Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Transportasi udara merupakan sarana tarnsportasi yang menjadi alternatif
paling efektif dan efisien pada saat ini. Sehingga orang orang akan lebih
cenderung menggunakan jasa angkutan udara, terutama bagi mereka yang akan
berpergian jauh.
Begitu pula orang orang yang akan mengadakan tour atau perjalanan atau
bahkan pekerjaan di luar kota dengan waktu yang sangat singkat, transportasi
udara adalah suatu pilihan yang sangat tepat.
Bandara merupakan suatu pintu gerbang utama bagi wisatawan domestik
atau internasional untuk masuk ke suatu tempat. Untuk itu, karena banyaknya
kebutuhan akan pengguna jasa transportasi udara, maka perlu diberikan pelayanan
yang maksimal dan informasi tentang bandara kepada seluruh masyarakat.
Teknologi Informasi dan telekomunikasi sekarang juga telah merambah
kedunia industri penerbangan, dimana saat ini informasi sangat berperan penting
untuk opersional dan strategi manajemen dari setiap maskapai penerbangan.
Keunggulan dari teknologi dan sistem informasi akan menjadi tolok ukur bagi
pengguna jasa angkutan udara untuk memilih dan memastikan operasi bandara
berjalan dengan akurat dan sesuai yang diharapkan oleh pelanggan.
Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengangkat judul makalah yang
akan dijelaskan lebih lanjut yaitu dengan judul SISTEM INFORMASI DI
BANDARA




B. TUJUAN PENULISAN
Makalah ini ditulis dengan tujuan:
1. Mengetahui bagaimana sistem informasi di bandara.
2. Sebagai salah satu tugas akhir mata kuliah SISTEM INFORMASI.

















BAB II
PEMBAHASAN
A. SISTEM INFORMASI
Sistem adalah bagian dari sistem yang lebih besar yang merupakan
kumpulan elemen-elemen yang saling terkait satu sama lain untuk mencapai suatu
tujuan tertentu. Secara umum sistem terdiri dari unsur-unsur yang merupakan
bagian terpadu dari sistem yang bersangkutan, dimana unsur sistem itu bekerja
sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Informasi merupakan kumpulan beberapa data yang berkualitas yang telah
diolah sehingga akan menambah pengetahuan yang lebih berguna bagi para
pengguna informasi. Sistem informasi adalah kumpulan dari beberapa sistem yang
bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan organisasi. Dimana sistem ini akan
mengambil, menyimpan, mengolah, dan mengkomunikasikan informasi yang
telah diterimanya dengan bantuan sistem atau peralatan sistem lainnya.
Sistem informasi terdiri dari beberapa komponen-komponen yang saling
berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan yang utuh untuk
mencapai sasaran tertentu. Adapun komponen-komponen informasi tersebut,
adalah:
1. Komponen input
Input adalah data, metode, dan media untuk menangkap informasi
yang akan masuk dan diolah dalam sistem informasi.
2. Komponen model
Merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengolah informasi yang
didapatkan agar sesuai dengan keluaran yang diinginkan.
3. Komponen output
Hasil olahan dari proses yang nantinya menjadi informasi yang
berkualitas dan berguna untuk semua pemakai sistem.

4. Komponen teknologi
Teknologi berperan dalam penerimaan input, proses permodelan,
menyimpan, mengakses, dan mengirimkan keluaran, serta
mengendalikan semua sistem secara keseluruhan.
5. Komponen hardware dan software
Hardware berperan penting dalam media penyimpana vitalbagi sistem
informasi, sedangkan software berfungsi sebagai temapat untuk
mengolah data yang diperoleh dari hardware.
6. Komponen basis data
Basis data merupakan kumpulan data yang saling berkaitan yang
tersimpan di dalam hardware yang di manipulasi oleh software. Data di
dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya
informasi yang di hasilkan lebih berkualitas.
7. komponen kontrol
merupakan suatu pengendalian yang dirancang untuk mencegah dari
segala sesuatu yang dapat merusak sistem.
Sistem informasi dapat dibentuk oleh setiap organisasi sesuai dengan
kebutuhan masing-masing. Untuk menerapkan sistem yang efektif dan efisien
diperlukan persiapan yang matang, seperti perencanaan, pelaksanaan,pengaturan,
dan evaluasi sesuai keinginan masing-masing oragnisasi.
Klasifikasi sistem informasi
Sistem dalam informasi memiliki sasaran yang berbeda untuk setiap
kasus yang terjadi yang ada dalam suatu sistem tersebut, oleh karena
itu, sistem dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
a. Sistem abstrak
Berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak dapat terlihat secara
fisik.
b. Sistem alamiah
Terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh tangan manusia.

c. Sistem deterministik.
Merupakan sistem yang berinteraksi dengan perilaku yang
dapat diprediksi.
d. Sistem probabilistik
Merupakan sistem yang berinteraksi dengan perilaku yang tida
dapat terprediksi, karena mengandung unsur probabilistik.
e. Sistem terbuka dan tertutup
Sistem terbuka adalah sistem yang dipengaruhi oleh lingkungan
luar dan menerima masukan serta mengahsilka keluaran untuk
subsistem lainnya.
Sedangkan sistem tertutup adalah sistem yang tidak
terprngaruhimoleh lingkungan luar, bekerja secara otomatis
tanpa campur tangan pihak lain.

Elemen sistem informasi.
1. Orang
- Operator komputer
- Analisis sistem
- Programmer
- Personil data entry
- Manager sistem informasi
2. Prosedur
Prosedur disediakan dalam bentuk buku panduan dan instruksi.
3. Perangkat keras
4. Perangkat lunak
- Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem manajemen
data yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer.
- Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan
jeputusan.
- Aplikai perangkat lunak yang terdiri atas program yang
secara spesifik dibuat untuk setiap aplikasi.
5. Basis data
Media penyimpanan secara fisik yang berisi program dan data
dalam bentuk file, baik itu keluaran tercetak, dan catatan lain di
atas kertas, mikro film, dan lain-lain.
6. Jaringan komputer
Kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang
terhubung dalam satu kesatuan. Dimana data bergerak sehingga
memunginkan pengguna jaringna komputer dapat saling
bertukar data.
7. komunikasi data
merupakan perpindahan data antar komputer dalam bentuk
digital yang dikirimkan melalui komunikasi data. Komunikasi
data menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-
komputer dapat berkomunikasi satu sama lain.













Elemen sistem informasi

Elemen sistem informasi
orang
Prosedur
Perangkat lunak dan
perangkat keras
Basis data
Jaringan komputer dan
komunikasi data
B. BANDAR UDARA (BANDARA)
Bandar udara (bandara) merupakan prasarana infrasturktur yang terdiri
dari berbagai komponen dan subsistem yang kompleks. Muli dari penyediaan
sarana umum, fasilitas bandara, kru, karwayan, daya tampung pesawat, luas
landasan, sampai ke persoalan teknis seperti navigasi penerbangan, sistem
keamanan penerbanagan, SDM, dan kelembagaan transportasi udara, regulasi dan
sebagainya.
1. Fasilitas penerbangan
1. telekomunikasi VHF/HF, handytalky, AMSC, Voice
Recorder, time announcer, speech pluch,
receiver all band, send call coder, ATIS,
VSCS.
2. navigasi udara DVOR/DME, NDB, IRIS monitor.
3. PKP-PK CAT. VIII
4. airfield PALS/PAPI

2. fasilitas bandara
1. power supply PLN, MPS/generator
2. water supply PDAM
3. peralatan mekanikal Timbangan, convenyor belt,
trolley, AC
4. keamanan X-RAY, walk trouh metal
detector, hand held metal
5. parkir kendaraan Luas dan kapasitas
6. meteorologi Pengamatan dan prakiraan
7. CIQ Bea cukai, imigrasi, dan
karantina
8. Transportasi darat Taxi, car rental
9. Pelayanan umum Telepon umum,
restoran,souvenir shop
10. Penunjang lain Perkantoran, gedung VIP,
pengelolaan limbah cair (STP)
3. Informasi umum bandara
- Data umum
a. Kelas
b. Luas
c. Alamat
d. Telepon
e. Email
- Lokasi
a. Koordinat/elevasi
b. Kode ICAO/IATA
c. Jam operasi
d. Jarak dari kota
- Spesifikasi bandara
a. Landasan arah
b. Taxiway
c. Apron
d. Tipe pesawat
e. Terminal penumpang domestik/internasional.
- F. Arah dan tujuan.






BAB III
SISTEM INFORMASI DI BANDARA
A. GAMBARAN UMUM BANDAR UDARA
Indonesia merupakan negara kepulauan, dengan luas wilayah kurang lebih
9.000.000 km.untuk menjangkau kota-kota di nusantara yang terpisah oleh ribuan
pulau atau kepulauan, makatransportasi udara merupakan alternatif yang paling
sering digunakan karna dianggap lebih efektif dan efisien dengan harga yang
hampir terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.
Sebagai transportasi udara, pesawat membutuhkn sebuah landasan untuk
beroperasi yang sering disebut dengan bandara. Secara umum bandara dibagi atas
dua bagian, yaitu:
a. Bagian sisi udara (airside)
- Runaway
- Taxiway
- Apron
- Elemen penunjang lain yang mendukung aktivitas pesawat, baik itu
pendaratan (landing) dan lepas landas (take off)
b. Bagian sisi darat
- Gedung terminal
- Tempat parkir
- Sirkulasi kendaraan
- Sisem jalan masuk darat.

B. SISTEM INFORMASI YANG ADA DI SETIAP BANDARA
Sistem informasi bandar digunakan untuk mengatur pemberangkatan
penumpang mulai dari proses check-insampai penumpang masuk kedalam
pesawat dan siap untuk berangkat.




















1. Check-in
Merupakan kegiatan memasukan tiket pesawat guna mendapatkan
boarding pass (jadwal keberangkatan, pintu masuk menuju pesawat,
nomor kursi nama pesawat, dan kota tujuan).
2. Penitipan koper
Merupakan kegiatan memasukan boarding pass guna mendapatkan
tiket bagasi untuk penumpang, yang nantinya akan ditempelkan pada
koper bawaan penumpang.
3. Pengecekan boarding pass dan pasport
Merupakan kegiatan dimana boarding pass dan pasport dari
penumpang beserta data penumpang yang ada pada server. Dan dari
sini akan diketahui apakah penumpang lolos seleksi atau tidak.
4. Pengecekan keamanan
Merupakan kegiatan pemeriksaan barang, dan apabila terdeteksi
barang atau benda bawaan yang telah dilarang oleh undang-undang,
maka penumpang tidak akan boleh masuk dan akan berurusan dengan
polisi.
5. Boarding
Merupakan proses pemeriksaan akhir boarding pass, dan apabila
hilang, maka penumpang dapat mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk
(KTP) atau pasport.
C. PERALATAN PELAYANAN DI BANDARA
Adapun pendukung yang tidak kalah penting adalah teknologi informasi
yang menghubungkan setiap bandar udara di Indonesia, dimana teknologi ini
berperanpenting dalam operasional dan strategi manajemen dari maskapai,
termasuk banda udara.
1. PABX (Public Address Branch X-change)
Merupakan telepon yang terdiri dari :
a. Central unit, berfungsi sebagai:
- Pengontrol semua sistem operasi PABX sebagai penghubung
antara pesawat cabang dan dengan telephone line PT. Telkom
- Mengatur, membatasi, dan memntau pemakaian masing-masing
pesawat cabang.
b. Pesawat cabang, berperan sebagai pesawat telepon antara pesawat
melalui line dalam satu central atau unit.
2. FIDS (Flight Information Display System)
Merupakan integrasi dari produk teknologi informasi sistem sebagai
pengatur software dan perangkat hardware yang menginformasikan
aktivitas angkutan udara, seperti jadwal keberangkatan, kedatangan,
keterlambatan, dan pembatalan penerbangan pesawat.
FIDS bekerja dengan memanfaatkan fasilitas jaringan komputer atau
nework yang ada untuk berkoordinasi antar bagian yang ada pada
FIDS.
Adapun data yang ada pad FIDS adalah:
- Nomor penerbangan
- Maskapai
- Jadwal penerbangan
- Asal / tujuan
- Keterangan(segala sesuatu yang berhubungan dengan waktu
penerbanagan pada pesawat )
FIDS ditempatkan di tempat-tempat yang mudah terlihat oleh
pengguna bandara, seperti:
- Keberankatan domestik atau internasional
- Kadatangan domestik atau internasional
Data dari display FIDS tersebut diinput dan di up date oleh staf-staf
informasi center dan AMC (Apron Movement Control) yang
bertanggung jawab terhadap informasi jadwal penerbangan.
3. PAS (Public Address System)
Merupakan peralatan sistem audio yang berfungsi menyampaikan
informasi-informasi yang berkaitan dengan semua kegiatan di bandar
udara. Informasi ini berupa segala sesuatau yang berhubungan dengan
jadwal pesawat dan sebagai pelengkap hiburan audio.
4. HT (Handy Talky)
Merupakan peralatan UHF-FM transceiver dengan sistem multi
channel sebagai sarana komunikasi dalam menyampaikan informasi
point to point dalam bentuk portabel.
5. Functional requirement
Merupakan sistem inforamasi yang baru, yang harus memiliki sistem
yang dapat menyimpan:
- Data dari penumpang
- Registrasi penumpang
- Id bagasi koper penumpang
- Status pemeriksaan yang ada di bandara pada proses check-in.

Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi terdepan beserta
dedikasi human service yang tinggi, ASYST (PT. Aero System Indonesia) turut
membantu operasional maskapai di bandara pada tiga bagian, yaitu:
1. Reservasi
Pada tahun 2012, Asyst telah mengupdate keseluruhan sistem
pelayanan penumpang (PSI) ke release terbaru (EDS. Pel 15) dimana
sistem ini akan mengintegrasikan dan memperlancar jalannya sistem
berbagai channel reservasi airlines dengan berbagai channel check-in
maskapai yang tersedia di bandara.
Keunggulan dari sistem ini adalah sistem ini telah kompatibel denagn
IP connection, sehingga koneksi oleh display terminal (PC user) ke
mainframe dapat menggunakan IP basis GUI.
2. Network
Demi kelancaran network di bandara, Asyst menyediakan beberapa
infrastuktur jaringan yang mencakup network untuk ticket sales area,
check-in, dan juga pelayanan network dari sisi IP management.
Pada bidang ini Asyst memberikan:
a. Pelayanan end to end di sisi infrastruktur network untuk semua sisi
aplikasi aplikasi yang berbasis network dan maskapai di bandara
(back office, bagian keuangan, dan SDM).
b. Manpower, sebagai pengontrol network dan penyedia tambahan
back-up connection.
3. Desktop/hardware
a. Asyst kemantapan dari ketersediaan deskto/hardware pendukung di
bandar termasuk perangkat pengganti.

b. Menyiapkan tambahan resource/personil yang standby di area yang
kritikal di bandara untuk percepatan resolusi di lokasi.
c. Memaksimalkan keterlibatan mitra Asyst untuk desktop
danmendukung layanan sistem maskapaidi bandara.


















DAFTAR PUSTAKA.