Anda di halaman 1dari 3

Mewarnai Pakaian - Melanjutkan tips sebelumnya agar pakaian lama terliaht trendy, kali ini saya lanjut

dengan teknik mewarnai pakaian. Posting sebelumnya berfokus pada remaking pakaian dengan
memotong bagian kaki atau lengan dan menambah hiasan atau manik-manik. Pada posting ini khusus
membahas mengenai teknik mewarnai pakaian lama, bisa berupa jeans, t-shirt, kemeja, atau jenis
pakaian lainnya.

Secara dasar, teknik pewarnaan pakaian ini tidak ada bedanya dengan cara yang dilakukan oleh pabrik
tekstil, hanya saja lebih disederhanakan dan dapat dilakukan sendiri alih-alih menambah koleksi DIY
Anda.

Pakaian lama atau baru bisa diwarnai ulang agar sesuai dengan selera kita. Karena terkadang saat
memilih pakaian, kita sudah sangat cocok dengan model pakaiannya, tapi warnanya gak sesuai. Untuk
membuat Anda semakin puas dengan pilihan pakaian baru, Anda bisa mengganti warnanya
dengan teknik mewarnai pakaian berikut ini. Untuk pakaian lama, yang mungkin Anda sudah bosan
dengan warna sebelumnya, atau sudah pudar, Anda dapat mengganti warnanya menjadi lebih baru
dengan cara mewarnai pakaian yang baik dan benar.

Warning!

1. Sebelum melakukannya, pastikan bahwa Anda sudah pas dengan pilihan jenis pewarna yang
akan digunakan, salah pilih, wassalam!
2. Dalam mewenter sebaiknya memahami dulu warna yang akan diwenter. Merah tidak bisa
jadi biru atau hijau. Merah pudar hanya bisa menjadi merah baru, hitam, atau coklat. Begitu
pula kombinasi warna yang lain. Misalnya, warna asli biru hanya bisa ke biru atau hitam, warna
asli cokelat hanya bisa ke cokelat atau hitam, warna asli hitam hanya bisa ke hitam. Dan lain
sebagainya, coba-coba dulu deh.
3. Sebelum melakukannya, Anda sudah menata hati bahwa seandainya gagal Anda tidak terlalu
kecewa dengan pakaian hasil pewarnaan baru Anda.
4. Sebaiknya mencoba dulu pada pakaian lama, sambil mempelajari karakter pewarna yang
digunakan dan bahan pakaian yang akan diwarnai.
5. Pastikan pakaian yang Anda pilih berbahan dasar katun/kapas, karena bahan inilah yang paling
mudah menyerap warna. Untuk yang berbahan polyster (pakaian renang atau olahraga), Anda
bisa mencobanya tapi jangan kecewa bila gagal, karena bahan polyster sangat susah menyerap
warna.
6. Jauhkan proses pewarnaan dari anak, karena warnanya yang sudah tercampur dengan air akan
sangat menarik bagi Anak.

Sudah paham dengan warning di atas? Mari kita mulai. Sesuai dengan pengalaman pribadi dan
wawancara mereka yang juga pernah melakukan pewarnaan ulang pakaian, saya pilihkan cara yang
paling mendekati keberhasilan dan jauh dari resiko gagal. Namun meski begitu, bagi yang belum pernah
sama sekali, kembali ingat warning saya di atas.

Cara Mewarnai Pakaian Lama atau Baru




Bahan yang dibutuhkan:


1. 1 bungkus Wantex (Pewarna Tekstil). Anda bisa beli wantek di toko-toko kain, harganya murah
berkisar Rp1.500,00 sampai Rp2.000,00 per bungkus. Pilih warna sesuai selera, ada teman yang
menyarankan untuk memilih yang bermerk kupu-kupu. Lain daerah lain penyebutan wantex,
ada yang menyebut wantek. Proses mewarnai ulang ini biasanya disebut
dengan wenter, mewenter atau diwenter.
2. Panci agak besar yang cukup untuk mencelup pakaian keseluruhan. Awas lho ya bilang dulu
sama ortu kalau mau pakai, soalnya warna wantek akan membekas bila tidak dicuci benar-benar.
3. 3 liter air. Kadar air bisa menyesuaikan sesuai dengan ketebalan dan jumlah pakaian. Komposisi
ini cukup untuk 1 potong pakaian.
4. Sarung tangan agar warna wantex tidak kena tangan.
5. 1 potong pakaian yang akan di re-coloring.


Proses Mewarnai Pakaian
1. Masak 3 liter air sampai mendidih
2. Masukkan Wantex saat air sudah mendidih aduk-aduk hingga warna merata
3. Masukkan pakaian
4. Aduk dan bolak-balik pakaian dengan kayu atau apa saja selama kurang lebih 15 20 menit
(Masih mendidih dan diatas kompor, bila air susut bisa ditambah lagi).
5. Turunkan panci dari kompor, sambil sesekali dibolak balik biarkan air dingin.
6. Bilas pakaian sampai larutan wantex luruh semuanya, kira-kira 5 8 kali bilasan.
7. Keringkan pakaian dalam ruangan agar tidak terkena sinar matahari langsung.
NB:

1. Pakaian dengan ketebalan tinggi membutuhkan bahan pewarna yang lebih banyak pula, karena
itu, untuk jenis Jeans Anda dapat menggunakan bahan yang saya list dibawah ini (2 X) dua kali
lipat.
2. Pakaian yang rentan pada panas (sutra, silk, brookat dll) harus hati hati ketika melakukan proses
pengadukan dan pencelupan. Jangan terlalu keras biar tidak melar atau lubang.
3. Pada proses ke-5 saat memanaskan dan membolak-balik pakaian, bila masih didapati warna
berlum merata keseluruhan, bisa ditambahkan air dan wantex. Biasanya tergantung dengan
ketebalan dan jumlah pakaian, semakin tebal butuh semakin banyak air dan wantex, semakin
banyak jumlah pakaian semakin banyak pula kebutuhan air dan wantex.
4. Ada trik menarik dengan membuat pola-pola tertentu agar warna wantex tidak tercetak secara
keseluruhan pada pakaian. Anda bisa mengikat bagian tertentu dengan karet dan baru melepas
saat mengeringkan. Hasilnya, akan ada efek pola berpendar pada pakaian. Anda bisa mencoba
dengan gaya dan pola-pola yang lain. Atau bahkan dengan melakukannya dengan warna yang
berbeda-beda.
Demikian cara mudah mewarnai pakaian yang sangat bermanfaat bagi Anda yang masih sayang pada
pakaian lama tapi warnanya sudah luntur. Jangan lupa pula membaca kembali artikel mengenai cara
memilih celana jeans yang tepat agar Anda dapat mendapatkan celana jeans yang pas.