Anda di halaman 1dari 2

7/23/2014 Pria Berbaju Kotak-kotak Coklat Ditemukan Tewas di Pinggir Danau - Tribun Jakarta

http://www.tribunnews.com/metropolitan/2014/07/22/pria-berbaju-kotak-kotak-coklat-ditemukan-tewas-di-pinggir-danau 1/2
Rabu, 23 Juli 2014
Pria Berbaju Kotak-kotak Coklat
Ditemukan Tewas di Pinggir Danau
Selasa, 22 Juli 2014 11:57 WIB
ilustrasi
Tribunnews.com, Depok - Mayat pria tanpa identitas ditemukan di sisi Situ Jemblung di Jalan
Danau Asri, Kavling DDN, RW 9, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Selasa (22/7/2014) pagi.
Sedikitnya ada 10 luka tusuk dan luka sabetan senjata tajam di punggung dan bagian tubuh
yang lain. Selain itu wajah korban tampak memar yang diduga terluka akibat hantaman benda
tumpul.
Saat ditemukan, jenazah mengenakan kemeja kotak-kotak warna cokelat strip hitam serta celana
jeans biru dongker.
Tidak ditemukan identitas apapun di tubuh korban. Jenazah pertama kali ditemukan oleh
seorang pemulung yang juga warga setempat yakni Padeh (50).
"Saya habis cari rongsokan di danau, lalu melihat ada tangan menyembul dari balik alang-alang
yang dipenuhi timbunan tanah dan puing, di pinggir danau," kata Padeh di lokasi kejadian,
Selasa (22/7/2014).
Ia lalu mencoba mendekati tangan yang tampak menyembul itu, apakah tangan itu tangan
manusia atau bukan. Menurutnya saat menuju timbunan tanah dimana ada benda seperti tangan
menyembul, ada banyak darah berceceran di semak-semak di sisi danau itu.
"Saya makin curiga. Ada juga ceceran darah yang ditutupi karpet biru, sekitar 5 meter dari
mayat korban," katanya.
Menurut Padeh, awalnya ia mengira ceceran darah berupa darah binatang atau darah ayam.
"Awalnya saya kira darah ayam atau binatang. Tapi amisnya menyengat," katanya.
Setelah mendekati tangan yang menyembul, Padeh melihat jenasah manusia dibalik alang-
alang.
warungbloginfo
7/23/2014 Pria Berbaju Kotak-kotak Coklat Ditemukan Tewas di Pinggir Danau - Tribun Jakarta
http://www.tribunnews.com/metropolitan/2014/07/22/pria-berbaju-kotak-kotak-coklat-ditemukan-tewas-di-pinggir-danau 2/2
"Saya langsung lapor ke pos satpam kompleks," ujarnya.
Bersama petugas keamanan serta warga lain, kata Padeh, mereka memeriksa jenasah terutama
identitas korban. "Gak ada identitas apa-apa di tubuhnya," katanya.
Menurut Padeh, luka bacok dan sabetan senjata tajam cukup menganga di punggung dan tubuh
korban. "Banyak luka tusukan dan bacokan di tubuhnya. Dari punggung, badan dan semuanya,
sekitar 10 tusukan," ujar Padeh.
Akibat temuan ini, warga sekitar sempat berkerumun mendatangi lokasi kejadian saat polisi
melakukan identifikasi dan olah TKP.
Wakapolresta Depok AKBP Irwan Anwar menuturkan pihaknya masih melakukan identifikasi
terhadap jenasah korban yang diduga korban pembunuhan itu.
Menurut Irwan, jenasah dibawa ke RS Polri, Sukanto untuk visum dan otopsi guna mengetahui
penyebab pasti tewasnya korban. "Anggota masih di lapangan periksa lokasi kejadian. Masih
lidik," katanya.(bum)
Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Warta Kota