Anda di halaman 1dari 2

Obesitas

Definisi obesitas adalah akumulasi lemak yang tidak normal atau berlebihan yang
bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Obesitas terbagi menjadi obesitas sentral dan
obesitas generalisata. Obesitas sentral didapatkan melalui perhitungan lingkar
pinggang. Sedangkan obesitas generalisata didapatkan melalui pengukuran indeks
massa tubuh. Obesitas sentral lebih sensitif dibandingkan obesitas generalisata dalam
memprediksi gangguan metabolik dan kardiovaskular. Perhitungan lingkar pinggang
yang mengacu pada kriteria modifikasi NCEP !P """ #$%$& disebut obesitas sentral
apabila lingkar pinggang seorang pasien ' ($ cm untuk laki ) laki dan ' *$ cm untuk
perempuan. Sedangkan pengukuran indeks massa tubuh +body mass index , -."/
didapatkan dengan membagi berat badan seseorang +dalam kilogram/ dengan pangkat
dua dari tinggi badan seseorang +dalam meter/. Seseorang pasien disebut obesitas
apabila jumlah -." menunjukkan 0$ kg,m
#
.
%
Data epidemiologi yang diperoleh dari negara-negara maju
bahkan juga negara-negara berkembang termasuk Indonesia akhir-
akhir ini menunjukkan bahwa kejadian obesitas pada anak dan
remaja makin meningkat secara bermakna. Tidak dapat disangkal
lagi bahwa hal ini akan menjadi masalah kesehatan masyarakat
yang serius di masa depan karena bukti-bukti epidemiologik,
empirik maupun laboratorik menunjukkan bahwa obesitas pada
anak dan remaja menimbulkan dampak kesehatan yang merugikan
bagi kualitas hidup yang bersangkutan baik pada masa anak/remaja
maupun masa dewasanya.
2
Berdasarkan penyebabnya, obesitas dapat dibagai menjadi dua
golongan besar yaitu
!
a" #besitas primer $eksogen" %uatu keadaan kegemukan pada
seseorang yang terjadi tanpa terdeteksi penyakit secara jelas
tetapi semata-mata disebabkan oleh interaksi &aktor genetik dan
lingkungan. Bentuk obesitas seperti ini paling sering didapatkan
dan secara klinis maupun epidemiologis lebih memerlukan
perhatian.
b" #besitas sekunder $endogen/glandular" 'erupakan suatu
bentuk obesitas yang jelas kaitannya atau timbulnya bersamaan
sebagai bagian dari penyakit hormonal atau sindrom yang dapat
dideteksi secara klinis $misalnya hipotiroid, cushing syndrome,
dll". #besitas tipe ini lebih jarang terjadi.
%. Soe1ondo P& Saksono D. Sindrom .etabolik. Dalam 2 Sudoyo 3&
Setiyohadi -& l1i "& Simadibrat .& Setiati S& editors. -uku jar "lmu
Penyakit Dalam 4". 5akarta Pusat2 "nternaPublishing6 #$$(.p%*789%*:#.
2. (uattrin T, )iu (, %how *, %hine B and +huang (. #bese
+hildren who are re&ered to the pediatric endocrinologist
characteristics and #utcome. ,ediatrics 2--./00.!12-.0
!. ,arigi 3D. De4nitions and +lassi4cation o& #besity. 2-0-
http// wwwendote5.org. / diakses tanggal 2! &ebruari 2-0!
pukul -!.--