Anda di halaman 1dari 4

Surah An Naml (QS 27 , ayat 87)

87. wayawma yunfakhu fii alshshuuri fafazia man fii alssamaawaati


waman fii al-ardhi illaa man syaa-a allaahu wakullun atawhu daakhiriina
Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit
dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka
datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.
*
Surah Az Zumar (QS 39 , ayat 68)
Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.
Salam dan bahagia.

Para sahabat semua salam jumpa lagi bersama BUTIR URAIAN AYAT AYAT AL
QURAN dan REFLEKSIALAMALQURAN.

Allah berfirman di dalam Q.S Al Qalam 68 : 42 - 45 yang berbunyi sebagai berikut ;

[ : ]

[ : ]

[ : ]

[ : ]

Yang artinya sebagai berikut , Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil
untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa - (dalam keadaan) pandangan mereka
tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di
dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.- Maka
serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan
perkataan ini (Al Quran). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur
(ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui - dan Aku memberi
tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh.

Para sahabat semua melalui ayat ayat ini Allah mengingatkan kita semua yaitu ketika
betis disingkapkan ( huru hara yang terjadi saat hari Kiamat ), manusia disuruh
bersujud sajas sudah tidak mampu karena diliputi oleh rasa ketakutan yang amat
sangat. Baru diuji tentang keimanannya saja , persendian tulangnya sudah menjadi
lemah karena azab sudah mengepungnya. Pandangan matanya semuanya tertunduk ke
bawah diliputi kehinaan, atau merasa rendah diri, merasa sangat hina. Hal ini sebagai
gambaran bahwa ketika mereka berada di alam dunia, apabila disuruh untuk
bersujud mereka tidak melakukannya, dan Al Quran didustakannya. Dan sungguh
rencana Allah itu sangat teguh ( tidak berubah karena situasi dan kondisi ), dan segala
urusan tetap saja ujung-ujungnya hanya kepada Allah.

Kepada orang-orang yang seperti ini Allah akan menghukum mereka dari arah yang
tidak diketahui. Hukuman yang akan diberikan itu bisa sekaligus, atau bisa secara
berangsur-angsur, atau sedikit demi sedikit.

68. wanufikha fii alshshuuri fashaiqa man fii alssamaawaati waman
fii al-ardhi illaa man syaa-a allaahu tsumma nufikha fiihi ukhraa fa-
idzaa hum qiyaamun yanzhuruunaDan ditiuplah sangkakala, maka matilah
siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian
ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu
(putusannya masing-masing).
*
Ar Rahman (Q.S. 55, ayat: 26-27)


26. kullu man alayhaa faanin
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.


27. wayabqaa wajhu rabbika dzuu aljalaali waal-ikraamiDan tetap kekal
Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
*
Dan kedahsyatan Hari Kiamat itu tidak bisa terbayangkan. Di Hari Kiamat nanti
manusia seperti anai anai yang bertebaran. Dan gunung gunung di ibaratkan seperti
bulu bulu yang dihamburkan. Dan hancur luluh lantah seperti yang tercantum di
Surah Al Qariah 1-5
Al Qariah ( QS 101, ayat 1-5)


1. alqaariatuHari Kiamat,


2. maa alqaariatu apakah hari Kiamat itu?


3. wamaa adraaka maa alqaariatu
Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?


4. yawma yakuunu alnnaasu kaalfaraasyi almabtsuutsiPada hari itu
manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,


5. watakuunu aljibaalu kaalihni almanfuusyi
dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
*
Al Waqiah (Q.S 56, ayat 4-6)


4. idzaa rujjati al-ardhu rajjaan
apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,


5. wabussati aljibaalu bassaandan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-
luluhnya,


6. fakaanat habaa-an munbatstsaan
maka jadilah ia debu yang beterbangan,
Namun kapan terjadinya adalah rahasia Allah. Dan tidak ada manusia yang
mengetahui nya . ini sesuai dengan Firman Allah SWT di dalam
*
Surah Al Araf (Q.S 7, ayat 187)


187. yas-aluunaka ani alssaaati ayyaana mursaahaa qul
innamaa ilmuhaainda rabbii laa yujalliihaa liwaqtihaa illaa huwa
tsaqulat fii alssamaawaati waal-ardhi laa ta/tiikum illaa baghtatan yas-
aluunaka ka-annaka hafiyyun anhaa qul innamaa ilmuhaa inda allaahi
walaakinna aktsara alnnaasi laayalamuuna
Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: Bilakah terjadinya? Katakanlah:
Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak
seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu
amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak
akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba. Mereka bertanya kepadamu
seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: Sesungguhnya
pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia
tidak mengetahui.
Wallohu alamu