Anda di halaman 1dari 20

GETAH

DAMAR
MALAM
Pengertian
Getah
Cairan kental
yang keluar dari
bagian tanaman
yang dilukai
Damar
Suatu campuran
kompleks dari
sekret tumbuh-
tumbuhan
berbentuk padat
dan amorf pada
pemanasan
menjadi lunak
dan meleleh
Tidak larut dalam
air tetapi larut
dalam pelarut
non polar
Malam
Zat yang
termasuk dalam
golongan lemak
Bentuk mirip
damar
Bahan dasar
kosmetika,
industri batik, dan
lilin
BALSAMUM PERUVIANUM
Nama lain : Balsam
Tanaman asal : Myroxylon pereirae ( Royle )
Keluarga : Papilionaceae
Penggunaan : Obat gudik, obat luka, obat wasir dan obat batuk.
Pemerian : Cairan kental tidak lengket, bebas dari serat
warna coklat tua, lapisan tipis transparan
berwarna ciklat kemerahan, bau khas, enak, rasa
pahit dan getir, bau aromatik khas menyerupai
vanilin.
Bagian yang
digunakan
: Eksudat kental yang diperoleh dari batang yang
telah dihanguskan dan dilukai
Waktu Panen : Mulai umur 5 tahun sampai 30 tahun atau lebih
dapat diambil balsemnya. Pada permulaan bulan
November / Desember
Cara Mendapatkan Balsam
Peru

batang dipukul-pukul
kulit batang
retak/terbentuk irisan
setelah 5-6 hari dibakar kulit terkelupas/lepas
batang ditutupi kain dan
kayu akan mengeluarkan
cairan
kain yang sudah penuh
dicelupkan pada air
mendidih
balsam akan
mengendap dan dapat
dipisahkan
tutupi luka untuk aliran
balsam kedua setelah 7-
10 hari
luka diserut dan timbul
aliran balsam yang
ketiga
Ketiga macam balsam
yang keluar itu berturut-
turut disebut :
Tagauzonte.
Balsamo de trapo
Balsamo de contaripique

BALSAMUM TOLUTANUM
Nama lain : Balsam Tolu
Tanaman asal: Myroxylun balsamum ( L )
Keluarga : Papilionaceae
Penggunaan : Obat batuk dan fiksatif.
Pemerian : Bau aromatik mirip buah vanilin rasa aromatik, jika
dihangatkan dan ditekan diantara 2 lempeng kaca dan diperiksa
dengan kaca pembesar, tampak hablur asam sinamat.
Bagian yang digunakan : Balsam yang diperoleh dengan penorehan
batang.
Cara panen : Dibuat irisan-irisan berbentuk huruf V yang
sedemikian dalam sampai mengenai kayunya. Cairan yang keluar
ditampung dalam cawan-cawan kecil. Isi cawan dikumpulkan
kedalam kantong kantong/wadah
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.





BENZOINUM / BENZOE
Nama lain : Kemenyan Sumatra
Tanaman asal : Styrax benzoin (Dryand),
Styrax paralleloneurus (Perkins)
Keluarga : Styracaceae
Penggunaan : Bahan pengawet (mencegah tengik) obat batuk,
tinctur untuk antiseptikum.
Pemerian : keras, rapuh, tersusun atas butiran
agak putik yang terbenam dalam bening berwarna
coklat beabuan hingga coklat kemerahan, bau
khas enak, rasa agak getir.
Bagian yang
digunakan
: Damar balsamik yang diperoleh dengan
penorehan batang.

Cara panen : Kemenyan ini keluar akibat patologis (pada tanaman
sendiri tiada saluran damar). Setelah pohon mencapai
umur 6 tahun dibuat luka dekat asal cabang yang terendah.
Cairan yang pertama keluar adalah yang terbersih,
menghasilkan kemenyan yang paling putih, dan bau yang
paling enak. Pembuatan luka dapat diulangi tiap tahun.
Cairan dikeringkan dengan cara diangin2kan sampai kadar
air kira 10%
CHRYSAROBINUM
Nama lain : Krisarobin
Tanaman asal : Andira Aroraba ( Aquiar )
Keluarga : Papilionaceae
Penggunaan : Obat psoriasis, obat trikhofitosis.
Pemerian : Serbuk hablur renik ringan, warna kuning atau
coklat kekuningan, tidak berbau, tidak berasa.
Bagian yang
digunakan
: Campuran zat yang diperoleh dengan
penyarian araroba yang terdapat dalam rongga
batang. Tepung araroba ini disebut juga tepung
goa.
GUMMI ACACIAE
Nama lain : Gom Arab, Acacia, Gummi Mimosae
Tanaman asal : Species Acacia antara lain Acacia Senegal (Wild)
Keluarga : Papilionaceae
Penggunaan : Bahan penolong pada pembuatan sediaan obat
misalnya suspensi, emulsa, trokisi, basila, pil dan
tablet.
Pemerian : Hampir tidak berbau, rasa tawar seperti lendir.
Bagian yang
digunakan
: Eksudat gom kering yang diperoleh dari batang dan
dahan.
Cara panen : Gom Arab keluar sendiri dari retakan-retakan kulit
batang dan mengeras di udara. Tanaman yang telah
berumur 6 tahun mulai dapat diambil gomnya. Untuk
memper-banyak produksi kadang-kadang kulit batang
diiris-iris (dibuat luka).

GUMMI ARABICI
DESENZYMATUM
Nama lain : Gom Arab bebas enzim
Tanaman asal : Species Acacia antara lain Acacia Senegal (Wild.)
Keluarga : Papilionaceae
Penggunaan : Zat tambahan
Pemerian : Lempeng tipis, hampir tidak berbau, rawa tawar
seperti lendir.
Pembuatan : Bagian gom arab dicampur dengan 1,5 bagian air,
campuran dipanaskan dalam aliran uap air selama 1
jam atau dalam uap air bersuhu 107
o
selama 30
menit. Campuran diratakan sebagai lapisan-lapisan
tipis pada lempeng kaca, kemudian dikeringkan.
M Y R R H A
Nama lain : Mira
Tanaman asal : Species Commiphora antara lain Commiphora molmol.
Keluarga : Burseraceae.
Penggunaan : Untuk pembuatan dupa dan parfum. Tinctura mira
untuk obat kumur.
Pemerian : Bau aromatik enak, rasa pahit dan getir. Jika digerus
dengan air, terbentuk emulsa berwarna kuning.
Bagian yang
digunakan
: Damar gom minyak yang diperoleh dari batang.
Cara panen : Batang-batang dilukai kulitnya, kulit ini berisi kelenjar
schisogen yang mengandung damar (harsa) warna putih
kekuningan.
Pada pengeringan warna berubah menjadi coklat
kekuningan sampai coklat kemerahan. pula yang keluar
sendiri dari retakan-retakan kulit batang.
Jenis - jenis : Mira Somali (Mulmul) diperoleh dari C.Molmol.
Mira Arab diperoleh C. abyssinica. Mira arab tidak
searomatik Mira Somali.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

O P I U M
Nama lain : Opium mentah, candu, Thebaicum, Meconium
Tanaman asal : Papaver Somniferum (L).
Keluarga : Papaveraceae
Zat berkhasiat : Alkaloida-alkaloida morfina, narkotina, kodeina,tebain
.papaverina dan narseina
Penggunaan : Pengobatan terhadap gejala - gejala mencret dan sebagai
sudorifika, narkotikum.
Pemerian : Masa padat, coklat, bau khas kuat rasa khas sangat pahit.
Bagian yang
digunakan
: Getah kering yang diperoleh dengan penorehan buah tua tetapi
belum masak.
Cara panen : Beberapa hari setelah daun mahkota gugur, dan buah menjadi
tua, pada buah ditorehkan garis-garis mendatar, tegak lurus atau
berpilin seperti kumparan. Getah yang keluar dibiarkan
mengering 24 jam kemudian dikupas dengan pisau tumpul.
Umumnya sebagian epidermis buah ikut terkupas dan
merupakan 610 % opium. Buah candu hanya menghasilkan
getah 1 kali. Ditempat yang amat panas iklimnya penorehan
dapat diulangi 2-3 kali. Jika udara panas dan kering, getahnya
yang terkumpul sedikit dan kental. Jika udara lembab, hasilnya
lebih banyak tetapi kadar airnya juga lebih tinggi.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya ; dalam lemari
yang terkunci karena obat narkotik.


: Opium dianggap bermutu rendah jika :
Warna kehitam-hitaman.
Rasa manis, kurang pahit dan agak memualkan
Konsistensi lunak seperti lemak.
Jika dipotong, halus atau berisi benda asing.
Tidak memberi warna coklat tua pada ludah.
Tidak membentuk cairan kental dengan air.
Tidak meninggalkan bekas yang sama rata gelap setelah
digoreskan pada kertas.
PAPAINUM
Nama lain : Papaina
Tanaman asal : Carica papaya (L.)
Keluarga : Caricaceae
Zat berkhasiat
utama / Isi
: Enzima proteolitik
Penggunaan : Membantu pencernaan zat putih telur, dan diberikan
dalam bentuk serbuk, pil, tablet, eliksir.
Pemerian : Putih atau putih kelabu, bau khas, rasa lemah mirip pepsin,
sangat mudah terurai.
Bagian yang
digunakan
: Getah buah mentah / hijau dan getah daun.
Cara panen : Dibuat pengendapan getah segar dengan etanol 95%
kemudian dilarutkan dalam air dan diendaplan kembali
dengan penambahan etanol 95% dan dikeringkan.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
TRAGACANTHA
Nama lain : Tragakan
Tanaman asal : Astragalus gummifer
Keluarga : Papilionaceae
Penggunaan : Untuk membuat emulsa, gudir, perekat pil
dan trokhisi, juga untuk pelicin alat-alat
kedokteran tertentu.
Bagian yang
digunakan
: Eksudat gom kering diperoleh dengan
menoreh batang.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
TUGAS
Carilah sistematika tanaman asal dari
simplisia yang telah dibahas tadi




Tugas ditulis tangan pada kertas,
dikumpul pada minggu berikutnya

Kingdom
Divisio
Class
Ordo
Family
Genus
Spesies