Anda di halaman 1dari 52

sosialisasi

Listrik Pra Bayar

PT PLN (PERSERO)
DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG
LISTRIK PRABAYAR
 Cara pembelian tenaga listrik dimana
pelanggan membayar di muka

 Cara ini memberi kesempatan kepada


pelanggan untuk mengendalikan pemakaian
listrik sesuai kebutuhan
KEUNTUNGAN BAGI PELANGGAN
 Pelanggan dengan mudah dapat memantau pemakaian listriknya
setiap saat
 Pelanggan dapat mendisiplinkan diri sendiri untuk menggunakan
listrik sesuai anggaran belanja
 Pelanggan dengan mudah dapat mengendalikan pemakaian dan
biaya listriknya sehingga terhindar dari pemborosan
 Pelanggan bisa membeli TOKEN (isi ulang energi listrik) di PPOB
dan Delivery Channel Bank (ATM, SMS, Internet, dll) dengan
jaringan yang luas.
KEUNTUNGAN BAGI PELANGGAN

• Pelanggan tidak perlu repot membukakan


pintu rumah karena tidak akan didatangi
petugas pencatat meter.
• Tidak akan ada kesalahan pencatatan meter.
• Tidak ada istilah menunggak, sehingga tidak
akan didatangi petugas penagihan.
• Privasi pelanggan tidak terganggu.
MANFAAT BAGI PLN

Mempercepat penerimaan arus


kas

Mengurangi keluhan yang


berhubungan dengan pencatatan
meter

Meniadakan
tunggakan

Menekan biaya
operasional

Mengurangi kecurangan/pencurian
listrik
Proses Bisnis Petugas Data
diserahkan
Paska Bayar membaca
meter ke
Pengolahan
Pelanggan Data
menikmati Data diproses
listrik Pengolah
Data

Listrik Ada
dialirkan kejanggala
PLN n Baca
ulang

Petugas ke
lokasi
pelanggan

Sambung
kembali
Data
baca ke
Pengolah
Data
Pelangga
n bayar Data
diproses
untuk
Pemutusa rekening
n
Pelanggan
sementara Bank
ke Loket
Tunggaka transfer
bayar
n ke PLN
Proses Bisnis Data
Pra-Bayar serahkan
ke
Konsume Pengolaha Data
n n Data diproses
menikma Pengolah
ti listrik Data
Listrik
dialirka Low
n PLN Credit
(Energi
Habis)

Pembelia
n Token /
Isi Ulang

Bank
transfer
ke PLN
PRABAYAR
• SASARAN:
– Pelanggan baru dengan daya 900 – 5.500 VA
– Pelanggan komplek perumahan.
– Pelanggan lama
• BIAYA PENYAMBUNGAN
– 900 – 2.200 VA : Rp. 1.500.000,00
– 3.500 VA : Rp. 1.800.000,00
– 4.400 VA : Rp. 2.000.000,00
– 5.500 VA : Rp. 2.500.000,00
– 7.700 VA : Rp 3.500.000,0
• TARIP:
– Ditetapkan secara triwulanan sesuaitarip rata-rata
PELAYANAN LOKET
• PASANG BARU

• MUTASI PERUBAHAN:
 POST PAID KE PREPAID
 PREPAID KE PREPAID
 MUTASI LAINNYA
MEKANISME PASANG BARU

 PENDAFTARAN
 CETAK KP SURVEY
 INPUT KP SURVEY
PERHATIKAN  HARUS ADA NO METER

 CETAK SP
 CETAK KWINTASI
AKAN TERBIT IDPEL DAN NOMOR METER

 PENGESAHAN PELUNASAN
 KIRIM DATA KE VENDING MESINDAN TUNGGU DARI VENDING UNIT
MENGELUARKAN TOKEN ENGINEERING
 CETAK PK PEMASANGAN METER
 PELAKSANAAN PENYAMBUNGAN
 PENGESAHAN DATA
SKEMA PENDAFTARAN PELANGGAN LPB

PLN DISJAYA PLN DISJABAR

1 Data 2 FTP 2 Data 1


CIS CM@
Cent Serve Cent
RISI X
er r er

Calon Calon
Pelanggan Pelanggan

Vending
3 3
Server

UMS
Engineeri Vendi Vendi Engineeri
ng ng UVS ng ng
Token Unit Unit Token

Vending Server :
•UMS (Ultima Management System)
•UVS (Ultima Vending System)
JENIS-JENIS TOKEN

Token Commissioning : token ini berfungsi untuk


mengaktifkan kWh meter LPB.
Token Engineering : di create oleh vending unit, berfungsi
untuk :
Clear credit
Free issue
Clear tamper
Key change token , khusus untuk merubah tarif index
di meter LPB bila terjadi perubahan daya.
 Pengguna Token engineering seperti pemegang segel, harus
dengan BA serah terima token dan melaporkan hasil
pengunaan token tersebut.
Pemasangan kwh meter
prabayar
Proses pemasangan listrik prabayar
1. Pelanggan datang ke kantor pelayanan PLN
2. Pelanggan mengisi formulir & menyelesaikan
kewajibannya
3. Petugas memasukkan data pelanggan ke dalam
sistem CIS
4. Sistem mengirim data ke Data Center
5. Data Center mengirim data ke Vending System
(Bandung)
6. Petugas Vending Unit (IT) membuat token2 Vending System telah siap
engineering di Vending Unit
7. Petugas penyambungan membawa kwh meter & Token engineering:
token engineering ke rumah pelanggan 1. Token Key Change
8. Setelah meter terpasang, petugas memasukkan 2. Token Clear Tamper
token engineering 3. Token batas daya
9. Pemasangan selesai 4. Token Clear Credit
5. Token Free Issue

Meter telah siap digunakan


Pelanggan dapat membeli
token di ATM
Token untuk pemasangan kwh meter
 Token Key Change
Untuk mengganti kode tarif, SGC dan KRN

 Token Clear Tamper


Untuk mengaktifkan kembali meter setelah adanya tampering (tombol tamper
aktif) bila dibutuhkan

 Token batas data (load limit)


Token ini dipergunakan menetapkan batas daya di meter (antara 0.23 s/d 18,4
kW). Ditetapkan 10%-20% di atas batas daya pelanggan

 Token Clear Credit


Menghapus sisa pemakaian dan total konsumsi terakhir

 Token Free Issue (kwh awal)


Mengisi meter dengan kwh awal yang telah dibeli pelanggan saat pendaftaran
STRUK DAN TOKEN

• LPB menggunakan sistem “TOKEN” dan mengikuti


Standard Transfer Specification (STS)
• TOKEN adalah 20 digit angka yang unik dan berisi
informasi untuk dimasukkan ke dalam kWh-Meter
LPB yang didapatkan oleh setiap pelanggan pada
saat membeli energi listrik di delivery cahnnel PLN.
• IDPEL (identitas pelanggan) tetap digunakan, tetapi untuk
transaksi pembelian voucher / token LPB yang
digunakan adalah nomor seri meter, terdiri dari 11
(sebelas) digit.
• STRUK adalah bukti pembelian energi listrik PLN dari
tiap delivery channel PLN yang berisi TOKEN
NILAI TOKEN
 Nilai token terdiri dari unsur
kWh, PPJ, PPN,dan Meterai
 Pilihan Nilai Token tertentu
(Rp.20.000, Rp.50.000,
Rp.100.000, Rp.250.000,
Rp.500.000)
 Pilihan token bebas /
Flexible (Rp. 20.000 s/d Rp.
1 juta)
Index Tarif Rp/kWh
01 R1 s/d 450 VA 411
02 R1 900 VA 602
03 R1 1300 VA 663

TARIF LPB 04
05
06
R1
R2
R3
2200 VA
2201 s/d 6600 VA
> 6601 VA
666
1035
1035
07 B1 s/d 450 VA 525
08 B1 900 VA 638
09 B1 1300 VA 689
Harga Listrik 10 B1 2200 VA 745
11 B2 2201 s/d 53000 VA 1035
prabayar setara 12 I1 s/d 450 VA 455
dengan harga 13 I1 900 VA 584
14 I1 1300 VA 705
listrik paska 15 I1 2200 VA 749
bayar dan 16 I1 2201 s/d 14000 VA 1035
17 I2 >14 s/d 53 kVA 1035
mengacu pada
18 P1 450 VA 680
ketentuan yang 19 P1 900 VA 784
berlaku 20 P1 1300 VA 760
21 P1 2200 VA 770
22 P1 2201 s/d 53000 VA 1035
23 S2 450 VA 314
24 S2 900 VA 444
25 S2 1300 VA 582
26 S2 2200 VA 593
27 S2 2201 s/d 53000 VA 1035
28 M 1380
ATM

Bagaimana pelanggan membeli token?

Pelanggan membawa Mengisi nomor meter &


nomor meter: 04 2353 5745 5 Memilih nilai token

Memasukkan nomor token Mendapat struk ATM


Ke dalam meter Berisi nomor token
Proses Pemasukan & Isi Ulang
Token Pelanggan
Memasukan
20 Digit
Nomor Token

Struk / Token

Menyala

Low Credit
(Energi akan
habis)
STRUK
Manual/Pedoman untuk Pelanggan
Manual/Pedoman untuk Pelanggan
Manual/Pedoman untuk Pelanggan
MEKANISME POST PAID KE
PREPAID
• Golongan tarif dan daya tetap.
• Pelanggan mengisi surat pernyataan migrasi ke prabayar.
• Menyelesaikan TS/SPH terlebih dahulu.
• Menginformasikan nilai UJL pelanggan yang nantinya akan dikompensasikan dengan
kWh.
• Biaya-biaya: Biaya Administrasi sesuai Kep Dir No. 335.K/010/DIR/2003, lampiran B,
Token awal Rp.20.000,-.melalui TUL I-06.
• Menerbitkan PK (TUL I-09), BA (TUL I-10), PDL (TUL I-11), permintaan material (
APP/pembatas), pengisian BA tanggal perubahan
• Peremajaan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan MPB, hasilnya dikirim
melalui
FTP ke Datacenter & Vending system (konsumen bisa segera beli token).
• Kesepakatan dinyatakan dalam PJBTL yang berisi a.l : Tarif/Daya, Harga Rp/kWh sesuai
tariff/daya, pembayaran Token-kWh awal; pengaruh Load Limit; tanpa kompensasi TMP.
• Catat stand akhir/bongkar meter lama, catat koordinat GPS utk pelanggan terkait
dan di-entry ke CM@X (BA Pasang meter PB + Stand bongkar)
• Buat dokumentasi dengan foto digital dan BA nya
• Meter PraBayar dipasang di pelanggan, diaktifkan dengan Token Engineering dan Load
Limit Token setelah terima dari Data Center (DC) / Vending System (VS), catat koordinat
GPS untuk pelanggan terkait. Menggunakan MCB sesuai tangga daya yang berlaku,
MCB harus dipasang setelah MPB.
• Kompensasi nilai UJL yang ada dengan sisa tagihan akhir berdasarkan stand bongkar
meter lama :
• Nilai UJL < sisa tagihan akhir berdasarkan BA perhitungan UJL, akan diterbitkan TUL I-06
sebesar nilai UJL yang ada dan kekurangannya menjadi hutang konsumen yang bisa
dibayar langsung atau dinyatakan sebagai hutang dengan SPH prabayar yang akan
ditagihkan melalui transaksi pembelian token-kWh, informasi ini akan disampaikan ke
pelanggan 1 hari setelah MPB terpasang (nantinya akan mengurangi pembelian
Token).
MEKANISME PASANG BARU
• Golongan tarif/daya konsumen mengikuti ketentuan TDL; Harga LPB
(Rp/kWh)
ditetapkan berdasar realisasi TUL III-09 semester-I tahun 2007;
Penerimaan penjualan
token-kWh dibukukan sebagai Pendapatan (cash basis).
• Kesepakatan dinyatakan dalam PJBTL yang berisi a.l : Tarif/Daya,
Harga Rp/kWh sesuai
tarif/daya, pembayaran Token-kWh awal; tanpa biaya UJL &
kompensasi TMP.
• Biaya-biaya: Biaya Penyambungan (BP) , Token awal Rp.20.000,-
melalui TUL I-06
• Menerbitkan Perintah Kerja pasang & Berita Acara, permintaan material (MPB
& APP), pengisian Berita Acara (nomor MPB).
• TUL I-11 (peremajaan dimuka), PDL, hasilnya dikirim melalui FTP ke
Datacenter & Vending system (agar konsumen bisa segera beli token).
• MPB dipasang di pelanggan, diaktifkan dengan Token Engineering dan Load
Limit Token setelah terima dari Data Center (DC) / Vending System (VS), catat
koordinat Globang Positioning System (GPS) untuk pelanggan terkait.
Menggunakan MCB sesuai tangga daya yang berlaku, MCB harus dipasang
setelah MPB.
• Informasi & Pengaduan tentang LPB bisa melalui : Website DJBB, Email,
SMS/Call center, dan Account Officer).
• Ketentuan P2TL LPB. Pelanggan yang sudah LPB jika dikemudian hari
MEKANISME NAMBAH DAYA
• Biaya-biaya: untuk naik daya dikenakan BP, untuk turun daya dikenakan biaya
Administrasi sesuai lampiran B Kep Dir No. 335.K/010/DIR/2003 dan Token awal
Rp.20.000,-. melalui TUL I-06.
• Informasikan tentang utang/piutang (TS & SPH) pelanggan yang ada
• Menerbitkan PK (TUL I-09), BA (TUL I-10), PDL (TUL I-11), permintaan material
(APP/pembatas), pengisian BA tanggal perubahan
• Peremajaan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan MPB, hasilnya
dikirim melalui FTP ke Datacenter & Vending system (konsumen bisa segera beli
token).
• Kesepakatan dinyatakan dalam PJBTL yang berisi a.l : Tarif/Daya, Harga Rp/kWh
sesuai tarif/daya, pembayaran Token-kWh awal; pengaruh Load Limit;
utang/piutang (UJL& TS/SPH) & tanpa kompensasi TMP.
• Pemasangan meter PraBayar di pelanggan dan diaktifkan dengan Token Awal
“Commissioning” (TC) setelah menerimanya dari DC/VS,
• Catat sisa token-kwh akhir dari meter PraBayar untuk tarif/Daya lama, foto digital
sisa token-kWh & No. meter PraBayar, setting token-kWh awal untuk tarif/Daya
baru
• Buat Berita Acara dan dokumentasi nya.
• Memindahkan data TUL I-10 Realisasi pemasangan (perubahan) meter PraBayar di
lokasi konsumen dilengkapi data sisa token dan dilampiri Foto digital stand kWh &
No.MPB ke CM@X.
• Konversi (“Free Issue Token”) sisa token tarif/daya lama ke jumlah token-kWh
tarif/daya baru dengan rumus:
Token-kWh baru = sisa Token-kWh lama X (Tarif lama / Tarif baru).
MULTIGUNA LPB

• Sisa kWh daya / Tarif lama (Pre-Paid) dibuat


Berita Acara
konversi kWh yang ditanda tangani kedua belah
pihak.

• Sisa kWh lama dikirim ke vending system untuk


dikonversikan
menjadi kWh dengan tarif baru dengan
menggunakan fasilitas
Free Issue Token

• Untuk kembali ke Tarif asal harus mengajukan


perubahan tarif
kembali 1 (satu) hari sebelumnya dari tarif M ke
tarif asal
(yang diinginkan) mengunakan fasilitas free
issue token.
PENGGANTIAN MPB ATAS PERMINTAAN
PELANGGAN

• Apabila dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa MPB dalam


kondisi
baik, maka pelanggan dikenakan biaya pemeriksaan sesuai
ketentuan.

• Apabila dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa MPB dalam


kondisi
rusak (bukan disebakan oleh pelanggan), maka MPB diganti,
sedangkan
IDPEL berubah sesuai Nomor MPB yang baru, sedangkan sisa
kWh
diproses sesuai ketentuan seperti pelanggan dikenakan
biaya
pemeriksaan sesuai ketentuan sebelumnya (Clear credit,
free issue, dst)

• Apabila dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa MPB dalam


kondisi
FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN
PRODUK LAYANAN BARU

• Produk sesuai dengan kebutuhan pasar.


• Produk sesuai dengan kemampuan fungsional
internal
• Kemajuan teknologi produk layanan
• Dukungan manajemen tingkat atas
• Proses penggunaan produk layanan baru lebih praktis
PLN Distribusi Jawa Barat &
Online Vending System Banten
APJ / UPJ Data Center
Bandung

ATM
CIS/CM@X

FTP server
Vending Unit Third party
&
APJ / UPJ
Bank

Vending Server Online


CIS Payment
Raharja

ATM Bank
Gateway server

Vending Unit
ATM

Bagaimana pelanggan
membeli token?

Pelanggan membawa Mengisi nomor meter &


nomor meter: 04 2353 5745 Memilih
5 nilai token

Memasukkan nomor token Mendapat struk A


Ke dalam meter Berisi nomor toke
ATM

Bagaimana pelanggan
membeli token?
ATM

Bagaimana pelanggan
membeli token?
ATM

Bagaimana pelanggan
membeli token?
ATM

Bagaimana pelanggan
membeli token?
ATM

Bagaimana pelanggan
membeli token?

Contoh struk ATM


pembelian token prabayar
Bagaimana pelanggan membeli
Online
Payment
Point
token?
Membeli token di
Payment Point
Online

Pelanggan membawa
nomor meter: 04 2353 5745 5

Memasukkan nomor token Mendapat tanda bayar


Ke dalam meter Berisi nomor token
Bagaimana pelanggan membeli
Online
Payment
Point
token?

Contoh struk pembelian token prabayar di Online Paym


Nomor2 penting STS
Nomor SGC (Supply Group
6 digit angka
Code)
nomor SGC PLN : 901129
Untuk membedakan area yang berbeda tarif listrik
Token hanya berlaku untuk kwh meter dengan
nomor SGC yang sama dengan SGC Vending system

Vending A Vending B
SGC 111111 SGC 222222
Meter A

Meter B
Nomor kwh meter
 11 digit nomor
 Nomor unik hanya untuk
sebuah kwh meter saja

04 12 238425 6

 04 = kode vendor (Conlog)


 12 = tahun pembuatan 2002
(1990 + 12 = 2002)
 238425 = urutan produksi
6 = cek digit
Token
20 digit nomor : 2291 2591 5318 8720 3572
Spesifik hanya untuk sebuah kwh meter saja

2 jenis token:

–Token isi-ulang / Credit token:


Token berisi nilai kwh sebesar yang di beli pelanggan
Token ini dibeli pelanggan melalui ATM, pembayaran online

–Token Engineering:
Hanya bisa dibuat oleh petugas PLN
Token engineering tidak mempunyai nilai uang
Token untuk melakukan perubahan setting pada meter
prabayar
Token Engineering
Token Commissioning : 1275 4194 1448 6450
5970
Untuk meng-aktifkan meter
Dimasukan hanya sekali pada saat meter baru akan
diaktifkan

Token Test STS : 5649 3153 7254 5031 3471


Untuk mengetest meter (self diagnostic)
Dapat digunakan untuk semua meter berulang kali
Token Engineering
Token Clear Tamper
Untuk menghapus status tamper
Hanya untuk satu meter saja & sekali pakai

Token Key Change


Untuk mengubah tarif di dalam meter
Hanya untuk satu meter & sekali pakai

Token Clear Credit


Untuk menghapus sisa kwh dalam meter
Hanya untuk satu meter saja & sekali pakai

Token Free Issue


Untuk mengisi kwh awal di meter
Hanya untuk satu meter & sekali pakai
Pemasangan kwh meter
prabayar
Proses pemasangan listrik
pelayanan PLN
prabayar
1. Pelanggan datang ke kantor

2. Pelanggan mengisi formulir &


menyelesaikan kewajibannya
3. Petugas memasukkan data
pelanggan ke dalam sistem CIS
4. Sistem mengirim data ke Data Vending System telah siap
Center
5. Data Center mengirim data ke Token engineering:
Vending System (Bandung) 1. Token Key Change
6. Petugas Vending Unit (IT) membuat 2. Token Clear Tamper
3. Token batas daya
token2 engineering di Vending Unit
4. Token Clear Credit
7. Petugas penyambungan membawa 5. Token Free Issue
kwh meter & token engineering ke
rumah pelanggan Meter telah siap digunak
8. Setelah meter terpasang, petugas Pelanggan dapat membe
token di ATM
memasukkan token engineering
Token untuk pemasangan kwh
meter
 Token Key Change
Untuk mengganti kode tarif, SGC dan KRN

 Token Clear Tamper


Untuk mengaktifkan kembali meter setelah adanya tampering (tombol tamper
aktif) bila dibutuhkan

 Token batas data (load limit)


Token ini dipergunakan menetapkan batas daya di meter (antara 0.23 s/d 18,4
kW). Ditetapkan 10%-20% di atas batas daya pelanggan

 Token Clear Credit


Menghapus sisa pemakaian dan total konsumsi terakhir

 Token Free Issue (kwh awal)


Mengisi meter dengan kwh awal yang telah dibeli pelanggan saat pendaftaran