Anda di halaman 1dari 27

Skenario

Mr X Mempunyai seorang keponakan perempuan yang


berusia 7 tahunyang tinggal di jakarta. 8 tahun kemudian ,
betapa terkejut nya Mr.X saat bertemu keponakanya yang
baru tiba tadi sore di bandara polonia medan untuk mengisi
liburan sekolah. Gadis kecil berambut pendek , lucu dan
sedikit tomboy itu kini berubah menjadi seorang wanita
pemalu, dengan tinggi semampai, berambut panjang , kulit
putih mulus yang di tumbuhi rambut halus di atas nya ,
serta ukuran payudara dan pinggul yang mulai membesar.
Hampir saja Mr.x tidak mengenali keponakanya lagi.saat
masukwaktu maghrib, MR.X mengajak keponakanya untuk
sholat. Tetapi ia menolak karena sedang dalam masa
menstruasi barulah MR.X sadar bahwa keponakanya
sekarang sudah tumbuh menjadi wanita dewasa.
Identifikasi masalah
Bagaimana fisiologis gadis kecil tomboy
menjadi gadis besar feminim?
Kapan waktu normalseorang wanita
mendapatkan masa menstruasi ?
Apa yang menyebabkan menstruasi?
Bagaimana fisiologis payudara dan pinggul
membesar?

Bagaimana fisiologis gadis kecil
tomboy menjadi gadis besar feminim?

Karena ada nya peran kerja :
Kelenjar pituitary FSH dan LH OVARIUM
ESTROGEN
Efek dari estrogen adalah menstimulasi
proliferasi seluler dan pertumbuhan organ
seks dan jaringan lainnya terkait reproduksi.
Sehingga gadis kecil menjadi besar dan
feminim akibat ada nya hormon estrogen.

Kapan waktu normalseorang wanita
mendapatkan masa menstruasi ?

Pada wanita terjadi pada usia 11-16 tahun
normal nya .
Apa yang menyebabkan menstruasi?

Faktor Hormon estrogen dan progesteron
Faktor enzim
Faktor vaskular
Faktor prostaglandin
Bagaimana fisiologis payudara dan
pinggul membesar?

Karena terjadi nya peningkatan hormon
estrogen.
Estrogen menyebabkan perkembangan
jaringan stromal pada kelenjar payudara,
pertumbuhan sistem duktus, serta deposisi
lemak pada pinggul sehingga menjadi besar
Topic tree
Gadis kecil tomboy Kelenjar pituitary Hormon GnRH
Gadis feminim dan
dewasa
Pembentukan kelamin
sekunder
ESTROGEN FSH dan LH
Learning objective
Mahasiswa /i mengetahui :
fisiologi menstruasi
Fisiologi menopouse
Organ-organ yang berperan dalam reproduksi
Apa itu Menstruasi?
Menstruasi adalah pendarahan rahim yang
sifatnya fisiologik (normal) yang datangnya
teratur setiap bulan (Hawari, 2004).
Darah alami yang keluar dari rahim pada waktu-
waktu khusus (Syaikh Ibnu Jibrin dalam Al-
Husainan, 2008).
Peristiwa paling penting pada masa pubertas
anak gadis ialah menstruasi atau haid, yang
menjadi pertanda biologis dari kematangan
seksual (Kartono, 2006).
Jadi, dapat disimpulan menstruasi adalah
peristiwa pendarahan dari rahim sebagai
tanda telah matangnya organ seksual pada
perempuan, yang mempunyai siklus kejadian.
Faktor Munculnya
Normalnya terjadi pada usia 11 16 tahun.
Cepat lambatnya kematangan seksual ini
dipengaruhi:
a. Faktor fisik individu yang sifatnya fisiologik
(internal).
b. Faktor rangsangan dari luar individu (eksternal)
seperti suku bangsa, cara hidup dll.
Rangsangan-rangsangan kuat dari luar yang
mengakibatkan memuncaknya atau semakin
panasnya reaksi-reaksi seksual mengakibatkan
kematangan seksual yang lebih cepat.

Menstruasi sebagai suatu pengalaman
psikis
Fase tibanya haid merupakan satu periode di
mana individu wanita benar-benar telah siap
secara biologis menjalani fungsi
kewanitaannya.
Anak gadis atau individu wanita telah
dewasa secara biologis.
Setiap individu mereaksi masalah haid secara
berbeda.
Reaksi Individu
Semakin muda usia individu, semakin belum siap ia menerima
peristiwa haid, pengalaman haid mungkin dianggap sebagai
sesuatu yang kejam-mengancam.
Pengamatan secara psikoanalitis menunjukkan, bahwa ada
reaksi-reaksi psikis tertentu pada saat haid pertama.
Dr. Helena Deutsch menyebutkan timbul proses kompleks
kastrasi atau trauma genitalia, yaitu munculnya macam-macam
gambaran fantasi yang aneh-aneh dibarengi kecemasan dan
ketakutan-ketakutan yang tidak riil, disertai perasaan
bersalah/berdosa, yang semuanya dikaitkan dengan masalah
pendarahan pada organ kelamin dan proses haidnya.
Reaksi Individu
Menstruasi yang datangnya sangat awal yang terjadi
pada individu yang kurang mendisiplinkan diri dalam
hal kebersihan badan menstruasi dianggap sbg satu
beban baru atau tugas baru yang tidak
menyenangkan.
Individu menentang dengan keras untuk
membersihkan diri menyembunyikan pakaian kotor
dalm sudut-sudut, dan malas mencucinya.
Individu juga merasa dibatasi kebebasan dirinya karena
tidak bisa berenang dan olahraga sehingga haid adalah
pengalaman yang tidak menyenagkan bagi dirinya.
Reaksi Individu
Gambaran tersebut merupakan produk dari fantasi dan
pengertian-pengertian yang salah yang mulai timbul
pada masa anak-anak.
Ada pula munculnya anggapan yang sesuai
dengan teori Cloaca; segala sesuatu yang keluar
dari rongga tubuh itu adalah kotor, najis sesuatu
yang tidak suci timbul rasa malu, rasa diri tidak
bersih atau tidak suci dan diliputi emosi-emosi
negatif lainnya.
Haid merupakan sat proses mengeluarkan
sejumlah darah kotor dari tubuhnya
menyingkir, menyendiri atau harus diisolir,
merasa tidak patut berkontak dengan orang lain.
Reaksi Individu
Timbulnya perasaan sangat lemah, merasa
sakit-sakitan dikembangkan menjadi satu
mekanisme otosugestif.
Saat menstruasi dipakai sbg alasan agar
dibebaskan dari tugas-tugas atau kewajiban
tertentu.
Gejala Patologis yang Menyertai
Individu yang dimanja dan diliputi kasih
sayang orang tua yang berlebih-lebihan (terus-
menerus ditempat tidur walaupun tidak sakit
sedikitpun) haid menjadi mekanisme
penghindaran diri dari tugas atau
kewajibannya. Jika terus dikembangkan
sepanjang hidupnya, tingkah laku ini akan
merupakan gejala ketidakmatangan
kehidupan psikisnya.

Gejala Patologis
Anggapan peristiwa haid sebagai sesuatu yang
kotor menjijikan maka pada saat haid
ditumpahkanlah perhatian khusus pada
kebersihan badannya terutama alat kelamin ia
cenderung terus-menerus mencuci badan dan
alat kelaminnya.
Reaksi individual pada saat menstruasi pertama
itu bervariasi. Antara lain: jika peristiwa itu
menimbulkan kejutan atau shock hebat dan
dibarengi iritasi (ransangan yang mengganggu
sifatnya) yang meningkat, maka rasa-rasa negatif
perasaan mual dan ingin muntah-muntah
disertai rasa cepat lelah dan diliputi suasana
sedih, tertekan.
Gejala Patologis
Pada individu yang mempunyai
kecenderungan neurotis dalam usia pra-
pubertas dan banyak mengalami konflik-
konflik batin mereka pada umumnya
diliputi kecemasan-kecemasan berupa fobia
atau hypochondria. Bisa juga berwujud rasa-
rasa bersalah atau berdosa yang sangat
ekstrim reaksi-reaksi paranoid.
Menarche & Menstruasi
Sebuah studi yang melibatkan 639 remaja
perempuan mengungkapkan adanya berbagai
macam reaksi yang muncul dalam menyikapi
menarche (Brooks dkk, dalam Santrock, 2007).
Sebagian besar reaksi yang diberikan itu cukup
ringan: para remaja perempuan menyatakan
bahwa periode pertama itu mnimbulkn sedikit
perasaan gelisah, perasaan terkejut, atau
perasaan gembira.
Respon yang bersifat positif : bahwa menarche
merupakan indeks dari kematangan mereka.
telah mampu memiliki anak, mengalami
sesuatu yang membuat mereka merasa telah
menyeruai perempuan dewasa.
Laporan negatif yang paling sering
diungkapkan adalah kerepotan karena harus
membawa persedian pembalut dan rasa risih.
merasa tidak nyaman, perilakunya menjadi
lebih terbatas, dan mengalami perubahan
emosi.
Fisiologi Haid
Mekanisme haid dikendlikan oleh keseimbangan
hormonal yang sifatnya otomatis. Kesimbangan
hormonal ini sejalan dengan keseimbangan
emosional seseorang. Apabila terjadi kenaikan
hormon estrogen maka akan dirasakan oleh
wanita dorongan birahi (sexual drive).
Ketegangan seksual manakala tidak disalurkan
dapat menimbulkan kekecewaan, kegelisahan,
mudah tersinggung dan lain sebagainya. Ianya
akan mereda dengan terjadinya sel telur (ovulasi).
Hormon estrogen dan progesterone dikeluarkan.
Jika fase ini terjadi hubungan seksual, maka
kemungkinan kehamilan cukup besar. Tetapi
apabila dalam jangka waktu 1-2 minggu setelah
ovulasi tidak dibuahi, akan terjadi penurunan
hormon, daan terjadilah menstruasi yg terjadi
tiap bulan.
Ketegangan Menjelang Haid
Keluhan kejiwaan yang sering dijumpai pada
waktu menjelang haid, antara lain:
a. Mudah tersinggung (irriability)
b. Murung, lesu, kurang semangat, sedih
(depression)
c. Tegang, gelisah (tension)
d. Sakit kepala (headache)
e. Lemah, kehilangan kekuatan (energi loss)
f. Perasaan bengkak (sensation of swelling),
dsb.
Nyeri Haid (Dysmenorrhea)
Nyeri di pinggul yang disebabkan adanya
pembendungan pembuluh darah di sekitar
rahim (vascularcongestion).
Dari segi kejiwaan keluhan nyeri haid
umumnya dijumpai pada wanita-wanita yang
mengalami konflik peran dirinya sbg wanita
dan seksualitas dlm kehidupannya.
Kekecewaan ataupun pengalaman traumatis
masa lalu dapat merupakan faktor pendahulu
(predisposing factor) bagi terjadinya nyeri
haid.
Tidak Terjadinya Haid (Amenorrhea)
Tidak terjadinya haid pada waktunya, bukan
dikarenakan hamil menunjukkan adanya
perubahan hormonal yg erat hubungannya
dengan kondisi kejiwaan seseorang yang
ditafsirkan sebagai upaya melawan
seksualitas.
Daftar Pustaka
Kartono, Kartini. 2006. Psikologi Wanita 1:
Mengenal Gadis Remaja & Wanita Dewasa.
Mandar Maju. Bandung.
Santrock, John W. 2007. Remaja. Erlangga.
Jakarta.
Al-Husainan, Khalid. 2008. Ensiklopedi Praktis
Muslimah. Media Zikir. Solo.
Hawari, Dadang. 2004. Al-Quran Ilmu
Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Dana
Bhakti Prima Jaya Yogyakarta.

Anda mungkin juga menyukai