Anda di halaman 1dari 21

SISTEM BASIS DATA

Database System Concepts, 5


th
Edition, Abraham Silberschatz, Henry F.
Korth, S. Sudarshan

Sistem Basis Data, Analisis dan Pemodelan Data, Waljiyanto

Basis Data, Fathansyah
Ni Ketut Dewi Ari Jayanti, M.Kom
Entity RelationShip Diagram
Entity Relationship Diagram (ERD)
Diagram yang menggambarkan hubungan antar
entitas.

ERD digunakan untuk memodelkan struktur data
dan hubungan antar data.

Dengan ERD, model dapat diuji dengan
mengabaikan proses yang dilakukan.
Notasi ERD
ENTITAS

Entitas adalah obyek yang dapat dibedakan dalam dunia
nyata.

Entitas Set adalah kumpulan dari entitas yang sejenis.

Entitas Set dapat berupa :
Obyek secara fisik : rumah, kendaraan, peralatan.
Obyek secara konsep : pekerjaan, perusahaan,
rencana.
Notasi ERD Contd
RELASI

Relasi mengasosiasikan dua atau lebih entitas.

Relasi Set merupakan kumpulan relasi-relasi yang
sejenis.
Notasi ERD Contd
ATRIBUT

Atribut merupakan karakteristik dari entitas atau relasi
yang menyediakan penjelasan detail tentang entitas
atau relasi tersebut.

Nilai atribut merupakan suatu data aktual atau
informasi yang disimpan pada suatu atribut didalam
suatu entitas atau relasi.
Notasi ERD Contd
JENIS JENIS ATRIBUT

Atribut Kunci : atribut yang
digunakan untuk menentukan suatu
entitas secara unik.

Atribut Simple : atribut yang
bernilai tunggal.

Atribut Multivalue : atribut yang
memiliki sekelompok nilai untuk
setiap instan entitas.
Notasi ERD Contd
JENIS JENIS ATRIBUT

Atribut Composite: atribut yang terdiri
dari beberapa atribut yang lebih kecil
yang mempunyai arti tertentu.



Atribut Derivatif: atribut yang dihasilkan
dari atribut yang lain.
Notasi ERD Contd
Menjelaskan jumlah entitas yang berpartisipasi dalan suatu relasi.

Unary Degree

Derajat Relasi
Binary Degree

Derajat Relasi Contd
Ternary Degree

Kardinalitas Relasi /
Cardinalitas Ratio Constraint
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum
entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada
himpunan entitas lain.

Kardinalitas relasi yang terjadi diantara dua himpunan
entitas (misalnya A dan B) dapat berupa :

- One to One / 1 1
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi dengan
paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B, demikian
juga sebaliknya
Kardinalitas Relasi /
Cardinalitas Ratio Constraint Contd
- One to Many / 1 N atau Many to One / N 1
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi dengan
banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya
atau Banyak entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi
dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi
tidak sebaliknya

- Many to Many / N N
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi dengan
banyak entitas pada himpunan entitas B, demikian juga sebaliknya.
Participation Constraint
Menjelaskan apakah keberadaan suatu entitas
tergantung pada hunbungannya dengan entitas lain.

Ada 2 participation constraint :
Total Participation => keberadaan suatu entitas
bergantung pada hubungannya dengan entitas lain.

Partial Participation => keberadaan suatu entitas tidak
bergantung pada hubungannya dengan entitas lain.
Participation Constraint Contd
Total Participation
Partial Participation
Entitas Lemah / Weak Entity
Entitas Lemah adalah suatu entitas dimana keberadaan
dari entitas tersebut tergantung dari keberadaan entitas
lain.

Entitas yang merupakan induknya disebut identifying
owner dan relasinya disebut identifying relationship.

Entitas Lemah selalu mempunyai total participation
constraint dengan identifying owner.
Entitas Lemah / Weak Entity Contd
Tahap Pembuatan ERD
1. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang
akan terlibat.

2. Menetukan atribut-atribut key (kunci) dari masing-masing
himpunan entitas.

3. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi
diantara himpunan entitas-himpunan entitas yang ada.

4. Menentukan derajad /kardinalitas relasi untuk setiap himpunan
relasi.

5. Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut
deskriptif (atribut yang bukan kunci)
Contoh ERD
QUESTION ?
Latihan
Membuat database yang sederhana untuk suatu sistem
informasi akademis.
Tahap 1: Penentuan Entitas
mahasiswa: menyimpan semua informasi pribadi mengenai
semua mahasiswa
dosen: menyimpan semua informasi pribadi mengenai semua
dosen
mata_kuliah: menyimpan semua informasi mengenai semua
mata kuliah yang ditawarkan
ruang: menyimpan semua informasi mengenai ruang kelas
yang digunakan