00
16.72
23.72
38.30
74.96
95.39
24.11
36.59
20.50
17.63
34.59
7.16
47.44
8.90
99.21
16.70
29.95
16.66

456,041

35.19

472,183

36.53

56,384 44.05
61,597 95.24
42,472 86.90
21,603 34.23
12,752 94.31
24,147 15.87
13,322 91.69
6,639 29.65
19,597 100.00
14,166 16.77
26,164 22.08
36,237 39.14
75,085 73.67
67,768 95.02
75,174 27.55
26,986 35.52
21,122 21.03
17,730 19.12
52,761 34.59
12,255
7.19
7,017 50.19
6,030
8.91
10,665 99.63
23,766 16.67
8,805 27.96
4,812 16.17
928,224

5,466
2,211
7,528

5,639
2,461
7,670

3,504
4,976

3,583
5,182

194
1,437
542
3,448
57
7,278
4,668
14,764
5,997
4,973
4,160
8,366
3,067
6,191
5,979
877
315
1,367
3,253
1,605
932

200
1,742
434
3,557
143
3,772
2,661
13,884
6,307
5,891
3,905
8,743
3,175
6,133
5,489
1,007
296
970
3,076
1,244
843

11,105
4,672
15,198
7,087
10,158
394
3,179
976
7,005
200
11,050
7,329
28,648
12,304
10,864
8,065
17,109
6,242
12,324
11,468
1,884
611
2,337
6,329
2,849
1,775

35.86 137,122

131,067

268,189

2641

4,016
1,431
5,318

73.48
64.72
70.64

4,143
1,756
5,417

73.47
71.35
70.63

1,865

53.23

1,908

53.25

10
615
34
1,096
57
7,278
2,494
10,689
2,615
1,486
2,711
2,602
1,329
5,128
3,534
288
172
2,766
1,391
352
833

5.16
42.80
6.27
31.79
100.00
100.00
53.43
72.40
43.61
29.88
65.17
31.10
43.33
82.84
59.11
32.84
54.60
202.34
42.76
21.93
89.38

11
784
31
1,131
143
3,772
2,803
10,282
2,538
1,833
2,821
2,677
1,413
5,081
3,403
255
162
2,283
1,267
487
729

5.50
45.01
7.14
31.80
100.00
100.00
105.34
74.06
40.24
31.12
72.24
30.62
44.50
82.84
62.00
25.32
54.73
235.36
41.19
39.15
86.48

8,159
3,187
10,735
3,773
21
1,399
65
2,227
200
11,050
5,297
20,971
5,153
3,319
5,532
5,279
2,742
10,209
6,937
543
334
5,049
2,658
839
1,562

73,192

53.38

70,619

53.88

143,811

73.47
68.21
70.63
53.24
0.00
5.33
44.01
6.66
31.79
100.00
100.00
72.27
73.20
41.88
30.55
68.59
30.86
43.93
82.84
60.49
28.82
54.66
216.05
42.00
29.45
88.00
53.62

TABEL 54
JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
PENYULUHAN KESEHATAN
NO

KABUPATEN/KOTA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH SELURUH
KEGIATAN
PENYULUHAN
KELOMPOK

JUMLAH KEGIATAN
PENYULUHAN MASSA

2,671
8,643
13,353
10,757
20,679
3,273
120
2,140
9,066
12,470
4,815
9,057
14,958
14,220
5,104
66
3,972
701
4,577
615
2,878
18,240
9,394
112,764
2,603
34,503
2,565
8,900
13,452
102
9,499
989
10,534
1,618
486

2,656
1
83
29
485
611
12
233
51
765
20
76
740
1,363
47
225
197
39
377
36
1,412
897
285
150
33
138
340
81
26
1,191
167
719
1,556
75

369,784

15,116

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 55
CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO
1

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH
PERSENTASE

JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR

JUMLAH PENDUDUK

KAB/KOTA

ASKES

JAMSOSTEK

ASKESKIN/JAMKESMAS

LAINNYA

JAMKESDA

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

841,392
800,728
433,425
446,245
588,284
349,321
390,970
611,711
469,242
565,750
420,398
459,859
414,715
428,761
662,215
416,823
303,183
590,871
397,211
570,684
540,561
475,682
366,155
469,461
363,720
427,785
635,899
706,171
889,428
59,274
247,728
86,788
799,034
145,130
121,101
16,495,705

838,472
802,309
444,064
444,717
593,394
359,162
380,477
607,660
484,075
587,297
428,320
486,514
424,047
446,522
676,912
430,302
305,365
629,122
409,794
574,232
550,818
492,701
364,565
456,864
364,858
433,581
649,125
714,830
881,052
61,173
261,848
90,692
830,890
145,217
123,531
16,774,502

1,679,864 31,539
1,603,037 28,965
877,489 25,618
890,962 25,808
1,181,678 50,095
708,483 61,532
771,447 19,354
1,219,371 37,868
953,317 15,859
1,153,047 52,629
848,718 22,527
946,373 26,113
838,762 27,229
875,283 26,348
1,339,127 23,247
847,125 25,627
608,548 18,227
1,219,993
807,005 14,428
1,144,916 64,377
1,091,379 14,903
968,383 39,269
730,720 18,738
926,325 24,211
728,578 22,781
861,366
1,285,024 12,253
1,421,001 26,333
1,770,480 15,896
120,447 12,463
509,576 35,054
177,480
1,629,924 45,609
290,347 12,362
244,632 10,620
33,270,207 887,882
5.77

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

31,431
29,023
26,251
25,721
50,529
63,276
18,835
37,620
16,362
54,639
22,950
27,629
27,847
27,442
23,763
26,457
18,360

62,970
57,988
51,869
51,529
100,624
124,808
38,189
75,488
32,221
107,268
45,477
53,742
55,076
53,790
47,010
52,084
36,587

20,094
8,577
6,955
1,629
4,072
1,198
163,157
207
1,933
8,132

20,024
8,593
7,125
1,623
4,108
1,232
158,778
206
1,995
8,442

40,118
17,170
14,080
3,252
8,180
2,430
321,935
413
3,928
16,574

15,299

15,643

30,942

1,353

1,362

2,715

16,702
6,477
15,186
40,673
18,662
23,567
22,857

31,130
70,854
30,089
79,942
37,400
47,778
45,638

29,259
7,481

30,186
7,527

59,445
15,008

18,073

18,720

36,793

7,343
47,961

7,145
48,112

14,488
96,073

12,508
26,662
15,749
12,863
37,063

24,761
52,995
31,645
25,326
72,117

11,638

11,880

23,518

11,043

11,397

22,440

47,430
12,371
10,830
847,735
5.43

93,039
24,733
21,450
1,735,617
5.60

2,483
2,347
370,234
3.92

2,485
2,395
368,978
3.86

4,968
4,742
739,212
3.89

384,409
382,303
766,712 75,567
365,451
356,341
721,792
347
240,765
240,563
481,328 66,411
189,602
187,794
377,396 98,303
328,972
320,319
649,291 51,374
129,745
128,944
258,689
186,791
181,518
368,309 27,347
241,657
239,046
480,703 150,805
166,779
172,359
339,138
88
275,959
281,970
557,929 12,266
152,826
153,126
305,952 47,248
147,975
156,021
303,996 28,935
143,895
147,530
291,425 33,180
161,222
169,940
331,162
864
291,198
305,341
596,539 17,299
169,198
172,851
342,049 38,850
178,903
178,780
357,683 29,323
278,041
291,848
569,889 25,614
112,801
119,652
232,453 25,845
233,496
240,318
473,814 21,659
291,649
293,116
584,765 13,621
134,254
136,580
270,834 17,848
147,102
144,866
291,968 31,637
176,582
173,035
349,617 46,638
175,736
173,588
349,324 29,974
231,419
224,598
456,017
4,775
337,007
328,133
665,140 22,905
335,095
325,844
660,939 18,206
540,636
528,303 1,068,939
31
13,479
13,624
27,103 23,565
79,495
80,525
160,020
5,330
18,775
19,029
37,804
19
134,325
135,771
270,096
4,808
38,540
37,376
75,916
7,242
38,731
37,575
76,306
7,383
7,072,510 7,078,527 14,151,037 985,306
42.87
42.20
42.53 110.97

76,248
284
68,050
49,261
50,817

151,815
631
134,461
147,564
102,191

26,613
149,818
95
12,734
48,136
36,850
32,657
640
34,600
47,484
30,577
27,155
24,942
21,791
5,324
20,136
31,751
46,714
30,034
4,877
23,380
18,433
25
23,971
6,148
19
4,757
7,246
7,131
968,699
114.27

53,960
300,623
183
25,000
95,384
65,785
65,837
1,504
51,899
86,334
59,900
52,769
50,787
43,450
18,945
37,984
63,388
93,352
60,008
9,652
46,285
36,639
56
47,536
11,478
38
9,565
14,488
14,514
1,954,005
112.58

65,932
16,805
51,674
2,044
131,698
58,688
158,184
108,261
80,934
27,915
70,391
79,083
62,646
43,465
22,983
20,212
61,768

324,434
319,524
52,950
2,038
132,842
60,346
163,657
107,554
83,505
28,980
71,713
83,676
64,066
45,269
24,122
24,703
62,213

390,366
336,329
104,624
4,082
264,540
119,034
321,841
215,815
164,439
56,895
142,104
162,759
126,712
88,734
47,105
44,915
123,981

102,280
65,809
58,024
63,069
78,112
98,131
673

104,221
68,164
57,773
61,377
78,356
99,461
686

206,501
133,973
115,797
124,446
156,468
197,592
1,359

6,618
24,653
100,331
79,873
24,812
380
1,765,448
13.23

6,830
26,059
104,845
83,057
24,827
388
2,367,636
17.45

13,448
50,712
205,176
162,930
49,639
768
4,133,084
15.36

577,541
420,145
391,423
317,386
566,211
251,163
554,833
538,798
265,593
376,901
292,992
282,106
282,249
231,899
354,727
253,887
289,574
303,655
182,333
327,013
422,453
275,253
255,501
317,843
354,564
334,325
384,476
379,634
556,563
67,168
144,532
119,125
264,615
85,439
59,461
11,081,380
67.18

758,192
713,481
326,889
217,176
507,798
253,798
517,315
384,426
274,221
374,031
247,789
267,326
255,086
242,651
353,226
224,011
260,715
291,848
166,540
254,322
412,523
264,137
221,301
265,124
322,913
324,059
353,207
352,506
544,052
44,714
143,647
123,874
266,258
77,059
51,188
10,657,403
63.53

1,335,733 68.64 90.43 79.51


1,133,626 52.47 88.93 70.72
718,312 90.31 73.61 81.86
534,562 71.12 48.83 60.00
1,074,009 96.25 85.58 90.89
504,961 71.90 70.66 71.27
1,072,148 141.91 135.96 138.98
923,224 88.08 63.26 75.71
539,814 56.60 56.65 56.62
750,932 66.62 63.69 65.13
540,781 69.69 57.85 63.72
549,432 61.35 54.95 58.06
537,335 68.06 60.16 64.06
474,550 54.09 54.34 54.22
707,953 53.57 52.18 52.87
477,898 60.91 52.06 56.41
550,289 95.51 85.38 90.43
595,503 51.39 46.39 48.81
348,873 45.90 40.64 43.23
581,335 57.30 44.29 50.78
834,976 78.15 74.89 76.51
539,390 57.86 53.61 55.70
476,802 69.78 60.70 65.25
582,967 67.70 58.03 62.93
677,477 97.48 88.50 92.99
658,384 78.15 74.74 76.43
737,683 60.46 54.41 57.41
732,140 53.76 49.31 51.52
1,100,615 62.58 61.75 62.16
111,882 113.32 73.09 92.89
288,179 58.34 54.86 56.55
242,999 137.26 136.59 136.92
530,873 33.12 32.04 32.57
162,498 58.87 53.06 55.97
110,649 49.10 41.44 45.23
21,738,783
65.34 67.18 63.53 65.34

0.500863 0.499137
0.499501 0.500499
0.493903 0.506097
0.500842 0.499158
0.497842 0.502158
0.493013 0.506987
0.506805 0.493195
0.50164

0.49836

0.492185 0.507815
0.490633 0.509367
0.495346 0.504654
0.485892 0.514108
0.494397 0.505603
0.489831 0.510169
0.494511 0.505489
0.492032 0.507968
0.498193 0.501807
0.484302 0.515698
0.492193 0.507807
0.498471 0.501529
0.495281 0.504719
0.491223 0.508777
0.501026 0.498974
0.506747 0.493253
0.499177 0.500823
0.496633 0.503367
0.494864 0.505136
0.496904 0.503096
0.502316 0.497684
0.492116 0.507884
0.486068 0.513932
0.489014 0.510986
0.490214 0.509786
0.499828 0.500172
0.495094 0.504906

TABEL 56
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN)
MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN
NO

KAB/KOTA

DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS

JUMLAH YANG ADA


L

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

L+P

324,434
319,524
235,235
219,538
306,205
118,484
158,184
215,815
161,706
206,796
142,104
162,759
126,712
151,027
261,238
148,636
124,518
188,279
62,812
153,755
183,029
128,538
115,188
171,354
157,411
198,597
252,260
204,327
429,968
13,559
61,114
192,193
143,485
50,621
30,309
6,119,714

331,728
338,042
241,042
222,659
318,436
119,030
163,657
231,645
167,289
214,692
133,158
168,381
131,960
157,535
281,697
148,371
123,981
207,107
64,882
154,697
206,501
133,973
115,797
166,791
156,468
197,592
256,909
206,874
437,925
13,993
64,618
205,176
162,930
49,639
32,494
6,327,669

JUMLAH
6

656,162
384,409
657,566
365,451
476,277
240,765
442,197
189,602
624,641
328,972
237,514
129,745
321,841
186,791
447,460
241,657
328,995
166,779
421,488
275,959
275,262
152,826
331,140
147,975
258,672
143,895
308,562
161,222
542,935
291,198
297,007
169,198
248,499
178,903
395,386
278,041
127,694
112,801
308,452
233,496
389,530
291,649
262,511
134,254
230,985
147,102
338,145
176,582
313,879
175,736
396,189
231,419
509,169
337,007
411,201
335,095
867,893
540,636
27,552
13,479
125,732
79,495
397,369
18,775
306,415
134,325
100,260
38,540
62,803
38,731
12,447,383 7,072,510

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

P
%
7

JUMLAH
8

118.5
382,303
114.4
356,341
102.4
240,563
86.4
187,794
107.4
320,319
109.5
128,944
118.1
181,518
112.0
239,046
103.1
172,359
133.4
281,970
107.5
153,126
90.9
156,021
113.6
147,530
106.8
169,940
111.5
305,341
113.8
172,851
143.7
178,780
147.7
291,848
179.6
119,652
151.9
240,318
159.3
293,116
104.4
136,580
127.7
144,866
103.1
173,035
111.6
173,588
116.5
224,598
133.6
328,133
164.0
325,844
125.7
528,303
99.4
13,624
130.1
80,525
9.8
19,029
93.6
135,771
76.1
37,376
127.8
37,575
115.6 7,078,527

JAMKESDA
L+P

JUMLAH

10

11

115.2
766,712
105.4
721,792
99.8
481,328
84.3
377,396
100.6
649,291
108.3
258,689
110.9
368,309
103.2
480,703
103.0
339,138
131.3
557,929
115.0
305,952
92.7
303,996
111.8
291,425
107.9
331,162
108.4
596,539
116.5
342,049
144.2
357,683
140.9
569,889
184.4
232,453
155.3
473,814
141.9
584,765
101.9
270,834
125.1
291,968
103.7
349,617
110.9
349,324
113.7
456,017
127.7
665,140
157.5
660,939
120.6 1,068,939
97.4
27,103
124.6
160,020
9.3
37,804
83.3
270,096
75.3
75,916
115.6
76,306
111.9 14,151,037

JUMLAH
12

PELAYANAN KESEHATAN DASAR


(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

P
%
13

JUMLAH
14

116.8 75,567 23.29 76,248


109.8
347
0.11
284
101.1 66,411 28.23 68,050
85.3 98,303 44.78 49,261
103.9 51,374 16.78 50,817
108.9
0.00
114.4 27,347 17.29 26,613
107.4 150,805 69.88 149,818
103.1
88
0.05
95
132.4 12,266
5.93 12,734
111.1 47,248 33.25 48,136
91.8 28,935 17.78 36,850
112.7 33,180 26.19 32,657
107.3
864
0.57
640
109.9 17,299
6.62 34,600
115.2 38,850 26.14 47,484
143.9 29,323 23.55 30,577
144.1 25,614 13.60 27,155
182.0 25,845 41.15 24,942
153.6 21,659 14.09 21,791
150.1 13,621
7.44
5,324
103.2 17,848 13.89 20,136
126.4 31,637 27.47 31,751
103.4 46,638 27.22 46,714
111.3 29,974 19.04 30,034
115.1
4,775
2.40
4,877
130.6 22,905
9.08 23,380
160.7 18,206
8.91 18,433
123.2
31
0.01
25
98.4 23,565 173.80 23,971
127.3
5,330
8.72
6,148
9.5
19
0.01
19
88.1
4,808
3.35
4,757
75.7
7,242 14.31
7,246
121.5
7,383 24.36
7,131
113.7 985,306 16.42 968,699

L+P

JUMLAH

15

16

17

22.99
0.08
28.23
22.12
15.96
0.00
16.26
64.68
0.06
5.93
36.15
21.88
24.75
0.41
12.28
32.00
24.66
13.11
38.44
14.09
2.58
15.03
27.42
28.01
19.19
2.47
9.10
8.91
0.01
171.31
9.51
0.01
2.92
14.60
21.95
15.60

151,815
631
134,461
147,564
102,191
53,960
300,623
183
25,000
95,384
65,785
65,837
1,504
51,899
86,334
59,900
52,769
50,787
43,450
18,945
37,984
63,388
93,352
60,008
9,652
46,285
36,639
56
47,536
11,478
38
9,565
14,488
14,514
1,954,005

23.14
0.10
28.23
33.37
16.36
16.77
67.18
0.06
5.93
34.65
19.87
25.45
0.49
9.56
29.07
24.10
13.35
39.77
14.09
4.86
14.47
27.44
27.61
19.12
2.44
9.09
8.91
0.01
172.53
9.13
0.01
3.12
14.45
23.11
16.00

JUMLAH
18

53,973
23,015
118,643
39,942
276
76,935
45,813
123,673
6,756
197,218
9,226
37,454
100,908
34,893
40,870
129,950
118,092
117,739
32,954
33,825
142,934
11,568
21,186
84,657
56,196
111,045
203,986
20,372
17,869
5,607
26,830
37,507
2,081,912

P
%
19

JUMLAH
20

16.64
53,786
7.20
23,060
50.44
87,885
18.19
39,808
0.09
278
64.93
79,115
28.96
44,582
57.31 122,864
4.18
6,970
95.37 204,748
6.49
9,399
23.01
39,628
79.64 103,196
23.10
60,344
15.64
41,777
87.43 134,160
94.84 118,949
62.53 125,372
52.46
34,000
22.00
34,032
78.09 145,658
9.00
11,981
0.00
12.36
37,920
53.78
84,937
28.30
56,958
44.02 113,351
0.00
47.44 202,105
150.25
21,024
29.24
18,894
2.92
5,859
0.00
53.00
26,849
123.75
38,250
36.80 2,127,739

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN


(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)

L+P
%
21

JUMLAH
22

16.21 107,759
6.82
46,075
36.46 206,528
17.88
79,750
0.09
554
66.47 156,050
27.24
90,395
53.04 246,537
4.17
13,726
95.37 401,966
7.06
18,625
23.53
77,082
78.20 204,104
38.31
95,237
14.83
82,647
90.42 264,110
95.94 237,041
60.53 243,111
52.40
66,954
22.00
67,857
70.54 288,592
8.94
23,549
0.00
22.74
59,106
54.28 169,594
28.83 113,154
44.12 224,396
0.00
46.15 406,091
150.25
41,396
29.24
36,763
2.86
11,466
0.00
54.09
53,679
117.71
75,757
36.42 4,209,651

L
%
23

16.42
7.01
43.36
18.03
0.09
65.70
28.09
55.10
4.17
95.37
6.77
23.28
78.90
30.86
15.22
88.92
95.39
61.49
52.43
22.00
74.09
8.97
0.00
17.48
54.03
28.56
44.07
0.00
46.79
150.25
29.24
2.89
0.00
53.54
120.63
36.61

JUMLAH
24

11,742
48,188
14,449
5,579
6,894
12,066
5,881
11,532
3,747
10,145
4,929
302
8,679
6,490
13,086
11
11,144
6,294
9,968
8,270
6,460
6,256
3,889
2,617
7,136
20,574
4,384
1,631
3,684
8,104
8,170
66,824
1,598
3,111
343,834

P
%
25

JUMLAH
26

3.62 11,702
15.08 48,285
6.14 12,067
2.54
5,560
2.25
6,954
10.18 12,407
3.72
5,723
5.34 11,456
2.32
3,866
4.91 10,532
3.47
5,022
0.19
320
6.85
8,876
4.30
6,759
5.01 13,377
0.01
12
8.95 11,225
3.34
6,701
15.87 10,285
5.38
8,320
3.53
6,584
4.87
6,479
3.38
3,873
1.53
2,547
4.53
7,160
10.36 20,852
1.74
4,475
0.80
1,652
0.00
27.17
3,802
13.26
8,568
4.25
8,538
46.57 69,492
3.16
1,599
10.26
3,173
6.04 348,243

L+P
%
27

JUMLAH
28

%
29

3.53 23,444 3.57


14.28 96,473 14.67
5.01 26,516 5.57
2.50 11,139 2.52
2.18 13,848 2.22
10.42 24,473 10.30
3.50 11,604 3.61
4.95 22,988 5.14
2.31
7,613 2.31
4.91 20,677 4.91
3.77
9,951 3.62
0.19
622 0.19
6.73 17,555 6.79
4.29 13,249 4.29
4.75 26,463 4.87
0.01
23 0.01
9.05 22,369 9.00
3.24 12,995 3.29
15.85 20,253 15.86
5.38 16,590 5.38
3.19 13,044 3.35
4.84 12,735 4.85
3.34
7,762 3.36
1.53
5,164 1.53
4.58 14,296 4.55
10.55 41,426 10.46
1.74
8,859 1.74
0.80
3,283 0.80
0.00
- 0.00
27.17
7,486 27.17
13.26 16,672 13.26
4.16 16,708 4.20
42.65 136,316 44.49
3.22
3,197 3.19
9.76
6,284 10.01
5.91 692,077 5.98

0.5009
0.4995
0.4939
0.5008
0.4978
0.493
0.5068
0.5016
0.4922
0.4906
0.4953
0.4859
0.4944
0.4898
0.4945
0.492
0.4982
0.4843
0.4922
0.4985
0.4953
0.4912
0.501
0.5067
0.4992
0.4966
0.4949
0.4969
0.5023
0.4921
0.4861
0.489
0.4902
0.4998
0.4951

0.4991
0.5005
0.5061
0.4992
0.5022
0.507
0.4932
0.4984
0.5078
0.5094
0.5047
0.5141
0.5056
0.5102
0.5055
0.508
0.5018
0.5157
0.5078
0.5015
0.5047
0.5088
0.499
0.4933
0.5008
0.5034
0.5051
0.5031
0.4977
0.5079
0.5139
0.511
0.5098
0.5002
0.5049

TABEL 57
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN
MENDAPAT YANKES RAWAT INAP
NO

KECAMATAN

PELAYANAN KESEHATAN DASAR


(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

JUMLAH YANG ADA

L
L
1

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

324,434
319,524
235,235
219,538
306,205
118,484
158,184
215,815
161,706
206,796
142,104
162,759
126,712
151,027
261,238
148,636
124,518
188,279
62,812
153,755
183,029
128,538
115,188
171,354
157,411
198,597
252,260
204,327
429,968
13,559
61,114
192,193
143,485
50,621
30,309
6,119,714

P
4

331,728
338,042
241,042
222,659
318,436
119,030
163,657
231,645
167,289
214,692
133,158
168,381
131,960
157,535
281,697
148,371
123,981
207,107
64,882
154,697
206,501
133,973
115,797
166,791
156,468
197,592
256,909
206,874
437,925
13,993
64,618
205,176
162,930
49,639
32,494
6,327,669

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

L+P
5

656,162
657,566
476,277
442,197
624,641
237,514
321,841
447,460
328,995
421,488
275,262
331,140
258,672
308,562
542,935
297,007
248,499
395,386
127,694
308,452
389,530
262,511
230,985
338,145
313,879
396,189
509,169
411,201
867,893
27,552
125,732
397,369
306,415
100,260
62,803
12,447,383

JUMLAH
6

1,364
299
1,560
709
1,137
953
670
803
119
16,857
322
385
1,735
1,386
694
412
2,811
967
366
5,392
1,273
315
820
4,096
672
3,860
93,586
2,757
137
98
15
93
46
146,709

%
7

0.42
0.09
0.66
0.32
0.37
0.80
0.42
0.37
0.07
8.15
0.23
0.24
1.37
0.92
0.27
0.28
2.26
0.51
0.58
3.51
0.70
0.25
0.00
0.48
2.60
0.34
1.53
45.80
0.64
1.01
0.16
0.01
0.00
0.18
0.15
2.50

P
JUMLAH
8

1,359
299
1,276
706
1,545
979
652
797
123
17,500
328
408
1,775
2,063
709
426
2,832
1,029
378
5,425
1,298
327
1,021
4,109
682
3,941
94,753
2,732
141
104
15
94
47
149,873

%
9

0.41
0.09
0.53
0.32
0.49
0.82
0.40
0.34
0.07
8.15
0.25
0.24
1.35
1.31
0.25
0.29
2.28
0.50
0.58
3.51
0.63
0.24
0.00
0.61
2.63
0.35
1.53
45.80
0.62
1.01
0.16
0.01
0.00
0.19
0.14
2.48

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN


(PASIEN
MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)

L+P
JUMLAH
%
10

2,723
598
2,836
1,415
2,682
1,932
1,322
1,600
242
34,357
650
793
3,510
3,449
1,403
838
5,643
1,996
744
10,817
2,571
642
1,841
8,205
1,354
7,801
188,339
5,489
278
202
30
187
93
296,582

11

0.41
0.09
0.60
0.32
0.43
0.81
0.41
0.36
0.07
8.15
0.24
0.24
1.36
1.12
0.26
0.28
2.27
0.50
0.58
3.51
0.66
0.24
0.00
0.54
2.61
0.34
1.53
45.80
0.63
1.01
0.16
0.01
0.00
0.19
0.15
2.49

L
JUMLAH
12

5,023
15,828
8,731
3,206
5,214
4,339
2,620
1,086
1,963
16,762
774
206
4,110
4,821
5,534
87
3,179
3,116
2,890
1,811
2,055
2,783
3,851
103
3,672
6,666
4,272
1,167
1,036
12,665
2,599
20,438
723
1,194
154,524

P
%
13

1.55
4.95
3.71
1.46
1.70
3.66
1.66
0.50
1.21
8.11
0.54
0.13
3.24
3.19
2.12
0.06
2.55
1.65
4.60
1.18
1.12
2.17
3.34
0.06
2.33
3.36
1.69
0.57
0.00
7.64
20.72
1.35
14.24
1.43
3.94
2.72

JUMLAH
14

5,005
15,860
8,946
3,196
5,259
4,462
2,550
1,079
2,026
17,403
788
217
4,204
5,022
5,656
89
3,203
3,318
2,981
1,823
2,094
2,882
3,836
107
3,684
6,756
4,360
1,181
1,070
13,392
2,716
21,253
723
1,217
158,358

%
15

1.51
4.69
3.71
1.44
1.65
3.75
1.56
0.47
1.21
8.11
0.59
0.13
3.19
3.19
2.01
0.06
2.58
1.60
4.59
1.18
1.01
2.15
3.31
0.06
2.35
3.42
1.70
0.57
0.00
7.65
20.72
1.32
13.04
1.46
3.75
2.69

L+P
JUMLAH
%
16

10,028
31,688
17,677
6,402
10,473
8,801
5,170
2,165
3,989
34,165
1,562
423
8,314
9,843
11,190
176
6,382
6,434
5,871
3,634
4,149
5,665
7,687
210
7,356
13,422
8,632
2,348
2,106
26,057
5,315
41,691
1,446
2,411
312,882

17

1.53
4.82
3.71
1.45
1.68
3.71
1.61
0.48
1.21
8.11
0.57
0.13
3.21
3.19
2.06
0.06
2.57
1.63
4.60
1.18
1.07
2.16
3.33
0.06
2.34
3.39
1.70
0.57
0.00
7.64
20.72
1.34
13.61
1.44
3.84
2.70

0.5009
0.4995
0.4939
0.5008
0.4978
0.493
0.5068
0.5016
0.4922
0.4906
0.4953
0.4859
0.4944
0.4898
0.4945
0.492
0.4982
0.4843
0.4922
0.4985
0.4953
0.4912
0.501
0.5067
0.4992
0.4966
0.4949
0.4969
0.5023
0.4921
0.4861
0.489
0.4902
0.4998
0.4951

0.499136853
0.500499064
0.506096866
0.499158155
0.502157908
0.506986591
0.493195075
0.498359849
0.507814959
0.509366869
0.504654177
0.514107577
0.505603243
0.510169104
0.505488761
0.507968363
0.501807427
0.515698008
0.507806691
0.501528518
0.504719142
0.508777365
0.498973587
0.493252726
0.500823497
0.503366612
0.505136187
0.503096411
0.497684401
0.507883817
0.513932496
0.510985915
0.509785876
0.500172236
0.504905969

TABEL 58
JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH KUNJUNGAN
NO

SARANA PELAYANAN KESEHATAN

Puskesmas ..

RS .

Sarana Yankes lainnya (sebutkan)

RAWAT JALAN

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


RAWAT INAP

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

10

11

12,495,921

13,479,267

25,975,188

339,476

251,021

590,497

44,994

41,142

86,136

3,011,383

3,221,754

6,233,137

660,989

712,577

1,373,566

74,018

66,347

140,365

165,279

291,136

456,415

11,525

14,516

26,041

29

53

82

JUMLAH (KAB/KOTA)

15,672,583

16,992,157

32,664,740

1,011,990

978,114

1,990,104

119,041

107,542

226,583

JUMLAH PENDUDUK PROVINSI

16,495,705

16,774,502

33,270,207

16,495,705

16,774,502

33,270,207

95.01

101.30

98.18

6.13

5.83

5.98

CAKUPAN KUNJUNGAN (%)


Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 59
ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO
1

NAMA RUMAH SAKITa

KAB/KOTA
2

1 Kab.Cilacap

2 Kab.Banyumas

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

RSUD Cilacap
RS Pertamina
RS Islam Fatimah
RSUD Majenang
RSIA Annisa
RSIA Aprilia
RS Santa Maria
RSIA Aditya Afdila
RSB Duta Mulya
RSUD Banyumas
RSUD Prof Dr. M Soekarjo
Rumkit Tk III Wijayakusuma
RS Santa Elizabeth
RS Islam Purwokerto
RSU Hidayah
RS Bunda
RS Ananda
RS Sinar Kasih
RSUD Ajibarang
RSU Wishnu Husada
RSU Wiradadi Husada
RSU Siaga Medika
RSK Bedah Orthopedi
RSIA Amanah
RSIA Bunda Arif
RSK Bedah Jatiwinangun

JENIS RSb
4

RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSIA
RSU
RSIA
RSB
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSO
RSIA
RSIA
RSK Bedah

JUMLAH PASIEN KELUAR


+ MATI)
TEMPAT
TIDUR
L
P
5

318
50
150
137
28
36
76
25
25
360
619
150
64
105
76
50
50
50
106
50
72
50
37
28
31
30

5207
253
3947

8,334
233
4,488

1912

1,179

10,998

12,376

1,760
3,185

2,727
3,500

1,719
3693

2,139
4,779

841

945

(HIDUP

PASIEN KELUAR MATI

L+P

13,541
486
8,435
3,091
1,202
23,734
49,984
8,662
4,487
6,685
1,393
8,653
50
3,858
8,578
1,435
1,786
50
107,879
440
2,263
1,136

L+P

L+P

10

11

12

13

14

294
23
136

221
12
127

12

488

717

18
82

27
85

31
98
6
9

54
100
4
9

PASIEN KELUAR MATI


48 JAM DIRAWAT

515
35
263
19
6
1,205
2,130
210
45
167
13
12
85
198
10
18
3,643
5
-

116
9
26

92
2
16

393

324

8
23

11
29

16
38
1
3

19
42
3

208
11
42
9
717
1,334
113
19
52
10
5
48
80
1
6
1,670
-

GDR
L
15

NDR

L+P

16

17

L
18

924.5
0.5
0.9
0.2
44.4

26.5
51.5
28.3

38.0
72.0
31.2

364.8
180.0
173.3

5.9

6.1
5.0

57.9

10.2
25.7

9.9
24.3

18.0
26.5

25.2
20.9

10.7

9.5

50.8
42.6
24.2
10.0
25.0
9.3
1.4
22.0
23.1
7.0
10.1
33.8
11.4
-

65.8
35.7

4.5
7.2

9.3
10.3
3.6

TABEL 60
INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JUMLAH PASIEN
NO

KAB/KOTA

1 Kab.Cilacap

2 Kab.Banyumas

3 Kab.Purbalingga

4 Kab.Banjarnegara

NAMA RUMAH SAKITa

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37

RSUD Cilacap
RS Pertamina
RS Islam Fatimah
RSUD Majenang
RSIA Annisa
RSIA Aprilia
RS Santa Maria
RSIA Aditya Afdila
RSB Duta Mulya
RSUD Banyumas
RSUD Prof Dr. M Soekarjo
Rumkit Tk III Wijayakusuma
RS Santa Elizabeth
RS Islam Purwokerto
RSU Hidayah
RS Bunda
RS Ananda
RS Sinar Kasih
RSUD Ajibarang
RSU Wishnu Husada
RSU Wiradadi Husada
RSU Siaga Medika
RSK Bedah Orthopedi
RSIA Amanah
RSIA Bunda Arif
RSK Bedah Jatiwinangun
RSIA An-Ni'mah
RSIA Budi Asih
RSKB Mitra Ariva
RSUD Goeteng Taroenadibrata
RS Harapan Ibu
RSU Nirmala
RSBD Panti Nugroho
RSIA Ummu Hani
RSIA Kasih Ibu
RS Jiwa dan Narkoba "H. Mustajab"
RSUD Banjarnegara

JENIS RSb

JUMLAH
TEMPAT
TIDUR

RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSIA
RSU
RSIA
RSB
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSO
RSIA
RSIA
RSK Bedah
RSIA
RSIA
RSKB
RSU
RSU
RSU
RSKB
RSIA
RSIA
RSKJ
RSU

PASIEN
KELUAR
(HIDUP +
MATI)
5

318
50
150
137
28
36
76
25
25
360
619
150
64
105
76
50
50
50
106
50
72
50
37
28
31
30
36
25
25
232
104
88
32
25
25
51
178

PASIEN
PASIEN
KELUAR MATI
KELUAR
48 JAM
MATI
DIRAWAT
6

356
486
8,435

35
263

3,091
1,202

19
6

23,734
49,984
8,662
4,487
6,685
1,393
8,653

1,205
2,130
210
45
167
13
12
85
198
10
18
-

3,858
8,578
1,435
1,786

11
42

9
717
1,334
113
19
52
10
5
48
80
1
6
-

JUMLAH HARI
PERAWATAN

BOR

LOS

TOI

10

11

258
25,884

1.4
47.3

0.5
3.1

37.0
3.4

25
4,885

0.1
53.5

0.0
4.1

9.0
3.5

109,955
228,984
34,339
12,802
31,317
4,268
5,369
4,095
12,108
23,137
4,206
13675

83.7
101.3
62.7
54.8
81.7
15.4
29.4
22.4
66.3
59.8
23.0
52.0

4.6
4.6
4.0
2.9
4.7
3.1
0.6

0.9
-0.1
2.4
2.4
1.0
16.8
1.5

3.1
2.7
2.9
7.7

1.6
1.8
9.8
7.1

440
2,263
1,136
522
382
563
14,388
6,213
2,407
1,214
876
-

5
746
1
641
153
50
-

1
283
57
16
-

1766
41,057
17,515
7,499
3,797
2,511

19.4
48.5
46.1
23.3
32.5
27.5

3.1
2.9
2.8
3.1
3.1
2.9

13.1
3.0
3.3
10.2
6.5
7.6

7,416

161

85

28,419

43.7

3.8

4.9

JUMLAH PASIEN
NO

KAB/KOTA

5 Kab.Kebumen

6 Kab.Purworejo

7 Kab.Wonosobo

8 Kab.Magelang

9 Kab.Boyolali

10 Kab.Klaten

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80

RS Islam Banjarnegara
RS Emanuel
RSUD Kebumen
RS Palang Biru Gombong
RSU PKU Muhamadiyah Gombong
RSIA Dewi Queen
RSK Anak Wijayakusuma
RS Purbowangi
RS PKU Muhammadiyah Sruweng
RSU Purwogondo
RS Permata Medika
RSKIA Wisma Rukti
RS Siti Khodijah
RSU PKU Muh. Kutowinangun
RSU PKU Muh. Petanahan
RSUD Saras Husada
RS PKU Muhammadiyah
RS Panti Waluyo
RS Palang Biru
RSIA Permata
RSIA Kasih Ibu
RSIA Aisyiyah
RSKB Purwo Husada
RSIA Ananda
RSUD Wonosobo
RSIA Adina
RS Islam Wonosobo
RSUD. Kab. Magelang
RSIA. Aisyiyah
RS. Ibnu Sina
RS N21 Gemilang
RS Padma Lalita
RSUD Pandan Arang
RSUD Banyudono
RSUD Simo
RS Umi Barokah
RS PKU Aisyiyah
RS Sisma Medika
RS Dr. Oen Sawit
RS Asy Syifa Sambi
RS Al Amin
RSB Natalia
RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro

RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSIA
RSIA
RSKB
RSIA
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSB
RSU

JUMLAH
TEMPAT
TIDUR
4

PASIEN
KELUAR
(HIDUP +
MATI)
5

144
161
188
104
133
29
25
68
120
50
55
25
50
50
50
233
98
50
135
25
25
25
25
25
304
25
132
208
25
50
50
25
288
82
60
60
103
50
30
46
50
25
424

PASIEN
PASIEN
KELUAR MATI
KELUAR
48 JAM
MATI
DIRAWAT
6

JUMLAH HARI
PERAWATAN

BOR

LOS

TOI

10

11

6,910
11,794
11,943
4,013
4,319
515
377
3,028
6,836
3,378
628
527
343
1,232
97
18,544
5,587
2,945
5,209
1,019
1,470
794
7,539
243
15,661

321
95
559
156
277
4
62
268
71
16
3
441
348
60
296
1
4
16
378

93
64
302
77
110
2
36
166
45
13
1
462
155
37
104
6
161

19,232
31,747
47,538
13,636
21,742
2,342
1,030
16,219
28,982
2,265
3,164
1,477
120
237
146
66,841
24,419
4,817
16,950
2,017
5,792
2,302
8,369
729
52,517

36.6
54.0
69.3
35.9
44.8
22.1
11.3
65.3
66.2
12.4
15.8
16.2
0.7
1.3
0.8
78.6
68.3
26.4
34.4
22.1
63.5
25.2
91.7
8.0
47.3

2.8
2.7
4.0
3.4
5.0
4.5
2.7
5.4
4.2
0.7
5.0
2.8
0.3
0.2
1.5
3.6
4.4
1.6
3.3
2.0
3.9
2.9
1.1
3.0
3.4

4.8
2.3
1.8
6.1
6.2
16.0
21.5
2.8
2.2
4.7
26.9
14.5
52.9
14.6
186.6
1.0
2.0
4.6
6.2
7.0
2.3
8.6
0.1
34.6
3.7

6,613
11,654
2,770
187
-

236
537
22
2
-

94
271
14
-

21,369
55,883
11,080
570
0

44.4
73.6
121.4
3.1

3.2
4.8
4.0
3.0

4.1
1.7
-0.7
94.5

19,556
4,784
3,547
3,045
6,297
1,728
29,374
3,440
4,312
753
27,067

276
91
49
28
173
59
46
32
12
1,360

255
40
29
20
90
20
9
13
9
709

73.4
75.6
65.1
55.6
70.1
58.7
38.2
49.5
70.9
23.3
76.8

3.9
4.7
4.0
4.0
4.2
6.2
0.1
2.4
3.0
2.8
4.4

1.4
1.5
2.2
3.2
1.8
4.4
0.2
2.5
1.2
9.3
1.3

77,157
22,628
14,262
12,180
26,347
10,715
4,186
8,309
12,936
2,126
118,876

JUMLAH PASIEN
NO

KAB/KOTA

11 Kab.Sukoharjo

12 Kab.Wonogiri

13 Kab.Karanganyar

14 Kab.Sragen

15 Kab.Grobogan

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123

RSJD Dr. RM. Soedjarwadi


RSI Klaten
RSU Cakra Husada
RSU PKU Muh. Delanggu
RSIA Aisyiyah
RSKB Diponegoro 21
RSIA Griya Raharja
RSUD Sukoharjo
RSO Prof Dr. R.Soeharso
RSU Nirmala Suri
RS Dr.Oen Solo Baru
RS Islam Surakarta
RSKP Sukosari Husada
RSIA Griya Husada
RS Khusus Bedah Karima Utama
RSUD Dr. Soediran MS
RS Marga Husada
RSU PKU Muhammadiyah Selogiri
RSU Amal Sehat
RSU Maguan Husada
RSU Medika Mulya
RSA Astrini
RSB Fitri Candra
RSUD Karanganyar
RSU PKU Muhammadiyah
RSU Lanud Adi Sumarmo
RSU Jati Husada
RSU Ja'far Medika
RSU Indo Sehat
RSIA Dian Pertiwi
RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro
RS Mardi Lestari
RS Amal Sehat
RS Yaksi Gemolong
RSU Sarila Husada
RSIA Denta Tama
RSIA Assalam
RSIA Restu Ibu
RS PKU Muhammadiyah
RSUD Gemolong
RSUD Dr. R. Soedjati
RS Pati Rahayu
RS Permata Bunda

RSJ
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSKB
RSIA
RSU
RSO
RSU
RSU
RSU
RSKP
RSIA
RSK Bedah
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSA
RSB
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSIA
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU

JUMLAH
TEMPAT
TIDUR
4

PASIEN
KELUAR
(HIDUP +
MATI)
5

189
222
64
92
87
25
25
200
127
57
227
196
25
25
36
245
99
50
77
63
104
25
41
167
149
45
45
51
50
25
302
113
111
53
60
33
60
25
50
60
280
175
214

PASIEN
PASIEN
KELUAR MATI
KELUAR
48 JAM
MATI
DIRAWAT
6

1,891
12,296
3,501
7,239
3,763
2,818

12
555
106
136
24
24

50
30
8
15

13,539
6,069
1,267
13,255
11,184
426
133
2,499
14,504
3,710
2,282
6,566

551
94
23
614
436
13
399
100
58
166
192
12
379
179
4
9
13
3
886
164
437
79
37
6
24
15
13
621
656
375

302
23
10
324
232
12
132
49
13
93
55
196
48
3
5
516
76
231
26
7
2
7
5
13
210
254
93

5,430
2,172
16,627
7,062
1,027
2,223
1,559
983
721
18,713
3,639
8,294
3,623
5,980
1,542
3,443
1,795
203
3,570
19,211
16,264
4,792

JUMLAH HARI
PERAWATAN

BOR

LOS

TOI

10

11

40,574
51,948
12,105
22,827
13,660
9,163

58.8
64.1
51.8
68.0
43.0
100.4

21.5
4.2
3.5
3.2
3.6
3.3

15.0
2.4
3.2
1.5
4.81
-0.01

48,243
23,368
3,684
49,167
57,321
1,665
416
9,010
49,297
10,330
9,353
19,698

66.1
50.4
17.7
59.3
80.1
18.2
4.6
68.6
55.1
28.6
51.2
70.1

3.6
3.9
2.9
3.7
5.1
3.9
3.1
3.6
3.4
2.8
4.1
3.0

1.8
3.8
13.5
2.5
1.3
17.5
65.5
1.7
2.8
7.0
3.9
1.3

13,210

34.8
0.0

2.4
0.0

4.6
4.2

48,388
17,956
1,118
4,401
5,029
11,204
2,341
79,105
11,848
29,278
9,116
21,985
3,783
8,382
4,832
4,758
15,767
65,695
48,184
62,424

79.4
33.0
6.8
26.8
27.0
61.4
25.7
71.8
28.7
72.3
47.1
100.4
31.4
38.3
53.0
26.1
72.0
64.3
75.4
79.9

2.9
2.5
1.1
2.0
3.2
11.4
3.2
4.2
3.3
3.5
2.5
3.7
2.5
2.4
2.7
23.4
4.4
3.4
3.0
13.0

0.8
5.2
14.9
5.4
8.7
7.2
9.4
1.7
8.1
1.4
2.8
-0.01
5.4
3.9
2.4
66.5
1.7
1.9
1.0
3.3

JUMLAH PASIEN
NO

KAB/KOTA

16 Kab.Blora

17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati

19 Kab.Kudus

20 Kab.Jepara

21 Kab.Demak

22 Kab.Semarang

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

124
125
126
127
128
129
130
131
132
133
134
135
136
137
138
139
140
141
142
143
144
145
146
147
148
149
150
151
152
153
154
155
156
157
158
159
160
161
162
163
164
165
166

RS PKU Muhammadiyah Gubug


RS Enggal Waras
RS Habibullah
RSUD Dr. R. Soetijono Blora
RS Dr. R. Soeprapto Cepu
RS. Wira Husada/ Rumkitban
RS PKU Muhammadiyah Cepu
RS PKU Muhammadiyah Blora
RS Permata Blora
RSUD Dr. Soetrasno
RSI Arofah
RSUD RAA Soewondo
RS Kristen Tayu
RS Islam Pati
RS Mitra Bangsa
RSUD Kayen Pati
RS Keluarga Sehat
RS Budi Agung
RSUD Kudus
RS Mardi Rahayu
RSI Sunan Kudus
Rumkitban Kartika Husada
RSU Aisiyah
RSU Nurussyifa
RSB. Harapan Bunda
RSB. Permata Hati
RSU Kumalasiwi Mijen
RSA Buah Hati
RSUD RA Kartini
RSUD Kelet
RS Graha Husada
RSI Sultan Hadlirin
RSIA Kumala Siwi
RSIA Siti Khodijah
RSU PKU Muhammadiyah Mayong
RSB Restu Ibu
RSUD Sunan Kalijaga
RS NU Demak
RSU Pelita Anugerah
RSUD Ungaran
RSUD Ambarawa
RSU Bina Kasih
RSU Ken Saras

RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSB
RSB
RSU
RSA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSIA
RSU
RSB
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU

JUMLAH
TEMPAT
TIDUR
4

PASIEN
KELUAR
(HIDUP +
MATI)
5

75
63
60
138
100
50
74
50
58
209
50
309
100
100
133
78
104
50
271
376
178
50
50
50
25
25
50
25
283
150
70
132
66
25
50
25
226
80
112
176
252
62
108

PASIEN
PASIEN
KELUAR MATI
KELUAR
48 JAM
MATI
DIRAWAT
6

905
3,253
8,724
1,217
5,873
212
3,065
16,310
2,227
21,265
1,515
5,893
7,013
3,224
9,644
1,031
15,027
23,787
1,320
1,747
4,374
2,019
6,602
1,915
526
1,049
11,908
4,904
4,300
12,758
12,035
2,719
2,833

16
36
384
17
142
6
37
728
63
955
52
206
90
31
600
10
964
598
4
4
33
8

JUMLAH HARI
PERAWATAN

BOR

LOS

TOI

10

11

55
10
125
15
51
4
12
358
14
454
24
110
78
17
230
1,041
473
291
2
3
9
4

17,612
13,010
29,575
20,720
62,623
5,691
78,749
5697
16,930
28,107
11,539
36,002
2,339
91,757
97,234
34,661
6,965

64.3
0.0
59.4
58.7
0.0
0.0
0.0
0.0
97.9
82.1
31.2
69.8
15.6
46.4
57.9
40.5
94.8
12.8
92.8
70.8
53.3
38.2

19.5
0.0

10.8
7.1

3.4

2.4

0.0
0.0
0.0
6.8
3.8
2.6
3.7
3.8
2.9
4.0
3.6
3.7
2.3
6.1
4.1

15.0
4.6
86.1
0.1
0.8
5.6
1.6
20.3
3.3
2.9
5.3
0.2
15.4
0.5
1.7

5,280
5,241
4,989
911

28.9
57.4
54.7
5.0

4.0
3.0

9.8
2.2

0.2

4.0

80,607

78.0

38
188
1
1
7
302
96
67
299
458
61
100

16
76
3
237
22
22
192
249
31
47

7,120
25,540
5,755
1,542
2,564

27.9
53.0
23.9
16.9
14.0

3.5
3.9
3.0
2.9
2.4

9.1
3.4
9.6
14.4
15.0

39,775
15,252
14,128
46,974
56,759
12,425
12,120

48.2
52.2
34.6
73.1
61.7
54.9
30.7

3.3
3.1
3.3
3.7
4.7
4.6
4.3

3.6
2.8
6.2
1.4
2.9
3.8
9.6

JUMLAH PASIEN
NO

KAB/KOTA

23 Kab.Temanggung

24 Kab.Kendal

25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan

27 Kab.Pemalang

28 Kab.Tegal

29 Kab.Brebes

30 Kota Magelang

31 Kota Surakarta

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

167
168
169
170
171
172
173
174
175
176
177
178
179
180
181
182
183
184
185
186
187
188
189
190
191
192
193
194
195
196
197
198
199
200
201
202
203
204
205
206
207
208
209

RSUD Djojonegoro Temanggung


RSU PKU Muhammadiyah
RS Ngesti Waluyo
RSU Gunung Sawo
RSUD Dr. H. Soewondo Kendal
RSI Kendal
RSIA Darul Istiqomah
RSUD Batang
Rumah Sakit QIM
RSUD Kraton
RSUD Kajen
RSI Pekajangan
RSUD Dr. M Ashari Pemalang
RS Santa Maria
RS Siaga Medika
RS Islam Al-Ikhlas
RSIA Siti Aminah
RS Muh. Rodliyah Achid Moga
RSUD Dr. Soeselo Slawi
RSUD Suradadi
RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna
RSU Mitra Siaga
Rumkit TK IV Pagongan
RSIA Palaraya
RSU Adella
RSUD Brebes
RSUD Bumiayu
RS Siti Asiyah
RS Bhakti Asih
RSU Dedy Jaya
RS Dera As-Syifa
RSIA Mutiara Bunda
RSUD Tidar
RS Dr. Soedjono
RSU Harapan
RS Lestari Raharja
RSI Magelang
RSJ Dr. Soerojo
RSIA Gladiol
RSB Amandha
RSU Dr. Moewardi Surakarta
RS Dr.Oen
Rumkit Tk IV Slamet Riyadi

RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSJ
RSIA
RSB
RSU
RSU
RSU

JUMLAH
TEMPAT
TIDUR
4

PASIEN
KELUAR
(HIDUP +
MATI)
5

203
151
160
53
202
100
25
219
107
226
149
202
277
131
137
50
30
81
338
50
149
99
50
36
50
224
50
59
172
50
50
35
215
283
103
50
56
817
25
25
789
195
54

12,064
9,977
9,903
2,763
15,501
14,845
3,299
13,543
7,673
11,759
4,272
844
566
22,599
2,254
8,466
4,646
96
2,296
845
14,174
1,958
2,417
9,978
2,771
1,996
17,159
10,824
3,308
1,480
1,205
1,155
242
36,198
14,929
1,768

PASIEN
PASIEN
KELUAR MATI
KELUAR
48 JAM
MATI
DIRAWAT
6

561
415
333
19
725
665
118
779
213
333
128
82
1,028
11
337
201
25
4
687
18
30
221
66
2
850
471
135
51
9

3,077
491
9

261
137
93
8
341
258
36
389
104
119
46
695
6
147
56
8
1
425
7
6
36
15
378
228
51
22
3
1,732
211
7

JUMLAH HARI
PERAWATAN

BOR

LOS

TOI

10

11

0.0
0.0
0.0
2.9
3.4

6.1
5.5
5.9
4.1
1.3

65.4
52.0

4.0
3.7

5.4
11.8
2.1
3.4

28,786
11,621
1,716
1,481

28.5
24.3
3.4
8.1

1.0
0.4
1.8

3.1
11.3
19.9
19.3

89,054
4,473
30,579
15,378
1,201
6,622
5,168
52,074
5,513
9,668
30,502
4,726
4,650
73,279
41,318
13,394
4,491
3,837

72.2
24.5
56.2
42.6
6.6
50.4
28.3
63.7
30.2
44.9
48.6
25.9

3.9
2.0
3.6
3.3
12.5
2.9
6.1
3.7
2.8
4.0
3.1
1.7

1.5
6.1
2.8
4.5
177.6
2.8
15.5
2.1
6.5
4.9
3.2
4.9

36.4
93.4
40.0
35.6
24.6
18.8

2.3
4.3
3.8
4.0
3.0
3.2

4.1
0.3
5.7
7.3
9.3
13.8

4,022
815
209,695
57,642
8,946

44.1
8.9
72.8
81.0
45.4

3.5
3.4
5.8
3.9
5.1

4.4
34.3
2.2
0.9
6.1

8,046
52,911

53944
28259

41.6
273.5

JUMLAH PASIEN
NO

KAB/KOTA

32 Kota Salatiga

33 Kota Semarang

34 Kota Pekalongan

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

210
211
212
213
214
215
216
217
218
219
220
221
222
223
224
225
226
227
228
229
230
231
232
233
234
235
236
237
238
239
240
241
242
243
244
245
246
247
248
249
250
251
252

RS Brayat Minulya
RS Jiwa Surakarta
RSU Panti Waluyo
RS PKU Muhammadiyah
RS Islam Kustati
RSU Kasih Ibu
RSU Triharsi
RS Jiwa dan Syaraf Puri Waluyo
RSUD Kota Surakarta
RSIA Amanah Ibu
RSUD Kota Salatiga
RSU Ananda
RSU Puri Asih
RST Dr. Asmir
RSP Ario Wirawan
RSU Sejahtera Bhakti dan Holistik
RSB Mutiara Bunda
RSUP Dr Kariadi
RS Telogorejo
RS St Elizabeth
RS Panti Wilasa Citarum
RS Panti Wilasa Dr. Cipto
RS Roemani
RSI Sultan Agung
RSU Bhakti Wira tamtama
RSUD Kota Semarang
RSU Wiliam Booth
RSU Tugurejo
RSU Banyumanik
RSK Rehab Medik
RS Bhayangkara
RSU Permata Medika
RSJD Dr. Amino Gondhohutomo
RSU Permata Sari
RSIA Anugerah
RSIA Bahagia
RSB Gunung Sawo
RSB Bunda
RSB Kusuma
RSU Hermina
RSIA Plamongan Indah
RSUD Bendan Kota Pekalongan
RS Budi Rahayu

RSU
RSJ
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSJ
RSU
RSIA
RSU
RSU
RSU
RSU
RSK Paru
RSU
RSB
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSK
RSU
RSU
RSJ
RSU
RSIA
RSIA
RSB
RSB
RSB
RSU
RSIA
RSU
RSU

JUMLAH
TEMPAT
TIDUR
4

PASIEN
KELUAR
(HIDUP +
MATI)
5

110
293
152
215
194
225
38
25
30
25
222
52
59
82
139
52
30
912
302
422
201
180
200
301
129
315
100
323
50
58
205
144
346
50
30
40
25
26
27
50
25
150
127

PASIEN
PASIEN
KELUAR MATI
KELUAR
48 JAM
MATI
DIRAWAT
6

JUMLAH HARI
PERAWATAN

BOR

LOS

TOI

10

11

4,666
2,860
7,350
15,213
12,793
12,109
809
290
1,496
10,832
405
2,553
4,347
6,256
866

123
1
254
306
82
409
6
13
478
4
12
68
433
23

48
1
114
103
45
171
5
3
185
9
49
272
-

20,013
89,642
34,889
45,258
42,563
54,471
2,356
2,860
3,459

49.8
83.8
62.9
57.7
60.1
66.3
17.0
31.3
31.6

4.3
31.3
4.7
3.0
3.3
4.5
2.9
9.9
2.3

4.3
6.1
2.8
2.2
2.2
2.3
14.2
21.6
5.0

44,547
1,830
7,720
19,887
34,285

55.0
9.6
35.8
66.4
67.6

4.1
4.5
3.0
4.6
5.5

3.4
42.3
5.4
2.3
2.6
21.9

39,715
15,662
17,916
12,258
11,510
11,826
14,696
4,737
14,200
1,014
19,598
3,230
560
3,601
7,308
333
697
819
1,451
4,866
1,574
9,137
6,981

2,531
440
524
296
370
353
484
26
542
8
883
32
42
249
8
4
43
18
442
281

1,756
342
353
184
180
148
290
60
71
5
645
7
19
95
7
21
220
145

302,521
80,656
95,966
45,466
41,556
43,344
75,304
21,012
53,065
5,986
100,003
9,502
2,130
10,649
28,623
112,862

90.9
73.2
62.3
62.0
63.3
59.4
68.5
44.6
46.2
16.4
84.8
52.1
10.1
14.2
54.5
89.4

7.6
5.1
5.4
3.7
3.6
3.7
5.1
4.4
3.7
5.9
5.1
2.9
3.8
3.0
3.9

0.8
1.9
3.2
2.3
2.1
2.5
2.4
5.5
4.4
30.1
0.9
2.7
34.0
17.8
3.3

932
1,770
2,283
4,925

8.5
12.1
25.0
51.9

2.8
2.5
2.8
3.4

30.1
18.4
8.4
3.1

14,439
2,664
41,349
30,818

79.1
29.2
75.5
66.5

3.0
1.7
4.5
4.4

0.8
4.1
1.5
2.2

JUMLAH PASIEN
NO

KAB/KOTA

35 Kota Tegal

KABUPATEN/KOTA

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

253
254
255
256
257
258
259
260
261
262
263

RS Siti Khodijah
RS Bhakti Waluyo
RSIA Anugerah
RS Bedah ARO
RS Karomah Holistic
RSU H.A. Djunaid
RSUD Kardinah
RS Islam Harapan Anda
RSU Mitra Keluarga Tegal
RSIA Kasih Ibu Tegal
RSIA Siti Hajar

RSU
RSU
RSIA
RSB
RSU
RSU
RSU
RSU
RSU
RSIA
RSIA

JUMLAH
TEMPAT
TIDUR
4

PASIEN
KELUAR
(HIDUP +
MATI)
5

100
50
25
25
50
50
312
240
59
25
25

30,780

PASIEN
PASIEN
KELUAR MATI
KELUAR
48 JAM
MATI
DIRAWAT
6

6,620
2,395
1,517
1,608
1,061
915
17,021
16,831
3,969

260
4
18
21
1,022
1,197
101

112
3
18
12
3
540
446
23

1,868
1,457,844

50,994

26,155

JUMLAH HARI
PERAWATAN

BOR

LOS

TOI

10

11

21,664
5,791
3,742
1,440
2,536
1,830
78,464
71,265
12,229
2,602

59.4
31.7
41.0
15.8
13.9
10.0
68.9
81.4
56.8
28.5

3.3
2.4
2.5
0.9
2.4
2.0
4.6
4.2
3.1

2.2
5.2
3.5
4.8
14.8
17.9
2.1
1.0
2.3

5,784,930

59.1

4.0

4.9
2.8

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


a
Keterangan: termasuk rumah sakit swasta
b
Jenis rumah sakit RS umum atau RS khusus, untuk RS khusus sebutkan jenis kekhususannya (RS Jiwa, RS TB Paru, RS Kusta, dll)

26,821

1,386,986

5,540,751

25,316

1,358,806

5,494,323

26,821

1,386,986

5,540,751

TABEL 61
PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
RUMAH TANGGA
NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
DIPANTAU

% DIPANTAU

BER PHBS *

443,735
521,821
260,891
230,983
326,388
196,455
195,541
290,344
260,877
352,882
107,788
365,707
207,484
238,906
398,287
117,798
163,926
341,865
219,308
288,724
274,078
186,980
521,821
257,763
183,095
211,536
311,908
355,086
399,167
31,428
125,598
32,452
410,818
62,972
59,675
8,954,087

286,737
227,411
121,751
16,000
229,947
165,256
73,934
169,177
216,174
32,064
84,761
12,182
600
1,571
5,999
28,950
14,796
30,034
87,678
10,140
5,400
171,614
227,411
16,000
94,060
14,583
18,912
8,610
58,003
1,735
125,598
2,766
367,172
2,955
59,675
2,989,656

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

64.6
43.6
46.7
6.9
70.5
84.1
37.8
58.3
82.9
9.1
78.6
3.3
0.3
0.7
1.5
24.6
9.0
8.8
40.0
3.5
2.0
91.8
43.6
6.2
51.4
6.9
6.1
2.4
14.5
5.5
100.0
8.5
89.4
4.7
100.0
33.4

201,822
175925
86,281
7,397
185,395
116,325
38,115
103,675
151,169
28,394
77,575
10,848
555
1,293
4,936
21,041
10,221
25,373
56,102
6,793
4,610
99,653
175,925
7,939
66,977
11,124
12,345
7,377
33,489
1,399
115,507
1,883
330,822
2,775
51,395
2,232,455

70.4
77.4
70.9
46.2
80.6
70.4
51.6
61.3
69.9
88.6
91.5
89.0
92.5
82.3
82.3
72.7
69.1
84.5
64.0
67.0
85.4
58.1
77.4
49.6
71.2
76.3
65.3
85.7
57.7
80.6
92.0
68.1
90.1
93.9
86.1
74.67

TABEL 62
PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
RUMAH
NO
1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

KABUPATEN/KOTA
2

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)
Sumber : Profil Kesehatan

JUMLAH YANG
ADA

JUMLAH YANG
DIPERIKSA

% DIPERIKSA

JUMLAH YANG
SEHAT

% RUMAH
SEHAT

439,092
247,097
217,448
231,114
306,904
199,445
211,567
291,949
220,034
309,891
207,306
267,519
213,774
239,515
379,788
228,449
166,102
339,513
177,364
261,768
296,461
251,980
186,579
256,780
164,310
180,333
304,481
309,437
418,740
37,261
101,807
39,796
350,140
62,689
69,733

129,336
99,703
153,635
160,702
217,421
112,952
171,280
241,184
70,360
233,151
64,643
160,869
17,644
165,578
379,788
107,204
104,517
339,513
15,891
88,945
134,622
173,689
151,704
181,407
68,077
106,784
77,384
174,815
110,407
21,874
25,056
39,796
287,341
33,679
65,901

29.5
40.3
70.7
69.5
70.8
56.6
81.0
82.6
32.0
75.2
31.2
60.1
8.3
69.1
100.0
46.9
62.9
100.0
9.0
34.0
45.4
68.9
81.3
70.6
41.4
59.2
25.4
56.5
26.4
58.7
24.6
100.0
82.1
53.7
94.5

85,515
69,967
100,358
58,043
140,414
82,304
118,027
150,648
46,434
186,037
53,174
103,636
12,921
116,371
250,211
85,136
50,008
197,551
12,842
58,909
102,934
170,297
109,761
113,336
41,472
78,387
47,999
92,510
46,472
19,848
18,790
28,388
252,220
28,811
61,108

66.12
70.18
65.32
36.12
64.58
72.87
68.91
62.46
65.99
79.79
82.26
64.42
73.23
70.28
65.88
79.41
47.85
58.19
80.81
66.23
76.46
98.05
72.35
62.48
60.92
73.41
62.03
52.92
42.09
90.74
74.99
71.33
87.78
85.55
92.73

8,186,166

4,686,852

57.3

3,190,839

68.08

TABEL 63
PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
RUMAH/BANGUNAN
YANG ADA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH ( KAB/KOTA)

RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA

RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK

JUMLAH

JUMLAH

45,707
204,294
217,448
235,013
306,904
200,845
188,851
298,906
228,112
313,811
207,306
267,519
213,774
238,906
379,788
236,253
131,075
339,513
177,364
257,218
296,461
251,980
186,451
256,780
147,033
180,333
304,481
29,832
418,740
37,261
101,807
39,796
350,449
62,689
55,264

130,579
75,876
144,117
161,391
174,263
107,791
155,525
244,958
70,360
234,247
64,643
72,852
17,628
166,186
45,110
94,573
53,451
339,513
15,891
88,945
134,622
173,669
93,197
181,407
58,388
106,784
77,289
13,008
111,966
20,279
46,571
6,722
288,995
65,521
32,188

285.69
37.14
66.28
68.67
56.78
53.67
82.35
81.95
30.84
74.65
31.18
27.23
8.25
69.56
11.88
40.03
40.78
100.00
8.96
34.58
45.41
68.92
49.98
70.65
39.71
59.21
25.38
43.60
26.74
54.42
45.74
16.89
82.46
104.52
58.24

98,577
66,327
138,691
140,471
143,875
84,953
146,551
154,142
61,815
203,321
55,189
62,161
14,878
106,386
36,238
57,416
36,299
280,657
13,555
59,259
102,934
165,297
86,190
106,957
43,209
92,485
42,148
10,803
69,850
18,637
44,409
6,275
243,767
60,993
23,316

75.49
87.41
96.24
87.04
82.56
78.81
94.23
62.93
87.86
86.80
85.38
85.33
84.40
64.02
80.33
60.71
67.91
82.66
85.30
66.62
76.46
95.18
92.48
58.96
74.00
86.61
54.53
83.05
62.39
91.90
95.36
93.35
84.35
93.09
72.44

7,407,964

3,868,505

52.22

3,078,031

83.72

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 64
PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KAB/KOTA

JUMLAH
KELUARGA
YANG ADA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH
KELUARGA
%
KEMASAN
DIPERIKSA KELUARGA
SUMBER AIR DIPERIKSA
JUMLAH
%
BERSIHNYA
4

JENIS SARANA AIR BERSIH


LEDENG

SPT

SGL

MATA AIR

LAINNYA

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

446,387
270,647
267,474
263,304
334,699
234,447
225,539
317,404
264,841
359,013
246,393
323,670
282,406
265,287
430,936
251,681
178,141
387,771
186,818
296,479
326,259
281,299
212,026
272,675
196,835
232,413
356,549
372,770
574,514
38,290
101,807
51,237
414,725
80,260
69,733

140,729
108,666
166,250
167,077
226,208
137,162
171,280
317,404
70,360
258,121
75,439
115,767
18,994
162,125
310,820
120,039
104,176
387,771
16,746
88,945
176,036
75,022
160,040
210,390
101,593
126,782
77,972
174,815
114,274
24,546
25,056
51,237
316,001
51,611
50,823

31.53
40.15
62.16
63.45
67.59
58.50
75.94
100.00
26.57
71.90
30.62
35.77
6.73
61.11
72.13
47.69
58.48
100.00
8.96
30.00
53.96
26.67
75.48
77.16
51.61
54.55
21.87
46.90
19.89
64.11
24.61
100.00
76.20
64.30
72.88

1,516
44
258
1,063
680
2
29
500
14,172
5
188
2,791
1,409
2,204
1,010
323
786
5
400
-

1.08
0.04
0.16
0.00
0.47
0.00
0.00
0.21
0.00
0.00
0.04
0.00
2.63
0.00
0.00
11.81
0.00
0.00
0.00
0.21
1.59
1.88
0.00
1.05
0.99
0.00
0.41
0.00
0.69
0.02
0.00
0.78
0.00
0.00
0.00

18,657
21,082
23,490
29,663
10,631
14,593
76,477
56,187
13,266
31,654
14,397
12,351
6,134
50,983
43,153
15,929
19,421
30,104
716
12,548
31,476
1,391
84,168
55,370
27,568
11,738
3,470
25,841
11,341
20,905
12,523
26,262
199,768
11,904
13,394

13.26
19.40
14.13
17.75
4.70
10.64
44.65
17.70
18.85
12.26
19.08
10.67
32.29
31.45
13.88
13.27
18.64
7.76
4.28
14.11
17.88
1.85
52.59
26.32
27.14
9.26
4.45
14.78
9.92
85.17
49.98
51.26
63.22
23.06
26.35

959
1,680
2,233
160
2,213
1,236
56
8,806
1,182
9,747
15,881
19,034
706
32,353
35,099
17,199
14,834
20,095
270
99
3,143
27,371
560
2,314
132
8,482
18,818
33,651
14,987
269
6,429
269
15,431
892
1,735

0.68
1.55
1.34
0.10
0.98
0.90
0.03
2.77
1.68
3.78
21.05
16.44
3.72
19.96
11.29
14.33
14.24
5.18
1.61
0.11
1.79
36.48
0.35
1.10
0.13
6.69
24.13
19.25
13.11
1.10
25.66
0.53
4.88
1.73
3.41

101,088
66,915
93,795
52,685
158,872
67,947
7,220
124,436
35,528
198,848
38,213
25,619
5,883
78,596
214,422
48,472
18,551
106,375
13,789
61,294
48,331
24,038
41,193
100,918
42,342
89,456
54,973
108,891
49,879
555
4,060
10,549
59,890
34,798
35,694

71.83
61.58
56.42
31.53
70.23
49.54
4.22
39.20
50.49
77.04
50.65
22.13
30.97
48.48
68.99
40.38
17.81
27.43
82.34
68.91
27.46
32.04
25.74
47.97
41.68
70.56
70.50
62.29
43.65
2.26
16.20
20.59
18.95
67.42
70.23

11,988
6,104
22,158
38,308
16,090
13,193
11,732
127,199
10,566

9,414,729

4,900,277

52.05

27,385

0.56

1,038,555

21.19

318,325

6.50

2,224,115

45.39

376,736

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

PAH

25,057
1,808
3,020
2,329
68
793
39

12,949
11,052
37,191
5,894
5,505
4,645
823
1,537
86
669
5,933

8.52
5.62
13.33
22.93
7.11
9.62
6.85
40.07
15.02
0.00
0.00
21.64
9.52
0.00
0.97
1.94
0.07
0.20
0.23
0.00
0.00
17.26
6.91
17.68
5.80
4.34
5.96
0.47
1.35
0.35
0.00
1.31
1.88
0.00
0.00
7.69

1,899
22
958
1,093
22,077
56
2,262
5,623
8,762
296
7
2,072
155
150
698
399
144
-

2,469
2
175

49,319

1.35
0.02
0.58
0.00
0.48
0.00
12.89
0.02
3.21
2.18
0.00
7.57
1.56
0.00
0.67
0.13
0.14
0.18
0.00
0.00
0.23
0.19
0.00
0.00
0.00
0.00
3.17
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.06
0.00
0.00

728
7,660
10,572
31,050
36,979
6,364
83,969
40
7,556
600
486
10,384
3,632
185
13,034
1,471
988
229,701
55
954
40,662
1,294
21,329
12,397
2,086
17,232
751
5,610
605
35
1,859
34,804
4,017

0.52
7.05
6.36
18.58
16.35
4.64
49.02
0.01
10.74
0.23
0.64
8.97
19.12
0.11
4.19
1.23
0.95
59.24
0.33
1.07
23.10
1.72
13.33
5.89
2.05
13.59
0.96
3.21
0.53
0.14
0.00
3.63
11.01
7.78
0.00

136,107
95,847
142,892
120,816
189,962
96,969
117,562
317,364
62,804
245,874
68,520
90,823
15,327
161,939
297,766
98,256
53,024
158,070
14,814
74,129
86,140
67,302
136,973
197,997
76,946
115,181
84,698
169,206
78,532
21,820
23,012
38,149
281,197
47,594
50,823

96.72
88.20
85.95
72.31
83.98
70.70
68.64
99.99
89.26
95.26
90.83
78.45
80.69
99.89
95.80
81.85
50.90
40.76
88.46
83.34
48.93
89.71
85.59
94.11
75.74
90.85
108.63
96.79
68.72
88.89
91.84
74.46
88.99
92.22
100.00

1.01

589,089

12.02

4,034,435

75.05

TABEL 65
PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KAB/KOTA

JUMLAH
KELUARGA
YANG ADA

JUMLAH
KELUARGA
DIPERIKSA
SUMBER
AIR
MINUMNYA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)

446,387
165,856
267,474
263,304
334,699
235,085
225,539
317,404
264,841
359,013
246,393
115,767
282,406
162,125
430,936
251,681
178,141
387,771
186,818
296,479
326,259
281,299
212,026
272,675
196,835
232,413
356,549
372,770
574,514
38,290
25,056
51,237
414,725
80,260
69,733

140,729
105,924
166,250
171,554
221,068
137,162
171,280
317,404
70,360
258,121
75,439
115,767
19,091
162,125
316,690
124,568
104,176
387,771
16,746
88,945
176,036
76,981
145,823
210,390
101,124
126,782
77,972
174,815
114,274
24,546
25,056
51,237
316,001
51,611
50,823

8,922,760

4,894,641

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

SUMBER AIR MINUM KELUARGA


AIR KEMASAN

AIR ISI ULANG

LEDING
METERAN

LEDING
ECERAN

POMPA

SUMUR
TERLINDUNG

MATA AIR
TERLINDUNG

PENAMPUNGA
N AIR HUJAN

SUMUR GALIAN
MATA AIR TAK
TAK
TERLINDUNG
TERLINDUNG

AIR SUNGAI

KELUARGA DENGAN
SUMBER AIR MINUM
TERLINDUNG

LAIN-LAIN

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

1,679
3,091
260

1,682
4,479
20,223
4,408
2,451
17,375
279
429
91
2,696
17,223
158,551
50,516
690
3,490
12,946
3,380
5,515
705
9,435
79
169
3,568
64
15
-

1.2
4.2
12.2
2.6
1.1
0.0
0.0
5.5
0.4
0.0
0.0
0.4
0.5
0.0
0.9
13.8
152.2
13.0
4.1
3.9
7.4
4.4
0.0
2.6
0.7
7.4
0.1
0.0
0.1
0.0
0.0
7.0
0.0
0.0
0.0

98
12,843
6,813
5,129
16,365
9,828
4,485
32
351
16
-

144
1,745
2
-

1.2
2.9
0.2
0.0
0.1
0.0
0.0
0.0
3.2
2.2
0.0
7.1
0.0
0.0
0.1
0.1
0.1
0.2
0.0
0.0
0.0
0.2
0.0
0.0
0.0
0.0
2.2
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0

1,391
1,134
1,492
6,071
1,054
21
18
-

0.0
0.1
7.7
4.0
2.3
0.0
0.0
5.2
14.0
0.0
0.0
3.9
0.0
0.0
0.0
0.3
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
1.8
0.8
0.7
6.0
0.0
1.4
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0

5
1,052
1,626
2,012
1,066
2,827
26
386
349
72
261
334
-

0.0
0.0
0.6
0.9
0.9
0.0
0.0
0.0
1.5
0.0
0.0
2.4
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.1
0.0
0.0
0.2
0.1
0.0
0.1
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.1
0.0
0.0

1,121
3,497
11,720
13,817
2,838
83,969
40
14,313
600
10,243
3,940
185
3,814
773
988
217,778
12,004
314
1,001
3,890
2,697
32,867
521
3,258
44
2,729
5,551
3,886
-

0.8
3.3
7.0
8.1
1.3
0.0
49.0
0.0
20.3
0.2
0.0
8.8
20.6
0.1
1.2
0.6
0.9
56.2
0.0
0.0
6.8
0.4
0.7
1.8
2.7
25.9
0.7
0.0
2.9
0.2
0.0
5.3
1.8
7.5
0.0

130,234
64,181
153,737
112,193
198,927
15,468
94,386
283,568
43,350
240,251
65,419
81,848
14,958
161,932
309,952
77,728
34,323
121,506
12,855
71,593
111,094
44,397
94,174
149,952
75,477
89,448
73,188
165,885
92,564
21,896
37,754
310,395
47,823
50,823

92.5
60.6
92.5
65.4
90.0
11.3
55.1
89.3
61.6
93.1
86.7
70.7
78.4
99.9
97.9
62.4
32.9
31.3
76.8
80.5
63.1
57.7
64.6
71.3
74.6
70.6
93.9
94.9
81.0
89.2
0.0
73.7
98.2
92.7
100.0

24,423

0.5

320,459

6.5

67,141

1.4

10,016

0.2

438,398

9.0

3,653,279

74.6

132
131
456
687
3,885
875
680
2
29
245
38
1,824
5
188
2,310
1,681
2,262
1,477
230
808
5
75
14,028
645
-

0.1
0.1
0.3
0.4
1.8
0.6
0.0
0.2
0.0
0.0
0.0
0.0
1.3
0.0
0.0
1.5
0.0
0.0
0.0
0.2
1.3
2.2
0.0
1.1
1.5
0.0
0.3
0.0
0.7
0.0
0.0
0.1
4.4
1.2
0.0

32,698

0.7

1,516
6,175
4,633
3,761
14,092

106,328
6,979
1,964
2,073
207
24,987
1,920
71
7,814
1,299
2,249
1,480
5,166
2
765
22,244
3,904
-

1.1
5.8
2.8
2.2
6.4
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.1
3.4
0.0
33.6
5.6
0.0
0.5
12.4
0.2
14.2
2.5
0.0
3.7
1.3
0.0
2.9
0.8
4.5
0.0
0.0
1.5
7.0
7.6
0.0

15,570
10,366
20,509
8,019
6,751
14,593
76,477
56,187
6,181
31,654
14,397
12,097
5,264
50,983
24,903
8,036
19,421
13,147
716
12,548
36,251
17,790
30,499
5,470
26,006
16,789
7,442
25,158
11,726
20,905
26,924
203,701
11,264
13,394

11.1
9.8
12.3
4.7
3.1
10.6
44.7
17.7
8.8
12.3
19.1
10.4
27.6
31.4
7.9
6.5
18.6
3.4
4.3
14.1
20.6
23.1
20.9
2.6
25.7
13.2
9.5
14.4
10.3
85.2
0.0
52.5
64.5
21.8
26.4

88
30
301
848
2,275
6
529
562
836
16,957
3,758
90
17,900
578
245
210
6,929
2,097
7,202
-

0.1
0.0
0.2
0.5
1.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
0.0
2.8
0.0
0.2
0.7
0.0
4.4
0.0
0.0
2.1
0.1
12.3
0.3
0.0
0.0
0.3
0.1
6.1
0.0
0.0
4.1
2.3
0.0
0.0

675
1,815
2,058
439
2,282
56
8,806
1,182
9,747
15,881
20,359
606
32,353
18,856
15,430
14,834
20,095
99
5,618
2
75
2,380
144
8,518
21,992
30,477
18,560
279
269
30,203
912
1,735

0.5
1.7
1.2
0.3
1.0
0.0
0.0
2.8
1.7
3.8
21.1
17.6
3.2
20.0
6.0
12.4
14.2
5.2
0.0
0.1
3.2
0.0
0.1
1.1
0.1
6.7
28.2
17.4
16.2
1.1
0.0
0.5
9.6
1.8
3.4

100,265
39,618
71,719
47,117
143,030
6,121
107,054
35,249
198,848
38,213
24,918
5,852
78,596
157,578
42,127
68,545
10,066
57,804
38,170
21,627
24,410
96,418
42,697
58,636
37,796
108,560
35,264
619
6,981
29,516
31,098
35,694

71.2
37.4
43.1
27.5
64.7
0.0
3.6
33.7
50.1
77.0
50.7
21.5
30.7
48.5
49.8
33.8
0.0
17.7
60.1
65.0
21.7
28.1
16.7
45.8
42.2
46.2
48.5
62.1
30.9
2.5
0.0
13.6
9.3
60.3
70.2

11,988
6,046
54,061
51,322
26,612
11,732
110,841
738
24,357
1,809
1,687
2,496
68
793
747
1,287
21,219
35,030
3,854
5,505
3,234
14,111
86
643
3,501
-

8.5
5.7
32.5
29.9
12.0
0.0
6.8
34.9
1.0
0.0
0.0
21.0
9.5
0.0
0.5
2.0
0.1
0.2
0.0
0.8
0.0
1.7
14.6
16.7
3.8
4.3
4.1
0.0
12.3
0.4
0.0
1.3
1.1
0.0
0.0

220,402

4.5

861,138

17.6

61,441

1.3

286,737

5.9

1,800,206

36.8

393,767

8.0

3
117
653

165
56
2,262
5,623
8,184
7
196
134
150
725
-

TABEL 66
PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
JAMBAN
NO

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

KAB/KOTA

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH
KELUARGA
3

446,387
270,647
267,474
263,304
334,699
234,447
230,137
317,404
264,841
359,013
246,393
323,670
282,406
265,287
430,936
251,681
178,141
387,771
186,818
296,479
326,259
281,299
212,026
272,675
196,835
232,413
356,549
375,148
574,514
38,290
101,807
51,237
414,725
80,260
69,733
9,421,705

KELUARGA
DIPERIKSA

TEMPAT SAMPAH

KELUARGA
MEMILIKI

KELUARGA
DIPERIKSA

SEHAT

KELUARGA
MEMILIKI

PENGELOLAAN AIR LIMBAH


KELUARGA
DIPERIKSA

SEHAT

KELUARGA
MEMILIKI

SEHAT

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

140,668
213,106
166,891
169,952
180,461
133,951

31.51
78.74
62.40
64.55
53.92
57.13

112,105
139,876
101,990
100,085
173,718
102,955

79.69
65.64
61.11
58.89
96.26
76.86

238,485
70,360
258,121
75,439
115,767
15,025
162,125
430,936
125,915
104,176
387,771
16,746
88,945
176,038
96,646
164,028
210,390
99,382
126,782
80,800
174,815
114,274
22,708
25,056
51,237
316,001
51,611
50,823

75.14
26.57
71.90
30.62
35.77
5.32
61.11
100.00
50.03
58.48
100.00
8.96
30.00
53.96
34.36
77.36
77.16
50.49
54.55
22.66
46.60
19.89
59.31
24.61
100.00
76.20
64.30
72.88

210,792
47,921
196,772
65,139
98,006
22,356
148,894
373,427
95,021
60,282
298,902
14,072
58,465
98,101
73,809
131,519
126,989
62,995
70,797
57,623
77,942
65,512
21,763
23,201
44,011
28,509
45,667
48,014

88.39
68.11
76.23
86.35
84.66
148.79
91.84
86.65
75.46
57.87
77.08
84.03
65.73
55.73
76.37
80.18
60.36
63.39
55.84
71.32
44.59
57.33
95.84
92.60
85.90
9.02
88.48
94.47

4,855,431

51.53

3,397,230

69.97

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

78,330
69.87
107,612
76.93
79,050
77.51
58,828
58.78
143,396
82.55
74,791
72.64
87,275
133,317
63.25
30,893
64.47
169,609
86.20
61,442
94.33
72,538
74.01
20,273
90.68
117,253
78.75
306,133
81.98
56,539
59.50
45,939
76.21
175,810
58.82
11,553
82.10
33,415
57.15
72,622
74.03
64,605
87.53
102,557
77.98
97,209
76.55
48,161
76.45
25,983
36.70
43,970
76.31
30,639
39.31
51,462
78.55
19,815
91.05
21,830
94.09
40,504
92.03
274,288 962.11
45,667 100.00
13,394
27.90
2,816,702

70.46

140,668
88,537
150,218
168,066
180,461
133,051

31.51
32.71
56.16
63.83
53.92
56.75

110,699
89,679
116,108
117,396
172,129
98,524

78.70
101.29
77.29
69.85
95.38
74.05

238,485
70,360
258,121
75,439
115,767
17,675
162,125
430,936
128,753
104,176
387,771
16,746
88,945
176,038
96,646
164,028
210,390
99,382
126,782
80,800
174,815
114,274
22,708
25,056
51,237
316,001
51,611
50,823

75.14
26.57
71.90
30.62
35.77
6.26
61.11
100.00
51.16
58.48
100.00
8.96
30.00
53.96
34.36
77.36
77.16
50.49
54.55
22.66
46.60
19.89
59.31
24.61
100.00
76.20
64.30
72.88

159,524
24,908
196,772
66,231
104,692
16,052
162,125
106,177
92,405
55,809
309,571
13,743
80,897
92,661
64,575
130,593
138,825
68,880
59,568
70,571
57,727
78,673
22,608
22,565
41,701
316,001
48,461
38,448

66.89
35.40
76.23
87.79
90.43
90.82
100.00
24.64
71.77
53.57
79.83
82.07
90.95
52.64
66.82
79.62
65.98
69.31
46.98
87.34
33.02
68.85
99.56
90.06
81.39
100.00
93.90
75.65

4,716,891

50.06

3,345,298

70.92

52,767
55,028
86,566
54,541
119,837
77,406
85,079
112,662
15,522
167,668
56,796
21,168
13,444
99,686
66,566
61,054
28,136
158,745
11,185
51,208
61,432
41,813
102,949
100,263
50,242
35,177
47,674
32,054
55,101
18,456
19,444
40,160
296,499
44,484
32,602

47.67
61.36
74.56
46.46
69.62
78.57

140,668
156,181
148,752
167,950
180,461
133,051

31.51
57.71
55.61
63.79
53.92
56.75

89,739
66,633
80,651
100,938
148,795
88,294

63.79
42.66
54.22
60.10
82.45
66.36

70.62
62.32
85.21
85.75
20.22
83.75
61.49
62.69
66.07
50.41
51.28
81.39
63.30
66.30
64.75
78.83
72.22
72.94
59.05
67.55
55.53
70.04
81.63
86.17
96.30
93.83
91.79
84.80

238,485
10,360
258,121
75,439
115,767
17,675
162,125
430,936
102,687
104,176
387,771
16,746
88,945
176,035
96,646
164,028
210,390
99,382
126,782
80,800
174,815
114,274
22,708
25,056
39,796
316,001
51,611
50,823

75.14
3.91
71.90
30.62
35.77
6.26
61.11
100.00
40.80
58.48
100.00
8.96
30.00
53.96
34.36
77.36
77.16
50.49
54.55
22.66
46.60
19.89
59.31
24.61
77.67
76.20
64.30
72.88

133,435
11,944
185,041
61,811
102,704
14,914
162,125
78,463
46,103
41,307
273,499
13,316
32,947
92,519
55,243
115,611
119,477
59,629
81,811
63,936
59,634
730,477
21,620
23,904
30,918
285,013
46,259
35,138

55.95
115.29
71.69
81.94
88.72
84.38
100.00
18.21
44.90
39.65
70.53
79.52
37.04
52.56
57.16
70.48
56.79
60.00
64.53
79.13
34.11
639.23
95.21
95.40
77.69
90.19
89.63
69.14

4,685,443

49.73

3,553,848

75.85

2,373,414 70.95

34,847
39,764
39,752
52,609
92,044
61,763
60,213
76,319
5,800
148,876
48,277
41,332
11,529
81,099
52,571
26,193
15,568
161,959
10,270
26,326
56,181
35,339
85,398
84,173
42,191
46,519
41,160
35,666
49,095
19,043
21,281
20,740
274,420
44,214
26,282

38.8
59.7
49.3
52.1
61.9
70.0
57.2
48.6
80.5
78.1
40.2
77.3
50.0
67.0
56.8
37.7
59.2
77.1
79.9
60.7
64.0
73.9
70.5
70.8
56.9
64.4
59.8
6.7
88.1
89.0
67.1
96.3
95.6
74.8

1,968,813 55.4

TABEL 67
PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

15

16

17

322
128
182
47
251
189
44
69
113
76
159
178
155
156
63
440
22
314
36
37
77
523
141
339
90
72
268
47
184
55
109
77
448
177
121

54.95
68.45
73.39
52.81
65.19
77.14
125.71
97.18
80.71
87.36
86.41
54.94
61.75
67.53
81.82
100.00
84.62
57.51
80.00
56.92
78.57
89.25
88.13
73.22
82.57
62.07
68.37
67.14
92.93
96.49
98.20
81.05
94.51
100.00
82.88

88
76
56
57
132
81
32
66
83
98
46
91
50
84
98
69
36
84
26
44
51
75
26
49
26
11
55
37
68
5
34
9
59
9
11

73
71
53
51
111
81
31
43
42
44
38
69
44
84
98
67
24
84
25
15
44
66
21
45
21
7
46
35
63
5
28
9
52
9
11

40
48
35
17
59
64
1
17
6
18
32
23
2
45
44
39
10
12
18
6
18
48
13
23
10
2
23
23
33
4
22
8
39
9
6

54.79
67.61
66.04
33.33
53.15
79.01
3.23
39.53
14.29
40.91
84.21
33.33
4.55
53.57
44.90
58.21
41.67
14.29
72.00
40.00
40.91
72.73
61.90
51.11
47.62
28.57
50.00
65.71
52.38
80.00
78.57
88.89
75.00
100.00
54.55

3,021
3,268
2,511
3,105
3,253
2,223

1,204
1,755
1,626
2,046
1,093
1,415

1,615
1,517
6,346
958
2,745
1,272
3,876
1,033
1,454
8,193
4,673
1,008
7,428
3,722
2,103
650
2,228
467
1,397
2,411
132
1,707
276
668
1,892
1,639
2,117
173

1,052
488
3,439
454
776
606
3,876
1,033
960
2,960
4,673
713
809
2,371
1,548
559
1,396
168
728
1,074
1,145
1,017
275
527
1,892
1,333
1,940
173

718
1,236
1,128
1,090
759
876
786
303
2,471
393
423
422
2,697
652
539
1,552
1,063
313
243
1,809
119
437
976
118
487
659
721
706
244
464
1,663
1,184
1,875
132

59.63
70.43
69.37
53.27
69.44
61.91

88.89
100.00
100.00
100.00
75.29
40.00
100.00
100.00
100.00

586
187
248
89
385
245
35
71
140
87
184
324
251
231
77
440
26
546
45
65
98
586
160
463
109
116
392
70
198
57
111
95
474
177
146

747

13

87.37

11,073

7,514

5,709

75.98

1,922

1,610

817

50.75

81,081

47,124

29,258

14

18

19

20

21

74.71
62.09
71.85
86.56
54.51
69.64
69.58
63.12
56.15
52.43
22.75
43.90
30.04
76.30
7.69
78.18
69.91
70.24
66.90
61.36
62.97
69.42
88.73
88.05
87.90
88.82
96.65
76.30

4,129
3,759
2,829
3,265
4,064
2,603
420
1,816
1,869
6,700
1,287
3,904
1,839
4,230
1,215
1,991
8,277
5,326
1,110
7,661
4,053
3,193
857
2,796
658
1,759
2,915
255
2,158
354
1,004
2,010
2,652
2,352
364

1,890
2,069
1,939
2,193
1,612
1,755
318
1,180
683
3,606
687
1,178
919
4,199
1,215
1,493
3,028
5,326
804
907
2,516
2,363
746
1,928
303
851
1,530
1,264
1,287
353
751
2,006
1,950
2,143
350

1,105
1,464
1,356
1,161
1,091
1,141
216
878
432
2,589
595
633
590
2,905
766
1,043
1,598
1,408
386
297
1,907
839
596
1,359
223
561
966
805
932
319
659
1,752
1,762
2,078
279

58.47
70.76
69.93
52.94
67.68
65.01
67.92
74.41
63.25
71.80
86.61
53.74
64.20
69.18
63.05
69.86
52.77
26.44
48.01
32.75
75.79
35.51
79.89
70.49
73.60
65.92
63.14
63.69
72.42
90.37
87.75
87.34
90.36
96.97
79.71

62.09

95,674

57,342

36,691

76.36

% SEHAT

855

12

JUMLAH
SEHAT

16
14
9
16
64
4
91
17
20

11

JUMLAH
DIPERIKSA

18
14
9
16
85
10
91
17
20

10

JUMLAH YG
ADA

% SEHAT

JUMLAH
SEHAT

JUMLAH TUPM

974
242
248
91
653
283
52
114
254
215
271
1,050
456
262
77
442
30
546
50
152
276
731
169
495
156
348
427
70
371
57
193
95
854
209
160

% SEHAT

JUMLAH
SEHAT

JUMLAH
DIPERIKSA

92.59
92.86
91.67
100.00
95.65
85.71
84.62
42.86
76.92
66.67
100.00
100.00
61.11
87.50
100.00
96.15
77.78
82.61
90.48
61.11
100.00
91.41
83.33
87.50
100.00

JUMLAH YG
ADA

25
52
11
7
22
12
11
6
10
24
11
9
11
7
7
25
14
19
19
11
3
149
5
21
5

% SEHAT

JUMLAH
SEHAT

27
56
12
7
23
14
13
14
13
36
11
9
18
8
7
26
18
23
21
18
3
163
6
24
5

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

JUMLAH
DIPERIKSA

46
173
14
12
26
16
13
21
15
41
12
18
61
8
7
26
18
23
26
37
4
284
12
24
9
3
22
16
12
16
109
14
100
17
20
1,275

JUMLAH YG
ADA

TUPM LAINNYA
JUMLAH
DIPERIKSA

JUMLAH (KAB/KOTA)

% SEHAT

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

PASAR
JUMLAH YG
ADA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

JUMLAH
SEHAT

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
DIPERIKSA

NO

RESTORAN/R-MAKAN

JUMLAH YG
ADA

HOTEL

22

TABEL 68
PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KAB/KOTA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal

JUMLAH (KAB/KOTA)

SARANA PELAYANAN
KESEHATAN
JUMLAH

DIBINA

INSTALASI
PENGOLAHAN AIR
MINUM
JUMLA
DIBINA
H
6

SARANA PENDIDIKAN

SARANA IBADAH

PERKANTORAN

SARANA LAIN

JUMLAH

JUMLAH

DIBINA

JUMLAH

DIBINA

JUMLAH

DIBINA

JUMLAH

DIBINA

JUMLAH

DIBINA

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

474
330
361
367
557
295

274
297
346
344
449
287

57.81
90.00
95.84
93.73
80.61
97.29

141
111
39
100
155
38

141
97
37
98
155
38

100.00
87.39
94.87
98.00
100.00
100.00

1,088
1,530
975
1,307
1,458
783

564
1,094
853
1,024
1,218
736

51.84
71.50
87.49
78.35
83.54
94.00

4,210
3,012
3,138
2,854
1,295
2,189

1,484
1,711
2,371
1,603
995
1,683

35.25
56.81
75.56
56.17
76.83
76.88

319
663
494
557
660
753

166
512
470
418
595
672

52.04
77.22
95.14
75.04
90.15
89.24

138
213
716
54
50
27

92
56
715
48
34
27

66.67
26.29
99.86
88.89
68.00
100.00

6,370
5,859
5,723
5,239
4,175
4,085

2,721
3,767
4,792
3,535
3,446
3,443

42.72
64.29
83.73
67.47
82.54
84.28

159
311
490
250
541
294
415
271
451
283
388
121
25
407
620
299
357
236
29
271
925
186
47
114
36
784
55
29

149
172
393
96
403
257
410
271
435
225
316
90
25
287
546
284
338
216
26
193
838
172
39
72
31
722
55
29

93.71
55.31
80.20
38.40
74.49
87.41
98.80
100.00
96.45
79.51
81.44
74.38
100.00
70.52
88.06
94.98
94.68
91.53
89.66
71.22
90.59
92.47
82.98
63.16
86.11
92.09
100.00
100.00

31
3
70
16
34
2
340
145
80
139
167
173
90
8
153
27
86
324
90
12
220
312
-

28
64
16
34
2
340
129
36
122
124
132
77
7
151
13
58
321
80
12
164
32
-

90.32
90.88
100.00
100.00
100.00
100.00
88.97
45.00
87.77
74.25
76.30
85.56
87.50
98.69
48.15
67.44
99.07
88.89
100.00
74.55
10.26
-

1,330
1,275
1,321
902
1,224
767
848
1,185
924
767
1,178
820
1,032
1,225
1,142
1,002
1,137
710
833
1,209
686
1,578
193
433
211
1,439
283
279

569
642
965
294
741
594
548
1,039
762
598
751
572
171
847
1,012
952
907
530
541
679
466
1,041
189
366
202
1,373
283
229

42.78
50.35
73.05
32.59
60.54
77.44
64.62
87.68
82.47
77.97
63.75
69.76
16.57
69.14
88.62
95.01
79.77
74.65
64.95
56.16
67.93
65.97
97.93
84.53
95.73
95.41
100.00
82.08

2,510
4,900
3,576
2,230
2,531
2,163
3,180
1,519
2,534
3,044
3,809
1,051
2,624
3,391
3,859
2,814
3,238
1,075
2,649
3,710
364
1,831
177
662
454
1,644
727
389

1,770
2,081
2,235
871
910
1,220
2,242
1,232
1,336
1,972
1,816
540
499
1,979
2,583
2,423
2,491
855
1,139
1,964
368
1,304
177
545
393
1,494
727
319

70.52
42.47
62.50
39.08
35.95
56.40
70.50
81.11
52.72
64.78
47.68
51.38
19.02
58.36
66.93
86.11
76.93
79.53
43.00
52.94
101.10
71.22
100.00
82.33
86.56
90.88
100.00
82.01

522
488
677
317
543
278
498
505
570
567
676
292
224
550
537
506
488
262
455
438
381
634
77
283
88
415
181
49

416
206
469
134
281
177
381
505
433
395
463
201
20
353
418
458
441
171
296
229
299
528
71
226
81
276
181
49

79.69
42.21
69.28
42.27
51.75
63.67
76.51
100.00
75.96
69.66
68.49
68.84
8.93
64.18
77.84
90.51
90.37
65.27
65.05
52.28
78.48
83.28
92.21
79.86
92.05
66.51
100.00
100.00

10
6,208
47
62
277
70
99
47
40
438
227
254
255
50
61
53
109
169
24
255
129
3
41,048
730
55
-

10
1,384
20
15
109
40
55
43
39
278
154
78
11
19
18
25
76
129
4
52
105
3
33,896
660
55
-

100.00
22.29
42.55
24.19
39.35
57.14
55.56
91.49
97.50
63.47
67.84
30.71
4.31
38.00
29.51
47.17
69.72
76.33
16.67
20.39
81.40
100.00
82.58
90.41
100.00
-

4,562
13,185
6,111
3,823
5,132
3,606
5,042
3,867
4,664
5,099
6,358
2,677
4,327
5,796
6,309
4,682
5,482
2,479
3,990
5,969
2,680
4,448
509
1,492
41,837
5,232
1,613
746

2,942
4,485
4,082
1,474
2,460
2,322
3,638
3,430
3,134
3,468
3,536
1,603
850
3,617
4,654
4,149
4,404
1,914
2,006
3,175
2,292
3,230
491
1,209
34,603
4,689
1,333
626

64.49
34.02
66.80
38.56
47.93
64.39
72.15
88.70
67.20
68.01
55.61
59.88
19.64
62.41
73.77
88.62
80.34
77.21
50.28
53.19
85.52
72.62
96.46
81.03
82.71
89.62
82.64
83.91

10,778

9,087

84.31

3,106

2,508

80.73

33,074

23,352

70.61

79,353

47,332

59.65

14,947

10,991

73.53

51,918

38,250

73.67

193,168

131,520

68.09

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 69
KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO
1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34

NAMA OBAT
2

Amoksisilin sirup kering 125 mg/ml


Amoksisilin kapsul 500 mg
Antasida DOEN tablet
Antalgin tablet 500 mg
Deksametason inj 5 mg/ml 2ml
Dekstrometorfan Sirup 10 mg/5ml
Dekstrometorfan Tab 15 mg
Difenhidramin HCl inj 10 mg/ml-1ml
Gliserin Guaiakolat tab 100 mg
Glukosa Larutan Infus 5 % steril
Ibuprofen tablet 200 mg
Kloramfenikol kapsul 250 mg
Kotrimoksazol tablet 480 mg
Kotrimoksazol tablet 120 mg
Kotrimoksazol Sirup
Klorfeniramini Maleat tab 4 mg
Kloroquin tablet
Natrium Klorida Infus 0,9 % steril
Parasetamol Tablet 500 mg
Ringer Laktat Infus steril
Vitamin B Kompleks Kapsul
Retinol 200.000 IU
Tablet Tambah darah
Multivitamin Sirup
Garam Oralit
OAT Kat 1
OAT Kat 2
OAT Kat 3
OAT Kat Sisipan
OAT Kat Anak
Pyrantel Pamoat 125 mg tablet
Salep 2-4
Infus set dewasa
Infus set anak

SATUAN
3

Btl 60 ml
Ktk @ 120 kap
Btl @ 1000 tab
Btl @ 1000 tab
Ktk @ 100 ampul
Btl 60 ml
Btl @ 1000 tab
Ktk @ 100 ampul
Btl @ 1000 tab
Btl 500 ml
Btl @ 100 tab
Btl @ 250 Kapsul
Btl @ 100 tab
Btl @ 100 tab
Btl 60 ml
Tablet
Tablet
Btl 500 ml
Btl @ 1000 tab
Btl 500 ml
Btl @ 1000 Kapsul
Btl @ 30 Kapsul
Ktk @ 30 Tablet
Botol
Bungkus
Pkt
Pkt
Pkt
Pkt
Pkt
Btl @ 1000 Tablet
Pot
Kantong
Kantong

STOCK OBAT

PEMAKAIAN RATARATA/ BULAN

1,452,607
14,795,311
8,865,700
9,401,352
71,260
717,064
2,680,738
69,870
10,997,448
348,992
1,046,127
905,466
4,015,837
269,765
993,891
34,791,810
2,788,303
137,105
15,258,477
1,217,566
9,961,845
2,156,094
22,773,466
277,507
2,691,974
125,600
1,399
716
1,709
9,283
202,459
293,957
307,913
140,590

85,762
713,253
456,432
531,121
4,075
33,775
160,486
3,769
537,337
15,046
77,400
35,878
212,770
6,890
63,257
2,219,409
95,741
116,195
1,107,888
175,340
523,523
94,259
486,693
22,162
123,393
1,948
78
74
53
260
7,199
11,051
20,436
6,831

TINGKAT
KECUKUPAN
(BULAN)
6

17
21
19
18
17
21
17
19
20
23
14
25
19
39
16
16
29
1
14
7
19
23
47
13
22
64
18
10
33
36
28
27
15
21

TABEL 70
JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
PEMILIKAN/PENGELOLA
NO

FASILITAS KESEHATAN

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

RUMAH SAKIT UMUM


RUMAH SAKIT JIWA
RUMAH SAKIT BERSALIN
RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA
PUSKESMAS PERAWATAN
PUSKESMAS NON PERAWATAN
PUSKESMAS KELILING
PUSKESMAS PEMBANTU
RUMAH BERSALIN
BALAI PENGOBATAN/KLINIK
PRAKTIK DOKTER BERSAMA
PRAKTIK DOKTER PERORANGAN
PRAKTK PENGOBATAN TRADISIONAL
POSKESDES
POSYANDU
APOTEK
TOKO OBAT
GFK
INDUSTRI OBAT TRADISIONAL
INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL
USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

KEMENKES

PEM.PROV

PEM.KAB/KOTA

TNI/POLRI

BUMN

SWASTA

JUMLAH

2
1
0
2

4
3
0
0

45
0
1
0

10
0
0
1

1
0
0
0

131
2
11
49

0
0

0
0

1
1

1
15

0
1
0
0
0

220
871
60
5344
4398

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

0
0
35
0
0
0

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

2232
381
0
14
286
5

193
6
12
52
307
566
948
1,827
222
888
60
5,344
4,398
5,471
48,789
2,232
381
35
14
286
5

TABEL 71
SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

SARANA KESEHATAN

JUMLAH

1 RUMAH SAKIT UMUM

LABORATORIUM KESEHATAN
JUMLAH

JUMLAH

193

193

100.00

100.00

64

64

100.00

4 PUSKESMAS

873

605

69.30

JUMLAH (KAB/KOTA)

1136

868

76.41

2 RUMAH SAKIT JIWA

3 RUMAH SAKIT KHUSUS

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

4 (EMPAT) SPESIALIS DASAR

144

74.61

TABEL 72
JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

PRATAMA
JUMLAH
%
4

MADYA
JUMLAH
%
6

POSYANDU
PURNAMA
JUMLAH
%
8

MANDIRI
JUMLAH
%
10

11

JUMLAH
JUMLAH
%
12

13

POSYANDU
AKTIF
JUMLAH

14

15

1 Kab.Cilacap

758

35.29

970

45.16

258

12.01

162

7.54

2,148

100.00

420

19.55

2 Kab.Banyumas

186

7.41

854

34.04

1,074

42.81

395

15.74

2,509

100.00

1,469

58.55

55

4.61

132

11.06

546

45.73

461

38.61

1,194

100.00

1,007

84.34

374

23.64

582

36.79

421

26.61

205

12.96

1,582

100.00

626

39.57

84

3.99

477

22.67

891

42.35

652

30.99

2,104

100.00

1,543

73.34

1,626

100.00

738

45.39

3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo

159

9.78

729

44.83

613

37.70

125

7.69

7 Kab.Wonosobo

179

13.60

446

33.89

486

36.93

205

15.58

1,316

100.00

691

52.51

8 Kab.Magelang

383

16.98

807

35.77

592

26.24

474

21.01

2,256

100.00

1,066

47.25

9 Kab.Boyolali

173

9.70

692

38.81

655

36.74

263

14.75

1,783

100.00

918

51.49

0.00

179

10.04

1,145

64.22

900

50.48

2,224

124.73

2,045

91.95

15

0.84

149

8.36

674

37.80

318

17.84

1,156

64.83

992

85.81

245

13.74

963

54.01

687

38.53

237

13.29

2,132

119.57

924

43.34

1,380

77.40

907

65.72

10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar

51

2.86

422

23.67

763

42.79

144

8.08

14 Kab.Sragen

265

14.86

732

41.05

435

24.40

145

8.13

1,577

88.45

580

36.78

15 Kab.Grobogan

305

17.11

443

24.85

630

35.33

242

13.57

1,620

90.86

872

53.83

16 Kab.Blora

355

19.91

588

32.98

275

15.42

60

3.37

1,278

71.68

335

26.21

80

4.49

571

32.02

473

26.53

101

5.66

1,225

68.70

574

46.86

141

7.91

749

42.01

598

33.54

113

6.34

1,601

89.79

711

44.41

777

43.58

350

45.05

17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus

41

2.30

386

21.65

332

18.62

18

1.01

20 Kab.Jepara

94

5.27

502

28.15

381

21.37

119

6.67

1,096

61.47

500

45.62

21 Kab.Demak

135

7.57

489

27.43

510

28.60

107

6.00

1,241

69.60

617

49.72

22 Kab.Semarang

198

11.10

527

29.56

491

27.54

410

22.99

1,626

91.19

901

55.41

26

1.46

157

8.81

560

31.41

747

41.90

1,490

83.57

1,307

87.72

299

16.77

553

31.02

472

26.47

73

4.09

1,397

78.35

545

39.01

289

16.21

498

27.93

389

21.82

30

1.68

1,206

67.64

419

34.74

233

13.07

505

28.32

459

25.74

180

10.10

1,377

77.23

639

46.41

243

13.63

489

27.43

326

18.28

79

4.43

1,137

63.77

405

35.62

23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang

68

3.81

256

14.36

859

48.18

325

18.23

1,508

84.58

1,184

78.51

714

40.04

500

28.04

388

21.76

71

3.98

1,673

93.83

459

27.44

0.34

38

2.13

103

5.78

50

2.80

197

11.05

153

77.66

0.00

84

4.71

518

29.05

602

33.76

602

100.00

85

4.77

115

6.45

49

2.75

282

15.82

164

58.16

1,875

105.16

660

35.20

399

22.38

255

63.91

0.00

33

1.85

1,179

66.12

0
36

2.02

243

13.63

417

23.39

0.00

144

8.08

190

10.66

65

3.65

1
7,367
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA

0.06

17
15,667

0.95

195

10.94

177

90.77

35.22

111
8,571

6.23

32.11

66
17,184

3.70

15.10

17.57

48,789

100.00
1.88

25,755

52.79

34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal

JUMLAH

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 73
UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

DESA

KELURAHAN

1 Kab.Cilacap

269

2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga

DESA SIAGA
JUMLAH
5

JUMLAH
DESA SIAGA AKTIF PKD/POSKESD
ES
JUMLAH
%

POSYANDU
10

15

284

100.00

284

100.00

225

2,148

301

30

331

100.00

331

100.00

273

2,509

224

15

239

100.00

239

100.00

204

1,194

100.00

278

100.00

193

1,582

4 Kab.Banjarnegara

266

12

278

5 Kab.Kebumen

449

11

460

100.00

460

100.00

279

2,104

25

494

100.00

494

100.00

239

1,626

100.00

265

100.00

191

1,316

6 Kab.Purworejo

469

7 Kab.Wonosobo

236

29

265

8 Kab.Magelang

367

372

100.00

372

100.00

289

2,256

263

267

99.26

267

100.00

169

1,783

10 Kab.Klaten

391

10

401

100.00

401

100.00

214

2,224

11 Kab.Sukoharjo

150

17

167

100.00

167

100.00

152

1,156

100.00

294

100.00

230

2,132

9 Kab.Boyolali

12 Kab.Wonogiri

251

43

294

13 Kab.Karanganyar

162

15

177

100.00

177

100.00

172

1,380

12

208

100.00

208

100.00

208

1,577

14 Kab.Sragen

196

15 Kab.Grobogan

273

280

100.00

280

100.00

201

1,620

16 Kab.Blora

271

24

295

100.00

295

100.00

138

1,278

100.00

294

100.00

166

1,225

17 Kab.Rembang

287

294

18 Kab.Pati

401

406

100.00

406

100.00

120

1,601

100.00

132

100.00

93

777

19 Kab.Kudus

123

132

20 Kab.Jepara

183

11

194

100.00

194

100.00

105

1,096

21 Kab.Demak

243

249

100.00

249

100.00

174

1,241

100.00

235

100.00

152

1,626

22 Kab.Semarang

208

27

235

23 Kab.Temanggung

266

23

289

100.00

289

100.00

181

1,490

20

286

100.35

286

100.00

169

1,397

100.00

248

100.00

190

1,206

24 Kab.Kendal

265

25 Kab.Batang

239

248

26 Kab.Pekalongan

272

13

285

100.00

285

100.00

176

1,377

100.00

222

100.00

141

1,137

27 Kab.Pemalang

211

11

222

28 Kab.Tegal

281

287

100.00

287

100.00

214

1,508

297

100.00

297

100.00

202

1,673

100.00

17

100.00

11

197

29 Kab.Brebes

292

30 Kota Magelang

17

17

31 Kota Surakarta

51

51

100.00

51

100.00

602

100.00

22

100.00

282

32 Kota Salatiga

22

22

33 Kota Semarang

177

177

100.00

177

100.00

1,875

34 Kota Pekalongan

47

47

100.00

47

100.00

399

27
769

27

100.00

27

100.00

195

8,577

99.99

8,577

100.00

5,471

35 Kota Tegal
JUMLAH (KAB/KOTA)

0
7,809

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

48,789

TABEL 74
JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

UNIT KERJA

DR SPESIALIS a

1 Puskesmas
2 Rumah Sakit

DOKTER GIGI b

JUMLAH

DOKTER UMUM

L+P

L+P

L+P

L+P

12

13

14

10

11

845

1,022

1,867

849

1,027

1,876

173

524

697

1,676

825

2,501

873

958

1,831

2,549

1,783

4,332

128

209

337

21

27

162

190

352

183

196

379

14

52

66

11.40

12.94

4.68

3.31

3 Sarana Yankes lain


RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

10.31

4.98

7.63

12.17

21.71

17.92

19.80

1.91

52

45

97

72

63

135

124

108

232

20

28

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

72

50

122

76

51

127

12

20

DINAS KESEHATAN PROVINSI


JUMLAH (PROVINSI)

1
1,758

882

1
2,640

18
2,042

42
2,325

60
4,367

19
3,800

42
3,207

61
7,007

1
344

5
810

6
1,154

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan : a termasuk S3

TABEL 75
JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
BIDAN
NO

UNIT KERJA

1 Puskesmas

PERAWAT

SARJANA KEPERAWATAN a
BIDAN DIII BIDAN JUMLAH
L
P
L+P
3

PERAWAT b
P
L+P

L
9

10

JUMLAH
L

11

12

13

L+P
14

3,493

6,556

10,049

348

296

644

2,315

3,566

5,881

2,663

3,862

6,525

404

2,455

2,859

1,920

1,304

3,224

5,035

10,180

15,215

6,955

11,484

18,439

3 Sarana Yankes lain


RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

75

281

356
39.87

21

57

78

170

349

519

191
59.47

406
93.90

597
76.83

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

55

138

193

118

171

289

20

21

41

138

192

330

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

44

95

139

16

26

42

33

33

66

49

59

108

DINAS KESEHATAN PROVINSI

23

31

23

16

39

31

39

70

13,597

2,431

1,877

4,308

7,596

14,165

21,761

10,027

16,042

26,069

2 Rumah Sakit

JUMLAH

4,072

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan : a termasuk S2 dan S3
b
termasuk SLTA, D-I, dan D-III

9,525

TABEL 76
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
TENAGA KEFARMASIAN
NO

UNIT KERJA

1 Puskesmas

APOTEKER DAN
SARJANA FARMASI a

D-III FARMASI DAN


ASS APOTEKER

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

107

160

185

620

805

238

727

965

106

184

53
280

473

753

334

1,312

1,646

1,785

2,399

614
-

182

383

500

883

201

500

701

182

7.49

17.96

12.77

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

68

40

108

39

44

107

45

152

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

39

47

86

22

46

68

61

93

154

DINAS KESEHATAN PROVINSI

12

644

1,171

1,815

1,988

2,750

1,406

3,159

4,565

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

JUMLAH

JUMLAH

DI DAN D-III GIZI

3 Sarana Yankes lain

D-IV/SARJANA GIZI a

JUMLAH

2 Rumah Sakit

TENAGA GIZI

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012


Keterangan : a termasuk S2 dan S3

762

24

82

620

35

473

508

107

367

804

208

702

910

474

142

840

982

201

205

14

20

85

101

16

23

16

267

577

844

317

1,087

1
1,405

207

18

225

3.38

9.30

6.36

23

101

124

584

1,664

1
2,249

TABEL 77
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
NO

UNIT KERJA

SARJANA KESMAS
L
P
L+P

JUMLAH
P

D-III KESMAS
L
P
L+P

10

269
133
19
2.55

235
182
19
2.60

504
315
38
2.58

1 Puskesmas

255

218

14

17

2 Rumah Sakit

125

161

21

3 Sarana Yankes lain


RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

17

15

473
286
32

31
29
6

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

53

80

133

54

84

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

280

299

579

15

288

DINAS KESEHATAN PROVINSI

38

72

110

768

845

1,613

JUMLAH
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012
Keterangan: a termasuk S2 dan S3
b
termasuk D-I

33

53

86

TENAGA
SANITASI
P
L+P

L+P

11

12

13

14

385

424

144

109

3
3.23

7
3.22

809
253
10
3.22

138

19

19

38

306

594

71

87

158

38

72

110

801

898

1,699

622

646

1,268

TABEL 78
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
NO

UNIT KERJA

ANALIS LAB.
L
P
L+P
3

1 Puskesmas

583

559

2 Rumah Sakit

483

1,041

3 Sarana Yankes lain


RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

51

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

TENAGA TEKNISI MEDIS


TEM & P.RONTG
P.ANESTESI
L
P
L+P
L
P
L+P
6

10

11

44

58

409

365

135

1,142
1,524
186

29

21

102
774
50

14

16

30

13

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

29

38

67

11

14

DINAS KESEHATAN PROVINSI

26

32

12

1,166

1,815

2,981

504

461

965

JUMLAH

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

JUMLAH
P
L+P

L
12

13

24

27

51

19

40

45

85

11

33

44

1,776

2,337

4,113

167

1,454

86
10.31

17

61

988

L+P

48

106

161
13.31

1,244
2,442
247
11.82

P
16

96

617

L
15

144
11

627

14

FISIOTERAPIS

22

76

187

266

8
1.32

15
2.13

98
453
23
1.73

20

39

237

1
1

378

615

TABEL 79
ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

SUMBER BIAYA

ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN


Rupiah

ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER:


1 APBD KAB/KOTA

2,371,144,640,322

a. Belanja Langsung

1,027,158,626,399

b. Belanja Tidak Langsung

1,343,986,013,923

2 APBD PROVINSI

80.89

22,938,944,939

0.78

526,470,148,876

17.96

25,719,598,000

0.88

- Dana Alokasi Khusus (DAK)

223,430,565,430

7.62

- ASKESKIN/Jamkesmas

165,280,888,268

5.64

- Lain-lain (sebutkan)

112,039,097,178

3.82

7,893,043,122

0.27

2,741,343,000

0.09

TOTAL ANGGARAN KESEHATAN

2,931,188,120,259

100.0

TOTAL APBD KAB/KOTA

33,247,816,484,145

3 APBN :
- Dana Dekonsentrasi

4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN)


(sebutkan project dan sumber dananya)

5 SUMBER PEMERINTAH LAIN

% APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA

ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA


Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

7.13

88,103

TABEL 80
JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS
DAN RASIO KORBAN LUKA DAN MENINGGAL TERHADAP JUMLAH PENDUDUK
TAHUN 2012

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH

JUMLAH
KEJADIAN
KECELAKAAN
3

JUMLAH KORBAN
MATI
L

LUKA BERAT
L
P
6

% KORBAN

LUKA RINGAN

JML

49

1,175
2,665
1,817
110
2,646
200

29
8
154
26
293
41
33,759
49
RASIO PER 100.000 PENDUDUK

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

JML

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

15

8
11
8
43
53
37

LUKA RINGAN

18

2,815

LUKA BERAT

4,097
9,726
826
7,206

MATI

164
141
38
558
1

852
2,655
1,909
181
1,965
250

1
9
14

50
163
417
8,442

67
15
1,024
2,666
2,058
262
2,576
288
59
198
472
8,491
#DIV/0!

26.87

0.78
0.41
0.39
16.41
2.06
12.85

20,992.00
36,272.25
231.53
27,120.91
7.78

4.06

25,229.82

5.26
78.17
7.25
3,211.81

39,103.35
335.15
35,553.92
8.97

13.56
13.13
8.69
-

7.38
68.54
161.17

677.97
237.82
258.73

8.70
83.26
182.43

TABEL 81
PERSENTASE DESA/KELURAHAN DENGAN GARAM BERYODIUM YANG BAIK
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
DESA/KEL

1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara
5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo
7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang
9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten
11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri
13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen
15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang
18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus
20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak
22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung
24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang
28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH

JUMLAH
% DESA/KEL DG
DESA/KEL DG
GARAM
GARAM
BERYODIUM YG
BERYODIUM YG
BAIK
BAIK
4

284
331
239
278
105
471
265
365
200
170

80
85
229
228
85
361
85
217
147
134

28.17
25.68
95.82
82.01
80.95
76.65
32.08
59.45
73.5
78.82

120
177
208
280
295
294
406
132
195
231
232
289
286
157
285
175
147
297
17
51
22
177
47
27
7,255

107
143
176
8
74
29
79
80
144
40
214
184
93
115
285
116
48
187
15
51
22
177
46
26
4,110

89.17
80.79
84.62
2.86
25.08
9.86
19.46
60.61
73.85
17.32
92.24
63.67
32.52
73.25
100
66.29
32.65
62.96
88.24
100
100
100
97.87
96.30
56.65

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

TABEL 82
KASUS PENYAKIT TIDAK MENULAR DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012

No.
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

Kab/Kota
2
Kab.Cilacap
Kab.Banyumas
Kab.Purbalingga
Kab.Banjarnegara
Kab.Kebumen
Kab.Purworejo
Kab.Wonosobo
Kab.Magelang
Kab.Boyolali
Kab.Klaten
Kab.Sukoharjo
Kab.Wonogiri
Kab.Karanganyar
Kab.Sragen
Kab.Grobogan
Kab.Blora
Kab.Rembang
Kab.Pati
Kab.Kudus
Kab.Jepara
Kab.Demak
Kab.Semarang
Kab.Temanggung
Kab.Kendal
Kab.Batang
Kab.Pekalongan
Kab.Pemalang
Kab.Tegal
Kab.Brebes
Kota Magelang
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Pekalongan
Kota Tegal
JUMLAH

Neoplasma
Diabetes Mellitus
Ca
Ca
Ca
Ca
ID
ND
Angina
Servik Mamae Hepar
Paru
DM
DM
Pekt.
3
4
5
6
8
9
11
23
146
293
7,064
796
33
7
5
110
1,884
18
7
39
10
3
521
3,364
53
53
21
14
332
3,305
891
2
15
2
71
874
38
14
39
2
159
1,715
118
30
4
18
30
1,677
792
7
51
30
13
2,323
263
85
105
321
73
878 10,219
504
306
106
147
1,103 11,221
844
2
3
1
74
738
54
75
129
51
5
431
4,681
286
216
129
7
456
8,007
913
4
1
24
2,122
4
81
68
176
7
186
1,900
135
3
1,400 1,400
16
3,073
64
90
4,248
66
3
35
3
195
4,304
1
1
252
31
2
6
237
3,373
74
38
134
1
6,419
31
241
156
701
110
86
463
4,380
140
5
21
398
2,954
74
21
7
0
0
3
3527
50
20
48
1
2
55
1,610
18
160
99
52
13
147
5,364
421
11
17
19
2,726
3
55
282
58
26
485
3,723
59
85
22
81
449
9,546
1,472
134
109
106
69
1,051 30,997
1,282
68
311
11
1,115
9,104
866
482
998
292
186
976 14,648
2,577
20
145
41
147
9,122
125
8
525
15
23
432 13,636
1,390
2,259
4,206
2,755 2,121 19,493 181,543 18,757

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota 2012

AMI
12
82
18
8
300
5
171
23
549
902
33
221
262
32
45
208
8
20
36
240
748
21
280
3
30
34
83
1,061
259
413
1,487
64
238
7,884

Peny. Jantung & Pembuluh Darah


PPOK
Asma
Stroke
Dekomp Hipertensi Hipertensi
Bronkial Psikosis
Kordis Essensial
Lain
Hemoragik Non Hemoragik
21
13
14
15
16
17
18
19
3,408
550
4,412
3,954
356
572
760
2,809
143
952
9,842
5,643
13
115
131
2,648
443
1,301
9,893
2,219
1,679
578
534
3,859
1,009
148
1,655
6
52
65
391
1,051
12,110
1,130
61
208
1,983
1,240
938
498
498
260
- 1,799
5,211
949
310
5,899
5,639
267
249
285
2,926
1,690
32,889 12,322
393
1,198 1,191
8,318
1,400
1,590
42,450
6,820
3,321 1,671
13,847
3,491
78
4051
938
5
18
7
503
57
1,175
22,894
1,035
395
718
214
4,318
231
2,140
18,430
4,870
15
1,307 1,680
5,097
1,937
462
5,084
1,934
14
43
177
2,576
491
7,901
1,181
211
213
210
2,893
173
5,224
6
58
58
41
2,385
24
14,982
7,555
468
6,444
282
68
21
237
14,827
1
236
11
4,702
54
904
230
7
73
51
399
23
594
15,850
1,910
377
180 1,018
5,222
2,092
1,621
22,155
8,764
134
579
482
3,143
1,009
1,641
12,573
504
499
1,212
137
2,733
881
215
8,558
2,049
17
21
39
1,118
102
165
5538
1659
48
147
269
1546
462
95
6,782
1,169
95
47
58
2,665
273
1,029
17,394 24,741
177
296
474
6,198
1,701
457
10,977
9,629
33
224
480
6,068
180
2,362
36,821
574
307
397 1,412
10,227
2,228
26,491
2055
1582
4,078
988
2,630
580
1,203
57,977
7,211
1,044
135
221
12,511
6,282
2,421
25,295
2,114
388
2,065 1,176
2,364
538
2,185
77,104 14,826
1,093
3,607 1,799
9,499
2,898
326
15,418
5,057
231
294
506
3,590
806
523
11,923
9,652
164
1,398
770
3,894
115
38,719 544,771 148,125
24,695
23,257 19,557 140,026 33,999

TABEL 83

DATA PELAYANAN KESEHATAN KERJA


PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2011
PELAYANAN KESEHATAN KERJA

PELAYANAN KESEHATAN KERJA

PEKERJA INFORMAL
NO

KABUPATEN/KOTA

2
Kab. Cilacap

1
2 Kab. Banyumas
3 Kab. Purbalingga
4 Kab. Banjarnegara
5 Kab. Kebumen
6 Kab. Purworejo
7 Kab. Wonosobo
8 Kab. Magelang
9 Kab. Boyolali
10 Kab. Klaten
11 Kab. Sukoharjo
12 Kab. Wonogiri
13 Kab. Karanganyar
14 Kab. Sragen
15 Kab. Grobogan
16 Kab. Blora
17 Kab. Rembang
18 Kab. Pati
19 Kab. Kudus
20 Kab. Jepara
21 Kab. Demak
22 Kab. Semarang
23 Kab. Temanggung
24 Kab. Kendal
25 Kab. Batang
26 Kab. Pekalongan
27 Kab. Pemalang
28 Kab. Tegal
29 Kab. Brebes
30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta
32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang
34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH/TOTAL
2011
Sumber :

JUMLAH PEKERJA INFORMAL

PEKERJA FORMAL

PEKERJA INFORMAL YANG DILAYANANI

JUMLAH PEKERJA FORMAL

PEKERJA FORMAL YANG DILAYANANI

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

TABEL 82

KASUS PENYAKIT TIDAK MENUL


PROVINS
TAH

No.

Kab/Kota

2
1 Kab.Cilacap
2 Kab.Banyumas
3 Kab.Purbalingga
4 Kab.Banjarnegara

Angina
Pekt.

IMA

Peny. Jantung & Pembuluh Darah


Dekomp
Hipertensi Hipertensi
Stroke
Kordis
Essensial
Lain
Hemoragik
5

279

37

684

4,572

3,214

164

137

109

443

3,731

1,794

43

63

20

253

5,017

2,299

127

53

952

9,842

5,643

13

5 Kab.Kebumen
6 Kab.Purworejo

334

70

831

5,766

2,391

81

249

95

875

4,203

793

16

7 Kab.Wonosobo
8 Kab.Magelang

34

91

3,244

67

746

270

605

14,540

4,039

283

9 Kab.Boyolali
10 Kab.Klaten

27

21

164

1,749

1,200

504

549

1,690

32,889

12,322

393

11 Kab.Sukoharjo
12 Kab.Wonogiri

521

520

1,071

27,052

7,486

402

28

55

199

13 Kab.Karanganyar
14 Kab.Sragen

137

105

2,630

10,551

748

144

418
2

120
1

986
55

4,649

925

3,029
787

61
-

79

77

562

4,291

2,694

62

64

208

5,224

58

18 Kab.Pati
19 Kab.Kudus

155

13

122

8,837

3,488

55

42

72

7,835

7,835

46

20 Kab.Jepara
21 Kab.Demak

14

33

40

7,033

384

1,915

1,945

1,643

22 Kab.Semarang
23 Kab.Temanggung

57

102

208

3,375

1,961

36

191

192

485

8,295

65

85

50

13

182

6,328

1,140

17

15 Kab.Grobogan
16 Kab.Blora
17 Kab.Rembang

24 Kab.Kendal
25 Kab.Batang
26 Kab.Pekalongan
27 Kab.Pemalang

63

34

99

2132

2999

486

545

35

119

78

4,343

600

59

171

22

635

10,195

2,675

183

28

410

10,678

8,432

12

27

20

520

12,522

848

143

30 Kota Magelang
31 Kota Surakarta

1,472

1,061

2,228

26,491

2055

1582

670

165

1,220

34,808

2,578

1,720

32 Kota Salatiga
33 Kota Semarang

40

10

288

75

777

342

801

17,766

950

258

114

58

269

14,236

5,102

218

137

60

504

6,229

1,313

75

319,356

90,687

28 Kab.Tegal
29 Kab.Brebes

34 Kota Pekalongan
35 Kota Tegal
JUMLAH

7,681

4,462

25,207

8,369

Sumber :

SUS PENYAKIT TIDAK MENULAR DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT


PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2012
Penyakit Tidak Menular
Neoplasma
Ca
Ca
Bronkus Mammae

Diabetes Mellitus

Stroke
Non Hemoragik
9

ID
DM

ND
DM

Ca
Hepar

10

11

12

13

14

Ca
Cervik

PPOK

Asma B

15

16

17

266

377

1,976

45

14

229

2,593

81

272

831

42

14

177

1,287

231

252

3,354

197

654

2,623

115

521

3,364

10

39

131

2,648

163

1,652

23

25

10

270

2,001

166

3,346

10

63

187

933

25

200

31

242

260

185

1,449

426

11

78

28

341

3,184

142

1,198

878

746

19

76

789

10,219

73

321

105

1,191

8,318

629

5,552

28

551

214

94

564

5,372

39

417

17

38

664

294

1,149

30

57

108

2,022

19

279
31

3,802
1,805

36
-

1
-

63
19

29
20

394
53

1,550
584

86

117

1,770

50

722

2,377

58

16

3,073

1,400

1,400

25

134

3,542

63

31

53

4,929

157

40

1,225

512

334

57

549

3,221

261

1,461

3,711

41

2385

596

38

784

56

77

10

23

12

38

681

106

28

934

17

23

27

277

1,479

17

325

1,986

139

859

28

65

1,209

63

1249

858

24

38

842

16

12

35

1,373

132

312

2,549

41

34

49

13

349

3,072

143

19

2,131

59

420

5,990

202

272

1,297

14

32

59

594

3,959

4,078

449

9,546

22

81

85

988

2,630

67

6,556

69

34

130

59

306

4,602

26

31

88

515

607

977

447

7,016

97

50

250

313

405

2,724

252

164

7,281

39

77

17

477

3,110

144

212

2,980

15

8,777

8,804

97,363

2,450

2,223

2,245

80

943

957

11,959

82,568

KLL

Psikosis Osteoporosis

18

19

20

1,857

622

1,341

201

910

1,286

197

443
465

31

768

378

90

105

3,180

360

806

1,400
7,885

1,214

944

497

724

3,008

125

129

1,436
322

687
112

605

213

232

751

625

157

21

2,116

3,196

203

25

1,104

181

1,266

557

1,077

59

1,045

305

1,455

115

2,274

398

373

1,828

2,176

258

266

580

2,227

1,913

106

332

13

2,188

607

2,334

916

353

78

44,698

16,062

5,303