Anda di halaman 1dari 21

BAB IV

FUNGSI LINEAR
Fungsi : hubungan antara satu variable dengan variable lain yang masing-
masing variable tersebut saling memengaruhi!
Variable " eubah : suatu besaran yang didalam suatu ermasalahan nilainya
daat berubah-ubah!
Variable bebas # indeendent variable $ : eubah yang nilainya tida%
tergantung ada eubah lain dan nilai eubah ini a%an menentu%an nilai
&ungsi yang bersang%utan!
Variable tergantung # deendent variable $ : eubah yang nilainya tergantung
ada eubah yang lainnya!
Fungsi Linear
'erua%an &ungsi yang ang%at tertinggi dari variable bebasnya adalah (!
Bentu% umumnya adalah :
y ) a* + b
,imana a ) %-e&isien arah
b ) %-nstanta yang merua%an titi% -t-ng ada sumbu y
* ) variable bebas
y ) variable tergantung
.enggambaran Fungsi Linear
(! /ara da&tar
diguna%an untu% melihat erubahan nilai ang%a dari eubah bebas dan
eubah tergantungnya! 0-nt-h :
y ) 1* + (2
3 2 ( 1 4 5 6 7 8
9 (2 (1 (5 (7 (: 12 11 15
y
15
1(
(:
(6
(1
(2
7
4
2 ( 1 4 5 6 7 8 *
1! /ara matematis
,engan /ara men/ari /iri matematis dari ersamaan yang bersang%utan!
9 ) 1* + (2
;iti% -t-ng sumbu y aabila * ) 2 ma%a y ) 1 #2$ + (2
) (2
Sehingga titi% -t-ng ada sumbu y ) # 2<(2 $
;iti% -t-ng sumbu * aabila y ) 2 ma%a 2 ) 1* + (2
- 1* ) (2
* ) - 6
sehinnga titi% -t-ng ada sumbu * ) # -6<2 $
y ) 1* + (2 #2<(2$
# -6<2 $ *
'en/ari &ungsi linear
a! met-de dua titi% #d=i %--rdinat $
merua%an met-de embentu%an ersamaan linear # garis lurus $ dari dua
buah titi% yang di%etahui
# 9 > 9($ ) # 3 > 3( $
#9 1 > 9($ #31 > 3($
0-nt-h buatlah ersamaan garis lurus yang melalui titi% A #5<1$ dan B #1<7$
;iti% A #5<1$ 3( ) 5 9( ) 1
;iti% B #1<7$ 31 ) 1 91 ) 7
#9 - 1$ ) #3 - 5$
#7 - 1$ # 1 > 5$ (2
#9 > 1$ ) #3 > 5$ y ) -1* + (2
#5$ #-1$
-1y + 5 ) 5* > (7
-1y ) 5* > 12
y ) -1* + (2
2 6 *

b! met-de titi% -t-ng sumbu
diguna%an untu% %asus tertentu< yaitu ?i%a suatu titi% A #*(<y($ merua%an
titi% -t-ng sumbu 9< misalnya ada titi% #2<b$ dan titi% B #*1<y1$
merua%an titi% -t-ng sumbu * misalnya ada #a<2$ ma%a ersamaan
garisnya daat dibentu% sbb:
y " b + * " a ) (
/-nt-h :
aabila di%etahui suatu garis dengan titi% -t-ng sumbu y adalah #2<7$ dan
titi% -t-ng sumbu * adalah #5<2$< /arilah ersamaan garisnya
y " b + * " a ) (
y " 7 + * " 5 ) ( * (1
(1y " 7 + (1* " 5 ) (1
1y + 4* ) (1
1y ) -4* + (1
y ) -4"1 * + 7
/! met-de %emiringan garis dan titi%
aabila di%etahui suatu titi% A #*(<y($ dan dilalui -leh suatu garis lurus yang
memili%i %emiringan m< ma%a ersamaannya adalah :
y > y( ) m #* > *($ ersamaan garis yang melalui titi% #*(<y($ dengan
%emiringan sebesar m! /-nt-h
/arilah ersamaan garis yang melalui suatu titi% #5<1$ dan %emiringan -4
y > y( ) m#* > *($
y > 1 ) -4#* > 5 $
) -4* + (1
y ) -4* + (5
d! met-de %emiringan garis dan titi% -t-ng sumbu
aabila di%etahui suatu titi% yang ber%--rdinat #2<b$ merua%an titi% -t-ng
dengan sumbu y sebuah garis lurus yang memili%i %emiringan garis m< ma%a
ersamaan garis tersbut adalah y ) m* + b< merua%an ersamaan garis yang
melalui titi% -t-ng sumbu y dengan %emiringan m< /-nt-h :
aabila suatu garis memili%i titi% -t-ng dengan sumbu y ada #2<-5$ dan
%emiringannya 6 ma%a bagaimana ersamaan garisnya :
y ) m* + b
y ) 6* > 5
/ara men/ari titi% -t-ng
y( ) 1* + 5
y1 ) * + 6
garis ertama y( ) 1* + 5
titi% -t-ng dengan sumbu y ada #2<5$
titi% -t-ng dengan sumbu * ada #-1<2$
garis %edua y1 ) * + 6
titi% -t-ng dengan sumbu y ada #2<6$
titi% -t-ng dengan sumbu * ada #-6<2$
garis ertama #y($ a%an ber-t-ngan dengan garis %edua #y1$ saat y( ) y1<
ma%a :
1* + 5 ) * + 6< * ) (
y ) 1* + 5 y ) 1#($ + 5
9 ) 7
@adi titi% -t-ng garis ertama dan garis %edua #(<7$
7
6
5
-6 -1 (
.eneraan dalam e%-n-mi
&ungsi ermintaan
dalam &ungsi ermintaan ini sumbu y diganti dengan . sebagai sumbu harga
dan sumbu * diganti dengan A sebagai sumbu ?umlah #Auantitas$ r-du%si!
Bentu% umum :
A ) -a. + b
,imana
A ) ?umlah barang yang diminta
. ) harga barang yang bersang%utan
a ) %-e&isien &ungsi ermintaan
b ) %-nstanta &ungsi ermintaan yang bersang%utan
/-nt-h :
di%etahui bah=a ermintaan suatu barang aabila harga ?ualnya R (72
?umlah barang yang diminta %-nsumen sebanya% 12 buah< sedang%an
aabila harga ?ualnya diturun%an men?adi R! (12< ma%a ?umlah barang
yang diminta sebanya% 52 buah! ;entu%an :
a! bagaimana%ah &ungsi ermintaannya
b! aabila barang tersebut dibagi se/ara gratis %eada %-nsumen< beraa
?umlah barang tersebut yang diminta
/! beraa harga ma%simum barang tersebut sehingga tida% ada yang
membelinya!
a! .( ) (72< .1 ) (12< A( ) 12< A1 ) 52
. > .( " .1 > .( ) A > A( " A1 > A(
. > (72 " (12 > (72 ) A > 12 " 52 > 12
. > (72 " -52 ) A > 12 " 12
12 . > 4122 ) -52A + :22 ) 12 . ) -52 A + 5222 < . ) -1A + 122
A ) -("1 . + (22
b! aabila dibagi se/ara gratis< ma%a . ) 2
. ) -1A + 122
2 ) -1A + 122
1A ) 122
A ) (22
/! aabila barang tersebut tida% ada yang membeli #A ) 2$ ma%a harga
ma%simum :
. ) -1A + 122
. ) -1 #2$ + 122
. ) 122
Barga ma* R! 122
.
122
(72
(12
. ) -1A + 122
12 52 (22 A
Ceadaan ermintaan barang di%etahui bah=a %eti%a harga ?ualnya R! 522
tida% ada barang yang diminta< sedang%an aabila barang tersebut dibagi%an
se/ara /uma-/uma< ma%a ?umlah barang tersebut yang diminta hanya (22
unit! Bagaimana%ah ersamaan &ungsi ermintaannya!
y " b + * " a ) ( . " b + A " a ) (
. ) R! 522 ma%a A ) 2 unit titi% -t-ng #2<522$
. ) R! 2 ma%a A ) (22 unit titi% -t-ng #(22<2$
. " 522 + A " (22 ) ( * 522
. + 5 A ) 522
. ) -5A + 522 atau A ) -("5 . + (22
522
. ) -5A + 522
(22
Fungsi .ena=aran
Bentu% umum &ungsi ena=aran
A ) a. + b
A ) ?umlah barang yang dita=ar%an
. ) harga barang yang bersang%utan
a ) %-e&isien &ungsi ena=aran
b ) %-nstanta &ungsi ena=aran yang bersang%utan
/-nt-h
sebuah erusahaan %-nve%si men?ual salah satu r-du%nya sebanya% 622
unit dengan harga R (222 erunit! Aabila harganya nai% men?adi R!
(!122 erunit< ma%a ?umlah barang yang dita=ar%an men?adi D22 unit!
;entu%an :
a! bagaimana &ungsi ena=arannya
b! beraa harga minimal yang dita=ar%an r-dusen
a! ersamaan &ungsi ena=aran!
.( ) (222< .1 ) (122< A( ) 622< A1 ) D22
. > .( " .1 > .( ) A > A( " A1 > A(
'a%a
. > (222 " (122 > (222 ) A > 622 " D22 > 622
. > (222 " 122 ) A > 622 " 522
522 . > 522!222 ) 122 A > (22!222
522 . ) 122 A + 422!222
. ) ("1A + 862 atau A ) 1. > (622
.

862
-(622 2 A
b! dari gambar diatas terlihat bah=a harga minimal yang dita=ar%an
r-dusen adalah R! 862
%eseimbangan asar #mar%et eEuilibrium$
merua%an %eadaan dimana ada ting%at harga tertentu ?umlah barang yang
diminta #Ad$ sama dengan ?umlah barang yang dita=ar%an #As$
/-nt-h
&ungsi ermintaan #Ad$ . : -("1A + 52
&ungsi ena=aran #As$ . : ("1A + (2
/arilah %eseimbangan asar :
Ad ) As
-("1 A + 52 ) ("1 A + (2
A ) 42 unit
. ) F A + (2
) F #42$ + (2
) R 16
Berarti harga %eseimbangan asar ada saat harga R 16 erunit dengan
%uantitas 42 unit!
.
52
#42<16$
16
-12 42 :2
.engaruh a?a%
,idalam matemati%a e%-n-mi< a?a% yang dibi/ara%an adalah a?a% tida%
langsung yaitu a?a% en?ualan! ,asar engenaannya atas dasar erunit atau
dasar r-sentase!
(! .a?a% erunit!
9aitu a?a% yang besarnya teta untu% setia unit en?ualan! .a?a% ini
langsung dibeban%an ada harga ?ualnya! Fungsi ena=aran a%an a%an
bergera% dengan adanya a?a%!
E*! ,i%etahui As ) . : ("5A + 5
Ad ) . : -("5A + 16
.a?a% erunit R 7
a! hitunglah harga dan %uantitas ada %eseimbangan asar sebelum a?a%
b! hitung harga dan %uantitas ada %eseimbangan asar sesudah a?a%
/! besarnya t-tal a?a% diterima emerintah< a?a% ditanggung %-nsumen
dan a?a% ditanggung r-dusen!
a! 'EA!
As ) Ad
("5 A + 5 ) -("5 A + 16
("1A ) 1(
A ) 51 unit
. ) ("5 A + 5
) ("5#51$ + 5
) R! (5<6
b! 'EA G
As G ) . : ("5A + 5 + 7
: ("5A + (2
As G ) Ad
("5A + (2 ) -("5A + 16
("1A ) (6
AH ) 42 unit
.H ) ("5A + (2
.H ) ("5 #42$ + (2
) R! (8<6
/! .a?a% yang ditanggung %-nsumen #t
%
$ ) #.
(
> .
2
$
.a?a% yang ditanggung r-dusen #t

$ ) #t > t
%
$ atau
#t

$ ) t > #.
(
> .
2
$
.a?a% yang diterima emerintah #t
g
$ ) #t * A
(
$
,imana t ) besarnya a?a% erunit
.
(
) harga %eseimbangan setelah a?a%
.
2
) harga %eseimbangan sebelum a?a%
A
(
) %uantitas " ?umlah %eseimbangan setelah a?a%
t
g
) R 7 * 42
) R (:2
t
%
) #(8<6 > (5<6$ * 42
) R 4 * 42
) R D2
t

) R (:2 > R D2
) R D2
Gra&i% :
.
#Ad$
16

(8<6 'EAH
(5<6 'EA
-52 -(7 2 42 51 (22 A
1! .a?a% r-sentase!
Adalah a?a% yang di%ena%an sebesar r-sentase tertentu dari enerimaan
en?ualan r-du%
Fungsi ena=aran bergeser sebesar r-sentase tersebut untu% setia ?umlah
r-du% yang dita=ar%an!
As G ) As #( + r$
0-nt-h
I,i%etahui As ) . : ("5 A + (2
Ad ) . : -("1 A + 42
.a?a% 12 J
,itanya : a! %eseimbangan sebelum a?a%
b! %eseimbangan sesudah a?a%
/! a?a% erunit
@a=ab
a! 'EA
As ) Ad
("5A + (2 ) -("1A + 42
4"5A ) 12
A ) :2"4 ) 17<78 unit
. ) ("5A + (2
) ("5 * :2"4 + (2
) 62"4 ) R! (7<78
b! 'EAH
#AsH$ . ) #("5A + (2$ #( + 12J$
) #("5A + (2$ #( + 2<1$
) #("5A + (2$ #(<1$
) #("5A + (2$ #7"6$
#AsH$ . ) 4"(2 A + (1
AsH ) Ad
4"(2A + (1 ) -("1A + 42
:"(2A ) (:
AH ) (:2": ) 11<6 unit
. ) 4"(2A + (1
) 4"(2 * (:2": + (1
.H ) R! (:<86
/! .a?a%"unit ) .H * J .a?a%
(22J + J .a?a%
) R! (:<86 * 12J " (12J
) R! 4<(16

As
42
(:<86 'EA G

(7<86 'EA
(1
(2
-52 11<6 17<78 72
II! Subsidi
9aitu bantuan yang diberi%an emerintah %eada r-dusen atau distribut-r
barang agar harga ?ual r-du% men?adi lebih murah dariada harga
sebelumnya! Subsidi hanya berengaruh terhada &ungsi ena=aran!
0-nt-h :
As . ) ("5A + (2
Ad . ) -("5A + 16
Subsidi erunit R 7
,itanya : a! %eseimbangan asar sebelum subsidi
b! %eseimbangan asar setelah subsidi
/! subsidi emerintah
d! gra&i%
a! 'EA
As ) Ad
("5A + (2 ) -("5A + 16
("1A ) (6
A ) 42 unit
. ) ("5A + (2
) ("5*42 + (2
) R (8<6
b! 'EAH
#ASH$ - . ) ("5A + (2 > 7
) ("5A + 5
ASH ) Ad
("5A + 5 ) -("5A + 16
("1A ) 1(
AH ) 51 unit
. ) ("5A + 5
) ("5*#51$ + 5
.H ) R (5<6
/! S
g
) AH * R 7<-
) 51 * R 7<-
) R 161<-
S
%
) #R (8<6 > R (5<6$ * 51
) R (17<-
S

) R 161 > R (17


) R (17<-
As
Ad AsH
16
(8<6
(5<6
-52 -(7 42 51 (22 A
Break Event Point (BEP)
Adalah suatu %eadaan yang menun?u%%an bah=a erusahaan tida%
memer-leh laba mauun rugi!
'an&aat BE. :
,aat diguna%an sebagai alat eren/anaan laba
,aat diguna%an untu% mendete%si &a%t-r-&a%t-r yang menyebab%an
erusahaan menderita %erugian!
Unsur-unsur BE. :
(! Fi*ed /-st #F0$ ) Biaya ;eta
9aitu biaya yang ?umlahnya teta untu% seluruh ?umlah barang yang
dihasil%an!
1! Variable /-st #V0$ ) Biaya Variable
9aitu biaya yang berubah sesuai dengan erubahan ?umlah barang
r-du%si!
4! ;-tal /-st #;0$ ) t-tal biaya ---- ;0 ) F0 + V0
5! ;-tal revenue #;R$ ) t-tal endaatan ----- ;R ) . * A
Syarat analisis BE.
(! biaya r-du%si didalam erusahaan harus daat dig-l-ng%an %edalam
biaya teta dan biaya variable!
1! biaya variable se/ara t-tal berubah sebanding dengan v-lume
r-du%si< tetai biaya variable erunit teta
4! harga ?ual erunit tida% mengalami erubahan selama eri-de analisa
0-nt-h :
,i%et F0 ) R (1!122!222<-
V0"unit ) R (5!222<-
."unit ) R (:!222<-
,itanya a! ?umlah unit untu% BE.
b! Bila ?umlah barang (2!222 unit< tentu%an rugi atau laba
/! Gra&i%
?a=ab :
a! ;0 ) ;R
F0 + V0 ) . * A
(1!122!222 + (5!222A ) (:!222A
(1!122!222 ) 5!222A
A ) 4262 unit
BE. unit : 4262
BE. #R$) BE. unit * ."u
) 4262 * (:!222
) R!65!D22!222<-
b! ;0 ) F0 + V0
) (1!122!222 + #(5!222 * (2!222$
) (1!122!222 + (52!222!222
) R! (61!122!222
;R ) . * A
) (:!222 * (2!222
) (:2!222!222
;R K ;0 ) Laba
Laba ) (:2!222!222 > (61!122!222
) R! 18!:22!222
;R ;0
65<D ?uta
BE. dalam ruiah
V0
(1<1 ?uta F0
BE. dalam unit

4262