Anda di halaman 1dari 48

Herimanto

MODEL
Silabus dan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP)

SEJARAH 1
Pembelajaran
Sejarah
Interaktif
untuk Kelas X SMA dan MA

Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan


Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

PT TIGA SERANGKAI PUSTAKA MANDIRI


SOLO
MODEL
Silabus dan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP)

untuk Kelas X SMA dan MA

Penulis : Herimanto
Editor : Widiyantoro
Penata letak isi : Winardi
Tahun terbit : 2009
Diset dengan Power Mac G4, font : Times 10 pt

Preliminary : iv
Halaman isi : 44 hlm.
Ukuran buku : 14,8 x 21 cm

Ketentuan Pidana Sanksi Pelanggaran © Hak cipta dilindungi


oleh undang-undang.
Pasal 72
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 All rights reserved.
Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1987
tentang Hak Cipta
Penerbit
1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau
PT Tiga Serangkai Pustaka
memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana
Mandiri
dengan pidana penjara paling sedikit 1 (satu) bulan dan/atau
Jalan Dr. Supomo 23 Solo
denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana
Anggota IKAPI No. 19
penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak
Tel. 0271-714344,
Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
Faks. 0271-713607
2. Barang siapa dengan sengaja menyerahkan, menyiarkan, http://www.tigaserangkai.com
memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum sesuatu e-mail: tspm@tigaserangkai.
ciptaan barang atau hasil pelanggaran Hak Cipta atau hak terkait co.id
sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana dengan pidana
Dicetak oleh percetakan
penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak
PT Tiga Serangkai Pustaka
Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
Mandiri
Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat
rahmat-Nya, buku Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mata
pelajaran Sejarah untuk Kelas X SMA dan MA ini dapat kami selesaikan. Buku
Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini disusun untuk membantu
guru dalam mengajarkan mata pelajaran Sejarah. Buku ini disusun untuk melengkapi
buku materi Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1. Semoga pembelajaran
yang dijalankan mampu mencapai misi dan visi dari mata pelajaran Sejarah, yaitu
membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat serta memiliki rasa
kebangsaan dan cinta tanah air.
Mudah-mudahan buku ini bermanfaat bagi para guru dalam proses pembelajaran
di sekolah. Saran dan kritik yang bersifat membangun dari berbagai pihak sangat
kami harapkan demi penyempurnaan buku ini.

Solo, Maret 2009

Penulis

iii
Daftar Isi

Kata Pengantar_ ________________________________________________ iii


Daftar Isi______________________________________________________ iv
Silabus _______________________________________________________ 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)_ __________________________ 7
Kunci Uji Kompetensi Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif 1 _ ___ 31
Daftar Pustaka__________________________________________________ 44

iv
Silabus
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Sejarah
Standar Kompetensi : 1. Memahami prinsip dasar ilmu sejarah

Sumber dan
Kompetensi Materi Kegiatan Alokasi
Indikator Penilaian Bahan
Dasar Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Pembelajaran
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1.1 Menjelaskan Pengertian dan • Menjelaskan penger­ • Menjelaskan Laporan tertulis, 8 x 45 • Buku Sejarah
pengertian dan ruang lingkup ilmu tian sejarah melalui pengertian sejarah ceklis, dan tes menit Pembelajaran
ruang lingkup sejarah kajian pustaka (peristiwa, kisah, tertulis (PG dan Sejarah Inter-
ilmu sejarah • Menjelaskan periodi­ ilmu, dan seni) uraian) aktif SMA 1
sasi dan kronologi • Menjelaskan penger­ • Buku S.
melalui kajian pusta­ tian dan tujuan perio­ Hamid Hasan,
ka, diskusi kelompok, disasi dan kronologi Metodologi
dan presentasi • Menyusun periodi­ Sejarah
• Menjelaskan kegu­ sasi dan kronologi • Modul, ba­
naan mempelajari se­ sejarah Indonesia han presentasi,
jarah bagi kehidupan • Menjelaskan kegu­ LCD, kompu­
masyarakat masa kini naan mempelajari ter, dan VCD
(kegunaan edukatif, sejarah dari aspek
instruktif, inspiratif, edukatif, instruktif, in­
dan rekreatif) melalui spiratif, dan rekreatif
kajian pustaka, dis­
kusi kelompok, dan
presentasi

RPP Sejarah Interaktif SMA 1




(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1.2 Mendeskripsi­ Tradisi sejarah • Menyelidiki jenis- • Mengidentifikasikan Laporan tertulis, 8 x 45 • Buku Sejarah
kan tradisi dalam masyarakat jenis tradisi sejarah cara masyarakat ceklis, lembar menit Pembelajaran
sejarah dalam Indonesia masa yang berkembang praaksara mewaris­ pengamatan, Sejarah Inter-
masyarakat In­ praaksara pada masa praaksara kan masa lalunya catatan lapang­ aktif SMA 1
donesia masa melalui kegiatan • Mendeskripsikan an, dan tes • http://www.
praaksara dan pengamatan, kajian definisi folklor tertulis (PG dan baubau.go.id/
masa aksara pustaka, dan diskusi • Mengidentifikasikan uraian) legenda1.php
interaktif di kelas folklor lisan, folklor • http://betawi.
• Mengidentifikasikan sebagian lisan, dan blogsome.
cara masyarakat folklor bukan lisan com/category/
praaksara mewaris­ (mitos, legenda, cerita-rakyat/
kan masa lalu­ permainan rakyat, • http://www.
nya melalui kegiatan dan tarian rakyat) niasisland.com

RPP Sejarah Interaktif SMA 1


peng­amatan, kajian • Mendeskripsikan • Modul, gambar-
pustaka, dan diskusi nilai, norma, dan tra­ gambar, LCD,
kelas disi yang diwariskan komputer, dan
dalam sejarah lisan VCD
Indonesia
• Mengidentifikasi­
kan kebudayaan
prasejarah menurut
Brandes
1.2 Mendeskripsi­ Tradisi sejarah • Mengidentifikasi • Mendeskripsikan Laporan tertulis, 6 x 45 • Buku Sejarah
kan tradisi pada masyarakat berbagai tradisi tulis tradisi sejarah ceklis, lembar menit Pembelajaran
sejarah dalam yang sudah me­ yang berkembang di pada masyarakat pengamatan, Sejarah Inter-
masyarakat In­ ngenal tulisan istana melalui kegiat­ Indonesia sesudah catatan lapang­ aktif SMA 1
donesia masa an pengamatan, mengenal tulisan an, dan tes • http://www.
praaksara dan studi pustaka, diskusi • Menganalisis tradisi tertulis (PG dan baubau.go.id/
masa aksara kelompok, observasi, sejarah masyarakat uraian) legenda1.php
dan presentasi berbagai daerah di • http://betawi.
• Mendeskripsikan Indonesia blogsome.
berbagai tradisi tulis • Menjelaskan com/category/
yang berkembang di perkembangan cerita-rakyat/
luar istana melalui ke­ penulisan sejarah di • http://www.
giatan studi pustaka, Indonesia niasisland.com
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
eksplorasi internet, • Buku James
diskusi kelompok, Danandjaya,
dan presentasi Folklor Indo­
nesia
• Modul, ba­
han presentasi,
LCD, kom­
puter, dan VCD
1.3 Menggunakan Prinsip-prinsip • Mendeskripsikan tata • Mendeskripsikan Laporan tertulis, 8 x 45 • Buku Sejarah
prinsip-prinsip dasar penelitian urutan atau langkah prinsip-prinsip dasar ceklis, LKS, dan menit Pembelajaran
dasar peneli­ sejarah dalam penelitian se­ penelitian sejarah tes tertulis (PG Sejarah Inter-
tian sejarah jarah melalui kegiatan • Menerapkan prinsip dan uraian) aktif SMA 1
penelaahan sumber, sebab akibat dalam • Buku Louis
pengamatan, dan penelitian sejarah Gotschalk,
diskusi lisan melalui kajian Metode Se-
• Menjelaskan penger­ pustaka jarah
tian sumber, bukti, • Menerapkan prinsip • Modul, ba­
dan fakta sejarah kronologis dalam han presentasi,
melalui penelaahan penelitian sejarah LCD, kom­
sumber, diskusi inter­ melalui kajian puter, dan VCD
aktif, dan presentasi pustaka
• Mengklasifikasikan
jenis-jenis sejarah
melalui kegiatan studi
pustaka dan diskusi
kelas
• Mendeskripsikan
perkembangan pene­
litian sejarah lisan
di Indonesia melalui
kegiatan penelusuran
sumber-sumber buku

RPP Sejarah Interaktif SMA 1


maupun internet



Silabus
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : Sejarah
Standar Kompetensi : 2. Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia

Sumber dan
Kompetensi Materi Kegiatan Alokasi
Indikator Penilaian Bahan
Dasar Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Pembelajaran
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
2.1. Menganalisis Kehidupan awal • Menjelaskan teori • Mengidentifikasi Laporan tertulis, 6 x 45 • Buku Sejarah

RPP Sejarah Interaktif SMA 1


kehidupan awal masyarakat Indo­ proses pembentukan kehidupan awal ma­ ceklis, LKS, dan menit Pembelajaran
masyarakat nesia bumi melalui kegiat­ syarakat Indonesia tes tertulis (PG Sejarah Inter-
Indonesia an kajian pustaka dan • Mengidentifikasi kro­ dan uraian) aktif SMA 1
diskusi interaktif nologi perkembang­ • Buku F. Clark
• Mendeskripsikan an manusia masa Howell, Manu-
berbagai jenis awal di Indonesia sia Purba
fosil manusia purba • Mengidentifikasi • http://
di Indonesia melalui periodisasi perkem­ id.wikipedia.
kegiatan mem­ bangan budaya pada org/wiki/Daf­tar_
baca literatur dan masyarakat awal di Hewan_Pur-
penelusuran sumber Indonesia bakala
di perpustakaan dan • http://www.
internet kebudayaan.
• Menganalisis hasil- depdiknas.
hasil budaya manusia go.id/
purba melalui kegiat­ • Modul, ba­
an studi pustaka, han presentasi,
eksplorasi internet, LCD, kom­
dan diskusi kelas puter, dan VCD
• Mendeskripsikan
ciri-ciri perkembang­
an kehidupan sosial
ekonomi masyarakat
masa praaksara me-
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
lalui kegiatan kajian
pustaka, eksplorasi
internet, diskusi
kelompok, observasi,
dan presentasi
2.2 Mengidentifi­ Peradaban awal • Menganalisis penga­ • Mengidentifikasi Laporan tertulis, 4 x 45 • Buku Sejarah
kasi peradaban masyarakat ruh peradaban dunia peradaban awal cek list, LKS, dan menit Pembelajaran
awal masyara­ di dunia yang terhadap peradaban masyarakat di dunia tes tertulis (PG Sejarah Inter-
kat di dunia berpengaruh ter­ awal masyarakat di yang berpengaruh dan uraian) aktif SMA 1
yang berpenga­ hadap peradaban Indonesia melalui ke­ terhadap peradaban • Buku Danan­
ruh terhadap Indonesia giatan studi pustaka, Indonesia djaya Folklor
peradaban eksplorasi, diskusi, • Mengidentifikasi Indonesia
Indonesia dan presentasi hubungan peradab­ • Modul, ba­
• Menganalisis hubung­ an masyarakat han presentasi,
an peradaban awal Indonesia dengan LCD, kom­
masyarakat Indonesia kebudayaan Bacson- puter, dan VCD
dengan kebudayaan Hoabinh
dunia yang lainnya, • Mengidentifikasi
seperti dengan India, hubungan peradab­
Eropa, dan Cina an masyarakat
melalui penelusuran Indonesia dengan
sumber-sumber inter­ kebudayaan Dong­
net dan studi pustaka son
• Mengidentifikasi
hubungan peradab­
an masyarakat
Indonesia dengan
kebudayaan dunia

RPP Sejarah Interaktif SMA 1




(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
2.3 Menganalisis Asal usul dan per­ • Menganalisis asal • Mengidentifikasi asal Laporan tertulis, 4 x 45 • Buku Sejarah
asal usul dan sebaran manusia usul dan perse­ usul dan persebaran cek lis, dan tes menit Pembelajaran
persebaran di Kepulauan baran nenek moyang manusia purba di tertulis (PG dan Sejarah Inter-
manusia di Indonesia bangsa Indonesia Indonesia uraian) aktif SMA 1
Kepulauan melalui studi pustaka, • Menganalisis • Buku Sartono
Indonesia eksplorasi internet, kedatangan nenek Kartodirdjo, Se-
diskusi kelompok, moyang bangsa jarah Nasional
dan diskusi kelas Indonesia Indonesia I
• Mendeskripsikan • Modul, ba­
proses kedatangan han presentasi,
dan persebaran ne­ LCD, kom­
nek moyang bangsa puter, dan VCD
Indonesia

RPP Sejarah Interaktif SMA 1


Mengetahui, ..............., ................... 2009
Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Mata Pelajaran : Sejarah
Tema : Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Sejarah
Kelas/Semester : X/1
Alokasi Waktu : 8 × 45 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami prinsip dasar ilmu sejarah
Kompetensi Dasar : 1.1 Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu se-
jarah
Indikator : 1. Menjelaskan pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah,
ilmu, dan seni.
2. Menjelaskan pengertian periodisasi dan kronologi dalam
sejarah.
3. Menyusun periodisasi dan kronologi sejarah Indonesia.
4. Menjelaskan kegunaan mempelajari sejarah dari aspek
edukatif, instruktif, inspiratif, dan rekreatif.
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. menjelaskan pengertian sejarah sebagai peristiwa, kisah, ilmu, dan seni;
2. menjelaskan pengertian periodisasi dan kronologi dalam sejarah;
3. menyusun periodisasi dan kronologi sejarah Indonesia;
4. menjelaskan kegunaan mempelajari sejarah dari aspek edukatif, instruktif,
inspiratif, dan rekreatif.
B. Materi Pembelajaran
Pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah
C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Tugas
4. Pengamatan
5. Diskusi
D. Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa
sebagai apersepsi.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 


2) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai peristiwa-
peristiwa yang telah terjadi pada masa lalu.
b. Kegiatan Inti
1) Guru membantu siswa untuk mendeskripsikan pengertian sejarah.
2) Guru menjelaskan pengertian sejarah sebagai peristiwa dan kisah
melalui kajian pustaka.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
2) Guru memberi tugas pekerjaan rumah untuk menyelesaikan kegiat­
an pada halaman 5 buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif
SMA 1 terbitan PT Tiga Serangkai.
2. Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai materi yang
telah diberikan pada pertemuan sebelumnya sebagai apersepsi.
2) Siswa diminta mengumpulkan tugas pekerjaan rumah pada perte-
muan sebelumnya.
b. Kegiatan Inti
1) Guru mendeskripsikan pengertian sejarah sebagai ilmu dan seni.
2) Siswa diminta mendiskusikan pengertian sejarah sebagai ilmu dan
seni secara berkelompok serta mempresentasikan hasilnya di depan
kelas.
c. Kegiatan Akhir
1) Siswa diminta membuat rangkuman materi.
2) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
3) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
3. Pertemuan Ke-3
a. Kegiatan Awal
Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai materi yang telah
diberikan pada pertemuan sebelumnya sebagai apersepsi.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan pengertian dan tujuan periodisasi dan kronologi
dalam sejarah Indonesia.
2) Guru memberi tugas kepada siswa untuk menyusun periodisasi dan
kronologi sejarah Indonesia berdasarkan arahan guru.

 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


c. Kegiatan Akhir
1) Hasil tugas siswa dikumpulkan dan dicocokkan bersama-sama guru
dan siswa.
2) Sebagai kegiatan akhir, guru memberi penguatan kepada siswa
tentang materi yang telah disampaikan.
4. Pertemuan Ke-4
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dilanjutkan dengan absensi.
2) Guru meminta siswa secara acak untuk menguraikan kegunaan
sejarah bagi siswa.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan kegunaan sejarah secara edukatif, instruktif,
inspiratif, dan rekreatif.
2) Siswa diminta mendiskusikan tentang kegunaan mempelajari se-
jarah bagi kehidupan masyarakat masa kini secara berkelompok
dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
c. Kegiatan Akhir
Siswa diminta membuat rangkuman kegunaan sejarah secara edukatif,
instruktif, inspiratif, dan rekreatif sebagai tugas pekerjaan rumah.
E. Sumber dan Media Pembelajaran
1. Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
2. Buku Metodologi Sejarah.
F. Penilaian
1. Teknik Penilaian
Tugas individu
2. Bentuk Instrumen
a. Tes tertulis
b. Uraian
3. Bentuk Soal/Instrumen
a. Apakah yang dimaksud dengan sejarah?
b. Jelaskan dan berilah contoh mengenai pengertian sejarah sebagai pe­
ristiwa!
c. Jelaskan dan berilah contoh mengenai pengertian sejarah sebagai
kisah!
d. Mengapa sejarah dikatakan sebagai ilmu dan seni?
e. Jelaskan perbedaan periodisasi dan kronologi!

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 


f. Jelaskan syarat-syarat sejarah sebagai ilmu!
g. Jelaskan tujuan penyusunan periodisasi!
h. Jelaskan empat kegunaan mempelajari sejarah!

Mengetahui, ......................, .................... 2009


Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................

10 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Mata Pelajaran : Sejarah
Tema : Tradisi Sejarah dalam Masyarakat masa Praaksara
Kelas/Semester : X/1
Alokasi Waktu : 8 × 45 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami prinsip dasar ilmu
Kompetensi Dasar : 1.2 Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat
Indonesia masa praaksara dan masa aksara
Indikator : 1. Mengidentifikasikan cara masyarakat praaksara mewaris­
kan masa lalunya.
2. Mendeskripsikan definisi folklor.
3. Mengidentifikasikan folklor lisan, folklor sebagian lisan,
dan folklor bukan lisan (mitos, legenda, permainan
rakyat, dan tarian rakyat).
4. Mendeskripsikan nilai, norma, dan tradisi yang diwaris­
kan dalam sejarah lisan Indonesia.
5. Mengidentifikasikan kebudayaan prasejarah menurut
Brandes.
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. mengidentifikasikan cara masyarakat praaksara mewariskan masa lalunya.
2. mendeskripsikan definisi folklor;
3. mengidentifikasikan folklor lisan, folklor sebagian lisan, dan folklor bukan
lisan (mitos, legenda, permainan rakyat, dan tarian rakyat);
4. mendeskripsikan nilai, norma, dan tradisi yang diwariskan dalam sejarah
lisan Indonesia.
B. Materi Pembelajaran
Tradisi sejarah dalam masyarakat praaksara
C. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
4. Pemutaran film dokumenter
5. Penugasan

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 11


D. Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa.
2) Siswa diminta mengumpulkan tugas pekerjaan rumah pada perte-
muan sebelumnya.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menerangkan materi cara masyarakat praaksara mewariskan
masa lalunya.
2) Guru menerangkan mengenai tradisi lisan yang berkembang pada
masyarakat setempat.
3) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai contoh-con-
toh tradisi lisan yang berkembang pada masyarakat setempat.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
2) Siswa diminta untuk mengerjakan tugas pekerjaan rumah kegiatan
halaman 22 buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1
terbitan PT Tiga Serangkai untuk pertemuan berikutnya.
2. Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa
sebagai apersepsi.
2) Siswa diminta mengumpulkan tugas pekerjaan rumah pada perte-
muan sebelumnya.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan cara masyarakat praaksara mewariskan masa
lalunya melalui bahasa rakyat.
2) Siswa diminta mendiskusikan tentang contoh bahasa rakyat yang
berkembang pada masyarakat setempat dan mempresentasikan
hasilnya di depan kelas.
c. Kegiatan Akhir
1) Sebagai kegiatan akhir, guru memberi penguatan kepada siswa
tentang materi yang telah disampaikan.
2) Siswa diminta untuk mengerjakan tugas pekerjaan rumah pada
halaman 26 buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1
terbitan PT Tiga Serangkai.

12 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


3. Pertemuan Ke-3
a. Kegiatan Awal
1) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa untuk mengingat kem-
bali pelajaran yang telah diberikan.
2) Siswa diminta mengumpulkan tugas pekerjaan rumah pada perte-
muan sebelumnya.
3) Guru mengadakan pertanyaan berupa kuis mengenai makna periba-
hasa.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan terse-
but.
2) Guru menerangkan mengenai cara masyarakat praaksara mewaris-
kan masa lalunya melalui sajak rakyat, peribahasa rakyat, dan
nyanyian rakyat.
3) Guru memutar film dokumenter mengenai nyanyian rakyat.
4) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai contoh-
contoh sajak rakyat, peribahasa rakyat, dan nyanyian rakyat yang
berkembang pada masyarakat setempat.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
3) Siswa diminta untuk mengerjakan tugas pekerjaan rumah pada
halaman 29 buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1
terbitan PT Tiga Serangkai.
4. Pertemuan Ke-4
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengadakan pertanyaan berupa kuis mengenai materi pada
pertemuan sebelumnya sebagai apersepsi.
2) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan terse-
but.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menerangkan mengenai unsur kebudayaan prasejarah menurut
Coedes dan Brandes.
2) Guru menerangkan mengenai tujuh unsur kebudayaan prasejarah
sebagai cara masyarakat praaksara mewariskan masa lalunya
menurut Brandes.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 13


c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
E. Sumber dan Media Pembelajaran
1. Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
2. Buku Indonesian Heritage Jilid 10 Bahasa dan Sastra.
3. Buku Indonesian Heritage Jilid 1 Seni Rupa.
4. Buku Folklor Indonesia.
5. VCD film dokumenter tradisi lisan.
F. Penilaian
1. Teknik Penilaian
Tugas individu
2. Bentuk Instrumen
a. Tes tertulis
b. Uraian
3. Bentuk Soal/Instrumen
a. Apakah ciri-ciri folklor Indonesia?
b. Bagaimana cara masyarakat Indonesia yang belum mengenal tulisan
mewariskan masa lalunya?
c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan cerita rakyat dan berilah contoh-
contohnya!
d. Jelaskan apa yang dimaksud dengan legenda dan berilah contoh-con-
tohnya!
e. Sebutkan lima contoh nyanyian rakyat!

Mengetahui, ......................, .................... 2009


Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................

14 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Mata Pelajaran : Sejarah
Tema : Tradisi Sejarah pada Masyarakat yang Sudah Mengenal
Tulisan
Kelas/Semester : X/1
Alokasi Waktu : 6 × 45 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami prinsip dasar ilmu sejarah
Kompetensi Dasar : 1.2 Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat
Indonesia masa praaksara dan masa aksara
Indikator : 1. Mendeskripsikan tradisi sejarah pada masyarakat Indo-
nesia sesudah mengenal tulisan.
2. Menganalisis tradisi sejarah masyarakat berbagai daerah
di Indonesia.
3. Mengidentifikasi perkembangan penulisan sejarah di
Indonesia.
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. mendeskripsikan tradisi sejarah pada masyarakat Indonesia sesudah me­
ngenal tulisan;
2. menganalisis tradisi sejarah masyarakat berbagai daerah di Indonesia;
3. mengidentifikasi perkembangan penulisan sejarah di Indonesia.
B. Materi Pembelajaran
Tradisi sejarah pada masyarakat yang sudah mengenal tulisan
C. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
4. Penugasan
D. Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa.
2) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa untuk mengingat kem-
bali materi yang telah diberikan.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 15


b. Kegiatan Inti
Guru menjelaskan cara masyarakat pada masa aksara mewariskan masa
lalunya melalui tulisan dalam berbagai media, seperti prasasti, lontar,
kulit kayu, kulit binatang, dan batu.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
2. Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa.
2) Guru mengadakan pertanyaan berupa kuis mengenai materi pada
pertemuan sebelumnya sebagai apersepsi.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menerangkan mengenai perkembangan tradisi tulis di dalam
istana dan di luar istana di berbagai daerah di Indonesia. Misalnya,
tradisi tulis di Bali, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat.
2) Guru menerangkan perbedaan tradisi tulis di istana dan di luar
istana.
3) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai tradisi tulis
yang berkembang pada masyarakat setempat.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
3) Siswa diminta untuk mengerjakan tugas pekerjaan rumah pada
halaman 47 buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1
terbitan PT Tiga Serangkai.
3. Pertemuan Ke-3
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dilanjutkan dengan absensi.
2) Siswa diminta untuk mengumpulkan tugas pekerjaan rumah pada
pertemuan sebelumnya.
3) Guru meminta beberapa siswa untuk menguraikan simpulan tugas-
nya di depan kelas.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menerangkan mengenai perkembangan penulisan sejarah di
Indonesia.

16 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


2) Guru menerangkan mengenai ciri-ciri historiografi tradisional,
historiografi kolonial, dan historiografi nasional.
3) Guru membagi siswa menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok
diminta mencari situs-situs internet yang membahas historiografi
tradisional, historiografi kolonial, dan historiografi nasional serta
mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
c. Kegiatan Akhir
1) Siswa diminta membuat rangkuman materi pembelajaran.
2) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
E. Sumber dan Media Pembelajaran
1. Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
2. Buku Indonesian Heritage Jilid 10 Bahasa dan Sastra.
3. Situs internet yang berkaitan dengan pembelajaran.
F. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Tugas individu
b. Tugas kelompok
2. Bentuk Instrumen
a. Tes tertulis
b. Uraian
3. Bentuk Soal/Instrumen
a. Media apa yang dijadikan sebagai sarana pewarisan tradisi sejarah pada
saat rakyat Indonesia mulai mengenal tulisan?
b. Apakah yang dimaksud dengan yupa?
c. Bahan dan tulisan apa yang digunakan dalam prasasti?

Mengetahui, ......................, .................... 2009


Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 17


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Mata Pelajaran : Sejarah
Tema : Dasar-Dasar Penelitian Sejarah
Kelas/Semester : X/1
Alokasi Waktu : 8 × 45 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami prinsip dasar ilmu sejarah
Kompetensi Dasar : 1.3 Menggunakan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah
Indikator : 1. Mendeskripsikan prinsip-prinsip dasar penelitian se-
jarah.
2. Menerapkan prinsip sebab akibat dalam penelitian se-
jarah lisan melalui kajian pustaka.
3. Menerapkan prinsip kronologis dalam penelitian sejarah
melalui kajian pustaka.
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. mengindentifikasi dasar-dasar penelitian sejarah;
2. mengindentifikasi langkah-langkah penelitian sejarah;
3. mendeskripsikan sumber, bukti, dan fakta sejarah;
4. menganalisis jenis-jenis sejarah;
5. menganalisis penelitian sejarah lisan.
B. Materi Pembelajaran
Prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah
C. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
4. Penugasan
D. Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
1) Guru menanyakan kembali perkembangan penulisan sejarah di
Indonesia.
2) Guru bersama siswa menyimpulkan perkembangan ilmu sejarah
di Indonesia.

18 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan pengertian setiap langkah dalam penelitian
sejarah.
2) Guru menjelaskan penerapan langkah-langkah penelitian sejarah
dalam kegiatan penelitian secara sederhana.
3) Guru bersama siswa menyelesaikan tugas pada halaman 66 Buku
Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
c. Kegiatan Akhir
1) Salah satu siswa diminta maju ke depan kelas untuk menguraikan
hasil tugas yang dikerjakan bersama-sama.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
3) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2. Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengadakan pertanyaan berupa kuis mengenai perbedaan
sumber, bukti, dan fakta sejarah sebagai apersepsi.
2) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan pengertian sumber, bukti, dan fakta sejarah.
2) Guru menjelaskan perbedaan sumber, bukti, dan fakta sejarah.
3) Siswa diminta untuk mengerjakan tugas pada halaman 68 buku
Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru memberikan contoh jawaban tugas yang dikerjakan siswa
secara umum.
2) Hasil tugas siswa dikoreksi secara silang oleh siswa berdasarkan
penjelasan guru.
3) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
4) Siswa diminta untuk mengerjakan tugas pekerjaan rumah pada
halaman 70 buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1
terbitan PT Tiga Serangkai.
3. Pertemuan Ke-3
a. Kegiatan Awal
1) Siswa diminta mengumpulkan tugas pekerjaan rumah.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 19


2) Siswa diminta untuk merangkum materi jenis-jenis sejarah pada
buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan
PT Tiga Serangkai.
3) Guru mengadakan pertanyaan berupa kuis mengenai materi terse-
but.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan jenis-jenis sejarah yang penting untuk diketahui
siswa.
2) Guru membagi siswa menjadi delapan kelompok. Setiap kelompok
diminta mencari dan mendiskusikan satu contoh jenis buku sejarah
yang berada di perpustakaan sekolah serta mempresentasikan
hasilnya di depan kelas.
c. Kegiatan Akhir
Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada perte-
muan ini.
4. Pertemuan Ke-4
a. Kegiatan Awal
1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa.
2) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa untuk mengingat kem-
bali pelajaran yang telah diberikan.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan pengertian penelitian sejarah lisan dan perkem-
bangannya di Indonesia.
2) Guru memutar film dokumenter mengenai wawancara sejarah lisan
di Indonesia yang dibuat oleh guru.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
E. Sumber Pembelajaran
1. Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
2. Buku sejarah dari berbagai jenis.
3. Film dokumentasi sejarah lisan.

20 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


F. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Tugas individu
b. Tugas kelompok
2. Bentuk Instrumen
a. Tes tertulis
b. Uraian
c. Portofolio
3. Bentuk Soal/Instrumen
a. Jelaskan empat tahap penelitian sejarah!
b. Apakah kelebihan sejarah lisan dibandingkan sejarah tertulis?
c. Apakah perbedaan antara bukti dan fakta sejarah?
d. Deskripsikan pengertian kritik eksternal dan internal!
e. Unsur apakah yang perlu diperhatikan seorang sejarawan ketika menu-
liskan kisah sejarah (historiografi)?

Mengetahui, ......................, .................... 2009


Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 21


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Mata Pelajaran : Sejarah
Tema : Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia
Kelas/Semester : X/2
Alokasi Waktu : 6 × 45 menit
Standar Kompetensi : 2. Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia
Kompetensi Dasar : 2.1 Menganalisis kehidupan awal masyarakat Indonesia
Indikator : 1. Mengidentifikasi kehidupan awal masyarakat Indonesia
2. Mengidentifikasi kronologi perkembangan manusia masa
awal di Indonesia
3. Mengidentifikasi periodisasi perkembangan budaya pada
masyarakat awal di Indonesia
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. menganalisis kehidupan awal masyarakat Indonesia;
2. menganalisis kronologi perkembangan manusia masa awal di Indonesia;
3. mengidentifikasi periodisasi perkembangan budaya pada masyarakat awal
di Indonesia.
B. Materi Pembelajaran
Kehidupan awal masyarakat Indonesia
C. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya Jawab
4. Penugasan
D. Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dilanjutkan dengan absensi.
2) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan teori pembentukan bumi berdasarkan kajian
geologi.
2) Guru menjabarkan ciri-ciri setiap periodisasi perkembangan dalam
sejarah pembentukan bumi.

22 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


c. Kegiatan Akhir
1) Siswa membuat rangkuman mengenai teori pembentukan bumi.
2) Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran pada per-
temuan ini.
2. Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dilanjutkan dengan absensi.
2) Guru melakukan kuis untuk mengingat kembali pelajaran yang
telah diberikan.
b. Kegiatan Inti
1) Guru meminta siswa memperhatikan gambar-gambar jenis manusia
purba Indonesia di layar OHP yang dipasang guru.
2) Guru menjelaskan mengenai ciri-ciri dan lokasi penemuan manusia
purba di Indonesia.
3) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
4) Guru melakukan kuis mengenai mengenai ciri-ciri dan lokasi pene­
muan manusia purba di Indonesia.
c. Kegiatan Akhir
Siswa diberi tugas pekerjaan rumah untuk membuat kliping jenis-jenis
manusia purba di dunia dari berbagai sumber internet.
3. Pertemuan Ke-3
a. Kegiatan Awal
1) Guru meminta beberapa siswa untuk mempresentasikan hasil
tugasnya di depan kelas.
2) Guru meminta siswa untuk mengumpulkan tugas pekerjaan rumah-
nya.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan mengenai bukti-bukti peninggalan sejarah ma-
nusia purba Indonesia.
2) Guru menjelaskan mengenai kehidupan sosial ekonomi masyarakat
praaksara.
3) Guru membagi siswa menjadi lima kelompok. Setiap kelompok
diminta mendiskusikan ciri-ciri kebudayaan zaman batu (4 kelom-
pok) dan ciri-ciri kebudayaan zaman logam (1 kelompok) serta
mempresentasikan hasilnya di depan kelas.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 23


c. Kegiatan Akhir
1) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
2) Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran pada per-
temuan ini.
E. Sumber Pembelajaran
1. Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
2. Buku Sejarah Nasional Indonesia jilid I.
3. Buku Manusia Purba.
4. Situs internet yang relevan dengan pembelajaran.
F. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Tugas individu
b. Tugas kelompok
2. Bentuk Instrumen
a. Tes tertulis
b. Uraian
3. Bentuk Soal/Instrumen
a. Apakah perubahan alam yang melatarbelakangi berlangsungnya zaman
Kala Plestosen?
b. Sebutkan lima sarjana yang mengadakan penelitian tentang manusia
purba di Pulau Jawa beserta hasil-hasil temuannya!
c. Sebutkan tiga ras yang merupakan hasil proses evolusi dari Homo
Sapiens!
d. Bagaimanakah kaitan antara kebudayaan Ngandong dengan makhluk
Pithecanthropus Erectus?
e. Coba kemukakan mengapa pendukung utama kebudayaan Ngandong
adalah Homo Soloensis dan Homo Wajakensis!

Mengetahui, ......................, .................... 2009


Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................

24 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Mata Pelajaran : Sejarah
Tema : Peradaban Awal Masyarakat di Dunia yang Berpengaruh
terhadap Peradaban Indonesia
Kelas/Semester : X/2
Alokasi Waktu : 4 × 45 menit
Standar Kompetensi : 2. Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia
Kompetensi Dasar : 2.2 Mengidentifikasi peradaban awal masyarakat di dunia
yang berpengaruh terhadap peradaban Indonesia
Indikator : 1. Mengidentifikasi peradaban awal masyarakat di dunia
yang berpengaruh terhadap peradaban Indonesia.
2. Mengidentifikasi hubungan peradaban masyarakat In-
donesia dengan kebudayaan Bacson-Hoabinh.
3. Mengidentifikasi hubungan peradaban masyarakat In-
donesia dengan kebudayaan Dongson.
4. Mengidentifikasi hubungan peradaban masyarakat
Indonesia dengan kebudayaan dunia.
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. menganalisis peradaban awal masyarakat di dunia yang berpengaruh ter-
hadap peradaban Indonesia;
2. mengidentifikasi hubungan peradaban masyarakat Indonesia dengan kebu-
dayaan Bacson-Hoabinh;
3. mengidentifikasi hubungan peradaban masyarakat Indonesia dengan kebu-
dayaan Dongson;
4. menganalisis hubungan peradaban masyarakat Indonesia dengan kebuda­
yaan dunia.
B. Materi Pembelajaran
Peradaban awal masyarakat di dunia yang berpengaruh terhadap peradaban
Indonesia
C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi
4. Penugasan

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 25


D. Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
Guru melakukan tanya jawab dengan siswa untuk mengingat kembali
pelajaran yang telah diberikan.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan pengaruh kebudayaan Bascon-Hoabinh di In-
donesia.
2) Guru menjelaskan pengaruh kebudayaan Dongson di Indonesia.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru melakukan kuis untuk mengingat kembali pelajaran yang
telah diberikan.
2) Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran pada per-
temuan ini.
2. Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dilanjutkan dengan absensi.
2) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa.
b. Kegiatan Inti
Guru menguraikan hubungan peradaban awal masyarakat Indonesia
dengan kebudayaan India, kebudayaan Eropa, dan kebudayaan Cina.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
E. Sumber Pembelajaran
Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga Serang-
kai.
F. Penilaian
1. Teknik Penilaian
Tugas individu
2. Bentuk Instrumen
a. Tes tertulis
b. Uraian
3. Bentuk Soal/Instrumen
a. Apakah fungsi lukisan di dinding gua dalam kehidupan manusia
purba?

26 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


b. Uraikan bukti peninggalan kebudayaan Bacson-Hoabinh di Indone-
sia!
c. Uraikan proses penyebaran kebudayaan kapak persegi ke Indonesia
melalui wilayah barat!
d. Uraikan proses penyebaran kebudayaan kapak lonjong ke Indonesia
melalui wilayah timur!
e. Uraikan bukti peninggalan kebudayaan Dongson di Indonesia!

Mengetahui, ......................, .................... 2009


Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 27


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Nama Sekolah : SMA/MA ….
Mata Pelajaran : Sejarah
Tema : Asal Usul dan Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indone-
sia
Kelas/Semester : X/2
Alokasi Waktu : 4 × 45 menit
Standar Kompetensi : 2. Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia
Kompetensi Dasar : 2.3 Menganalisis asal usul dan persebaran manusia di Kepu-
lauan Indonesia
Indikator : 1. Mengidentifikasi asal usul dan persebaran manusia purba
di Indonesia.
2. Menganalisis kedatangan nenek moyang bangsa Indo-
nesia.
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. mengidentifikasi asal usul dan persebaran manusia purba di Indonesia;
2. menganalisis kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia.
B. Materi Pokok
Asal usul dan persebaran nenek moyang bangsa Indonesia
C. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
4. Penugasan
D. Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dilanjutkan dengan absensi.
2) Guru menanyakan kembali materi pada pertemuan sebelumnya.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan teori asal usul dan persebaran manusia purba di
Indonesia yang disampaikan beberapa ahli.
2) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai materi.

28 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
2. Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dilanjutkan dengan absensi.
2) Guru meminta siswa menyimak peta 7.1 pada halaman 132 buku
Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menjelaskan peta persebaran nenek moyang bangsa Indone-
sia.
2) Guru memilih dua orang siswa untuk menguraikan peta persebaran
nenek moyang bangsa Indonesia di depan kelas.
3) Guru menjelaskan proses persebaran nenek moyang bangsa Indo-
nesia.
4) Guru menjelaskan jenis nenek moyang bangsa Indonesia.
c. Kegiatan Akhir
1) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan ini.
2) Guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum di-
mengerti.
E. Sumber Pembelajaran
1. Buku Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1 terbitan PT Tiga
Serangkai.
2. Buku Sejarah Nasional Indonesia jilid I.
3. Buku Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia I.
4. Buku Pengantar Antropologi.
5. Buku Sejarah Budaya.
F. Penilaian
1. Teknik Penilaian
Tugas individu
2. Bentuk Instrumen
a. Tes tertulis
b. Uraian
3. Bentuk Soal/Instrumen
a. Apakah perbedaan teori tentang asal usul kedatangan bangsa Indonesia
asli (teori migrasi) menurut Brandes dan Moh. Yamin?

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 29


b. Coba uraikan faktor penyebab migrasi nenek moyang bangsa Indonesia
dari Yunan ke Indonesia!
c. Coba kemukakan ciri-ciri gelombang pertama kedatangan nenek mo­
yang bangsa Indonesia ke Kepulauan Nusantara!
d. Coba kemukakan bagaimana proses gelombang kedua kedatangan nenek
moyang bangsa Indonesia ke Kepulauan Nusantara!
e. Uraikan pendapat Brandes mengenai asal usul nenek moyang bangsa
Indonesia!

Mengetahui, ......................, .................... 2009


Kepala Sekolah Guru Sejarah

(__________________) (__________________)
NIP. ............................. NIP. .............................

30 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


Kunci Uji Kompetensi Buku Sejarah Pembelajaran
Sejarah Interaktif 1

Bab 1
A. 1. a 2. e 3. c 4. b 5. a 6. b 7. c 8. b 9. a 10. c 11. b
12. c 13. c 14. a 15. a
B. 1. Pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang terjadi pada
masa lampau.
2. a. Silsilah adalah asal usul suatu keluarga.
b. Riwayat adalah cerita yang turun-temurun.
c. Hikayat adalah cerita rakyat turun-temurun.
3. Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari peristiwa atau
kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan umat manu-
sia.
4. Sejarah sebagai peristiwa (history as event) berkaitan dengan kejadian-
kejadian atau peristiwa yang berhubungan dengan perubahan di dalam
kehidupan manusia. Sejarah sebagai kisah (history as narrative) ialah cerita
sejarah yang disusun dari catatan, kesan, atau tafsiran manusia terhadap
kejadian atau peristiwa yang berlangsung pada masa lampau.
5. Meskipun sejarah disusun berdasarkan metode ilmiah, penyajiannya dalam
bentuk karya sejarah meramu unsur keindahan bahasa, seni penulisan, dan
kemampuan berpikir ilmiah.
6. Periodisasi atau pembabakan waktu adalah salah satu proses pembagian
waktu dalam sejarah berdasarkan zaman atau periode.
7. Menurut Alexander de Xenopol, peristiwa yang terjadi berulang-ulang
dipelajari oleh ilmu pengetahuan alam (IPA), sedangkan peristiwa berurutan
(succession) merupakan objek dalam ilmu sejarah.
8. Sejarah dapat berupa karya sejarah yang ditulis dan disusun secara imajina-
tif agar menarik pembaca seperti saat membaca sebuah kisah roman yang
indah.
9. Berbagai kisah kepahlawanan dan peristiwa penting pada masa lampau
dapat mengilhami para pembaca. Ilham atau semangat itu tercetus dalam
semangat nasionalisme, patriotisme, kegigihan, dan loyalitas yang bertujuan
untuk menumbuhkan harga diri bangsa.
10. Zaman kuno, abad pertengahan, dan zaman baru.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 31


Bab 2
A. 1. c 2. a 3. a 4. b 5. c 6. a 7. a 8. b 9. a 10. c
B. 1. a. Migratoris adalah sifat bisa berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat
lainnya sehingga cakupan ceritanya semakin luas.
b. cosmogony adalah mitos-mitos yang berisi proses terciptanya alam
semesta.
c. theogony adalah mitos-mitos yang berisi asal usul dan silsilah para
dewa.
d. speech level adalah bahasa bertingkat.
2. a. Onomatopoetis adalah kata-kata yang dibentuk dengan mencontoh
bunyi atau suara alamiah. Misalnya, kata greget dalam bahasa Betawi,
yang berarti perasaan sengit sehingga seolah-olah ingin menggigit orang
yang menjadi sasaran kemarahan.
b. Onomastis adalah pemberian nama tradisional pada suatu tempat atau
bangunan tertentu berdasarkan legenda sejarah. Misalnya, pemberian
nama kota Surabaya untuk mengenang pertarungan antara buaya (boyo)
dan hiu (sura).
3. a. Nyanyian rakyat umum adalah nyanyian yang dinyanyikan untuk mengi­
ringi suatu tarian.
b. Nyanyian rakyat permainan adalah nyanyian untuk mengiringi tari atau
permainan anak-anak dari berbagai daerah.
c. Nyanyian rakyat yang bersifat kerohanian adalah nyanyian yang di­
nyanyikan pada saat upacara-upacara siklus hidup dan upacara keaga-
maan.
4. Karena sering mencampuradukkan antara mitos dan realitas.
5. Penelitian arkeologi terhadap gerabah yang dibuat di Galogandang, Paya-
kumbuh, Sumatra Barat menemukan penggunaan teknik tatap batu (padde­
le anvil) dan landasan berukir (pelandasan). Teknik tersebut merupakan
warisan nenek moyang masa praaksara.
6. a. Memelihara ternak.
b. Mengenal keterampilan pertukangan.
c. Mengenal pengetahuan pelayaran.
d. Mengenal sistem kekerabatan matrilineal.
e. Sistem kepercayaan animisme, dinamisme, dan pemujaan terhadap roh
leluhur.
f. Mengenal organisasi pembagian air untuk pertanian.
g. Kepandaian membuat barang-barang gerabah atau tembikar.
7. Cerita rakyat, teka-teki rakyat, peribahasa rakyat, bahasa rakyat, tradisi
lisan, nyanyian rakyat, dan upacara rakyat.

32 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


8. Sajak atau puisi rakyat adalah kesusastraan rakyat yang terdiri atas beberapa
deret kalimat yang dibentuk berdasarkan unsur mantra, panjang pendeknya
suku kata, dan lemah kuatnya tekanan suara atau irama.
9. Tradisi lisan dapat dipakai sebagai salah satu sumber sejarah untuk meng­
gam­barkan kondisi sosial budaya masyarakat tradisional. Misalnya, legenda
si Pitung di kalangan masyarakat Betawi.
10. Di dalam tradisi lisan terkandung unsur-unsur kejadian sejarah, nilai-nilai
moral, nilai-nilai keagamaan, adat istiadat, cerita-cerita khayalan, periba-
hasa, nyanyian, serta mantra-mantra suatu masyarakat.
Bab 3
A. 1. c 2. b 3. b c 4. e 5. b 6. e 7. c 8. d 9. c 10. d 11. a
12. b 13. a 14. b 15. a 16. e 17. e 18. b 19. c 20. d
B. 1. Karya-karya sastra kuno masih disalin dan dibacakan pada acara mabasan
hingga saat ini.
2. Huruf Jawa yang cenderung menggunakan garis melengkung diganti men-
jadi bentuk bersudut. Hal ini disebabkan adanya penyesuaian dengan media
tulis berupa bambu dan tanduk.
3. Hikayat adalah karya sastra tradisional berisi cerita sejarah atau cerita roman
yang dibaca sebagai pelipur lara, pembangkit semangat juang, dan untuk
meramaikan pesta.
4. Untuk memperkuat legitimasi penguasa.
5. Neerlandosentris artinya berpusat pada kehidupan atau aktivitas penjajahan
bangsa kulit putih, khususnya bangsa Belanda di Indonesia.
6. Indonesiasentris, sarana pembentukan karakter bangsa, dan sarana pem-
bentukan nasionalisme bangsa.
7. Ajaran keagamaan, filsafat, kesusastraan, puisi, drama, sejarah, dan perjan-
jian hukum.
8. Penulisan sejarah yang menggunakan pendekatan ilmu-ilmu sosial.
9. a. Istanasentris artinya kisah sejarah tradisional hanya berisi kehidupan
raja atau keluarga kerajaan yang berdiam di istana.
b. Religiomagis artinya kisah sejarah tradisional selalu dihubungkan
dengan kepercayaan mengenai hal-hal yang bersifat gaib.
10. Regiosentris artinya historiografi tradisional menyajikan kisah sejarah me­
ngenai pengalaman kolektif suatu kelompok masyarakat pada masa lalu.
Bab 4
A. 1. c 2. a 3. c 4. a 5. a 6. d 7. c 8. e 9. b 10. a 11. b
12. d 13. b 14. d 15. b

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 33


B. 1. Kajian sejarah intelektual sering kali dianggap tumpang tindih dengan
sejarah mentalitas karena bersumber pada fakta kejiwaan atau mentalitas
(mentifact).
2. Sejarah politik konvensional cenderung deskriptif naratif karena hanya
memaparkan tentang perang, diplomasi, dan peranan para pahlawan serta
elit politik. Dengan memakai pendekatan ilmu-ilmu sosial, sejarah politik
modern tidak hanya memperluas cakrawala politik, tetapi juga mencakup
analisis dalam perspektif politik secara lebih luas dan mendalam.
3. Sejarah ekonomi dapat memanfaatkan pendekatan teori-teori ekonomi yang
berkembang.
4. Kata-kata sahibul hikayat (menurut yang empunya cerita) menunjukkan
bahwa sumber tersebut tidak berasal dari penulis sendiri, melainkan ditu-
turkan orang lain secara lisan.
5. a. Penelitian sejarah lisan memiliki banyak manfaat karena peristiwa
sejarah yang tidak terekam dalam dokumen-dokumen dapat dicatat
melalui sejarah lisan.
b. Bersifat praktis
6. Karena pada zaman modern, para pakar seperti Leopold Von Ranke lebih
mementingkan kesaksian-kesaksian dokumenter sejarah tertulis.
7. Relatif mudah pelaksanaannya karena memakai teknik wawancara sebagai
alat pengumpulan data sehingga mudah dijalankan oleh siapa saja. De­ngan
teknik wawancara, sejarawan atau peneliti akan mendapatkan sumber
primer, yaitu data langsung dari pelaku sejarah. Karena makin banyak
sumber primer yang didapat, karya sejarah yang disusunnya akan makin
kredibel (dapat dipercaya).
8. a. Fakta sejarah adalah sesuatu yang diketahui kebenarannya atau pernya­
taan tentang sesuatu yang telah terjadi.
b. Bukti sejarah adalah sumber sejarah yang memuat fakta-fakta sejarah
secara jelas.
9. a. Kritik eksternal adalah proses melakukan verifikasi atau pengujian
terhadap keaslian sumber sejarah.
b. Kritik internal adalah proses melakukan verifikasi atau pengujian terha-
dap aspek isi dari sumber sejarah, baik sumber tertulis maupun lisan.
10. Ia harus mengerahkan seluruh keterampilannya, tidak hanya keterampilan
teknis berupa penggunaan kutipan-kutipan dan catatan-catatan sejarah,
tetapi penggunaan daya kritis dan imajinasinya hingga menghasilkan suatu
sintesis penulisan sejarah yang berbobot dan objektif.

34 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


Ulangan Umum Semester 1
A. 1. a 2. e 3. c 4. b 5. a 6. b 7. c 8. b 9. a 10. c 11. c
12. a 13. a 14. b 15. c 16. a 17. a 18. b 19. a 20. c 21. c
22. b 23. b 24. e 25. b 26. e 27. c 28. d 29. c 30. d 31. c
32. a 33. c 34. a 35. a 36. d 37. c 38. e 39. b 40. a
B. 1. Peristiwa dan kejadian yang terjadi pada masa lampau.
2. Hikayat adalah cerita rakyat turun-temurun di suatu daerah. Silsilah adalah
urutan asal usul suatu keluarga. Riwayat adalah cerita yang turun-temu-
run.
3. Peristiwa atau kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam ke-
hidupan umat manusia.
4. Sejarah sebagai peristiwa berhubungan dengan perubahan di dalam ke-
hidupan manusia. Sejarah sebagai ilmu adalah hal penyelidikan sejarah yang
menganut metode dan metodologi sejarah. Sejarah sebagai kisah ialah cerita
sejarah yang disusun dari interpretasi manusia terhadap peristiwa sejarah.
5. Dalam penyajiannya, karya sejarah berupa buku meramu unsur keindahan
bahasa, seni penulisan, dan kemampuan berpikir ilmiah.
6. Proses pembagian waktu dalam sejarah berdasarkan zaman atau periode.
7. Peristiwa yang bersifat kronologis adalah objek ilmu sejarah. Peristiwa
yang repetitif dipelajari dalam ilmu sains.
8. Sejarah dapat ditulis dan disusun agar menarik pembaca seperti saat mem-
baca sebuah kisah roman yang indah.
9. Kisah kepahlawanan, nasionalisme, patriotisme, kegigihan, dan peristiwa
penting pada masa lampau dapat mengilhami para pembaca untuk mencintai
tanah air.
10. Zaman kuno, abad pertengahan, dan zaman baru.
11. a. Sifat karya sastra tradisional yang bisa berpindah-pindah dari satu tem­
pat ke tempat lainnya.
b. Mitos yang berisi proses terciptanya alam semesta.
c. Mitos yang berisi asal usul dan silsilah para dewa.
d. Bahasa bertingkat.
12. a. Kata-kata bentukan dari bunyi atau suara alamiah. Misalnya, kata
gemlodak dalam bahasa Jawa.
b. Penamaan suatu daerah berdasarkan suatu mitos sejarah. Misalnya,
pemberian nama Banyuwangi yang berkaitan dengan legenda Putri
Mundingwangi.
13. Nyanyian rakyat yang bersifat kerohanian adalah nyanyian yang dinyanyikan
pada saat upacara-upacara siklus hidup dan upacara keagamaan. Nyanyian
rakyat umum adalah nyanyian yang dinyanyikan untuk mengiringi suatu

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 35


tarian. Nyanyian rakyat permainan adalah nyanyian untuk mengiringi tari
atau permainan anak-anak dari berbagai daerah.
14. Cerita dalam tradisi lisan berisi imajinasi dan kenyataan.
15. Teknik pembuatan gerabah di di Galogandang, Sumatra Barat; Kayu Agung
di Sumatra Selatan; Bayat di Klaten, Jawa Tengah; Kampung Anjun di
Indramayu, Jawa Barat; dan Banyumulek di Lombok, NTB merupakan
warisan nenek moyang masa praaksara.
16. Mengenal cara pemakaman pada kubur batu, mengenal mitologi pertentang­
an antara dua unsur kosmos, mengenal pengetahuan pelayaran, mengenal
sistem kekerabatan matrilineal, sistem kepercayaan pemujaan terhadap roh
leluhur, mengenal pembagian air pertanian, mampu membuat tembikar, dan
adanya kepercayaan kepada penguasa gunung.
17. Bahasa rakyat, cerita rakyat, tradisi lisan, teka-teki rakyat, peribahasa rakyat,
nyanyian rakyat, dan upacara rakyat.
18. Kesusastraan tradisional yang terdiri atas beberapa deret kalimat yang
dibentuk berdasarkan unsur mantra, panjang pendeknya suku kata, dan
lemah kuatnya tekanan suara atau irama.
19. Merupakan gambaran kondisi sosial budaya masyarakat zaman itu. Misal-
nya, legenda Sarip Tambakoso di kalangan masyarakat Surabaya.
20. Karena di dalamnya terdapat unsur sejarah, nilai-nilai, adat istiadat, dan
peribahasa.
21. Karena masih dilestarikan dalam acara adat oleh masyarakat Bali.
22. Disesuaikan dengan media penulisannya.
23. Karya sastra tradisional berisi cerita sejarah atau cerita roman yang dibaca
sebagai pelipur lara, pembangkit semangat juang, dan untuk meramaikan
pesta.
24. Memperkuat keabsahan kekuasaan raja sebagai keturunan dari raja-raja
terdahulu.
25. Karena hanya berpusat pada kehidupan atau aktivitas penjajahan bangsa
kulit putih, khususnya bangsa Belanda di Indonesia.
26. Kajian mempunyai objek penelitian yang sama, yaitu fakta mental.
27. Sejarah politik kontemporer mencakup analisis dalam perspektif politik
secara lebih luas dan mendalam. Sejarah politik konvensional hanya meng­
ungkapkan aspek bagaimana suatu peristiwa (prosesual) terjadi sehingga
eksplanasi sejarahnya kurang mendalam.
28. Karena memanfaatkan ilmu ekonomi modern.
29. Adanya kata sahibul hikayat pada cerita tradisional.
30. Melengkapi sumber tertulis dan mudah dipraktikkan.

36 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


Bab 5
A. 1. a 2. b 3. c 4. c 5. b 6. a 7. d 8. d 9. b 10. b 11. c
12. e 13. a 14. d 15. c
B. 1. Zaman itu disebut juga zaman es karena pada masa itu suhu bumi sangat
rendah dan gletser es dari daerah Kutub Utara mencair hingga menutupi
sebagian Benua Eropa, Benua Asia, dan Benua Amerika.
2. a. Prof. Dr. Teuku Jacob menemukan manusia ras Pithecanthropus Solo­
ensis.
b. G. H. R. Von Koenigswald menemukan manusia ras Meganthropus
Paleojavanicus.
c. Eugene Dubois menemukan manusia ras Pithecanthropus Erectus.
d. Van Rietschoten menemukan manusia ras Homo Wajakensis.
e. Ter Haar dan Oppenoorth menemukan manusia fosil Homo Solo­
ensis.
3. Ras Mongoloid, Australoid, dan Negroid.
4. Menurut para ahli, Pithecanthrous mulai lenyap dan makhluk Homo Solo­
ensis muncul pada zaman es yang ketiga. Menurut ahli purbakala bernama
Von Koenigswald, Homo Soloensis memiliki tingkat kepandaian yang lebih
tinggi daripada Pithecanthropus Erectus.
5. Jenis perkakas hidup yang paling banyak dihasilkan manusia purba jenis
homo adalah yang ditemukan di daerah Ngandong. Oleh karena itu, hasil
kebudayaannya dinamakan kebudayaan Ngandong. Pendukung kebudayaan
Ngandong adalah Homo Soloensis dan Homo Wajakensis.
6. R. Soekmono dan R.P. Soejono
7. a. Hache court adalah kapak pendek.
b. Teknik setangkap (bivalve) adalah pembuatan alat dengan teknik
menggu­nakan dua cetakan yang dapat ditangkupkan (dirapatkan).
c. Chopper adalah kapak perimbas dan pebble adalah kapak Sumatra.
d. Walzenbeil adalah kapak lonjong yang berukuran besar dan kleinbeil
adalah kapak lonjong yang berukuran kecil.
e. Candrasa adalah kapak corong yang digunakan untuk tanda kebesaran
atau alat upacara dan chalchedon adalah batu-batu halus bahan kapak
persegi.
f. Nekara adalah genderang besar yang dibuat dari perunggu dan moko
adalah nekara kecil.
8. Cara pembuatan alat-alat dengan teknik a cire perdue diawali dengan mem-
buat benda-benda (alat-alat) dari lilin yang berisi tanah liat sebagai intinya.
Selanjutnya, lilin tersebut dihias dengan berbagai pola hias. Kemudian lilin
yang sudah lengkap tersebut dibungkus dengan tanah liat yang agak lunak.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 37


Pada bagian atas dan bawah diberi lubang. Selanjutnya, cetakan tersebut
dipanaskan sehingga lilin akan meleleh keluar cetakan. Setelah lilin meleleh,
dari lubang atas dituangkan cairan logam, sedangkan lubang yang bawah
akan berfungsi untuk mengalirkan sisa cairan lilin yang meleleh. Apabila
cairan logam sudah dingin, cetakan tersebut dipecah untuk mengambil
bendanya yang sudah jadi.
9. Pada kelompok manusia purba, laki-laki bertugas mencari binatang buruan,
sedangkan perempuan bertugas memelihara anak-anak, mengumpulkan
makanan, dan memasak.
10. Manusia Homo yang menggunakan alat-alat perkakas dari batu berupa
berbagai jenis kapak, alat-alat serpih (flakes). Mereka juga menggunakan
alat-alat yang terbuat dari tulang, seperti alat penusuk (belati), ujung tombak,
dan alat pengorek ubi serta keladi.
Bab 6
A. 1. c 2. a 3. e 4. a 5. c 6. d 7. b 8. a 9. e 10. a
B. 1. Sebagai lukisan magis.
2. a. Pebbles adalah jenis kapak genggam Mesolitikum yang sering juga
disebut kapak Sumatra karena banyak ditemukan di Sumatra.
b. Kapak pendek (hache court) yang mempunyai bentuk bulat dan panjang.
c. Batu gilingan (pipisan) kecil yang berfungsi melembutkan benda
(menggi­ling).
d. Kapak proto-Neolitikum yang sudah agak halus buatannya.
e. Pecahan tembikar dan barang-barang dari logam hasil budaya akhir
zaman praaksara.
3. Kebudayaan Kapak Persegi menyebar ke Indonesia melalui Thailand, Se-
menanjung Malaka, dan ke wilayah barat dan timur Indonesia (Sumatra,
Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku).
4. Kebudayaan Kapak Lonjong menyebar ke Indonesia melalui Taiwan, Fili-
pina, dan masuk ke Indonesia melalui jalur timur, seperti Minahasa, Maluku,
dan Papua.
5. Selain menyebarkan hasil kebudayaan seperti perkakas dan alat-alat hidup,
mereka juga menyebarkan pengetahuan bercocok tanam, membuat perahu
bercadik, astronomi, dan sistem kepercayaan animisme serta dinamisme.
6. Sebuah laporan Cina yang berjudul Nan Zhou I Wou Chih ditulis oleh Wan
Zhen (222-280 M) menyebutkan tentang gunung berapi di Si Tiao. Yang
dimaksud dengan Si Tiao adalah Pulau Jawa.
7. Bukti-bukti artefak yang ditemukan para arkelolog juga memperkuat adanya
bukti hubungan Indonesia dengan India pada masa praaksara. Hal itu

38 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


dibuktikan dengan ditemukannya gerabah India di Kobak, Kendal sebagai
bukti tertua hubungan Indonesia-India.
8. Kitab Maha Nidessa dari India pertengahan abad ke-3 SM sudah menye-
but nama Jawa. Kitab lain yang bisa dijadikan sumber sejarah mengenai
Indonesia adalah Kitab Ramayana yang menyebut-nyebut nama Javadvipa
(pulau emas dan perak). Kitab ini juga menyebutkan nama Svarnadvipa
(pulau emas) untuk menyebut Pulau Sumatra.
9. a. Suvarnabhumi
b. Javadvipa
c. Svarnadvipa
d. Java
e. Svarna
10. Si Taio memiliki tanah yang subur dan penduduknya memakai pakaian dari
kulit kayu.
Bab 7
A. 1. a 2. c 3. b 4. d 5. d 6. d 7. b 8. a 9. c 10. a
B. 1. Menurut Brandes, berdasarkan bahasanya, nenek moyang bangsa Indonesia
berasal dari luar Indonesia. Menurut Moh. Yamin, nenek moyang bangsa
Indonesia berasal dari daerah Indonesia sendiri dan bahkan bangsa-bangsa
Asia lainnya ada yang berasal dari daerah Indonesia.
2. Nenek moyang bangsa Indonesia yang mendiami wilayah Yunan, di Tiong-
kok Selatan terdesak oleh bangsa-bangsa lain yang datang dari sebelah utara
(wilayah Asia Tengah) sehingga banyak yang menyingkir ke sebelah selatan
menyusuri lembah Sungai Mekong sampai di Semenanjung Malaka menuju
ke Indonesia. Selanjutnya, mereka tersebar di Kepulauan Nusantara, seperti
Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.
3. Nenek moyang bangsa Indonesia yang datang pertama kali adalah bangsa
Proto Melayu yang membawa kebudayaan Neolithikum. Mereka datang
dari Yunan ke Indonesia melalui jalur barat dan timur.
4. Gelombang kedua kedatangan nenek moyang Indonesia terjadi pada sekitar
500 SM yang dibawa oleh rumpun bangsa Deutro Melayu.
5. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan pendukung kebudayaan kapak
persegi yang berasal dari Yunan.
6. Von Heine Geldern berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari daerah
Asia daratan. Berdasarkan penelitian terhadap bentuk beliung batu yang
ditemukan di sekitar Sungai Salween, Irawady, dan Huang Ho ditemukan
kemiripan dengan beliung yang ada di Indonesia.
7. a. Penyebaran kebudayaan kapak persegi yang dibawa bangsa Proto
Melayu melalui jalur barat.

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 39


b. Bangsa Austronesia mendiami wilayah yang amat luas, meliputi pu-
lau-pulau yang mem­bentang dari Madagaskar (sebelah barat) sampai
ke Pulau Paskah (sebelah timur) dan Taiwan (sebelah utara) sampai
Selandia Baru (sebelah selatan).
c. Migrasi jalur barat dilakukan dari Yunan ke Semenanjung Malaysia,
Kalimantan, menuju Jawa, dan Nusa Tenggara dengan membawa ke-
budayaan kapak persegi.
d. Penyebaran jalur timur dimulai dari Teluk Tonkin menyusuri pantai
Asia Timur menuju Taiwan, Filipina, Sulawesi, Maluku, Papua, sampai
Australia dengan membawa kebudayaan kapak lonjong.
8. Ciri-ciri perpindahan gelombang pertama adalah kebudayaan Neolithikum
(batu muda), dan menggunakan jenis perahu bercadik satu.
9. Migrasi gelombang kedua menggunakan perahu bercadik dua. Gelombang
kedua kedatangan nenek moyang Indonesia terjadi pada sekitar 500 SM
yang dibawa oleh rumpun bangsa Deutro Melayu.
10. Kedatangan berbagai ras di Indonesia memengaruhi terjadinya kemajemuk­
an kelompok sosial di Indonesia. Ras-ras tersebut tersebar dan menjadi
nenek moyang berbagai suku bangsa di Indonesia.
Ulangan Umum Semester 2
A. 1. a 2. b 3. c 4. c 5. b 6. a 7. d 8. d 9. b 10. b 11. c
12. a 13. e 14. a 15. c 16. d 17. b 18. a 19. e 20. a 21. a
22. c 23. b 24. d 25. d 26. d 27. b 28. a 29. c 30. a 31. b
32. d 33. a 34. c 35. c 36. d 37. b 38. a 39. d 40. d 41. a
42. c 43. c 44. a 45. b 46. a 47. c 48. d 49. c 50. b 51. a
52. c 53. a 54. c 55. a 56. a 57. e 58. d 59. c 60. e
B. 1. Berlangsungnya zaman glasial.
2. a. Prof. Dr. Teuku Jacob menemukan manusia ras Pithecanthropus Solo­
ensis.
b. G. H. R. Von Koenigswald menemukan manusia ras Meganthropus
Paleojavanicus.
c. Eugene Dubois menemukan manusia ras Pithecanthropus Erectus.
d. Van Rietschoten menemukan manusia ras Homo Wajakensis.
e. Ter Haar dan Oppenoorth menemukan manusia fosil Homo Soloensis.
3. Ras Mongoloid, Australoid, dan Negroid.
4. Lenyapnya makhluk Pithecanthrous dan munculnya makhluk Homo Solo­
ensis pada zaman es yang memiliki tingkat kepandaian yang lebih tinggi
daripada Pithecanthropus Erectus.
5. Karena banyak perkakas hidup yang dihasilkan manusia homo di daerah
Ngandong.

40 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


6. R. Soekmono dan R.P. Soejono
7. a. Kapak pendek.
b. Teknik cetakan setangkup.
c. Kapak perimbas dan kapak Sumatra.
d. Kapak lonjong besar dan kapak lonjong kecil.
e. Kapak kebesaran kerajaan dan batu-batu halus.
f. Genderang besar dan nekara dari Pulau Timor.
8. a. Membuat cetakan dari lilin.
b. Cetakan lilin pada bagian atas dan bawahnya diberi lubang.
c. Cetakan lilin tersebut dibungkus tanah liat.
d. Cetakan tersebut dipanaskan sehingga lilin akan meleleh keluar ce-
takan.
e. Setelah lilin meleleh, dari lubang atas dituangkan cairan logam.
f. Apabila cairan logam sudah dingin, cetakan tanah tersebut dipecah.
9. Perempuan bertugas memelihara anak-anak, mengumpulkan makanan, dan
memasak. Laki-laki bertugas mencari binatang buruan dan melindungi dari
serangan binatang buas.
10. Manusia Homo yang menggunakan alat-alat perkakas dari batu berupa
berbagai jenis kapak dan alat-alat serpih (flakes).
11. Sebagai lukisan magis yang bertujuan untuk memanjatkan doa kepada arwah
leluhur sebelum berburu.
12. Kapak Sumatra, kapak pendek, pipisan batu, dan tembikar.
13. Dari Yunan ke Thailand, Semenanjung Malaka, dan ke Indonesia barat dan
timur.
14. Dari Yunan melalui Taiwan, Filipina, dan masuk ke Indonesia timur.
15. Menyebarkan kemampuan membuat perahu bercadik, bertani, perkakas
hidup, ilmu perbintangan, dan religi tradisional.
16. Buku Nan Zhou I Wou Chih mendeskripsikan keadaan Pulau Jawa.
17. Bukti-bukti artefak ditemukannya tembikar buatan India di Cibadak, Su-
kabumi.
18. Kitab Maha Nidessa dan Kitab Ramayana.
19. a. Suvarnabhumi
b. Javadvipa
c. Svarnadvipa
d. Java
e. Svarna
20. Tanahnya subur dan penduduknya masih primitif.
21. Pendapat kedua ahli tersebut saling berdasarkan berdasarkan penelitian
masing-masing. Menurut Brandes, berdasarkan bahasanya, nenek moyang

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 41


bangsa Indonesia berasal dari luar Indonesia. Bahasa yang digunakan bangsa
Indonesia memiliki kemiripan dengan bahasa yang digunakan bangsa-
bangsa yang mendiami Pulau Formosa (Taiwan) di sebelah utara sampai
Pulau Jawa dan Bali di sebelah selatan. Menurut Yamin, nenek moyang
bangsa Indonesia adalah penduduk asli.
22. Nenek moyang bangsa Indonesia bermigrasi dari Yunan karena adanya
ekspansi bangsa Asia Tengah.
23. Nenek moyang bangsa Indonesia yang datang pertama kali adalah bangsa
Proto Melayu yang membawa kebudayaan Neolithikum pada tahun 2000
SM.
24. Gelombang kedua terjadi pada sekitar 500 SM yang dibawa oleh rumpun
bangsa Deutro Melayu.
25. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan pendukung kebudayaan kapak
persegi yang berasal dari Yunan.
26. Bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Asia daratan.
27. a. Penyebaran kebudayaan kapak persegi.
b. Bangsa yang tinggal di selatan daratan Benua Asia.
c. Dari Yunan ke Semenanjung Malaysia, Kalimantan, menuju Jawa, dan
Nusa Tenggara.
d. Dari Teluk Tonkin menyusuri pantai Asia Timur menuju Taiwan, Fili-
pina, Sulawesi, Maluku, Papua.
28. Menggunakan perahu bercadik satu.
29. Menggunakan perahu bercadik dua.
30. Kedatangan berbagai ras di Indonesia dilakukan secara bergelombang dan
tersebar ke seluruh Indonesia.
31. Ungkapan seni yang menceritakan ritual sebelum berburu masyarakat
praaksara.
32. Gua-gua (abris sous roches) dan sisa sampah dapur (kjokkenmoddinger).
33. Penyebaran kapak persegi diperkirakan dari Asia daratan ke Kepulauan
Nusantara melalui jalan barat, yaitu dari Yunan (Cina Selatan) terus ke
Semenanjung Malaka, dan masuk ke Indonesia melalui Sumatra, Jawa,
Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku.
34. Penyebaran kapak lonjong sebagian besar ditemukan di Papua, Sulawesi,
Sangihe Talaud, Flores, Maluku, Kepulauan Tanimbar, Leti, dan Maluku.
35. Ditemukannya peninggalan peralatan hidup, adanya pengetahuan bertani,
membuat perahu bercadik, dan perbintangan.
36. Meluasnya permukaan es di sebagian permukaan bumi, perubahan iklim,
naik-turunnya permukaan air laut, munculnya daratan-daratan baru dari
dasar laut, letusan gunung berapi, dan timbulnya sungai serta danau.

42 RPP Sejarah Interaktif SMA 1


37. Von Koenigswald, Ter Har, F. Weidenrech, Prof. Dr. Sartono, dan Prof. Dr.
Teuku Jacob.
38. Ras Kaukasoid, Weddoid, dan Kausanoid.
39. Kebudayaan tersebut ditemukan oleh makhluk Pithecanthropus.
40. Karena mereka banyak membuat alat-alat perkakas dari batu chalchedon
dan jaspis yang termasuk kebudayaan Ngandong. Misalnya, berbagai jenis
kapak batu, alat pelempar dari batu, dan alat perimbas dari tulang atau
tanduk.
41. Kronologi berarti peristiwa sejarah berlangsung sesuai dengan urutan waktu
kejadiannya. Periodisasi atau pembabakan waktu adalah salah satu proses
pembagian waktu dalam sejarah berdasarkan zaman atau periode.
42. Pengumpulan sumber.
43. Sumber lisan adalah cerita dari para pelaku atau saksi sejarah. Sumber
tertulis adalah dokumentasi berupa bahan sejarah dalam bentuk tulisan.
44. Mempersiapkan alat perekam (phonograph) berupa tape recorder.
45. Pembagian waktu dalam sejarah berdasarkan periode.
46. Susunan suatu ibu kota yang memiliki tanah lapang atau alun-alun yang
dikelilingi oleh istana (keraton), bangunan tempat pemujaan atau upacara
agama, pasar, dan penjara.
47. Mitos adalah cerita pada zaman dahulu yang hidup di kalangan rakyat yang
diceritakan secara turun-temurun. Contoh cerita rakyat yang berupa cerita
mitos atau mitologi adalah cerita terjadinya Dewi Sri di Jawa Timur.
48. Bukti tertulis dan wawancara pelaku sejarah.
49. Penulisan sejarah yang bersifat Indonesiasentris.
50. Pada masa ini diperkirakan daerah-daerah yang ditempati manusia purba
semakin meluas dan mereka sudah mampu menghasilkan bahan makanan
sendiri. Pada zaman ini, kehidupan manusia prakasara sudah beralih dari
berburu dan mengumpulkan makanan (hunting and food gathering) ke cara
hidup menghasilkan makanan (food producing).

RPP Sejarah Interaktif SMA 1 43


Daftar Pustaka

Herimanto. 2008. Sejarah Pembelajaran Sejarah Interaktif SMA 1. Solo: PT Tiga


Serangkai Pustaka Mandiri.
Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.12 Tahun 2006 Tanggal 23
Mei 2006 tentang Standar Isi. 2006. Jakarta: Depdiknas.
Model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. 2006. Jakarta: Depdiknas.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Materi Kurikulum SD-SMA. 2006.
Semarang: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

44 RPP Sejarah Interaktif SMA 1