Anda di halaman 1dari 20

SEMINAR

TEKNOLOGI
LINGKUNGAN
Present by :
Kelompok 3 Angkatan IX
PLASTIK
APA ITU PLASTIK ?
Polimer dalam kehidupan sehari hari kita
kenal dengan sebutan plastik. Dan tanpa
disadari plastik menjadi bagian dari
aktifitas kita yang tidak terpisahkan. Dari
alat tulis sampai dengan dengan
kendaraan bermotor, sebagian terbuat dari
plastik malahan ada yang seluruhnya dari
plastik.
KELOMPOK 3
APA ITU PLASTIK ?
Plastik adalah senyawa kimia organik yang
dibangun atau dibentuk terutama dari elemen
Karbon (C) dan hidrogen (H).
Sifat plastik tergantung dari molekul molekul yang
menyusunnya dan cara molekul molekul itu
bersatu. Molekul molekul yang bergabung
menjadi sebuah rangkaian panjang ini yang
disebut polimer (poli = banyak mer = rantai) .
sebagai contoh polimer adalah ethylene yang
merupakan rantai panjang pungalangan
C2H4(ethylene)

+ C
2
H
4
+ C
2
H
4
+ C
2
H
4
+

KELOMPOK 3
PRODUK AKHIR POLIMER
RESIN
ADDITIVE
MINYA
K BUMI
GAS
ALAM
BATU-
BARA
BAHAN BAKU PLASTIK
KELOMPOK 3
Building block
KELOMPOK 3
JENIS JENIS PLASTIK
THERMOPLASTIK
Thermoplastik dapat didaur ulang
dikarenakan molekul thermoplastik tidak
dapat dirubah secara kimiawi, pada saat
dipanaskan tidak menjadi rantai bersilang.
Saat bahan thermoplastik mendingin,
masing masing ikatan molekulnya tetap
tidak bersentuhan sehingga dapat didaur-
ulang dan dibentuk menjadi bentuk baru
dengan pemanasan dan penekanan.

KELOMPOK 3
KELOMPOK 3
THERMOSETTING

Berbeda dengan Thermoplastik, thermosetting tidak dapat di
daur-ulang kembali jika sudah dibentuk, Dikarenakan proses
pembuatannya. Polymer dipanaskan sehingga molekulnya
berubah. Rantai molekulnya membuat persilangan kimia
sehingga susunan polimernya berbentuk tiga dimensi. Sifat
utama dari thermosetting adalah tahan terhadap panas
yang tinggi, karenanya banyak digunakan sebagai isolator
panas, contohnya adalah pegangan panci dan seterika
listrik. Dikarenakan molekulnya yang saling bersilangan
menjadikan thermosetting secara kimia sangat stabil dan
kuat
KELOMPOK 3
BAHAYA PLASTIK
Sampah plastik adalah sampah yang sulit
terurai karena merupakan polimer rantai
panjang yang membuat plastik itu sulit
untuk diurai.

KELOMPOK 3

Data statistik menunjukkan dari semua
persampahan domestik Indonesia, jenis sampah
plastik menduduki peringkat kedua terbanyak,
yaitu sebesar 5,4 juta ton per tahun atau 14% dari
total produksi sampah.

Sementara Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Daerah (BPLHD) Jakarta mencatat, tumpukan
sampah di wilayah DKI Jakarta saja mencapai
lebih dari 6.000 ton per hari dan sekitar 13% di
antaranya berupa sampah plastik.
BAHAYA PLASTIK
KELOMPOK 3
BAHAYA PLASTIK
Plastik yang dibakar atau dipanaskan bisa
menimbulkan dioksin, yaitu suatu zat yang sangat
beracun dan merupakan penyebab kanker serta
dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh
seseorang.
KELOMPOK 3
Sepanjang 40 tahun terakhir cadangan
minyak nasional telah dikeruk sebesar 22
miliar hingga 23 miliar barel. Tersisa sekitar
4 miliar barel.
Diperkirakan akan habis dalam 10 tahun
hingga 12 tahun ke depan.
KELOMPOK 3
SOLUSI MENCEGAH
REDUCE
RECYCLE
BIODERABLE PLASTIC

KELOMPOK 3

KELOMPOK 3
Denmark
KELOMPOK 3
RECYCLE
Inggris
China Indonesia Kapan ??
RECYCLE
KELOMPOK 3
Plastik Ramah Lingkungan
Kuatnya isu lingkungan hidup dan semakin
menipisnya cadangan minyak, membuat
plastik dari bahan yang dapat diperbaharui
(renewable) menjadi lebih kompetitif.
Secara umum, biodegradable
polymer memberikan potensi biopoliester,
khususnya yang berasal dari bahan
terbarukan (seperti asam poli laktat /PLA),
untuk menggantikan plastik konvensional
(seperti PET, PS, PVC, dll).

KELOMPOK 3
KELOMPOK 3
Plastik Ramah Lingkungan
Asam Polilaktat / Polylactic acid (PLA)
Asam polilaktat tersusun atas monomer asam laktat
yang merupakan turunan dari glukosa yang dihasilkan
melalui proses fermentasi maupun
reaksi hidrotermal (reaksi pada tekanan dan suhu
yang tinggi). Sementara itu, glukosa bisa kita
dapatkan dari jagung, gandum, kurma, tebu dll. yang
mana bahan ini sangat melimpah di negara kita.

Plastik dari lidah buaya
Lidah buaya mengandung polisakarida yang dapat
membentuk lapisan film plastik yang memiliki sifat
antibakteri, sedangkan kitosan mengandung protein
untuk memperkuat sifat mekanika atau kekuatan
plastik, serta gliserol sebagai plasticizer yang ramah
lingkungan untuk memberikan kelenturan atau
elastisitas pada plastik.
Plastik dari bahan singkong
Salah satu penemuan yang telah dapat digunakan
saat ini adalah kantong plastik yang terbuat dari
singkong. Dengan memakai kantong plastik berbahan
singkong ini, akan lebih ramah lingkungan karena
plastik ini dapat terurai dalam waktu 6 minggu. Plastik
ini berbahan tepung singkong. Tentu ini akan menjadi
solusi yang bagus untuk masa depan bumi yang lebih
baik.
Plastik dari bahan kelapa sawit dan sagu
Plastik ramah lingkungan dari bahan kelapa sawit dan
sagu lebih baik dari plastik Oxi-degredeable. Proses
pembuatannya menggunakan bakteri Ralstonia
eutropha. Uji coba ini pertama kali dilakukan oleh
seorang perekayasa dari IPB, yang bernama Khaswar
Syamsu. Berdasarkan uji coba, bioplastik ini dapat
terurai dalam waktu 80 hari
KELOMPOK 3
KELOMPOK 3
Terima
Kasih