Anda di halaman 1dari 10

LITOSFER

A. Pengertian Litosfer
Litosfer adalah lapisan kerak bumi yang paling atas yang terdiri dari batuan,
umumnya lapisan ini terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan SO
2
. Itulah sebabnya
lapisan litosfer seringkali dinamakan lapisan silikat. Menurut Klarke dan
ashington, batuan atau litosfer di permukaan bumi ini hampir !"# terdiri dari
silikon oksida dan aluminium oksida.
B. Batuan
Batuan adalah material padat yang tersusun oleh kristal$kristal dari berbagai jenis
mineral, atau pe%ahan kristal mineral$mineral, pe%ahan batuan, dan dapat juga
mengandung fragmen %angkang organisme.
Klasifikasi batuan yang paling sederhana dan mendasar adalah klasifikasi batuan
berdasarkan pada genesanya atau asal$usulnya atau %ara kejadiannya. &erdasarkan
asal usulnya, batuan dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu'
(. Batuan beku, yaitu batuan yang berasal dari pembekuan dan kristalisasi magma.
2. Batuan sedimen, yaitu batuan yang berasal dari rombakan batuan lain yang telah
ada sebelumnya baik itu batuan beku, sedimen atau metamorfik.
). Batuan metamorfik, yaitu batuan berasal dari batuan lain yang telah ada
sebelumnya *batuan beku, sedimen atau metamorfik+ yang mengalami proses
metamorfosa, yaitu perubahan dalam kondisi padat karena temperatur dan
tekanan yang tinggi, atau karena %airan hidrotermal.
Batuan beku selanjutnya dapat diklasifikasinya berdasarkan berdasarkan berbagai
ma%am komposisi kimianya, salah satunya yang sederhana adalah berdasarkan pada
kandungan silika atau SiO2 menjadi'
(. Batuan beku asam. &atuan ini berwarna %erah, kandungan silika tinggi, ," - !"
# SiO2, yang di%irikan terutama oleh kehadiran mineral berwarna %erah' kuarsa
dan K$feldspar, dan mineral berwarna gelap'biotit. .ermasuk kategori ini antara
lain adalah /ranit dan 0iolit.
2. Batuan beku menenga. &atuan ini berwarna abu$abu sampai abu$abu gelap,
mengandung silika menengah, "2 - ," #, yang di%irikan oleh kehadiran mineral$
mineral %erahnya plagioklas menengah *1a$2a plagioklas+ yang dominan, dan
mineral berwarna gelap yang utama adalah hornblende. .ermasuk kategori ini
antara lain adalah 3ndesit dan 4iorit.
). Batuan beku basa. &atuan ini berwarna gelap, hitam, kandungan silikanya
rendah, 5" - "2 #, yang di%irikan oleh kehadiran mineral %erah plagioklas basa
(
*1a$plagioklas+, dan mineral berwarna gelap yang dominan piroksen. .ermasuk
kategori ini antara lain adalah /abro dan &asalt.
5. Batuan beku ultrabasa. &atuan ini berwarna gelap, hijau gelap, kandungan
silikanya sangat rendah, 6 5" #, yang di%irikan terutama oleh kehadiran mineral
berwarna gelap oli7in dan piroksin, dan tanpa mineral berwarna %erah. .ermasuk
kategoti ini adalah 8eridotit, 4unite, 8iroksenit.
Batuan sedimen selanjutnya juga dapat diklasifikasikan dengan berbagai %ara. 1ara
yang paling sederhana adalah berdasarkan pada %ara terbentuknya menjadi'
(. Batuan sedimen klastik, yaitu yang terbentuk melalui proses perombakan
batuan lain yang telah ada sebelumnya. 9asil rombakan itu kemudian mengalami
transportasi oleh media air, angin atau es dan diendapkan di tempat lain. :ndapan
tersebut disebut sebagai sedimen. 4engan berjalannya waktu, endapan sedimen
mengalami pembatuan atau litifikasi menjadi batuan sedimen.
2. Batuan sedimen non!klastik, yaitu yang terbentuk melalui proses kimiawi atau
biologis di dalam kolam air.
Batuan metamorfik, seperti dua jenis batuan sebelumnya juga dapat diklasifikasikan
dengan berbagai %ara berdasarkan pada struktur, tekstur maupun komposisi
mineralnya. Klasifikasi yang paling sederhana adalah berdasar tingkatannya yang
menggambarkan tingkat perubahan yang terjadi pada batuan asalnya, yaitu
mengklasifikasikannya menjadi'
(. &atuan metamorf tingkat rendah, seperti slate *batu sabak+
2. &atuan metamorf tingkat menengah, seperti filit
). &atuan metamorf tingkat tinggi, seperti skis
.inggi atau rendahnya tingkat metamorfosa yang dialami suatu batuan ter%ermin
pada perubahan tektur, struktur dan komposisi mineralnya. Selain itu, jenis batuan
metamorf yang terbentuk ditentukan juga oleh batuan asalnya. Misalnya, batu
lempung dan batu pasir mengalami metamorfosa dengan tingkat yang sama, maka
akan menghasilkan batuan metamorfik yang berbeda.
". Tenaga Penguba Bentuk Permukaan Bumi
&entuk permukaan bumi yang kita saksikan tidak rata serta akan selalu berubah
meskipun se%ara perlahan dan dalam jangka waktu yang lama. 8erubahan bentuk
permukaan bumi disebabkan oleh adanya tenaga alam yang disebut tenaga geologi.
/eomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang proses perubahan bentuk
permukaan bumi.
.enaga geologi dibedakan menjadi dua yaitu '
2
1. Tenaga endogen
.enaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi dan bersifat
membangun permukaan bumi. .enaga endogen terdiri dari tenaga tektonis,
7ulkanis dan gempa bumi.
a. Tenaga tektonis
.enaga tektonis merupakan tenaga dari dalam bumi yang menyebabkan
terjadinya perubahan letak lapisan permukaan bumi se%ara mendatar atau
7ertikal, baik yang mengakibatkan putusnya hubungan batuan atau tidak.
/erakan tektonis dibedakan menjadi dua yaitu '
(+ .ektonis epirogenesa
.ektonis epirogenesa adalah proses perubahan bentuk daratan yang
disebabkan oleh tenaga yang lambat dari dalam dengan arah 7ertikal.
:pirogenesa ada dua ma%am, yaitu '
a. :pirogenesa positif adalah gerakan dengan arah ke bawah
menyebabkan daratan mengalami penurunan dan seolah$olah
permukaan laut menjadi naik.
b. :pirogenesa negatif adalah gerakan dengan arah keatas menyebabkan
naiknya permukaan daratan dan seolah$olah permukaan laut menjadi
turun.
2+ .ektonis orogenesa
.ektonis orogenesa adalah pengerahan lempeng tektonis yang sangat
%epat meliputi wilayah yang sempit. .ektonik orogenesa merupakan
proses pembentukan gunung atau pegunungan akibat adanya tabrakan
lempeng benua. 1ontoh tektonik orogenesa adalah deretan pegunungan
mediterania yang memanjang dari pegunungan atlas di 3frika sampai
wilayah Indonesia.
b. Tenaga #ulkanis
.enaga 7ulkanis atau bersifat gunung api dapat diartikan sebagai suatu gejala
atau akibat adanya akti7itas magma di dalam litosfer hingga keluar sampai ke
permukaan bumi. Magma adalah bahan batuan pijar yang dapat berupa benda
%air, padat dan gas yang berada dalam kerak bumi. Ilmu yang mempelajari
gunung berapi adalah 7ulkanologi.
.erdapat 2 gerakan magma, yaitu '
(+ Intrusi magma
Intrusi magma adalah proses penerobosan magma melalui retakan dan
%elah pada lapisan batuan pembentuk litosfer. 8roses intrusi terjadi akibat
tekanan gas$gas yang mengandung magma.
2+ :kstrusi magma
)
:kstrusi magma adalah proses keluarnya magma ke permukaan bumi
$. %em&a Bumi
/empa bumi adalah getaran yang dapat dirasakan di permukaan bumi karena
adanya gerakan, terutama yang berasal dari dalam lapisan$lapisan bumi.
Se%ara umum penyebab terjadinya gempa bumi dapat dibedakan menjadi )
yaitu '
$ Gempa tektonis
Sebagian besar gempa bumi disebabkan oleh proses tektonik, yaitu
gerakan yang terjadi di dalam kulit bumi se%ara tiba$tiba, baik berupa
patahan maupun pergerakan.
$ Gempa vulkanis
/empa 7ulkanis adalah gempa yang disebabkan oleh adanya letusan atau
retakan yang terjadi di dalam struktur gunung berapi.
$ Gempa runtuhan
/empa runtuhan disebabkan oleh adanya longsoran massa batuan,
intensitas gempa runtuhan sangat ke%il sehingga tidak terasa pada jarak
yang jauh. /empa runtuhan disebut juga dengan gempa terban.
'. Tenaga Eksogen
.enaga eksogen ialah tenaga yang mengubah muka bumi atau bentuk relief yang
berasal dari luar bumi. 8ada dasarnya tenaga eksogen itu meliputi '
8elapukan
8engikisan
8engangkutan sambil mengikis
8engendapan
a. Pelapukan
;ang dimaksud dengan pelapukan adalah han%urnya batuan dari gumpalan
besar menjadi butiran yang lebih ke%il.
8elapukan itu sendiri dibagi menjadi ) ma%am yakni '
8elapukan mekanik
<enis pelapukan ini bisa disebabkan oleh beberapa ma%am keadaan, yaitu '
$ perubahan suhu
$ isolasi
$ pembekuan air dalam %elah batu
$ mineral
$ pelapukan glasial
$ pengupasan
5
8elapukan kimiawi
8elapukan kimiawi terdiri dari pelapukan melalui reaksi kimia,
seperti ' oksida, karbonasi, dehidrasi.
8elapukan organik
8ada pelapukan organik, peranan organisme sangatlah penting, sekalipun
seringkali tidak dapat dipisahkan dari jenis pelapukan yang lain.
1ontoh pelapukan organik ialah penghan%uran batuan oleh bakteri,
organisme ke%il di dalam tanah, %endawan dan lumut yang melapukkan
media tempat letaknya.
b. Pengikisan
8engikisan ini terjadi karena media alam yang bergerak seperti sungai, angin
dan gletser. 8engikisan terjadi setelah media tersebut melalui batuan atau
tempat lain yang menjadi jalur gerak media tersebut.
c. Pengangkutan sambil mengikis
8engangkatan material yang sudah lapuk dilaksanakan oleh '
$ air mengalir
$ angin
$ gletser
$ gra7itasi
d. Pengendapan
4i tempat aliran air, gletser atau angin berhenti atau bertambah lemah, barang
angkutannya ditinggal. Lama$lama barang angkutan dari gletser, aliran air
atau angin tersebut akan membentuk suatu bentukan$bentukan.
D. Bentuk muka bumi
&entuk muka bumi dihasilkan dari proses$proses =endogen> yang membentuk
bentukan baru pada permukaan bumi. Kemudian bentuk itu diteruskan oleh =tenaga
eksogen> yang merusak bentukan baru tersebut. Sehingga membentuk lipatan$lipatan
maupun pahatan. 9asil dari tenaga endogen dan eksogen itu ialah '
(. 4ataran rendah
4ataran rendah merupakan bagian permukaan bumi dengan ketinggian ? - "??
meter di atas permukaan laut. 4ataran rendah yang mempunyai relief yang relatif
datar dengan suhu udara 22
?
1 - )?
?
1.
2. 4ataran tinggi
4ataran tinggi merupakan bagian permukaan bumi dengan ketinggian antara "??
- (."?? meter di atas permukaan laut yang mempunyai relief yang relatif datar.
Suhu udara di dataran tinggi (?
?
1 - 2?
?
1.
"
). &ukit
&ukit merupakan bagian permukaan bumi berbentuk seperti kubah dengan
ketinggian antara 2?? - )?? meter dari daerah sekitarnya.
5. Lembah
Lembah adalah bagian permukaan bumi berbentuk seperti %ekungan yang pada
umumnya terletak diantara dua pegunungan atau gunung.
". /unung
/unung merupakan bagian permukaan bumi yang berbentuk keru%ut atau kubah
terdiri dari satu pun%ak dengan ketinggian lebih dari ,?? meter dari permukaan
laut.
,. 8egunungan
8egunungan adalah rangkaian gunung yang bersambung.
E. (E%RA(ASI LA)A* (A* (A+PAK*,A TER)A(AP
KE)I(-PA*
4egradasi lahan ialah hilangnya atau berkurangnya kegunaan atau potensi lahan
untuk mendukung kehidupan.
@aktor 4egradasi .anah
@aktor degradasi tanah umumnya terbagi 2 jenis yaitu '
akibat faktor alami dan akibat faktor %ampur tangan manusia. Menurut Barro.
*(AA(+ faktor alami penyebab degradasi tanah antara lain' areal berlereng %uram,
tanah mudah rusak, %urah hujan intensif, dan lain$lain. @aktor degradasi tanah
akibat %ampur tangan manusia baik langsung maupun tidak langsung lebih
mendominasi dibandingkan faktor alami, antara lain' perubahan populasi,
marjinalisasi penduduk, kemiskinan penduduk, masalah kepemilikan lahan,
ketidakstabilan politik dan kesalahan pengelolaan, kondisi sosial dan ekonomi,
masalah kesehatan, dan pengembangan pertanian yang tidak tepat.
Oldeman *(AA5+ menyatakan lima faktor penyebab degradasi tanah akibat
%ampur tangan manusia se%ara langsung, yaitu' deforestasi, o7ergraBing, akti7itas
pertanian, eksploitasi berlebihan, dan akti7itas industri dan bioindustri. Sejalan
dengan pendapat sebelumnya, Lal *(AC,+ mengemukakan bahwa faktor penyebab
tanah terdegradasi dan rendahnya produkti7itas, antara lain' deforestasi,
mekanisasi dalam usahatani, kebakaran, penggunaan bahan kimia pertanian, dan
penanaman se%ara monokultur. @aktor$faktor tersebut di Indonesia umumnya
terjadi se%ara simultan, sebab deforestasi umumnya adalah langkah permulaan
degradasi lahan, dan umumnya tergantung dari akti7itas berikutnya apakah
,
diotelantarkan, digunakan ladang atau perkebunan maka akan terjadi pembakaran
akibat %ampur tangan manusia yang tidak terkendali.
Dmumnya telah sepakat bahwa faktor$faktor penyebab degradasi baik se%ara
alami maupun %ampur tangan manusia menimbulkan kerusakan dan menurunnya
produkti7itas tanah. La/ie *(ACA+ menyatakan kondisi tanah menentukan
lamanya masa bera, pada tanah subur di 4atah &ilang Kabupaten Kutai maka
jekau betiE muda *7egetasi F (? %m+ di%apai pada umur 5 tahun, sedangkan pada
tanah kurang subur seperti di Long Drug Kabupaten &ulungan di%apai pada umur
C tahun. An *(AA)+ menyatakan masa bera telah memendek dari masa bera
umumnya yaitu lebih dari (? - 2? tahun. 0on 0e1kul *(AA,+ menyatakan bahwa
lama masa bera yang berkelanjutan dalam banyak kasus telah menurun kurang
dari " tahun. &erdasarkan hasil kajian diatas patokan masa bera yang
berkelanjutan tergantung juga kepada kondisi kesuburan tanah, pada tanah ladang
yang subur maka masa bera lebih pendek dibandingkan tanah ladang tidak subur.
(riessen et al., *(A!,+ menyatakan bahwa pada tanah ladang 8odBolik di
.amiyang Layang Kalimantan .engah mengalami penurunan produkti7itas mula$
mula disebabkan memburuknya morfologi, sifat fisik dan sifat kimia tanah.
2amun setelah " tahun penggunaan tanah penurunan produkti7itas disebabkan
karena slaking sehingga terjadi erosi , menyebabkan tanah kehilangan lapisan atas
yang umumnya mengandung lebih dari C?# unsur hara di dalam profil tanah. 9al
tersebut sejalan dengan penelitian +$Alister et al., *(AAC+ bahwa setelah " tahun
sejak pembakaran maka konsentrasi unsur hara menurun, persentase 3l tinggi dan
persentase kejenuhan basa rendah di subsoil setelah 2 - " tahun pembakaran.
.anah menjadi subyek erosi, subsoil menjadi media tumbuh tanaman, dan
tingginya tingginya konsentrasi 3l pada tingkat mera%un serta rendahnya
kejenuhan basa mendorong penurunan produksi tanaman.
8engaruh antropogenik terhadap degradasi tanah akan sangat tinggi apabila tanah
diusahakan bukan untuk non pertanian. 8erhitungan kehilangan tanah yang
ditambang untuk pembuatan bata merah sangat besar. +anik dkk *(AA!+
menghitung kehilangan tanah akibat pembuatan bata merah di &andar Lampung
sekitar 5."(?,5 Mg ha$( yang merupakan 2?(,5 kali lebih besar dari erosi rata$
rata. )ida2ati *2???+ menyatakan akibat penimbunan permukaan tanah dengan
tanah galian sumur tambang emas di Sukabumi mengakibatkan penurunan status
hara, menurunkan populasi mikroba dan artropoda tanah, dan merubah iklim
mikro.
Laju deforestrasi di Indonesia sebesar (,, juta ha per tahunG sedangkan luas lahan
kritis hingga awal tahun (AAAH2??? keseluruhan seluas 2),2 juta ha, dan (,C juta
!
ha di Kalimantan tengah *(e&ut, 2??)+. 4eforestasi mengakibatkan penurunan
sifat tanah. )anda2ani *(AAA+ menyatakan bahwa deforestrasi menyebabkan
kemampuan tanah melepas 2 tersedia *amonium dan nitrat+ menururn. .anah
hutan mampu melepas 2 tersedia )? mg 2 kg$( tanah dalam ! hari, sedangkan
pada hutan yang telah ditebang , bulan sebesar 2,," mg 2 kg$( tanah, dan
apabila digunakan untuk pertanian maka 2 tersedia yang dapat dilepas tinggal 2?
mg 2 kg$( tanah. 4egradasi lahan akibat land %learing dan penggunaan untuk
pertanaman se%ara terus$menerus selama (! tahun memi%u hilangnya biota tanah
dan memburuknya sifat$sifat fisik dan kimia tanah. 4ibandingkan tanah non
terdegradasi, maka tanah terdegradasi lebih rendah )C# 1 organik tanah, ""#
lebih rendah basa$basa dapat ditukar, ",# lebih rendah biomass mikrobia, 55#
lebih rendah kerapatan mikroartropoda, sebaliknya ()# lebih tinggi berat isi dan
(5# pasir. 2ilai p9 tanah non terdegradasi lebih tinggi daripada tanah
terdegradasi.
PROSES (E%RA(ASI TA*A)
Lima proses utama yang terjadi timbulnya tanah terdegradasi, yaitu' menurunnya
bahan kandungan bahan organik tanah, perpindahan liat, memburuknya struktur
dan pemadatan tanah, erosi tanah, deplesi dan pen%u%ian unsur hara *Lal, (AC,+.
Khusus untuk tanah$tanah tropika basah terdapat tiga proses penting terjadinya
degradasi tanah, yaitu'
(+ 4egradasi fisik berhubungan dengan memburuknya struktur tanah sehingga
memi%u pergerakan, pemadatan, aliran banjir berlebihan, dan erosi diper%epat
2+ 4egradasi kimia berhubungan dengan terganggunya siklus 1, 2, 8, S dan
unsur lainnya
)+ 4egradasi biologi berhubungan dengan menurunnya kualitas dan kuantitas
bahan organik tanah, akti7itas biotik dan keragaman spesies fauna tanah
C
KESI+P-LA*
Litosfer adalah lapisan kerak bumi yang paling atas yang terdiri dari beberapa batuan.
Litosfer di permukaan bumi ini hampir !"# terdiri dari silikon oksida dan aluminium
oksida.
&atuan dibagi menjadi tiga yaitu '
(. &atuan beku
2. &atuan sedimen
). &atuan malihan
.enaga endogen terdiri dari ) bagian, yaitu '
(. .ektonisme
2. Iulkanisme
). /empa bumi
.enaga eksogen meliputi '
(. 8elapukan
2. 8engikisan
). 8engangkutan
5. 8engendapan
9asil dari tenaga endogen dan eksogen adalah '
(. /unung
2. 8egunungan
). 4aratan tinggi dan rendah
5. 8enel plain dan delta
". 8antai
.enaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi dan bersifat
membangun permukaan bumi.
.enaga tektonis adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi.
Intrusi magma adalah proses penerobosan magma melalui retakan dan %elah pada
lapisan batuan pembentuk litosfer.
:kstrusi magma adalah proses keluarnya magma ke permukaan bumi.
4ataran rendah merupakan bagian permukaan bumi dengan ketinggian ? - "?? meter
di atas permukaan laut.
4ataran tinggi merupakan bagian permukaan bumi dengan ketinggian antara "?? -
(."?? di atas permukaan laut.
&ukit merupakan bagian permukaan bumi berbentuk seperti kubah dengan ketinggian
antara 2?? - )?? meter dari daerah sekitarnya.
A
Lembah adalah bagian permukaan bumi berbentuk seperti %ekungan.
/unung merupakan bagian permukaan bumi yang berbentuk keru%ut atau kubah
terdiri dari satu pun%ak dengan ketinggian lebih dari ,?? meter dari permukaan laut.
4egradasi lahan adalah menurunnya kualitas lahan sehingga terpengaruh terhadap
tingkat produkti7itas lahan tersebut.
4ampak negatif dari degradasi lahan adalah menyusutnya sumber air permukaan dan
sumber air tanah baik dari segi kualitas dan kuantitas.
4ampak negatif dari terjadinya erosi pada lahan antara lain'
(. 8enurunan kesuburan tanah
:rosi menyebabkan hilangnya lapisan tanah atas, yang subur dan menyisakan
tanah pada lapisan bawah yang tidak subur.
2. Menurunnya produkti7itas
9ilangnya kesuburan lahan akibat erosi dan sangat berpengaruh terhadap
produkti7itas lahan. 9al ini akan terlihat jelas pada daerah$daerah yang
mengalami erosi.
(?