Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR PERAWATAN TEMPORARY PACE MAKER (TPM)

RSUP Dr.HASAN
SADIKIN
BANDUNG

NOMOR
TANGGAL
TERBIT

REVISI

HALAMAN

DITETAPKAN OLEH :
DIREKTUR
RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG

PROSEDUR
TETAP

1. PENGERTIAN
2. TUJUAN
3. KEBIJAKAN

4. PROSEDUR

Dr.H.Bayu Wahyudi,MPHM,SpOG
NIP : 19620301199931004
Perawatan Temporary Pace Maker (TPM) adalah perawatan yang
dilakukan setelah pasien dilakukan pemasangan alat TPM pada vena
femoralis di ruang CICU
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk:
1. Mempertahankan kepatenan posisi alat
2. Mencegah terjadinya infeksi
1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1691/Menkes/PER/VIII/2001 tentang Keselamatan Pasien Rumah
Sakit.
2. Peraturan Direktur Utama RSUP Dr. Hasan Sadikin Nomor 6075Tahun
2012 Tentang Kebijakan Pelayanan.
A. Persiapan alat : - Instrument balutan
- kassa steril
- plester
- gunting plester
- betadine
- sarung tangan
- bengkok
B. Pelaksanaan
1. Jelaskan prosedur kepada pasien
2. Tutup sampiran
3 Cuci tangan
4. Pakai sarung tangan
5. Atur posisi pasien terlentang, perawat berdiri di sebelah kanan atau
yang dekat dengan tempat terpasangnya alat TPM
6. Buka balutan lama yang sudah terpasang pada pasien
7. Bersihkan area penusukan dengan kapas NaCl 0,9 % dan tutup dengan
kassa betadine
8. Tutup area penusukan dengan kassa steril

UNIT TERKAIT
DOKUMEN
TERKAIT

9. . Cek kepatenan sambungan antara kebel elektroda dengan kabel


generator TPM
10..Lakukan fiksasi yang kuat dengan plester pada sheat yang terpasang
11.Pertahankan posisi kabel elektroda dan hindari membelit kaki pasien
12.Cek mode TPM yang terpasang pada generator (HR, output, sensivitas)
13.Jelaskan pada pasien bahwa prosedur sudah selesai dan pertahankan
posisi kaki yang terpasang alat TPM tetap lurus
14.Bereskan alat-alat
15.Buka sarung tangan
16.Cuci tangan
17.Dokumentasikan tindakan
Ruang CICU
Ruang HCCU
Ruang Angiografi
SPO