Anda di halaman 1dari 1

STUDI ANALISA KOORDINASI SECTIONALIZER,RECLOSER

MENGGUNAKAN METODE RIA UNTUK PENINGKATAN


KEANDALAN PADA PENYULANG SUPARMA II DI GI WARU


Description:

Keandalan suatu jaringan distribusi 20 kV ditentukan oleh keandalan dari peralatan-peralatan
listrik yang membentuk suatu sistem tenaga listrik serta susunan peralatan listrik itu sendiri.
Masing-masing peralatan tersebut sering kali tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga
dapat menyebabkan terjadinya suatu kegagalan dalam menjalankan fungsinya. Kegagalan
tersebut akan menyebabkan terganggunya penyediaan tenaga listrik dengan segala akibatnya
bagi perusahaan listrik maupun konsumen. Tugas akhir ini membahas mengenai koordinasi
sectionalizer dengan recloser untuk peningkatan keandalan. Penambahan recloser dilakukan
berdasarkan evaluasi keandalan jaringan distribusi 20 kV yang dilakukan menggunakan
metode Reliability Index Assessment (RIA). Metode RIA mengevaluasi indeks keandalan
jaringan distribusi dengan mengasumsikan kegagalan dari suatu peralatan, lalu
mengidentifikasi kegagalan tersebut, dan menganalisa bagaimana efek kegagalan peralatan
tersebut mempengaruhi operasi sistem distribusi 20 kV. Kemudian kegagalan pada setiap
komponen dianalisa untuk mendapatkan indeks keandalan kontribusi yang mempengaruhi
indeks keandalan sistem. Dengan metode RIA dapat diketahui pada penyulang Suparma II
sebelum ditambah recloser diperoleh indeks keandalan SAIDI sebesar 0.06811, CAIDI
sebesar 0.02609, setelah ditambah recloser terjadi peningkatan keandalan indeks keandalan
SAIDI menjadi 0.05208, dan CAIDI menjadi 0.01995. Berdasarkan indeks keandalan
tersebut maka dapat diketahui lokasi-lokasi pada jaringan distribusi yang memerlukan
peningkatan keandalan.