Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
Rinitis alergi merupakan salah satu penyakit hidung kronis yang sering ditemukan
di masyarakat, dimana gejala yang sering dikeluhkan oleh pasien yang datang
berobat ke pelayanan kesehatan berupa bersin-bersin, rinore (hidung berair), rasa
gatal dan hidung tersumbat. Rinitis alergi adalah penyakit inflamasi yang
disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien atopi yang sebelumnya sudah
tersensitisasi dengan allergen yang sama serta dilepaskannya suatu mediator kimia
ketika terjadi paparan ulangan dengan alergen spesifik tersebut, dimana mukosa
hidung sebagai organ sasarannya.
1
Rinitis alergi mempengaruhi kira-kira 40 juta orang di U. tudi di skandina!ia
menyatakan pre!alensi kumulatif rinitis alergi 1"# pada laki-laki dan 14# pada
perempuan. $re!alensi rinitis alertgi dapat berbeda pada setiap negara, hal ini
mungkin dikarenakan oleh adanya perbedaan tipe geografi dan perbedaan
allergen. $enyakit ini dapat timbul pada semua golongan umur. $ada %0# kasus
gejala timbul sebelum anak berusia &0 tahun.
&
'alaupun rinitis alergi bukan merupakan keadaan yang mengan(am nya)a,
ke(uali disertai asma yang berat atau anafilaksis, dampak dari kondisi ini (ukup
signifikan. Rinitis alergi dapat menimbulkan komplikasi seperti otitis media,
disfungsi tuba eusta(ius, sinusitis, polip hidung dan lain-lain. elain itu gejala
sistemik yang ditimbulkan oleh penyakit ini seperti letih, lemah, rasa mengantuk,
dapat menggangu akti!itas pasien dalam bekerja, belajar dan bisa saja
menyebabkan ke(elakaan lalu lintas. Rinitis alergi sering ada bersama-sama
dengan penyakit lain seperti asma, dermatitis atopik, konjungti!itis alergi, bahkan
dikatakan rinitis alergi yang tidak terkontrol dapat memperberat inflamasi yang
berhubungan dengan asma atau dermatitis atopik. emua hal tersebut diatas, dapat
menurunkan kualitas hidup pasien se(ara signifikan.
1,&
Rinitis alergi dapat mengalami kekambuhan sehingga sering mengganggu kualitas
hidup, dan menyebabkan penderitaan. *ktifitas sehari-hari akan terganggu karena
penderita sulit untuk berkonsentrasi, sering disertai dengan sakit kepala, gangguan
tidur, emosi, buang ingus berkali-kali dan harus selalu memba)a sapu tangan atau
tissue kemanapun pergi. $ada pekerja kondisi tersebut dapat mengganggu
produkti!itas, dampaknya penderita juga harus mengeluarkan biaya ekstra untuk
obat yang pada umumnya hanya bersifat simtomatis saja. +stimasi total biaya
langsung dan tidak langsung untuk rinitis alergi adalah sekitar U, ",- miliar per
tahun.
1,&