Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN PERSALINAN NORMAL

I. Pengertian
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan ari) yang
telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir
atau jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri).
Definisi persalinan normal menurut WHO adalah persalinan yang dimulai
secara spontan, beresiko rendah pada aal persalinan dan tetap demikian
selama proses persalinan. !ayi dilahirkan secara spontan dalam presentasi
belakang kepala pada usia kehamilan antara "# hingga $% minggu lengkap.
&etelah persalinan ibu maupun bayi berada dalam kondisi sehat.
II. Tujuan Asuhan Persalinan Normal
'ujuan asuhan persalinan normal adalah tercapainya kelangsungan hidup
dan kesehatan yang tinggi bagi ibu serta bayinya, melalui upaya yang
terintegrasi dan lengkap namun menggunakan inter(ensi seminimal
mungkin sehingga prinsip keamanan dan kualitas layanan dapat terjaga
pada tingkat yang seoptimal mungkin. pendekatan seperti ini berarti
baha) dalam asuhan persalinan normal harus ada alasan yang kuat dan
bukti manfaat apabila akan melakukan inter(ensi terhadap jalannya proses
persalinan yang fisiologis*alamiah.
III. Tugas Penolong Persalinan pada Auhan Persalinan Normal.
'ugas penolong persalinan pada asuhan persalinan normal yaitu)
a. +emberikan dukungan pada ibu, suami dan keluarganya selama
proses persalinan, saat akan melahirkan bayi dan pada masa
sesudahnya.
b. +elakukan pemantauan terhadap ibu dan janin dalam proses
persalinan dan setelah persalinan, menilai adanya faktor risiko,
melakukan deteksi dini terhadap komplikasi persalinan yang
mungkin muncul
c. +elakukan inter(ensi minor bila diperlukan seperti melakukan
amniotommi, episotomi pada kasus gaat janin, melakukan
penatalaksanaan pada bayi baru melahirkan dengan asfiksi ringan.
-
d. +elakukan rujukan pada fasilitas yang lebih lengkap sesuai dengan
masalah kasus yang dirujuk bila didapatkan adanya faktor risiko
atau terdeteksi adanya komplikasi selama proses persalinan.
I. Lima !enang Merah "alam Asuhan Persalinan Normal
Di dalam asuhan Persalinan terdapat . (lima) aspek disebut juga sebagai .
(lima) benang merah yang perlu mendapatkan perhatian, ke . aspek
tersebut yaitu)
-. /spek Pemecahan +asalah yang diperlukan untuk menentukan
Pengambilan 0eputusan 0linik (1linical Decision +aking).
%. /spek &ayang 2bu yang !erarti sayang !ayi
". /spek Pencegahan 2nfeksi
$. /spek Pencatatan (Dokumentasi)
.. /spek 3ujukan
#$ LAN%&AH PERSALINAN NORMAL
I. Melihat dan tanda gejala 'edua
-) +engamati tanda dan gejala persalinan kala dua.
a. 2bu mempunyai keinginan untuk meneran.
b. 2bu merasa tekanan yang semakin meningkat pada rektum dan*atau
(aginanya.
c. Perineum menonjol.
d. 4ul(a5(agina dan sfingter anal membuka.
II. Men(iap'an pertolongan persalinan
%) +emastikan perlengkapan, bahan dan obat5obatan esensial siap
digunakan. +ematahkan ampul oksitosin -6 unit dan menempatkan
tabung suntik steril sekali pakai di dalam partus set.
") +engenakan baju penutup atau celemek plastik yang bersih.
$) +elepaskan semua perhiasan yang dipakai di baah siku, mencuci
kedua tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir dan
%
mengeringkan tangan dengan handuk satu kali pakai*pribadi yang
bersih.
.) +emakai satu sarung dengan D'' atau steril untuk semua pemeriksaan
dalam.
7) +engisap oksitosin -6 unit ke dalam tabung suntik (dengan memakai
sarung tangan disinfeksi tingkat tinggi atau steril) dan meletakkan
kembali di partus set*adah disinfeksi tingkat tinggi atau steril tanpa
mengkontaminasi tabung suntik.
III. Memasti'an pem)u'aan leng'ap dengan janin )ai'
#) +embersihkan (ul(a dan perineum, menyekanya dengan hati5hati dari
depan ke belakang dengan menggunakan kapas atau kasa yang sudah
dibasahi air disinfeksi tingkat tinggi. 8ika mulut (agina, perineum atau
anus terkontaminasi oleh kotoran ibu, membersihkannya dengan
seksama dengan cara menyeka dari depan ke belakang. +embuang
kapas atau kasa yang terkontaminasi dalam adah yang benar.
+engganti sarung tangan jika terkontaminasi (meletakkan kedua sarung
tangan tersebut dengan benar di dalam larutan dekontaminasi, langkah
9).
:) Dengan menggunakan teknik aseptik, melakukan pemeriksaan dalam
untuk memastikan baha pembukaan ser(iks sudah lengkap.
5 !ila selaput ketuban belum pecah, sedangkan pembukaan sudah
lengkap, lakukan amniotomi.
9) +endekontaminasi sarung tangan dengan cara mencelupkan tangan
yang masih memakai sarung tangan kotor ke dalam larutan klorin 6,.;
dan kemudian melepaskannya dalam keadaan terbalik serta
merendamnya di dalam larutan klorin 6,.; selama -6 menit. +encuci
kedua tangan (seperti di atas).
"
-6) +emeriksa Denyut 8antung 8anin (D88) setelah kontraksi berakhir untuk
memastikan baha D88 dalam batas normal ( -66 < -:6 kali * menit ).
a. +engambil tindakan yang sesuai jika D88 tidak normal.
b. +endokumentasikan hasil5hasil pemeriksaan dalam, D88 dan
semua hasil5hasil penilaian serta asuhan lainnya pada partograf.
. Men(iap'an I)u dan 'eluarga untu' mem)antu proses pimpinan
meneran
--) +emberitahu ibu pembukaan sudah lengkap dan keadaan janin baik.
+embantu ibu berada dalam posisi yang nyaman sesuai keinginannya.
a. +enunggu hingga ibu mempunyai keinginan untuk meneran.
+elanjutkan pemantauan kesehatan dan kenyamanan ibu serta
janin sesuai dengan pedoman persalinan aktif dan
mendokumentasikan temuan5temuan.
b. +enjelaskan kepada anggota keluarga bagaimana mereka dapat
mendukung dan memberi semangat kepada ibu saat ibu mulai
meneran.
-%) +eminta bantuan keluarga untuk menyiapkan posisi ibu utuk meneran.
(Pada saat ada his, bantu ibu dalam posisi setengah duduk dan pastikan
ia merasa nyaman).
-") +elakukan pimpinan meneran saat I)u mempun(ai dorongan (ang
'uat untu' meneran )
a. +embimbing ibu untuk meneran saat ibu mempunyai keinganan
untuk meneran
b. +endukung dan memberi semangat atas usaha ibu untuk meneran.
c. +embantu ibu mengambil posisi yang nyaman sesuai pilihannya
(tidak meminta ibu berbaring terlentang).
$
d. +enganjurkan ibu untuk beristirahat di antara kontraksi.
e. +enganjurkan keluarga untuk mendukung dan memberi semangat
pada ibu.
f. +enganjurkan asupan cairan per oral.
g. +enilai D88 setiap lima menit.
h. 8ika bayi belum lahir atau kelahiran bayi belum akan terjadi segera
dalam aktu -%6 menit (% jam) meneran untuk ibu primipara atau
76*menit (- jam) untuk ibu multipara, merujuk segera.
8ika i)u tida' mempun(ai 'einginan untu' meneran
5 +enganjurkan ibu untuk berjalan, berjongkok atau
mengambil posisi yang aman. 8ika ibu belum ingin meneran
dalam 76 menit, menganjurkan ibu untuk mulai meneran pada
puncak kontraksi5kontraksi tersebut dan beristirahat di antara
kontraksi.
5 8ika bayi belum lahir atau kelahiran bayi belum akan terjadi
segera setalah 76 menit meneran, merujuk ibu dengan segera.
I. Persiapan pertolongan 'elahiran )a(i
-$) 8ika kepala bayi telah membuka (ul(a dengan diameter .57 cm,
meletakkan handuk bersih di atas perut ibu untuk mengeringkan bayi.
-.) +eletakkan kain yang bersih dilipat -*" bagian, di baah bokong ibu.
-7) +embuka partus set.
-#) +emakai sarung tangan D'' atau steril pada kedua tangan.
I. Menolong &elahiran !a(i
Lahirn(a 'epala
.
-:) &aat kepala bayi membuka (ul(a dengan diameter .57 cm, lindungi
perineum dengan satu tangan yang dilapisi kain tadi, letakkan tangan
yang lain di kelapa bayi dan lakukan tekanan yang lembut dan tidak
menghambat pada kepala bayi, membiarkan kepala keluar perlahan5
lahan. +enganjurkan ibu untuk meneran perlahan5lahan atau bernapas
cepat saat kepala lahir.
8ika ada mekonium dalam cairan ketuban, segera hisap mulut dan
hidung setelah kepala lahir menggunakan penghisap lendir De=ee
disinfeksi tingkat tinggi atau steril atau bola karet penghisap yang
baru dan bersih.
-9) Dengan lembut menyeka muka, mulut dan hidung bayi dengan kain atau
kasa yang bersih.
%6) +emeriksa lilitan tali pusat dan mengambil tindakan yang sesuai jika
hal itu terjadi, dan kemudian meneruskan segera proses kelahiran bayi )
8ika tali pusat melilit leher janin dengan longgar, lepaskan leat
bagian atas kepala bayi.
8ika tali pusat melilit leher bayi dengan erat, mengklemnya di dua
tempat dan memotongnya.
%-) +enunggu hingga kepala bayi melakukan putaran paksi luar secara
spontan.
Lahir )ahu
7
%%) &etelah kepala melakukan putaran paksi luar, tempatkan kedua tangan di
masing5masing sisi muka bayi. +enganjurkan ibu untuk meneran saat
kontraksi berikutnya. Dengan lembut menariknya ke arah baah dan
kearah keluar hingga bahu anterior muncul di baah arkus pubis dan
kemudian dengan lembut menarik ke arah atas dan ke arah luar untuk
melahirkan bahu posterior.
Lahir )adan dan tung'ai
%") &etelah kedua bahu dilahirkan, menelusurkan tangan mulai kepala bayi
yang berada di bagian baah ke arah perineum tangan, membiarkan
bahu dan lengan posterior lahir ke tangan tersebut. +engendalikan
kelahiran siku dan tangan bayi saat meleati perineum, gunakan lengan
bagian baah untuk menyangga tubuh bayi saat dilahirkan.
+enggunakan tangan anterior (bagian atas) untuk mengendalikan siku
dan tangan anterior bayi saat keduanya lahir.
%$) &etelah tubuh dari lengan lahir, menelusurkan tangan yang ada di atas
(anterior) dari punggung ke arah kaki bayi untuk menyangganya saat
panggung dari kaki lahir. +emegang kedua mata kaki bayi dengan hati5
hati membantu kelahiran kaki.
II. Penanganan !a(i !aru Lahir
%.) +enilai bayi dengan cepat, kemudian meletakkan bayi di atas perut ibu
dengan posisi kepala bayi sedikit lebih rendah dari tubuhnya (bila tali
pusat terlalu pendek, meletakkan bayi di tempat yang memungkinkan).
%7) &egera mengeringkan bayi, membungkus kepala dan badan bayi kecuali
bagian pusat.
#
%#) +enjepit tali pusat menggunakan klem kira5kira " cm dari pusat bayi.
+elakukan urutan pada tali pusat mulai dari klem ke arah ibu dan
memasang klem kedua % cm dari klem pertama (ke arah ibu).Na
%:) +emegang tali pusat dengan satu tangan, melindungi bayi dari gunting
dan memotong tali pusat di antara dua klem tersebut.
%9) +engganti handuk yang basah dan menyelimuti bayi dengan kain atau
selimut yang bersih dan kering, menutupi bagian kepala, membiarkan
tali pusat terbuka. 8ika bayi mengalami kesulitan bernapas, mengambil
tindakan yang sesuai.
"6) +emberikan bayi kepada ibunya dan menganjurkan ibu untuk memeluk
bayinya dan memulai pemberian /&2 jika ibu menghendakinya.
III. Penanganan !a(i !aru Lahir
O'sitosin
"-) +eletakkan kain yang bersih dan kering. +elakukan palpasi abdomen
untuk menghilangkan kemungkinan adanya bayi kedua.
"%) +emberi tahu kepada ibu baha ia akan disuntik.
"") Dalam aktu % menit setelah kelahiran bayi, memberikan suntikan
oksitosin -6 unit 2+ di -*" paha kanan atas ibu bagian luar, setelah
mengaspirasinya terlebih dahulu.
Penegangan tali pusat ter'endali
"$) +emindahkan klem pada tali pusat
".) +eletakkan satu tangan diatas kain yang ada di perut ibu, tepat di atas
tulang pubis, dan menggunakan tangan ini untuk melakukan palpasi
kontraksi dan menstabilkan uterus. +emegang tali pusat dan klem
dengan tangan yang lain.
"7) +enunggu uterus berkontraksi dan kemudian melakukan penegangan ke
arah baah pada tali pusat dengan lembut. =akukan tekanan yang
berlaanan arah pada bagian baah uterus dengan cara menekan uterus
ke arah atas dan belakang (dorso kranial) dengan hati5hati untuk
:
membantu mencegah terjadinya in(ersio uteri. 8ika plasenta tidak lahir
setelah "6 < $6 detik, menghentikan penegangan tali pusat dan
menunggu hingga kontraksi berikut mulai. 8ika uterus tidak
berkontraksi, meminta ibu atau seorang anggota keluarga untuk
melakukan ransangan puting susu.
Mengeluar'an Plasenta
"#) &etelah plasenta terlepas, meminta ibu untuk meneran sambil menarik
tali pusat ke arah baah dan kemudian ke arah atas, mengikuti kur(e
jalan lahir sambil meneruskan tekanan berlaanan arah pada uterus.
8ika tali pusat bertambah panjang, pindahkan klem hingga berjarak
sekitar . < -6 cm dari (ul(a.
8ika plasenta tidak lepas setelah melakukan penegangan tali pusat
selama -. menit )
+engulangi pemberian oksitosin -6 unit 2+.
+enilai kandung kemih dan mengkateterisasi kandung
kemih dengan menggunakan teknik aseptik jika perlu.
+eminta keluarga untuk menyiapkan rujukan.
+engulangi penegangan tali pusat selama -. menit
berikutnya.
+erujuk ibu jika plasenta tidak lahir dalam aktu "6 menit
sejak kelahiran bayi.IATAN
":) 8ika plasenta terlihat di introitus (agina, melanjutkan kelahiran plasenta
dengan menggunakan kedua tangan. +emegang plasenta dengan dua
tangan dan dengan hatihati memutar plasenta hingga selaput ketuban
terpilin. Dengan lembut perlahan melahirkan selaput ketuban tersebut.
9
8ika selaput ketuban robek, memakai sarung tangan disinfeksi
tingkat tinggi atau steril dan memeriksa (agina dan ser(iks ibu
dengan seksama. +enggunakan jari5jari tangan atau klem atau
forseps disinfeksi tingkat tinggi atau steril untuk melepaskan
bagian selaput yang tertinggal.
Pemijatan Uterus
"9) &egera setelah plasenta dan selaput ketuban lahir, melakukan masase
uterus, meletakkan telapak tangan di fundus dan melakukan masase
dengan gerakan melingkar dengan lembut hingga uterus berkontraksi
(fundus menjadi keras).
III. Menilai Perdarahan
$6) +emeriksa kedua sisi plasenta baik yang menempel ke ibu maupun
janin dan selaput ketuban untuk memastikan baha selaput ketuban
lengkap dan utuh. +eletakkan plasenta di dalam kantung plastik atau
tempat khusus.
8ika uterus tidak berkontraksi setelah melakukan masase selam
-. detik mengambil tindakan yang sesuai.
$-) +enge(aluasi adanya laserasi pada (agina dan perineum dan segera
menjahit laserasi yang mengalami perdarahan aktif.
I*. Mela'u'an Prosedur Pas+a Persalinan
$%) +enilai ulang uterus dan memastikannya berkontraksi dengan baik.
+enge(aluasi perdarahan persalinan (agina.
$") +encelupkan kedua tangan yang memakai sarung tangan ke dalam
larutan klorin 6,. ;, membilas kedua tangan yang masih bersarung
tangan tersebut dengan air disinfeksi tingkat tinggi dan
mengeringkannya dengan kain yang bersih dan kering.
-6
$$) +enempatkan klem tali pusat disinfeksi tingkat tinggi atau steril atau
mengikatkan tali disinfeksi tingkat tinggi dengan simpul mati sekeliling
tali pusat sekitar - cm dari pusat.
$.) +engikat satu lagi simpul mati dibagian pusat yang berseberangan
dengan simpul mati yang pertama.
$7) +elepaskan klem bedah dan meletakkannya ke dalam larutan klorin
6,.;.
$#) +enyelimuti kembali bayi dan menutupi bagian kepalanya. +emastikan
handuk atau kainnya bersih atau kering.
$:) +enganjurkan ibu untuk memulai pemberian /&2.I
EALUASI
$9) +elanjutkan pemantauan kontraksi uterus dan perdarahan per(aginam )
%5"kali dalam -. menit pertama pasca persalinan.
&etiap -. menit pada - jam pertama pasca persalinan.
&etiap %65"6 menit pada jam kedua pasca persalinan.
8ika uterus tidak berkontraksi dengan baik, melaksanakan
peraatan yang sesuai untuk menatalaksana atonia uteri.
8ika ditemukan laserasi yang memerlukan penjahitan, lakukan penjahitan
dengan anestesia lokal dan menggunakan teknik yang sesuai.
.6) +engajarkan pada ibu*keluarga bagaimana melakukan masase uterus
dan memeriksa kontraksi uterus.
.-) +enge(aluasi kehilangan darah.
.%) +emeriksa tekanan darah, nadi dan keadaan kandung kemih setiap -.
menit selama satu jam pertama pasca persalinan dan setiap "6 menit
selama jam kedua pasca persalinan.
--
+emeriksa temperatur tubuh ibu sekali setiap jam selama dua jam
pertama pasca persalinan.
+elakukan tindakan yang sesuai untuk temuan yang tidak normal.
&e)ersihan dan 'eamanan
.") +enempatkan semua peralatan di dalam larutan klorin 6,.; untuk
dekontaminasi (-6 menit). +encuci dan membilas peralatan setelah
dekontaminasi
.$) +embuang bahan5bahan yang terkontaminasi ke dalam tempat sampah
yang sesuai.
..) +embersihkan ibu dengan menggunakan air disinfeksi tingkat tinggi.
+embersihkan cairan ketuban, lendir dan darah. +embantu ibu
memakai pakaian yang bersih dan kering.
.7) +emastikan baha ibu nyaman. +embantu ibu memberikan /&2.
+enganjurkan keluarga untuk memberikan ibu minuman dan makanan
yang diinginkan.
.#) +endekontaminasi daerah yang digunakan untuk melahirkan dengan
larutan klorin 6,.; dan membilas dengan air bersih.
.:) +encelupkan sarung tangan kotor ke dalam larutan klorin 6,.;,
membalikkan bagian dalam ke luar dan merendamnya dalam larutan
klorin 6,.; selama -6 menit.
.9) +encuci kedua tangan dengan sabun dan air mengalir.
"o'umentasi
76) +elengkapi partograf (halaman depan dan belakang)
-%