Anda di halaman 1dari 8

MODUL PELAKSANAAN PEMELIHARAAN/ SERVIS KOMPONEN

(TSM & TKR) SMK N 1 MANGGIS


Guru Mata Diklat : K Ar!a "i#a$a Su!a%a& ST
1 Tu#ua% P'()'la#ara% U(u(
a. Memahami pemeliharaan peralatan bengkel.
b. Memahami minyak pelumas dan gemuk.
* Ri%+ia% K',iata% -'la#ar
a. Membaca dan memahami isi modul
b. Mengerjakan soal latihan secara mandiri
c. Mengerjakan soal tes akhir dalam modul secara mandiri
. P'tu%#uk -'la#ar
a. Bacalah dan pahami dengan seksama uraian materi yang disajikan dalam modul
ini, kemudian pahami pula penerapan materi tersebut dalam contoh-contoh soal
beserta cara penyelesaiannya. Bila terpaksa masih ada materi yang kurang jelas
dan belum bisa dipahami dapat ditanyakan kepada guru yang mengampu mata
pelajaran tersebut.
b. Coba kerjakan setiap soal latihan secara mandiri, hal ini dimaksudkan untuk
mengetahui sebarapa besar pemahaman yang telah dimiliki setiap siswa terhadap
materi-materi yang telah dibahas.
c. Apabila dalam kenyataannya dalam belajar siswa belum menguasai materi pada
level yang diharapkan, coba ulangi membaca dan mengrjakan lagi latihan-latihan
dan jika bertanya kepada guru yang mengampu mata pelajaran tersebut.






-A- I
PEMELIHARAAN PERALATAN -ENGKEL


A Tu#ua% P'()'la#ara% K/u!u!
1. iswa dapat menjelaskan jenis-jenis pemeliharaan peralatan
!. iswa dapat menjelaskan jenis-jenis pemeliharaan peralatan
". iswa dapat menjelaskan tujuan pemeliharaan rutin.
#. iswa dapat menjelaskan sistem pemeliharaan rutin
$. iswa dapat menjelaskan rambu-rambu pemeliharaan peralatan.

- Mat'ri P0k0k
1. %enis-%enis &emeliharaan &eralatan
!. 'ujuan &emeliharaan (utin
". istem &emeliharaan (utin
#. (ambu-(ambu &emeliharaan (utin

1 Uraia% Mat'ri
1 2'%i!32'%i! P'('li/araa% P'ralata%
&emeliharaan adalah suatu bentuk tindakan yang dilakukan dengan sadar
untuk menjaga agar suatu peralatan selalu dalam keadaan siap pakai atau tindakan
melakukan perbaikan sampai pada kondisi peralatan tersebut dapat bekerja
kembali. ecara garis besar pemeliharaan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu )
pemeliharaan terencana dan pemeliharaan tak terencana.
a P'('li/araa% t'r'%+a%a (planned maintenance)
&emeliharaan terencana adalah porses pemeliharaan yang diatur dan
diorganisasikan untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi terhadap
peralatan di waktu yang akan datang. *alam pemeliharaan terencana terdapat
nstru pengendalian dan nstru pencatatan sesuai dengan rencana yang telah
ditentukan sebelumnya. &emeliharaan terencana merupakan bagian dari nstru
manajemen pemeliharaan yang terdiri atas pemeliharaan preventi+,
pemeliharaan predikti+, dan pemeliharaan korekti+.
&emeliharaan preventi+ adalah pemeliharaan yang dilakukan pada
selang waktu tertentu dan pelaksanaannya dilakukan secara rutin dengan
beberapa nstrume yang dilakukan sebelumnya. 'ujuannya untuk mencegah
dan mengurangi kemungkinan suatu komponen tidak memenuhi kondisi
normal. &ekerjaan yang dilakukan dalam pemeliharaan preventi+ adalah
mengecek, melihat, menyetel, mengkalibrasi, melumasi, dan pekerjaan lain
yang bukan penggantian suku cadang berat. &emeliharaan preventi+
membantu agar peralatan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan apa yang
menjadi ketentuan pabrik pembuatnya.
emua pekerjaan yang masuk dalam lingkup pemeliharaan preventi+
dilakukan secara rutin dengan berdasarkan pada hasil kinerja alat yang
diperoleh dari pekerjaan pemeliharaan predikti+ atau adanya anjuran dari
pabrik pembuat alat tersebut. Apabila pemeliharaan preventi+ dikelola dengan
baik maka akan dapat memberikan in+ormasi tentang kapan mesin atau alat
akan diganti sebagian komponennya.
) P'('li/araa% tak t'r'%+a%a
&emeliharaan tak terencana adalah jenis pemeliharaan yang dilakukan
secara tiba-tiba karena suatu alat atau peralatan akan segera digunakan.
eringkali terjadi bahwa peralatan baru digunakan sampai rusak tanpa ada
perawatan yang berarti, baru kemudian dilakukan perbaikan apabila akan
digunakan. *alam manajemen nstru pemeliharaan, cara tersebut dikenal
dengan pemeliharaan tak terencana atau darurat ,emergency maintenance-.
&ada umumnya metode yang digunakan dalam penerapan
pemeliharaan adalah metode darurat dan tak terencana. Metode tersebut
membiarkan kerusakan alat yang terjadi tanpa atau dengan sengaja sehingga
untuk menggunakan kembali peralatan tersebut harus dilakukan perbaikan
atau reparasi. &emeliharaan tak terencana jelas akan mengganggu proses
produksi dan biasanya biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan jauh lebih
banyak nstrument dengan pemeliharaan rutin.
* Tu#ua% P'('li/araa% Ruti%
*alam setiap tindakan pemeliharaan, tujuan pokoknya adalah untuk
mencegah terjadinya kerusakan peralatan dan mencegah adanya perubahan +ungsi
alat serta mengoptimalkan usia pakai peralatan. (eliabilitas alat dan kinerja yang
baik hanya dapat dicapai dengan melakukan program pemeliharaan yang
terencana. elain untuk nstrum reliabilitas dan kinerja alat, program pemeliharaan
terencana juga mempunyai beberapa keuntungan yaitu dalam hal e+isiensi
keuangan, perencanaan, standardisasi, keamanan kerja dan semangat kerja.
ecara garis besar terdapat empat tujuan pokok pemeliharaan preventi+
yaitu )
a. Memperpanjang usia pakai peralatan. .al tersebut sangat penting terutama
apabila dilihat dari aspek biaya, karena untuk membeli satu peralatan jauh
lebih mahal apabila dibandingkan dengan memelihara sebagian dari peralatan
tersebut. /alaupun disadari bahwa kadang-kadang untuk jenis barang tertentu
membeli dapat lebih murah apabila alat yang akan dirawat sudah sedemikian
rusak.
b. Menjamin peralatan selalu siap dengan optimal untuk mendukung kegiatan
kerja, sehingga diharapkan akan diperoleh hasil yang optimal pula
c. Menjamin kesiapan operasional peralatan yang diperlukan terutama dalam
keadaan darurat, adanya unit cadangan, pemadam kebakaran dan penyelamat.
d. Menjamin keselamatan orang yang menggunakan peralatan tersebut.
. Si!t'( P'('li/araa% Ruti%
0ntuk memenuhi prosedur pemeliharaan baku, harus disiapkan data
pemeliharaan seperti ) peralatan yang perlu dipelihara, lokasi penyimpanan alat,
prosedur pemeliharaannya dan waktu pemeliharaan,
a P'ralata% $a%, 4'rlu 5i4'li/ara
ebelum nstru pemeliharaan terencana diterapkan, harus diketahui
peralatan apa saja yang sudah ada dan berapa jumlahnya. 0ntuk itu, pekerjaan
dapat dimulai dengan suatu da+tar inventaris yang lengkap untuk menjawab
pertanyaan di atas. .al tersebut merupakan persyaratan utama dan layak
dijadikan sebagai tugas pertama untuk menyusun nstru pemeliharaan yang
baik. *a+tar inventaris yang akurat dan rinci dari segi teknis akan sangat
berguna untuk nstru pemeliharaan terencana. elanjutnya da+tar inventaris
peralatan tersebut dikelompokkan menjadi sejumlah kelompok yang sesuai
dengan jenisnya. ebagai contoh ) kelompok alat-alat tangan, alat-alat khusus
(Special service tool/SST), alat-alat ukur dan sebagainya
) L0ka!i 4'%$i(4a%a% alat
&enempatan tiap peralatan harus jelas sesuai dengan
pengelompokannya sehingga memudahkan dalam pencarian alat tersebut.
Apabila terjadi pemindahan alat hendaknya bersi+at sementara dan setelah
selesai digunakan dapat dikembalikan pada tempat semula. &enyimpanan alat
dan perkakas dapat dilakukan pada ) panel alat, ruang gudang, ruang pusat
penyimpanan, dan kit alat-alat.
,1- &anel alat ,tool panel-
Banyak pekerja yang lebih senang mengguna-kan panel alat
untuk menyimpan dan meletakkan alat-alat. &ada umumnya yang
diletakkan pada panel alat adalah sekelompok alat sejenis tetapi yang
berbeda ukurannya nstru obeng atau tang dari berbagai ukuran. *engan
panel alat tersebut petugas peminjaman alat lebih mudah mengontrolnya.
&anel alat dapat diatur letaknya menurut keseringan penggunaan yang
disusun dalam rentangan warna yang kontras atau dalam warna-warna
kombinasi yang serasi.
,!- (uang gudang alat
1adang-kadang tidak cukup dinding untuk meletakkan panel alat
tersebut. *isamping itu penggunaan panel alat juga tidak sesuai dengan
si+at alat karena ada alat yang tidak baik untuk disimpan di udara
terbuka. 0ntuk menyimpan alat yang mempunyai si+at demikian
diperlukan almari kecil atau ruangan penyimpanan.
,"- (uang pusat penyimpanan
Cara lain untuk menyimpan alat dan perkakas adalah
menggunakan ruang pusat penyimpanan alat dan perkakas. (uangan
tersebut dapat digunakan untuk menyimpan berbagai alat untuk
keperluan semua jenis alat yang ada. &enyimpanan dengan cara ini lebih
baik karena petugas peminjaman alat dapat dengan mudah mengadakan
pengawasan. 1elemahannya ruang pusat tersebut tidak dapat dekat
dengan semua jenis kegiatan yang memerlukan.
,#- 1it alat-alat
1it alat-alat didesain untuk pekerja secara individual, berisi
sejumlah alat yuang lengkap untuk suatu kegiatan perbaikan2servis.
1ebaikan kit alat-alat tersebut bahwa siapa saja yang membutuhkan
dapat dipenuhi dengan segera tanpa harus memilih jenis-jenis alat yang
diperlukan untuk saat itu.
+ Pr0!'5ur 4'('li/araa%%$a
&emeliharaan preventi+ memerlukan suatu da+tar seperti halnya
pekerjaan rutin, mencakup ) jadwal pemeliharaan peralatan, data hasil
pengetesan, peralatan khusus ,apabila diperlukan-, keterangan pengisian
pelumas, buku petunjuk pemeliharaan, tingkat pengetahuan pekerja terhadap
pekerjaan tersebut.
0ntuk memberikan in+ormasi kepada bagian pemeliharaan, maka tiap
jadwal pemeliharaan dibuat pada kartu control atau +ormulir yang dapat
memberi in+ormasi dengan jelas. &ada setiap jadwal pemeliharaan dituliskan
identi+ikasi alat dengan nomor sandi, nama alat, nomor pengganti, dan tanggal
pemasangan pertama serta pengerjaan perawatan yang telah dilakukan.
5 "aktu 4'('li/araa%
&emeliharaan rutin dilakukan secara nstrume dengan selang waktu
tertentu berdasarkan hitungan bulan, hari atau jam. elang waktu hari atau
bulanan dicatat seperti ) nstrume 1 bulanan 3 1 B, " bulanan 3 " B, 4 bulanan
3 4 B atau nstrume waktu 1!5.555 jam, $.555 jam, atau 1.555 jam. 'anggal
pekerjaan pemeliharaan dicatat pada papan nstrum yang diletakkan di ruang
penaggung jawab dan pencatatan tanggal pekerjaan dilakukan pula pada
lembar data peralatan. 6n+ormasi yang dicatat termasuk waktu pakai alat,
komponen yang diganti, dan kinerja peralatan. *ari data yang dicatat tersebut
dapat diproyeksikan dan diramalkan waktu pakai alat, sehingga dapat
direncanakan untuk menggantinya pada saat yang ditentukan.
6 Ra()u3ra()u P'('li/araa% P'ralata%
&emeliharaan peralatan sangat erat kaitannya dengan masalah pemakaian,
perbaikan, dan penyimpanan serta pengadministrasiannya.
a. &erbaikan alat dibedakan antara perbaikan ringan yang dapat dikerjakan
sendiri oleh pekerja dan perbaikan khusus yang harus dilakukan oleh ahlinya.
&eralatan yang diketahui rusak harus dipisahkan dan ditindaklanjuti.
b. &enyimpanan peralatan berorientasi pada prinsip kebersihan dan prinsip
identi+ikasi. 1ebersihan mencakup persyaratan si+at kering dan tidak lembab.
(ambu-rambu penyimpanan peralatan adalah sebagai berikut )
1-. &eralatan percobaan disimpan menurut jenisnya ,alat percobaan 7isika,
1imia, dsb.-
!-. &eralatan percobaan yang bersi+at umum sebagai alat aneka guna
disimpan di tempat khusus yang mudah dan cepat mendapatkannya.
"-. &eralatan yang memerlukan perlindungan dengan lapisan cat atau
pelumas perlu selalu diperiksa +ungsi pelapisannya.
#-. &eralatan yang mempersyaratkan kondisi kering harus selalu diperiksa
tentang kelembaban tempat peyimpanannya.
$-. &eralatan yang terbuat dari logam, nstrum, atau kayu yang pipih dan
nstrume panjang disimpan dalam posisi terletak mendatar2tidur untuk
menghindari pelengkungan tetap.
4-. &eralatan yang berbentuk memanjang dan rapuh, dalam mobilitas
pemindahannya harus selalu dibawa dalam posisi tegak.
c. &emeliharaan dan pencegahan kerusakan dilakukan dengan pemeriksan
secara rutin dengan penjadwalan yang pasti. *ibedakan antara pemeriksaan
harian, mingguan, bulanan dan seterusnya. *engan pemeriksaan yang rutin
dan terus menerus, maka setiap gejala kerusakan akan segera dapat dideteksi
dan ditindaklanjuti.
d. &engadministrasian peralatan dilakukan untuk mempermudah pengendalian
dalam hal pemakaian2penggunaan, penyimpanan, perbaikan, perawatan dan
pengadaan peralatan baru. &engendalian pengelolaan dan pengadmistrasian
memerlukan perangkat nstrument yang berupa buku, lembar dan kartu,
meliputi )
1- 1artu stok 8 warna kartu dibedakan untuk masing-masing jenis peralatan
sesuai dengan pengelompokkannya.
!- Buku inventaris 8 memuat nomor sandi, nama alat, ukuran, merek2tipe,
produsen, asal tahun, jumlah dan, kondisi
"- *a+tar peralatan 8 memuat kode, nama alat, dan jumlah alat
#- Buku harian 8 digunakan untuk mencatat setiap kejadian yang terjadi dan
yang berkaitan dengan kegiatan di tempat kerja.
$- 9abel 8 memuat kode alat, nama alat, jumlah dan kondisi alat. 9abel
dipasang di tempat penyimpanan alat.
4- 7ormat permintaan alat.
D Tu,a! P'r0ra%,a% (Tuli! 5iata! k'rta! l'(4ira%& Diku(4ul Ra)u&*7/17/*717)
1 2'la!ka% #'%i!3#'%i! 4'('li/araa% 4'ralata% )'%,k'l 8
* 2'la!ka% a4a tu#ua% 4'('li/araa% ruti% 8
. 2'la!ka% )a,ai(a%a ra()u3ra()u 4'$i(4a%a% 4'ralata% 8
E Tu,a! K'l0(40k (!'!uai 5'%,a% k'l0(40k !')'lu(%$a Diku(4ul *9/17/*717)
1. 9akukan survey di suatu bengkel servis mobil2motor tentang pemeliharaan
peralatan. .al-hal apa saja yang dilakukan bengkel tersebut untuk memelihara
peralatan secara terencana.
!. Buatlah rangkuman hasil survey anda di bengkel tersebut. 9akukan identi+ikasi
kelebihan dan kekurangan bengkel tersebut dalam hal pemeliharaan peralatan.
Bagaimana saran dan tanggapan anda terhadap penerapan pemeliharaan rutin di
bengkel tersebut.
Da:tar Pu!taka

Anonim. ,1::$-. New Step 1 Training Manual. %akarta ) &' 'oyota-Astra Motor.
Anonim, ,!55#-. &elaksanaan &emeliharaan2ervis 1omponen.. *eppennas.