Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Gejala kesadaran berbangsa dan bernegara yang belum baik itu dapat kita lihat
dalam perilaku individu sebagai rakyat maupun pejabat yang masih menunjukan
tindakan-tindakan yang melanggar kaidah hukum, seperti mafia hukum, merusak hutan,
pencemaran lingkungan, tindak kriminalitas, lebih mementingkan diri dan kelompok,
korupsi, bersikap kedaerahan yang berlebihan (daerahisme) atau etnisitas yang
berlebihan, bertindak anarkhis, penggunaan narkoba, kurang menghargai karya bangsa
sendiri, mendewakan produk bangsa lain, dan sebagainya.
Benarkah bahwa kesadaran berbangsa dan bernegara rakyat ndonesia melemah.
Berbagai peristiwa di tanah air yang terjadi di negeri kita, dapat kita saksikan di
media massa, bagaimana tingkah laku para wakil rakyat, pelajar, mahasiswa dan juga
kelompok masyarakat yang menunjukan tanda- tanda bahwa mereka masih kurang
memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara.
Berbangsa dan bernegara merupakan suatu konsep atau istilah yang menunjukkan
seseorang individu terikat dan atau menjadi bagian dari suatu bangsa dan negara tertentu.
!asa reformasi telah berakhir, namun krisis yang melanda negeri ini sangat lambat
perubahannya, sangat berbeda dengan "egara- "egara lain yang begitu cepat dapat
mengatasi krisis, #al ini yang perlu mendapatkan perhatian bagi kita semua, bahwa
kesadaran berbangsa dan bernegara sangat diperlukan.
$onsep atau makna kesadaran dapat diartikan sebagai sikap perilaku diri yang
tumbuh dari kemauan diri dengan dilandasai suasana hati yang ikhlas%rela tanpa tekanan
dari luar untuk bertindak yang umumnya dalam upaya mewujudkan kebaikan yang
berguna untuk diri sendiri dan lingkungannya. $esadaran Berbangsa dan Bernegara
ndonesia mempunyai makna bahwa individu yang hidup dan terikat dalam kaidah dan
naungan di bawah "egara $esatuan & harus mempunyai sikap dan perilaku diri yang
tumbuh dari kemauan diri yang dilandasasi keikhlasan%kerelaan bertindak demi kebaikan
Bangsa dan "egara ndonesia.
!embangun $esadaran Berbangsa dan Bernegara kepada pemuda merupakan hal
penting yang tidak dapat dilupakan oleh bangsa ini, karena pemuda merupakan penerus
bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari perjalan panjang bangsa ini. $esadaran
berbangsa dan bernegara ini jangan ditafsir hanya berlaku pada pemerintah saja, tetapi
harus lebih luas memandangnya, sehingga dalam implementasinya, pemuda lebih kreatif
menerapkan arti sadar berbangsa dan bernegara ini dalam kehidupannya tanpa
menghilangkan hakekat kesadaran berbangsa dan bernegara itu sendiri.
1.2 Tujuan Penulisan
'dapun tujuan yang ingin penulis capai dan sampaikan kepada pembaca dalam
penyusunan makalah ini diantaranya sebagai berikut(
). !embangkitkan kembali rasa cinta tanah air, sebagai bentuk tanggung jawab
moral untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan
kemerdekaan ndonesia.
*. !enanamkan jiwa patriotisme dan rela berkorban di antara sesama +arga "egara
ndonesia dalam rangka menjaga keutuhan "$&.
,. !engajak para pemuda dan mahasiswa untuk berfikir kritis dalam menanggapi
setiap perubahan yang terjadi di sekeliling kita terutama hal-hal yang berkaitan
dengan keutuhan "$& dan kelangsungan hidup masyarakat ndonesia.
1.3 Rumusan Masala
Berikut ini batasan masalah yang akan dibahas pada makalah ini (
). !engidentifikasi definisi aberbangsa dan bernegara.
*. !engidentifikasi peranan faktor-faktor pendukung kesadaran berbangsa dan
bernegara.
,. !engidentifikasi peranan faktor-faktor penghambat kesadaran berbangsa dan
bernegara.
-. !engidentifikasi peranan mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
.. !engetahui peranan dan fungsi mahasiswa di era reformasi.
1.! Met"#e Penulisan
/alam menyusun makalah ini, penyusun melakukan pencarian data dan
mempelajari wacana-wacana yang berkaitan dengan batasan tema yang telah diberikan
melalui media internet.
BAB II
PEMBAHA$AN
2.1 Pengertian Ber%angsa Dan Bernegara
ndonesia adalah wilayah kepulauan yang terintergrasi secara nasional dari daerah
daratan dan lautan kedalam organisasi berbentuk negara kesatuan untuk melaksanakan
pembangunan ekonomi dalam mewujudkan masyarakat sejahtera sebagai realisasi impian
yang di amanatkan oleh 00/ )1-.. Berdasarkan pendekatan yang diuraikan diatas,
diharapkan dapat dipergunakan untuk menyusun suatu konsepsi yang dapat dipergunakan
untuk menyatukan sudut pandang dalam kita merumuskan, apa yang telah tertuang dalam
pasa ,* 00/ 2-. sebelum diadakan perubahan. /engan sudut pandang itu, diharapkan
kita dapat menyatukan pola berpikir dalam merumuskan visi, misi, tujuan, strategi dalam
mengaktualisasikan B3&B'"G4', B3&"3G'&', "/5"34' sebagai pedoman
dalam kita bersikap dan berperilaku dalam menjalankan fungsi, pekerjaan, kerja, jabatan,
peran dan tanggung jawab dalam berbangsan dan bernegara.
Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan asal keturunan, adat, bahasa,
sejarah serta berpemerintahan sendiri. 4edangkan berbangsa adalah manusia yang
mempunyai landasan etika, bermoral , dan ber-a6lak mulia dalam bersikap mewujudkan
makna sosial dan adil. "egara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa
kelompok manusia yang bersama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengakui
adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau
beberapa kelompok manusia tersebut. 4edangkan bernegara adalah manusia yang
mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta
berproses di dalam satu wilayah nusantara atau ndonesia dan mempunyai cita-cita yang
berlandaskan niat untuk bersatu secara emosional dan rasional dalam membangun rasa
nasionalisme secara eklektis kedalam sikap dan perilaku antar yang berbeda ras, agama,
asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarah.
2.2 Mem%angun &esa#aran Ber%angsa #an Bernegara
!embangun $esadaran Berbangsa dan Bernegara kepada pemuda merupakan hal
penting yang tidak dapat dilupakan oleh bangsa ini, karena pemuda merupakan penerus
bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari perjalan panjang bangsa ini. 'kan tetapi
kesadaran berbangsa dan bernegara ini jangan ditafsir hanya berlaku pada pemerintah
saja, tetapi harus lebih luas memandangnya, sehingga dalam implementasinya, pemuda
lebih kreatif menerapkan arti sadar berbangsa dan bernegara ini dalam kehidupannya
tanpa menghilangkan hakekat kesadaran berbangsa dan bernegara itu sendiri.
$esadaran berbangsa dan bernegara sesuai dengan perkembangan bangsa
mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak akan selalu positif. Bisa
saja pada suatu masa kesadaran tersebut tidak seutuh dengan masa sebelumnya.
Bermacam-macam hal yang dapat berpengaruh terhadap kesadaran berbangsa dan
bernegara. Berbagai faktor dalam negeri seperti dinamika kehidupan warga negara, telah
ikut memberi warna terhadap kesadaran berbangsa dan bernegara tersebut. /emikian
pula perkembangan dan dinamika kehidupan bangsa-bangsa lain di berbagai belahan
dunia, tentu berpengaruh pula terhadap kesadaran itu.
!enjadi sebuah keharusan bagi pemuda untuk ikut bertanggung jawab
mengemban amanat penting ini, bila pemuda sudah tidak memiliki kesadaran berbangsa
dan bernegara, maka ini merupakan bahaya besar bagi kehidupan berbangsa dan
bernegara, yang mengakibatkan bangsa ini akan jatuh ke dalam kondisi yang sangat
parah bahkan jauh terpuruk dari bangsa-bangsa yang lain yang telah mempersiapkan diri
dari gangguan bangsa lain.
2.3 Pengaru &e%u#a'aan Asing Tera#a( &esa#aran Ber%angsa Dan Bernegara
$ondisi bangsa kita sekarang, merupakan salah satu indikator bahwa sebagian
pemuda di negeri ini telah mengalami penurunan kesadaran berbangsa dan bernegara.#al
ini bias kita lihat dari segelintir persoalan ini,saya ambil contoh di perkotaan, karena
bagian yang sangat cepat dengan informasi walaupun desa juga tidak bisa dilepakan dari
konteks ini, hal ini bisa kita lihat semakin minimnya pemuda di perkotaan yang
menghormati nilai-nilai budaya bangsa sendiri dan lebih bangga dengan budaya atau
simbol-simbol bangsa lain, semakin banyaknya pemuda yang melakukan perilaku
menyimpang dan penggunaan narkoba, dan kondisi ini diperparah dengan minimnya
kesadaran sosial dan perhatian kepada sesama yang ditunjukkan dengan semakin
individualisnya pemuda itu sendiri di tengah-tengah masyarakat, penguasaan 783$
yang terbatas.
Budaya yang mereka tiru di perkotaan merupakan salah satu indikasi betapa
kuatnya budaya asing merubah budaya kita dalam kehidupan pemuda lewat arus besar
globalisasi. 7emuda kita tidak lagi bangga dengan kekayaan budaya yang dimilikinya,
seolah-olah, segala sesuatu yang datangnya dari luar merupakan sesuatu yang paling
baik, berupa bahasa, bertutur dan berpikir,tanpa melakukan penyaringan lebih dahulu.
$ecenderungan pemuda menyebutnya dengan trend saat ini, padahal tidak kita disadari,
ini merupakan bahaya laten yang akan merusak generasi kita (pemuda). #al ini
menandakan lemahnya kesadaran pemuda kita mempertahankan kekayaan nilai bangsa
yang kita miliki.
7erilaku menyimpang lainnya, seperti free se9 dan penggunaan narkoba,minum-
minuman yang memabukan ini juga merupakan salah satu lemahnya pemuda dalam
menyadari apa yang dilakukan dan apa dampaknya. 4etiap hari kita mendengar, membaca
dan melihat di media cetak dan elektronik bahwa selalu saja ada pemuda yang diringkus
oleh aparat keamanan akibat perilaku diatas, bila hal ini terus menerus berlanjut dan tidak
diantisipasi maka ketahanan negara ini ke depan sudah pasti terganggu.
2.! Hal )ang Mengganggu &esa#aran Ber%angsa Dan Bernegara Pemu#a
#al lain yang dapat mengganggu kesadaran berbangsa dan bernegara di tingkat
pemuda yang perlu di cermati secara seksama adalah semakin tipisnya kesadaran dan
kepekaan sosial di tingkat pemuda, padahal banyak persoalan-persoalan masyarakat yang
membutuhkan peranan pemuda untuk membantu memediasi masyarakat agar keluar dari
himpitan masalah, baik itu masalah sosial, ekonomi dan politik, karena dengan
terbantunya masyarakat dari semua lapisan keluar dari himpitan persoalan, maka bangsa
ini tentunya menjadi bangsa yang kuat dan tidak dapat di intervensi oleh negara apapun,
karena masyarakat itu sendiri yng harus disejahterakan dan jangan sampai mengalami
penderitaan. disitu pemuda telah melakukan langkah konkrit dalam melakukan bela
negara. 'kan tetapi, kondisi itu nampaknya masih jauh dari apa yang diharapkan dari
pemuda itu sesungguhnya, kebanyakan pemuda saat ini lebih cenderung untuk bersikap
individualis atau mementingkan diri sendiri tanpa mau tahu akan persoalan di sekitarnya.
7enguasan 783$ yang tidak merata bagi pemuda juga merupakan salah satu
tantangan bagi kita, mau tidak mau segala sesuatu dalam hal penguasan informasi, jika
pemuda kita tidak memiliki kompetensi dibidang ini, maka kita akan terus tertinggal dan
digilas :aman sehingga dominasi negara luar semakin kuat menguasai negara kita.
;enomena-fenomena yang disinggung diatas merupakan tantangan bagi kita dan
akan cenderung menjadi pemecah bila tidak segera diatasi, dicari jalan keluarnya.
$ondisi pemuda yang seperti itu juga akan menjadikan pemuda kita menjadi pemuda
yang kehilangan identitas dan krakter yang berdampak pada hilangnya perekat di
masyarakat yaitu pemuda itu sendiri.
2.* Peranan Maasis+a Dalam &ei#u(an Ber%angsa Dan Bernegara
'pa yang terlintas dibenak kita ketika kita mendengar kata<mahasiswa<, mungkin
tidak hanya satu jawaban yag akan terucap dari banyak orang dengan beranekaragam
latar belakang pendidikan. !ahasiswa merupakan sebuah status yang disandang
seseorang ketika ia menjalani pendidikan formal pada sebuah perguruan tinggi.
4eseorang dapat dikatakan sebagai seorang mahasiswa apabila ia tercatat sebagai
mahasiswa secara administrasi sebuah perguruan tinggi yang tentunya mengikuti kegiatan
belajar dan mengajar serta kegiatan lainnya. 4tatus ini menjadi mutlak apabila kita
berbicara dalam konteks pendidikan formal. 8ernyata dibalik statusnya itu, masih banyak
sekali peranan seorang yang menyandang status mahasiswa untuk menunjukkan
peranannya pada kehidupan masyarakat terlebih lagi pada tingkat kehidupan berbangsa
dan bernegara.
4ejarah membuktikan bagaimana kekuatan mahasiswa dalam pergantian re:im
yang diktator menuju perubahan kearah lebih baik, sebagai contoh gerakan mahasiswa
bersama komponen bangsa lainnya yang ketika itu masyarakat,parpol dan 'B& dalam
menyuarakan 8ri8ura(8iga 8untutan &akyat) yang berhasil menggantikan re:im
kekuasaan saat itu yang dinilai cenderung terlau berpihak pada haluan kiri. $emudian
bagaimana peristiwa !alari(7etaka =ima Belas >anuari) yang dimotori oleh #ariman
4iregar yang notabene sebagai mahasiswa kedokteran 0niversitas ndonesia, dan masih
membekas diingatan kita ketika kekuatan mahasiswa untuk menggulingkan re:im orde
baru yang otoriter yang telah berkuasa selama ,* tahun. tu merupakan bukti-bukti nyata
dimana mahasiswa menunjukkan peranannya dikancah perpolitikan nasional yang
tentunya untuk menciptakan keselarasan menuju masyarakat yang makmur sentosa,
meskipun sampai sekarang buah tangan dari perjuangan mahsiswa tersebut masih jauh
panggang dari api. 4ehinnga dapat disimpulkan bahwa kekuatan mahasiswa dalam
kancah perpolitikan nasional menjadi patut diperhitungkan sebagai gerakan yang murni
membela kepentingan rakyat semata.
!ahasiswa harus mengambil posisi terdepan dalam mengatasi persoalan-
persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, dan terdepan pula menyuarakan kritik yang
membangun, kepada pemerintah dalam rangka menjaga keutuhan "egara $esatuan
&epublik ndonesia ("$&), karena ini merupakan harga mati yang tidak dapat ditawar-
tawar, untuk menahan laju pengaruh asing yang mau menjajah atau membelenggu kita
sehingga berdampak pada perpecahan ditengah masyarakat.
7ersoalan yang sedang dialami saat ini, tidak ada kata lain bahwa kita harus
mempersiapkan diri dalam segala hal yang serta merta juga harus membangun kesadaran
bahwa dengan mampu menjaga citra kita sudah merupakan bagian dari menjaga negara
ini dari keterpurukanan tentunya memperkuat identitas kita. #al penting yang tidak bisa
dilupakan adalah bahwa 7ancasila telah merumuskan semua pengalaman, pandangan
hidup dan harapan bangsa. 8ugas kita untuk tetap menjaga 7ancasila dan menjalankan
amanat yang terkandung didalamnya. 8entunya,bagaimana menjalankan yang
diamanatkan oleh 7ancasila tersebut tidaklah hanya mengetahui saja dan menghafalnya,
akan tetapi mengimplementasikannya dalam kehidupan kita sehinga menjadi 7ancasila
yang hidup. 8idak ada lagi kata lain, bahwa untuk menghidupkan 7ancasila dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara ini, maka harus turun ke tengah masyarakat
membantu menyelesaikan persolan-persoalan yang ada karena disana banyak persolan
yang membutuhkan perhatian para kita. /an kita harus terdepan menyatakan
penghormatan terhadap kemajemukan di negeri ini, terdepan dalam menghormati
toleransi, dan banyak hal lagi yang dilakukan dalam mengimplementasikan 7ancasila,
satu hal penting yang harus disadari adalah kita tidak dapat melepaskan diri dari
tanggung jawab atas problematika bangsa yang dihadapi saat ini.
4ekarang mari kita tengok aktivitas mahasiswa :aman sekarang, 'mien &ais
pernah mengutarakan intensitas dan kualitas dari gerakan kemahasiswaan cenderung
mengalami penurunan seiring datangya era globalisasi ke negeri kita tercinta ini,
kebanyakan dari mahasiswa lebih banyak menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang
kurang jelas manfaatnya, forum-forum diskusi mengenai hal-hal yang berhubungan
dengan kenegaraan tidak pernah dijejali oleh mahasiswa sebaliknya tempat-tempat
hiburan malah disesaki para mahasiswa
. 7enulis tidak melarang tentunya sebatas itu tidak melanggar syariat, karena
sebagai manusia tentunya kita juga butuh yang namanya hiburan. 8etapi hal itu juga
harus disaring dengan kekuatan iman kita. $embali kepada kualitas gerakan
kemahsiswaan masa sekarang yang cenderung menurun, maka sadar atupun tidak itu
merupakan efek dari masuknya era globalisasi ke indonesia tanpa diharmonisasi dengan
manajemen waktu dan diri yang baik.
0ntuk membangun citra mahasiswa sebagai agen pembaharu ataupun kaum
intelektual yang mana dipundaknya ada masa depan bangsa ini yang akan dilabuhkan
dimana, maka kita harus memupuk rasa persaudaraan dan senantiasa meningkatkan
keimanan dan ketakwaan kita. 4elain itu tentunya kita perlu membangun konsep
intelektual dalam gerakan yang sinergi dan terarah menuju masyarakat yang adil dan
makmur. 4ehingga kedepan mahasiswa tidak hanya dikenal lewat aktivitasnya ketika
menjalani perkuliahan saja,tetapi sebagai elemen bangsa yang peka terhadap kondisi
permasalahan disekitarnya.
!ahasiswa harus berperan serta dan berada dalam garis terdepan, dalam
melakukan perubahan, hanya dengan demikianlah kita menjaga keutuhan bangsa ini,
mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang lebih besar, untuk mengantisipasi
terjadinya penjajahan gaya baru disegala aspek, atas derasnya arus globalisasi yang tak
terbendung juga merupakan salah satu menjaga negara ini. #al lain yang tak kalah
pentingnya, kita harus memiliki kepekaan sosial dan memiliki tanggung jawab atas
kondisi masyarakat saat ini, maka harus turut serta mencari solusinya.
'pabila kita membangun kesadaran berbangsa, bernegara, memahami hukum
yang berlaku, dan pancasila sebagai pedoman hidup, tentu tidak akan ada generasi yang
bisa dimanfaatkan oleh orang-orang untuk memecahkan bangsa dan negaranya sendiri
serta tidak ada generasi muda yang memiliki perlakuan yang menyimpang dari norma-
norma umum dimasyarakat. /engan membangun kesadaran berbangsa dan bernegara
itulah, maka pemuda telah melakukan salah satu dari sekian banyak aspek untuk menjaga
keutuhan "egara ini yaitu "egara $esatuan &epublik ndonesia.
2., &esa#aran Bela Negara
$esadaran bela negara adalah dimana kita berupaya untuk mempertahankan
negara kita dari ancaman yang dapat mengganggu kelangsungan hidup bermasyarakat
yang berdasarkan atas cinta tanah air. $esadaran bela negara juga dapat menumbuhkan
rasa patriotisme dan nasionalisme di dalam diri masyarakat. 0paya bela negara selain
sebagai kewajiban dasar juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang
dilaksanakan dengan penuh kesadaran, penuh tanggung jawab dan rela berkorban dalam
pengabdian kepada negara dan bangsa. $eikutsertaan kita dalam bela negara merupakan
bentuk cinta terhadap tanah air kita.
"ilai-nilai bela negara yang harus lebih dipahami penerapannya dalam kehidupan
masyarakat berbangsa dan bernegara antara lain(
). ?inta 8anah 'ir
"egeri yang luas dan kaya akan sumber daya ini perlu kita cintai.
$esadaran bela negara yang ada pada setiap masyarakat didasarkan pada
kecintaan kita kepada tanah air kita. $ita dapat mewujudkan itu semua
dengan cara kita mengetahui sejarah negara kita sendiri, melestarikan
budaya-budaya yang ada, menjaga lingkungan kita dan pastinya menjaga
nama baik negara kita.
*. $esadaran Berbangsa dan Bernegara
$esadaran berbangsa dan bernegara merupakan sikap kita yang harus
sesuai dengan kepribadian bangsa yang selalu dikaitkan dengan cita-cita
dan tujuan hidup bangsanya. $ita dapat mewujudkannya dengan cara
mencegah perkelahian antar perorangan atau antar kelompok dan menjadi
anak bangsa yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun
internasional.
,. 7ancasila
deologi kita warisan dan hasil perjuangan para pahlawan sungguh luar
biasa, pancasila bukan hanya sekedar teoritis dan normatif saja tapi juga
diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. $ita tahu bahwa 7ancasila adalah
alat pemersatu keberagaman yang ada di ndonesia yang memiliki
beragam budaya, agama, etnis, dan lain-lain. "ilai-nilai pancasila inilah
yang dapat mematahkan setiap ancaman, tantangan, dan hambatan.
-. &ela berkorban untuk Bangsa dan "egara
/alam wujud bela negara tentu saja kita harus rela berkorban untuk
bangsa dan negara. ?ontoh nyatanya seperti sekarang ini yaitu perhelatan
seagames. 7ara atlet bekerja keras untuk bisa mengharumkan nama
negaranya walaupun mereka harus merelakan untuk mengorbankan
waktunya untuk bekerja sebagaimana kita ketahui bahwa para atlet bukan
hanya menjadi seorang atlet saja, mereka juga memiliki pekerjaan lain.
Begitupun supporter yang rela berlama-lama menghabiskan waktunya
antri hanya untuk mendapatkan tiket demi mendukung langsung para atlet
yang berlaga demi mengharumkan nama bangsa.
.. !emiliki $emampuan Bela "egara
$emampuan bela negara itu sendiri dapat diwujudkan dengan tetap
menjaga kedisiplinan, ulet, bekerja keras dalam menjalani profesi masing-
masing. $esadaran bela negara dapat diwujudkan dengan cara ikut dalam
mengamankan lingkungan sekitar seperti menjadi bagian dari siskamling,
membantu korban bencana sebagaimana kita ketahui bahwa ndonesia
sering sekali mengalami bencana alam, menjaga kebersihan minimal
kebersihan tempat tinggal kita sendiri, mencegah bahaya narkoba yang
merupakan musuh besar bagi generasi penerus bangsa, mencegah
perkelahian antar perorangan atau antar kelompok karena di ndonesia
sering sekali terjadi perkelahian yang justru dilakukan oleh para pemuda,
cinta produksi dalam negeri agar ndonesia tidak terus menerus
mengimpor barang dari luar negeri, melestarikan budaya ndonesia dan
tampil sebagai anak bangsa yang berprestasi baik pada tingkat nasional
maupun internasional.
2.- .akt"r/.akt"r Pen#ukung #an Pengam%at &esa#aran Ber%angsa #an Bernegara
). faktor pendukung untuk terciptanya kesadaran berbangsa dan bernegara (
8ingkat ke-amanah-an seorang pejabat ( 'pabila pejabat amanah dalam
menjalankan tugas, tentu saja semua oknum akan berlaku jujur dalam
menjalankan tugasnya.
7emerataan kesejahteraan setiap daerah ( 7ernyataan ini juga merupakan
pendukung, karena dengan pemerataan ini maka setiap warga akan merasakan
dari adanya aturan yang sama dan perlakuan yang sama sebagai warga "egara
tersebut.
$eadilan dalm memberikan hak dan kewajiban semua rakyat.
$epercayaan kepada wakil rakyat atau pemerintahan ( /engan memberikan
kepercayaan kepada pemerintahan maka akan tumbuh rasa bangga bahwasanya
mempunyai "egara yang bisa dibanggakan. /an wakil rakyat pun akan dengan
senang hati menjalankan amanah.
8egasnya hukum dan aturan pemerintahan ( /engan hukum dan aturan yang tegas
serta adil maka akan tercipta kedamaian sehingga akan tumbuh rasa percaya,
bangga terhadap "egara
&asa memiliki dan bangga berbangsa ndonesia.
!enyadari bahwa berbangsa dan bernegara yang satu.
!engetahui lebih banyak nilai positif dan kekayaan bangsa..
*. faktor penghambat untuk terciptanya kesadaran berbangsa dan bernegara (
&asa malu berbangsa dan bernegara ndonesia.
$etidak tahuan akan nilai-nilai positif%kekayaan "egara ndonesia.
!erosotnya tingkat keamanan "egara ndonesia.
$etidak percayaan kepada pemerintahan.
$etiadaan kesahajaan para pemimpin.
$etidak tegasan hukum yang berlaku.
&asa ingin menonjolkan golongan masing-masing.
!erosotnya nilai toleransi dan saling menghargai.
/iatas merupakan factor-faktor pendukung dan peghambat tercipatanya kesadaran
berbangsa dan bernegara versi saya. $esimpulannya, semua faktor penghambat bisa
dihindarkan dengan mengajarkan faktor-faktor pendukung sejak dini. @akni dengan
mengembalikan sosialisasi pendidikan kewarganegaraan di sekolah-sekolah. 7ada
pendidikan kewarganegaraan wajib ditanamkan prinsip etik multikulturalisme, yaitu
kesadaran perbedaan satu dengan yang lain menuju sikap toleran yaitu menghargai dan
mengormati perbedaan yang ada. 7erbedaan yang ada pada etnis dan religi harusnya
menjadi bahan perekat kebangsaan apabila antarwarganegara memiliki sikap toleran.
2.0 Peranan Dan .ungsi Maasis+a Dalam Era Re1"rmasi
7emikiran kritis, demokratis, dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para
mahasiswa. 4uara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita
sosial yang terjadi di masyarakat. 4ikap idealisme mendorong mahasiswa untuk
memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri.
/alam hal ini, secara umum mahasiswa menyandang tiga fungsi strategis, yaitu (
). sebagai penyampai kebenaran (agent of social control)
*. sebagai agen perubahan (agent of change)
,. sebagai generasi penerus masa depan (iron stock)
!ahasiswa dituntut untuk berperan lebih, tidak hanya bertanggung jawab sebagai
kaum akademis, tetapi diluar itu wajib memikirkan dan mengembang tujuan bangsa.
/alam hal ini keterpaduan nilai-nilai moralitas dan intelektualitas sangat diperlukan demi
berjalannya peran mahasiswa dalam dunia kampusnya untuk dapat menciptakan sebuah
kondisi kehidupan kampus yang harmonis serta juga kehidupan diluar kampus.
7eran dan fungsi mahasiswa dapat ditunjukkan (
). 4ecara santun tanpa mengurangi esensi dan agenda yang diperjuangkan.
*. 4emangat mengawal dan mengawasi jalannya reformasi, harus tetap tertanam
dalam jiwa setiap mahasiswa.
,. 4ikap kritis harus tetap ada dalam diri mahasiswa, sebagai agen pengendali
untuk mencegah berbagai penyelewengan yang terjadi terhadap perubahan
yang telah mereka perjuangkan.
/engan begitu, mahasiswa tetap menebarkan bau harum keadilan sosial dan
solidaritas kerakyatan. !enurut 'rbi 4anit ada empat faktor pendorong bagi peningkatan
peranan mahasiswa dalam kehidupan politik.
). sebagai kelompok masyarakat yang memperoleh pendidikan terbaik,
mahasiswa mempunyai horison yang luas diantara masyarakat.
*. sebagai kelompok masyarakat yang paling lama menduduki bangku sekolah,
sampai di universitas mahasiswa telah mengalami proses sosialisasi politik
yang terpanjang diantara angkatan muda.
,. kehidupan kampus membentuk gaya hidup yang unik di kalangan mahasiswa.
/i 0niversitas, mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, suku, bahasa
dan agama terjalin dalam kegiatan kampus sehari-hari.
-. mahasiswa sebagai kelompok yang akan memasuki lapisan atas dari susunan
kekuasaan, struktur perekonomian dan prestise dalam masyarakat dengan
sendirinya merupakan elit di dalam kalangan angkatan muda.
7ada saat generasi yang memmipin bangsa ini sudah mulai berguguran pada saat
itulah kita yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan bangsa ini. "amun apabila
hari ini ternyata kita tidak berusaha mambangun diri kita sendiri apakah mungkin kita
kan membangun bangsa ini suatu saat nantiA >awabannya ada pada diri anda masing-
masing.
$emampuan yang harus dimiliki seorang mahasiswa (
). 4oft skill ($emampuan $epribadian)
a. 4oft 4kill atau kemampuan kepribadian adalah salah satu faktor untuk
sukses pada pendidikan yang ditempuh dan juga penentu untuk masa
depan seseorang dalam menjalani hidupnya.
b. $arena soft skill hampir BC D menentukan keberhasilan seseorang.
$emampuan soft skill yang perlu dimiliki seorang mahasiswa
!anajemen waktu
$epemimpinan (leadership)
8ingkat kepercayaan yang tinggi (self confidence)
4elera humor yang tinggi (sense of humor)
!emiliki keyakinan dalam agama (spiritual capital)
*. #ard 4kill ($emampuan ntelektual), $emampuan intelektual hanya
mendukung *C D dari pencapaian prestasi dan keberhasilan seseorang >ika
kemampuan soft skill ini kita punyai, maka kita akan menjadi orang yang baik
di masa depan, sebab saat ini yang terjadi banyak orang yang penting tapi
sedikit yang baik
BAB III
PENUTUP
3.1 &esim(ulan
'pabila kita mengajarkan dan melaksanakan apa yang mrnjadi faktor-faktor
pendukung kesadaran berbangsa dan bernegara sejak dini, yakni dengan mengembalikan
sosialisasi pendidikan kewarganegaraan di sekolah-sekolah, juga sosialisasi di
masyarakat,niscaya akan terwujud.. 7ada pendidikan kewarganegaraan ditanamkan
prinsip etik multikulturalisme, yaitu kesadaran perbedaan satu dengan yang lain menuju
sikap toleran yaitu menghargai dan mengormati perbedaan yang ada. 7erbedaan yang ada
pada etnis dan religi sudah harusnya menjadi bahan perekat kebangsaan apabila antar
warganegara memiliki sikap toleran.
nstitusi di masyarakat, baik di partai, lembaga, yayasan, organisasi sosial,
koperasi, ditumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara melalui pendidikan
multikulturalisme. 5rganisasi sosial-politik , pemuda, olahraga, yayasan, koperasi, tidak
bersifat eksklusif, namun mampu bersifat inklusif dengan mengembangkan organisasi
dengan penanaman kesadaran berbangsa.
$egiatan dialog $esadaran Berbangsa dan Bernegara perlu diselenggarakan
dalam rangka mendorong, memupuk, serta meningkatkan kesadaran berbangsa dan
bernegara untuk meningkatkan kerukunan dan kesejahteraanE serta merumuskan pokok-
pokok pikiran tentang peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara sebagai bahan
kebijakan pemerintah dalam peningkatan wawasan kebangsaan bagi pemuda, warga
masyarakat. /i era globalisasi ini memang telah terjadi, suka tidak suka tidak bisa
dihindari, jika diambil negatifnya kita akan menjadi berpikiran negatif, akan lebih
bijaksana jika kita mengambil segi positifnya agar kita bisa mengikuti kemajuan jaman,
dengan tidak mengesampingkan budaya local,dalam rangka kecintaan kita pada tanah
airm dengan harapan "$& tetap terpelihara.