Anda di halaman 1dari 1

7/24/2014 Radar Sorong

http://www.radarsorong.com/index.php?mib=berita.detail&id=26064 1/2
Jokowi Serukan Persatuan
Mundur dari Pilpres, Prabowo tidak Gentle
Karel Murafer Resmi Jabat Plt Bupati Maybrat
Pemerintahan tetap Jalan di Ayamaru
BERITA UTAMA
Pembuktian Awal Van Gaal
Buku Ungkap Kepribadian
Minta Rombak Markas Latihan
James Jalani Tes Medis
BOLA


Home Berita Utama Ekonomi Manokwari Sport Bola Lintas Papua Nasional Metro Sorong Raya Kaimana Hiburan Index
Kamis, 24 Juli 2014 11:26:38

Queens Park Rangers 12 Mei : - Derby County 4 - 1 Brighton & Hove Albion 13 Mei : AET Queens Park Rangers 2 - 1 Wigan Athletic Germany - Bundesliga:: qualification 19 Mei : - Greuther Furth 1 - 1 Hamburger SV Germany - 2nd Bundesliga:: qualification 17 Mei -


Seni n, 21 Jul i 2014 , 04:13:00
Mayat Ditemukan di Dekat Kampus Kedokteran Unipa
AKP Bernadus Okoka, S.IK : Tidak Ditemukan Tanda-tanda Kekerasan
AIMAS-Warga Kampung Baru Mawalo, dekat Kampus Kedokteran Univesitas Papua (Unipa) Minggu kemarin
(21/7) sekitar pukul 08.00 WIT digegerkan dengan ditemukannya mayat laki-laki yang diketahui bernama
Hairudin (43).
Dalam kondisi terbujur kaku, korban ditemukan di dalam hutan, satu kilo dari jalan poros SP 2, Aimas.
Kronologis ditemukan mayat korban bermula, saat warga yang masuk ke dalam hutan menemukan sosok tubuh
yang tidak bernyawa. Melihat hal tersebut, warga kembali menuju Polsek Aimas untuk melaporkan penemuan
mayat pukul 09.00 WIT.
Jaimin, yang melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Aimas, dan meminta bantuan segera untuk
mengevakuasikan mayat tersebut. Kemudia, bersama dengan masyarakat, polisi menuju untuk mengevakuasia
mayat tersebut untuk segera dibawah ke rumah sakit.
Kapolres Sorong melalui Kasat Reskrim Polres Sorong, AKP Bernadus Okoka,S.IK saat dikonfirmasi
membenarkan adanya penemuan mayat oleh masyarakat yang tidak jauh dari Kampus II Unipa. Sekitar sejam
kemudian setelah ditemukan warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Aimas.
Mayat ditemukan di dalam hutan, sekitar 1 kilo dari jalan poros. Mayat ditemukan pukul 08.00 WIT dan
dilaporkan kembali ke Polsek Aimas sekitar pukul 09.00 WIB. kemudian, anggota langsung menuju ke TKP
mengevakuasi korban untuk dibawah ke rumah sakit dan dilakukan Visum, tutur Kasat Reskrim semalam.
Korban dibawa ke RSUD untuk mengetahui penyebab korban bisa meninggal. Hasil dari visum tidak ditemukan
tanda kekerasan pada Korban. Korban diduga meninggal karena sakit asma pada dirinya. Dugaan ini, ditemukan
obat asma dan batuk tidak jauh tempat korban meninggal. Obat Asma dan batuk tersebut ditemukan di camp
tempat kerja korban.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban sakit asma dan ditemukan obat asma dan obat batuk di
campnya, tandasnya. Hasil visum korban di RSUD, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan diduga
korban meninggal karena penyakit asma. Dikatakan Kasat Reskrim, Hasil Visum ini dilakukan masih visum luar,
tetapi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Atas permintaan keluarga korban hanya dilakukan Visum diluar
saja.
Keluarga korban meminta untuk melakukan visum luar saja. Dan dikembalikan untuk segera di mandikan dan
dimakamkan,pungkas Kasat Reskrim AKP Bernadus Okoka, S.IK. (fir)

Print Email RSS Track Back Facebook Digg Twitter LintasBerita
Jokowi Presiden, Optimis Dialog Papua-
Jakarta Terealisasi
Ka Kemenag Kota Tutup Usia
97 Polisi Disebar di 8 Posko

Komentar Anda mengenai berita "Mayat Ditemukan di Dekat Kampus Kedokteran Unipa"

LATEST NEWS HOTTEST NEWS
Jokowi Serukan Persatuan
Mundur dari Pilpres, Prabowo tidak Gen ...
Karel Murafer Resmi Jabat Plt Bupati M ...
Pemerintahan tetap Jalan di Ayamaru
Di Tempat KKR, TNI Temukan Tujuh Bahan ...
Terus Berlatih agar Tidak Grogi di Dep ...
Pemberontak Pro-Rusia Serahkan Black ...
Bakal Menikah 10 Tahun Lagi
Andien, Ramadan Lebih Produktif
Marshanda Juga Tampil Tanpa Berjilbab ...
Pipik Berurai Air Mata Setiap Dengar L ...
DAHLAN ISKAN
Semangat Tebu Preman dan Bibir Terkatup
WAKTU saya duduk-duduk santai di
bawah pohon besar bersama seluruh
karyawan inti di halaman Pabrik G ...
OTHER
Iklim Prof untuk Balapan Tingkat Dunia
Berhalo-halo Bandung untuk Ekspansi ke Aljazair