Anda di halaman 1dari 10

landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri

Republik Indonesia
Sebuah negara tentunya memiliki hukum, asas,
ideologi, dan landasan. Indonesia sebagai negara yang
merdeka juga mempunyai landasan landasan yang
dipegang teguh sebagai panutan bangsa Indonesia.
Landasan landasan ini juga berfungsi sebagai
pedoman bangsa dalam berinteraksi dengan negara
lain. Politik luar negeri tentunya juga memiliki
landasan yang kuat agar bisa tetap mempertahankan
eksistensi negara yang bersangkutan. Begitu pula
dengan politik luar negeri Indonesia. Politik luar negeri
Indonesia dirumuskan pertama kali sejak Indonesia
merdeka pada tahun 19!. "alam perumusannya,
politik luar negeri Indonesia memiliki tiga landasan
yang menjadi pilar utamanya berdiri, ketiga landasan
tersebut ialah landasan idiil, konstitusional, dan
operasional.
Landasan idiil politik luar negeri Indonesia adalah
pan#asila sebagai dasar negara Indonesia. Pan#asila
merupakan pen#itraan dari lima sila didalamnya, setiap
sila mempunyai arti dan menjadi pedoman bangsa
indonesia yang dinilia ideal dalam kehidupan
bernegara yang adanya hubungan antar sila sila di
dalamnya. Seperti yang kita ketahui, Pan#asila juga
merupakan dasar negara dan sumber dari segala
hukum dan konstitusi di Indonesia. $leh sebab itu,
pan#asila menjadi salah satu faktor objektif yang
berpengaruh dalam poltik luar negeri Indonesia
%&lami, '(()*. +elima sila yang termuat dalam
Pan#asila, berisi pedoman dasar bagi pelaksanaan
kehidupan berbangsa dan bernegara yang ideal dan
men#akup seluruh sendi kehidupan manusia %&lami,
'(()*. Sebagai #ontoh, sila kedua
pan#asila,kemanusiaan yang adil dan beradab, yang jika
diaplikasikan pada politik luar negeri, ini membuktikan
bah,a politik luar negeri Indonesia harus didasarkan
atas asas kesamaan derajat, saling menghormati dan
menguntungkan, dan saling tidak men#ampuri urusan
dalam negeri masing-masing.
Sedangkan landasan konstitusional dari politik
luar negeri Indonesia berupa .ndang .ndang "asar
19!, dimana kehidupan berbangsa dan bernegara
telah diatur di dalamnya dan berkaitan dalam
penentuan kebijakan luar negeri Indonesia, yang
berarti bah,a politik luar negeri yang dijalankan oleh
Indonesia tidak lain merupakan salah satu #ara
men#apai kepentingan nasional. /al ini selaras dengan
apa yang disampaikan oleh Pemerintah 0epublik
Indonesia, bah,a Indonesia akan tetap menjalankan
politik luar negeri berdasarkan kepentingannya sendiri
dan tidak ditentukan oleh arus politik negara lain
%/atta, 19!12 13*. .." 19! juga berfungsi sebagai
pemerkuat hukum hukum pan#asila, dalam .."
19! tertera se#ara lengkap segala ma#am hukum yang
mengatur akti4itas seluruh ,arga negara Indonesia.
+emudian beranjak pada konteks konstitusional,
dimana kehidupan berbangsa dan bernegara telah
diatur di dalam .ndang-.ndang "asar dan berkaitan
dalam penentuan kebijakan luar negeri Indonesia, yang
berarti bah,a politik luar negeri yang dijalankan oleh
Indonesia tidak lain merupakan salah satu #ara
men#apai kepentingan nasional. /al ini selaras dengan
apa yang disampaikan oleh Pemerintah 0epublik
Indonesia, bah,a Indonesia akan tetap menjalankan
politik luar negeri berdasarkan kepentingannya sendiri
dan tidak ditentukan oleh arus politik negara lain
%/atta, 19!12 13*.
Pada .." 19! juga tertera pedoman bagi pemerintah
negara dalam menentukan kebijakan kebijakan
dalam maupun luar negeri. "alam pembukaan .."
19! terdapat landasan konstitusional serta tujuan
negara yang ter#antum pada alinea pertama yang
berbunyi Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah
hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di
atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan
perikemanusiaan dan perikeadilan dan keempat
dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan
sosial, serta pada batang tubuh .." 19! pasal
11,Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan
Rakyat menyatakan perang, membuat perdamaian, dan
perjanjian dengan negara lain. dan pasal 11 yang
terdiri dari 1 ayat. /al tersebut telah men#erminkan
bentuk politik luar negeri Indonesia, bah,a Indonesia
sebagai negara yang merdeka dan berdaulat turut serta
dalam menjaga ketertiban dan perdamaian dunia
melalui politik luar negerinya. 5aka dari itu, terlepas
dari faktor indi4idu pemimpin, seharusnya pemimpin
Indonesia menjalankan politik dan membuat kebijakan
luar negeri untuk berpedoman terhadap pan#asila dan
.." 19!.
Landasan yang terakhir merupakan landasan
operasional politik luar negeri Indonesia. Landasan ini
selalu berubah mengikuti perkembangan jaman demi
ter#apainya kepentingan nasional. "ikarenakan politik
luar negeri Indonesia menganut sistem bebas-aktif,
maka setiap periode pemerintahan haruslah
menetapkan landasan operasional mereka sendiri.
6amun se#ara garis besar landasan operasional politik
luar negeri Indonesia seperti yang di#antumkan dalam
7&P 5P0 tentang 8aris-8aris Besar /aluan 6egara
%8B/6*. Sebenarnya, yang dimaksud dengan landasan
operasional adalah Politik Luar 6egeri Indonesia itu
sendiri. Sesuai dengan .. 0I 6$. 13 tahun 1999, pasal
1 yang berbunyi 9:ang dimaksud dengan ;bebas aktif;
adalah politik luar negeri yang pada hakikatnya bukan
merupakan politik netral, melainkan politik luar negeri
yang bebas menentukan sikap dan kebijaksanaan
terhadap permasalahan internasional dan tidak
mengikatkan diri se#ara apriori pada satu kekuatan
dunia serta se#ara aktif memberikan sumbangan, baik
dalam bentuk pemikiran maupun partisipasi aktif
dalam menyelesaikan konflik, sengketa dan
permasalahan dunia lainnya, demi ter,ujudnya
ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi dan keadilan sosial. :ang dimaksud
dengan diabdikan untuk ;kepentingan nasional;
adalah politik luar negeri yang dilakukan guna
mendukung ter,ujudnya tujuan nasional sebagaimana
tersebut di dalam Pembukaan .ndang-.ndang "asar
19!.<
+onsep Politik Bebas-&ktif yang dipilih oleh Indonesia
mengalami proses yang panjang dalam
pelaksanaannya. .ntuk men#apai tujuan dari Politik
Bebas-&ktif tersebut, Indonesia mengimplementasikan
prinsip damai, saling menghargai antarbangsa dengan
tidak melakukan inter4ensi, memperkuat sendi-sendi
hukum internasional dan organisasi internasional demi
menjamin perdamaian, mempermudah proses
pertukaran dan perdagangan internasional, membantu
pelaksanaan keadilan sosial internasional dengan
berdasar pada Piagam PBB, serta mempertahankan
kemerdekaan untuk men#apai persaudaraan dan
perdamaian internasional %/atta, 19!12 3-)*. "i
samping itu, untuk menjalankan politik luar negeri
yang bebas-aktif, Indonesia melihat pada dua aspek
yakni =politik jangka pendek> dan =politik jangka
panjang>. &dapun yang dimaksud dengan =politik
jangka pendek> adalah tujuan-tujuan politik yang harus
ter#apai dalam ,aktu dekat atau saat itu juga, baik
mengenai kepentingan nasional maupun kepentingan
internasional. Sedangkan =politik jangka panjang>
adalah tujuan-tujuan politik yang baru bisa ter#apai
atau dilaksanakan di masa mendatang. Selain itu
Indonesia juga menjalankan politik luar negeri dengan
bersikap se,ajarnya dalam hubungan antarnegara,
yakni tetap pada prinsip untuk tidak berpihak
kemanapun dalam suatu pertentangan %independent
policy* dan lebih fokus pada kepentingan rakyatnya
%/atta, 19!12 1(-13*.
?ara yang digunakan untuk menjalankan politik luar
negeri selalu berbeda dari ,aktu ke ,aktu. &da saatnya
untuk menjalankan politik isolasionalism, menjalankan
kerjasama antar negara sahabat, ada saatnya untuk
menjaga balance o power,ataupun menempuh
imperialism untuk menjalankan politik luar negerinya.
%/atta, 19!1 2 1*. Sebagai bangsa yang merdeka dari
sebuah kolonialisme, Indonesia sadar akan hak-hak
kemerdekaan segala bangsa dan hak untuk bebas dari
kolonialisme adalah suatu hal mutlak yang harus
di,ujudkan. &kan tetapi, usaha-usaha itu tentu saja
tidak akan berjalan mudah, karena pasti akan selalu
ada suatu pertentangan dari pihak-pihak yang tidak
ingin ter#iptanya perdamaian abadi bagi bangsa-
bangsa di dunia. +ita sebagai bangsa, tentunya sadar
bah,a ter#iptanya #ita-#ita itu 0epublik Indonesia
tentu saja perlu diadakan suatu kerjasama intensif dan
mengadakan hubungan baik dengan bangsa lain untuk
memperkuat pertalian internasional dan mengikrakan
persaudaraan antara bangsa. %/atta, 19!1 2 1*. Se#ara
konseptual pelaksanaan politik luar negeri Indonesia
didasarkan pada prinsip-prinsip bebas aktif, namun
penerapannya disesuikan dengan kepentingan nasional
atau kepentingan Indonesia dalam kurun ,aktu
tertentu.
Politik bebas aktif Indonesia sangat berpengaruh
terhadap dinamika politik regional dan internasional.
"ari segi regional misalnya, ketika Indonesia turut
berpartisipasi aktif dalam kegiatan di &S@&6.
+ementerian Luar 6egeri di situs resminya
menyatakan bah,a pemerintah Indonesia berniat
untuk menjadi bagian dari pelaksanaan Piagam
&S@&6 dan menjadi salah satu kekuatan pendorong
utamanya dan pemerintah Indonesia pun memimpin
&S@&6 pada tahun '(11 dengan tujuan untuk dapat
menjalin kerjasama dan hubungan yang semakin baik
dengan negara-negara anggota, serta dengan tujuan
kepentingan nasional Indonesia sendiri. Selain itu,
sebagai satu-satunya negara anggota 8'( dari ,ilayah
&S@&6, Indonesia pun menggunakan kesempatannya
untuk me,akili kepentingan &sia 7enggara dan
sekaligus bertindak sebagai juru bi#ara dan membela
kepentingan serta negara berkembang %Ae#k, n.d.*.
Sedangkan dari segi internasional, karena politik bebas
aktif ini yang tidak memihak salah satu blok yang
bertikai, politik dalam negeri Indonesia dalam
pelaksanaannya dapat tetap berjalan dalam koridor
Pan#asila. Beberapa opini yang menentang politik
bebas aktif ini pun bermun#ulan. 5ereka berpendapat
bah,a Indonesia seharusnya memihak Blok 7imur
yang dipimpin oleh .ni So4iet. 6amun, dengan alasan
yang kuat demi menjaga perdamaian dunia, Indonesia
bersikukuh tidak menunjukan adanya sikap yang
memihak. &tas dasar itulah Indonesia akhirnya
memprakarsai 8erakan 6on Blok. 8erakan ini
kebanyakan diikuti oleh negara-negara yang baru
merdeka di &sia dan &frika. Berkat hal ini, Indonesia
mendapat sambutan hangat dunia internasional akan
komitmennya menjaga perdamaian dan usaha untuk
perjuangan kemerdekaan bagi negara-negara yang
masih dijajah. "engan ini pulalah Indonesia
menunjukan eksistensinya di dunia internasional. /al
ini membuktikan bah,a dasar digunakannya Politik
Bebas-&ktif yakni menekankan pada sikap netral
untuk tidak memihak terhadap pihak manapun saat
terjadi pertentangan dan menghindari inter4ensi serta
semangat menjalin kerjasama dan hubungan baik
dengan negara lain seperti yang telah dijelaskan di atas,
memi#u Indonesia berpartisipasi aktif di dunia
internasional dan #ukup berpengaruh dalam dinamika
politik regional maupun internasional. /al ini
membuktikan bah,a dasar digunakannya Politik
Bebas-&ktif yakni menekankan pada sikap netral
untuk tidak memihak terhadap pihak manapun saat
terjadi pertentangan dan menghindari inter4ensi serta
semangat menjalin kerjasama dan hubungan baik
dengan negara lain seperti yang telah dijelaskan di atas,
memi#u Indonesia berpartisipasi aktif di dunia
internasional dan #ukup berpengaruh dalam dinamika
politik regional maupun internasional.
"engan demikian maka jelas adanya bah,a
bagaimanapun, politik luar negeri yang diterapkan oleh
masing-masing negara sedikit banyak memberikan
kontribusi dan akan berpengaruh terhadap dinamika
politik, baik regional maupun internasional. /al ini
lantas membuat masing-masing negara harus
mempertimbangkan dengan matang dan jangka
panjang dalam menentukan bentuk politik luar negeri
seperti apa yang ingin digunakan.

0@B@0@6SI
&lami, &tiCah 6ur. '((). 9Landasan dan Prinsip Politik
Luar 6egeri Indonesia<, dalam
8ane,ati Auryandari %ed.*, '((). Politik !uar "egeri
#ndonesia di $engah Pusaran
Politik Domestik. Dakarta2 P'P LIPI dan Pustaka
Pelajar
/atta, 5ohammad. 19!1. Dasar Politik !uar "egeri
#ndonesia. Dakarta2 7intamas
Ainfried Ae#k. Indonesia dalam Perspektif 0egional
dan 8lobal EonlineF. "alam
http2GG,,,.kas.deG,fGdo#GkasH111!-1'-'(-1(.pdfI
11(111(9J(3 Ediakses pada '1
September '(11F.