Anda di halaman 1dari 14

Faktor dari Ibu yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Bayi

Adinda Elisabeth Sugio


10201105
!o"#rea$%gmail&!om
Fakultas 'edokteran (')I*A
+l& Ar,una (tara -o& . /an,ung *uren 0 +akarta Barat
Abstrak
Definisi bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bila berat badannya
kurang dari 2500 gr. Bayi dengan berat badan lahir rendah merupakan masalah
yang perlu mendapat perhatian karena mungkin terdapat penyakit maternal dan
fetal sebagai faktor yang diduga masih dapat mengurangi kejadian BBLR. Bayi
BBLR pada umumnya kurang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baru
yang dapat berakibat pada terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan serta
dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitasnya. Banyak faktor risiko
yang berhubungan dengan BBLR baik yang berperan seara langsung maupun
tidak langsung yaitu umur ibu! pantas! R"#! faktor keluarga ! ukuran orang tua
(berat badan dan tinggi badan )! pertambahan berat badan selama hamil! ri$ayat
kehamilan terdahulu! hipertensi! preeklamsi! oedem! komplikasi kehamilan!
ukuran plasenta dan faktor lingkungan yang meliputi sosial ekonomi! gi%i!
merokok. Bah$a bayi dengan BBLR! mempunyai risiko mortalitas dan
morbiditas yang tinggi serta dampak psikologis dan neurologis setelah hidup dan
akan menjadi masalah baru dalam lingkungan keluarganya. &ada penelitian ini
penulis hanya mengkaji karakteristik ibu hamil yaitu umur ibu! tingkat pendidikan
ibu! merokok! dan ri$ayat hipertensi pada ibu. &ada penelitian ini menggunakan
penelitian studi ross seksional
'
(ata (uni ) berat badan lahir rendah! ibu hamil! hipertensi
1
Abstract
Definition of infants with low birth weight (LBW) is when body weight less than
2500 g. Infants with low birth weight is an issue that needs attention because
there may be maternal and fetal illness as a factor e!ected to reduce the
incidence of low birth weight still. LBW infants are generally less able to ada!t to
a new en"ironment that can result in im!aired growth and de"elo!ment and can
increase the ris# of morbidity and mortality. $any ris# factors associated with
low birth weight !lays a role either directly or indirectly% ie maternal age%
deser"e% &'(% family factors% !arental si)e (weight and height)% weight gain
during !regnancy% !re"ious !regnancy history% hy!ertension% !reeclam!sia %
edema% com!lications of !regnancy% !lacental si)e and en"ironmental factors that
include socio*economic% nutrition% smo#ing. +hat infants with low birth weight% at
ris# of mortality and morbidity as well as !sychological and neurological effects
after life and will be a new !roblem in a family en"ironment. In this study the
authors only eamine the characteristics of !regnant women are maternal age%
maternal education le"el% smo#ing% and history of hy!ertension in the mother. In
this study using a cross se#sionala research
,eywords- low birth weight% !regnant women% hy!ertension
2
BAB I& 1E-*A2(L(A-
Latar Belakang
Berat lahir bayi yang tidak normal akan memberikan risiko pada ibu dan
bayi. Bayi dengan berat badan lahir rendah (*2500 g) banyak dihubungkan
dengan meningkatnya risiko kesakitan dan kematian bayi! terhambatnya
pertumbuhan dan perkembangan kognitif! dan selanjutnya menderita penyakit
kronik di kemudian hari. BBLR mempunyai risiko kematian neonatal hampir +0
kali lebih besar dibandingan dengan bayi dengan berat lahir normal! penurunan
durasi pada masa anak. Dari data riset kesehatan dasar tahun 20'0 di seluruh
,ndonesia diperoleh angka kejadian BBLR sebesar ''!' -. .asil ini sedikit lebih
rendah dibanding tahun 200/ yang sebesar ''!5-! tetapi masih jauh dari target
BBLR yang ditetapkan pada sasaran program perbaikan gi%i menuju ,ndonesia
sehat yaitu 20'0 yakni maksimal /-.
2
/u,uan (mum
0ntuk mengetahui hubungan umur! merokok! hipertensi! dan juga pendidikan ibu
dengan berat badan bayi saat lahir.
/u,uan 'husus
a. 0ntuk mengetahui hubungan antara umur ibu yang terlalu muda atau
terlalu tua saat hamil dengan berat badan bayinya saat lahir
b. 0ntuk mengetahui hubungan antara ibu hamil yang merokok saat hamil
dengan berat badan bayinya saat lahir
. 0ntuk mengetahui hubungan anatara hipertensi yang diderita ibu saat
hamil dengan berat badan bayinya saat lahir
d. 0ntuk mengetahui hubungan antara pendidikan ibu yang tinggi! sedang!
rendah dengan berat badan bayinya saat lahir
3
Man#aat 1enelitian
a. Bagi ilmu pengetahuan
1emberikan sumbangan pemikiran bagi peneliti selanjutnya yang
berminat dalam penelitian dengan topi yang sama dan dapat menjadi
dasar penelitian selanjutnya dikemudian hari.
b. Bagi penyusun
1enambah pengetahuan! pengalaman! dan $a$asan terutama untuk topi
penelitian yang diambil yaitu hubungan umur! merokok! hipertensi! dan
juga pendidikan ibu dengan berat badan bayi saat lahir.
. Bagi institusi
#ebagai referensi bahan baaan untuk menambah $a$asan mahasis$a2
mahasis$i 3akultas (edokteran 0(R,D" khususnya yang berkaitan
dengan topi yang dibahas dalam penelitian ini.
)umusan Masalah
'. 1elihat apakah ibu yang menderita hipertensi mempengaruhi berat badan
lahir bayi4
2. 1elihat apakah ibu yang merokok mempengaruhi berat badan lahir bayi4
5. 1elihat apakah umur ibu mempengaruhi berat badan lahir bayi4
+. 1elihat apakah tingkat pendidikan ibu mempengaruhi berat badan lahir
bayi4
BAB II& /I-+A(A- 1(S/A'A
Berat Badan Bayi Baru Lahir
4
Berat badan bayi dengan persalinan normal atau 6aesar yang sudah ukup umur
(5/ minggu) memiliki berat 2500g 7 +000g. bayi normal setelah dilahirkan akan
lansung menangis dan tidak memiliki kelainan aat ba$aan. "pabila berat bayi
dilahirkan kurang! dikha$atir pada gangguan bayi pertumbuhan organ bayi.
5
6iri2iri bayi normal adalah )
2 Berat badan bayi antara 2!5 7 +kg
2 &anjanga badan bayi +8 7 52 m
2 Lingkar dada bayi 50 7 58 m
2 Lingkar kepala bayi 55 7 55 m
2 3rekuensi detak jantung antara '20 7 '90 kali:menit
2 1elakukan pernafasan +0290 kali:menit
2 (ulit bayi terlihat kemerahan dan liin karena ukupnya jaringan sub
kutan
2 Reflek hisapan dan menelan sudah terbentuk dengan baik
Berat badan lahir bayi tidak normal! apabila lebih atau lebih ringan antara 2!5kg 7
+kg. adapun penyebab baru lahir memiliki berat lebih besar adalah! ibu hamil
menderita diabetes. &enyebab bayi baru lahir rendah adalah )
2 ,bu hamil pemakaian obat! alohol! atau perokok
2 (onsumsi gi%i dan nutrisi untuk ibu hamil kurang
2 #elama dalam kandungan janin mengalami infeksi
2 ;erjadi kelainan kromosom pada bayi
2 ,bu hamil melakukan pera$atan kehamilan dengan baik.
5!+
.ipertensi
&enyakit hipertensi dalam kehamilan merupakan kelainan <askular yang terjadi
sebelum kehamilan atau timbul dalam kehamilan atau pada masa nifas. =olongan
penyakit ini ditandai dengan hipertensi dan sering disertai proteinuri! edema!
kejang! koma! atau gejala 7 gejala lain. .ipertensi dalam kehamilan juga menjadi
penyebab yang penting dari kelahiran mati dan kematian perinatal. (ematian bayi
ini terutama disebabkan oleh partus prematurus yang merupakan akibat dari
penyakit hipertensi.
5
5
1erokok
1erokok sangat merusak terutama selama kehamilan. 1erokok terutama
berbahaya untuk $anita berusia >55 tahun atau mereka yang mengalami
pendarahan antepartum! kenaikan berat badan yang buruk! anemia! atau
hipertensi. Lebih lagi merokok dan asupan alkohol seara sinergis membahayakan
janin.
9
2ipotesis
'. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan umur ibu
2. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan ibu yang merokok
5. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan ibu yang hipertensi
+. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan tingkat pendidikan
ibu
BAB III& ME/3*3L34I 1E-ELI/IA-
&ada penelitian ini digunakan metode ross seksional. 1enggunakan
sampel dengan jumah '+0 orang yang diambil dari atatan rekam medik semua
ibu yang hamil! yang ada di $iliayah kerja tertentu dengan periode tertentu.
"nalisi data menggunakan analisis uni<ariat dan bi<ariat. 0ji statisti yang
digunakan untuk mengetahui hubungan menggunana uji hi s?uare dan @R.
5
&opulasi dan sampel
6
&opulasi adalah semua ibu hamil yang ada di $ilayah tertentu dan pada
periode tertentu. #ampel adalah ibu hamil yang berada di $ilayah tertentu dan
pada $aktu tertentu pada saat penelitian dilaksanakan
6ara pengumpulan data
&engumpulan data dapat dilakukan dengan ara membagikan kuisioner.
Data tekanan darah ibu hamil diambil dari rekam medis yang disebut data
sekunder. ,nstrument pengumpulan data2data adalah rekam medis pasien dan
kuisioner. (uisioner yang digunakan untuk mengukur tingkat pendidikan dan
kebiasaan ibu selama hamil yaitu merokok.
BAB I5& 2ASIL 1E-ELI/IA-
+abel ../ariabel Dan Definisi 0!erasional
Ao Bariable Definisi
@perasional
"lat 0kur 6ara 0kur .asil 0kur #kala
' BBLR Bayi baru
lahir berat
badannya
kurang dari
2.500 gram
Rekam
1edis
6hek list BBL
>C2.500
gram C 0
BBL
*2.500
Aominal
7
gram C '
2 0mur ,bu 0mur ibu saat
melahirkan
Rekam
1edis
6hek list 0mur ,bu
*25 tahun C
0
0mur ,bu
>C25 tahun
C '
@rdinal
5 Rokok (ebiasaan ibu
merokok saat
hamil
(uisioner 6heklist ;idak
rokok C 0
1erokok
C'
Aominal
+ .ipertensi ,bu hamil
menderita
hipertensi
dengaan
tekanan darah
>'+0:D0
mm.g
Rekam
1edik
6heklist ;idak C 0
,ya C '
Aominal
5 &endidikan ;ingkat
pendidikan
ibu hamil
sesuai
pendidikan
terakhir
(uisioner 6heklist ;inggi C 0
#edang C '
Rendah C 2
@rdinal
;abel 2. Distribusi faktor2faktor yang mempengaruhi berat badan lahir.
8
Statisti!s
010R
,B0
BER";
B"D"A
L".,R R@(@( .,&ER;EA#, &EAD,D,("A
A Balid '0' '0' '0' '0' '0'
1issing 0 0 0 0 0
1ean 25.+25/ 2.//58 .589' .05D9 .9258
1edian 25.0000 2.D090 .0000 .0000 '.0000
1ode 20.00 2.5805
a
.00 .00 '.00
#td. De<iation +.D985D 9.99022 .+8D2D .'D900 .+8989
Bariane 2+.98/ +.+595 .25D .058 .25/
Range
#um
2'.00
2599.00
5+++.00
2.8005
'.00
5D.00
'.00
+.00
'.00
95.00
Dari tabel diatas diketahui rata2rata ibu saat melahirkan adalah 25 tahun dan berat
badan lahir 2//5 gram.
;abel 5. Distribusi frekuensi merokok pada ibu hamil
Rokok
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid tidak 62 61.4 61.4 61.4
merokok 39 38.6 38.6 100.0
Total
101 100.0 100.0
Dari tabel diketahui bah$a ibu hamil yang merokok sebesar 5D orang (58!9-) dan
ibu hamil yang tidak merokok sebesar 92 orang (9'!+-).
;abel +. Distribusi frekuensi hipertensi pada ibu hamil
9
Hipertensi
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid tidak 9 96.0 96.0 96.0
ya 4 4.0 4.0 100.0
Total
101 100.0 100.0
Dari tabel diatas diketahui bah$a ibu hamil yang mengalami hipertensi sebesar +
orang (+!0-) dan ibu hamil yang tidak mengalami hipertensi sebesar D/ orang
(D9-).
;abel 5. Distribusi frekuesi status pendidikan ibu hamil
Didik
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid tin!!i 38 3.6 3.6 3.6
"edan! 63 62.4 62.4 100.0
Total
101 100.0 100.0
Dari tabel diatas diketahui bah$a ibu hamil yang memiliki tingkat pendidikan
tinggi sebanyak 58 orang (5/!9-) dan ibu hamil yang memiliki tingkat
pendidikan sedang sebanyak 95 orang (92!+-).
;abel 9. (orelasi antara umur ibu dengan berat badan lahir.
Correlations
umuri#u #erat #adan la$ir
umuri#u Pear"on Correlation 1 .030
%i!. &2'tailed(
.69
) 101 101
#erat #adan la$ir Pear"on Correlation .030 1
%i!. &2'tailed(
.69
) 101 101
10
Dari tabel diatas didapatkan nilai pC 0!/9D (>0!05) maka .
0
diterima ( tidak ada
hubungan antara umur ibu dengan berat badan lahir). rC0!050 maka korelasinya
lemah.
;abel /. .ubungan antara kebiasaan merokok ibu dengan berat badan lahir.
Dari tabel diatas dapat ditentukan nilai pC0!2D0 sehingga .
0
ditolak (ada
hubungan antara kebiasaan merokok ibu hamil dengan berat badan lahir)
;abel 8. .ubungan antara hipertensi ibu hamil dengan berat badan lahir.
Dari tabel diatas didapatkan dapat ditemukan nilai pC0!998 sehingga .
0
ditolak
(ada hubungan anatara hipertensi ibu hamil dengan berat badan lahir.
;abel D. .ubungan antara pendidikan ibu dengan berat badan lahir.
11
umuribu_1 * bbl_1 Crosstabulation
Count
##l*1
Total 0 1
umuri#u*1 0 26 3+ 61
1 14 26 40
Total 40 61 101
Chi-Square Tests
Value d,
-"ym.. %i!. &2'
"ided(
/0act %i!. &2'
"ided(
/0act %i!. &1'
"ided(
Pear"on C$i'%quare
.+8
a
1 .444
Continuity Correction
#
.311 1 .+
1ikeli$ood 2atio
.+90 1 .442
Fi"$er3" /0act Te"t
.+34 .289
1inear'#y'1inear -""ociation
.+81 1 .446
) o, Valid Ca"e"
#
101
a. 0 cell" &405( $ave e0.ected count le"" t$an +. T$e minimum e0.ected count i" 1+484.
#. Com.uted only ,or a 202 ta#le
Bariable berat badan lahir adalah kategorik sehingga uji statistik yang digunakan
adalah non parametrik (6hi2s?uare). Dari table diatas didapatkan nilai pC0!5//
maka .
0
ditolak (ada hubungan antara pendidikan ibu hamil dengan berat badan
lahir.
'. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan umur ibu
2. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan ibu yang merokok
5. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan ibu yang hipertensi
+. ;idak ada hubungan antara berat badan lahir dengan tingkat pendidikan
ibu
12
BAB 5& 'ESIM1(LA- *A- SA)A-
'esimpulan
'. "da hubungan anatara antara berat badan lahir dengan umur ibu
2. "da hubungan antara berat badan lahir dengan ibu yang merokok
5. "da hubungan antara berat badan lahir dengan ibu yang hipertensi
+. "da hubungan antara berat badan lahir dengan tingkat pendidikan ibu
Saran
1. 1emberikan upaya peningkatan ketrampilan dan pengetahuan petugas dan
kader kesehatan dalam upaya deteksi resiko pada ibu hamil!
2. 1emberikan informasi tentang faktor2faktor resiko BBLR pada ibu hamil
yang melakukan pemeriksaan antenatal.
5. 1elakukan penyuluhan terhadap ibu dengan resiko berat badan bayi lahir
rendah.
.
13
*a#tar 1ustaka
'. 1anuaba ,B. &engantar kuliah @bstetri. Fakarta ) &enerbit Buku
(edokteran E=6G 200/
2. H.@! 0A,6E3. Lo$ Birth Height 6ountry! Regional and =lobal
Estimate. =ene<a ) H.@ &ubliationG 200+.
5. Riset (esehatan Dasar (Riskesdas). 200/. Laporan .asil Riset (esehatan
Dasar (Riskesdas) Aasional 200/. Fakarta) Badan Litbangkes! Depkes R,.
+. (artiaji! Berat Badan Lahir Rendah dan &enanganannya. Bandung)&ustaka
0tamaG'DDD.
5. #astra$inata #! 1artaadisoebrata D! Hirakusumah 33! editors. @bstetri
&atologi 2
nd
ed. Fakarta ) &enerbit Buku (edokteran E=6G2005.
9. #astra$inata #! 1artaadisoebrata D! Hirakusumah 33! editors. @bstetri
&atologi 2
nd
ed. Fakarta ) &enerbit Buku (edokteran E=6G2005.
14