Anda di halaman 1dari 12

Laporan Diklat Prajabatan Golongan III

Kementerian Perhubungan
2014

1

LAPORAN DIKLAT
PRAJABATAN GOLONGAN III
ANGKATAN II




KELOMPOK DISIPLIN
1. AGUSTINUS TRI TRESNA WS (04)
2. ARI EKO TULUS (07)
3. LIKA DEWI AMARTIWI (28)
4. NOVIE MIA CHANDRA (30)
5. YANU SURYAWAN (38)







KEMENTERIAN PERHUBUNGAN
2014
Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

2

KATA PENGANTAR


Dalam rangka terwujudnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki
kompetensi sesuai dengan persyaratan untuk menjadi PNS Golongan III, maka
perlu adanya suatu Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang benar-benar dapat
memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu sumber daya manusia yang
bertanggung jawab.
Laporan ini menguraikan hasil pelaksanaan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan Angkatan I, II, III, IV Tahun 2014. Diklat tersebut
dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan bekerja
sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN), diselenggarakan selama 21
hari, dimulai dari tanggal 05 s/d 26 Mei 2014 dengan jumlah peserta masing-
masing angkatan 40 orang.
Semoga laporan ini bermanfaat bagi yang pihak yang membutuhkan.
Apabila ada kekurangan dan kelemahan dalam penyusunan lapaoran ini, kami
menerima saran dan kritik guna penyempurnaan lebih lanjut.



Bogor, Mei 2014


























Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

3

DAFTAR ISI

JUDUL . 1
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI .. 3

BAB I PENDAHULUAN .. 4
A. Dasar Hukum 4
B. Maksud dan Tujuan .. 5
C. Ruang Lingkup Pelaporan . 5

BAB II DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III . 6
A. Kurikulum, Silaby, Modul 6
B. Widyaiswara/Pengajar .. 7
C. Peserta Diklat .... 7
D. Metode Diklat ... 7
E. Sarana dan Prasarana .... 8

BAB III KEGIATAN SELAMA MENGIKUTI DIKLAT .. 9
A. Materi Yang Diterima 9
B. Materi Yang Diharapkan .. 10
C. Saran Perbaikan 10

BAB IV PENUTUP . 12























Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

4

BAB I
PENDAHULUAN


Pegawai Negari sipil (PNS) sebagai unsur utama sumber daya manusia
aparatur negara yang mempunyai peranan penting untuk menentukan keberhasilan
penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. Sosok PNS yang mampu
memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang
diindikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan
kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung
jawabnya sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan
kesatuan bangsa.
Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti dimaksud diatas, perlu
dilaksanakan pembinaan sejak PNS tersebut masih berstatus sebagai Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)
yang mengarah kepada upaya peningkatan :
1. Sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan
masyarakat, bangsa, negara, dan tanah air.
2. Kompetensi teknis, manajerial, dan/atau kepemimpinannya.
3. Efisiensi, efektifitas, dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan
semangat kerjasama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan
organisasinya.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan
dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil, antara lain ditetapkan jenis-jenis
Diklat PNS. Salah satu jenis Diklat adalah Diklat Prajabatan Golongan III yang
merupakan syarat pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk
menjadi PNS Golongan III. Diklat Prajabatan Golongan III dilaksanakan untuk
memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan,
kepribadian, dan etika PNS, serta pengetahuan dasar tentang sistem
penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugasnya, dan budaya
organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan
masyarakat.

A. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah
diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 3890).
2. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan
Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2000 Nomor 198, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4019).
3. Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1996 tentang Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil.
Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

5

4. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM.43 Tahun 2005 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Departemen Perhubungan sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM.20 Tahun 2008.
5. Keputusan Kepala LAN Nomor 194/XIII/10/6/2001 tentang Pedoman
Akreditasi dan Sertifikasi Lembaga Diklat PNS.
6. Keputusan Kepala LAN Nomor 18 Tahun 2010 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan dan Surat Deputi
Bidang Pembinaan Diklat Aparatur LAN Nomor : 110/1/5/1/2011 tanggal 7
Februari 2011 Perihal Implementasi Peraturan Kepala LAN RI Nomor 18
Tahun 2011.

B. Maksud dan Tujuan
Maksud Diklat Prajabatan Golongan III adalah terwujudnya PNS yang
memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan pengangkatan untuk menjadi
PNS Golongan III.
Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun
2000, Diklat Prajabatan Golongan III bertujuan untuk :
1. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap untuk dapat
melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan
etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi.
2. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan
perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
3. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada
pelayanan pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.
4. Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas
pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan
yang baik.

C. Ruang Lingkup Pelaporan
Ruang lingkup pelaporan Diklat Prajabatan Golongan III ini secara
khusus membahas Diklat Prajabatan Golongan III Angkatan II dengan segala
aktifitas yang dilaksanakan selama 21 hari di Pusat Pengembangan SDM
Aparatur Perhubungan untuk membentuk PNS yang mempunyai kompetensi
yang diindikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan
ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan
tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.











Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

6

BAB II
DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III


A. Kurikulum, Silaby, Modul
Kurikulum peserta Diklat Prajabatan Golongan III Kementerian
Perhubungan Angkatan I, II, III, dan IV Tahun 2014 dibentuk dan diarahkan
untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang profesional, sehingga perlu
diberikan pembinaan strategik dan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan
internal maupun eksternal (perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
informasi) dengan disiplin, integritas moral yang tinggi yang siap mengabdi
untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Sesuai dengan standar kompetensi yang diperlukan bagi PNS Golongan
III sebagai kader pimpinan dan dengan memperhatikan keragaman instansi asal
peserta, maka dalam kurikulum Diklat Prajabatan Golongan III disusun silaby
dan mata Diklat sebagai berikut :

No. Mata Diklat Sesi Jampel
1. Dinamika Kelompok 4 12
2. Pola Pikir (Mind Setting) PNS 8 24
3. Sistem Penyelenggaraan NKRI 4 12
4. Kepemerintahan yang Baik 4 12
5. Manajemen Kepegawaian Negara 4 12
6. Etika Organisasi Pemerintah 4 12
7. Pelayanan Prima 4 12
8. Budaya Kerja Organisasi Pemerintah 4 12
9. Percepatan Pemberantasan Korupsi 4 12
10. Manajemen Perkantoran Modern 4 12
11. Membangun Kerjasama Tim (Team Building) 4 12
12. Komunikasi yang Efektif 4 12
13. Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI 4 12
14. Program Ko-Kurikuler
a. Latihan Kesegaran Jasmani
b. Baris Berbaris
c. Tata Upacara Sipil
d. Pengarahan Program
e. Ceramah Umum / MTSL
f. Ceramah Kesehatan Mental

7
2
2
2
2
1

12
21
6
6
6
3
Jumlah 72 216
Catatan : 1 sesi = 3 jampel (1 jampel = 45 menit)





Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

7

B. Widyaiswara/Pengajar
Tenaga pengajar Diklat Prajabatan Golongan III Kementerian
Perhubungan Angkatan I, II, III, dan IV Tahun 2014 adalah widyaiswara dan
pejabat struktural serta staf senior sesuai dengan kompetensinya yaitu :
1. Sri Indriyani P,S.Pd
2. Ir. Edi Suhaidi, MM
3. Edi Nursalam, M.STr
4. Indri Nurvia, SE
5. M. Tajuddin, S.Sos
6. Heru Kusdarwanto, MT
7. Dra. Fifi Prihandayani
8. Haryo Satmiko, M.Pd
9. Dr. Budi Santoso, M. SH, M.Si
10. Octadian P, MT
11. Dani Ardani, M.Si
12. Ir. Kemal Heryandri, Dipl, HE
13. Ir. Maryati Karma, MM
14. Drs. Nasyiruddin, SH, M.Si
15. Syamsudin, MT
16. Bandiah, S.Pd

C. Peserta Diklat
Peserta Diklat Prajabatan Golongan III Kementerian Perhubungan
Angkatan I, II, III, dan IV Tahun 2014 adalah Calon Pegawai Negeri Sipil dari
seluruh unit kerja dilingkungan Kementerian Perhubungan.

D. Metode Diklat
Metode yang digunakan dalam Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan Angkatan I, II, III, dan IV Tahun 2014 yaitu :
1. Ceramah dan kombinasi tanya jawab
2. Diskusi kelompok untuk menganalisis permasalahan dengan materi diklat
melalui fenomena yang berkaitan dengan materi dengan beberapa tahapan
sebagai berikut :
a. Mengidentifikasi masalah.
b. Mencari faktor-faktor penyebab.
c. Merumuskan alternatif solusi.
Sasaran diskusi kelompok antara lain untuk mengembangkan kemampuan
menganalisis masalah, tukar menukar informasi, memperkaya gagasan dan
membangun kemampuan berkomunikasi yang saling menghargai dan demokratis.
3. Pendalaman materi melalui:
a. Komunikasi antara peserta dan berpikir secara dinamis.
b. Belajar secara mandiri di luar jam pelajaran baik secara individual
maupun kelompok untuk mendalami materi pelajaran yang telah
disampaikan oleh widyaiswara/pengajar.



Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

8

E. Sarana dan Prasarana
1. Sarana
Sarana pendidikan dan pelatihan yang pergunakan dalam Diklat
Prajabatan Golongan III Kementerian Perhubungan Angkatan I, II, III, dan
IV Tahun 2014 yaitu :
a. Papan tulis
b. Flipchart
c. LCD
d. Wireless
e. Buku wajib (modul)
2. Prasana
Prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan Diklat Prajabatan
Golongan III Kementerian Perhubungan Angkatan I, II, III, dan IV Tahun
2014 yaitu :
a. Asrama
b. Ruang kelas
c. Ruang diskusi
d. Ruang seminar
e. Ruang ibadah
f. Ruang makan
g. Perpustakaan
h. Musik
i. Poliklinik
























Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

9

BAB III
KEGIATAN SELAMA MENGIKUTI DIKLAT


A. Materi Yang Diterima
1. Dinamika Kelompok
Mata Diklat Dinamika Kelompok ini membahas berbagai kegiatan
pembelajaran yang mengarahkan calon PNS agar dapat mengenal diri dan
mengenal orang lain dengan baik, memahami citra diri, etika dan norma
PNS, memiliki disiplin, integritas moral dan etos kerja serta sistem nilai
sebagai PNS.
2. Pola Pikir Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Mata Diklat Pola Pikir Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini membahas
rancangan pola pikir sebagai PNS dan mampu menghadapi semua
hambatan yang ada baik internal maupun eksternal sehingga dapat
memberikan pengaruh positif terhadap tugasnya sebagai pelayan
masyarakat.
3. Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI)
Mata Diklat Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan
Republik Indonesia ini membahas tentang azas-azas Pemerintahan Negara
RI, peran dan fungsi organisasi Pemerintahan RI, Lembaga-lembaga
penyelenggara pemerintahan negara dan hubungan antar lembaga negara
serta masalah-masalah penyelenggaraan pemerintahan negara.
4. Kepemerintahan yang Baik
Mata Diklat Kepemerintahan yang Baik ini membahas prinsip-
prinsip kepemerintahan yang baik dan berkaitan dengan pelaksanaan tugas
aparatur pemerintah sebaggai pelayan masyarakat.
5. Budaya Kerja Organisasi Pemerintah
Mata Diklat Budaya Kerja Organisasi Pemerintah ini membahas
tentang pengertian, tujuan dan manfaat budaya kerja, nilai-nilai budaya
kerja dalam organisasi, prinsip-prinsip dan cara kerja yang berkualitas.
6. Etika Organisasi Pemerintah
Mata Diklat Etika Organisasi Pemerintah ini membahas tentang
pengertian etika dan moralitas, manfaat etika organisasi, dimensi dan
prinsip-prinsip etika organisasi pemerintah serta permasalahan yang
berhubungan dengan etika organisasi pemerintah.
7. Manajemen Kepegawaian Negara
Mata Diklat Manajemen Kepegawaian Negara ini membahas tentang
pengertian, kedudukan, tugas dan fungsi PNS, kewajiban dan hak PNS,
sistem pengadaan dan penempatan PNS, sistem penggajian dan
penghargaan PNS, sistem karier, sistem Diklat, dan pemberhentian PNS.
8. Pelayanan Prima
Mata Diklat Pelayanan Prima ini membahas tentang pengertian,
tujuan dan manfaat pelayanan prima, prinsip-prinsip pelayanan prima,
standar mutu pelayanan prima serta jenis dan karakteristik pelanggan.
9. Manajemen Perkantoran Modern
Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

10

Mata Diklat Manajemen Perkantoran Modern membahas tentang
pengertian, prinsip-prinsip dan pelaksanaan manajemen perkantoran
modern, teknik-teknik korespondensi, teknik mengarsipkan surat, tata cara
pembuatan laporan dan teknologi informasi untuk perkantoran modern.
10. Komunikasi yang Efektif
Mata Diklat Komunikasi Yang Efektif ini membahas tentang
pengertian dan makna komunikasi yang efektif, hambatan-hambatan
dalam komunikasi, prinsip-prinsip komunikasi yang efektif dan strategi
komunikasi antar individu.
11. Membangun Kerjasama Tim (Team Building)
Mata Diklat membangun Kerjasama Tim membahas tentang strategi
kerjasama dalam kelompok, kerjasama dalam membangun tim yang
sinergis, dan pemecahan masalah secara win-win solution.
12. Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI)
Mata Diklat Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI ini
membahas tentang pengertian dan konsep bangsa dan negara, pengertian
wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI, pengertian dan konsep
integrasi nasional, nilai-nilai kejuangan, pengertian karakter building dan
hal-hal yang melemahkan ketahanan bangsa, keragaman sosial budaya
serta wawasan kebangsaan sebagai kekuatan bangsa.
13. Program Ko-Kurikuler
Program Ko-kurikuler ini terdiri atas 6 (enam) kegiatan yaitu
a. Latihan Kesegaran Jasmani.
b. Baris Berbaris.
c. Tata Upacara Sipil.
d. Pengarahan Program.
e. Ceramah Umum/Muatan Teknis Substantif Lembaga.
f. Ceramah tentang Kesehatan Mental.
Kegiatan-kegiatan ini merupakan pembelajaran baik di dalam
maupun di luar kelas yang relevan dengan peningkatan kesehatan,
memupuk sikap dan perilaku peserta agar tercapai individu yang sehat
jasmani dan rohani.

B. Materi Yang Diharapkan
Secara umum materi yang telah disampaikan sudah mencakup materi yang
dibutuhkan peserta diklat. Namun, perlu ada tambahan materi mengenai tugas,
fungsi, dan tanggung jawab jabatan sesuai formasi peserta diklat karena peserta
diklat belum melaksanakan pekerjaannya di unit masing-masing. Selain itu,
perlu pembaharuan materi tentang Undang-Undang Aparatur Sipil Negara
(ASN).

C. Saran Perbaikan
Secara keseluruhan, dalam Diklat Prajabatan Golongan III Kementerian
Perhubungan Angkatan I, II, III, dan IV Tahun 2014 baik itu kurikulum, silaby,
modul, widyaiswara, maupun sarana dan prasarana penunjangnya sudah cukup
baik. Namun, ada buku modul yang kurang sesuai dengan perkembangan saat
Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

11

ini sehingga perlu adanya pembaharuan materi yaitu buku modul Manajemen
Kepegawaian Negara belum mencakup materi dari Undang-Undang Aparatur
Sipil Negara (ASN).












































Laporan Diklat Prajabatan Golongan III
Kementerian Perhubungan
2014

12

BAB IV
PENUTUP


Laporan ini sebagai hasil evaluasi pelaksanaan Diklat Prajabatan Golongan
III Kementerian Perhubungan Tahun 2014 khususnya Angkatan II yang
diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan bekerja
sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Secara umum, peserta Diklat Prajabatan Golongan III mendapatkan
pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian, dan
etika PNS, serta pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan
negara, bidang tugasnya, dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan
tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat serta ikut aktif membentuk
kepemerintaahan yang baik (good governance).