Anda di halaman 1dari 3

PEMETAAN GEOLOGY PERMUKAAN

1. OBJECTIVE
Tujuan ahir pekerjaan ini adalah mendapatkan informasi geology selengkap-lengkapnya
dari suatu daerah yang ditunjuk oleh siapapun user kita.
Hasil kerja pemetaan ini akan menjadi dasar perencanaan pemboran apabila setelah
durasi pemetaan selesai wilayah kerja tersebut dipandang perlu ditindak lanjuti. Untuk
itu peta singkapan yang dihasilkan dari program pemetaan ini harus informative bagi
yang berkepentingan berikutnya.
2. TARGET
Untuk mengejar tujuan di atas, langkah pertama yang harus kita ambil adalah membuat
dan mendefinisikan target apa saja yang harus menjadi acuan pekerjaan kita. Kita harus
memilah semua target berdasarkan skala prioritas.
alam hal ini kita berkecimpung dalam pencarian batubara, maka kita harus tahu
langkah apa yang harus dilakukan untuk tujuan pencarian batubara itu. !ecara kasar
pekerjaan e"plorasi bisa digolongkan menjadi tiga golongan plus satu golongan yang
termasuk baru yang umurnya belum sampai #$ tahun.
%olongan itu adalah&
- '"plorasi minyak
- '"plorasi mineral
- '"plorasi (atubara dan yang baru
- '"plorasi )anas (umi.
Keempat golongan ini mempunyai target yang berbeda dan tentunya metoda
kerjanyapun dalam hal pemetaan harus berbeda. (ahkan sampai peralatan yang
dipakaipun akan ada perbedaan.
Kembali kepada masalah target dimana kita mengejar batubara, maka yang harus kita
siapkan adalah definisi-definisi langkah menuju pada diperolehnya gambaran potensi
batubara dalam wilayah yang ditargetkan.
isamping itu, peralatan dan pengetahuan tentang geology batubara harus dipersiapkan.
ari mulai jenis palu geology yang diperuntukan kerja geology batubara, kesiapan
menthal hidup dalam wilayah yang masih virgin dll.
*
3. OPERATIONAL
3.1. UMUM DAN PEMETAAN
- Team leader haruslah orang yang lebih memahami tentang geology umum serta
memahami pekerjaan pemetaan untuk mengejar batubara.
- Hindari bibit conflict antar personil yang akan membuat conflict berkepanjangan
dan menghambat pekerjaan. Kalau ada persoalan segera pecahkan bersama dan
ambil solusi setepat mungkin. (ila bekerja dengan ada conflict di dalamnya, kita
akan bekerja tidak nyaman dan tidak betah yang akan bermuara pada tidak
maksimalnya hasil yang kita targetkan.
- !ebelum melangkah jauh, hari pertama lakukan pengenalan seluruh wilayah
kerja secara umum, sejauh ada access yang bisa dilewati. Tidak terbatas adanya
jalan yang bisa dilewati kendaraan bermotor, tetapi access apapun harus
dijalanai.
- +engenali karakteristik penduduk setempat ,kalau ada-, melakukan pendekatan
dan selanjutnya kita tidak boleh melakukan tindakan yang melawan aturan adapt
setempat.
- +emilih tempat tinggal yang layak dalam arti kesehatan dan kemudahan
penjangkauan semua bagian dari wilayah kerja.
- .akukanlah pengukuran dan deskripsi lengkap terhadap apapun yang merupakan
objek geology termasuk di dalamnya singkapan ,segala batuan dan tak terbatas
hanya batubara-, unsure tektonik ,harus tafsirkan pembedaan antara gejala fault,
paleo-landslide, paleo-slump-.
- alam hal menemukan singkapan batubara, lakukan pengamatan terhadap batuan
sekitar, kupas sampai jelas dari mulai roof sampai floornya, ukur ketebalannya
,harus dijelaskan ketebalan vertical atau ketebalan sebenarnya-, deskripsi ply
demi ply secara lengkap, ambil contoh mengikuti standard sampling batubara
yang benar yang mengacu pada standard yang diakui ,lihat lampiran-.
- Kita harus mengerti dalam hal sampling batubara yang jauh berbeda dengan
metoda sampling untuk kepentingan pemetaan geology umum, maupun metoda
sampling untuk kepentingan geology minyak, mineral maupun geology panas
bumi.
- )engukuran kedudukan dengan kompas geology ada sedikit perbedaan antara
penggunaan kompas product (/U0T10 dengan kompas lain product 2epang
,Tamaya, mikasa dll- terutama untuk kemiringan bidang perlapisan yang kurang
dari *$3 akibat perbedaan bottom kompasnya.
4
- (uat detail section untuk setiap lapisan batubara. (ila batubara cukup tebal,
maka sampling harus dilakukan ply demi ply berdasarkan ketebalan masing-
masing ply yang disetujui perusahaan, atau standard yang diakui secara akademis
,contoh terlampir-.
- Harus peduli terhadap lingkungan. 2angan sekali-kali di lapangan melakukan
pembakaran, membuang sampah terutama plastic dan kertas sembarangan.
!ebaiknya dibuat garbage berupa lobang dan ditutup kembali sebelum
meninggalkan wilayah kerja.
- Harus ingat sanitasi di camp, sekalipun camp itu hanya camp darurat.
3.2. PENGANGAN SAMPLE
- )enanganan sample berbeda antara sample batubara dengan sample untuk
analisis mineral dan minyak maupun panas bumi.
- Untuk penanganan sample batubara dengan T+ lebih dari 4$5 berbeda dengan
penanganan batubara dengan T+ kurang dari 4$5. imana untuk T+ di atas
4$5 begitu sample sudah masuk kantong plastic, sample tidak boleh lagi
berhubungan dengan udara luar, tidak boleh kena sinar matahari. (ila sample
waktu diambil dalam keadaan basah, dalam plastic harus tetap dalam keadaan
basah, sedangkan kalau bila sample kering, tidak boleh kena air. Hal ini terutama
kalau perusahaan menghendaki analasi dengan e6uilibrium moisture bases.
- !ample dengan T+ lebih dari 4$5 ini usahakan sesegera mungkin dikirim ke
laboratorium. (ila karena lokasi kerja yang terisolir dan jauh dari sarana
transport, usahakan sample disimpan di tempat dengan suhu tidak terlalu
fluktuatif pada suhu kamar.
7