Anda di halaman 1dari 14

Kolangitis et causa Koledokolitiasis

Debora Semeia Takaliuang


102011304
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Jl !r"una Utara #o$ Jakarta %arat 11&10
'mail ( deboratakaliuang)*mailcom
Pendahuluan
+en*akit saluran em,edu mengenai cuku, ban*ak orang di dunia -ebi. dari /&0
,en*akit saluran em,edu diakibatkan kolelitiasis 1batu em,edu2 +revalensi batu em,edu lebi.
renda. dari ke"adian sebenarn*a3 karena sekitar /00 teta, asimtomatik %atu ter"adi ,ada ,ria
40 dan 1&0 ,ada 5anita berusia antara 167$& ta.un +enderita 5anita lebi. ban*ak dengan
,erbandingan 3(1 ,ada usia 8 40 ta.un3 *ang men"adi seimbang ,ada manula
1
%atu em,edu umumn*a ditemukan di dalam kandung em,edu3 dan dikenal sebagai
kolelitiasis3 teta,i batu tersebut da,at bermigrasi melalui duktus sistikus ke dalam saluran
em,edu men"adi koledokolitiasis Umumn*a ,asien dengan batu em,edu "arang mem,un*ai
kelu.an3 namun sekali batu em,edu mulai menimbulkan serangan n*eri kolik *ang s,esi9ik
maka resiko untuk mengalami kom,likasi akan terus meningkat
2
%atu em,edu meru,akan enda,an satu atau lebi. kom,onen em,edu3 *ang terdiri dari
kolesterol3 bilirubin3 garam em,edu3 kalsium3 ,rotein3 asam lemak3 9os9oli,id 1lesitin23 dan
elektrolit :enurut gambaran makrosko,ikn*a terbagi atas tiga golongan *aitu( 112 batu
kolesterol3 122 batu kalsium bilirubinat atau batu ,igmen coklat3 132 batu ,igmen .itam
2
Anamnesis
%erisi laman*a ge"ala berlangsung3 ada dan si9at n*eri abdomen3 demam atau ge"ala
,eradangan lainn*a3 ,eruba.an selera makan3 berat badan3 dan kebiasaan buang air besar
+er.atian "uga "ika ada ri5a*at ,enggunaan alko.ol3 ri5a*at ,engobatan "uga .arus dicermati3
obat7obatan tertentu men*ebabkan baik kolestatis3 se,erti anabolik steroid dan klor,roma;in
1
+ruritus seringkali dikaitkan dengan kolestatis kronik berasal baik dari obstruksi
ekstra.e,atik atau,un ,en*akit kolestatik .ati se,erti kolangitis Sebalikn*a tin"a *ang akolis
lebi. sering ter"adi ,ada ,asien obstruksi kandung em,edu ekstra.e,atik akibat tumor3
koledokolitiasis3 atau secara sekunder akibat kelainan kandung em,edu kongenital se,erti
,eradangan kista koledokus
3
+ada anamnesis ,enderita kolangitis da,at ditemukan adan*a kelu.an demam3 ikterus3
dan sakit ,ada ,erut kanan atas %ebera,a ,enderita .an*a mengalami dingin dan demam dengan
ge"ala ,erut *ang minimal <kterus atau ,eruba.an 5arna kuning ,ada kulit dan mata dida,atkan
,ada sekitar 600 ,enderita
233
Pemeriksaan Fisik
+ada ,emeriksaan 9isik tidak ditemukan a,a7a,a karena batu saluran em,edu tidak
menimbulkan ge"ala dalam 9ase tenang Jika sam,e ter"adi kolangitis3 maka ,ada ,emerisaan
9isik ditemukan 5arna kekuningan ,ada kulit atau mata adala. ,enanda ,enting secara 9isik ,ada
,en*umbatan di em,edu Kekuningan atau 5arna tana. liat ,ada tin"a "uga da,at menaikkan
kecurigaan ,ada koledokolitiasis atau ,ankreatitis
132
Jika ge"ala tersebut dibarengi dengan demam dan menggigil3 da,at di,ertimbangkan "uga
diagnosis kolangitis +ada kolangitis ditemukan n*eri abdomen3 demam tinggi=mengigil3 ikterus
obstrukti9 1trias >.arcoat23 n*eri tekan .ebat ,ada kuadran kanan atas
132
Pemeriksaan Penunjang
Diagnosis koledokolitiasis biasan*a melibatkan diagnosis banding ikterus %ilirubin
serum biasan*a kurang dari 10 mg ,ersen dan bisa ber9luktuasi +eningkatan kadar alkali
,os,atase k.as *ang melebi.i ,ro,orsi en;im .ati menggambarkan kolestasis ekstra.e,atik *ang
berla5anan dari kolestatis intra.e,atik Tes ,en*aring mencaku, ultranogra9i dan tomogra9i
dikom,uterisasi untuk mendeteksi batu em,edu *ang ada bersamaan di dalam vesika biliaris
dan=atau dilatasi duktus intra.e,atik dan ekstra.e,atik
4
Wala,u,un kadang7kadang diagnosis batu duktus koledokus bisa dida,at ole. ,en*a"ian
klinis3 namun ban*ak a.li beda. ,erca*a ba.5a diagnosis ,rabeda. ob*ekti93 ,enting untuk
men*ingkirkan kemungkinan etiologi lain <ni da,at dica,ai dengan kolangiogra9i retrogad
2
endosko,i atau trans.e,atik ,erkutis Teknik ini 112 men*ingkirkan keganasan ,eriam,ula atau
saluran em,edu sebagai ,en*ebab ikterus obstrukti9? 122 mendiagnosis kolangitis sklerotikans3
132 mencega. kelambatan 5aktu kolangiogra9i intrao,erati9 dan 142 meng.asilkan radiogra9 *ang
lebi. unggul dibandingkan *ang da,at ,ada ,embeda.an
4
Dengan ,endekatan ini3 a.li beda. da,at mencega. ,enemuan tumor atau kelainan
,eradangan atau kongenital dalam eks,lorasi *ang dimana a.li beda.n*a belum sia, atau tidak
caka, untuk meng.ada,in*a 5aktu itu
4
Pemeriksaan Laboratorium
+eningkatan en;im .ati *ang menun"ukkan kolestatis 1gamma glutamin trans9erase dan
alkali 9os9atase2 Kemudian da,at ,ula di"um,ai ,eningkatan en;im ,ankreas 1amilase dan
li,ase2 a,abila batu men*umbat duktus koledokus dan duktus ,ankreatikus Serta da,at ,ula
ditemukan adan*a ,eningkatan bilirubin serum
2
Pemeriksaan Radiologi
Ultrasonogra9i adala. "enis ,emeriksaan tersering digunakan untuk mengidenti9ikasi batu
em,edu Dilatasi duktus biliaris 1intra.e,atik atau ekstra.e,atik2 meningkatkan kemungkinan
batu ,ada duktus biliaris komunis 1common bile duct @>%DA2 5alau,un ultrasonogra9i
transabdominal "arang bisa membuktikan atau men*ingkirkan ini 1307400 ,asien dengan batu
,ada >%D memiliki .asil USB *ang normal 2132
USB endosko,ik memiliki sensitivitas lebi. besar namun lebi. invasi9 dan lebi. "arang
tersedia USB mem,un*ai s,esi9isitas dan sensitivitas *ang tinggi untuk deteksi batu kandung
em,edu dan ,elebaran saluran em,edu intra mau,un ekstra .e,atik3 namun sensiti9itas untuk
batu koledokus .an*a &00 Tidak terli.atn*a batu koledokus di USB tidak men*ingkirkan
koledokolitiasis
132
'C>+ 1endosco,ic retrogade c.olangio7,ancreatogra,.*2 memberikan ,encitraan ,asti
dari cabang bilier dan "uga kesem,atan untuk meng.ilangkan obstruksi bilier dengan melakukan
s9ingterektomi endosko,ik dan ,engangkatan batu >%D 'C>+ meru,akan ,emeriksaan terbaik
untuk mendeteksi batu saluran em,edu +ada 'C>+3 kanul dimasukkan ke dalam duktus
3
koledokus dan duktus ,ankreatikus3 kemudian ba.an kontras disuntikkan ke dalam duktus
tersebut <ndikasi utama 'C>+ adala. ikterus obstrukti9
13234
Gambar 1. Kolangiogram.
4
+T> 1,ercutaneous trans.e,atic c.olangiogra,.*2 adala. ,emeriksaan ,endekatan
alternati9 dalam menda,atkan visualisasi langsung dari cabang bilier :C>+ atau magnetic
resonance kolangio,ankreatogra9i adala. dengan ,erbaikan ,ada magnetic resonance imaging3
,emeriksaan ini semakin ban*ak tersedia sebagai alternati9 selain 'C>+ dalam mem,erli.atkan
cabang bilier
1
:C>+ meru,akan teknik ,encitraan menggunakan gama magnet tan,a ;at kontras3
instrumen3 dan radiasi ion +ada :C>+3 saluran em,edu akan terli.at terang karena intensitas
sin*al *ang tinggi3 sedangkan batu saluran em,edu akan terli.at dengan intensitas sin*al renda.
*ang dikelilingi em,edu *ang intensitasn*a tinggi :aka metode ini sangat cocok untuk
mendeteksi batu saluran em,edu
1
4
Gambar 1. Lokasi Batu Empedu.
2
orking !iagnosis
Koledokolitiasis
Koledokolitiasis adala. terda,atn*a batu em,edu di dalam saluran em,edu *aitu di
duktus koledokus komunis 1>%D2 Koledokolotiasis terbagi dua ti,e *aitu ,rimer dan sekunder
Koledokolitiasis ,rimer adala. batu em,edu *ang terbentuk di dalam saluran em,edu sedangkan
koledokolitiasis sekunder meru,akan batu kandung em,edu *ang bermigrasi masuk ke duktus
koledokus melalui duktus sistikus Koledokolitiasis ,rimer lebi. ban*ak ditemukan di !sia3
sedangkan di negara barat ban*ak koledokolitiasis sekunder
2
Se,ulu. sam,ai 1& ,ersen *ang men"alani kolesistektomi batu em,edu akan mem,un*ai
batu dalam duktus koledokus "uga Sebalikn*a .am,ir semua ,asien koledokolitiasis menderita
batu em,edu bersamaan dalam vesika biliaris <nsiden koledokolitiasis ,ada 5aktu
kolesistektomi meningkat bersama usia3 sekitar 30 diantara usia 20 dan 40 ta.un serta
meningkat ke 2& ,ersen diantara usia $0 dan 60 ta.un
4
%atu duktus koledokus diklasi9ikasikan sebagai ,rimer dan sekunder Dang tera.ir "au.
lebi. la;im dan menca,ai duktus koledokus dengan bermigrasi melalui duktus sistikus setela.
terbentuk dalam vesika biliaris %atu ,rimer terbentuk di dalam batang saluran em,edu
intra.e,atik dan ekstra.e,atik
4
5
%atu duktus koledokus bisa ber"alan asimtomatik ke dalam duodenum atau bisa teta, di
dalam batang saluran em,edu selama bebera,a bulan atau ta.un tan,a men*ebabkan ge"ala
Teta,i koledokolitiasis sering meru,akan sumber masala. *ang sangat serius karena kom,liaksi
mekanik dan in9eksi *ang mungkin mengancam "i5a %atu duktus koledokus disertai dengan
bakterobiliia dalam lebi. dari 4& ,ersen ,asien serta dengan adan*a obstruksi saluran em,edu3
da,at timbul kolangitis akuta
4
',isode ,ara. kolangitis akuta da,at men*ebabkan abses .ati :igrasi batu em,edu
kecil melalui am,ula Eateri se5aktu ada saluran umum di antara duktus koledokus distal dan
duktus ,ankreatikus da,at men*ebabkan ,ankreatitis batu em,edu Tersangkutn*a batu em,edu
dalam am,ula akan men*ebabkan ikterus obstrukti9 Fbstruksi saluran em,edu subklinis kronika
bera.ir dengan sirosis bilier sekunder
4
Keseriusan ,en*a"ian klinis ditemukan ole. dera"at dan lama obstruksi saluran em,edu
serta luas in9eksi sekunder Walau,un koledokolitiasis sering asim,tomatik3 se5aktu ge"ala
timbul sering kolik em,edu koledokolitiasis tak da,at dibedakan dari kolesistolitiasis Teta,i
demam *ang memuncak3 kedinginan3 dan ikterus menggambarkan adan*a batu duktus koledokus
dan kolangitis akuta <kterus k.as se,intas dan e,isodik Umumn*a koledokolitiasis tidak
men*ebabkan obstruksi lengka,
4
Kolangitis
Kolangitis dan koledokolitiasis sering ter"adi berdam,ingan Koledokolitiasis
dide9inisikan sebagai adan*a batu ,ada saluran em,edu *ang berbeda dari kolelitiasis
Koledokolitiasis mungkin asim,tomatik atau men*ebabkan ge"ala akibat 112 obstruksi3 122
,ankreatitis3 132 kolangitis3 142 abses .ati3 1&2 sirosis bilier sekunder3 1$2 kolesistitis batu akut
Kolangitis adala. kata *ang di,akai untuk in9eksi bakteri ,ada saluran em,edu Kolangitis da,at
disebabkan semua lesi *ang men*ebabkan obstruksi aliran em,edu3 dan *ang tersering adala.
koledokolitiasis
&
Kausa *ang "arang adala. akibat ,emakaian kateter atau stent 1alat *ang mencega.
obsturksi23 tumor3 ,ankreatitis akut3 striktur "inak3 dan meski,un "arang "amur3 virus3 atau ,arasit
%akteri kemungkinan besar masuk saluran em,edu melalui s9ingter Fddi? in9eksi saluran
em,edu intra.e,atik disebut kolangitis ascenden %akterin*a biasan*a adala. aerob usus negati97
6
Bram3 misaln*a E-coli, Klebsiella, Clostridium, Bacteroides3 atau Enterobacter, dan stre,tokokus
gru, D
&
Kolangitis biasan*a bermani9estasi sebagai demam3 menggigil3 n*eri abdomen3 dan
ikterus3 disertai ,eradangan akut dinding saluran em,edu dan masukn*a neutro9il ke dalam
lumen Be"ala *ang .ilang timbul mengis*aratkan serangan obstruksi ,arsial %entuk ter,ara.
kolangitis adala. kolangitis su,urati9 karena terda,atn*a em,edu ,urulen *ang mengisi dan
meregangkan saluran em,edu
&
!iagnosis Banding
Kolesistitis Akut
+eradangan kandung em,edu da,at bersi9at akut3 kronik3 atau ,roses akut *ang timbul
,ada keadaan kronik Seban*ak 4&0 orang *ang memiliki batu em,edu tidak mem,erli.atkan
ge"ala Sebagian besar ge"ala timbul bila batu men*umbat aliran em,edu3 *ang seringkali ter"adi
karena batu *ang kecil mele5ati ke dalam duktus koledokus +eradangan ini .am,ir selalu
berkaitan dengan batu em,edu +endertia batu em,edu sering memiliki ge"ala kolesistitis akut
atau kronis
&
%entuk akut ditandai dengan n*eri .ebat mendadak di e,igastrium atau abdomen
kuadaran kanan atas? n*eri da,at men*ebar ke ,unggung dan ba.u kanan +enderita da,at
berkeringat ban*ak atau ber"alan mondar mandir atau berguling ke kanan dan ke kiri di atas
tem,at tidur #ausea dan munta. sering ter"adi Kolesistitis batu akut adala. ,eradangan akut
kandung em,edu *ang /007n*a di,icu ole. obstruksi le.er atau duktus sistikus Gal ini
meru,akan kom,likasi tersering batu em,edu dan alasan utama dilakukann*a kolesistektomi
darurat
&
Serangan kolesistitis akut bera5al dari n*eri e,igastrium atau kuadaran kanan atas *ang
bersi9at ,rogresi93 sering disertai demam ringan3 anoreksia3 takikardi3 berkeringat3 mual3 munta.
Sebagian besar ,asien tidak ikterik? adan*a .i,erbilirubinemia mengis*aratkan obstruksi duktus
biliaris komunis Ter"adi leukositosis ringan sam,ai sedang dan mungkin disertai ole.
,eningkatan ringan kadar alkali 9os9atase serum
&
7
Kolesistitis Kronik
Da,at meru,akan sekuele dari serangan berulang kali kolesistitis akut ringan sam,e
berat3 teta,i ,ada ban*ak kasus3 ,en*akit ini timbul tan,a serangan sebelumn*a Tidak memiliki
gambaran klinis mencolok se,erti ,ada bentuk akut Kolesistitis kronik ini biasan*a ditandai
dengan serangan berulang n*eri e,igastrium atau kuadaran kanan atas *ang meneta, se,erti
kolik Kelu.an sering mual3 munta. dan intoleransi ter.ada, makanan berlemak
&
Be"ala kolesistitis kronis miri, dengan ge"ala kolesisitis akut3 teta,i beratn*a n*eri dan
tanda7tanda 9isik kurang n*ata +asien sering memiliki ri5a*at dis,e,sia3 intoleransi lemak3 n*eri
ulu .ati3 atau 9latulen *ang berlangsung lama Setela. terbentuk3 batu em,edu da,at berdiam
tenang dalam kandung em,edu dan tidak menimbulkan masala.3 atau da,at men*ebabkan
timbuln*a kom,likasi
&
Etiologi
+en*ebab koledokolitiasis sama se,erti kolelitiasis %atu ,ada koledokolitiasis da,at
berasal dari batu di kandung em,edu *ang bermigrasi dan men*umbat di duktus koledokus3 atau
da,at "uga berasal dari ,embentukan batu di duktus koledokus itu sendiri %atu em,edu sering
ditemukan di !S3 *aitu mengenai 200 ,enduduk de5asa Setia, ta.unn*a3 bebera,a ratus ribu
orang *ang menderita ,en*akit ini mengalami ,embeda.an saluran em,edu
&
%atu em,edu "arang ter"adi ,ada usia dua dekade ,ertama #amun 5anita *ang meminum
obat kontrase,si oral atau *ang .amil akan lebi. beresiko menderita batu em,edu3 ba.kan ,ada
usia rema"a dan usia 207an Faktor ras dan 9amilial tam,akn*a berkaitan dengan semakin
tinggin*a insiden terbentukkn*a batu em,edu
&
%atu em,edu .am,ir selalu dibentuk di kandung em,edu dan "arang dibentuk ,ada
bagian saluran em,edu lain 'tiologi batu em,edu masi. belum diketa.ui se,enu.n*a? akan
teta,i3 tam,akn*a 9aktor ,redis,osisi ter,enting adala. gangguan metabolisme *ang
men*ebabkan ter"adin*a ,eruba.an kom,osisi em,edu3 stasis em,edu3 dan in9eksi kandung
em,edu
&
+eruba.an kom,osisi em,edu kemungkinan meru,akan 9aktor ter,enting dalam
,embentukkan batu em,edu Status em,edu dalam kandung em,edu da,at mengakibatkan
8
su,ersaturasi ,rogresi93 ,eruba.an kom,osisi kimia3 dan ,engenda,an unsur tertentu Bangguan
kontraksi kandung em,edu3 atau s,asme s,ingter Fddi3 atau keduan*a da,at men*ebabkan
ter"adin*a statis
&
Faktor .ormonal 1terutama selama ke.amilan2 da,at dikaitkan dengan ,erlambatan
,engosongan kandung em,edu dan men*ebaban tinggin*a insidensi dalam kelom,ok ini <n9eksi
bakteri dalam saluran em,edu da,at ber,eran dalam ,embentukkan batu :ukus meningkatkan
viskositas em,edu3 dan unsur sel atau bakteri da,at ber,eran sebagai ,usat ,resi,itasi !kan
teta,i3 in9eksi mungkin lebi. sering timbul sebagai akibat terbentukn*a batu em,edu3
dibandingkan sebagai ,en*ebab terbentukn*a batu em,edu
&
Patogenesis
%atu *ang berada di duktus koledokus atau koledokoloitiasis da,at dibentuk di duktus
tersebut se"ak dari a5al atau karena migrasi dari kandung em,edu %atu *ang dibentuk se"ak
a5al di duktus koledokus disebut koledokolitiasis ,rimer +ro,orsin*a tidak lebi. dari &0
Seban*ak /&0 kasus koledokolitiasis ter"adi karena migrasi dari kandung em,edu *ang disebut
koledokolitiasis sekunder
$
Gambar ". Kandung Empedu dan !uktus#duktusn$a.
4

9
+asien dengan batu em,edu di duktus koledokus bila tidak segera ditangani beresiko
mengalami in9eksi ulang disebut kolangitis Dalam keadaan demikian ,asien mengelu. demam3
menggigil3 mata kuning3 dan n*eri ,erut kanan atas +en*ebab in9eksi atau kolangitis terutama
Escherichia coli, Klebsiella, Pseudomonas. +ada kondisi demikian3 a,abila tidak ditangani da,at
berakibat kematian
$
Gejala Klinik
+er"alanan ,en*akit koledokolitiasis sangat bervariasi dan sulit diramalkan *aitu mulai
dari tan,a ge"ala sam,ai dengan timbuln*a ikterus obstrukti9 *ang n*ata Be"ala koledokolitiasis
miri, se,erti kolelitiasis se,erti kolik bilier3 mual3 munta.3 namun ,ada koledokolitiasis disertai
ikterus3 %!K kuning ,ekat3 %!% ber5arna dem,ul Be"ala ,ada kolangitis antara lain( n*eri
abdomen3 demam tinggi= menggigil3 ikterus obstrukti9 1trias >.arcoat23 n*eri tekan .ebat ,ada
kuadaran kanan atas
13234
Penatalaksanaan
%atu saluran em,edu selalu men*ebabkan masala. *ang serius3 karena itu .arus
dikeluarkan baik melalui o,erasi terbuka mau,un melalui suatu ,rosedur *ang disebut
endosco,ic retrograde c.olangio,ancreatogra,.* 1'C>+2 +ada 'C>+3 suatu endosko,i
dimasukkan melalui mulut3 kerongkongan3 lambung3 dan ke duodenum Hat kontras radioo,ak
masuk ke dalam saluran em,edu melalui sebua. selang di dalam s9ingter Fddi
2
+ada s9ingterotomi3 otot s9ingter dibuka agak lebar se.ingga batu em,edu *ang
men*umbat saluran akan ber,inda. ke usus .alus dan dikeluarkan bersama tin"a 'C>+ dan
s9ingterotomi tela. ber.asil dilakukan ,ada /00 kasus Kurang dari 4 dari setia, 1000 ,enderita
*ang meninggal dan 3740 mengalami kom,likasi3 se.ingga ,rosedur ini lebi. aman
dibandingkan o,erasi terbuka
2
Kom,likasi *ang mungkin segera ter"adi adala. ,erdara.an3 ,ankreatitis akut3 dan
,er9orasi atau in9eksi saluran em,edu +ada 27$0 ,enderita3 saluran da,at menciut kembali dam
batu em,edu da,at timbul kembali +ada tatalaksana batu saluran em,edu *ang sem,it dan sulit3
di,erlukan bebera,a ,rosedur endosko,ik tamba.an sesuda. s9ingterotomi se,erti ,emeca.an
10
batu dengan litotri,si mekanik3 litotro,si laser3 electro7.*darulic s.cok 5ave lot.itri,s*3 atau
'SW-
2
%ila usa.a ,emeca.an batu dengan cara di atas gagal3 maka da,at dilakukan ,emasangan
stent bilier ,erendosko,ik di se,an"ang batu *ang ter"e,it Stent bilier da,at di,asang dalam
saluran em,edu se,an"ang batu *ang besar atau ter"e,it *ang sulit di.ancurkan dengan tu"uan
drainase em,edu
2
Tatalaksana medis koledokolitiasis adala. ,enderita .arus di,uasakan dan dira5at "ika
menun"ukkan ge"ala kolangitis akut !,abila ada distensi ,erut3 di,asang ,i,a lambung
Dilakukan koreksi gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit3 ,enanganan s*ok3 ,emberian
antibiotik sistemik3 dan ,emberian vitamin K sistemik kalau ada koagulo,ati %iasan*a keadaan
umum da,at di,erbaiki dalam 5aktu 24746 "am
6
Tatalaksana endosko,i a,abila setela. tindakan diatas keadaan umum tidak membaik atau
kondisi ,enderita mala. semakin buruk3 da,at dilakukan s9ingterotomi endosko,ik untuk
mengalirkan em,edu dan nana. dan membersi.kan duktus koledokus dari batu Kadang
di,asang ,i,a nasolabier
6
>ara ini ber.asil melalui s9ingterotomi s9ingter Fdi di ,a,ila Eateri3 *ang memungkinkan
batu keluar secara s,ontan atau melalui kateter <ndikasi lain dari s9ingterotomi endosko,ik
adala. adan*a ri5a*at kolesistektomi !,abila batu di duktus koledokus besar3 *aitu berdiameter
lebi. dari 2 cm3 s9ingterotomi endosko,ik mungkin tidak da,at mengeluarkan batu ini +ada
,enderita ini dian"urkan litotri,si lebi. da.ulu untuk mengeluarkan batu duktus koledokus secara
mekanik melalui ,a,ila vateri dengan alat ultrasonik atau laser Umumn*a ,eng.ancuran ini
bersama7sama atau dilengka,i dengan endosko,ik dan s9ingterotomi
6
+en*aliran bilier trans.e,atik ,erkutan 1,ercutaneus tran.e,atic biliar drainaseI +T%D2
biasan*a bersi9at darurat dan sementara sebagai sala. satu alternati9 untuk mengatasi se,sis ,ada
kolangitis berat3 atau mengurangi ikterus berat ,ada obstruksi saluran em,edu distal karena
keganasan +ada ,asien dengan ,i,a T ,ada saluran em,edu da,at dimasukkan koledosko, dari
luar untuk membantu mengambil batu intra.e,atik
6
11
Koledoktomi Sambil mem,erbaiki keadaan umum serta mengatasi in9eksi kolangitis3
diagnosis di,erta"am %iasan*a USB ditemukan kolesistolitiasis disertai koledokolitiasis Kalau
,ada kandung em,edu tidak ditemukan batu3 atau ,erna. dilakukan kolesistektomi3 teta,i di
dalam duktus koledokus ditemukan batu a,alagi bila batu ditemukan di saluran intra.e,atik3
,erlu dicurigai batu ,rimer saluran em,edu
6
+emeriksaan endosko,ik 1'C>+2 da,at membantu menegakkan diagnosis sekaligus da,at
dilakukan s9ingeterotomi sebagai tera,i de9initi9 atau tera,i sementara +ada 5aktu la,arotomi
untuk kolesistektomi3 ,erlu ditentukan a,aka. akan dilakukan koledokotomi dengan tu"uan
eks,lorasi saluran eme,du Kolangiogra9i intrao,erati9 tidak selalu dilakukan ,ada ,enderita
*ang dicurigai mendertia koledokolitiasis karena ,rosedur ini memakan 5aktu Tindakan ini
.an*a dilakukan atas indikasi *ang selekti9
6
<ndikasi membuka duktus koledokus adala. "elas "ika ada kolangitis3 teraba batu atau ada
batu ,ada 9oto <ndikasi relati9 iala. ikterus dengan ,elebaran duktus koledokus Untuk
menentukan indikasi absolut dilakukan kolangiogram se5aktu ,embeda.an Se5aktu melakukan
eks,lorasi saluran em,edu3 semua batu3 lum,ur3 debris .arus dibersi.kan3 sebaikn*a dengan
bantuan koledosko, Kalau ada striktur s9ingter Fddi3 .arus dilakukan dilatasi dengan sonde
k.usus
6
Komplikasi
Sirosis bilier sekunder adala. kelainan ,ada .ati *ang ditandai dengan obstruksi saluran
em,edu dengan atau tan,a in9eksi3 melibatkan in9lamasi ,eritoneal dengan 9ibrosis *ang
,rogresi9 Sala. satu ,en*ebabn*a adala. koledokolitiasis +ada ta.a, a5al3 sirosis bilier
sekunder mungkin tidak menun"ukkan ge"ala klinis Be"ala muncul ketika se"umla. besar
em,edu ter.ambat dan menum,uk di saluran em,edu Be"ala a5al *ang umum timbul adala.
gatal kulit3 lemas 19atigue23 "aundice
2
!bses .ati ,iogenik meru,akan 4&0 dari semua abses .ati !bses ini ,ada anak dan
de5asa muda ter"adi akibat kom,likasi a,endisitis3 dan ,ada orangtua sebagai kom,likasi
,en*akti saluran em,edu se,erti kolangitis <n9eksi saluran em,edu men*ebabkan kolangitis
*ang menimbulkan kolangiolitis dengan akibat abses multi,el
6
12
%akteremia dan se,sis gram negati9 %akteremia adala. terda,atn*a bakteri dalam aliran
dara. 12&74002 Kom,likasi bakteremia ,ada kolangitis da,at ter"adi ole. karena etiologi utama
,en*ebab ter"adin*a kolangitis adala. in9eksi bakteri Demam meru,akan kelu.an utama sekitar
1071&0
6
Da,at ,ula ter"adi kerusakan duktus em,edu akibat tindakan kolesistektomi atau ,ada
eks,lorasi duktus em,edu *ang tidak sesuai anatomin*a Kesala.n *ang sangat 9atal adala. tidak
mengeta.ui transeksi atau ligasi ,ada duktus +eradara.n "uga da,at ter"adi !rteri .e,atik dan
arteri sistikus serta vaskularisasi .e,ar lainn*a da,at mengalami trauma dan ,erdara.an saat
melakukan o,erasi
6

Prognosis
Koledokolitiasis sering menimbulkan masala. *ang sangat sering karena kom,likasi
mekanik beru,a sirosis bilier sekunder dan in9eksi berat *ang ter"adi beru,a kolangitis akut
2
Kesimpulan
%atu em,edu umumn*a ditemukan di dalam kandung em,edu3 dan dikenal sebagai
kolelitiasis3 teta,i batu tersebut da,at bermigrasi melalui duktus sistikus ke dalam saluran
em,edu men"adi koledokolitiasis Umumn*a ,asien dengan batu em,edu "arang mem,un*ai
kelu.an3 namun sekali batu em,edu mulai menimbulkan serangan n*eri kolik *ang s,esi9ik
maka resiko untuk mengalami kom,likasi akan terus meningkat
+asien dengan batu em,edu di duktus koledokus bila tidak segera ditangani beresiko
mengalami in9eksi uang disebut kolangitis Dalam keadaan demikian ,asien mengelu. demam3
menggigil3 mata kuning3 dan n*eri ,erut kanan atas +en*ebab in9eksi atau kolangitis terutama
Escherichia coli, Klebsiella, Pseudomonas. +ada kondisi demikian3 a,abila tidak ditangani da,at
berakibat kematian
%atu saluran em,edu selalu men*ebabkan masala. *ang serius3 karena itu .arus
dikeluarkan baik melalui o,erasi terbuka mau,un melalui suatu ,rosedur *ang disebut
endosco,ic retrograde c.olangio,ancreatogra,.* 1'C>+2 Koledokolitiasis sering menimbulkan
masala. *ang sangat sering karena kom,likasi mekanik beru,a sirosis bilier sekunder dan in9eksi
berat *ang ter"adi beru,a kolangitis akut
13
!a%tar Pustaka
1 Brace +!3 %orle* #C !t a glance ilmu beda. 'disi ke73 Jakarta( +enerbit 'rlangga?
200$ . 121
2 #dra.a S %a.an a"ar gastroentero.e,atologi Jakarta( %iro +ublikasi FK UKC<D!?
2013 . 1647201
3 <sselbac.er3 %raund5ald3 Wilson3 :artin3 Fauci3 Kas,er +rinsi,7,rinsi, ilmu ,en*akit
dalam 'disi ke714 Jakarta( 'B>? 2006 . 2$6
4 Sabiston D> %uku a"ar beda. 'disi ke714 Jakarta( 'B>? 2011 . 134
& Kumar E3 !bbas !-3 Fausto # Dasar ,atologi ,en*akit 'disi ke74 Jakarta( 'B>? 2010
. /&47$
$ >a.*ono J%S% %atu em,edu Dog*akarta( Kanisius? 200/ . &071
4 Watson C !natomi dan 9isiologi Jakarta( 'B>? 2002 . 3&2
6 Jong WD3 S"amsu.ida"at %uku a"ar ilmu beda. 'disi ke72 Jakarta( 'B>? 2003 . 44$7
46
14