Anda di halaman 1dari 11

LABORATORIUM INSTALASI JARINGAN

TELEKOMUNIKASI
PRIVATE AUTOMATIC BRANCH EXCHANGE




KELAS / GROUP : TEKNIK TELEKOMUNIKASI 5C / 1

NAMA PRAKTIKAN : KENNETH JANUARIMA (3311130031)
IBNU FADILAH (3311130027)
MUHAMMAD FADHLI DWIYANTO (3311130035)
PULUNG PAWESTRI UTOMO (3311130039)



JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
2013

PRIVATE AUTOMATIC BRANCH EXCHANGE
I. TUJUAN
1. Mengetahui fungsi PABX.
2. Mengetahui cara configurasi PABX pada gedung bertingkat.
3. Mengetahui cara pemasangan kabel kabel tembaga ke PABX.

II. PENDAHULUAN
PABX atau Private Automatic Branch Exchange
PABX atau Private Automatic Branch Exchange merupakan sebuah sentral
telepon mini yang dipasang di perkantoran, sekolah maupun bangunan-
bangunan dengan kapasitas jalur terbatas. PABX pada sebuah instansi dapat
terhubung dengan PABX lain maupun sentral Telkom melalui jalur telepon
incoming dan outgoingnya. Masing-masing pesawat yang terhubung ke PABX
mempunyai nomor ekstensi yang merupakan monor unik yang diberikan oleh
PABX tersebut. Setiap nomor ekstensi dari sebuah PABX dapat dihubungi oleh
atau menghubungi ke pesawat telepon di luar PABX tersebut dengan bantuan
operator, baik secara manual maupun otomatis.
Ukuran atau parameter penting dalam PABX adalah:
1. Kapasitas jumlah line telkom yang tersambung ke PABX
2. Jumlah Extention (cabang) mulai yang berkapasitas satuan, puluhan,
ratusan maupun ribuan Ext. Misal merk Panasonic yang paling kecil KX
TEB 308X Kapasitasnya 3 Line dan 8 Ext.
Cara Kerja PABX:
1. Ketika pelanggan pemanggil off hook, secara otomatis kita mengirim sinyal
ke PABX yang PABX mengerti (dial tone).
2. Kemudian ketika mendial digit, PABX mengetahui apakah ini merupakan
panggilan internal atau external.
3. Proses routing dimulai. Jika internal maka dikirim ke PABX tidak
menggunakan trunkpada sisi luar.
4. Namun jika external, dimulai dengan mencari nomor-nomor yang kita dial
lalu mengirim informasi ke Central Office.


Gambar Saluran Ekstension Aktif
Beberapa Fitur PABX:
1. Call Pickup
Layanan ini disediakan untuk pengambilan nomor ekstensi lain oleh
ekstensi yang terdekat (dalam satu grup), jika pengguna ekstensi lain
tersebut tidak berada di tempat.
2. Call Back
Saat ada panggilan ke sebuah nomor ekstensi tertentu, kebetulan nomor
ekstensi tersebut sedang bicara, maka pemanggil hanya perlu menekan
kode tertentu, kemudian On Hook. Saat nomor yang dituju selesai
bicara/on hook, pemanggil mendengar nada panggil.Jika pemanggil Off
Hook langsung tersambung ke tujuan (tanpa tekan nomor lagi).
3. Hunting
Proses pemberian sebuah nomor ekstensi kepada beberapa jalur pemakai.
Pemberian hanya sebuah nomor ini dimaksudkan untuk memudahkan
mengingat bagi pemanggil.

Secara garis besar PABX ada 2 macam, yaitu:
1. Digital PABX
Jenis ini biasanya memakai kabel telepon 4-kawat dan pesawat telepon
Extension yang juga Digital. Pesawat telepon Digital harganya mahal sekali,
sekitar Rp 1.000.000 per buah. Mahalnya seperti harga Key Telephone yang
juga memakai kabel tilpon 4-kawat. Key Telephone adalah semacam PABX
dimana masing-masing pesawat teleponnya bisa berfungsi sebagai
Operator Console.
2. Analog PABX
Jenis ini memakai kabel telepon 2-kawat dan pesawat telepon Extension
yang juga Analog (Tone dial). Pesawat telepon Analog relatif murah, sekitar
Rp 75.000 per buah untuk kualitas yang cukup baik.
Saat ini, PABX telah mengaplikasikan teknologi Internet Protocol (IP) sehingga
disebut IP PBX. IP PBX atau Internet Protocol Private Branch Exchange adalah
PABX yang menggunakan teknologi IP. IP PBX adalah perangkat switching
komunikasi telepon dan data berbasis teknologi Internet Protocol (IP) yang
mengendalikan ekstension telepon analog (TDM) maupun ekstension IP Phone.

Teknologi PABX mempunyai beberapa karakteristik sebagai berikut:
1. Bisa sampai diatas 1000 pelanggan.
2. Memiliki jarak jangkauan sampai 5 km tanpa pengulang.
3. Bisa dihubungkan secara digital trunking dengan PABX lainnya.
4. Bisa dipakai untuk komunikasi data dengan Internet Protocol.
5. Tingkat keamanan yang cukup baik.
6. Bisa diakses dengan wireless PABX lainnya untuk jangkauan yang lebih jauh.
7. Fitur pelayanan yang semakin banyak, seperti call waiting, call fowarding,
call conference, wake_up call dll.
8. Direct In Dialling (DID) ke pelanggan tertentu.
9. Direct Out Dialling (DOD) bagi semua pelanggan yang tercatat.
10. Billing System dimasing-masing pelanggan.
Aplikasi Tambahan PABX:
1. Billing System
Billing system digunakan untuk memonitor biaya pemakaian telepon
sehingga dapat mengontrol, menganalisa dan merencanakan biaya
operasional khususnya pemakaian telepon. Dengan cara ini perusahaan
dapat melakukan effisiensi yang pada akhirnya akan meningkatkan
pendapatan.
2. Auto Attendant (AA)
AA merekam pesan sambutan/informasi bagi penelpon dari luar untuk
dapat menekan nomor ekstension yang diinginkan. Kemudian PABX
mengaktifkan rekaman pada OGM Recording dan menjalankan sistem
OPERATOR pada PABX. Panggilan telepon ke perusahaan merupakan salah
satu kesempatan untuk memperoleh transaksi bisnis, sehingga harus
dikelola sebaik mungkin. Sebagai pintu gerbang perusahaan dari panggilan
telepon, Auto Attendant (AA) dapat memberikan pelayanan yang lebih
professional, terstruktur, konsisten, cepat dan tepat kepada customer.
AA merupakan solusi alternative dari Staff perusahaan yang dapat
memberikan pelayanan selama 24 jam dalam melakukan transfer panggilan
telepone, memberikan informasi perusahaan, membantu kegiatan promosi
perusahaan dan hal-hal lain untuk mensupport kegiatan perusahaan.
3. Music on Hold
Hitrotel PABX menyediakan Musik (standard) kepada penelpon selama
menunggu sambungan telepon tersalurkan.
4. Time Restriction
Program pembatasan waktu penggunaan telepon keluar, yang dapat
dibedakan pada setiap ekstension, dengan durasi dari 1 menit sampai
dengan 99 menit
5. Restrict The Certain Number
Program pembatasan penggunaan sambungan telepon keluar sebanyak 8
group nomor telepon, yang juga dapat dibedakan pada setiap ekstension.
6. Outgoing Exts Assign
Dapat diprogram untuk membatasi CO line khusus kepada ekstension
tertentu.
Keuntungan Menggunakan PABX:
1. Seluruh user dapat melakukan komunikasi cukup hanya dengan menekan
nomor ekstensi.
2. Menghemat pengeluaran biaya untuk berkomunikasi dalam satu lingkup
jalur ekstension PABX.
3. Dapat menghubungkan antar ekstensi dalam suatu jaringan PABX tanpa
menggunakan sentral TELKOM.
Kerugian Menggunakan PABX:
1. Tidak bisa melakukan sambungan/komunikasi keluar secara bersamaan jika
saluran keluar yang tersedia jumlahnya sedikit/lebih kecil dari jumlah
userunser yang ada dalam PABX tersebut.
2. Pemanfaatan layanan PABX dikenakan biaya abdonemen untuk
berlangganan

MDF (Main Distribution Frame)
MDF (Main Distribution Frame) merupakan kabinet bertemunya seluruh
sambungan instalasi telepon, baik dari cabang maupun dari luar (CO Line). MDF
ini memiliki dua sisi koneksi, 1 sisi koneksi untuk kabel dari TB, IDF maupun dari
Telkom (CO line). sedangkan sisi lainnya murni dari unit PABX. Kedua sisi
tersebut nantinya dihubungkan menggunakan kabel jumper (hubung), kabel 1
core yang dililit sepasang, berwarna hitam-putih, atau merah-biru dll.
Arester biasanya dipasang di sini pada kabel kabel yang alurnya kemungkinan
terkena imbas petir dll.
Tipe dan jenis
1. PABX DIGITAL
Adalah PABX yang mempunyai output atau extention berupa data digital.
untuk PABX jenis ini data digital perlu dikonversikan dengan pesawat telepon
khusus untuk dapat menjadi suara. tiap-tiap merk mempunyai konversi digital
yang berbeda dengan nama dan istilah berbeda juga. contoh Merk Panasonic
menyebutnya key telephone, Digital phone. NEC menyebutnya multi line
terminal.
2. PABX ANALOG
Adalah PABX yang mempunyai output analog atau extentionnya berupa
sinyal analog, karena menggunakan sinyal analog maka tidak perlu pesawat
telepon khusus. Pesawat telepon ini sama seperti yang digunakan dirumah yang
dihubungkan PSTN dalam istilah disebut Singgle Line Telephone (SLT).
3. PABX Hybrid
Adalah PABX gabungan antara dua sistem diatas. Oleh karena itu sistem
ini mempunyai 4 cable(2pair-1 pair analog 1 pair digital) pada setiap outputnya.

Fitur dan layanan PABX
Automatic Route Selection
Account Code
Absen Message
Back Ground Music
Budget Management
Busy On Busy
Class Of Service
Call Park
Call Forward
Call Transfer
Call Pick Up
Data Line Security
Delayed Ringing
Ext Lock
Emergency Call
External BGM
Flexible Numbering
Greeting Message
Hunting Groups
Incoming Groups
Hunting Groups
Line Monitor
Manager Function
Paging Groups
SMDR

III. KOMPONEN DAN INSTRUMEN
PABX
2 buah pesawat telepon
Kabel jumper (BOHCA)
Cutter
Krone
Roset
3 Terminal MDF (Lantai 1, 2, dan 3)

IV. GAMBAR RANGKAIAN


V. LANGKAH KERJA
1. Menentukan letak terminal mdf untuk lantai 1, 2 dan 3, serta menentukan letak
perangkat PABX pada papan praktek.
2. Merangkai rangkaian seperti pada gambar rangkaian
3. Mengecek Saluran telepon dari pelanggan yang berada di lantai 1 sampai
dengan 3.

VI. ANALISA
Pada percobaan kali ini kami melakukan instalasi PABX. Kabel yang
digunakan terdapat 25 pair kabel jumper dengan rincian 2 pasang kabel BOHCA
(Biru, Orange, Hijau, Coklat, Abu abu) serta 5 kabel jumper berwarna merah, 5
kabel jumper berwarna putih, dan 5 kabel berwarna hitam. Kedua ujung
masing-masing kabel dicek dengan multimeter agar kita dapat mengetahui
pasangannya masing-masing. Setelah semua dicek, lalu kabel tersebut dipasang
pada terminal K52 yang dicatu dengan krone agar kabel tersebut terhubung ke
terminal. Pada percobaan ini PABX berfungsi sebagai sentral di dalam gedung
atau sama seperti sentral lokal tetapi milik pribadi/ kantor/ institusi. Pada
percobaan ini kami melakukan instalasi PABX untuk 3 lantai. Setiap lantai
terhubung ke PABX dan telepon melalui roset.
Dari percobaan ini dapat dilakukan hubungan komunikasi antar lantai
dalam satu gedung, yaitu antara lantai 1 dengan lantai 3 dan antara lantai 1
dengan lantai 2. Untuk menelepon dari lantai 1 ke lantai 3 pada PABX
terhubung pada port 1 untuk lantai 1 dan port 2 untuk lantai 3. Ketika dari
lantai 1 menghubungi ke lantai 3 dapat dilakukan dengan menekan nomor 102
dan sebaliknya jika dari lantai 3 menghubungi lantai 1 dilakukan dengan
menekan nomor 101, begitu pula untuk hubungan komunikasi dari lantai 1 ke
lantai 2 atau lantai 2 ke lantai 1. Jadi port pada PABX menentukan nomor
ekstension pada setiap pesawat telepon.



VII. KESIMPULAN
PABX adalah sentral mini yang letaknya dalam suatu bangunan atau
gedung yang digunakan untuk hubungan komunukasi dalam gedung tersebut
atau lantai ke lantai.
VIII. LAMPIRAN

Anda mungkin juga menyukai