Anda di halaman 1dari 2

Nama : Iqbal Fida Maulana

NIM : I1A008013
Kelompok : XXII-H
Pembimbing : dr. Hj. Robiana M. Noor, Sp. KK

1. Klasifikasi Morbus Hansen berdasarkan Ridley-Jopling?


2. Terapi MH kapan dikatakan DO?
a. Untuk Pausi basiler dikatakan DO kalau pasien tidak berobat selama 4 bulan dihitung dari waktu
pengobatan 6-9 bulan, kalau sudah 4 kali tidak berobat maka dianggap kasus baru.
b. Untuk Multi basiler dikatakan DO kalau pasien tidak berobat selama 7 bulan dihitung dari waktu
pengobatan selama 12-18 bulan, kalau sudah 7 kali tidak berobat maka dianggap kasus baru



Sifat LL BL BB
Lesi :
1. Bentuk



2. Jumlah

3. Distribusi
4. Permukaan

5. Batas
6. Anestesia

BTA :
1. Lesi kulit
2. Sekret hidung
Tes Lepromin

Makula
Infiltrat difus
Papul
Nodus
Tidak terhitung, tidak
ada kulit sehat
Simetris
Halus berkilat

Tidak jelas
Tidak ada sampai tidak
jelas

Banyak (ada globus)
Banyak (ada globus)
Negatif

Makula
Plakat
Papul

Sukar dihitung, masih
ada kulit sehat
Hamper simetris
Halus berkilat

Agak jelas
Tak jelas


Banyak
Biasanya negative
Negatif

Plakat
Dome-Shape (kubah)
Punched-out

Dapat dihitung, kulit
sehat jelas ada
Asimetris
Agak kasar, agak
berkilat
Agak jelas
Lebih jelas


Agak banyak
Negative
Biasanya negatif
Sifat BT TT
Lesi :
1. Bentuk


2. Jumlah

3. Distribusi
4. Permukaan
5. Batas
6. Anestesia
BTA :
1. Lesi kulit
Tes Lepromin

Makula saja
Macula dibatasi infil
trat
Satu, dapat beberapa

Asimetris
Kering bersisik
Jelas
Jelas

Hampir selalu negatif
Positif kuat (3+)


Macula dibatasi infil
trat
Infiltrat saja
Beberapa atau satu
dengan satelit
Masih asimetris
Kering bersisik
Jelas
Jelas

Negative atau hanya 1+
Positif lemah

3. Jenis-jenis pioderma primer?
a. Impetigo : Krustosa, bulosa, neonatorum
b. Folikulitis : Superficial dan profunda
c. Furunkolosis
d. Furunkel
e. Karbunkel
f. Ektima
g. Pionikia
h. Erisipelas
i. Selulitis
j. Phlegmon
k. Ulkus pionikum
l. Abses multipel kelenjar keringat
m. Hidradenitis supurativa
n. Staphylococcal scalded skin syndrome

4. Perbedaan Abses Multipel kelenjar Keringat dan Hidradenitis Supurativa?

Abses Multipel kelenjar keringat Hidraadenitis
1. Umur


2. Predileksi

3. Kelenjar

4. Faktor
predisposisi



5. Klinis
Pada anak


Tempat yang banyak keringat

Kelenjar Keringat

Daya tahan menurun
Banyak berkeringat



Nodus Eritematosa
Multipel
Tidak nyeri
Berbetuk kubah
Lama memecah
Pada usia sesudah akil baligh sampai
dewasa muda

Ketiak, Perineum

Kelenjar Apokrin

Trauma/Mikrotrauma (mis : banyak
keringat, pemakaian deodorant, rambut
ketiak digunting)

Gejala Konstitusi : demam, malaise
Nodus dengan 5 tanda radang akut
Melunak menjadi abses
Memecah membentuk fistel
Pada yang menahun dapat
memebentuk abses, fistel, dan sinus
yang multipel
Leukositosis